Sergap Target

Berita Terkini

Satbinmas Polres Indramayu Kumpulkan Puluhan Pelajar dan Orang Tua di Indramayu, Ada Apa ?

Indramayu, Sergaptarget.com  Sebanyak 46 siswa SMP Negeri 1 Sindang, Kabupaten Indramayu, mendapat pembinaan dari Sat Binmas Pol...

Postingan Populer

Selasa, 13 Oktober 2026

Satbinmas Polres Indramayu Kumpulkan Puluhan Pelajar dan Orang Tua di Indramayu, Ada Apa ?




Indramayu, Sergaptarget.com  Sebanyak 46 siswa SMP Negeri 1 Sindang, Kabupaten Indramayu, mendapat pembinaan dari Sat Binmas Polres Indramayu Polda Jabar, Selasa (13/10/2026). 

Para orang tua siswa juga dihadirkan untuk bersama-sama membahas persoalan kenakalan remaja, mulai dari konvoi sepeda motor hingga risiko penyalahgunaan Obat keras Tertentu (OKT).

Kegiatan yang berlangsung di salah satu sekolahan di wilayah Kecamatan Sindang itu menjadi ruang dialog antara kepolisian, pihak sekolah, dan orang tua dalam mencari langkah pencegahan agar para pelajar tidak terjerumus dalam perilaku yang membahayakan diri sendiri maupun orang lain.

“Pembinaan tersebut dilakukan menyusul adanya perhatian terhadap perilaku sejumlah pelajar, termasuk aktivitas konvoi sepeda motor yang tidak tertib di jalan umum,” kata Kapolres Indramayu AKBP Prianggo P. M. melalui Kasat Binmas Polres Indramayu IPTU Tasim 

Menurut Kasat Binmas, persoalan kenakalan remaja tidak bisa ditangani hanya oleh sekolah atau kepolisian. Keterlibatan keluarga menjadi bagian penting karena aktivitas anak di luar lingkungan sekolah juga membutuhkan perhatian dan pengawasan orang tua.

"Kami sengaja mengundang para orang tua siswa untuk duduk bersama di aula ini guna menyamakan persepsi. Pengawasan anak di luar jam sekolah merupakan tanggung jawab orang tua," ujar IPTU Tasim kepada wartawan.

Ia menjelaskan, para orang tua perlu lebih mengenali lingkungan pergaulan anak-anak mereka, termasuk memperhatikan aktivitas saat pulang sekolah maupun ketika berkumpul bersama teman. Hal itu penting untuk mencegah keterlibatan pelajar dalam aktivitas berisiko, seperti konvoi kendaraan secara ugal-ugalan, geng motor, hingga tawuran antar pelajar.

"Kami memberikan edukasi agar orang tua lebih peka memantau pergaulan anak, sehingga mereka tidak terlibat geng motor, konvoi yang membahayakan, maupun tawuran," katanya.

Tak hanya membahas kenakalan remaja, IPTU Tasim juga menyoroti kebiasaan anak di bawah umur yang mengendarai sepeda motor di jalan raya.

Ia mengingatkan bahwa pengendara wajib memenuhi persyaratan usia dan memiliki surat izin mengemudi (SIM) sesuai ketentuan yang berlaku. Karena itu, orang tua diminta tidak membiarkan anak yang belum memenuhi persyaratan mengendarai sepeda motor di jalan umum.

"Anak-anak yang belum cukup umur dan belum memiliki SIM tidak boleh mengendarai sepeda motor di jalan umum. Ini menyangkut keselamatan mereka sendiri maupun pengguna jalan lainnya," tegasnya.

Selain keselamatan berlalu lintas, pembinaan juga menyoroti bahaya penyalahgunaan obat keras tertentu, seperti Tramadol, Trihexyphenidyl , Hexymer.

IPTU Tasim mengingatkan, penggunaan obat-obatan tersebut tanpa indikasi medis dan pengawasan dokter dapat menimbulkan risiko kesehatan serius, termasuk ketergantungan dan gangguan fungsi tubuh.

Menurutnya, orang tua perlu lebih peka terhadap perubahan perilaku anak, sekaligus membangun komunikasi yang terbuka agar remaja tidak mudah terpengaruh ajakan mengonsumsi obat secara sembarangan.

"Kami mengimbau para orang tua untuk jeli melihat perubahan perilaku anak guna mengantisipasi penyalahgunaan obat keras tertentu yang dapat membahayakan kesehatan dan masa depan mereka," ujarnya.

IPTU Tasim menegaskan, pembinaan tersebut tidak dimaksudkan untuk memberi cap buruk kepada para siswa, melainkan mengajak mereka memahami konsekuensi dari perilaku berisiko.

Ia berharap sekolah dan orang tua dapat terus membangun komunikasi dengan kepolisian apabila menemukan gejala kenakalan remaja yang membutuhkan pendampingan.

Menurutnya, pendekatan dialogis dan edukatif perlu diutamakan agar para pelajar memiliki kesempatan memperbaiki perilaku serta lebih fokus pada pendidikan.

"Jika menemukan indikasi kenakalan remaja, segera lakukan pendekatan dialogis yang mendidik. Mari kita jalin komunikasi antara kepolisian, sekolah, dan orang tua agar anak-anak dapat tumbuh menjadi generasi yang lebih baik," katanya.

Melalui pembinaan tersebut, pihaknya berharap terbangun kesadaran bersama untuk meningkatkan pengawasan, memperkuat pendidikan karakter, dan menciptakan lingkungan pergaulan yang aman bagi para pelajar.

Terpisah, Kasi Humas Polres Indramayu AKP Tarno kembali mengimbau masyarakat agar tidak ragu memanfaatkan layanan Lapor Pak Polisi - Siap Mas Indramayu melalui WhatsApp 081999700110 atau Call Center 110 apabila menemukan adanya tindak kriminalitas maupun gangguan kamtibmas di lingkungan sekitarnya.

(Nana. S)

Tingkatkan Keterampilan Warga Binaan, Kalapas Pasir Pangarayan Berikan Pelatihan Pembuatan Sabun Cuci Piring




PASIR PANGARAYAN – Kepala Lembaga Pemasyarakatan (Kalapas) Kelas IIB Pasir Pangarayan, Efendi P. Purba, secara langsung memberikan pelatihan pembuatan sabun cuci piring kepada Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP), Senin (12/10/2026). Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya meningkatkan keterampilan dan mengembangkan pembinaan kemandirian warga binaan agar memiliki bekal yang bermanfaat setelah menyelesaikan masa pidana.



Dalam kegiatan tersebut, Kalapas memberikan arahan dan pelatihan mengenai proses pembuatan sabun cuci piring. Melalui praktik secara langsung, warga binaan diharapkan dapat memahami tahapan pembuatan produk serta mengembangkan kemampuan yang berpotensi menjadi peluang usaha ketika kembali ke tengah masyarakat.



Kalapas Kelas IIB Pasir Pangarayan, Efendi P. Purba, menyampaikan bahwa pelatihan ini merupakan bentuk komitmen pihaknya dalam menghadirkan program pembinaan yang produktif dan bermanfaat bagi warga binaan.

“Melalui pelatihan pembuatan sabun cuci piring ini, kami ingin membekali warga binaan dengan keterampilan yang dapat mereka manfaatkan setelah bebas nanti. Kami berharap ilmu yang diperoleh dapat dikembangkan menjadi peluang usaha, sehingga mereka lebih mandiri dan siap kembali berkontribusi positif di tengah masyarakat,” ujar Efendi.

Ia menambahkan bahwa pembinaan kemandirian tidak hanya berfokus pada keterampilan teknis, tetapi juga mendorong tumbuhnya kreativitas, kedisiplinan, dan kepercayaan diri warga binaan dalam menghasilkan produk yang memiliki nilai guna.

Kegiatan ini menjadi salah satu wujud komitmen Lapas Kelas IIB Pasir Pangarayan dalam mengoptimalkan pembinaan bagi warga binaan melalui kegiatan yang produktif dan berorientasi pada peningkatan kemampuan. Dengan adanya pelatihan tersebut, diharapkan warga binaan dapat memiliki keterampilan yang menjadi modal untuk membangun kehidupan yang lebih baik setelah kembali ke masyarakat.

Melalui program pembinaan yang berkelanjutan, Lapas Kelas IIB Pasir Pangarayan terus berupaya mewujudkan pemasyarakatan yang memberikan manfaat nyata, sekaligus mendukung proses reintegrasi sosial warga binaan agar dapat kembali menjadi anggota masyarakat yang mandiri dan produktif.

***Hobbi Pargaulan***

Kalapas Pasir Pangarayan Hadiri Apel Hari Jadi ke-27 Kabupaten Rokan Hulu, Teguhkan Sinergi dan Semangat Pengabdian




PASIR PANGARAYAN – Kepala Lembaga Pemasyarakatan (Kalapas) Kelas IIB Pasir Pangarayan, Efendi P. Purba, bersama Ketua Dharma Wanita Persatuan (DWP) Lapas Pasir Pangarayan, Rina Efendi, menghadiri Apel Peringatan Hari Jadi ke-27 Kabupaten Rokan Hulu yang digelar di halaman Kantor Bupati Rokan Hulu, Senin (12/10/2026).





Apel peringatan tersebut dihadiri langsung oleh Bupati Rokan Hulu, Anton, Wakil Bupati Rokan Hulu, H. Syafaruddin Poti, serta unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) dan tamu undangan lainnya.




Kehadiran Kalapas Pasir Pangarayan dalam kegiatan ini menjadi bentuk dukungan terhadap peringatan hari jadi Kabupaten Rokan Hulu sekaligus mempererat sinergi dan koordinasi antarlembaga dalam mendukung pembangunan daerah.

Dalam momentum Hari Jadi ke-27 Kabupaten Rokan Hulu, Kalapas Efendi P. Purba menyampaikan ucapan selamat serta harapan agar Kabupaten Rokan Hulu semakin maju, sejahtera, dan mampu memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat.

“Selamat Hari Jadi ke-27 Kabupaten Rokan Hulu. Semoga Kabupaten Rokan Hulu semakin maju, semakin sejahtera, serta terus berkembang menjadi daerah yang unggul dan berdaya saing. Momentum ini hendaknya menjadi semangat bagi kita semua untuk terus memperkuat kebersamaan, meningkatkan sinergi, dan memberikan pengabdian terbaik bagi masyarakat,” ujar Efendi P. Purba.

Ia juga berharap sinergi antara jajaran Lapas Pasir Pangarayan dengan Pemerintah Kabupaten Rokan Hulu serta seluruh unsur Forkopimda dapat terus terjalin dengan baik, khususnya dalam mendukung terciptanya situasi daerah yang aman, tertib, dan kondusif.

Peringatan Hari Jadi ke-27 Kabupaten Rokan Hulu ini menjadi momentum untuk memperkuat persatuan, meningkatkan semangat pembangunan, serta mendorong kolaborasi seluruh elemen dalam mewujudkan Kabupaten Rokan Hulu yang semakin maju dan sejahtera.

***Hobbi pargaulan**"

Kehadiran Satgas TMMD Dongkrak Aktivitas Ekonomi Warga Cupunagara

(Subang) - Kehadiran Satgas TMMD ke-130 Kodim 0605/Subang di Desa Cupunagara, Kecamatan Cisalak, turut membawa dampak bagi aktivitas ekonomi warga. Jajang, pedagang bakso yang juga menjabat sebagai Ketua RW 03 Desa Cupunagara, mengaku dagangannya lebih cepat habis seiring ramainya aktivitas di lingkungan tempatnya berjualan, Rabu (14/10/2026).

Bagi Jajang, meningkatnya keramaian di sekitar tempatnya berdagang menjadi peluang tersendiri bagi usaha kecil yang dijalaninya. Kehadiran anggota Satgas TMMD yang beraktivitas dan berbaur dengan masyarakat turut menambah dinamika kehidupan warga selama program berlangsung.

“Alhamdulillah, sejak ada anggota Satgas TMMD di sini, kampung jadi lebih ramai. Jualan bakso juga lebih cepat habis. Kami sebagai pedagang tentu merasa senang, mudah-mudahan kegiatan seperti ini membawa manfaat bagi warga,” ujar Jajang.

Danki Satgas TMMD ke-130 Kodim 0605/Subang, Letda Inf Anggriawan Rizki, mengatakan bahwa kehadiran Satgas di tengah masyarakat diharapkan dapat memberikan manfaat nyata, termasuk melalui interaksi sosial yang turut mendukung aktivitas perekonomian warga.

“TMMD tidak hanya berfokus pada pembangunan infrastruktur, tetapi juga memperkuat kebersamaan TNI dengan masyarakat. Kami berharap kehadiran Satgas dapat memberikan manfaat positif bagi warga, termasuk pelaku usaha kecil di wilayah sasaran,” ujarnya.

Kehadiran Satgas TMMD menjadi salah satu bagian dari aktivitas masyarakat yang berlangsung selama program pembangunan desa. Interaksi antara prajurit dan warga juga membuka ruang kebersamaan yang memperkuat hubungan sosial di lingkungan setempat.

Melalui TMMD ke-130, Kodim 0605/Subang berupaya mendukung pembangunan desa sekaligus mempererat kemanunggalan TNI dengan rakyat. Dengan demikian, manfaat program diharapkan dapat dirasakan masyarakat, baik melalui pembangunan fisik maupun tumbuhnya aktivitas sosial dan ekonomi di Desa Cupunagara. Uploaded Image

TMMD ke-130 Buka Akses Jalan, Petani Berharap Aktivitas Makin Lancar

(Subang) -  Rabu (14/10/2026). Bagi Ibu Anik, warga Kampung Babakan Loa RT 01 RW 06, Desa Cupunagara, Kecamatan Cisalak, Kabupaten Subang, mengolah kebun sayuran merupakan bagian dari kesehariannya. Akses menuju lahan pertanian menjadi hal penting untuk menunjang aktivitas tersebut.

Jalan yang memadai diharapkan dapat memudahkan petani menuju lahan sekaligus membawa hasil panen. Karena itu, pembukaan jalan baru menjadi salah satu sasaran fisik TMMD ke-130 Kodim 0605/Subang di Desa Cupunagara.

Komandan Satgas TMMD ke-130, Letkol Czi Deny Widi Anggoro, S.H., M.Han., menjelaskan bahwa pembukaan jalan sepanjang 1.500 meter dengan lebar 4 meter tersebut ditujukan untuk membuka akses dan mendukung mobilitas masyarakat.

“Pembukaan jalan ini diharapkan dapat mempermudah mobilitas masyarakat sekaligus mendukung aktivitas warga yang selama ini membutuhkan akses jalan yang lebih baik,” ujarnya.

Bagi Ibu Anik, akses yang lebih mudah diharapkan dapat membantu aktivitasnya menuju kebun sayuran.

“Kalau akses jalannya lebih mudah, tentu kami berharap perjalanan ke kebun dan membawa hasil sayuran bisa lebih lancar,” ungkapnya.

Kepala Desa Cupunagara, Wahidin Hidayat, mengatakan bahwa akses jalan yang memadai penting bagi warga, termasuk petani, karena menunjang mobilitas dan kegiatan ekonomi masyarakat.

Melalui sasaran pembukaan jalan ini, TMMD ke-130 diharapkan dapat mendukung aktivitas pertanian sekaligus meningkatkan kemudahan mobilitas masyarakat Desa Cupunagara. Uploaded Image

Satu Unit Mobil Box Membawa Eskrim Terbakar Dijalan Pantura Patrol






Indramayu, Sergaptarget.com Sebuah mobil box membawa ice cream terbakar di jalur Pantura Patrol diduga akibat Konsleting listrik.

Dalam peristiwa tersebut tidak ada  korban jiwa maupun luka-luka.Dalam peristiwa  terjadi pada Selasa 13 Oktober 2026 sekitar pukul 12.15 wib Saat mobil tersebut sedang berjalan.

Api diduga berasal dari bagian mesin mobil dan membakar ke bagian depan mobil.

Setelah mendapatkan informasi dari warga sekitar tim pemadam kebakaran Mako Patrol langsung menuju ke lokasi untuk memadamkan api.

"Kami menurunkan dua unit mobil untuk membantu proses pemadaman   proses   berjalan lancar tanpa hambatan.

Diperkirakan total kerugian   mencapai kurang lebih Dua Ratus Juta Rupiah.

(Nana. S)

Kesigapan Petugas dan Warga Berhasil Padamkan Kebakaran Lahan di Kedawung


Cirebon Kota - Kesigapan aparat kepolisian bersama TNI, petugas pemadam kebakaran, dan warga dalam menangani kebakaran lahan kosong milik Hotel Apita Cirebon di Blok Cideng Raya Bougenvile, Desa Kertawinangun, Kecamatan Kedawung, Kabupaten Cirebon, Selasa (13/10/2026), berhasil mencegah api meluas ke area sekitarnya setelah kejadian diketahui sekitar pukul 13.40 WIB.

Pengecekan tempat kejadian perkara dilakukan oleh jajaran Polsek Kedawung setelah menerima laporan kebakaran. Kapolsek Kedawung Kompol Ahmad Nasori, S.H., bersama personel piket fungsi segera mendatangi lokasi untuk memastikan kondisi di lapangan sekaligus berkoordinasi dengan unsur terkait dalam penanganan kejadian tersebut.

Kebakaran pertama kali diketahui oleh saksi bernama Agus Faqih, 49 tahun, yang bekerja sebagai buruh harian lepas. Saat menjalankan tugas pengawasan di kolam renang Hotel Apita, saksi melihat kepulan asap dari lahan kosong yang digunakan sebagai tempat pembuangan sampah, kemudian memeriksa sumber asap dan mendapati api telah membakar area tersebut.

Mengetahui kejadian itu, warga sekitar turut memberikan informasi kepada pihak terkait sehingga penanganan dapat segera dilakukan. Personel Polsek Kedawung bersama anggota TNI dari Koramil setempat, petugas Pemadam Kebakaran Kabupaten Cirebon, serta masyarakat bergerak melakukan upaya pemadaman untuk mengendalikan api dan mengantisipasi kemungkinan rambatan ke lingkungan sekitar.

Petugas pemadam kebakaran Kabupaten Cirebon mengerahkan satu unit mobil pemadam untuk menangani kebakaran tersebut. Berkat koordinasi dan kesigapan seluruh unsur yang terlibat, api berhasil dipadamkan sekitar pukul 14.00 WIB, atau kurang lebih 20 menit setelah waktu kejadian dilaporkan.

Setelah api berhasil dikendalikan, personel kepolisian melaksanakan pengecekan tempat kejadian perkara, meminta keterangan saksi, mengumpulkan informasi terkait penyebab kebakaran, serta mendokumentasikan kondisi lokasi. Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan situasi di lapangan sekaligus memperoleh gambaran mengenai awal mula terjadinya kebakaran.

Berdasarkan keterangan awal, kebakaran diduga dipicu aktivitas pembakaran sampah oleh warga yang tidak diawasi sehingga api merambat ke lahan kosong. Meski demikian, penyebab tersebut masih merupakan dugaan berdasarkan informasi awal, sementara dalam kejadian ini tidak dilaporkan adanya korban jiwa maupun kerugian materiil yang terdata.

Kapolsek Kedawung Kompol Ahmad Nasori, S.H., menjelaskan bahwa penanganan cepat melalui kerja sama lintas unsur menjadi bagian penting dalam mencegah kebakaran meluas. Kehadiran polisi bersama masyarakat, TNI, dan petugas pemadam kebakaran menunjukkan pentingnya koordinasi serta kepedulian bersama ketika menghadapi keadaan darurat di lingkungan sekitar.

Kapolres Cirebon Kota AKBP Bimantoro Kurniawan, S.I.K., M.M., melalui Kapolsek Kedawung mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati saat membakar sampah, tidak meninggalkan api tanpa pengawasan, serta segera melaporkan kejadian yang berpotensi membahayakan lingkungan kepada petugas. “Kesigapan seluruh pihak sangat diperlukan dalam menghadapi keadaan darurat. Kami mengajak masyarakat untuk mengutamakan keselamatan, mencegah pembakaran sampah secara sembarangan, dan segera berkoordinasi dengan petugas apabila menemukan kebakaran agar dapat ditangani secepat mungkin,” demikian imbauan Kapolsek.

Polisi Selidiki Pelemparan Bus Suporter Klub Sepak Bola di Cirebon


Cirebon Kota - Polres Cirebon Kota melalui Polsek Kedawung melakukan penyelidikan terkait aksi pelemparan batu terhadap bus yang ditumpangi suporter klub sepak bola di Kilometer 199.800, tepatnya di bawah jembatan Blok Nambo Kidul, Desa Astapada, Kecamatan Tengah Tani, Kabupaten Cirebon, Senin (12/10/2026) sekitar pukul 03.15 WIB. Insiden tersebut mengakibatkan kaca bus pecah dan dua penumpang mengalami luka ringan.

Bus bernomor polisi B-7599-A itu sedang dalam perjalanan pulang dari Daerah Istimewa Yogyakarta menuju Kecamatan Cikarang, Kabupaten Bekasi, setelah rombongan suporter menyaksikan pertandingan sepak bola. Saat melintas di lokasi kejadian, bus diduga menjadi sasaran pelemparan batu oleh sejumlah orang yang identitasnya hingga kini belum diketahui.

Akibat kejadian tersebut, kaca depan sebelah kiri dan kaca samping kiri bagian tengah bus mengalami kerusakan. Dua penumpang dilaporkan mengalami luka lecet, masing-masing seorang perempuan berinisial P.R., 23 tahun, dan seorang laki-laki berinisial A.A., 25 tahun.

Setelah kejadian, sopir bus membawa rombongan hingga Gerbang Tol Palimanan untuk menurunkan korban dan melaporkan peristiwa tersebut kepada petugas Patroli Jalan Raya Polda Jawa Barat. Kedua korban kemudian dibawa menggunakan kendaraan petugas ke RS Mitra Plumbon untuk mendapatkan perawatan medis sebelum kembali bergabung dengan rombongan yang melanjutkan perjalanan menuju Bekasi.

Menindaklanjuti laporan tersebut, Kapolsek Kedawung Kompol Ahmad Nasori, S.H., bersama personel kepolisian melakukan pengecekan tempat kejadian perkara dan pengumpulan bahan keterangan pada Selasa (13/10/2026) sekitar pukul 11.30 hingga 13.00 WIB. Langkah tersebut dilakukan untuk mendalami kronologi kejadian, mengumpulkan informasi, serta menelusuri pihak-pihak yang diduga terlibat dalam aksi pelemparan.

Pengecekan dan pendalaman informasi melibatkan personel Polsek Kedawung, Pamapta Polres Cirebon Kota, Satreskrim, Satintelkam, unit identifikasi Polres Cirebon Kota dan Polresta Cirebon, serta petugas PJR Polda Jawa Barat. Koordinasi lintas fungsi tersebut dilakukan untuk mendukung proses penyelidikan melalui pemeriksaan lokasi dan pengumpulan keterangan yang diperlukan.

Hingga saat ini, identitas orang-orang yang diduga melakukan pelemparan belum diketahui dan kasus tersebut masih dalam penyelidikan kepolisian. Dugaan mengenai pihak yang terlibat belum dapat dipastikan sebelum didukung bukti dan hasil pendalaman lebih lanjut, sehingga penanganan perkara tetap mengedepankan fakta yang ditemukan di lapangan.

Kapolsek Kedawung Kompol Ahmad Nasori, S.H., menyampaikan bahwa kepolisian masih mendalami peristiwa tersebut untuk mengetahui rangkaian kejadian dan mengidentifikasi pihak yang bertanggung jawab. Polisi bersama masyarakat diharapkan dapat membangun komunikasi yang baik dengan menyampaikan informasi relevan kepada petugas guna membantu proses pengungkapan perkara.

Kapolres Cirebon Kota AKBP Bimantoro Kurniawan, S.I.K., M.M., melalui Kapolsek Kedawung mengimbau masyarakat dan seluruh kelompok suporter klub sepak bola agar mengedepankan sportivitas, tidak melakukan kekerasan, serta menghormati keselamatan pengguna jalan lainnya. Masyarakat yang mengetahui informasi terkait kejadian tersebut diminta segera melapor kepada kepolisian dan tidak menyebarkan dugaan yang belum terverifikasi agar proses penyelidikan dapat berjalan berdasarkan fakta dan ketentuan hukum yang berlaku.

71 Tahun Borsak Mangatasi Nababan Gelar Partangiangan di Ujung Batu, Teguhkan Solidaritas Pomparan




ROKAN HULU - Punguan Borsak Mangatasi Nababan menggelar kegiatan Partangiangan (Persekutuan Doa) ke-71 tahun di Gedung Gereja HKBP Kelurahan Ujung Batu, Kecamatan Ujung Batu, Kabupaten Rokan Hulu, Selasa (13/10/2026).




Kegiatan penuh kekeluargaan tersebut dihadiri Ketua Panitia Togap Nababan, Ketua Punguan Robinson Nababan, dan Penasehat Punguan St. Drs. Torang Manogon Nababan, serta seluruh pomparan Borsak Mangatasi Nababan, boru, bere, dan ibebere.





Dalam sambutannya, Penasehat Punguan St. Drs. Torang Manogon Nababan mengatakan, Partangiangan Borsak Mangatasi Nababan telah berlangsung sejak tahun 1955 hingga saat ini.






"Sejak 1955 sampai 13 Oktober 2026 hari ini, besar harapan kita pomparan Borsak Mangatasi Nababan, boru, bere, dan ibebere, semoga apa yang menjadi cita-cita leluhur kita tercapai. Kita harus tetap solid," ujar Torang Nababan.





Ia menegaskan filosofi kebersamaan marga tersebut harus terus dijaga lintas generasi.

"Tarsongon rantai na marsi togu-togu on di na marhaha anggi, marboru, marbere, nang maribebere. Artinya, ibarat rantai yang saling mengikat satu sama lain dalam hubungan marhaha anggi, marboru, marbere, dan maribebere," katanya.

Melalui peringatan Partangiangan ke-71 ini, Punguan Borsak Mangatasi Nababan berharap soliditas dan persatuan pomparan semakin kuat, serta menjadi wadah untuk saling menguatkan dalam suka dan duka.

Acara berlangsung khidmat dan diakhiri dengan doa bersama untuk keselamatan dan kemajuan seluruh pomparan Borsak Mangatasi Nababan di mana pun berada.

***Hobbi Pargaulan Manurung***

HUT ke-27, DPRD Rokan Hulu Gelar Paripurna, Perkuat Sinergi Pembangunan Daerah




ROKAN HULU — Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Rokan Hulu menggelar Rapat Paripurna dalam rangka memperingati Hari Jadi ke-27 Kabupaten Rokan Hulu, Senin (12/10/2026). Kegiatan berlangsung di ruang rapat paripurna DPRD Rohul dengan mengusung semangat kolaborasi untuk memperkuat pembangunan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.



Rapat dipimpin Ketua DPRD Rokan Hulu, Hj. Sumiartini, didampingi Wakil Ketua DPRD M. Aidi dan Nono Patria Pratama.



Hadir dalam kegiatan tersebut Bupati Rokan Hulu Anton, S.T., M.M., Wakil Bupati Syafaruddin Poti, S.H., M.M., perwakilan Gubernur Riau yang juga Asisten I Setdaprov Riau Zulkifli Syukur, anggota DPR RI, Wakil Ketua DPRD Provinsi Riau, unsur Forkopimda, kepala organisasi perangkat daerah (OPD), para pendiri Kabupaten Rokan Hulu, serta tokoh adat dan tokoh agama.



Ketua DPRD Ajak Seluruh Elemen Bersatu

Dalam sambutannya, Ketua DPRD Hj. Sumiartini mengajak seluruh elemen masyarakat untuk memperkuat persatuan dan meningkatkan partisipasi aktif dalam pembangunan daerah.



Menurutnya, peringatan HUT ke-27 tidak sekadar menjadi agenda seremonial, tetapi juga momentum untuk mengenang perjuangan para pendahulu yang telah meletakkan fondasi pembangunan Kabupaten Rokan Hulu.



“Melalui momentum hari jadi ini, mari perkuat kebersamaan dan terus berkontribusi sesuai peran masing-masing demi kemajuan dan kesejahteraan masyarakat Rohul,” ujarnya.


Ia berharap semangat kebersamaan terus terpelihara sehingga pemerintah daerah, DPRD, dunia usaha, dan masyarakat dapat berjalan beriringan dalam menjawab berbagai tantangan pembangunan.

Bupati Anton Tekankan Pentingnya Sinergi



Bupati Rokan Hulu Anton menegaskan bahwa perjalanan pembangunan daerah hingga memasuki usia ke-27 tidak terlepas dari perjuangan para pemimpin terdahulu dan kontribusi seluruh masyarakat.



Mengusung tema “Maju Bersinergi Membangun Negeri”, peringatan hari jadi tersebut menjadi pengingat bahwa kemajuan daerah tidak dapat diwujudkan oleh pemerintah sendiri, melainkan membutuhkan keterlibatan berbagai pihak.

“Diperlukan sinergi kuat antara Pemda, DPRD, dunia usaha, dan seluruh elemen masyarakat,” kata Anton.

Ia juga mengakui bahwa keterbatasan fiskal dan kebijakan efisiensi anggaran menjadi tantangan dalam pelaksanaan pembangunan. Meski demikian, Pemerintah Kabupaten Rokan Hulu tetap berupaya memprioritaskan program yang dibutuhkan masyarakat, meningkatkan kualitas pelayanan publik, serta mendorong tata kelola pemerintahan yang efektif.

Pemprov Riau Dorong Infrastruktur dan Kesejahteraan

Sementara itu, perwakilan Gubernur Riau, Zulkifli Syukur, menegaskan komitmen Pemerintah Provinsi Riau untuk memperkuat kolaborasi dengan Pemerintah Kabupaten Rokan Hulu, khususnya dalam pembangunan infrastruktur, peningkatan kualitas pendidikan, dan kesejahteraan masyarakat.

Menurutnya, Rokan Hulu memiliki potensi ekonomi yang besar di sektor pertanian, perkebunan, dan industri pengolahan. Potensi tersebut perlu dikembangkan secara optimal agar mampu mendorong pertumbuhan ekonomi daerah dan membuka lebih banyak lapangan kerja.

Pemerintah Provinsi Riau juga mendorong optimalisasi berbagai program pemerintah pusat, antara lain Instruksi Presiden Jalan Daerah (IJD), revitalisasi sekolah, Sekolah Rakyat, serta Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS).

Khusus untuk program BSPS, Zulkifli menekankan pentingnya validitas data penerima agar bantuan benar-benar diterima masyarakat yang memenuhi kriteria dan membutuhkan.

“Apa yang dapat ditangani kabupaten kita dorong, provinsi kita upayakan, dan yang butuh dukungan pusat kita perjuangkan bersama,” tegasnya.

HUT ke-27 Jadi Momentum Evaluasi Pembangunan

Rapat Paripurna HUT ke-27 Kabupaten Rokan Hulu menjadi momentum untuk mengevaluasi perjalanan pembangunan sekaligus memperkuat komitmen bersama dalam menghadapi tantangan ke depan.

Dengan potensi daerah yang dimiliki serta dukungan pemerintah provinsi dan pusat, sinergi lintas sektor diharapkan mampu mendorong pembangunan yang lebih terarah, berkelanjutan, dan berdampak nyata bagi masyarakat.

Semangat “Maju Bersinergi Membangun Negeri” diharapkan tidak berhenti sebagai tema peringatan, tetapi diwujudkan melalui kerja nyata, peningkatan pelayanan publik, pemerataan pembangunan, dan penguatan kesejahteraan masyarakat di Negeri Seribu Suluk.

***Hobbi Pargaulan***