Berita Terkini

Kapolsek Kunto Darussalam Gelar Silaturahmi dengan Pokdar Kamtibmas Sektor Kunto Darussalam

Kapolsek Kecamatan Kunto Darussalam, AKP Buyung Kardinal, S.H., M.H, gelar  silaturahmi dengan Organisasi Kelompok Sadar Keamanan dan Ketert...

Postingan Populer

Tampilkan postingan dengan label Indramayu. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Indramayu. Tampilkan semua postingan

Senin, 01 April 2024

Kapolda Jabar Tinjau Rest Area Km 130 A Untuk Kesiapan Ops Ketupat Lodaya 2024 di Wilayah Polres Indramayu


Indramayu - Kapolda Jawa Barat, Irjen Pol. Dr. Akhmad Wiyagus, S.I.K., M.Si., M.M., melakukan peninjauan dan pengecekan Rest Area Km 130 A, Senin (1/4/2024).


Pengecekan dilakukan dalam rangka kesiapan Ops Ketupat Lodaya 2024 di wilayah hukum Polres Indramayu. 

Dalam kunjungannya, Kapolda Jabar didampingi oleh pejabat utama (PJU) Polda Jabar dan disambut langsung oleh Kapolres Indramayu, AKBP Dr. M. Fahri Siregar, S.H., S.I.K., M.H.

AKBP M. Fahri Siregar melalui Kasi Humas Polres Indramayu, AKP Saefullah, menyampaikan bahwa Kapolda Jabar melakukan peninjauan dalam rangka kesiapan Ops Ketupat Lodaya 2024. 


“Tujuan dari kunjungan ini untuk memastikan kesiapan dan kelengkapan fasilitas Pos Pam 130 A guna menghadapi arus mudik lebaran tahun 2024, terutama di wilayah hukum Polres Indramayu,” kata AKP Saefullah.

Kegiatan peninjauan ini menjadi bagian dari upaya pihak kepolisian dalam mempersiapkan segala sesuatu yang diperlukan untuk mengamankan arus mudik dan menjaga ketertiban selama musim libur Lebaran tahun 2024. 


“Bapak Kapolda Jabar turut memastikan bahwa fasilitas Pos Pam 130 A siap digunakan dan mendukung kelancaran serta keamanan para pemudik,” ungkap AKP Saefullah.

Lanjut disampaikan AKP Saefullah bahwa peninjauan Kapolda Jabar di Rest Area Km 130 A juga sebagai langkah strategis dalam menjamin keselamatan dan kenyamanan masyarakat yang menggunakan jalur mudik tersebut. 


“Semua persiapan dan kelengkapan fasilitas menjadi fokus utama guna memastikan bahwa pelaksanaan Ops Ketupat Lodaya 2024 dapat berjalan dengan lancar dan aman bagi semua masyarakat,” tegas AKP Saefullah.

((Bang keling)) 

Selasa, 30 Januari 2024

Pihak Yang Berwenang Harus Tindak Tegas Oknum Dan penjual Miras Yang Meresahkan

30 Januari 2024

Indramayu- setelah ramai diberitakan terkait penjualan miras di wilayah Cangkingan Indramayu, pihak kapolsek serta POL-PP (Pamong Praja) Indramayu langsung sidak di tempat rumah penjual miras waktu kemarin.



Tapi tidak ada takutnya Raja Miras, dan Ratu miras berjualan lagi Sungguh tak ada rasa takut pada pihak  penegak yang berwenang seperti, polisi, dan polisi pamong praja (satpol PP) diduga keras dikarenakan kuatnya Oknum Yang membekinginya.

 

Padahal suda dua kali di sidak dan di sita, untuk di musnakan tapi Raja Miras dan Ratu Miras sepertinya tak takut dengan barangnya  yang telah disita makanya berjualan lagi diduga karna kuatnya bekingan, dan hanya tindak pidana ringan (tipiring). 

Setelah tayang dua kali pemberitaan terkait penjualan miras tapi Raja Miras dan Ratu miras sepertinya tak takut dikarenakan cuma tindak pidana ringan Saja.


Bebasnya penjualan miras di wilayah Cangkingan bikin generasi penerus bangsa yang rusak dan bisa berdampak kematian  oper dosis karena minuman keras. ( tayang  30 Januari 2024.)

Apalagi, dalam beberapa kasus tindak pidana, seperti asusila dan tawuran, pemicunya adalah konsumsi miras maka penjual miras harus di tidak lanjuti supaya jangan ada lagi raja raja miras beranak Pinak.

Cepy Pimred Buser polkrim mengatakan dan memerintahkan wartawannya untuk mengawal terus  nanti kita pantau tuh hasil tangkapannya/rampasan/sitaan itu apakah sampai lanjut ataukah tidak gitu,  jangan sampai nanti dijual kembali atau dikembalikan lagi ataupun sebaliknya ujarnya.
 pantau terus kayak gitu apakah memang betul tipiring itu semudah itu karena di piring itu cuman dendanya 400.000, kurang lebihnya  sedangkan BOP kepolisian dalam menindaklanjuti tindakan di piring tersebut 2 juta kurang  lebihnya, lebih repot lagi makanya kalau bisa itu terus lanjut bila perlu di situ ada anaknya yang menjadi Anggota itu ditindaklanjuti sudah tahu di situ adalah barang yang tidak boleh diperjualbelikan secara bebas kok kenapa dia menjual nah di situ dia artinya orang yang sudah mengerti tentang hukum orang yang harusnya menjadi penegak hukum orang yang seharusnya melindungi masyarakat luas bukannya meracuni masyarakat luas itu harus ditindaklanjuti ujarnya lagi. 

sampaikan salam saya dari redaksi gitu  pungkas Cepy dominggoes selaku pimred Buser polkrim. Untuk pihak yang berwenang pungkasnya lagi.

(Bang, Edi) 

Minggu, 14 Januari 2024

Tidak Ada Kompromi Untuk Geng Motor !!!, Polres Indramayu Amankan 10 Remaja Diduga Anggota Geng Motor Yang Meresahkan Masyarakat



Indramayu, - Polres Indramayu jajaran Polda Jabar mengamankan 10 remaja laki-laki yang diduga anggota geng motor yang kerap meresahkan masyarakat. 

Kejadian ini berlangsung di Jalan Teluk Agung dan Jatisawit, Kabupaten Indramayu, pada Minggu sore (14/1/2024).

Kapolres Indramayu, AKBP M. Fahri Siregar melalui Kasi Humas Polres Indramayu, AKP Saefullah, menjelaskan bahwa informasi awal berasal dari laporan masyarakat tentang adanya sekelompok remaja yang menggunakan atribut GBR sedang melakukan Swiping setelah melaksanakan Anniversary di wilayah Kecamatan dan Kabupaten Indramayu. 

Menanggapi laporan tersebut, Tim Respon Cepat (TRC) Wiralodra Polres Indramayu melakukan patroli. Sesampainya di Simpang Lima Bunderan Mangga, anggota TRC Wiralodra mendapat laporan dari warga bahwa sekelompok remaja tersebut ke arah Jatibarang.


Setelah mendapatkan informasi dari warga, petugas melakukan pengejaran dan berhasil mengamankan satu kendaraan roda dua dengan tiga orang penumpang di Desa Teluk Agung. 

Selanjutnya, pengejaran dilanjutkan hingga Desa Jatisawit, Kecamatan Jatibarang, di mana remaja lainnya berhasil diamankan.

"Total yang diamankan ada 10 orang remaja," kata AKP Saefullah. 


Mereka langsung dibawa ke Mapolres Indramayu untuk penanganan lebih lanjut.


Remaja tersebut, berasal dari Desa yang berbeda, untuk umur 17 tahun sampai 26 tahun, tambahnya.

Dari para remaja tersebut, petugas berhasil mengamankan barang bukti berupa enam unit kendaraan roda dua dan atribut berupa jaket GBR. 


Meskipun pada saat penggeledahan tidak ditemukan senjata tajam, laporan dari warga menyebutkan bahwa sebagian dari mereka membawa senjata tajam.

AKP Saefullah menyampaikan pesan kepada masyarakat untuk segera melaporkan keberadaan geng motor atau perilaku meresahkan ke nomor Call Center Polres Indramayu 0819 9970 0110. 


Ia juga menegaskan bahwa Polres Indramayu tidak akan pernah kompromi untuk pergerakan geng motor sekecil apapun, pasalnya menurut informasi yang beredar di grup Watsapp bahwa Kabupaten Indramayu di cap sebagai kota gangster.


Ia berharap dengan adanya tindakan tegas ini, keamanan dan ketertiban masyarakat di wilayah Indramayu dapat tetap terjaga. Jelasnya.

((Rahmat)) 

Senin, 08 Januari 2024

Pengawalan Tahapan Pemilu 2024, Kapolres Indramayu Tinjau Gudang Logistik KPU



Indramayu, - Kapolres Indramayu, AKBP Dr. M. Fahri Siregar, S.H., S.I.K., M.H., bersama dengan sejumlah pejabat utama Polres Indramayu, melakukan monitoring dan pengamanan terhadap gudang logistik Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Indramayu dalam rangka kegiatan sortir dan pelipatan surat suara untuk Pemilihan Umum Tahun 2024. Senin (8/1/2024)

Dalam peninjauan ini, Kapolres Indramayu didampingi oleh Kapolsek Lohbener, Kompol H. Nurani, dan Kapolsek Widasari, AKP Suripto. 


Turut serta pula dalam kegiatan ini Ketua KPU Kabupaten Indramayu, Maskur, M.Pd., Ketua Bawaslu Kabupaten Indramayu, Ahmad Tabroni, S.H., dan anggota Komisioner KPU Kabupaten Indramayu, Ibu Munawaroh, S.IP., yang bertanggung jawab atas Gudang Logistik Langut Lohbener.

Kasi Humas Polres Indramayu, AKP Saefullah, menyampaikan bahwa ada dua gudang logistik KPU yang menjadi fokus peninjauan, yaitu Gudang Logistik KPU I di Jl. Raya Pantura Desa Kongsijaya Kecamatan Widasari dan Gudang Logistik KPU II di Jl. Raya Pantura Desa Langut Kecamatan Lohbener.

Kegiatan ini merupakan wujud konkret dukungan dari Polres Indramayu terhadap rangkaian pelaksanaan Pemilu 2024 yang aman dan damai

Polres Indramayu terus berkomitmen untuk mengamankan dan mengawal setiap tahapan Pemilu 2024, termasuk kegiatan sortir dan pelipatan surat suara.

"Kami berharap melalui pengamanan dan pengawalan ini, Pemilu 2024 dapat berjalan dengan baik, tanpa gangguan yang dapat mengganggu proses demokrasi," kata AKP Saefullah.

((Rahmat)) 

Sabtu, 06 Januari 2024

Cangkingan Bebas Dan Aman Jual Miras Terang Terangan



Indramayu, SERGAP TARGET- Pihak yang berwenang harusnya bertindak tegas seperti aparat kepolisian dan Satpol-PP  (pamong praja) memberi peringatan keras kepada para distributor dan agen minuman keras (miras) untuk tidak menjual produknya di Kabupaten Indramayu Kecamatan Kedokan Bunder
ujar masyarakat pemerhati yaitu Mister ( K) atau biasa disapa Si rambut gondrong 6 Januari 2024.

Seperti didesa Cangkingan diduga keras dari penjualan miras pedagang tersebut mendapatkan keuntungan yang sangat besar,  bahkan sekarang sudah bisa  membangun rumah besar dan mewah lantai 2 (dua) diduga keras  hasil keuntungan menjual miras Selama ini, peredaran miras di Kabupaten Indramayu cukup banyak dan memicu terjadinya tindak pidana.

Harus ditindak keras distributor dan agen dari Indramayu  penjual miras paling besar didaerah Cangkingan yaitu saudara (BOS S) yang keuntungannya luar biasa, sekarang bisa membangun rumah mewah lantai 2 didesanya entah uang darimana, apa uang keuntungan hasil miras atau apalah hanya ( Bos S) yang tau.

Diduga keras ada oknum-oknum Anggota yang membekinginya, hingga  peredaran miras di wilayah kecamatan Kedokan Bunder Kabupaten Indramayu  tak tersentu hukum  karena diduga keras penjual mempunyai oknum yang membekingi nya ujar mister ( K ).

Apalagi dalam beberapa kasus tindak pidana, seperti asusila dan tawuran, pemicunya adalah konsumsi miras maka penjual miras harus di latang. Karna Miras merupakan salah satu sumber terjadinya tindak pidana, K memaparkan pada awak media.
Masyarakat harus tau bahwa minuman keras sangat berbahaya maka kalau bisa jangan  mengkonsumsi minuman haram tersebut. Apalagi ada minuman yang mengandung bahan berbahaya etinol dan metanol, seperti ciu, yang mengganggu pernapasan sangatlah berbahaya tentunya.
(mister K)
Bahkan pernah ada kejadian di wilayah Jawa barat no terjadi kasus kematian yang disebabkan oleh miras yang mengandung etinol dan metanol bahkan seringkali.

''Jadi kami menghimbau seluruh masyarakat Indramayu jangan ada lagi yang mengkonsumsi miras,'' pungkas masyarakat pemerhati yaitu Mister (K) yang berpenampilan Rambut gondrong.((BANG EDI))

Kamis, 04 Januari 2024

Polsek Juntinyuat Tanggap Cepat Bantu Warga Terdampak Puting Beliung



Indramayu - Polsek Juntinyuat jajaran Polres Indramayu Polda Jabar, gerak cepat membantu warga yang terdampak bencana angin puting beliung di wilayah Kecamatan Juntinyuat, Kabupaten Indramayu.

Bencana angina puting beliung yang disertai hujan deras terjadi pada Kamis, 4 Januari 2024, menyebabkan sejumlah rumah warga mengalami kerusakan. 


Kapolres Indramayu, AKBP M. Fahri Siregar melalui Kapolsek Juntinyuat, Iptu Trio Tirtana, menyampaikan bahwa pihaknya segera melakukan evakuasi warga ke tempat yang lebih aman.

"Kami melakukan evakuasi kepada warga ke tempat yang lebih aman, sampai saat ini kami masih melakukan pendataan kerusakan rumah warga," kata Iptu Trio Tirtana didampigi Kasi Humas Polres Indramayu, AKP Saefullah.

Lanjut disampaikan Kapolsek sampai saat ini proses pendataan masih berlangsung, dan informasi lebih lanjut mengenai kerugian materi akibat bencana ini belum dapat diinformasikan secara detail. 


Iptu Trio Tirtana menyatakan bahwa pihak kepolisian bersama dengan tim penanggulangan bencana terus berkoordinasi untuk mendukung pemulihan situasi.

Dilansir dari cirebonraya.com, Dua desa yang mengalami bencana angin kencang puting beliung itu adalah Desa Juntinyuat dan Dadap. 


Di Desa Juntinyuat rumah yang mengalami kerusakan mencapai 63 buah. Sedangkan di Desa Dadap terdapat 61 rumah rusak.


Sampai berita ini dibuat, Pemkab Indramayu, dipimpin langsung Bupati Indramayu Nina Agustina, sedang melakukan penanganan bencana. Nina Agustina bahkan berkantor di balai desa untuk melakukan rapat koordinasi. 

Tak hanya itu, Nina juga meninjau lokasi bencana sembari menyiapkan bantuan yang dibutuhkan warga.

((Rahmat)) 

Jumat, 29 Desember 2023

Polres Indramayu Gelar Rilis Akhir Tahun 2023, Ungkap Capaian dan Prestasi Gemilang



Indramayu, - Kepolisian Resor Indramayu jajaran Polda Jabar menggelar konferensi pers akhir tahun 2023 di Aula Patria Tama Mako Polres Indramayu. Jumat (29/12/2023)

Dalam kesempatan itu Kapolres Indramayu, AKBP M. Fahri Siregar, memaparkan sejumlah pencapaian selama setahun terakhir.

Menurut data yang diungkapkan oleh Kapolres, terdapat kenaikan sebanyak 268 kasus tindak pidana dibandingkan tahun sebelumnya, yang mana peningkatan kasus kriminalitas dikarenakan Polres Indramayu Proaktif melakukan operasi dan tangkap tangan yang menjadi perhatian masyarakat, seperti judi, penyalahgunaan senjata tajam, senjata api, dan handak, serta kasus Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO), berhasil diungkap dan ditangani.
Tahun 2023 mencatat 1.253 kasus, meningkat sebesar 21,38% dari tahun 2022 yang sebanyak 1.021 kasus. 

Sementara itu, penyelesaian tindak pidana mengalami peningkatan signifikan, mencapai 168,02%, dengan 536 kasus yang berhasil diselesaikan dibandingkan tahun 2022 yang hanya 319 kasus.

"Kita berhasil menangani 59 kasus judi, meningkat dari 14 kasus pada tahun sebelumnya. Begitu juga dengan penyalahgunaan senjata, dari 3 kasus pada 2022 menjadi 24 kasus pada tahun ini. Kasus TPPO juga terungkap, dengan enam kasus berhasil diungkap dibandingkan dengan tahun sebelumnya yang nihil,” kata AKBP M. Fahri Siregar kepada awak media.

Selain itu, upaya pencegahan dan penanggulangan kejahatan konvensional, terutama kejahatan C3 (Curas, Curat, dan Curanmor), memberikan hasil positif. Terjadi penurunan sebanyak 8,36% dalam kasus ini, dari 586 kasus pada 2022 menjadi 537 kasus pada tahun 2023.

Kapolres juga menyoroti beberapa kasus menonjol yang berhasil diungkap selama tahun 2023, antaralain pencurian buku paket pembelajaran.

Kasus ini melibatkan pencurian buku paket pembelajaran dari 37 sekolah di wilayah Kabupaten Indramayu.
Ungkap kasus arisan bodong yang berkedok di TKP Kedokanbunder, terungkapnya kasus pembunuhan seorang ibu anggota DPR RI di Desa Sukra, kasus kekerasan fisik yang menyebabkan kematian seorang anak di bawah umur di Desa Bugis, Kecamatan Anjatan, ungkap kasus modus illegal fishing dengan menggunakan bom ikan di sungai Tanggul Asin, Desa Karanganyar, Kecamatan Pasekan.

Selain itu, Polres Indramayu berhasil mengungkap kasus penipuan, korupsi, tindak pidana persetubuhan dan pencabulan terhadap anak di bawah umur, pengungkapan sejumlah kasus narkoba dengan peningkatan 27,38% dari tahun sebelumnya. 


Sebanyak 144 tersangka berhasil ditangkap dengan menyita barang bukti berupa ganja, sabu-sabu, dan obat-obatan keras. 


Di samping itu, kepolisian berhasil mengatasi kasus penyediaan bahab peledak seperti petasan dengan menyita sebanyak 2.812.700 butir petasan dari dua tempat kejadian.


Pada sektor lalu lintas, upaya pencegahan pelanggaran berhasil menurunkan jumlah kecelakaan lalulintas sebanyak 25%. 

Jumlah tilang pun mengalami penurunan sebesar 50% dibandingkan tahun sebelumnya, imbunya.

Dalam penghargaan dan prestasi, lanjut AKBP M. Fahri Siregar, Polres Indramayu meraih beberapa penghargaan, termasuk Juara 1 Lomba Satuan Kegiatan Masyarakat (Satkamling) tingkat Polda Jawa Barat dan Juara 1 Lomba Polisi Cilik binaan Polres Indramayu kategori pemula tingkat Polda Jawa Barat.

Kapolres Indramayu menutup konferensi pers dengan menekankan komitmen Polres Indramayu dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat dan menjaga keamanan di wilayah hukumnya. 


"Semua capaian ini tak terlepas dari kerja keras seluruh anggota Polres Indramayu dan dukungan masyarakat. Terima kasih atas sinergi yang baik dalam menjaga keamanan dan ketertiban di Kabupaten Indramayu," ujarnya.

Dalam mengakhiri konferensi pers, Kapolres menyampaikan terima kasih kepada seluruh jajaran Polres Indramayu yang telah berkontribusi, serta mengajak masyarakat untuk terus berperan aktif dalam menjaga keamanan dan ketertiban bersama.

((A.Rahmat)) 

Senin, 25 Desember 2023

Pastikan Keamanan Ibadah Natal, Kapolres Indramayu Cek Gereja Secara Langsung



Indramayu - Dalam rangka memastikan pelaksanaan kegiatan ibadah perayaan Natal tahun 2023 berjalan dengan aman dan lancar, Kapolres Indramayu, AKBP Dr. M. Fahri Siregar, S.H., S.I.K., M.H., berkeliling mengecek gereja-gereja di wilayah hukum Polres Indramayu. Senin (25/12/2023)


Kapolres Indramayu, AKBP M. Fahri Siregar melalui Kasi Humas Polres Indramayu, AKP Saefullah, menyatakan bahwa kegiatan pengecekan ini dilakukan untuk memastikan bahwa perayaan ibadah Natal pada tanggal 25 Desember 2023 di gereja-gereja di Kabupaten Indramayu berlangsung dengan aman dan tertib. 


“Kapolres juga memanfaatkan kesempatan ini untuk mengecek kehadiran personel yang bertanggung jawab atas pengamanan di setiap gereja,” kata AKP Saefullah.

Dalam pengecekan tersebut, Kapolres juga berinteraksi dengan hangat bersama para jemaat yang hadir melaksanakan ibadah Natal. 


“Langkah ini merupakan bagian dari upaya kepolisian untuk memastikan kenyamanan dan keamanan warga dalam melaksanakan ibadah Natal,” kata AKP Saefullah.

Selain itu kegiatan ini juga merupakan langkah preventif dan proaktif dari Polres Indramayu dalam rangka memberikan rasa aman kepada masyarakat selama perayaan Natal. 

“Pengecekan langsung di gereja-gereja menjadi bagian dari strategi kepolisian untuk memastikan situasi keamanan tetap terkendali dan masyarakat dapat melaksanakan ibadah dengan damai,” jelas AKP Saefullah.

((Rahmat)) 

Rabu, 13 Desember 2023

Tindak Pemerkosaan Terhadap Anak Dibawah Umur: Satreskrim Polres Indramayu Berhasil Menangkap Pelaku dalam Waktu Kurang dari 12 Jam


Indramayu, - Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Indramayu jajaran Polda Jabar berhasil menangkap empat pelaku pemerkosaan terhadap seorang anak di bawah umur di Kecamatan Kedokanbunder, Kabupaten Indramayu, Jawa Barat. 

Kapolres Indramayu, AKBP M. Fahri Siregar, dan Kasat Reskrim Polres Indramayu, AKP Hillal Adi Imawan, menyampaikan penangkapan tersebut dalam kurun waktu kurang dari 12 jam setelah kejadian tragis itu.

"Kurang dari 12 jam, kami berhasil mengamankan keempat pelaku," ungkap AKP Hillal Adi Imawan, didampingi Kasi Humas Polres Indramayu, AKP Saefullah, di Mapolres Indramayu pada Rabu (13/12/2023).

AKP Hillal menyatakan bahwa penyelidikan masih terus dilakukan oleh petugas kepolisian terkait motif dan tindakan pemerkosaan terhadap anak di bawah umur tersebut. 

"Kami masih dalam proses pendalaman, untuk mengetahui apakah ini merupakan pemerkosaan atau hanya dicabuli, karena keterangan dari korban dan pelaku belum sepenuhnya sinkron," katanya.

Lebih lanjut, AKP Hillal Adi Imawan mengungkapkan bahwa keempat pelaku diduga terafiliasi seperti anak punk, karena dari tampilannya bertato dan berpenampilan seperti anak punk," lanjutnya.


"Pelaku berinisial MK, AH, H, dan WS, masih dalam proses identifikasi hubungan mereka dengan kelompok anak punk, walaupun dari penampilan mereka terlihat seperti anggota kelompok tersebut," sambungnya.

Konsekuensi dari perbuatan keempat pelaku ini adalah penahanan mereka di Mapolres Indramayu guna mempertanggungjawabkan perbuatan mereka. 

"Kami menerapkan pasal 81 ayat 1 dan/atau pasal 82 ayat 1 Undang-undang Nomor 17 tahun 2016 tentang perlindungan anak, dengan ancaman pidana maksimal 15 tahun," tegas AKP Hillal Adi Imawan

Informasi tambahan menyebutkan bahwa korban, yang masih duduk di bangku kelas 6 SD, sebelum mengalami pemerkosaan secara bergilir oleh keempat pelaku, sempat dicekoki minuman keras. Proses penyelidikan dan penyidikan terus berlangsung untuk mengungkap seluruh fakta dan motif di balik kejadian tragis ini.


((Bambang, S)) 

Senin, 06 November 2023

Kapolres Indramayu Hadiri Deklarasi Serentak Pemilu Damai Sukseskan Pemilu 2024 Yang Aman dan Kondusif


Indramayu,- Kapolres Indramayu, AKBP Dr. M. Fahri Siregar, S.H., M.H., hadir dalam acara Deklarasi Serentak Pemilu Damai yang diselenggarakan di Islamic Center Kabupaten Ciamis. 

Acara tersebut dipimpin secara virtual oleh Pimpinan Kasad dan diikuti secara langsung oleh para tokoh dan pejabat Kabupaten Indramayu di Ruang Olah Yudha Makodim 0616 Indramayu. Senin (6/11/2023)

Dalam sambutannya, Dandim 0616/Indramayu, Letkol Arm Andang Radianto, menyampaikan rasa syukur kepada Allah SWT dan menghormati semua pejabat dan tokoh yang hadir dalam acara Deklarasi Pemilu Damai. 

Ia mengucapkan terima kasih kepada semua tamu undangan yang hadir, termasuk pejabat dan tokoh dari berbagai lapisan masyarakat.

Letkol Arm Andang Radianto menyampaikan harapan besar agar semua pihak bersinergi untuk menciptakan situasi Pemilu yang sukses, aman, dan kondusif.

Acara ini juga menjadi kesempatan untuk menandatangani Deklarasi Pemilu Damai oleh berbagai pihak, termasuk Frokopinda, ketua KPU, ketua Bawaslu, dan 16 ketua partai politik.

Sementara, Kapolres Indramayu, AKBP M. Fahri Siregar, melalui Kasi Humas Polres Indramayu, IPDA Tasim, menekankan bahwa TNI dan POLRI akan menjaga netralitas dalam menjalankan Pemilu, dengan harapan agar tercipta situasi yang kondusif. 

Ia juga mengajak semua tokoh masyarakat dan partai politik untuk bersinergi bersama TNI dan POLRI demi meningkatkan persatuan dalam negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

“Deklarasi Serentak Pemilu Damai ini menjadi bukti komitmen dan keseriusan semua pihak dalam menjalani proses Pemilu 2024 dengan damai, demokratis, dan menghormati prinsip-prinsip demokrasi serta menjaga keutuhan negara,” kata IPDA Tasim.

((Bang keling)) 

Kamis, 26 Oktober 2023

Motif Pembunuhan Persawahan di Desa Singaraja Indramayu Terungkap, Pelaku Mengaku Bertindak Untuk Melindungi Diri


Indramayu, - Polres Indramayu jajaran Polda Jabar berhasil mengungkap motif di balik pembunuhan yang dilakukan oleh DS alias Aying terhadap Kustalim (49), seorang warga Desa Sudimampir Lor, Kecamatan Balongan, Kabupaten Indramayu.

Pelaku DS, yang merupakan penduduk Desa Rawadalem, Kecamatan Balongan, Kabupaten Indramayu, menghabisi nyawa korban dengan cara yang sangat sadis, hingga leher korban nyaris putus.

Kapolres Indramayu, AKBP M. Fahri Siregar, mengungkapkan bahwa pelaku melakukan pembunuhan ini dengan alasan untuk melindungi dirinya.

"Dari hasil keterangan tersangka, motifnya adalah untuk melindungi dirinya. Menurut tersangka, korban adalah pihak yang melakukan penganiayaan terlebih dahulu," ungkap AKBP M. Fahri Siregar saat mengadakan konferensi pers di Mapolres, Kamis (26/10/2023).

AKBP M. Fahri Siregar menjelaskan bahwa senjata yang digunakan oleh pelaku DS dalam aksi pembunuhan ini adalah milik korban. 

Pada saat peristiwa terjadi, korban tengah memegang arit yang biasa digunakan untuk mengarit rumput di area persawahan.

"Korban pada saat itu memang memegang arit. Jadi, senjata yang digunakan oleh tersangka untuk melakukan penganiayaan adalah milik korban," kata Kapolres Indramayu.

Akibat peristiwa tragis tersebut, Kapolres menyatakan bahwa korban meninggal dunia dengan mengalami delapan luka sabetan senjata tajam di berbagai bagian tubuh, termasuk mata, dan leher yang nyaris terputus.

"Korban bahkan digorok dengan luka yang sangat serius pada lehernya. Leher korban mengalami sayatan yang melibatkan jaringan ikat kulit, otot leher, pembuluh darah nadi, dan pembuluh balik leher, dengan lebih dari tiga sayatan," jelasnya.

Di sisi lain, polisi telah menemukan fakta baru yang mengindikasikan bahwa pelaku DS menderita gangguan jiwa berat. 

Tes kondisi kejiwaan telah dilakukan pada pelaku untuk memastikan kondisinya.

"Setelah melakukan tes kejiwaan, tersangka dinyatakan mengalami gangguan jiwa berat," ungkap Kapolres Indramayu.

Namun, kendati demikian, AKBP M. Fahri Siregar menekankan bahwa pelaku akan tetap diproses sesuai hukum yang berlaku. 

Pelaku saat ini ditahan di Mapolres Indramayu dan akan dimintai pertanggungjawaban atas perbuatannya.

"Ancaman hukumannya adalah pasal 338 KUHP, dengan ancaman hukuman paling lama 15 tahun penjara," tegas AKBP M. Fahri Siregar.

Selain penangkapan pelaku, polisi juga telah menyita sejumlah barang bukti, termasuk satu bilah arit, sepeda motor milik korban, dan barang-barang milik korban lainnya. Ungkap AKBP M. Fahri Siregar

Untuk diketahui peristiwa pembunuhan yang menggemparkan ini terjadi di tengah persawahan, Desa Singaraja, Kecamatan, dan Kabupaten Indramayu, pada Kamis, 27 September 2023 lalu. 

Jenazah korban ditemukan dalam kondisi mengerikan dengan luka sayatan senjata tajam yang parah serta leher yang nyaris terputus.

((Bang keling)) 

Rabu, 25 Oktober 2023

Unit Reskrim Polsek Sukagumiwang Berhasil Meringkus Dua Tersangka Pencurian Dengan Pemberatan di SPBU Candanpinggang


Indramayu, - Unit Reskrim Polsek Sukagumiwang, jajaran Polres Indramayu Polda Jawa Barat, di pimpin langsung Kanit Reskrim IPDA R. Ardian Rela Irawan, S.H., berhasil mengungkap dan menangkap dua tersangka yang terlibat dalam tindak pidana pencurian dengan pemberatan.

Hal itu disampaikan Kapolres Indramayu, Kapolsek Sukagumiwang, Kompol G. Sumantri melalui Kanit Reskrim IPDA R. Ardian Rela Irawan kepada awak media, Rabu (25/10/2023)

Kanit Reskrim IPDA R. Ardian Rela Irawan menjelaskan bahwa kasus ini berkaitan dengan tindak pidana pencurian dengan pemberatan yang terjadi di Tempat Kejadian Perkara (TKP) SPBU Candanpinggang, Kecamatan Sukagumiwang, Kabupaten Indramayu, pada Senin, 18 Oktober 2023, sekitar pukul 22.15 WIB.

Kedua tersangka, yang merupakan laki-laki dengan inisial AK (28) dan WS (20), berhasil ditangkap di kediaman masing-masing pada Selasa, 24 Oktober 2023, kemarin, di Desa Jati, Kecamatan Bojongpicung, Kabupaten Cianjur, kata Kanit Reskrim IPDA R. Ardian Rela Irawan.

Kanit Reskrim IPDA R. Ardian Rela Irawan menyampaikan, kejadian bermula pada Rabu, 18 Oktober 2023, sekitar pukul 22.15 WIB, di SPBU Cadangpinggan, Desa Cadangpinggan, Kecamatan Sukagumiwang, Kabupaten Indramayu. 

Pelapor dalam kasus ini adalah seorang karyawan SPBU yang telah memasukkan hasil penjualan SPBU sebesar Rp. 50.157.984 (lima puluh juta seratus lima puluh tujuh ribu sembilan ratus delapan puluh empat rupiah) ke dalam laci ruangan kerja.

Namun, setelah pergantian shift, saat karyawan tersebut kembali sekitar pukul 22.00 WIB untuk memasukkan uang hasil pergantian shift yang kedua, ia menemukan bahwa uang yang sebelumnya disimpan dalam laci telah hilang.

Kasus ini mengakibatkan kerugian sebesar Rp. 50.157.984 bagi SPBU, ungkap Kanit Reskrim IPDA R. Ardian Rela Irawan



Saat ditangkap, tersangka mengakui perbuatannya. 

Tersangka mengaku melancarkan aksinya dengan cara membobol jendela ruangan kantor untuk mengambil uang dari laci. 

Sedangkan WS, bertugas mengawasi di luar lokasi.

Selanjutnya, AK dan WS meninggalkan lokasi kejadian menggunakan kendaraan umum. 

Di perjalanan, AK memberikan sebagian uang hasil curian kepada WS sebesar Rp. 10.000.000. Jelasnya.

Sementara Kapolres Indramayu AKBP M. Fahri Siregar melalui Kasi Humas Polres Indramayu, IPDA Tasim mengapresiasi kerja keras Unit Reskrim Polsek Sukagumiwang dalam mengungkap kasus ini dan menangkap kedua tersangka dengan cepat. 

Dengan penangkapan ini, diharapkan dapat memberikan rasa aman bagi masyarakat di Kabupaten Indramayu serta memberikan pelajaran bagi potensial pelaku tindak kejahatan serupa. 

“Polres Indramayu tetap berkomitmen untuk menjaga ketertiban dan keamanan wilayahnya dari berbagai tindak kejahatan,” tegas IPDA Tasim.

((Bang keling)) 

Selasa, 24 Oktober 2023

Sinergitas Empat Pilar Dalam Pencegahan Intoleransi, Radikalisme, dan Terorisme di Wilayah Hukum Polres Indramayu


Indramayu, - Workshop Kebangsaan dengan tema "Sinergitas Empat Pilar untuk Pencegahan Penyebaran Intoleransi, Radikalisme, dan Terorisme" diadakan di Asrama Haji Embarkasi Kecamatan Lohbener, Kabupaten Indramayu, Selasa, (24/10/2023). 

Acara tersebut dihadiri oleh sejumlah tokoh penting yang memainkan peran utama dalam memelihara keamanan dan persatuan di wilayah Kabupaten Indramayu.

Di antara tokoh yang turut hadir dalam kegiatan ini adalah Dr. H. Mohammad Nuruzzaman, S.Ag., M.Si., Staf Khusus Menteri Agama RI, Kombes Pol Ponco Ardhani, S.H., M.H., Kasubdit Kontra Ideologi Direktorat Pencegahan Densus 88, Drs. Jajang Sudrajat, Asda I Setda Kabupaten Indramayu yang mewakili Bupati Indramayu, AKBP Dr. M. Fahri Siregar, S.H., S.I.K., M.H., Kapolres Indramayu, Drs. Ohan Subana, Kasdim 0616/Indramayu yang mewakili Dandim 0616/Indramayu, Kombes Pol Agus Isnaini, M.Si., Kanit 1 Subdit Kontra Ideologi Densus 88 AT, H. Suwenda, S.Sos., M.Si., Kepala Kesbangpol Kabupaten Indramayu, Drs. H. Moh Mulyadi, M.M.Pd., Kakan Kemenag Indramayu, Mr. David Eaton, Perwakilan ICITAP/Kedutaan Besar Amerika, Ustadz Kiki Muhammad Iqbal, mantan narapidana terkait terorisme serta sebanyak 389 peserta lainnya.

Kapolres Indramayu, AKBP M. Fahri Siregar melalui Kasi Humas Polres Indramayu, IPDA Tasim menjelaskan bahwa tujuan utama workshop ini adalah untuk memperkuat kerjasama antara empat pilar kebangsaan, yakni pemerintah, petugas keamanan, tokoh agama, dan masyarakat dalam upaya mencegah intoleransi, radikalisme, dan terorisme. 

Workshop ini menekankan urgensi komunikasi yang baik dan kerjasama erat antara berbagai pihak dalam menjaga keamanan dan persatuan.

Kasi Humas Polres Indramayu, IPDA Tasim, berharap bahwa workshop ini akan meningkatkan pemahaman mengenai bahaya intoleransi, radikalisme, dan terorisme, serta mendorong kerjasama yang kuat untuk menjaga kedamaian dan persatuan di wilayah hukum Polres Indramayu.

“Kegiatan ini mencerminkan komitmen kuat pihak berwenang dalam menjaga keamanan, stabilitas, dan persatuan di masyarakat, sambil memastikan bahwa pencegahan dan edukasi terhadap isu-isu radikalisme dan terorisme tetap menjadi prioritas utama,” ucap IPDA Tasim.

((Bang keling)) 

Polres Indramayu Ungkap Peristiwa Penganiayaan Antar Saudara Yang Mengakibatkan Korban Meninggal Dunia

Indramayu, - Peristiwa tragis terjadi di Kecamatan Tukdana, Kabupaten Indramayu, saat seorang perempuan berinisial (N) berusia 44 tahun menjadi korban penganiayaan yang mengakibatkan kematiannya. Senin (23/10/2023)


Kapolres Indramayu, AKBP M. Fahri Siregar mengatakan berawal Kapolsek Tukdana, AKP Iwa Mashadi mendapatkan laporan dari warga bahwa telah terjadi penganiayaan yang mengakibatkan korban meninggak dunia.


Setelah itu Kapolsek Tukdana bersama jajarannya bergerak cepat melakukan penyelidikan di Tempat Kejadian Perkara (TKP) setelah menerima laporan dari warga.

Pada saat petugas tiba di TKP, korban ditemukan dalam keadaan tergeletak dan berlumuran darah. 

“Beberapa saksi yang berada di lokasi telah melihat peristiwa tersebut memberikan informasi kepada petugas. Dalam waktu singkat, Kapolsek Tukdana bersama jajarannya berhasil menangkap tersangka, yang tidak jauh dari TKP,” kata AKBP M. Fahri Siregar kepada awak media di Mako Polres Indramayu.

Lanjut Kapolres, menjelaskan bahwa korban merupakan kakak kandung tersangka. 

Kejadian ini bermula dari cekcok antara keduanya. 


Tersangka, merasa marah mengambil golok di rumahnya yang berdekatan dengan TKP. 

Kemudian, tersangka mendatangi korban lagi dan terjadilah penganiayaan yang tragis hingga menyebabkan kematian korban.

Lanjut masih kata Kapolres, adapun motif pasti dari peristiwa ini masih dalam proses penyelidikan lebih lanjut, meskipun tersangka mengaku merasa sakit hati karena kakaknya sering memarahi istrinya.

“Tapi keterangan yang kita peroleh dari tersangka belum menjadi kesimpulan. Kita akan mendalami lebih lanjut tentang motif dari peristiwa ini,” jelas AKBP M. Fahri Siregar.

Saat ini kita sudah mengumpulkan alat bukti dan sudah melakukan olah TKP dan kita juga sudah mendapatakan 4 orang saksi yang memang ternyata ada di lokasi tersebut.


Empat orang saksi yang berada di lokasi juga telah memberikan keterangannya, yang selaras dengan versi penyelidikan, ungkapnya.

Dalam kasus ini, tersangka adalah seorang laki-laki berinisial (S) berusia sekitar 43 tahun. 

Saat ini tersangka masih sedang dalam pemeriksaan, selanjutnya akan dilakukan penahanan, tutup AKBP M. Fahri Siregar.


((Bang keling)) 

Senin, 16 Oktober 2023

Kesiapan Menjelang Operasi Mantap Brata Lodaya 2023, Polres Indramayu Gelar Simulasi Sispamkota



Indramayu, - Polres Indramayu jajaran Polda Jabar menggelar simulasi Sistem Pengamanan Kota (Sispamkota) dalam rangka Operasi Mantap Brata Lodaya 2023-2024 di Wilayah Hukum Polres Indramayu pada Senin (16/10/2023). 

Kegiatan simulasi ini berlangsung di Area Sport Center Kabupaten Indramayu, Jawa Barat.

Operasi Latihan Mantap Brata Lodaya Tahun 2023-2024 dipimpin oleh Kapolres Indramayu, AKBP Dr. M. Fahri Siregar, S.H., S.I.K., M.H., didampingi oleh unsur Forkopimda Kabupaten Indramayu.

Kapolres Indramayu, AKBP M. Fahri Siregar, menjelaskan bahwa simulasi Sispamkota merupakan latihan gabungan antara TNI-Polri dan Brimob dalam rangka menghadapi Operasi Mantap Brata Lodaya 2023-2024 yang akan dilaksanakan pada 19 Oktober 2023.

"Hari ini kita dapat melihat beberapa simulasi yang dilaksanakan, termasuk gladi posko, pungutan suara di TPS, penanganan konflik di TPS, tahapan pengendalian massa pada situasi kuning, hijau, dan merah, pengamanan dan pengawalan VVIP, serta penanganan penjinakan bom," kata AKBP M. Fahri Siregar kepada awak media.

Lebih lanjut, Kapolres menyampaikan bahwa untuk operasi ini, Polres Indramayu mengerahkan sekitar 800 personel. Mereka akan terlibat di setiap TPS dan juga menjadi bagian dari Satgas yang ada. 

“Dalam operasi ini, akan melibatkan berbagai Satgas seperti Satgas Lantas, Satgas Gakkum, dan lainnya. Juga akan melibatkan personel yang terlibat di Gakumdu yang akan bergabung dengan Bawaslu dan Kejaksaan Negeri,” terang Kapolres.

Masih kata Kapolres bahwa untuk titik-titik rawan berdasarkan deteksi dan pemetaan, ditetapkan bahwa ada beberapa TPS yang rawan. 

“TPS-TPS tersebut tersebar di beberapa tempat dan sampai saat ini masih dinamis,” ujarnya.

Kapolres juga menyampaikan terima kasih kepada seluruh personel yang terlibat dalam simulasi Sispamkota ini, menekankan pentingnya persiapan dan kesiapan personel serta memastikan kesehatan personel yang terlibat dalam operasi ini.

Dengan adanya simulasi Sispamkota, diharapkan kesiapan aparat keamanan dalam menghadapi Operasi Mantap Brata Lodaya 2023-2024 semakin optimal, sehingga keamanan dan ketertiban masyarakat dapat terjaga dengan baik. Jelasnya.

((Rahmat)) 

Jumat, 13 Oktober 2023

Polres Indramayu Bersinergi Dengan TNI Pastikan Keamanan Kunjungan Presiden RI


INDRAMAYU, - Polres Indramayu jajaran Polda Jabar melaksanakan pengamanan khusus dalam rangka Kunjungan Kerja Bapak Presiden RI, Ir. H. Joko Widodo, dalam acara Panen Raya yang berlangsung di wilayah hukum Polres Indramayu pada Jumat (13/10/2023). 

Kegiatan pengamanan VVIP ini melibatkan TNI-POLRI, yang dipimpin langsung oleh Danrem 063/SGJ bersama Kapolda Jabar, Irjen Pol Akhmad Wiyagus, Kapolres Indramayu, AKBP Dr. M. Fahri Siregar, S.H., S.I.K., M.H., Dandim 0616/Indramayu, LETKOL ARM Andang Radianto, S.A.P. Dandim 0617/Majalengka, Dandim 0615/Kuningan, Danlanal Cirebon, PJU, dan perwira TNI-POLRI lainnya.

Kapolres Indramayu, AKBP M. Fahri Siregar melalui Kasi Humas Polres Indramayu, IPDA Tasim, menjelaskan bahwa pengamanan VVIP ini merupakan bagian dari tugas pokok kepolisian dan TNI dalam memastikan keamanan dan kelancaran acara kunjungan kerja Bapak Presiden.

 "Kami berupaya secara maksimal untuk menjaga situasi yang aman dan kondusif selama kunjungan Bapak Presiden di wilayah hukum Polres Indramayu," ujar IPDA Tasim.

Lanjut disampaikannya bahwa kegiatan panen raya ini juga dijadikan momen untuk memperkenalkan potensi pertanian dan keberhasilan sektor pertanian di Kabupaten Indramayu kepada Bapak Presiden dan seluruh peserta acara.

Selama kunjungan kerja tersebut, aparat keamanan bekerja sama untuk mengawal dan memastikan setiap detail keamanan terkendali. 

IPDA Tasim mengucapkan terimakasih kepada seluruh personil yang terlibat Pengamanan VVIP baik secara langsung maupun tidak langsung, atas dedikasinya dalam melaksanakan tugas pengamanan VVIP dapat berjalan lancar, aman dan terkendali. Pungkasnya.


((Bang keling)) 

Selasa, 10 Oktober 2023

Polres Indramayu Berhasil Mengungkap 10 Kasus Penyalahgunaan Obat Keras Tertentu


Indramayu, - Polres Indramayu menggelar konferensi pers di Mako Polres Indramayu, Jawa Barat, pada Selasa (10/10/2023).


Dalam kegiatan ini Polres Indramayu mengungkap 10 kasus penyalahgunaan obat keras tertentu selama periode September hingga awal Oktober 2023.

Kapolres Indramayu, AKBP M. Fahri Siregar, menyampaikan bahwa Polres Indramayu berhasil mengungkap dan mengamankan 14 orang tersangka terkait penyalahgunaan obat keras tertentu. 

Dari jumlah tersebut, 12 tersangka merupakan laki-laki, dan 2 tersangka merupakan perempuan. 

Mereka terlibat dengan peran masing-masing, sebagai pengedar (12 orang) dan kurir (2 orang).

Lanjut disampaikan Kapolres, bahwa kasus penyalahgunaan obat keras tertentu ini tersebar di 7 kecamatan di Kabupaten Indramayu, yaitu Balongan, Jatibarang, Indramayu, Gabuswetan, Kandanghaur, Anjatan, dan Haurgeulis. 

“Modus operandi yang digunakan adalah transaksi langsung atau tatap muka antara pelaku dengan pembelinya,” kata AKBP M. Fahri Siregar didampingi Kasat Narkoba Polres Indramayu, AKP Otong Jubaedi dan Kasi Humas Polres Indramayu, IPDA Tasim.

Barang bukti yang berhasil diamankan dalam pengungkapan ini meliputi jenis obat keras tertentu, di antaranya adalah Tramadol sebanyak 8.835 butir, Hexymer sebanyak 30.446 butir, Dextro sebanyak 24.181 butir, dan Trihex sebanyak 447 butir, dengan total jumlah mencapai 63.909 butir. 

Selain itu, juga disita 11 buah alat komunikasi/HP dan uang tunai sebesar Rp 4.824.000,- (empat juta delapan ratus dua puluh empat ribu rupiah).

Kapolres Indramayu, AKBP M. Fahri Siregar, mengingatkan bahwa penyalahgunaan obat keras tertentu sangat merugikan dan dapat membahayakan kesehatan. 

Para tersangka akan dijerat dengan pasal 435 dan/atau pasal 436 ayat (1) dan (2) Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 17 Tahun 2023 tentang Kesehatan, dengan ancaman hukuman 5 hingga 12 tahun dan denda antara Rp 500.000.000,- (lima ratus juta rupiah) hingga Rp 5.000.000.000,- (lima miliar rupiah).

“Kami juga mengajak masyarakat untuk selalu waspada terhadap peredaran obat keras tertentu yang dapat merusak generasi muda. Kepedulian dan partisipasi aktif dari masyarakat sangat penting dalam upaya memberantas peredaran obat keras tertentu di wilayah ini,” ungkapnya.

((Bang keling)) 

Senin, 09 Oktober 2023

Forkopimda Indramayu Bersinergi dalam Rangka Persiapan Pengamanan Pemilu 2024: Mewujudkan Demokrasi Aman dan Berkualitas


Indramayu - Forkopimda Indramayu menggelar Rapat Koordinasi Lintas Sektoral Dalam Rangka Ops Mantap Brata Lodaya 2023-2024 tentang Kesiapan Pengamanan Pemilu 2024. 

Kegiatan ini berlangsung di Aula Atmani Wedha Polres Indramayu di Jl. Gatot Subroto Kepandean Kec/Kab. Indramayu, Senin (9/10/2023).

Rapat Koordinasi Lintas Sektoral ini dihadiri oleh sejumlah tokoh penting, antara lain Bupati Indramayu Hj. Nina Agustina, S.H., M.H. yang diwakili oleh Staf Akhli Bidang Pemerintahan, Hukum dan Politik Pada Sekertariat Daerah Kab. Indramayu, Drs. H. Sugeng Heryanto, M.Si. Selain itu, hadir juga Ketua DPRD Kab. Indramayu H. Syaefudin, S.H., Kapolres Indramayu AKBP Dr. M. Fahri Siregar, S.H., S.I.K., M.H., Dandim 0616/Indramayu Letkol Arm Andang Radianto, S.A.P., Ketua Pengadilan Negeri Indramayu yang diwakili oleh Hakim Adrian Anju Purba, S.H., LLM, Kajari Indramayu yang diwakili oleh Kepala Seksi Intelijen Kejaksan Negeri Indramayu Arie Prasetyo, S.H., dan sejumlah pemangku kepentingan terkait lainnya.

Dalam sambutannya, Bupati Indramayu yang diwakili oleh Staf Ahli Bidang Pemerintahan, Sugeng Hermanto, mengucapkan rasa syukur kepada Allah SWT dan rasa hormat kepada seluruh pejabat daerah dan tamu undangan. 

Beliau menyampaikan dukungan dan kesiapan Pemerintah Kabupaten Indramayu dalam menghadapi pemilu dengan sebaik-baiknya. 

Pemerintah mengajak semua pihak untuk bersama-sama menjaga marwah demokrasi, mematuhi aturan, dan ketentuan yang berlaku.

Kegiatan ini menjadi momen penting bagi seluruh warga yang peduli terhadap masa depan bangsa dan merupakan tonggak bersejarah dalam perjalanan demokrasi bangsa Indonesia. 

Dalam rapat koordinasi ini, setiap tokoh memberikan paparan dan pandangan terkait kesiapan dan strategi pengamanan dalam pemilu yang akan datang. Terdapat penjelasan tentang tahapan pemilu, indeks kerawanan, potensi kerawanan pada setiap tahapan, dan langkah-langkah antisipasi.

Seluruh peserta diharapkan untuk bekerja sama dan berkomunikasi guna mensukseskan pemilu 2024 demi terciptanya suasana pemilu yang aman dan lancar. Sinergitas dan soliditas dianggap sebagai kunci kesuksesan dalam penyelenggaraan pemilu. Tentunya, keselamatan dan koordinasi menjadi prioritas utama dalam menjalankan tugas-tugas terkait pemilu. Ucapnya.


Sementara, Dandim 0616/Indramayu, Letkol Arm Andang Radianto, mengucapkan rasa syukur kepada Allah SWT dan rasa hormat kepada seluruh pejabat daerah dan tamu undangan. 

Beliau memberikan penjelasan dalam bidang pengamanan untuk mengantisipasi hal-hal yang menonjol pada setiap tahapan pemilu. 

Selain itu, Letkol Andang Radianto menyampaikan komitmen netralitas TNI sesuai aturan dan perundang-undangan, bahwa TNI akan mendukung agar pemilu berjalan dengan adil dan kondusif. 

Dia juga membahas strategi untuk mengatasi segi kerawanan, sasaran pengamanan meliputi personil, materi, lokasi, dan kegiatan. Alokasi jumlah personil yang siap mendukung kegiatan pemilu adalah 400 personil dengan 180 pasukan cadangan.

Dikesempatan yang sama Kapolres Indramayu, AKBP M. Fahri Siregar, menyampaikan rasa syukur kepada Allah SWT dan rasa hormat kepada seluruh pejabat daerah dan tamu undangan. 

Beliau mendorong agar semua pihak terlibat dalam pemilu untuk memberikan paparan yang baik guna terciptanya penyelenggaraan pemilu yang optimal. 

Tahun 2024 merupakan momen penting dalam terselenggaranya pemilihan pemimpin daerah dan provinsi. 

“Marilah kita saling menjaga sesuai dengan aturan 5 pilar,” tuturnya.

Kapolres juga membahas kompleksitas karakter pemilu dan berbagai isu krusial terkait pemilu seperti tahap pencalonan, tahap kampanye, masa tenang, dan tahapan pemungutan suara. 

Penjelasan tentang evaluasi pemilu, gambaran umum, indeks kerawanan, dan potensi kerawanan pada setiap tahapan pemilu juga disampaikan.

Kajari Indramayu yang diwakili oleh Kasi Intel Arie Prasetio, SH, juga menyampaikan bahwa kejaksaan telah siap memfasilitasi dalam proses pemilu dan siap bersinergi terkait pemilu. 

Selain itu, penyampaian dan paparan juga dilakukan oleh ketua Pengadilan Negeri Indramayu yang diwakili oleh Hakim Ketua PN Andrian Anju Purba, 

Ketua DPRD Kabupaten Indramayu H Syaefudin SH, Komisioner KPU Jawa Barat Hedia Ardia, serta perwakilan dari berbagai instansi terkait lainnya. 

Masing-masing membahas tentang kesiapan dan langkah-langkah strategis untuk mensukseskan pemilu 2024 demi masa depan bangsa Indonesia.

((Rahmat)) 

Sabtu, 07 Oktober 2023

HARI JADI INDRAMAYU KE-496**Pj. Gubernur Jabar Apresiasi Produktivitas Pertanian Indramayu


*KABUPATEN INDRAMAYU --* Penjabat (Pj.) Gubernur Jawa Barat Bey Machmudin menyatakan bahwa Kabupaten Indramayu menjadi salah satu lumbung padi nasional dan penyumbang produksi perikanan di Jabar. 

Menurut Bey, Indramayu tercatat sebagai salah satu penghasil padi terbesar di Jabar pada 2022. Produksi gabah kering giling Indramayu pada 2022 mencapai 1,49 juta ton. Jumlah tersebut meningkat dari tahun sebelumnya yang sebanyak 1,3 juta ton. 

Hal itu dikatakan Bey saat menghadiri Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Indramayu dalam rangkaian Hari Jadi Kabupaten Indramayu ke-496 di Gedung DPRD Kabupaten Indramayu, Sabtu (7/10/2023).

"Selain itu, Indramayu juga penyumbang produksi perikanan di Jawa Barat, baik perikanan tangkap maupun budi daya," ucap Bey.

Supaya produktivitas pertanian dan perikanan tidak terganggu pada tahun ini, Bey mengimbau kepada Pemda Kabupaten Indramayu untuk sama-sama mewaspadai dampak dari El Nino. 

"Indramayu juga disebut kota mangga, ada gedong gincu, arumanis, dan lainnya. Belum lagi punya pantai indah yang dapat mendongkrak potensi pariwisata," tutur Bey.

Dalam acara tersebut, Bey juga meminta kepada Pemda Kabupaten Indramayu untuk memperkuat tata kelola sampah dan pengelolaan sampah dari hulu. Salah satu upayanya dapat dilakukan pada tingkat rumah tangga melalui pemilahan sampah. 

"Sampah jangan dianggap hal _sepele_. Kita harus mulai sejak dari hulu, yakni pemilahan sampah, sehingga beban TPA berkurang," tutur Bey.

Bey pun menuturkan, pembangunan Tempat Pengolahan dan Pemrosesan Akhir Sampah (TPPAS) Cirebon Raya terus berproses. 

"Saya sebagai Penjabat Gubernur mendorong agar terjadi percepatan pembangunan TPPAS ini," tuturnya.

Sementara itu, Bupati Indramayu Nina Agustina berharap Indramayu menjadi kabupaten yang bersih, religius, dan hebat. Menurutnya, usia yang saat ini dipijak telah melewati berbagai fase. Pihaknya pun berupaya untuk terus membangun dan berprestasi, baik dalam bidang pemerintahan, pembangunan, maupun pelayanan publik.

Nina pun mengajak seluruh komponen masyarakat untuk berpartisipasi dan berkontribusi dalam membangun Indramayu. Hari Jadi Indramayu tahun ini bertema "Indramayu Tangguh, Ekonomi Tumbuh Menuju Ketahanan Pangan Mandiri." Tema itu diharapkan dapat menginspirasi semua pihak untuk gotong royong membangun ekonomi, khususnya di sektor ketahanan pangan.

*HUMAS JABAR*
*Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika*
*Provinsi Jabar*


((Rahmat)) 

Jumat, 06 Oktober 2023

Polres Indramayu Berhasil Mengungkap Kasus Kematian Bocah 13 Tahun di Kecamatan Anjatan


Indramayu,- Polres Indramayu berhasil mengungkap kasus kematian MRF (13), seorang bocah warga Desa Parigimulya, Kecamatan Cipunagara, Kabupaten Subang.

Kapolres Indramayu, AKBP M Fahri Siregar membeberkan detik-detik keberhasilan polisi dalam mengungkap kasus kematian M Rouf (13).

Bocah warga Desa Parigimulya, Kecamatan Cipunagara, Kabupaten Subang itu dihabisi nyawanya oleh ibu kandungnya sendiri N (43).

Kakek korban W (70) dan paman korban S (24) ikut turut andil dalam pembunuhan tersebut.

Kasus ini diketahui viral dan menggemparkan warga, terlebih saat ditemukan korban dalam keadaan tangan terikat ke belakang dan kepala penuh luka pada Rabu (4/10/2023).

Oleh ibu kandungnya, korban dibuang di saluran irigasi atau sungai di Blok Sukatani, Desa Bugis, Kecamatan Anjatan, Kabupaten Indramayu hingga akhirnya mayat korban ditemukan oleh warga.

Fahri menceritakan, usai ditemukan dan mengetahui identitas korban, polisi langsung melakukan penyelidikan mendalam.

Polisi langsung mendatangi rumah korban yang berada di Desa Parigimulya, Kabupaten Subang.

"Pada saat kami tiba di dekat rumah korban, kami mendapat informasi bahwa sebelum kejadian, pada malam harinya ada keributan di dalam rumah korban," ujar dia didampingi Waka Polres Indramayu, Kompol Kompol Hamzah Badaru kepada saat konferensi pers di Mapolres Indramayu, Jumat (6/10/2023).

Fahri mengatakan, polisi pun melanjutkan penyelidikan dengan menemui ibu kandung korban. 

Namun, saat berada di dalam rumah, pihaknya melihat ada beberapa bercak daerah.

Bercak darah itu ditemukan di stop kontak kabel, kipas angin, dan beberapa barang lainnya.

Polisi pun melakukan interogasi awal kepada N. Di sana, ia langsung mengakui perbuatan telah melakukan penganiayaan terhadap anaknya sendiri.

N pun langsung diamankan oleh Polres Indramayu saat itu juga.

"Tersangka N ini mengakui semua perbuatannya," ujar dia.

Untuk motif sendiri, kata Fahri, N diketahui tega menghabisi nyawa anak kandungnya sendiri lantaran kesal dan gelap mata dengan kelakuan korban.

Pasalnya, korban dikenal sebagai anak yang nakal karena sering mencuri dan membuat masalah.

"Sehingga tersangka merasa malu dan lelah mengurus korban," ujar dia.

((Rahmat))