Berita Terkini

Polsek Matuari Kegiatan INOVASI Polisi Nyala Lampu Biru (Police turn on blue light) Dalam Bentuk Patroli Stasioner/mobile. Bitung. Sulawesi Utara

      Personil   Polsek Matuari melaksanakan giat *polisi Nyala Lampu Biru ( police turn  on blue light)* di Jalan Sarundajang dan wolter mo...

Postingan Populer

Jumat, 19 Juli 2024

Polsek Matuari Kegiatan INOVASI Polisi Nyala Lampu Biru (Police turn on blue light) Dalam Bentuk Patroli Stasioner/mobile. Bitung. Sulawesi Utara


     
Personil   Polsek Matuari melaksanakan giat *polisi Nyala Lampu Biru ( police turn  on blue light)* di Jalan Sarundajang dan wolter monginsidi di Wilayah Polsek Matuari dalam bentuk patroli stasioner di fasilitas publik. Hari  Jumat 19Juli 2024, pukul  18.30 wita s/d selesai, 

Dalam kegiatan Polisi Nyala Lampu Biru (police turm on blue light)  sebagai bentuk  kehadiran Polri guna menciptakan, keamanan,keselamatan, ketertiban dan kelancaran lalu lintas bagi masyarakat pemakai dan pengguna jalan raya seputaran Kota Bitung demi mengantisipasi Kecelakaan Lalulintas, balap motor oleh anak muda dan Street Crime atau kejahatan jalanan dalam mewujudkan Kamtibmas Polsek Matuari.

Bertempat di Perempatan Stie petra dan Perempatan patung kuda* yang ada di wilayah Polsek Matuari.kota Bitung Sulawesi Utara 


Aiptu, R Odehai. Aiptu, M dumade. Brigpol, A Maulana.Personil yang melaksanakan. kegiatan inovasi  Polisi Nyala Lampu Biru ( Police turn on blue light )  dalam bentuk stasioner Polsek Matuari Polres Bitung berlangsung dengan baik


KAPOLSEK MATUARI
AKP YUSI KRISTI S.E

Editor/L.I.79

Kamis, 18 Juli 2024

Hari ke empat Ops Patuh Candi, 22.239 Pelanggar Terekam ETLE, Irjen Pol Ahmad Luthfi: Cintai Keluarga dengan Taat Lalu Lintas



Kota Semarang-Polda Jateng| Dalam upaya meningkatkan keselamatan di jalan raya, Polda Jateng terus menggelar Operasi Patuh Candi 2024. Hingga hari keempat pelaksanaan operasi, tercatat 22.389 pelanggaran lalu lintas terekam kamera ETLE, dengan 11.095 pelanggar diberikan teguran, Sabtu (19/07/2024).

Kasatgas Humas AKBP Eko Kurniawan menyatakan, "Data tersebut kami himpun  selama Ops Patuh Candi 2024 Polda Jateng pada hari ke empat, Jumlah penindakan ETLE sebanyak 22.389 pelanggaran, turun 18% dibanding tahun 2023 pada hari yang sama dengan 27.406 pelanggar."

Penurunan jumlah pelanggaran ini juga diikuti dengan penurunan kejadian kecelakaan lalu lintas. Pada pelaksanaan Ops Patuh tahun 2023 hingga hari keempat, terdapat 206 kejadian kecelakaan. Sementara itu, pada tahun 2024 hanya tercatat 130 kejadian, turun sebanyak 76 kasus.

Mayoritas pelanggar adalah pengendara roda dua, dengan jenis pelanggaran terbanyak adalah tidak menggunakan helm SNI. 

"Sedangkan untuk pengemudi roda empat, pelanggaran didominasi oleh pengendara yang tidak menggunakan sabuk pengaman," jelas AKBP Eko.

Ia juga mengimbau masyarakat pengguna jalan untuk mendukung keberhasilan Operasi Patuh dengan mematuhi peraturan lalu lintas demi terciptanya keamanan dan keselamatan di jalan raya. 

"Kami berharap bahwa dengan adanya kegiatan Ops Patuh Candi 2024, masyarakat dapat lebih memahami dan mematuhi peraturan lalu lintas. Sadar akan pentingnya keselamatan dalam berlalulintas sehingga dapat mengurangi angka kecelakaan serta meningkatkan keselamatan di jalan raya," tambahnya.

Sementara itu Kapolda Jawa Tengah Irjen Pol Ahmad Luthfi turut memberikan himbauan  kepada masyarakat. 

"Saya mengajak seluruh masyarakat untuk melihat pentingnya keselamatan di jalan raya sebagai bagian dari upaya kita untuk menjaga keselamatan diri dan orang-orang yang kita cintai" 

" Setiap tindakan kita di jalan memiliki dampak besar, tidak hanya bagi kita sendiri tetapi juga bagi keluarga kita. Mari kita saling menghormati dan menjaga sesama pengguna jalan, dengan begitu kita bisa menciptakan lingkungan yang lebih aman dan harmonis " tambah nya

" Jadikan keselamatan berlalu lintas sebagai bentuk kasih sayang kita kepada sesama," pungkas Kapolda dengan penuh kepedulian.

Dengan adanya Operasi Patuh Candi 2024 ini, diharapkan masyarakat Jawa Tengah semakin sadar akan pentingnya keselamatan berkendara. Mari bersama-sama kita wujudkan jalan raya yang aman dan nyaman bagi semua.

(Yudhi)

*Hari ke empat Ops Patuh Candi, 22.239 Pelanggar Terekam ETLE, Irjen Pol Ahmad Luthfi: Cintai Keluarga dengan Taat Lalu Lintas*




Kota Semarang-Polda Jateng| Dalam upaya meningkatkan keselamatan di jalan raya, Polda Jateng terus menggelar Operasi Patuh Candi 2024. Hingga hari keempat pelaksanaan operasi, tercatat 22.389 pelanggaran lalu lintas terekam kamera ETLE, dengan 11.095 pelanggar diberikan teguran, Sabtu (19/07/2024).

Kasatgas Humas AKBP Eko Kurniawan menyatakan, "Data tersebut kami himpun  selama Ops Patuh Candi 2024 Polda Jateng pada hari ke empat, Jumlah penindakan ETLE sebanyak 22.389 pelanggaran, turun 18% dibanding tahun 2023 pada hari yang sama dengan 27.406 pelanggar."

Penurunan jumlah pelanggaran ini juga diikuti dengan penurunan kejadian kecelakaan lalu lintas. Pada pelaksanaan Ops Patuh tahun 2023 hingga hari keempat, terdapat 206 kejadian kecelakaan. Sementara itu, pada tahun 2024 hanya tercatat 130 kejadian, turun sebanyak 76 kasus.

Mayoritas pelanggar adalah pengendara roda dua, dengan jenis pelanggaran terbanyak adalah tidak menggunakan helm SNI. 

"Sedangkan untuk pengemudi roda empat, pelanggaran didominasi oleh pengendara yang tidak menggunakan sabuk pengaman," jelas AKBP Eko.

Ia juga mengimbau masyarakat pengguna jalan untuk mendukung keberhasilan Operasi Patuh dengan mematuhi peraturan lalu lintas demi terciptanya keamanan dan keselamatan di jalan raya. 

"Kami berharap bahwa dengan adanya kegiatan Ops Patuh Candi 2024, masyarakat dapat lebih memahami dan mematuhi peraturan lalu lintas. Sadar akan pentingnya keselamatan dalam berlalulintas sehingga dapat mengurangi angka kecelakaan serta meningkatkan keselamatan di jalan raya," tambahnya.

Sementara itu Kapolda Jawa Tengah Irjen Pol Ahmad Luthfi turut memberikan himbauan  kepada masyarakat. 

"Saya mengajak seluruh masyarakat untuk melihat pentingnya keselamatan di jalan raya sebagai bagian dari upaya kita untuk menjaga keselamatan diri dan orang-orang yang kita cintai" 

" Setiap tindakan kita di jalan memiliki dampak besar, tidak hanya bagi kita sendiri tetapi juga bagi keluarga kita. Mari kita saling menghormati dan menjaga sesama pengguna jalan, dengan begitu kita bisa menciptakan lingkungan yang lebih aman dan harmonis " tambah nya

" Jadikan keselamatan berlalu lintas sebagai bentuk kasih sayang kita kepada sesama," pungkas Kapolda dengan penuh kepedulian.

Dengan adanya Operasi Patuh Candi 2024 ini, diharapkan masyarakat Jawa Tengah semakin sadar akan pentingnya keselamatan berkendara. Mari bersama-sama kita wujudkan jalan raya yang aman dan nyaman bagi semua.

(Yudhi)

Apel Gelar Pasukan Kesiapan Pengamanan Pilkada Serentak Tahun 2024, Kodim 0707/Wonosobo Siap Amankan Proses Demokrasi



Wonosobo - Dalam persiapan menyambut pelaksanaan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak tahun 2024, Kodim 0707/Wonosobo menggelar apel kesiapan pasukan yang berlangsung di halaman Sasana Adipura Kencana pada pagi hari ini.

Apel yang dipimpin langsung oleh Letkol Inf Helmy selaku Komandan Komando Distrik Militer (Dandim) Wonosobo ini bertujuan untuk memastikan kesiapan personel dan materiil dalam menjaga keamanan selama proses demokrasi berlangsung.

Dalam amanatnya, Letkol Inf Helmy menegaskan pentingnya menjaga stabilitas keamanan menjelang, sebelum, selama dan sesudah pelaksanaan Pilkada serentak. "Kita akan segera melaksanakan pemilihan kepala daerah di Wonosobo. Saat ini, tahapan pendataan calon pemilih sudah berjalan, dan kami membutuhkan peran serta aktif dari seluruh masyarakat untuk menjaga ketertiban dan keamanan," ujarnya.

Pilkada serentak menjadi momen penting dalam kehidupan demokrasi lokal, namun juga membawa tantangan tersendiri dalam menjaga stabilitas keamanan. Letkol Inf Helmy menekankan bahwa tanggung jawab menjaga keamanan tidak hanya terletak pada aparat keamanan, tetapi juga menjadi tanggung jawab bersama seluruh elemen masyarakat.

"Dengan memastikan kondusifitas keamanan, kita tidak hanya mengamankan proses demokrasi, tetapi juga memastikan setiap warga bisa menyalurkan hak pilihnya dengan aman dan nyaman," tambahnya.

Apel gelar pasukan ini juga menjadi momentum untuk meneguhkan komitmen Kodim 0707/Wonosobo dalam mendukung kelancaran Pilkada serentak tahun 2024. Para personel diberikan arahan dan instruksi khusus untuk bertindak secara profesional dan netralitas TNI dalam menjaga keamanan, serta siap untuk mengatasi potensi gesekan yang mungkin bisa terjadi.

Dengan semangat kewilayahan dan semangat gotong royong, masyarakat Wonosobo diharapkan dapat bersama-sama menjaga situasi yang kondusif hingga proses Pilkada serentak berakhir. Keberhasilan Pilkada serentak ini tidak hanya akan mengukuhkan demokrasi lokal, tetapi juga menunjukkan kedewasaan politik serta kedekatan antara pemerintah dengan rakyat.

Diharapkan, kerjasama yang solid antara aparat keamanan dan masyarakat akan menjadi pondasi kuat dalam menjaga suksesnya Pilkada serentak tahun 2024 di Wonosobo. Sebab biasanya gesekan Pilkada lebih besar bila dibandingkan dengan Pilpres atau Pileg, pungkas Dandim.


(Yudhi)

Warga Kesulitan Menyebrang Jalan, Babinsa Sudiroprajan Sigap Berikan Bantuan

Surakarta - Sebagai wujud kepedulian serta mendekatkan diri kepada warga masyarakat di wilayah binaan, Babinsa Kelurahan Sudiroprjan Koramil 04/Jebres Kodim 0735/Surakarta tak henti-hentinya membantu masyarakat dalam penyeberangan jalan demi keselamatan warga di wilayah binaan.

Seperti yang dilakukan Babinsa Kelurahan Sudiroprjan Serka Jhony Dedy Tamonob membantu menyeberangkan seorang Lansia di jalan raya yang baru saja selesai melaksanakan berobat dari Puskesmas Keliling di Pendopo Kelurahan Sudiroprajan, pada Jum'at (19/07/2024).

Serka Jhony mengatakan bahwasannya aksi yang dilakukan itu bertujuan sebagai salah satu upaya Babinsa mendekatkan diri dengan masyarakat.

"Sehingga menciptakan kemanunggalan TNI Rakyat di wilayah binaannya," ungkap Serka Jhony .

Lebih lanjut ditegaskan Serka Jhony Jalan raya R. E. Marthadinata adalah salah satu jalan utama menuju Kelurahan Gandekan,Sewu dan Jagalan, yang arus lalu lintas cukup padat dan harus berhati-hati saat menyeberangi jalan.

"Mengetahui hal tersebut, sebagai seorang prajurit kami merasa terpanggil untuk membantu menyeberangkan warga dan hal ini sebagai bentuk implementasi dari 8 wajib TNI yang ke 8 yakni " Menjadi contoh & memelopori usaha – usaha untuk mengatasi kesulitan rakyat sekelilingnya" pungkas Serka Jhony.

Penulis : Arda 72

Serda Tito : Keakraban Dan Kekompakan Dengan Aparat Pemerintahan Harus Selalu Di Jaga

Surakarta - Dalam rangka guna mendukung tugas pokok sebagai seorang babinsa serta terwujudnya kemanunggalan TNI dengan rakyat, Personel Bintara Pembina Desa (Babinsa) Kelurahan Danukusuman Koramil 03/Serengan  Kodim 0735/Surakarta Serda Tito melaksanakan komsos dengan Appem(aparat pemerintah) yakni Ibu Suwarti selaku Bendahara kelurahan diruang kerja Kelurahan Danukusuman Serengan, Jum'at (19/07/2024).

Dikatakan Serda Tito komsos dilaksanakan disamping sebagai ajang bersilaturahmi juga untuk menciptakan komunikasi sosial yang baik, serta berkoordinasi tentang saling tukar informasi dan saling mendukung seputar data yang berkaitan dengan pekerjaan dan tugas.

"Keakraban dan kokompakan dengan aparat pemerintah yang selama ini sudah terjalin dengan baik harus kita jaga dan kita pertahankan, dan kita selalu bersinergi dalam setiap pelaksanaan tugas."imbuhnya.

"Secara rutin dan berkesinambungan pelaksanakan Komunikasi Sosial (Komsos) bersama Aparat Pemerintahan (Apem) dan perangkat kelurahan untuk mempererat hubungan antara Babinsa dengan Aparat Pemerintahan, sekaligus membicarakan tentang situasi, keamanan dan perkembangan desa agar tercipta Desa yang damai, aman dan kekeluargaan."terang Babinsa serda Tito.

Penulis : Arda 72

Kerja Bakti Babinsa Ketelan Menyasar Ranting-ranting Pohon Yang Menjorok Ke Jalan

Surakarta - Babinsa Kelurahan 
Ketelan Koramil 02/Banjarsari Kodim 0735/Surakarta  Serka Isdianto bersama dengan Lurah Bapak Haris Febriyanto Firdaus, Sos. MM beserta Staf, TKPK dan Linmas serta warga masyarakat melaksanakan Kerja bakti pembersihan lingkungan di Jl. Gajah Mada No.108 Ketelan, Kecamatan Banjarsari, Jum'at (19/07/2024).

Serka Isdianto mengatakan kerja bhakti  bersih -bersih lingkungan merupakan ini adalah merupakan agenda rutin kelurahan Ketelan  setiap  Jum'at ke tiga dalam setiap bulannya.

"Kami bersinergi dengan warga masyarakat dan aparat kelurahan melaksanakan kerja bakti  pembersihan lingkungan dengan tujuan untuk menciptakan lingkungan yang bersih ,sehat serta sebagai cermin kepada masyarakat akan pentingnya lingkungan yang bersih dan rapi."ujarnya.

"Adapun sasaran dalam pelaksanaan kegiatan kerja bakti kali ini adalah ranting - ranting pohon yang menjorok ke jalan, sampah-sampah, serta pembersihan saluran qir agar dapat berfungsi dengan baik."imbuhnya.

"Diharapakan dengan adanya pembersihan rutin ini dapat mencegah timbulnya bencana alam serta mencegah timbulnya bibit penyakit di lingkungan masyarakat dengan di hadapkan cuaca tang berkembang saat ini yang mana rentan terkena penyakit."tukasnya.

Penulis : Arda 72

Sembari Memancing Ikan Bersama Warga, Babinsa Sriwedari Eratkan Tali Silaturahmi

Surakarta - Dalam rangka menjalin hubungan kemasyarakatan guna mempererat silaturahmi Babinsa Koramil 01/Laweyan, Kodim 0735/Surakarta, Babinsa Sriwedari Sertu Widodo dan Serda Fredo menyambangi warga yang sedang memancing ikan di Kolam Segaran Sriwedari jl. Kebangkitan Nasional No.96, Sriwedari, Kecamatan Laweyan, Jum'at (19/07/2024).

Ditegaskan Serda Fredo interaksi dan komunikasi yang baik antar masyarakat dengan TNI sangat diharapkan dalam rangka kemanunggalan TNI dengan rakyat.

"Dengan adanya warga yang memancing di kolam ini, sebagai Babinsa kami manfaatkan sebagai sarana interaksi dan komunikasi bersama warga, dan mengajak kepada masyarakat untuk saling menjaga kondusif wilayah."tuturnya.

"Kehadiran kami selaku Babinsa di wilayah binaan, sudah menjadi tugas dan tanggung jawab dalam melaksanakan sambang, dan memberikan pesan Kamtibmas tentang keamanan lingkungan."imbuhnya .

"Dan kepada masyarakat diharapkan agar membantu dan mendukung tugas TNI untuk menciptakan situasi yang kondusif di wilayah Binaan Kelurahan Sriwedari, Kecamatan Laweyan."tukasnya.

Sementara itu Bp. Budi (46) dan Bp. Sriyono (47) yang merupakan pemancing ikan mengatakan dirinya memancing di kolam Segaran Sriwedari sambil menghilangkan capek sehabis kerja dan sekedar mencari hiburan kebetulan sambil ngobrol di temani oleh bapak Babinsa setempat.

"Dengan adanya Babinsa yang melaksanakan patroli/berkeliling di desa binaan, akan mengetahui setiap permasalahan ditengah-tengah masyarakat sehingga dengan cepat bisa membantu menyelesaikan sesuai jalur yang benar."pungkasnya sembari melanjutkan kegiatan memancing ikan.

Penulis : Arda 72