Indramayu, Sergaptarget.com Viralnya dugaan penahanan kartu KKS (Kartu Keluarga Sejahtera) bantuan milik sejumlah Keluarga Penerima Manfaat (KPM) di wilayah desa Jambak Kecamatan Cikedung, Kabupaten Indramayu, mendapat perhatian serius dari pihak kecamatan terbukti langsung Menyikapi persoalan yang ramai diperbincangkan di media sosial Camat Cikedung langsung mengambil langkah cepat guna memastikan hak-hak masyarakat tetap terlindungi.
Camat Cikedung, Dadang Supriatna, S.IP., M.Si. melalui kasi Kesos, Haryadi Sudiharto menyampaikan bahwa pihaknya telah melakukan koordinasi dengan pemerintah desa, pendamping program bantuan PKH, serta pihak-pihak terkait untuk menelusuri informasi yang beredar di masyarakat. Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan agar persoalan dapat diselesaikan secara objektif dan tidak menimbulkan keresahan di kalangan penerima bantuan.
“Setelah informasi ini viral, kami langsung melakukan komunikasi dan meminta klarifikasi dari pihak-pihak terkait. Tujuannya agar persoalan ini dapat diketahui secara jelas dan hak masyarakat tetap terjamin,” ujarnya.
Ia menegaskan bahwa kartu KKS bantuan merupakan sarana bagi penerima manfaat untuk mengakses bantuan sosial yang menjadi haknya. Karena itu, apabila ditemukan adanya tindakan yang tidak sesuai dengan ketentuan, maka akan dilakukan pembinaan dan tindak lanjut sesuai aturan yang berlaku.
Pihak kecamatan juga mengimbau masyarakat agar tidak ragu menyampaikan keluhan atau laporan apabila menemukan kendala dalam penyaluran bantuan sosial. Keterbukaan informasi dan koordinasi dinilai penting untuk mencegah terjadinya kesalahpahaman maupun dugaan penyimpangan.
Wasta salah seorang penerima manfaat melalui istrinya Iin Tanerah menjelaskan bahwa sebelumnya ada kendala saat pencairan bantuan PKH. Iin mengadu kepada pendamping program bantuan PKH untuk membantu proses pencairan bantuan tersebut karena ada kendala di kartu KKS nya karena sudah habis masa berlakunya.
“Alhamdulillah setelah di bantu dengan pendamping program bantuan PKH, uang bantuan tersebut bisa keluar dengan mendatangi ke agen yang ada di wilayah kecamatan cikedung,” ungkapnya.
Iin juga mengucapkan rasa terimakasih kepada bapak Camat, Bapak Bupati Indramayu, Bapak Kuwu serta pendamping bantuan program PKH yang sudah membantu untuk proses pencairan dana bantuan PKH hingga bisa keluar dan diterima oleh saya, ucapnya.
Ditempat terpisah Ketua kelompok PKH desa Jambak Warkita atau disapa tekok menyampaikan bahwa tidak ada penahanan ataupun penyanderaan kartu KKS. Melainkan beberapa KPM sendiri yang menitipkan kepada ketua kelompok dengan alasan takut hilang atau lupa menyimpan.
“Benar kemarin masih ada beberapa kartu KKS masih di saya, dikarenakan penerima manfaat enggan menyimpannya sendiri karena takut hilang dan untuk sekarang KKS sudah di pegang oleh pemilik KPM masing-masing,” lanjut Warkita.
Sejumlah warga berharap persoalan tersebut dapat segera diselesaikan sehingga bantuan yang diberikan pemerintah benar-benar tepat sasaran

