Sergap Target

Berita Terkini

Bupati Lucky Hakim Serahkan Bantuan ZIS Rp884 Juta Untuk 1.768 Siswa di Indramayu

Indramayu, Sergaptarget.com  Bupati Indramayu Lucky Hakim menyerahkan secara simbolis bantuan dana zakat, infak, dan sedekah (ZI...

Postingan Populer

Rabu, 14 Oktober 2026

Bupati Lucky Hakim Serahkan Bantuan ZIS Rp884 Juta Untuk 1.768 Siswa di Indramayu




Indramayu, Sergaptarget.com  Bupati Indramayu Lucky Hakim menyerahkan secara simbolis bantuan dana zakat, infak, dan sedekah (ZIS) sebesar Rp884 juta kepada 1.768 siswa-siswi dari keluarga prasejahtera di Kabupaten Indramayu.
‎
‎Penyerahan bantuan berlangsung di Panggung Utama Indramayu Expo 2026, sebagai bagian dari rangkaian peringatan Hari Jadi ke-499 Kabupaten Indramayu bertempat di GOR Singalodra, Kecamatan Sindang, Senin (12/10/2026). 
‎
‎Dalam sambutannya, Bupati Lucky Hakim menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berpartisipasi dalam penyaluran bantuan tersebut. 

Menurutnya, kepedulian sosial melalui zakat, infak, dan sedekah merupakan bentuk nyata gotong royong untuk meringankan beban keluarga yang membutuhkan sekaligus mendukung masa depan generasi muda.
‎
‎Bupati Lucky Hakim berpesan kepada para penerima bantuan agar tetap optimistis, rajin belajar, dan tidak berkecil hati dengan kondisi ekonomi keluarga. 

Ia menegaskan, setiap orang memiliki kesempatan dan jalan yang berbeda untuk meraih keberhasilan.
‎
‎“Tidak semua orang berasal dari keluarga yang mampu, tetapi kita akan mendapatkan kesempatan dengan cara yang berbeda," katanya. 

"Bantuan dari BAZNAS ini berasal dari para muzaki. Allah menggerakkan hati mereka sehingga rezekinya dapat tersalurkan kepada anak-anakku sekalian. Rezeki sudah Allah takarkan, jadi jangan khawatir. Lakukan yang terbaik hari ini,” tuturnya.
‎
‎Bupat Lucky Hakim juga berharap para siswa terus berusaha, tidak mudah menyerah ketika menghadapi kegagalan, serta tumbuh menjadi generasi yang sukses dan mampu memberikan manfaat bagi orang lain.
‎
‎Sementara itu, Ketua Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Indramayu, Aspuri, melaporkan bahwa total bantuan ZIS yang disalurkan mencapai Rp884 juta. 

Masing-masing penerima memperoleh bantuan tunai sebesar Rp500.000 yang diperuntukkan bagi siswa-siswi dari jenjang SD, SMP, SMA/SMK, MTs Negeri, dan MA Negeri.
‎
‎Berdasarkan data BAZNAS Kabupaten Indramayu, bantuan tersebut bersumber dari dana zakat sebesar Rp697 juta dan dana infak sebesar Rp187 juta. 

Adapun berdasarkan jenjang pendidikan, bantuan dialokasikan kepada 807 penerima di tingkat SD dengan total Rp403,5 juta, 715 penerima di tingkat SMP sebesar Rp357,5 juta, 220 penerima di tingkat SMA/SMK sebesar Rp110 juta, enam penerima di MTs Negeri sebesar Rp3 juta, serta 20 penerima di MA Negeri sebesar Rp10 juta.
‎
‎Aspuri menjelaskan, kegiatan tersebut merupakan bagian dari sinergi BAZNAS bersama Pemerintah Kabupaten Indramayu untuk mendukung percepatan pembangunan daerah melalui program Indramayu Berzakat. 

Program ini diharapkan dapat meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai pentingnya zakat, infak, dan sedekah sekaligus mengoptimalkan potensi dana umat untuk mendorong kesejahteraan masyarakat.
‎
‎Aspuri juga menyampaikan apresiasi kepada Bupati Lucky Hakim atas dukungannya terhadap pengelolaan zakat di Kabupaten Indramayu. 

Sebagai bentuk apresiasi atas dukungan tersebut, ‎Aspuri berharap program Indramayu Berzakat dapat semakin meningkatkan kesadaran masyarakat tentang manfaat zakat, infak, dan sedekah, sehingga potensi dana umat dapat dikelola secara optimal untuk mendukung kesejahteraan masyarakat.
‎
‎"Terima kasih kepada para muzaki yang telah menyalurkan zakatnya," tutup Aspuri. 
‎
‎(Nana. S)

TMMD ke-130 Kodim 0605/Subang Mulai Rehab Rumah Emak Ruhimah


Sergap Target (Subang) -
Pengerjaan sasaran fisik Rumah Tidak Layak Huni (Rutilahu) dalam program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-130 Kodim 0605/Subang mulai dilaksanakan pada Rabu, 14 Oktober 2026. Kegiatan diawali dengan pembongkaran bagian atap dan bangunan rumah milik Emak Ruhimah di Kampung Cinaga RT 03 RW 02, Desa Cupunagara, Kecamatan Cisalak, Kabupaten Subang.

Proses pembongkaran dilakukan oleh personel TNI bersama masyarakat sebagai tahap awal rehabilitasi rumah yang kondisinya memerlukan perbaikan. Berdasarkan dokumentasi lapangan, pekerjaan mencakup pembongkaran bagian atap dan sejumlah bagian bangunan sebelum memasuki tahapan perbaikan berikutnya.

Rumah tersebut ditempati Emak Ruhimah bersama suaminya, Abah Casmita. Kondisi awal bangunan memperlihatkan dinding anyaman bambu yang rusak dan atap yang bocor ketika hujan, sehingga rehabilitasi diperlukan untuk mendukung terciptanya hunian yang lebih layak.

“Alhamdulillah, kami merasa bersyukur rumah ini mulai diperbaiki. Mudah-mudahan prosesnya berjalan lancar dan nantinya kami bisa menempati rumah yang lebih layak dan nyaman,” ujar Emak Ruhimah.

Komandan Satgas TMMD ke-130 Letkol Czi Deny Widi Anggoro, S.H., M.Han., menyampaikan bahwa pengerjaan Rutilahu merupakan bagian dari upaya menghadirkan manfaat langsung bagi masyarakat melalui program TMMD.


“Pengerjaan Rutilahu ini kami awali dengan pembongkaran bagian rumah yang perlu diperbaiki. Kami berharap pelaksanaannya berjalan lancar melalui kerja sama personel Satgas dan masyarakat, sehingga nantinya rumah ini dapat menjadi hunian yang lebih layak bagi penerima manfaat.”

Keterlibatan masyarakat dalam proses pengerjaan juga menjadi bagian dari semangat gotong royong yang terus dibangun melalui TMMD. Kerja bersama tersebut diharapkan dapat mendukung kelancaran rehabilitasi sekaligus memperkuat kebersamaan antara TNI dan warga dalam pembangunan di wilayah pedesaan.

Melalui sasaran Rutilahu ini, TMMD ke-130 Kodim 0605/Subang berupaya membantu meningkatkan kualitas hunian masyarakat.

Rumah Bocor Saat Hujan, Emak Ruhimah dan Abah Casmita Menanti Hunian Lebih Layak


Sergap Target (Subang) -
Atap yang bocor saat hujan dan dinding anyaman bambu yang rusak menjadi kondisi rumah yang ditempati Emak Ruhimah, 66 tahun, bersama suaminya, Abah Casmita, di Kampung Cinaga RT 03 RW 02, Desa Cupunagara, Kecamatan Cisalak, Kabupaten Subang.

Emak Ruhimah, yang lahir pada 1 Juli 1960, sehari-hari bekerja sebagai buruh tani. Bersama Abah Rusman, ia menjalani kehidupan di rumah sederhana yang kondisinya membutuhkan perbaikan, terutama pada bagian atap dan dinding yang mengalami kerusakan.

Rumah Emak Ruhimah menjadi salah satu sasaran program Rumah Tidak Layak Huni (Rutilahu) yang ditujukan untuk membantu masyarakat memperoleh tempat tinggal yang lebih layak.

Bagi keluarga Emak Ruhimah dan Abah Rusman, perbaikan rumah diharapkan dapat mengurangi persoalan yang selama ini muncul akibat kondisi bangunan. Rumah yang lebih layak akan mendukung keamanan dan kenyamanan mereka dalam menjalani keseharian.

“Kalau hujan, air masuk karena atapnya bocor. Kami berharap setelah rumah ini diperbaiki, bisa tinggal dengan lebih nyaman, emak pernah ketimpah kayu atap yang lapuk” ujar Emak Ruhimah.

Babinsa Cupunagara Koramil 0505/Tanjungsiang, Sertu Koko, dapat memberikan keterangan mengenai kondisi awal rumah, proses pendataan penerima manfaat, dan pendampingan dalam pelaksanaan program Rutilahu di wilayah tersebut.

“Program Rutilahu ini merupakan bagian dari upaya TMMD membantu masyarakat mendapatkan hunian yang lebih layak. Kami mendampingi pelaksanaannya agar manfaat program dapat dirasakan oleh warga yang membutuhkan,” ungkap Sertu Koko.

Melalui rehabilitasi rumah Emak Ruhimah dan Abah Casmita, TMMD ke-130 Kodim 0605/Subang diharapkan dapat menghadirkan perubahan nyata bagi keluarga penerima manfaat. Upaya ini menjadi bagian dari pembangunan yang tidak hanya berfokus pada infrastruktur, tetapi juga pada kebutuhan dasar masyarakat.

Polsek Tambusai Utara Tangkap Pengedar Sabu di Mahato, Sita 7,215 Gram dan Uang Rp5 Juta




ROKAN HULU – Jajaran Polsek Tambusai Utara mengamankan seorang pria berinisial Z, pengedar narkotika jenis sabu di Simpang Tarigan, Desa Mahato, Kecamatan Tambusai Utara, Kabupaten Rokan Hulu, Riau, Jumat (9/10/2026) sore.



Dari tangan tersangka, polisi menyita dua paket sabu dengan berat kotor 7,215 gram, uang tunai Rp5.052.000, satu unit handphone Vivo Y29, satu unit sepeda motor Yamaha Vixion, serta sejumlah barang bukti lainnya.



Kapolres Rokan Hulu AKBP Emil Eka Putra, S.I.K., M.Si., melalui Kapolsek Tambusai Utara AKP Heri Yuliardi, S.Tr.K., S.I.K., M.H., menjelaskan bahwa pengungkapan kasus tersebut berawal dari informasi masyarakat terkait dugaan transaksi narkotika yang kerap terjadi di wilayah Desa Mahato.

Menindaklanjuti informasi tersebut, personel Polsek Tambusai Utara melakukan penyelidikan hingga akhirnya menemukan seorang pria yang mengendarai sepeda motor Yamaha Vixion berwarna hitam di kawasan Simpang Tarigan.

Saat diberhentikan dan diamankan, pria tersebut sempat melakukan perlawanan. Petugas kemudian melakukan penggeledahan dan menemukan dua paket sabu yang disimpan di dalam dompet serta saku celana belakang tersangka.

Selain sabu, polisi turut mengamankan dompet, handphone, bong, gunting, obeng, tas sandang, sepeda motor, serta uang tunai jutaan rupiah.

Berdasarkan hasil pemeriksaan awal, tersangka mengakui bahwa sabu tersebut merupakan miliknya yang hendak dijual. Hasil tes urine terhadap tersangka juga menunjukkan hasil positif amphetamine (AMP) dan methamphetamine (MET).

Selanjutnya, tersangka beserta seluruh barang bukti dibawa ke Polsek Tambusai Utara untuk menjalani proses hukum lebih lanjut.

Atas perbuatannya, tersangka disangkakan melanggar Pasal 609 ayat (2) huruf a Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHP juncto Lampiran II Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2026 tentang Penyesuaian Pidana juncto Pasal 114 ayat (2) Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika. 

***Hobbi Pargaulan*""
*(Humas Polres Rohul)*

Kalapas Pasir Pangarayan Jadi Pengajar, Warga Binaan Belajar Membaca, Menulis, dan Berhitung




PASIR PANGARAYAN – Kepala Lembaga Pemasyarakatan (Kalapas) Kelas IIB Pasir Pangarayan, Efendi P. Purba, turun langsung menjadi pengajar dalam kegiatan belajar mengajar bagi warga binaan. Kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian terhadap pemenuhan hak pendidikan sekaligus upaya meningkatkan kualitas sumber daya manusia di lingkungan pemasyarakatan.



Dalam kegiatan tersebut, Efendi P. Purba memberikan pelajaran dasar berupa membaca, menulis, dan berhitung kepada warga binaan yang belum memiliki kemampuan tersebut. Pembelajaran dilaksanakan sebagai langkah untuk memberikan kesempatan kepada setiap warga binaan agar dapat memperoleh pengetahuan dan keterampilan dasar sebagai bekal menjalani kehidupan yang lebih baik.

Kegiatan belajar mengajar ini juga menjadi salah satu bentuk dukungan terhadap upaya pemerintah dalam membenahi fondasi bangsa, khususnya di bidang pendidikan. Melalui pendidikan, warga binaan diharapkan mampu meningkatkan kemampuan diri, memperluas wawasan, serta menumbuhkan kesadaran untuk menjalani kehidupan yang lebih positif.

Kalapas Pasir Pangarayan, Efendi P. Purba, menyampaikan bahwa pendidikan merupakan salah satu aspek penting dalam proses pembinaan warga binaan. Menurutnya, keterbatasan kemampuan membaca, menulis, dan berhitung tidak boleh menjadi penghalang bagi warga binaan untuk terus belajar dan memperbaiki diri.

“Belajar merupakan hak setiap orang, termasuk warga binaan. Melalui kegiatan ini, kami ingin memberikan kesempatan kepada mereka untuk meningkatkan kemampuan dasar, menambah pengetahuan, serta membangun kepercayaan diri. Saya berharap ilmu yang diperoleh dapat menjadi bekal bagi mereka untuk menjalani kehidupan yang lebih baik setelah bebas nanti,” ujar Efendi P. Purba, Rabu (14/10/2026).

Ia menambahkan, pembinaan melalui pendidikan tidak hanya bertujuan meningkatkan kecerdasan, tetapi juga membentuk pola pikir dan sikap yang lebih baik. Dengan bekal pendidikan dan kesadaran untuk berubah, warga binaan diharapkan mampu kembali ke tengah masyarakat sebagai pribadi yang lebih mandiri, bertanggung jawab, serta tidak mengulangi perbuatan yang melanggar hukum.

Melalui kegiatan belajar mengajar ini, Lapas Kelas IIB Pasir Pangarayan terus berupaya menghadirkan pembinaan yang bermanfaat dan berkelanjutan. Pendidikan diharapkan menjadi salah satu fondasi penting dalam mendukung proses reintegrasi sosial warga binaan sekaligus mewujudkan perubahan nyata bagi masa depan mereka.

***Hobbi Pargaulan***

Pembinaan Kepribadian, Warga Binaan Lapas Pasir Pangarayan Rutin Laksanakan Ibadah di Gereja Oikumene




PASIR PANGARAYAN – Dalam rangka meningkatkan pembinaan kepribadian dan memperkuat nilai-nilai spiritual, warga binaan beragama Kristen di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Pasir Pangarayan melaksanakan ibadah di Gereja Oikumene, Selasa (13/10/2026).



Kegiatan ibadah tersebut merupakan program rutin yang dilaksanakan bagi warga binaan beragama Kristen sebagai bagian dari pembinaan kepribadian di lingkungan Lapas Pasir Pangarayan. Melalui kegiatan ini, warga binaan diberikan kesempatan untuk menjalankan ibadah sesuai keyakinan masing-masing dalam suasana yang aman dan kondusif.

Kepala Lapas Pasir Pangarayan, Efendi P. Purba, melalui Kepala Seksi Bimbingan Narapidana/Anak Didik dan Kegiatan Kerja (Kasi Binadik dan Giatja), Andi Rahman, menyampaikan bahwa pembinaan keagamaan menjadi salah satu aspek penting dalam proses pembinaan warga binaan.

“Pembinaan kepribadian melalui kegiatan keagamaan merupakan bagian penting dalam membentuk karakter warga binaan. Kami berharap melalui ibadah rutin ini, warga binaan dapat meningkatkan keimanan, memperkuat nilai-nilai moral, serta menumbuhkan kesadaran untuk menjadi pribadi yang lebih baik,” ujar Andi Rahman mewakili Kalapas Efendi P. Purba.

Ia menambahkan bahwa Lapas Pasir Pangarayan berkomitmen untuk terus memberikan pembinaan yang positif kepada seluruh warga binaan tanpa membedakan latar belakang agama. Dengan demikian, setiap warga binaan dapat menjalankan ibadah sesuai keyakinannya sekaligus memperoleh kesempatan untuk memperbaiki diri selama menjalani masa pidana.

Pelaksanaan ibadah di Gereja Oikumene ini diharapkan dapat memberikan ketenangan batin, memperkuat nilai toleransi, serta mendukung keberhasilan program pembinaan di Lapas Pasir Pangarayan.

Melalui pembinaan kepribadian yang berkelanjutan, Lapas Pasir Pangarayan terus berupaya membentuk warga binaan yang memiliki keimanan, kepribadian yang lebih baik, dan kesiapan untuk kembali berperan positif di tengah masyarakat setelah menyelesaikan masa pidana.

***Hobbi Pargaulan***

Perkuat Keamanan, Kebersihan, dan Kekompakan, Lapas Pasir Pangarayan Gelar Sambung Rasa




PASIR PANGARAYAN – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Pasir Pangarayan menggelar kegiatan sambung rasa bersama Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) pada Rabu (14/10/2026). Kegiatan ini menjadi sarana untuk memperkuat komunikasi, meningkatkan kesadaran terhadap keamanan dan kebersihan lingkungan, serta membangun kekompakan di antara warga binaan.



Dalam kegiatan tersebut, Kepala Subbagian Tata Usaha Lapas Kelas IIB Pasir Pangarayan, Denny Rio Sandy, memberikan arahan kepada warga binaan mengenai pentingnya menjaga keamanan, ketertiban, kebersihan, dan kebersamaan di lingkungan lapas.

Denny menekankan bahwa terciptanya lingkungan pemasyarakatan yang aman, bersih, dan kondusif membutuhkan kepedulian serta kerja sama seluruh pihak. Warga binaan diharapkan mematuhi tata tertib yang berlaku, menjaga kebersihan kamar hunian dan lingkungan sekitar, serta saling menghormati dalam kehidupan sehari-hari.

“Melalui kegiatan sambung rasa ini, kami ingin membangun komunikasi yang terbuka dan memperkuat kebersamaan. Kami mengajak seluruh warga binaan untuk bersama-sama menjaga keamanan, kebersihan, dan ketertiban agar lingkungan lapas tetap aman, nyaman, serta mendukung proses pembinaan,” ujar Denny Rio Sandy, Rabu (14/10/2026).

Kegiatan sambung rasa juga menjadi bentuk pendekatan humanis dalam pelaksanaan pembinaan. Melalui komunikasi langsung, petugas dapat menyampaikan arahan sekaligus membangun kesadaran warga binaan mengenai pentingnya menciptakan suasana kehidupan yang tertib dan harmonis di dalam lapas.

Selain itu, kekompakan dan kepedulian terhadap lingkungan diharapkan dapat tumbuh menjadi kebiasaan positif yang mendukung keberhasilan program pembinaan. Dengan demikian, warga binaan dapat menjalani masa pembinaan dalam lingkungan yang lebih kondusif dan produktif.

Melalui kegiatan ini, Lapas Kelas IIB Pasir Pangarayan terus berkomitmen memperkuat sinergi antara petugas dan warga binaan dalam mewujudkan lingkungan pemasyarakatan yang aman, bersih, tertib, dan harmonis, sejalan dengan semangat L’Pasian Bersahabat serta komitmen Pemasyarakatan untuk terus berbenah dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

***Hobbi Pargaulan***

Selasa, 13 Oktober 2026

Polsek Lemahwungkuk Ungkap Kasus Pencurian Pompa Air dan Tabung Gas

Cirebon Kota - Polsek Lemahwungkuk, Polres Cirebon Kota, mengungkap kasus dugaan pencurian berupa satu unit pompa air dan satu tabung gas LPG 3 kilogram di halaman rumah warga, kawasan Kesunean Utara, Kelurahan Kasepuhan, Kecamatan Lemahwungkuk, Kota Cirebon, Selasa (13/10/2026) sekitar pukul 23.00 WIB. Dalam pengungkapan tersebut, petugas mengamankan seorang pria yang diduga terlibat dalam pencurian tersebut beserta barang bukti hasil kejahatan.

Pengungkapan perkara ini berawal dari laporan masyarakat mengenai dugaan pencurian yang menimpa W, 50 tahun, warga Kecamatan Lemahwungkuk, Kota Cirebon. Menindaklanjuti informasi tersebut, petugas piket pengawas bersama piket fungsi Polsek Lemahwungkuk mendatangi tempat kejadian perkara untuk melakukan pemeriksaan dan mengumpulkan keterangan terkait peristiwa yang dilaporkan.

Berdasarkan hasil pemeriksaan awal, polisi mengamankan seorang pria berinisial K, 29 tahun, yang diketahui merupakan tetangga korban dan bekerja sebagai buruh harian lepas. Terduga pelaku diamankan untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut guna mendalami dugaan keterlibatannya dalam pengambilan barang milik korban tanpa izin.

Dari hasil penanganan perkara, petugas memperoleh informasi bahwa barang yang diduga diambil berupa satu unit pompa air merek Zimizu P 135 E berwarna hitam biru dan satu tabung gas LPG berukuran 3 kilogram berwarna hijau. Kedua barang tersebut diduga diambil dari halaman rumah korban tanpa sepengetahuan maupun persetujuan pemiliknya.

Dalam kronologi awal yang dihimpun penyidik, peristiwa tersebut diduga bermula ketika terduga pelaku bersama seorang rekannya berinisial R mengonsumsi minuman keras sekitar pukul 22.00 WIB. Setelah itu, keduanya diduga menuju lokasi kejadian dan mengambil barang milik korban, kemudian membawa barang tersebut ke sebuah gudang kosong di Jalan Ariodinoto, Kecamatan Lemahwungkuk, Kota Cirebon.

Petugas selanjutnya mengamankan pompa air dan tabung gas LPG yang diduga berkaitan dengan perkara tersebut sebagai barang bukti. Terduga pelaku bersama barang bukti kemudian dibawa ke Polsek Lemahwungkuk untuk kepentingan pemeriksaan dan proses penyidikan lebih lanjut.

Dalam penanganan kasus ini, penyidik telah melakukan langkah-langkah kepolisian, mulai dari menerima laporan, memeriksa korban dan saksi, mengamankan terduga pelaku serta barang bukti, hingga melakukan pemeriksaan terhadap pihak yang diduga terlibat. Polisi juga mendalami keterangan yang berkaitan dengan peristiwa tersebut untuk memastikan rangkaian kejadian berdasarkan alat bukti yang diperoleh.

Perkara tersebut ditangani berdasarkan dugaan tindak pidana pencurian sebagaimana dimaksud dalam Pasal 476 dan/atau Pasal 477 Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHP. Penyidik masih melakukan pendalaman terhadap perkara tersebut, termasuk menelusuri peran pihak-pihak yang disebut dalam keterangan awal serta melengkapi berkas penyidikan sesuai ketentuan hukum yang berlaku.
Kapolres Cirebon Kota AKBP Bimantoro Kurniawan, S.I.K., M.M., melalui Pj. Kapolsek Lemahwungkuk IPTU Deny Arisandy, S.H., M.H., CPHR, menegaskan bahwa kepolisian akan menindaklanjuti setiap laporan masyarakat secara profesional sesuai prosedur hukum. “Kami mengimbau masyarakat untuk menjaga barang berharga, meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan sekitar, serta segera melapor apabila mengetahui atau mengalami tindak pidana. Melalui kerja sama polisi bersama masyarakat, setiap potensi gangguan keamanan dapat lebih cepat diketahui dan ditangani sesuai ketentuan hukum,” ujarnya.

Sosok Pak Sali, sebagai pegawe P3K parauwaktu Teladan dari Kelurahan Kenanga hingga Kecamatan Sumber yang Mengabdi dengan Tulus


SUMBER, http://Sergaptarget.com - Di tengah sorotan miring terhadap pelayanan aparatur, masih ada sosok pegawai yang mengabdi dengan tulus dan penuh keteladanan. Sosok itu adalah Pak Sali.

Dulunya, Pak Sali merupakan pegawai di Kelurahan Kenanga, Kecamatan Sumber, Kabupaten Cirebon. Atas dedikasinya, kini ia dipercaya bertugas di Kantor Kecamatan Sumber.

Selama mengabdi, baik di Kelurahan Kenanga maupun di Kecamatan Sumber, Pak Sali dikenal sebagai sosok yang bekerja keras, baik, dan tulus hati dalam melayani masyarakat.

"Sehari-harinya Pak Sali bersikap baik dan menjadi teladan. Tidak pernah mengeluh, selalu membantu warga dan rekan kerja dengan ikhlas," ujar salah satu warga yang mengenalnya.

Etos kerja dan sikap ramahnya membuat Pak Sali disenangi oleh masyarakat maupun rekan-rekan di kantor. Ia selalu mengedepankan pelayanan yang humanis dan penuh tanggung jawab.

Keberadaan  seperti Pak Sali diharapkan dapat menjadi contoh bagi pegawai lainnya, bahwa mengabdi kepada masyarakat harus dilakukan dengan hati, bukan sekadar formalitas. ((H.Babil))

KRI Dewa Ruci Jadi Lokasi Silaturahmi Pimpinan Daerah Kota Cirebon


Cirebon Kota - Kapal Republik Indonesia (KRI) Dewa Ruci menjadi lokasi kegiatan coffee morning dan silaturahmi bersama unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kota Cirebon yang berlangsung di Ruang Salon KRI Dewa Ruci, Dermaga Muara Jati II, Pelabuhan Cirebon, Rabu (14/10/2026), mulai pukul 09.00 WIB. Kegiatan tersebut menjadi kesempatan untuk mengenal lebih dekat kapal legendaris milik TNI Angkatan Laut tersebut.

Komandan KRI Dewa Ruci, Letkol Laut (P) Nana Masihna, S.H., M.Tr.Opsla, menyambut para tamu yang hadir di ruang VIP kapal. Dalam sambutannya, ia menyampaikan ucapan selamat datang serta berharap pertemuan tersebut dapat mempererat tali silaturahmi antarpimpinan dan perwakilan instansi di Kota Cirebon.

KRI Dewa Ruci dikenal sebagai kapal layar legendaris TNI Angkatan Laut yang memiliki sejarah panjang dalam pelayaran. Kapal ini telah menjalankan berbagai pelayaran, baik di wilayah Indonesia maupun dalam perjalanan ke berbagai kawasan dunia.

Keberadaan KRI Dewa Ruci di Dermaga Muara Jati II Pelabuhan Cirebon menjadi kesempatan bagi para peserta untuk melihat secara langsung kapal yang memiliki nilai sejarah dalam perjalanan maritim Indonesia. Kapal tersebut juga menjadi bagian dari pengenalan tradisi pelayaran dan kehidupan di lingkungan TNI Angkatan Laut.

Kegiatan coffee morning berlangsung dalam suasana ramah tamah dengan agenda pembukaan, ucapan selamat datang dari Komandan KRI Dewa Ruci, sambutan Komandan Pangkalan TNI Angkatan Laut Cirebon, serta interaksi antarpeserta. Pertemuan tersebut dimanfaatkan untuk menjalin komunikasi dan mempererat hubungan kelembagaan.

Komandan Lanal Cirebon, Letkol Laut (P) Mizar Hanoeng, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas kehadiran para tamu di KRI Dewa Ruci. Ia berharap pertemuan tersebut dapat menjadi sarana silaturahmi yang bermanfaat bagi seluruh peserta.

Dalam kegiatan tersebut, Kapolres Cirebon Kota diwakili Wakapolres Kompol Ari Nugroho, S.I.K. Kehadiran perwakilan kepolisian bersama unsur Forkopimda lainnya menunjukkan terjalinnya komunikasi antarlembaga dalam mendukung hubungan kerja yang baik di Kota Cirebon.

Kapolsek Kawasan Pelabuhan Cirebon, AKP Asep Sunaryono S., S.H., menyampaikan bahwa KRI Dewa Ruci memiliki nilai sejarah dan menjadi kebanggaan dalam tradisi pelayaran TNI Angkatan Laut. Kegiatan di atas kapal tersebut juga menjadi kesempatan untuk memperkenalkan warisan maritim Indonesia kepada para tamu yang hadir.

Kapolres Cirebon Kota AKBP Bimantoro Kurniawan, S.I.K., M.M., melalui Kapolsek Kawasan Pelabuhan Cirebon AKP Asep Sunaryono S., S.H., menyampaikan, “KRI Dewa Ruci merupakan kapal legendaris yang memiliki nilai sejarah penting bagi Indonesia, khususnya dalam tradisi pelayaran TNI Angkatan Laut. Kami berharap kegiatan silaturahmi seperti ini dapat memperkuat hubungan antarlembaga serta meningkatkan semangat kebersamaan dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.”