Berita Terkini

Program Makan Bergizi Gratis Jadi Strategi Pemerintah Tingkatkan Kualitas SDM Sejak Dini

WONOSOBO — Program Makan Bergizi Gratis (MBG) merupakan salah satu inisiatif strategis Pemerintah Indonesia dalam upaya meningkatkan kualita...

Postingan Populer

Sabtu, 07 Februari 2026

Program Makan Bergizi Gratis Jadi Strategi Pemerintah Tingkatkan Kualitas SDM Sejak Dini

WONOSOBO — Program Makan Bergizi Gratis (MBG) merupakan salah satu inisiatif strategis Pemerintah Indonesia dalam upaya meningkatkan kualitas sumber daya manusia sejak usia dini. Program ini dilandasi oleh dasar konstitusional dan semangat kesejahteraan, sebagaimana amanat Undang-Undang Dasar 1945 Pasal 28H ayat (1) tentang hak setiap warga negara memperoleh layanan kesehatan, serta Pasal 31 yang menjamin hak atas pendidikan yang layak (05/02/2026)

Pemenuhan kebutuhan gizi dinilai menjadi faktor penting dalam mendukung proses belajar dan tumbuh kembang anak. Tanpa asupan nutrisi yang cukup, anak-anak akan mengalami kesulitan dalam berkonsentrasi, berprestasi, serta berkembang secara optimal.

Selain itu, Program MBG juga diarahkan sebagai langkah konkret pemerintah dalam penanganan stunting dan gizi buruk. Indonesia hingga kini masih menghadapi tantangan serius terkait prevalensi stunting (tengkes), yang apabila tidak ditangani sejak dini dapat berdampak pada terhambatnya perkembangan otak, menurunnya daya tahan tubuh, serta berkurangnya potensi kecerdasan (IQ) di masa dewasa.

Guna menggali informasi lebih dalam terkait pelaksanaan Program MBG di daerah, awak media melakukan pertemuan dan diskusi langsung bersama Koordinator Wilayah Kabupaten Wonosobo, Satika Mahda, yang membawahi seluruh dapur MBG di wilayah Kabupaten Wonosobo. Pertemuan tersebut berlangsung santai namun informatif di Temu Kamu Caffe, Wonosobo.

Dalam keterangannya, Satika Mahda menyampaikan bahwa saat ini telah terdapat 78 dapur MBG yang aktif beroperasi di Kabupaten Wonosobo. Jumlah tersebut diproyeksikan akan terus bertambah hingga mencapai lebih dari 100 dapur MBG seiring dengan meningkatnya kebutuhan dan cakupan program pemerintah tersebut.

Ia menegaskan bahwa pendirian dapur MBG tidak bisa dilakukan secara sembarangan. Seluruh proses berada di bawah pengawasan ketat Badan Gizi Nasional (BGN). Beberapa persyaratan utama yang wajib dipenuhi antara lain memiliki yayasan yang legal, lokasi dapur yang sesuai dengan standar operasional prosedur (SOP) BGN, serta faktor-faktor penunjang lain yang telah ditetapkan.

"Setiap yayasan diperbolehkan memiliki maksimal sepuluh dapur MBG. Kepemilikan tidak dibatasi siapa pun, yang terpenting memenuhi kategori yang diizinkan oleh BGN, termasuk kesiapan permodalan," ujar Satika Mahda.

Lebih lanjut, Satika juga mengajak masyarakat untuk ikut berpartisipasi aktif dalam mengawal jalannya Program MBG agar dapat terlaksana dengan baik dan tepat sasaran. Ia membuka ruang pengaduan bagi masyarakat apabila menemukan pelaksanaan dapur MBG yang tidak sesuai SOP.

"Jika di lapangan ditemukan hal-hal yang tidak sesuai dengan SOP BGN, masyarakat dipersilakan melaporkan kepada kami dengan menyertakan bukti yang kuat. Laporan tersebut pasti akan kami tindak lanjuti untuk dilakukan pengecekan sekaligus mencari solusi terbaik," tambahnya.

Dalam kesempatan tersebut, Satika Mahda juga menjelaskan bahwa setiap dapur MBG wajib menyiapkan dua jenis porsi makanan, yakni porsi besar dan porsi kecil. Porsi besar senilai Rp10.000 diperuntukkan bagi siswa kelas 4 SD hingga SMA serta ibu hamil. Sementara porsi kecil senilai Rp8.000 ditujukan bagi anak-anak TK, balita, serta siswa kelas 1 hingga kelas 3 SD.

Di akhir perbincangan santainya bersama awak media, Satika Mahda menegaskan keterbukaannya terhadap insan pers. Ia mempersilakan awak media untuk kembali melakukan konfirmasi atau pendalaman informasi terkait Program MBG, baik melalui pertemuan langsung maupun komunikasi melalui WhatsApp.

(Team investigasi)
Karya jurnalis nusantara abadi

Anugerah PWI Indramayu Award 9 Puncak Peringatan Hari Pers Nasional 2026 Dan Peringatan HUT PWI Ke 80 Tingkat Kabupaten Indramayu







Indramayu,  Sergaptarget Momentum puncak peringatan Hari Pers Nasional (HPN) 2026 yang dirangkai dengan Hari Ulang Tahun ke-80 Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Indramayu menjadi ajang konsolidasi penting bagi insan pers daerah. Kegiatan tersebut turut dihadiri Ketua Forum Ketua Jurnalis Indramayu (FKJI), Asmawi "Day", sebagai bentuk dukungan terhadap eksistensi dan peran strategis pers di tingkat lokal.

Acara yang juga diisi dengan Anugerah PWI Indramayu Award ke-9 ini mengusung tema Pers Sehat, Ekonomi Berdaulat, Bangsa Kuat. Kegiatan berlangsung pada Kamis, 5 Februari 2026, bertempat di Hotel Swiss-Belinn Indramayu, Jalan Letjen Suprapto, Kepandean, Kabupaten Indramayu.

Sejumlah tokoh penting tampak hadir dalam kegiatan tersebut, di antaranya Wakil Bupati Indramayu H. Syaefudin, Anggota DPR RI Komisi V H. Daniel Mutaqin Syafiuddin, S.T., jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Dandim 0616/Indramayu, Kapolres Indramayu, Ketua DPRD Indramayu, Ketua Pj PWI Jawa Barat, Ketua SMSI Jawa Barat, serta para pimpinan organisasi pers se-Kabupaten Indramayu.

Tak hanya unsur pemerintahan dan organisasi pers, acara ini juga dihadiri perwakilan berbagai institusi dan badan usaha, seperti Kejaksaan Negeri Indramayu, Pertamina Group (Kilang Balongan, EP, Patra Niaga, dan PHE ONWJ), Alfamart, Bank bjb, PT Polytama Propindo, PLN Nusantara Power, Perumda Tirta Darma Ayu, Pupuk Kujang, Swiss-Belinn Indramayu, Bank BJB Syariah (BIMJ), PT Rajawali Nusantara Indonesia, hingga Land Group.

Dalam kesempatan tersebut, Asmawi "Day" yang hadir bersama jajaran anggota FKJI menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya peringatan HPN 2026 dan HUT ke-80 PWI Indramayu. Ia menilai kegiatan tersebut sebagai refleksi peran pers dalam menjaga kualitas demokrasi dan mendorong kemajuan daerah.

"Atas nama Forum Ketua Jurnalis Indramayu, kami menyampaikan ucapan selamat Hari Pers Nasional 2026 dan Hari Ulang Tahun ke-80 PWI. Semoga PWI terus menjaga profesionalisme, memperkuat soliditas organisasi, serta konsisten mencerdaskan masyarakat melalui karya jurnalistik yang berkualitas," kata Asmawi.

Secara keseluruhan, rangkaian acara berlangsung tertib, aman, dan penuh semangat kebersamaan. Peringatan ini menjadi momentum strategis untuk mempererat sinergi antara insan pers, pemerintah daerah, dunia usaha, dan seluruh pemangku kepentingan dalam mendukung pembangunan Kabupaten Indramayu yang berkelanjutan.

(Nana. S)

Ono Surono Gelar Pengawasan Penyelenggaraan Pemerintahan TA 2026 di Indramayu 






Indramayu,  Sergaprarget Wakil Ketua DPRD Provinsi Jawa Barat, Ono Surono, ST, menggelar kegiatan Pengawasan Penyelenggaraan Pemerintahan Tahun Anggaran 2026 yang berlangsung di Hotel Prima Indramayu, pada Sabtu, 7 Februari 2026.

Kegiatan ini merupakan bagian dari tugas dan fungsi DPRD Provinsi Jawa Barat dalam memastikan jalannya pemerintahan daerah berjalan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan serta berpihak pada kepentingan masyarakat.

Ono Surono yang juga merupakan legislator dari Daerah Pemilihan (Dapil) Jabar XII yang meliputi Kabupaten Indramayu, Kabupaten Cirebon, dan Kota Cirebon, menegaskan pentingnya pengawasan sebagai instrumen untuk meningkatkan kualitas tata kelola pemerintahan, transparansi anggaran, serta efektivitas pelaksanaan program pembangunan daerah.

Dalam kegiatan tersebut, Ono Surono menyampaikan bahwa DPRD memiliki peran strategis untuk memastikan setiap kebijakan dan penggunaan anggaran benar-benar memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

> "Pengawasan ini bertujuan agar pelaksanaan pemerintahan dan penggunaan anggaran di tahun 2026 berjalan tepat sasaran, transparan, dan akuntabel, sehingga pembangunan di daerah benar-benar dirasakan oleh masyarakat," ujar Ono Surono.

Kegiatan ini juga menjadi sarana komunikasi antara wakil rakyat dengan berbagai pemangku kepentingan untuk menyerap masukan, aspirasi, serta evaluasi terhadap pelaksanaan program pemerintah daerah.

Melalui kegiatan pengawasan ini, diharapkan sinergi antara DPRD Provinsi Jawa Barat dan pemerintah daerah semakin kuat dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang baik, bersih, dan berorientasi pada pelayanan publik.

Ono Surono Berharap Dengan dilaksanakannya Kegiatan Ini Visi Jawa Barat bisa Terlaksana dengan baik yaitu Lembur di Urus, Kota di Tata, dan Jabar istimewa.

Yang Arti dan Penjabaranya dari Visi  Lembur di urus yaitu Desa di urus, Untuk itu Pemerintah Provinsi Jawa Barat Harus Aktif Sehingga Seluruh Desa di Jawabarat Bisa Berdaya Maksimal,Karena Persoalan apapun di pemerintahan berawal dari Desa karena Desa Merupakan Pemerintahan yang paling bawah.

Untuk itu Saya Berharap Nanti akan ada Pelatihan -Pelatihan yang dilaksanakan untuk Operator Desa di  seluruh Desa di Jawabarat,

Serta untuk Pembangunan Infrastruktur didesa Jalan -jalannya bisa terbangun dengan baik dengan kualitas yang Bagus yang bersumberkan dari Anggaran Provinsi Jawa Barat.Ungkapnya.

(Nana.  S)

Putus Rantai Tengkulak, Polri Fasilitasi Permodalan KUR dan Penyerapan Bulog bagi Petani Jagung



*JAKARTA* – Jumat, 6 Februari 2026, Polri menyelenggarakan rapat koordinasi bersama Kementan, Perum Bulog, BPK, Asosiasi Pabrik Pakan Ternak dan Himpunan Bank Milik Negara (Himbara) dalam rangka mememperkuat ketahanan pangan nasional melalui ekosistem pertanian jagung pakan ternak. Langkah strategis ini dilakukan untuk mengawal proses produksi jagung dari hulu hingga hilir, sekaligus memastikan kesejahteraan petani binaan Polri di berbagai wilayah Indonesia.

Rakor yang diselenggarakan di Mabes Polri ini juga diikuti oleh seluruh gugus tugas Polda se-Indonesia secara daring, dipimpin Karobinkar SSDM Polri selalu wakil posko gugus tugas ketahanan Pangan, Brigjen Langgeng Purnomo.

"Kami melaksanakan analisa dan evaluasi hasil kinerja tahun sebelumnya, Indonesia berhasil tanpa Impor jagung pabrik pakan ternak pada tahun 2025 sehingga Rakor ini kami laksanakan untuk konsolidasi dan kolaborasi menjalankan strategi ke depan tahun 2026 menjadi lebih baik lagi" Ujar Brigjen Langgeng.

Di sisi hulu, Polri hadir sebagai jembatan bagi Poktan jagung dalam mengatasi kendala permodalan. Melalui skema pembiayaan melibatkan Himbara, Polri memfasilitasi akses Poktan ke perbankan melalui program Kredit Usaha Rakyat (KUR). Salah satu implementasi nyatanya terlihat di wilayah Polda Jawa Barat, tepatnya di Nagreg dan Ciamis, di mana petani mendapatkan kredit modal untuk kembali menanam dan memperluas lahan pertanian jagung.

Danang Andi Wijanarko selaku senior vice president BRI dalam paparannya mewakili dari Himbara menyampaikan bahwa BRI sendiri pada tahun 2026 sudah menyiapkan plafond senilai 180T rupiah untuk pembiayaan KUR Mikro di bidang pertanian termasuk ekosistem pertanian Jagung.

Tidak hanya urusan modal, Polri melalui Gugus Tugas Ketahanan Pangan juga memberikan perlindungan kepada petani dengan menjaga stabilitas harga. Polri memastikan hasil panen petani tidak terjebak dijual ke tengkulak dengan harga rendah. Sebagai solusinya, Polri menjalin kerja sama dengan Perum Bulog untuk menyerap hasil panen dengan harga lebih baik.

Pelaksanaan pengadaan jagung tahun 2026 oleh Bulog didasarkan pada Surat dinas Internal nomor SDI-217/DU000/PD.02.01/12012026 tanggal 12 Januari 2026 tentang pengadaan Jagung dengan target 1 juta ton untuk Cadangan pangan pemerintah tahun 2026 dengan harga 6.400 Rupiah per Kilogram.



"Fokus kami adalah menjaga agar harga jagung di tingkat petani minimal sesuai dengan Harga Pembelian Pemerintah (HPP). Di beberapa wilayah, seperti di Jabar dan di Kalsel, kolaborasi ini mendorong pembelian harga yang berpihak ke petani jagung, yakni mencapai Rp6.400 per kg sesuai standar HPP Bulog." Ujar Brigjen Langgeng Purnomo selaku Wakil Posko Gugus Tugas Ketahanan Pangan Polri.

Program ini bertujuan untuk mengembangkan lahan tidur, membebaskan petani dari jebakan tengkulak dan meningkatkan produksi jagung nasional. Dengan pendampingan manajerial yang tepat, diharapkan petani mampu membayar pinjaman modal tepat waktu dan meningkatkan taraf hidup mereka secara berkelanjutan.

Melalui rapat koordinasi program ketahanan pangan tahun 2026, Polri berharap dapat memperkuat ekosistem pertanian jagung pakan ternak dan mensejahterakan petani jagung Indonesia.

(Babil)

Pawai Akhirusanah Madin TPQ Nurussalam Kelurahan Kasepuhan Kecamatan Batang Dalam Rangka Akhirusanah Akhir Tahun Pendidikan Islam Madin TPQ Nurussalam Kelurahan Kasepuhan Kecamatan Batang Kabupaten Batang




Batang, SERGAP TARGET - 7 Pebruari 2026  "Pawai Akhirusanah Madin TPQ Nurussalam Kelurahan Kasepuhan Kecamatan Batang " (Media  Sergaptarget ) Dalam Rangka Akhirusanah / Akhir Tahun Pendidikan Islam Madin TPQ Nurussalam Kelurahan Kasepuhan Kec Batang Kabupaten Batang Mengadakan Pawai Karnaval  dan DrumBand Yg diikuti Oleh Ratusan Santri dan Santriwati Siswa -Siswi dengan Rute Mengelilingi Jalan Dibeberapa Titik Sepanjang Kelurahan.


 ,Kegiatan ini Rutin dilakukan Sepanjang Akhir Tahun ( Akhirusanah ).   Putra -Putri   Madin TPQ Yg Merupakan Tunas Bangsa ini Tidak hanya Mengenyam Pendidikan Pengetahuan Umum Saja tapi lebih diprioritaskan Pada Pengetahuan Agama dan Moral, Kegiatan ini Menjadi Puncak dari Segala Aktifitas Giat Belajar Mengajar dalam kurun Waktu Akhir Tahun.



Diharapkan Adanya Kegiatan Kirab Pawai ini Bisa  Menghidupkan Tradisi dan Nilai- Nilai Moral Yg Islami dan Religius Guna Membentengi Perilaku Moral Anak Bangsa Seiring Dinamika Waktu Yang Penuh dengan Akulturasi budaya Yang Cenderung Negatif. (Muhammad Subhan,S.H.)

Jumat, 06 Februari 2026

Kapolsek Rambah Samo Adakan Bakar Ikan Dan Ayam, Gelar Silaturahmi,Sinargitas Dan Kolaborasi Antara Polri dan Insan pers, Bersama Wartawan Rohul Peringati HPN Dan Sekaligus Menyambut Menjelang  Bulan Ramadan


Rokan Hulu - Polsek Rambah Samo mengadakan acara bakar ikan dan ayam bersama insan pers Kabupaten Rokan Hulu dalam rangka menyambut Hari Pers Nasional (HPN) ke-80 dan Bulan Suci Ramadhan. Acara ini dipimpin oleh Kapolsek Rambah Samo, Ipda Sarlose Mesra, SH
Sabtu, ( 7/2/2026 )



Kapolsek menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk sinergitas dan kolaborasi antara Polri dan insan pers. Ia mengucapkan selamat Hari Pers Nasional ke-80 dan berharap pers semakin profesional dalam menyajikan informasi akurat dan berimbang.

Alfian Top Ketua GWI, Sabar Friden Sitanggang Ketua PPDI , dan Andi Harianja Sekretaris JOIN , mengapresiasi kegiatan ini. Alfian Top berterima kasih atas undangan dan berharap kegiatan ini menyatukan insan pers Rokan Hulu. Sabar Friden Sitanggang menekankan pentingnya sinergitas antara Polri dan insan pers. Andi Harianja berharap kegiatan ini memperkuat kemitraan.

Turut hadir Organisasi PPDI,GWI, PWI, Akpersi, RMB, IMO, SPRI, IWO, SPI, dan PWRI. Suasana kegiatan hangat dan penuh keakraban, dengan bakar ikan dan ayam serta makan siang bersama.
***Hobbi Pargaulan ***

Jaga Kebugaran, Warga Binaan Lapas Pasir Pangarayan Ikuti Senam Rutin di Bawah Pengawasan Petugas


Pasir Pengaraian - Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Pasir Pangarayan terus berupaya menjaga kesehatan serta kebugaran Warga Binaan melalui pelaksanaan kegiatan senam rutin yang digelar di lapangan dalam lingkungan lapas pada Sabtu (7/2/2026).

Kegiatan olahraga bersama ini diikuti warga binaan dengan antusias dan penuh semangat. Gerakan demi gerakan senam diikuti secara bersama-sama, menciptakan suasana yang positif sekaligus menyegarkan.

Kepala Lapas Pasir Pangarayan Efendi P. Purba melalui Kepala Seksi Binadik dan Giatja, Sunu Istiqomah Danu, menyampaikan bahwa selain membantu meningkatkan daya tahan tubuh dan menjaga kondisi fisik, senam rutin juga menjadi bagian dari program pembinaan yang mendorong warga binaan membiasakan pola hidup sehat, disiplin, dan teratur dalam kehidupan sehari-hari.

Dalam pelaksanaannya, aspek keamanan dan ketertiban tetap menjadi prioritas utama. Jajaran Regu Pengamanan melakukan pengawasan secara menyeluruh, mulai dari pemantauan jalannya kegiatan hingga memastikan seluruh peserta mengikuti rangkaian senam dengan tertib. Dengan pengawasan tersebut, kegiatan berlangsung aman, lancar, dan kondusif.

"Senam rutin ini merupakan salah satu bentuk pembinaan berkelanjutan yang diberikan kepada warga binaan. Dengan tubuh yang sehat dan bugar, warga binaan dapat mengikuti seluruh program pembinaan lain di lapas secara optimal serta menjalani masa pidana dengan kegiatan yang positif dan bermanfaat," ujar Sunu.

Melalui kegiatan ini, Lapas Pasir Pangarayan terus menunjukkan komitmennya dalam menciptakan lingkungan pemasyarakatan yang sehat, aman, dan produktif. Kebiasaan hidup sehat yang ditanamkan menjadi bekal penting bagi warga binaan, baik selama berada di dalam lapas maupun saat kembali ke tengah masyarakat.

Patroli Keamanan Malam , Babinsa Bersama Linmas

Wonogiri - Dalam rangka menciptakan kondusifitas wilayah, Babinsa Koramil 21/Bulukerto , Peltu Budi S, memimpin patroli keamanan bersama anggota Linmas, Karang Taruna, dan warga masyarakat Kecamatan Bulukerto. Kegiatan yang dilaksanakan pada malam hari ini bertujuan untuk mengawasi dan memastikan situasi keamanan di wilayah tersebut tetap terkendali. Kamis malam (6/2). 
‎Patroli ini merupakan bagian dari upaya rutin yang dilakukan untuk menjaga ketertiban dan mencegah terjadinya gangguan keamanan, khususnya pada malam hari. Peltu Budi S mengungkapkan, patroli tersebut melibatkan partisipasi aktif masyarakat yang merupakan bentuk sinergi antara TNI, Linmas, Karang Taruna, dan masyarakat.
‎"Kami berharap dengan adanya kegiatan patroli keamanan seperti ini, wilayah Bangkat tetap aman, nyaman, dan kondusif bagi seluruh masyarakat," ujarnya.
‎Patroli yang dilakukan melibatkan pemeriksaan rutin di titik-titik rawan serta dialog dengan warga untuk mendengar keluhan atau informasi yang berhubungan dengan keamanan di lingkungan masing-masing.
‎Kegiatan ini mendapat apresiasi positif dari masyarakat setempat yang merasa lebih aman dan terlindungi berkat kehadiran aparat dan perangkat masyarakat yang terlibat. Melalui kolaborasi tersebut, diharapkan dapat mempererat hubungan antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam menjaga keamanan dan ketertiban wilayah.

Penulis : Arda 72

Mari Menanam Semangka Bersama, Kegiatan Kemandirian dalam Ketahanan Pangan

Rokan Hulu-Dalam rangka meningkatkan pembinaan kemandirian Warga Binaan, Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIB Pasir Pangarayan memanfaatkan lahan yang tersedia di lingkungan lapas untuk kegiatan budidaya tanaman semangka. Kegiatan ini merupakan bagian dari program ketahanan pangan yang bertujuan membekali Warga Binaan dengan keterampilan di bidang pertanian sekaligus mendukung kemandirian pangan.



Pemanfaatan lahan tersebut merupakan implementasi dari 15 Program Aksi Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan, khususnya dalam penguatan ketahanan pangan melalui sektor pertanian di lingkungan Lapas dan Rutan. Dengan mengoptimalkan lahan yang ada, Lapas Pasir Pangarayan berupaya menciptakan kegiatan pembinaan yang produktif, berkelanjutan, dan bernilai ekonomis.

Hasil dari budidaya semangka ini diprioritaskan untuk mendukung ketersediaan pangan bagi warga binaan, serta menjadi sarana edukasi mengenai pengelolaan pertanian dari tahap penanaman hingga panen.

Melalui pendampingan dan pembinaan yang berkelanjutan, diharapkan Warga Binaan memiliki etos kerja, keterampilan, serta kesiapan untuk kembali dan berkontribusi secara positif di tengah masyarakat.

Dengan semangat kebersamaan di tahun 2026, Lapas Kelas IIB Pasir Pangarayan terus berkomitmen menjadikan setiap potensi lahan yang ada sebagai sarana pembinaan kemandirian, guna mendukung ketahanan pangan dan keberhasilan reintegrasi sosial warga binaan.

Tim Patroli Raimas Macan Kumbang 852 Polresta Cirebon Amankan Puluhan pelajar Terlibat Tawuran






Tim Patroli Raimas Macan Kumbang 852 Polresta Cirebon berhasil mengamankankan puluhan pelajar yang tawuran di Jalan Raya Plumbon, Kecamatan Plumbon, Kabupaten Cirebon, pada Kamis (5/2/2026) kira-kira pukul 17.30 WIB. Mereka merupakan para pelajar dari sejumlah sekolah di wilayah Cirebon.

"Kami juga turut mengamankan sejumlah barang bukti berupa 5 sepeda motor, 1 buah celurit, dan 14 handphone. Sehingga para pelajar berikut seluruh barang bukti langsung diamankan untuk keperluan pemeriksaan lebih lanjut," kata Kombes Pol Imara Utama, S.H, S.I.K, M.H.

Peristiwa bermula saat Tim Patroli Raimas Macan Kumbang 852 Polresta Cirebon menerima laporan mengenai sekelompok pelajar yang terlibat tawuran di wilayah Kecamatan Plumbon. Petugas pun merespon cepat laporan tersebut dengan mendatangi lokasi kejadian

"Kami langsung mengejar mereka, karena beberapa di antaranya kabur ketika saat melihat kedatangan petugas Tim Patroli Raimas Macan Kumbang 852 Polresta Cirebon. Kemudian terdapat 23 pelajar yang berhasil diamankan dan langsung dibawa ke Mapolresta Cirebon untuk diperiksa lebih lanjut," terangnya.

Pihaknya mengimbau dan mengharapkan para kuwu, RT, RW, dan mandor agar ikut membantu mengawasi warganya, khususnya para orang tua harus lebih memperhatikan anaknya untuk tidak melakukan kegiatan yang negatif. Sehingga mengakibatkan kerugian bagi orang lain yang menjadi korban ataupun dirinya sendiri untuk masa depannya.

Ia mengatakan, patroli Raimas Macan Kumbang 852 Polresta Cirebon merupakan salah satu upaya jajarannya dalam mencegah terjadinya hal yang tidak diinginkan. Dari mulai tawuran hingga aksi tindak kriminalitas lainnya dalam rangka memberikan jaminan keamanan bagi masyarakat Kabupaten Cirebon.

Selain itu, patroli tersebut merupakan langkah preventif yang dilaksanakan Polresta Cirebon rutin dari mulai siang, sore, dan malam untuk menciptakan situasi kamtibmas yang aman, nyaman, dan kondusif. Diharapkan patroli tersebut dapat mencegah tindak kriminalitas di Kabupaten Cirebon.

Adapun sasaran dari Tim Raimas Macan Kumbang 852 Patroli adalah geng motor, premanisme, peredaran dan penyalahgunaan narkoba maupun miras, knalpot bising, serta kejahatan jalanan lainnya yang meresahkan masyarakat. Dalam patroli tersebut, petugas juga menyampaikan pesan-pesan kamtibmas dan selalu mewaspadai setiap kejadian kriminalitas di sekitar masyarakat. 

Menurutnya, patroli tersebut juga merupakan respon cepat terhadap aduan masyarakat di media sosial mengenai ancaman pelaku kejahatan di wilayah Kabupaten Cirebon. Sehingga pihaknya pun melibatkan personel gabungan dari Polsek jajaran dan dibackup Satsamapta Polresta Cirebon.

"Kami pastikan Polresta Cirebon dan Polsek jajaran tidak akan segan-segan melakukan tindakan tegas dan tindakan keras kepada para pelaku kejahatan yang melakukan aksi kriminalitas di Kabupaten Cirebon. Sehingga situasi kamtibmas juga dapat terjaga secara aman, nyaman, dan kondusif," ujarnya.

Ia juga mengingatkan para orang tua untuk mengawasi pergaulan dan kegiatan anak-anaknya terutama pada malam hari sehingga mereka tidak terlibat perbuatan melanggar hukum. Selain itu, para orang tua juga harus menjaga anaknya dari pergaulan dan pengaruh lingkungan negatif yang berpotensi menimbulkan gangguan kamtibmas.

"Kami juga meminta peran aktif masyarakat Kabupaten Cirebon untuk segera melaporkan berbagai tindak kejahatan ke Polresta Cirebon maupun Polsek jajaran. Kami memastikan setiap laporan yang diterima akan langsung ditindaklanjuti," pungkasnya.((Babil))