Sergap Target

Berita Terkini

Pastikan Progres Berjalan Sesuai Target, Bupati Anton Tinjau Langsung Pekerjaan Mal Pelayanan Publik Rokan Hulu

ROKAN HULU – Komitmen Pemerintah Kabupaten Rokan Hulu dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik terus ditunjukkan secara nyata. Bupati Ro...

Postingan Populer

Sabtu, 19 September 2026

Pastikan Progres Berjalan Sesuai Target, Bupati Anton Tinjau Langsung Pekerjaan Mal Pelayanan Publik Rokan Hulu





ROKAN HULU – Komitmen Pemerintah Kabupaten Rokan Hulu dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik terus ditunjukkan secara nyata. Bupati Rokan Hulu, Anton, S.T., M.M., turun langsung meninjau kemajuan pekerjaan pembangunan Mal Pelayanan Publik (MPP) Kabupaten Rokan Hulu, Jumat (18/9/2026).



Peninjauan langsung yang dilakukan Bupati Anton ini bertujuan untuk melihat secara detail progres pekerjaan di lapangan serta memastikan kesiapan sarana dan prasarana pendukung agar nantinya dapat memberikan pelayanan yang optimal kepada masyarakat.



Dalam kunjungannya, Bupati Anton tampak menelusuri setiap sudut area MPP, mengecek kualitas pengerjaan, tata ruang pelayanan, hingga fasilitas penunjang yang akan digunakan untuk kenyamanan masyarakat. Ia menegaskan bahwa pembangunan MPP harus berjalan sesuai dengan target waktu dan standar mutu yang telah ditetapkan.



Kehadiran Mal Pelayanan Publik ini nantinya diharapkan menjadi pusat pelayanan terpadu yang semakin memperkuat penyelenggaraan pelayanan publik di Kabupaten Rokan Hulu. Dengan konsep pelayanan terintegrasi, masyarakat dapat mengakses berbagai jenis layanan dari berbagai instansi dalam satu tempat, sehingga lebih mudah, cepat, nyaman, transparan, dan efisien.


Menurut Bupati Anton, MPP merupakan wujud nyata dari upaya pemerintah daerah untuk mendekatkan pelayanan kepada masyarakat dan memangkas birokrasi yang berbelit. Semua layanan akan dihadirkan dalam satu atap.

"Pemkab Rokan Hulu terus mendorong peningkatan kualitas pelayanan yang berorientasi pada kebutuhan masyarakat. Komitmen terhadap peningkatan standar pelayanan publik juga terus diperkuat dalam penyelenggaraan layanan pemerintah daerah," tegas Bupati Anton.

Ia menambahkan, dengan adanya MPP, diharapkan tidak ada lagi masyarakat yang kesulitan mengurus dokumen atau perizinan karena harus berpindah-pindah kantor. Cukup datang ke satu lokasi, semua urusan dapat diselesaikan.

Pelayanan semakin dekat, urusan semakin mudah.
*Rokan Hulu Bergerak, Rokan Hulu Maju*

***Hobbi Pargaulan***


Polres Indramayu Bekali Warga Gadingan Keterampilan UMKM

Indramayu, Sergaptarget.com  Polres Indramayu Polda Jabar memberikan pelatihan pembuatan sabun cair kepada masyarakat Desa Gadingan, Kecamatan Sliyeg, Kabupaten Indramayu, Jumat (18/9/2026) siang.

Kegiatan yang digelar di Kantor Desa Gadingan tersebut menghadirkan Kasat Tahti Polres Indramayu IPTU Agus Setiawan, S.H., sebagai narasumber. Turut hadir Kapolsek Sliyeg AKP Edi Mulyana. S, S.H., Bhabinkamtibmas Polsek Sliyeg, unsur Pemerintah Desa Gadingan, serta masyarakat setempat.

Kapolres Indramayu AKBP Prianggo P. M. melalui Kasat Tahti Polres Indramayu IPTU Agus Setiawan mengatakan, pelatihan tersebut dilaksanakan sebagai tindak lanjut atas permohonan Pemerintah Desa Gadingan kepada Polres Indramayu terkait kegiatan pelatihan usaha bagi masyarakat.

“Kegiatan hari ini merupakan tindak lanjut dari permohonan Pemerintah Desa Gadingan kepada Polres Indramayu untuk memberikan pelatihan kepada masyarakat. Kami hadir untuk berbagi pengetahuan dan keterampilan yang nantinya diharapkan dapat dikembangkan oleh warga,” kata IPTU Agus Setiawan kepada awak media.

Dalam pelatihan tersebut, warga mendapatkan praktik langsung mengenai proses pembuatan sabun cair, khususnya sabun cuci piring. Selain itu, peserta juga diberikan pelatihan pembuatan semir ban yang dapat dikembangkan sebagai produk usaha rumah tangga.

Menurut IPTU Agus, keterlibatan kepolisian dalam kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya untuk turut mendorong pemberdayaan dan peningkatan perekonomian masyarakat.

“Tujuannya, kami dari kepolisian ingin ikut berpartisipasi mendorong perekonomian masyarakat. Dengan keterampilan yang diperoleh, kami berharap masyarakat dapat mengembangkan usaha dan menciptakan peluang pekerjaan baru,” ujarnya.

Pelatihan tidak hanya memberikan± penjelasan mengenai bahan yang digunakan, tetapi juga mengajak warga mempraktikkan secara langsung proses pembuatan produk sehingga keterampilan tersebut dapat diterapkan secara mandiri setelah kegiatan selesai.


IPTU Agus berharap ilmu yang diperoleh tidak berhenti pada kegiatan pelatihan, melainkan dapat dikembangkan menjadi produk yang memiliki nilai ekonomi dan membantu memenuhi kebutuhan keluarga.

“Harapannya setelah mengikuti pelatihan, masyarakat Desa Gadingan dapat mengaplikasikan keterampilan tersebut. Jika dikembangkan dengan baik, ini bisa membantu perekonomian keluarga sekaligus membuka peluang usaha baru,” katanya.

Sementara Kuwu Desa Gadingan, Suwarto, menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada Kapolres Indramayu AKBP Prianggo P. M. beserta jajaran atas terselenggaranya pelatihan tersebut.

“Kami atas nama Pemerintah Desa Gadingan mengucapkan terima kasih dan apresiasi kepada Bapak Kapolres Indramayu beserta jajaran yang telah memberikan pelatihan pembuatan sabun cuci kepada masyarakat Desa Gadingan,” kata Suwarto.

Menurutnya, kegiatan tersebut tidak sekadar memberikan pengetahuan baru, tetapi juga membuka peluang bagi masyarakat untuk mengembangkan keterampilan menjadi kegiatan usaha yang dapat membantu perekonomian keluarga.

“Pelatihan ini sangat bermanfaat karena tidak hanya memberikan pengetahuan dan keterampilan baru, tetapi juga membuka peluang bagi masyarakat untuk mengembangkan usaha produktif,” ujarnya.

Suwarto berharap keterampilan yang diperoleh warga tidak berhenti setelah pelatihan selesai. Pengetahuan mengenai pembuatan sabun cair diharapkan dapat terus dipraktikkan, dikembangkan, dan bahkan menjadi salah satu alternatif usaha masyarakat Desa Gadingan.

Ia juga berharap sinergi antara Polri, pemerintah desa, dan masyarakat dapat terus terjalin melalui berbagai kegiatan yang memberikan dampak positif secara langsung kepada warga.
“Kami berterima kasih atas perhatian, kepedulian, serta kontribusi Polres Indramayu dalam mendukung pemberdayaan masyarakat desa. Semoga sinergi antara Polri, pemerintah desa, dan masyarakat terus terjalin dengan baik,” tuturnya.

Di tempat yang sama, salah seorang warga Desa Gadingan, Rustinih, mengaku senang dapat mengikuti pelatihan tersebut. Menurutnya, warga yang sebelumnya belum mengetahui proses pembuatan sabun cuci kini memiliki pengetahuan dan keterampilan baru yang bisa dipraktikkan sendiri di rumah.

“Saya mewakili masyarakat Desa Gadingan mengucapkan terima kasih kepada Bapak Kapolres Indramayu beserta jajaran yang telah memberikan pelatihan pembuatan sabun cuci kepada kami,” kata Rustinih.

Ia menuturkan, keterampilan tersebut tidak hanya dapat dimanfaatkan untuk memenuhi kebutuhan rumah tangga, tetapi juga berpeluang dikembangkan menjadi produk yang bisa dijual untuk menambah penghasilan keluarga.

“Kami yang sebelumnya belum mengetahui cara membuat sabun cuci, sekarang mendapatkan pengetahuan dan keterampilan baru. Ini bisa kami praktikkan sendiri di rumah, bahkan dapat dikembangkan menjadi peluang usaha,” ujarnya.

Rustinih berharap kegiatan pemberdayaan seperti itu dapat terus dilaksanakan karena manfaatnya dapat langsung dirasakan masyarakat.

“Kami sangat senang karena kegiatan seperti ini benar-benar memberikan manfaat langsung. Terima kasih Polres Indramayu, semoga semakin dekat dengan masyarakat dan kegiatan positif seperti ini dapat terus dilaksanakan,” katanya.

((BABIL))

Polsek Kepenuhan Gagalkan Aksi Pencurian Dua Sepeda Motor di Desa Pekan Tebih, Pelaku Diamankan




ROKAN HULU — Aksi pencurian kendaraan bermotor di wilayah Kepenuhan berhasil diungkap Unit Reskrim Polsek Kepenuhan. Seorang pria berinisial Z alias I (38) diamankan setelah sebelumnya dicurigai warga hendak melakukan pencurian di Desa Pekan Tebih, Kecamatan Kepenuhan Hulu, Kabupaten Rokan Hulu.



Dari hasil pemeriksaan, pria tersebut justru mengakui pernah mencuri dua unit sepeda motor beserta sejumlah barang lainnya dari rumah warga di Kampung Panjang, Desa Kepenuhan Barat Sei Rokan Jaya, Kecamatan Kepenuhan.



Kasus ini berawal dari laporan korban Harianto yang mendapati rumahnya telah kehilangan dua unit sepeda motor dan sejumlah barang lainnya.



Saat pulang ke rumahnya pada Jumat, 4 September 2026 sekitar pukul 12.00 WIB, korban terkejut setelah mendapati dua sepeda motor miliknya sudah tidak berada di dalam rumah.

Kedua sepeda motor tersebut yakni Yamaha R15 warna putih biru dengan nomor polisi BM 5680 UP dan Honda Karisma tanpa body kap serta tanpa nomor polisi. Selain kendaraan, satu unit kompor gas, satu tabung gas dan satu set kunci perlengkapan bengkel juga ikut raib.

Korban kemudian menanyakan kejadian tersebut kepada saudara dan tetangganya. Namun, tidak ada yang mengetahui keberadaan pelaku maupun orang yang masuk ke rumah korban. Kejadian tersebut selanjutnya dilaporkan kepada pihak kepolisian.

Pengungkapan kasus ini bermula pada Selasa, 16 September 2026 sekitar pukul 01.00 WIB. Saat itu, Unit SPKT Polsek Kepenuhan menerima informasi masyarakat bahwa seorang pria bernama Z alias I telah diamankan warga karena dicurigai hendak melakukan pencurian di Desa Pekan Tebih.

Mendapat informasi tersebut, personel Unit Reskrim bersama Unit SPKT Polsek Kepenuhan langsung bergerak ke lokasi dan membawa Z alias I ke Polsek Kepenuhan untuk menjalani pemeriksaan.

Dari hasil interogasi, Z alias I mengakui telah melakukan pencurian dari rumah korban pada Kamis, 3 September 2026 sekitar pukul 17.30 WIB. Barang yang diambil berupa dua unit sepeda motor, kompor gas, tabung gas dan satu set kunci perlengkapan bengkel.

Berbekal keterangan tersebut, Unit Reskrim Polsek Kepenuhan langsung melakukan pencarian terhadap barang-barang yang diduga merupakan hasil kejahatan.

Upaya tersebut membuahkan hasil. Satu unit Yamaha R15 berhasil ditemukan di Desa Pekan Tebih setelah sebelumnya dititipkan oleh Z alias I kepada seorang pria berinisial F alias Fajri.

Sementara itu, satu unit Honda Karisma serta satu set kunci perlengkapan bengkel ditemukan di semak-semak kebun kelapa sawit milik masyarakat di kawasan Kampung Panjang, Desa Kepenuhan Barat Sei Rokan Jaya.

Sedangkan kompor gas dan tabung gas, berdasarkan keterangan tersangka, telah dijual di sebuah warung di Kota Tengah. Namun, tersangka mengaku tidak mengetahui nama pemilik warung tersebut.

Seluruh barang bukti yang berhasil ditemukan kemudian diamankan dan dibawa ke Polsek Kepenuhan untuk kepentingan proses penyidikan.

Kapolres Rokan Hulu AKBP Emil Eka Putra, S.I.K., M.Si., melalui Kapolsek Kepenuhan IPTU Jonnes, S.H, menegaskan bahwa jajaran kepolisian akan terus merespons setiap informasi masyarakat dan bergerak cepat dalam mengungkap berbagai tindak pidana di wilayah hukum Polsek Kepenuhan.

Dalam perkara tersebut, Z alias I telah diamankan di Polsek Kepenuhan untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.

Barang bukti yang berhasil diamankan berupa satu unit Yamaha R15 warna putih biru dengan nomor polisi BM 5680 UP, satu unit Honda Karisma tanpa body kap dan nomor polisi, serta satu set kunci perlengkapan bengkel.

Atas perbuatannya, tersangka dipersangkakan melanggar Pasal 477 ayat (1) huruf f KUHPidana.

Akibat kejadian tersebut, korban mengalami kerugian materiel yang ditaksir mencapai Rp14.830.000. 

***Hobbi Pargaulan ***
*(Humas Polres Rohul)*

Piket Koramil 01/Laweyan Laksanakan Patroli Malam Bersama Linmas, Jaga Lingkungan Tetap Aman Dan Kondusif


Uploaded Image

Surakarta - Sertu Agus anggota piket Koramil - 01 Laweyan Kodim Surakarta bersama dengan anggota Linmas melaksanakan patroli diwilayah Kecamatan Laweyan, Jum'at (19/09/2026).

Ditegaskan Sertu Agus Kegiatan patroli adalah kegiatan yang rutin dilaksanakan guna membantu menjaga keamanan, ketertiban dan juga untuk meminimalisir tindak kejahatan yang terjadi diwilayah Kecamatan Laweyan.

Sertu Agus selaku anggota piket Koramil - 01 Laweyan tidak bosan-bosannya selalu mengajak dan memberikan himbauan kepada anggota Linmas untuk selalu menjaga keamanan dan ketertiban dilingkungannya dengan cara selalu waspada dan aktif melaksanakan patroli agar tercipta lingkungan yang aman dan nyaman.

 Penulis : Arda 72

Jumat, 18 September 2026

44 Warga Binaan Ikuti Sidang TPP di Lapas Pasir Pangarayan, Bahas Pemilihan Tamping untuk Kelanjutan Pembinaan




Pasir Pangarayan — Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Pasir Pangarayan melaksanakan Sidang Tim Pengamat Pemasyarakatan (TPP) pada Sabtu (19/9/2026). Kegiatan tersebut diikuti oleh sebanyak 44 orang Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) dalam rangka proses pemilihan Tamping sebagai bagian dari kelanjutan pembinaan di lingkungan Lapas.



Sidang TPP dipimpin oleh Kepala Seksi Pembinaan Narapidana dan Kegiatan Kerja (Kasi Binadik dan Giatja) Lapas Kelas IIB Pasir Pangarayan, Andi Rahman. Turut hadir Kepala Kesatuan Pengamanan Lembaga Pemasyarakatan (Ka.KPLP) Freddy Rinadi Siregar, Kepala Subseksi Registrasi dan Bimbingan Kemasyarakatan Ega Syaputra, serta anggota TPP lainnya.



Pemilihan Tamping merupakan salah satu bagian dari pelaksanaan pembinaan yang memberikan kesempatan kepada WBP untuk turut membantu pelaksanaan kegiatan tertentu di lingkungan Lapas sesuai dengan ketentuan dan kebutuhan yang berlaku.

Melalui Sidang TPP, proses pemilihan dilakukan dengan memperhatikan berbagai aspek yang berkaitan dengan WBP sebagai bagian dari upaya mendukung kelanjutan proses pembinaan. Hal ini diharapkan dapat memberikan ruang bagi WBP untuk mengembangkan sikap tanggung jawab, kedisiplinan, serta kemampuan dalam mengikuti kegiatan pembinaan.

Kasi Binadik dan Giatja Andi Rahman menyampaikan bahwa pelaksanaan Sidang TPP merupakan bagian dari komitmen Lapas Pasir Pangarayan dalam memastikan proses pembinaan berjalan secara terarah dan sesuai ketentuan.

“Sebagaimana arahan Kalapas, pemilihan Tamping diharapkan dapat menjadi bagian dari kelanjutan proses pembinaan bagi Warga Binaan. Pelaksanaannya dilakukan melalui Sidang TPP dengan tetap memperhatikan ketentuan yang berlaku, sehingga Warga Binaan yang dipilih nantinya dapat menjalankan tugas dan tanggung jawabnya dengan baik,” ujar Andi Rahman mewakili Kalapas Kelas IIB Pasir Pangarayan, Efendi P. Purba.

Ia menambahkan bahwa pembinaan di Lapas tidak hanya berfokus pada aspek keamanan dan ketertiban, tetapi juga mendorong WBP untuk mengikuti proses pembinaan secara aktif dan bertanggung jawab.

“Harapannya, kegiatan ini dapat mendukung terciptanya proses pembinaan yang berkelanjutan serta memberikan pengalaman positif bagi Warga Binaan dalam membangun sikap disiplin dan bertanggung jawab selama menjalani masa pembinaan,” tambahnya.

Dengan terlaksananya Sidang TPP tersebut, Lapas Kelas IIB Pasir Pangarayan terus berupaya melaksanakan pembinaan secara terarah, tertib, dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku sebagai bagian dari pelaksanaan tugas pemasyarakatan.

Lapas Kelas IIB Pasir Pangarayan — L’Pasian Bersahabat.

***Hobbi Pargaulan***

Kodim 0616/Indramayu Bersama Subden Pom Gelar Pemeriksaan Gabungan Gaktib dan Ops Yustisi 2026




Indramayu, Sergaptarget.com 
Kodim 0616/Indramayu bersama Subdenpom III/3-3 Indramayudr melaksanakan pemeriksaan gabungan kendaraan bermotor milik prajurit dan PNS dalam rangka Penegakan Hukum (Gaktib) dan Operasi Yustisi Satuan Tahun 2026, Kamis (17/9/2026).

Kegiatan yang berlangsung di Lapangan Upacara Makodim 0616/Indramayu, Jalan Gatot Subroto No. 01, Desa Pekandangan, Kecamatan/Kabupaten Indramayu, tersebut dimulai pukul 07.30 hingga 08.00 WIB.

Pemeriksaan dipimpin Ps. Pasi Inteldim 0616/Indramayu Kapten Inf Disman, dengan melibatkan personel Staf Intel dan Unit Intel Kodim 0616/Indramayu serta personel Subdenpom III/3-3 Indramayu yang dipimpin Dansubdenpom III/3-3 Indramayu Kapten Cpm Ujang Gofar.

Sebelum pemeriksaan, dilaksanakan apel pengecekan personel dan materiil, dilanjutkan penyampaian arahan mengenai tata tertib pemeriksaan.

Petugas kemudian melakukan pemeriksaan kendaraan secara satu per satu. Pemeriksaan mencakup kelengkapan administrasi berupa STNK, SIM TNI/Umum, KTA dan Surat Izin Jalan (SIJ).

Selain itu, petugas juga memeriksa kondisi fisik kendaraan, meliputi spion, lampu utama, lampu sein, lampu rem, kondisi ban, nomor rangka, nomor mesin serta penggunaan helm standar SNI.

Dari hasil pemeriksaan, sebanyak 26 kendaraan roda dua diperiksa, terdiri dari 20 unit kendaraan dinas dan 6 unit kendaraan pribadi. Sementara kendaraan roda empat dinas maupun pribadi nihil.

Secara umum, mayoritas personel telah memenuhi ketentuan administrasi dan kelengkapan kendaraan. Namun, petugas masih menemukan 1 temuan minor, antara lain administrasi kendaraan yang mendekati masa berlaku.

Terhadap temuan tersebut, petugas memberikan teguran dan penekanan kepada personel terkait agar segera melakukan pembenahan dan memperpanjang dokumen kendaraan sebelum masa berlakunya habis.

Ps. Pasi Inteldim 0616/Indramayu Kapten Inf Disman mengatakan, pemeriksaan gabungan tersebut merupakan bagian dari upaya meningkatkan kepatuhan personel terhadap aturan dan ketentuan yang berlaku.

“Pemeriksaan ini tidak hanya berorientasi pada penertiban, tetapi juga sebagai langkah preventif untuk meningkatkan kesadaran personel terhadap pentingnya kelengkapan administrasi dan kondisi kendaraan yang memenuhi standar keselamatan. Temuan minor yang ada langsung kami tindak lanjuti dengan teguran dan penekanan untuk segera diperbaiki,” ujar Kapten Inf Disman.

Sementara itu, Dandim 0616/Indramayu Letkol Arm Tulus Widodo, S.E., M.Han. menegaskan bahwa disiplin dan kepatuhan terhadap hukum merupakan bagian penting dalam mendukung profesionalisme prajurit dan PNS di lingkungan satuan.

“Kedisiplinan harus dimulai dari hal-hal yang sederhana, termasuk tertib administrasi dan kepatuhan dalam berkendara. Melalui kegiatan Gaktib dan Operasi Yustisi ini, kami ingin memastikan seluruh personel Kodim 0616/Indramayu memahami serta melaksanakan ketentuan yang berlaku, sehingga dapat mendukung pelaksanaan tugas secara aman, tertib dan profesional,” tegasnya.

Menurutnya, pemeriksaan kendaraan juga menjadi langkah untuk meminimalisir potensi pelanggaran lalu lintas maupun risiko kecelakaan saat personel melaksanakan aktivitas kedinasan maupun kegiatan sehari-hari.

Kegiatan pemeriksaan gabungan tersebut berlangsung tertib dan aman. Data hasil pemeriksaan selanjutnya menjadi bahan evaluasi dan laporan sebagai bagian dari pembinaan disiplin serta penegakan hukum di lingkungan Kodim 0616/Indramayu.

Tertib Administrasi, Disiplin Berkendara, Patuh Hukum, dan Utamakan Keselamatan.

(Nana. S)

Bersama Perangkat Desa,Kapolres Wonosobo Ajak Perkuat Sinergi Jaga Kondusivitas Pilkades

WONOSOBO — Menjelang pelaksanaan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) serentak pada November 2026, Polres Wonosobo memperkuat komunikasi dengan perangkat desa. Perangkat desa dinilai memiliki peran penting dalam membantu menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat karena berinteraksi langsung dengan warga di wilayahnya.

Hal tersebut disampaikan Kapolres Wonosobo AKBP Ricky Pripurna Atmaja, S.I.K., M.H. dalam sarasehan bersama Persatuan Perangkat Desa Indonesia (PPDI) Kabupaten Wonosobo di Lavanya Coffee & Eatery Wonosobo, Jumat (18/9/2026).

Kegiatan yang berlangsung pukul 14.30 hingga 16.45 WIB tersebut dihadiri Wakapolres Wonosobo Kompol Nana Edi Sugito, S.H., Kabag SDM Kompol Nuryawan Eko Ramdani, S.Pd., M.Tr.AP., Kasat Intelkam AKP H. M. Nurhasan, S.H., M.H., Ketua PPDI Kabupaten Wonosobo Eko Purwanto, Wakil Ketua PPDI Kumpul Priyo Sunarko, serta para koordinator kecamatan PPDI se-Kabupaten Wonosobo.

Ketua PPDI Kabupaten Wonosobo Eko Purwanto mengatakan pertemuan tersebut menjadi ruang silaturahmi sekaligus memperkuat komunikasi antara perangkat desa dan kepolisian.

Menurut dia, komunikasi yang baik diperlukan agar berbagai perkembangan di masyarakat dapat disampaikan secara cepat dan menjadi bahan koordinasi bersama, khususnya menjelang tahapan Pilkades.

"Kami berharap hubungan dan komunikasi dengan Polres Wonosobo semakin intens dan harmonis, sehingga perangkat desa mendapatkan arahan dalam menjalankan tugas di tengah masyarakat," ujar Eko.

Ia mengatakan PPDI berkomitmen mendukung terciptanya situasi yang aman dan kondusif. Para koordinator kecamatan juga diminta menyampaikan perkembangan situasi di wilayah masing-masing secara objektif, terbuka, dan sesuai kondisi di lapangan.

Perangkat Desa Jadi Mitra Kepolisian

Kapolres Wonosobo AKBP Ricky Pripurna Atmaja mengatakan pemerintah desa merupakan salah satu mitra strategis kepolisian dalam menjaga keamanan wilayah.

Menurutnya, dinamika di desa tidak hanya berkaitan dengan keamanan dan ketertiban, tetapi juga menyangkut aspek sosial, ekonomi, budaya, serta kehidupan masyarakat secara luas.

"Fungsi desa itu sangat luas. Karena itu, Polri harus senantiasa bermitra dengan pemerintah desa," kata Ricky.

Dalam menghadapi Pilkades, ia meminta seluruh pihak mengedepankan komunikasi dan langkah pencegahan. Setiap perkembangan yang berpotensi mengganggu tahapan Pilkades diharapkan dapat segera dikoordinasikan sehingga dapat ditangani secara tepat.

Kapolres juga mengingatkan bahwa pengamanan Pilkades membutuhkan keterlibatan seluruh unsur. Dengan jumlah personel kepolisian yang terbatas dibandingkan luas wilayah dan jumlah masyarakat yang harus dilayani, sinergi dengan perangkat desa, BPD, pemerintah kecamatan, dan unsur terkait menjadi penting.

"Kami titip anggota kami yang bertugas di lapangan kepada para perangkat desa. Mari kita bersama-sama menjaga agar seluruh tahapan Pilkades berjalan aman dan kondusif," ujarnya.

Pemetaan Dilakukan untuk Pencegahan

Dalam sarasehan tersebut, para koordinator kecamatan menyampaikan perkembangan situasi di wilayah masing-masing. Secara umum, kondisi di sejumlah wilayah dilaporkan berjalan kondusif.

Selain itu, terdapat beberapa dinamika lokal yang menjadi perhatian bersama, antara lain berkaitan dengan persaingan antarpeserta dan pendukung, persoalan administrasi, perkembangan pendaftaran calon, serta potensi gesekan sosial yang perlu diantisipasi.

Polres Wonosobo menempatkan informasi tersebut sebagai bahan pemetaan dan langkah pencegahan, bukan sebagai kesimpulan bahwa telah terjadi gangguan keamanan.

Kapolres menegaskan bahwa setiap persoalan dalam tahapan Pilkades harus ditangani berdasarkan aturan yang berlaku. Apabila ditemukan dugaan pelanggaran, penanganannya dilakukan melalui mekanisme yang telah ditentukan dengan tetap mengedepankan langkah persuasif dan dokumentasi yang dapat dipertanggungjawabkan.

"Kalau ada pelanggaran, dokumentasikan dan buat berita acara. Kita kedepankan pendekatan persuasif dan sesuai ketentuan yang berlaku," ujar Ricky.

Ia juga mengingatkan seluruh pihak untuk mengikuti aturan resmi Pilkades yang mengatur hak, kewajiban, larangan, serta mekanisme penanganan apabila terjadi pelanggaran.

Persiapan Tahapan 28 September

Salah satu perhatian dalam pertemuan tersebut adalah tahapan Pilkades pada 28 September 2026. Pada tanggal tersebut akan berlangsung tahapan sesuai ketentuan yang berlaku, termasuk proses seleksi bagi desa yang jumlah pendaftarnya memerlukan mekanisme penyaringan.

Kapolres meminta seluruh pihak tidak mengambil langkah berdasarkan informasi yang belum memiliki dasar resmi. Koordinasi dengan panitia Pilkades, pemerintah daerah, dan instansi terkait diperlukan agar setiap tahapan berjalan sesuai ketentuan.

Kasat Intelkam Polres Wonosobo AKP H. M. Nurhasan mengatakan perangkat desa memiliki peran penting dalam mendukung kelancaran seluruh tahapan Pilkades, mulai dari proses persiapan, penetapan calon, pelaksanaan pemilihan hingga pelantikan.

"Yang terpenting adalah bagaimana seluruh pihak dapat bekerja sama sehingga tahapan Pilkades berjalan aman, lancar, dan sesuai aturan," kata Nurhasan.

Ia juga meminta para koordinator kecamatan menyampaikan perkembangan situasi secara berjenjang. Informasi tersebut akan menjadi bagian dari koordinasi dalam menentukan langkah pengamanan yang diperlukan.

Polres Wonosobo juga menyiapkan pola pengamanan sesuai karakteristik wilayah dan tahapan Pilkades. Apabila diperlukan, dukungan personel dari satuan kewilayahan lain akan dikoordinasikan untuk memperkuat pengamanan.

Jaga Pilkades Tetap Sejuk

Kapolres mengajak seluruh pihak, termasuk perangkat desa, panitia Pilkades, peserta, pendukung, dan masyarakat, menjaga suasana tetap sejuk selama seluruh tahapan berlangsung.

Menurut dia, perbedaan pilihan merupakan bagian dari dinamika dalam pemilihan. Namun perbedaan tersebut tidak boleh berkembang menjadi perselisihan yang mengganggu hubungan antarmasyarakat.

"Kita ingin Pilkades berjalan sebagai proses demokrasi di tingkat desa yang aman, tertib, dan tetap menjaga persaudaraan," ujar Ricky.

PPDI Kabupaten Wonosobo juga menyampaikan rencana menggelar PPDI Cup sebagai kegiatan olahraga dan silaturahmi yang melibatkan perangkat desa, kepala desa, serta unsur aparatur lainnya.

Kapolres menyambut baik rencana tersebut dan menyatakan kepolisian siap mendukung sepanjang seluruh persyaratan dan aspek keamanan terpenuhi.

Pertemuan kemudian ditutup dengan komitmen bersama untuk memperkuat koordinasi dan menjaga kondusivitas Kabupaten Wonosobo menjelang, selama, hingga seluruh rangkaian Pilkades selesai.

Polres Wonosobo mengimbau masyarakat agar tidak mudah terpengaruh informasi yang belum terverifikasi serta tetap mengutamakan persatuan dan keamanan lingkungan masing-masing.

Arifin/Tim KJN

Ditpolairud Polda Riau Sapa Warga Pulau Terluar Rupat Utara Lewat Program JALUR, Salurkan Sembako dan Gelar Pustaka Terapung




BENGKALIS – Direktorat Polisi Air dan Udara (Ditpolairud) Polda Riau kembali menunjukkan kepeduliannya terhadap masyarakat pesisir melalui Program JALUR (Jelajah Riau Untuk Rakyat). Kali ini, kegiatan Sambang Nusa dan Pustaka Terapung menyasar warga dan pelajar di Desa Teluk Rhu, Kecamatan Rupat Utara, Kabupaten Bengkalis, Kamis (17/9/2026).



Kegiatan yang berlangsung di kawasan pulau terluar Provinsi Riau tersebut dipimpin langsung oleh PS. Kasubdit Patroli Airud Ditpolairud Polda Riau, Kompol Rahmat Hidayat, S.I.K., M.H. Pelaksanaan kegiatan turut melibatkan Komandan Kapal Patroli KP IV-3001, personel Pos Polair Tanjung Medang, Bhabinkamtibmas Polsek Rupat Utara, serta jajaran personel Ditpolairud Polda Riau.

*Sambang Nusa, Perkuat Kedekatan Polri dengan Masyarakat Pesisir*



Rangkaian kegiatan dimulai sekitar pukul 09.00 WIB di halaman Kantor Desa Teluk Rhu. Acara diawali dengan pembukaan oleh pembawa acara, doa bersama yang dipimpin Bapak Atan Ahmad, serta sambutan Kepala Desa Teluk Rhu, Mansur.



Dalam kesempatan tersebut, Kompol Rahmat Hidayat menyampaikan imbauan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), khususnya mengenai pentingnya menjaga keamanan dan keselamatan wilayah perairan.

https://youtu.be/7VLBTFtzWbw?si=3Z7M2mJMLpLx1JxS

Selain memberikan edukasi kamtibmas, Ditpolairud Polda Riau juga menghadirkan kepedulian sosial melalui penyaluran 60 paket sembako dan bantuan bibit pohon kepada masyarakat setempat.

Kompol Rahmat Hidayat menyampaikan bahwa Program JALUR menjadi sarana untuk mempererat silaturahmi sekaligus mendengarkan secara langsung kondisi masyarakat yang tinggal di kawasan pesisir dan pulau terluar.

“Program JALUR ini bertujuan untuk mempererat tali silaturahmi, mendengarkan langsung kondisi masyarakat di wilayah pesisir, serta menumbuhkan rasa kepedulian sosial terhadap warga di pulau terluar,” ujar Kompol Rahmat.

*Pustaka Terapung, Dorong Minat Baca Anak-Anak Pesisir*

Tidak hanya menyasar masyarakat umum, Program JALUR juga memberikan perhatian terhadap dunia pendidikan melalui kegiatan Pustaka Terapung. Kegiatan ini melibatkan anak-anak pelajar di Desa Teluk Rhu. Personel Polairud memperkenalkan tugas dan fungsi kepolisian perairan sekaligus mengajak para pelajar mengikuti kegiatan membaca bersama.

Beragam buku pengetahuan, dongeng, dan cerita rakyat digunakan untuk menciptakan suasana belajar yang menyenangkan. Kegiatan semakin meriah ketika personel membagikan 20 paket alat tulis dan makanan ringan kepada para pelajar.

Melalui Pustaka Terapung, Ditpolairud Polda Riau berupaya menumbuhkan minat baca serta memperkenalkan peran kepolisian perairan kepada generasi muda yang tinggal di kawasan pesisir.

Secara terpisah, Dirpolairud Polda Riau KBP Apri Fajar Hermanto, menjelaskan bahwa Program JALUR merupakan salah satu program unggulan Kapolda Riau Irjen Pol Herry Heryawan, yang ditujukan bagi masyarakat yang tinggal di wilayah pesisir sungai maupun laut.

Menurutnya, pelaksanaan program tersebut diharapkan mampu membangun kedekatan antara Polri dan masyarakat pesisir. Selain membantu meringankan beban ekonomi warga, Program JALUR juga menjadi sarana untuk mendorong kepedulian terhadap pendidikan dan kesehatan masyarakat.

“Melalui program JALUR ini diharapkan dapat membangun kedekatan Polri dengan masyarakat pesisir. Selain meringankan beban ekonomi, kegiatan ini juga mendorong kepedulian terhadap pendidikan dan kesehatan masyarakat,” ungkapnya.

Pelaksanaan Sambang Nusa dan Pustaka Terapung di Desa Teluk Rhu menjadi bagian dari upaya Ditpolairud Polda Riau menghadirkan pelayanan, edukasi, dan kepedulian sosial bagi masyarakat di kawasan pesisir dan pulau terluar.

***Hobbi Pargaulan***

Kamis, 17 September 2026

Pasipers Kodim 0735/Surakarta Sosialisasikan Penerimaan Sepa PK TNI-AD Gelombang II TA.2026


Uploaded Image

Surakarta - Perwira Seksi Personil (Pasipers) Kodim 0735/Surakarta Kapten Inf Gasar melaksanakan sosialisasi penerimaan Sepa PK TNI-AD Gelombang II TA.2026 bertempat di Kampus UNS Surakarta, Jum'at (18/09/2026).

Dikatakan Kapten Inf Gasar kegiatan ini dalam rangka sosialisasi penerimaan Sepa PK TNI-AD Gelombang II TA.2026 sekaligus pemasangan Pamlet penerimaan Sepa PK TNI-AD Gelombang II TA.2026 dipapan pengumuman Kampus UNS Surakarta.

"Harapan kami dengan adanya sosialisasi ini akan dapat menarik minat Mahasiswa untuk menjadi Perwira TNI nantinya setelah lulus dari Kuliah."imbuhnya.

Sementara itu Mahasiswa UNS Surakarta sangat antusias dalam mendengarkan sosialisasi penerimaan Sepa PK TNI-AD Gelombang II TA.2026 yang disampaikan oleh Pasipers sekaligus ikut melaksanakan pemasangan Pamlet 
penerimaan Sepa PK TNI-AD Gelombang II TA.2026 di papan pengumuman Kampus.

Penulis : Arda 72
Uploaded Image

SEWA TANAH BENGKOK TEGALWANGI 20 TAHUN & BERDIRI BANGUNAN PABRIK PERMANEN, LEGALITAS DIPERTANYAKAN


CIREBON, http://Sergaptarget.com- Pengelolaan tanah bengkok Desa Tegalwangi, Kecamatan Weru, Kabupaten Cirebon, tengah menjadi sorotan 18 /09/26
Diduga Berdasarkan informasi yang dihimpun, aset desa tersebut diduga disewakan kepada pihak pabrik yang berlokasi di wilayah Desa Tegalsari, Kecamatan Plered, dengan durasi sewa yang disebut mencapai kurang lebih 20 tahun dan pertaun disewa sebesar 10 juta oleh Wardono diduga  hanya atas nama saja.

Dugaan Kejanggalan makin mencuat karena di atas lahan tersebut kini telah berdiri bangunan permanen yang diduga digunakan untuk kepentingan pabrik tana desa tegaleamgi. 

Aturan Sewa Aset Desa Maksimal 3 Tahun

Mengacu pada Permendagri Nomor 1 Tahun 2016 tentang Pengelolaan Aset Desa, Pasal 12 menyebutkan sewa aset desa paling lama 3 (tiga) tahun dan dapat diperpanjang. Perjanjian sewa pun wajib memuat objek sewa, besaran sewa, jangka waktu, hak dan kewajiban para pihak.

Aturan tersebut kemudian diperbarui melalui Permendagri Nomor 3 Tahun 2024. Oleh karena itu, keabsahan sewa 20 tahun harus dilihat dari kapan perjanjian itu dibuat dan regulasi apa yang dipakai saat itu.

Tanpa membuka dokumen perjanjian, publik tidak bisa menilai apakah sewa tersebut sah atau menyalahi aturan.

5 Pertanyaan Kunci Soal Bangunan Pabrik

Jika statusnya hanya sewa, muncul pertanyaan besar soal bangunan permanen

1.  Siapa pemilik sah bangunan tersebut?
2.  Atas izin siapa bangunan permanen itu bisa didirikan di atas tanah bengkok?
3.  Apakah pembangunan itu tercantum dalam klausul perjanjian sewa?
4.  Bagaimana nasib bangunan saat masa sewa habis, apakah menjadi aset desa?
5.  Apakah ada PBG/IMB dan persetujuan BPD?

Hal ini penting karena Perbup Cirebon Nomor 100 Tahun 2016 menegaskan pengelolaan aset desa harus transparan, efisien, akuntabel dan untuk kemakmuran masyarakat desa.

Menunggu Klarifikasi Resmi Bu

Dugaan ini menjadi perhatian serius. Dokumen yang harus dibuka adalah perjanjian sewa, SK Kuwu, bukti setoran sewa ke Rekening Kas Desa, serta dokumen perizinan bangunan.

Hingga berita ini ditayangkan, Kuwu Desa Tegalwangi, Camat Weru, dan pihak pabrik yang diduga menyewa lahan belum memberikan keterangan resmi.

((BANG EDI))