Berita Terkini

Sikat Habis Jaringan Narkoba, Polresta Cirebon Amankan 26 Tersangka dan Sita Belasan Ribu Obat Keras

CIREBON – Komitmen Polresta Cirebon dalam memberantas peredaran gelap narkotika dan obat-obatan keras terbatas kembali dibuktika...

Postingan Populer

Kamis, 23 Juli 2026

Sikat Habis Jaringan Narkoba, Polresta Cirebon Amankan 26 Tersangka dan Sita Belasan Ribu Obat Keras

CIREBON – Komitmen Polresta Cirebon dalam memberantas peredaran gelap narkotika dan obat-obatan keras terbatas kembali dibuktikan. Sepanjang periode Mei hingga Juli 2026, Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polresta Cirebon berhasil mengungkap 26 kasus dan mengamankan 26 tersangka dari 18 kecamatan di wilayah hukum Kabupaten Cirebon.

Kapolresta Cirebon, Kombes Pol. Imara Utama, S.H., S.I.K., M.H., mengatakan bahwa dari 26 laporan polisi (LP) yang berhasil diungkap, seluruh tersangka berjenis kelamin laki-laki. Mereka terdiri dari tiga tersangka kasus penyalahgunaan narkotika jenis sabu berinisial B, AH, dan AJ, satu tersangka kasus tembakau sintetis sekaligus sediaan farmasi berinisial MA, serta 22 tersangka kasus peredaran obat keras terbatas tanpa izin edar.

"Dari hasil pengungkapan ini, kami berhasil menyelamatkan masyarakat dari potensi penyalahgunaan narkotika dan obat-obatan berbahaya. Ini merupakan komitmen kami untuk terus menindak tegas para pelaku tanpa pandang bulu demi menciptakan situasi kamtibmas yang aman dan kondusif di Kabupaten Cirebon," ujar Kombes Pol. Imara Utama dalam konferensi pers, Kamis (23/7/2026).

Kapolresta menjelaskan, dari 26 tersangka yang diamankan, tiga di antaranya merupakan residivis kasus serupa, yakni SL, HF, dan AM. Adapun latar belakang profesi para tersangka cukup beragam, terdiri dari sembilan buruh harian lepas, tujuh orang belum bekerja, enam wiraswasta, dua karyawan swasta, satu sopir, dan satu pelajar.

Pengungkapan kasus tersebut tersebar di 18 kecamatan. Kecamatan Sumber dan Gebang menjadi lokasi terbanyak dengan masing-masing tiga tempat kejadian perkara (TKP), disusul Kecamatan Weru, Ciledug, Palimanan, dan Pabedilan masing-masing dua TKP. Sementara kecamatan lainnya meliputi Greged, Klangenan, Dukupuntang, Lemahabang, Babakan, Gunungjati, Astanajapura, Tengah Tani, Arjawinangun, Plered, Susukan, dan Waled dengan masing-masing satu TKP.

Dari seluruh pengungkapan tersebut, petugas berhasil menyita barang bukti berupa 45,77 gram sabu, 21,12 gram tembakau sintetis, 6.479 butir Trihexyphenidyl, 11.041 butir Tramadol, 15 butir DMP, uang tunai sebesar Rp3.799.000, 26 unit telepon genggam, 10 tas, enam timbangan digital, empat unit sepeda motor, serta berbagai perlengkapan yang digunakan untuk mengedarkan barang haram tersebut.

Kombes Pol. Imara Utama menegaskan, keberhasilan tersebut merupakan hasil operasi rutin dan razia gabungan yang dilakukan Polresta Cirebon bersama TNI dan Pemerintah Daerah di sejumlah lokasi yang diduga menjadi titik rawan peredaran narkotika, termasuk tempat hiburan malam.

"Hasil pengungkapan ini adalah wujud nyata kerja keras bersama antara Polri, TNI, dan Pemerintah Daerah dalam melindungi masyarakat Kabupaten Cirebon dari ancaman narkotika. Kami memohon doa dan dukungan seluruh elemen masyarakat agar upaya pemberantasan narkoba dapat terus dilakukan hingga ke akar-akarnya. Perang melawan narkoba tidak bisa dilakukan sendiri, tetapi membutuhkan peran aktif seluruh lapisan masyarakat," tegasnya.

Ia juga mengajak masyarakat untuk tidak ragu melaporkan setiap aktivitas yang mencurigakan terkait penyalahgunaan maupun peredaran narkotika melalui layanan kepolisian terdekat maupun Call Center 110 agar dapat segera ditindaklanjuti.

Dukungan terhadap langkah tegas Polresta Cirebon juga datang dari Pemerintah Kabupaten Cirebon. Kasatpol PP Kabupaten Cirebon, H. Imam Ustadi, menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih dari Bupati Cirebon atas keberhasilan jajaran Polresta Cirebon dalam mengungkap berbagai kasus narkotika dan obat keras terbatas yang dinilai telah memberikan rasa aman bagi masyarakat.

Sementara itu, Dansatlak Gakkumwal Dandenpom III/3 Cirebon, Lettu Cpm Ujang Dahlan, menegaskan bahwa jajaran Polisi Militer akan terus bersinergi dengan Polri dalam memberantas peredaran gelap narkotika tanpa tebang pilih terhadap siapa pun yang terlibat.

Atas perbuatannya, para tersangka kasus sabu dan tembakau sintetis dijerat Pasal 609 ayat (1) huruf a Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang Kitab Undang-Undang Hukum Pidana sebagaimana diubah dengan Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2026 tentang Penyesuaian Pidana, dengan ancaman pidana penjara paling lama 12 tahun atau denda paling banyak Rp2 miliar.

Sedangkan 22 tersangka kasus peredaran sediaan farmasi ilegal dijerat Pasal 435 juncto Pasal 436 ayat (1) dan ayat (2) Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2023 tentang Kesehatan sebagaimana diubah dengan Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2026 tentang Penyesuaian Pidana, dengan ancaman pidana penjara hingga 12 tahun dan denda paling banyak Rp5 miliar.

Ditpolairud Polda Riau Gelar Program Unggulan ‘Sambang Nusa’ di Panipahan Kota, Bagikan 60 Paket Sembako




ROKAN HILIR – Direktorat Polisi Perairan dan Udara (Ditpolairud) Polda Riau terus berkomitmen mempererat silaturahmi sekaligus menjaga kondusifitas keamanan masyarakat pesisir. Hal ini dibuktikan melalui pelaksanaan program unggulan “Sambang Nusa Presisi” yang digelar di Kelurahan Panipahan Kota, Kecamatan Pasir Limau Kapas, Kabupaten Rokan Hilir, Kamis (23/7/2026).



Kegiatan yang berlangsung mulai pukul 09.00 hingga 11.00 WIB di halaman Kantor Lurah Panipahan Kota ini dipimpin langsung oleh PS. Kasubdit Patroliairud Ditpolairud Polda Riau, Kompol Rahmat Hidayat, S.I.K., M.H., didampingi jajaran Komandan Kapal Patroli (KPC) serta personel Ditpolairud Polda Riau.



Rangkaian acara diawali dengan sambutan dari Camat Pasir Limau Kapas, Yahya Khan, serta Lurah Panipahan Kota, Ns. Purwati, S.Keb., yang menyambut hangat inisiatif dan kepedulian jajaran Kepolisian terhadap masyarakat pesisir di wilayahnya.



Dalam kesempatan tersebut, Kompol Rahmat Hidayat menyampaikan imbauan Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Kamtibmas) serta memaparkan esensi dari program Sambang Nusa.



“Melalui program Sambang Nusa Presisi ini, kami ingin hadir langsung di tengah-tengah masyarakat pesisir. Selain untuk menjaga stabilitas keamanan wilayah perairan, kami juga ingin mendengar aspirasi masyarakat serta menyalurkan bantuan sebagai bentuk kepedulian Polri,” ujar Kompol Rahmat.



Sebagai bentuk kepedulian nyata, Ditpolairud Polda Riau menyerahkan 60 paket sembako kepada warga Kelurahan Panipahan Kota yang membutuhkan. Kegiatan ini ditutup dengan doa bersama dan sesi foto bersama seluruh jajaran Polairud, instansi pemerintah setempat, dan warga.

Melalui kegiatan ini, diharapkan tali silaturahmi dan rasa saling peduli antara aparat Kepolisian Perairan dengan masyarakat wilayah pesisir dapat terus terjalin dengan harmonis. Seluruh rangkaian kegiatan berjalan dengan lancar, aman, dan kondusif.

Dalam kegiatan Sambang Nusa, personel Ditpolairud Polda Riau turun langsung ke tengah masyarakat. Mereka tidak hanya bersilaturahmi, tetapi juga memberikan edukasi kamtibmas, bantuan sosial, serta layanan kesehatan.

Kehadiran polisi air ini disambut dengan suka cita oleh warga. Banyak masyarakat yang menyampaikan rasa terima kasih atas perhatian dan kepedulian Polri.

“Terima kasih kepada Bapak-Bapak Polisi dari Ditpolairud Polda Riau. Sudah mau datang ke kampung kami, ngobrol bareng, dan memberikan bantuan. Semoga Polri selalu dekat dengan masyarakat,” ujar salah seorang warga pesisir.

***Hobbi Pargaulan***

Petani Di Indramayu Rela Begadang Demi Sawahnya Agar Selalu Ter Airi Dan Bisa DipanenIndramayu, Sergaptarget com Petani di Kabupaten Indramayu saat ini dihadapkan pada tantangan yang berat akibat kemarau panjang yang memaksa mereka begadang hingga pagi bahkan kadang sampai 2 hari gak tidur demi memastikan sawahnya terairi. Ha ituh terlihat hampir di setiap desa di Indramayu. Dimana Saat seharusnya tidur petani justru bergantian mengawasi saluran irigasi agar air tidak berhenti sebelum mencapai petak sawah mereka masing masing.Seperti yang dialami Slamet salah satu petani, dari desa Kongsi Jaya kecamatan Widadari mengaku terpaksa harus begadang selama 2 hal ini dilakukann demi agar sawahnya terairi ini dilakukan semenjak memasuki musim kemarau karena debet air dikali menurun. Slamet menjelaskan jika lengah sedikit saja, sawah yang berada di bagian tengah maupun ujung saluran bisa tidak kebagian air karena dibelokan kesawah yang ada di depan dari pada tidak terpaneni tegasnya rabu(22/7/2026). Hal serupa bukan hanya dialami sayah tapi juga petani lainnya. Semua nembutuhkan air dari awal musim tanam yang membuat terpaksa begadang agar memperoleh air , meski jadwal pembagian air telah diberlakukan.Seperti halnya yang dialami Mian juga petani dari desa tetangga bahkan harus mengandalkan mesin pompa untuk menyedot air menuju sawahnya Namun, tidak cukup sampai disituh Setelah ia masih harus mengawal alirannya yang iya sedot agar tidak dialihkan ke lahan lain yang juga membutuhkan pasokan air.Panasnya cuaca musim kemarau saat ini membuat air di sawah cepat menguap. Petani berharap ada bantuan dari pemerintah untuk membantu mengatasi persoalan air bukan hanya melalui pengaturan jadwal giliran air, tetapi juga dapat menjaga ketersediaan air selama musim kemarau.Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kabupaten Indramayu Sugeng Heryanto mengatakan, MT 2 memang memiliki tantangan lebih besar dibanding MT 1 Karena itu, pemerintah daerah bersinergi bersama TNI, Polri, dan instansi terkait untuk terus melakukan distribusi air agar pembagiannya berjalan lebih tertib.Seperti bantuan pompanisasi dari Kementerian Pertanian dimanfaatkan untuk mendukung kebutuhan air petani di sejumlah wilayah.Meski kekeringan mulai dirasakan di beberapa daerah, Sugeng memastikan kondisi tanaman padi sejauh ini masih dapat dipertahankan belum memasuki kategori puso. Pemerintah pun tetap optimistis target produksi padi Kabupaten Indramayu sebesar 1,6 juta ton pada 2026 masih dapat diwujudkan melalui kerja sama seluruh pihak.(Nana. S)




Petani Di Indramayu Rela Begadang Demi Sawahnya Agar Selalu Ter Airi Dan Bisa Dipanen
Indramayu, Sergaptarget com  Petani di Kabupaten Indramayu saat ini dihadapkan pada tantangan yang berat akibat kemarau panjang yang memaksa mereka begadang hingga pagi bahkan kadang sampai 2 hari gak tidur demi memastikan sawahnya terairi.

 Ha ituh terlihat hampir di setiap desa di Indramayu. Dimana Saat seharusnya tidur petani justru bergantian mengawasi saluran irigasi agar air tidak berhenti sebelum mencapai petak sawah mereka masing  masing.

Seperti yang dialami Slamet salah satu petani, dari desa Kongsi Jaya kecamatan Widadari mengaku terpaksa harus begadang selama 2  hal ini dilakukann demi agar sawahnya terairi  ini dilakukan semenjak memasuki musim kemarau karena debet air dikali  menurun. Slamet menjelaskan jika lengah sedikit saja, sawah yang berada di bagian tengah maupun ujung saluran bisa tidak kebagian air karena dibelokan kesawah yang ada di depan  dari pada tidak terpaneni tegasnya rabu
(22/7/2026).

 Hal serupa bukan hanya dialami sayah tapi juga  petani lainnya. Semua nembutuhkan  air  dari awal musim tanam yang  membuat terpaksa begadang agar  memperoleh air , meski jadwal pembagian air telah diberlakukan.

Seperti halnya yang dialami Mian juga petani dari desa tetangga bahkan harus mengandalkan mesin pompa untuk menyedot air  menuju sawahnya Namun,  tidak cukup sampai disituh Setelah ia masih harus mengawal alirannya yang iya sedot agar tidak dialihkan ke lahan lain yang juga membutuhkan pasokan air.

Panasnya cuaca musim kemarau saat ini  membuat air di sawah  cepat menguap. 

Petani berharap ada bantuan dari pemerintah untuk membantu mengatasi persoalan air bukan  hanya melalui pengaturan jadwal giliran air, tetapi juga dapat menjaga ketersediaan air selama musim kemarau.

Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kabupaten Indramayu Sugeng Heryanto mengatakan, MT 2 memang memiliki tantangan lebih besar dibanding MT 1 Karena itu, pemerintah daerah bersinergi  bersama TNI, Polri, dan instansi terkait untuk terus melakukan  distribusi air agar pembagiannya berjalan lebih tertib.

Seperti bantuan pompanisasi dari Kementerian Pertanian dimanfaatkan untuk mendukung kebutuhan air petani di sejumlah wilayah.

Meski kekeringan mulai dirasakan di beberapa daerah, Sugeng memastikan kondisi tanaman padi sejauh ini masih dapat dipertahankan  belum memasuki kategori puso. Pemerintah pun tetap optimistis target produksi padi Kabupaten Indramayu sebesar 1,6 juta ton pada 2026 masih dapat diwujudkan melalui kerja sama seluruh pihak.

(Nana. S)

Pemkab Rokan Hulu Mantapkan Persiapan Penilaian Indeks Kualitas Kebijakan (IKK) Tahun 2026



Rokan Hulu  – Pemerintah Kabupaten Rokan Hulu menggelar Rapat Persiapan Penilaian Indeks Kualitas Kebijakan (IKK) Tahun 2026. Rapat dipimpin langsung oleh Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah Rokan Hulu, Drs. H. Yusmar, M.Si, di Ruang Rapat Lantai III kantor Bupati Rokan Hulu, Selasa (21/07/2026).


Kegiatan ini dihadiri juga oleh perwakilan Bapperida, Bagian Hukum, Bagian Organisasi, Inspektorat, dan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait.

Pertemuan ini difokuskan pada pemilihan dan pemantapan sampel produk hukum daerah baik Peraturan Daerah (Perda) maupun Peraturan Bupati (Perbup) yang akan diajukan ke dalam sistem penilaian Lembaga Administrasi Negara (LAN).



Dalam arahannya, Pj Sekda Yusmar menekankan bahwa kebijakan yang diajukan harus memenuhi kriteria utama LAN, yaitu telah diimplementasikan minimal satu hingga tiga tahun, memiliki dampak langsung dan nyata terhadap masyarakat, serta berbeda dari produk hukum yang telah dinilai pada tahun-tahun sebelumnya.



"Kita harus cermat memilih produk hukum yang benar-benar siap dan memiliki bukti pendukung (evidence) yang lengkap, mulai dari tahap perencanaan, naskah akademik, pelaksanaan, hingga evaluasi kebijakan," tegas Yusmar.

Dalam rapat tersebut, terdapat tiga Perbup yang masuk dalam bahan pembahasan awal:
Perbup No. 61 Tahun 2023 tentang Penyelenggaraan Mal Pelayanan Publik (MPP).

Perbup No. 19 Tahun 2025 tentang Penyelenggaraan Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) bagi Pekerja Bukan Penerima Upah dan Bukan Pekerja. 

Perbup No. 6 Tahun 2025 tentang Pola Tata Kelola BLUD Air Bersih.

Dari ketiga usulan tersebut, Perbup MPP dan Perbup JKN dinilai telah memenuhi syarat dan siap diajukan. Namun, untuk Perbup Pola Tata Kelola BLUD Air Bersih, tim memutuskan untuk melakukan evaluasi ulang dan mencari opsi pengganti yang lebih siap secara implementasi maupun kelengkapan dokumen.

Pj Sekda menginstruksikan Bagian Hukum, Bapperida, dan Bagian Organisasi untuk segera merumuskan produk hukum pengganti dalam waktu singkat. Setelah daftar produk hukum disepakati secara final, Inspektorat akan melakukan peninjauan (review) terhadap seluruh bukti fisik sebelum diunggah ke aplikasi LAN.

Dengan persiapan yang terstruktur dan sinergi antar-OPD, Pemerintah Kabupaten Rokan Hulu optimistis dapat meraih nilai Indeks Kualitas Kebijakan yang maksimal pada tahun 2026 

**Hobbi Pargaulan**" 

Lapas Pasir Pangarayan Laksanakan Upacara Peringatan Hari Anak Nasional Tahun 2026




Pasir Pengaraian - Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Pasir Pangarayan melaksanakan Upacara Peringatan Hari Anak Nasional (HAN) Tahun 2026 di Lapangan Lapas Kelas IIB Pasir Pangarayan, Kamis (23/07). Upacara berlangsung dengan khidmat dan diikuti oleh jajaran pejabat struktural, pegawai, mahasiswa magang, serta warga binaan sebagai bentuk dukungan terhadap peringatan Hari Anak Nasional Tahun 2026 di lingkungan Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan.



Bertindak sebagai Inspektur Upacara, Kepala Kesatuan Pengamanan Lembaga Pemasyarakatan (Ka. KPLP) Veazanol Kosuma yang membacakan amanat Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Republik Indonesia.



Dalam amanat tersebut disampaikan bahwa Hari Anak Nasional ke-42 Tahun 2026 mengangkat tema utama "Sayang Anak, Lindungi dan Bangun Masa Depan." Tema ini bukan sekadar slogan, melainkan penegasan bahwa setiap anak adalah pribadi yang berharga, dihormati, dan didengar pendapatnya. Anak bukan sekadar objek pembangunan, melainkan subjek pembangunan yang memiliki hak untuk berpartisipasi sesuai dengan usia dan tingkat kematangannya. Lindungi adalah kewajiban seluruh pihak untuk memastikan anak terbebas dari kekerasan, eksploitasi, penelantaran, diskriminasi, perkawinan anak, perundungan, baik di dunia nyata maupun ruang digital.

Selain itu, Menteri juga menegaskan bahwa perlindungan anak tidak dapat diwujudkan oleh pemerintah semata, melainkan membutuhkan kolaborasi seluruh elemen bangsa. Melalui semangat kebersamaan, diharapkan seluruh pihak dapat terus memperkuat komitmen dalam memberikan perlindungan dan memastikan terpenuhinya hak-hak anak sebagai generasi penerus bangsa.

Melalui peringatan Hari Anak Nasional Tahun 2026 ini, diharapkan semakin tumbuh kepedulian bersama terhadap pemenuhan hak dan perlindungan anak, sehingga tercipta lingkungan yang aman, ramah, dan mendukung tumbuh kembang anak Indonesia secara optimal.

***Hobbi Pargaulan***

Polindra Gelar Rapat Senat Terbuka Terkait Pemilihan Direktur Baru Periode 2026 - 2030


Indramayu, Sergaptarget.com  Politeknik Negeri Indramayu (Polindra)  secara resmi menggelar Rapat Senat Terbuka dalam rangka agenda penyampaian visi, misi, dan program kerja bakal calon Direktur Politeknik Negeri Indramayu periode 2026–2030, Rabu (22/7/2026).

Kegiatan ini  yang dimulai pukul 08.30 WIB hingga selesai, bertempat di Lantai 7 Gedung Student Center, Kampus Politeknik Negeri Indramayu mendapat sorotan civitas akademika.

Pemilihan diikuti oleh
Empat Kandidat Terbaik dan Siap Adu Gagasan
Dalam bursa Ke empat kandidat ini siap memaparkan arah kebijakan, strategi pengembangan, serta program kerja unggulan untuk membawa Polindra melangkah lebih maju dalam empat tahun ke depan.

Keempat bakal calon direktur tersebut masing-masing adalah:
Direktur Rofan Aziz Tekankan Semangat PersatuanRaih Nilai 97,89, Pelayanan Dinas Pendidikan Kabupaten Ciamis Masuk Kategori Sangat Baik pada Triwulan II 2026
Rofan Aziz, S.T., M.T.

Ahmad Lubis Ghozali, S.Kom., M.Kom.

Dedi Suwandi, S.ST., M.T.

Badruzzaman, S.ST., M.T.

Rapat Senat Terbuka ini merupakan tahapan yang sangat strategis dalam rangkaian proses Pemilihan Direktur Polindra. Melalui forum terbuka ini, setiap kandidat memperoleh ruang seluas-luasnya untuk mempresentasikan visi kepemimpinan, komitmen peningkatan mutu pendidikan vokasi, penguatan hilirisasi riset, serta perluasan jaringan kerja sama strategis dengan dunia usaha dan dunia industri (DUDI).

Penyampaian gagasan secara terbuka ini dirancang untuk memberikan ruang transparansi seluas-luasnya, sehingga seluruh civitas akademika dapat menilai secara objektif kapasitas, integritas, dan komitmen masing-masing bakal calon terhadap kemajuan institusi,
sekaligus menjadi wujud nyata komitmen Polindra dalam menghadirkan proses demokrasi kampus yang transparan, akuntabel, objektif, dan berorientasi penuh pada mutu pendidikan tinggi vokasi.

Bagi para dosen, tenaga kependidikan, mahasiswa, maupun masyarakat luas yang berhalangan hadir langsung di lokasi acara, pihak panitia penyelenggara tetap memfasilitasi partisipasi publik dengan menyediakan akses siaran langsung (live streaming) melalui kanal resmi YouTube Politeknik Negeri Indramayu.

Dengan estafet kepemimpinan baru Polindra diharapkan mampu melahirkan sosok nakhoda tangguh yang dapat memperkuat tata kelola kelembagaan, mendongkrak kualitas tridarma perguruan tinggi, serta membawa Polindra bertransformasi menjadi perguruan tinggi vokasi yang semakin unggul, inovatif, dan berdaya saing di kancah nasional maupun global. 

(Nana. S)

Rabu, 22 Juli 2026

Wujudkan Kondusif Diwilayah Jebres, Piket Koramil 04/Jebres Melaksanakan Patroli Malam Bersama Linmas


Uploaded Image

Surakarta - Guna menciptakan Kondusifitas wilayah dan rasa nyaman bagi warga masyarakat, Piket Koramil 04/Jebres Koptu Rudy Gunawan melaksanakan Patroli malam di seputaran wilayah Kecamatan Jebres Kota Surakarta. Rabu ( 22/07/2026 ) Pkl 21.00 Wib s.d selesai.

"Patroli malam dilakukan secara rutin oleh piket koramil dengan sasaran objek vital pemerintahan dan tempat-tempat yang dianggap rawan dari tindak kejahatan dan kriminal di wilayah kecamatan Jebres."tegas Koptu Rudy disela-sela pelaksanaan kegiatan patroli.

"Dalam patroli tersebut, kami selalu mengajak masyarakat untuk senantiasa menjaga keamanan  lingkungan dari tindak kejahatan yang dapat merugikan warga masyarakat dan juga harus tanggap terhadap perkembangan situasi lingkungan di sekitar wilayahnya."ujarnya.

Penulis : Arda 72

Batang,23 Juli 2026PEMDA BATANG FOKUS TERTIBKAN DAN PERINDAH FASILITAS PUBLIK


Pemerintah Kabupaten Batang Yang kini Menjadi Salah Satu Magnet Ekonomi Nasional Dengan Adanya KITB ( Kawasan Industri  Terpadu Batang ) dan BIP ( Batang Industrial Park )Terus Berbenah, Apalagi dengan Kenaikan Status Polres Menjadi Polresta ini Membuktikan Bahwa Kabupaten Batang Kini Sedang Bergerak Sangat Dinamis, Tentu Dinamika dg Segala Konsekuensinya Perlu Direspon Secara Cepat dan Tepat Baik Potensi Akan Munculnya Tindak Kriminal dengan Modus Yang Semakin Canggih Oleh Polresta Maupun Revitalisasi Pembenahan dan Pembangunan Sarana  Area Publik Yang Sudah Tidak Layak Oleh Pemda.

Salah Satu Area Publik Yang Dibenahi Secara Total Diantaranya Adalah Warung Warung Yang Berlokasi di Depan RSUD Batang , Kondisinya sudah sangat tidak layak dan kumuh ,untuk itu Pemerintah Kabupaten Batang Melalui OPD Terkait Setelah Melalui Proses Sosialisasi dan Pendekatan Persuasif Melakukan Pembongkaran Total.

Pembongkaran ini Tidak Dimaksudkan untuk Melarang Orang Berjualan ,Tapi Agar Area Publik ini Tertata Rapi,Asri dan Cantik dan Seiring dengan Proses Revitalisasi Area Publik ini Para Pedagang Oleh Disperindagkop Dipindah Ke area Pujasera yg berlokasi di Selatan Gedung RSUD Batang.

Diharapkan Nantinya Setelah Revitalisasi Area Publik ini Jadi Maka Area ini Akan Menjadi Tempat Yang Asri Memadukan Antara Keindahan, Kebersihan dan  Area Kuliner Yang Representatif. ( Jurnalis M.Subhan ,SH )

Nobar Final Piala Dunia di Alun-Alun Indramayu Sekda Ahmad Syadali Larut Bersama Masyarakat




Nobar Final Piala Dunia di Alun-Alun Indramayu Sekda Ahmad Syadali Larut Bersama Masyarakat
Indramayu, Sergaptarget.com  Euforia final Piala Dunia 2026 turut dirasakan oleh masyarakat Kabupaten Indramayu. Melalui event Nonton Bareng (Nobar) Final Sepak Bola Piala Dunia 2026 yang digelar Pemerintah Kabupaten Indramayu di Videotron Alun-Alun Indramayu, Senin (20/7/2026) dini hari, masyarakat dapat menyaksikan secara langsung olahraga terpopuler di planet bumi ini.

Nobar yang diselenggarakan oleh Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Indramayu ini menjadi ruang hiburan dan kebersamaan bagi masyarakat untuk menyaksikan laga final Piala Dunia 2026 antara Spanyol dan Argentina.

Sejak Minggu (19/7/2026) malam, suasana Alun-Alun Indramayu telah diramaikan berbagai hiburan. Masyarakat disuguhi penampilan live music dari band lokal dengan dipandu host lokal, serta berbagai prize menarik.

Antusiasme masyarakat yang hadir turut menciptakan aktivitas ekonomi di sekitar lokasi acara. Kehadiran warga dalam jumlah besar memberikan peluang bagi pelaku UMKM dan pedagang untuk meningkatkan penjualan selama rangkaian kegiatan nobar berlangsung.

Dalam pesannya yang singkat, Pj. Sekretaris Daerah Kabupaten Indramayu, Ahmad Syadali, mengatakan bahwa kegiatan Nobar di Alun-Alun sangat positif. Selain mendekatkan diri dengan masyarakat, agenda ini juga dapat mensosialisasikan betapa pentingnya olahraga.

"Kita sering mendengar istilah memasyarakatkan olahraga dan mengolahragakan masyarakat. Dengan event seperti ini, diharapkan pesan-pesan atau nilai-nilai dalam olahraga dapat tersampaikan kepada masyarakat," katanya.

Pesan-pesan yang dimaksud, jelas Syadali, selain dapat menyehatkan tubuh, olahraga juga dapat menyegarkan pikiran.

"Dengan berolahraga, badan kita menjadi sehat dan kuat, pikiran menjadi lapang, hati juga menjadi senang," katanya.

Sementara itu, dari kawasan Alun-Alun, Nobar final piala dunia berlangsung dengan tertib. Masyarakat yang sejak sore hari menunggu final event 4 tahun sekali itu tampak antusias.

Mereka mulai memadati Alun-Alun Indramayu sejak pukul 01.45 WIB dini hari. Warga berbaur dengan para pejabat seperti Dandim 0616 Indramayu, Polres Indramayu, Ketua DPRD Indramayu, Kepala Satuan Kerja Perangkat Daerah Kabupaten Indramayu, Pimpinan BJB Indramayu, Pimpinan Perumdam Tirta Dharma Ayu, Direktur PT BWI, dan Direktur BIMJ Balongan yang juga ikut menyaksikan final sepak bola piala dunia.

Selain di Alun-Alun Indramayu, Pemerintah Kabupaten Indramayu juga menyediakan sejumlah titik nobar lainnya seperti di eks Kawedanan Karangampel, Jatibarang, Losarang, Kandanghaur, dan Haurgeulis. Untuk Eks Kawedanan Indramayu, lokasinya berada di Kecamatan Sindang. Tujuannya agar masyarakat dapat menikmati kemeriahan secara bersama-sama.

Melalui kegiatan tersebut, Pemkab Indramayu tidak hanya menghadirkan hiburan gratis bagi masyarakat, tetapi juga mendorong terciptanya ruang publik yang mampu mempererat kebersamaan sekaligus menggerakkan perputaran ekonomi masyarakat dan pelaku UMKM.

(Nana. S)

DPC LSM Penjara Rohul Silaturahmi ke SDN 018 Ujung Batu, Soroti Kondisi Gedung Rusak




ROKAN HULU – Dewan Pimpinan Cabang Lembaga Swadaya Masyarakat Pemantau Kinerja Aparatur Negara ( DPC LSM Penjara ) Kabupaten Rokan Hulu melakukan kunjungan silaturahmi ke SDN 018 Ujung Batu, Dusun Sangkir, Desa Ngaso, Kecamatan Ujung Batu, Rabu (22/7/2026).

Kedatangan rombongan disambut langsung Kepala Sekolah SDN 018 Ujung

Batu, Leni, http://S.Pd.SD. Turut hadir Ketua DPC LSM Penjara Rohul Bistok Sihombing, Sekretaris Hobbi Pargaulan, dan Humas Isman.

Dalam kunjungan tersebut, rombongan meninjau langsung kondisi ruang kelas. Beberapa lokal dinilai sudah tidak layak pakai. Kaca jendela banyak yang pecah, sebagian ditambal dengan tripleks bekas. Plafon dan atap bangunan juga mengalami kerusakan.

“SDN kami ini sekolah paling pinggir. Sejak berdiri 2008 sampai hari ini, sudah beberapa kali kami ajukan proposal untuk perawatan, tapi tidak semua diterima. Hal ini membuat pembangunan dan perawatan sekolah tidak sesuai harapan,” ujar Leni.

Ia menambahkan, proposal terakhir yang diajukan ke Dinas Pendidikan hingga saat ini belum ada kejelasan.  
“Proposal yang kami ajukan ke dinas terakhir ini belum ada juga kabarnya, apakah diterima atau tidak. Kita bersabar saja,” jelas Leni.


Menanggapi hal itu, Ketua DPC LSM Penjara Rohul Bistok Sihombing menyatakan akan menindaklanjuti aspirasi pihak sekolah ke instansi terkait.  
“Kami akan coba komunikasi ke dinas terkait pengajuan proposal ibu. Semoga kabarnya baik dari dinas ya Bu,” kata Bistok.

Kunjungan diakhiri dengan sesi foto bersama.

***H Manurung***