Sergap Target

Berita Terkini

Dugaan Transaksi Pokir DPRD Indramayu Mencuat, Kualitas Proyek Fisik Ikut Dipertanyakan

 INDRAMAYU —sergaptarget.com Sorotan terhadap pelaksanaan program Pokok-Pokok Pikiran (Pokir) DPRD Kabupaten Indramayu kembali m...

Postingan Populer

Rabu, 09 September 2026

Dugaan Transaksi Pokir DPRD Indramayu Mencuat, Kualitas Proyek Fisik Ikut Dipertanyakan



 INDRAMAYU —sergaptarget.com Sorotan terhadap pelaksanaan program Pokok-Pokok Pikiran (Pokir) DPRD Kabupaten Indramayu kembali mencuat. Selain kualitas sejumlah pekerjaan fisik yang dipertanyakan, muncul pula dugaan adanya praktik transaksional dalam proses mendapatkan paket pekerjaan yang bersumber dari aspirasi anggota legislatif.

 Dugaan tersebut disampaikan tokoh masyarakat Indramayu Barat, Taufik. Ia mengklaim memperoleh informasi mengenai sejumlah paket pekerjaan Pokir yang diduga telah diperjualbelikan kepada pihak ketiga, bahkan disebut-sebut berkaitan dengan paket anggaran untuk tahun mendatang.

 Menurut Taufik, Pokir sejatinya merupakan instrumen untuk menyerap dan memperjuangkan kebutuhan masyarakat yang disampaikan melalui proses reses anggota DPRD. Karena itu, ia menilai program tersebut tidak semestinya berubah menjadi komoditas yang dapat diperjualbelikan.

 “Pokir itu untuk kepentingan masyarakat, bukan menjadi jatah pribadi anggota dewan,” ujar Taufik.

 Ia meminta dugaan tersebut tidak berhenti sebagai isu di tengah masyarakat. Jika benar terjadi transaksi dalam proses pengalokasian ataupun pelaksanaan proyek, menurutnya, persoalan tersebut perlu diperiksa oleh pihak berwenang karena dapat berimplikasi pada aspek hukum maupun etik.

 Sorotan terhadap Pokir semakin mengemuka setelah ditemukan dugaan pekerjaan fisik yang kualitasnya dipertanyakan. Salah satunya proyek jalan desa di wilayah Kecamatan Sliyeg yang disinyalir tidak dikerjakan sesuai spesifikasi teknis.

 Di lokasi, lapisan dasar material hingga ketebalan cor beton disebut-sebut tidak sesuai dengan ketentuan yang tercantum dalam Rencana Anggaran Biaya (RAB). Kondisi tersebut memunculkan kekhawatiran bahwa kualitas pekerjaan tidak sebanding dengan nilai anggaran yang telah dialokasikan.

 Seorang warga setempat juga mengungkapkan bahwa proses pengecoran jalan sempat dilakukan pada malam hari dengan penerangan seadanya. Warga bahkan menyebut tidak melihat papan informasi proyek di lokasi pekerjaan.

 Masyarakat berharap dinas terkait dan pengawas lapangan melakukan pemeriksaan secara menyeluruh sebelum pembayaran pekerjaan dilakukan. Mereka meminta volume, material, ketebalan beton, serta spesifikasi teknis lainnya dikroscek kembali dengan dokumen perencanaan.

 Dugaan praktik transaksional juga disampaikan warga Indramayu berinisial NR, 53 tahun. Ia mengaku pernah diminta menyiapkan uang muka sebesar Rp34 juta untuk memperoleh pekerjaan Pokir dengan nilai paket sekitar Rp200 juta.

 Jika pengakuan tersebut benar, besaran uang yang disebut mencapai sekitar 17 persen dari nilai paket pekerjaan. Dugaan pemotongan di awal seperti ini dikhawatirkan dapat berdampak terhadap kemampuan pelaksana dalam memenuhi volume.

(Asep Yana Supriadi)

Kapolsek Ujung Batu Sambangi Rumah Lansia yang Viral, Sampaikan Permohonan Maaf atas Perilaku Anggota




ROKAN HULU – Kapolsek Ujung Batu, Kompol Buyung Kardinal, bersama sejumlah personel Polsek Ujung Batu, menyambangi kediaman Ibu Siti, seorang lanjut usia (lansia) di desa pematang tebih perumahan putri Melayu Kecamatan Ujung Batu, Kabupaten Rokan Hulu, Senin (9/9/2026).



Kedatangan Kapolsek tersebut sebagai bentuk silaturahmi sekaligus menyampaikan permohonan maaf secara langsung atas kejadian yang sempat viral di media sosial pada 7 September 2026, yang melibatkan anggota Bhabinkamtibmas Desa Pematang Tebih, Efendi Siregar.

Dalam kejadian tersebut, Efendi Siregar diketahui datang ke rumah Ibu Siti untuk mempertanyakan keberadaan menantunya. Namun, cara penyampaian yang dilakukan dengan nada tinggi dan terkesan menghardik mendapat perhatian masyarakat hingga kemudian viral di media sosial.

Kapolsek Ujung Batu Kompol Buyung Kardinal menyampaikan permohonan maaf, baik sebagai pimpinan maupun secara pribadi, kepada Ibu Siti dan keluarga atas tindakan yang dilakukan oleh anggotanya.

Menurutnya, tindakan tersebut tidak mencerminkan sikap seorang anggota Polri, terlebih seorang Bhabinkamtibmas yang seharusnya menjadi sosok yang dekat, humanis, serta mampu memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat di wilayah binaannya.

"Sebagai atasan dan secara pribadi, saya meminta maaf atas perlakuan anggota kami. Apa yang terjadi tersebut tidak mencerminkan seorang anggota Polri, apalagi sebagai Bhabinkamtibmas yang seharusnya hadir di tengah masyarakat dengan sikap yang humanis," ujar Kompol Buyung Kardinal.

Ia juga berharap kejadian tersebut menjadi bahan evaluasi bagi jajaran Polsek Ujung Batu untuk terus melakukan pembenahan dan meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.

"Mudah-mudahan dengan adanya kejadian ini, kami dari Polsek Ujung Batu bisa berbenah diri dan menjadi lebih baik lagi ke depannya," tambahnya.

Dalam kunjungan tersebut, Kapolsek Ujung Batu turut didampingi Kanit Bhabinkamtibmas Aiptu Harry, Bhabinkamtibmas Efendi Siregar, serta personel Unit Lantas dan Unit Intel Polsek Ujung Batu.

Sementara itu, Toat, anak dari Ibu Siti, menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas kedatangan Kapolsek Ujung Batu beserta jajarannya yang telah meluangkan waktu untuk datang langsung ke kediaman mereka.

"Kami mengucapkan terima kasih kepada Pak Kapolsek Ujung Batu Kompol Buyung Kardinal bersama anggota yang sudah datang ke rumah ibu kami. Kami sekeluarga juga sudah memaafkan Pak Bhabinkamtibmas Efendi Siregar atas kejadian beberapa hari lalu yang sempat viral di media," ungkap Toat.
Ia berharap kejadian serupa tidak kembali terulang di kemudian hari. 

Menurutnya, keberadaan Bhabinkamtibmas di tengah masyarakat merupakan bentuk kepedulian Polri dalam menjaga keamanan, ketertiban, kenyamanan, serta membangun komunikasi yang baik dengan masyarakat desa.

"Kami berharap ke depannya kejadian seperti ini tidak terulang kembali. Bhabinkamtibmas seharusnya menjadi bentuk kepedulian Polri kepada masyarakat, sehingga masyarakat merasa aman, nyaman dan terlindungi," tutupnya
***Hobbi Pargaulan***

Rapat Jajaran Pengamanan, Lapas Pasir Pangarayan Perkuat SOP dan Integritas Petugas




Pasir Pengaraian - Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Pasir Pangarayan melaksanakan rapat dinas jajaran pengamanan sebagai bagian dari upaya memperkuat pelaksanaan tugas, koordinasi, serta tanggung jawab petugas dalam menjaga keamanan dan ketertiban di lingkungan Lapas, Rabu (9/9).



Rapat dinas tersebut dihadiri oleh Kepala Lapas Kelas IIB Pasir Pangarayan Efendi P Purba, Kepala Kesatuan Pengamanan Lembaga Pemasyarakatan (KPLP) Freddy Rinadi Siregar, Kepala Seksi Administrasi Keamanan dan Ketertiban Moch.Subhan Zakaria, serta jajaran petugas pengamanan.

Dalam arahannya, Kepala KPLP menekankan pentingnya pelaksanaan tugas sesuai dengan ketentuan dan prosedur yang berlaku. Petugas diingatkan untuk senantiasa memperhatikan ketertiban dalam pelaksanaan tugas, termasuk pemeriksaan terhadap orang maupun barang yang masuk melalui Pintu Utama (P2U).



Selain itu, disampaikan pula pentingnya pengawasan melekat terhadap pelaksanaan tugas, termasuk dalam pembinaan dan pendampingan terhadap warga binaan yang membantu kegiatan tertentu di lingkungan Lapas. Petugas juga diingatkan untuk menjaga ketertiban administrasi melalui pengisian buku laporan dan jurnal kegiatan secara baik.

Pada kesempatan tersebut, jajaran pengamanan turut mendapatkan penguatan mengenai pentingnya menjaga integritas dalam pelaksanaan tugas. Petugas diingatkan untuk menjauhi berbagai aktivitas yang dapat berdampak negatif terhadap diri sendiri, keluarga, maupun pelaksanaan tugas kedinasan.

Kepala KPLP juga menyampaikan pentingnya membangun komunikasi yang baik serta mengedepankan pendekatan yang humanis dan persuasif dalam berinteraksi dengan warga binaan.

“Laksanakan tugas dengan hati agar kita tidak berbuat sesuka hati, dan tetaplah lebih berhati-hati dalam setiap tindakan serta senantiasa berpedoman pada ketentuan yang berlaku,” ujar Kepala KPLP.

Sementara itu, Kepala Seksi Administrasi Keamanan dan Ketertiban turut menekankan pentingnya integritas yang dimulai dari diri masing-masing petugas. Menurutnya, komunikasi yang baik dengan warga binaan juga menjadi bagian penting dalam mendukung pelaksanaan tugas pengamanan.

Rapat dinas juga menjadi ruang bagi jajaran petugas pengamanan untuk menyampaikan tanggapan dan masukan terkait pelaksanaan tugas. Sejumlah petugas menyampaikan pandangan serta kesiapan untuk melaksanakan arahan yang telah disampaikan dalam rapat.

Kepala Lapas Kelas IIB Pasir Pangarayan, Efendi Parlindungan Purba, dalam arahannya menegaskan bahwa seluruh jajaran harus tetap tegak lurus dalam menjalankan tugas serta menjadi representasi Lapas dalam melaksanakan fungsi pengamanan.

“Jajaran pengamanan harus menjadi corong dan wajah Lapas dalam melaksanakan tugas. Karena itu, laksanakan tugas dengan penuh tanggung jawab dan tetap berpedoman pada SOP serta arahan pimpinan,” tegas Kalapas.

Kalapas juga mengingatkan bahwa pelaksanaan tugas pengamanan perlu berjalan searah dengan kebijakan dan program yang telah ditetapkan pimpinan, termasuk dukungan terhadap Program Aksi Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan Tahun 2026, khususnya dalam upaya mencegah dan memberantas peredaran narkoba serta penipuan online di lingkungan pemasyarakatan.

Menurutnya, pelaksanaan berbagai arahan dan program tersebut membutuhkan komitmen serta kerja sama seluruh jajaran. Setiap petugas diharapkan dapat menjalankan peran masing-masing dengan baik dan tidak melakukan tindakan yang bertentangan dengan ketentuan.

Dalam rapat tersebut, turut disampaikan mengenai pembaruan fasilitas Wartelsuspas sebagai sarana komunikasi warga binaan. Kepala Lapas meminta jajaran terkait untuk terus memberikan pemahaman mengenai penggunaan fasilitas tersebut sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

Selain aspek pengamanan, Kalapas juga menekankan pentingnya menjaga kebersihan lingkungan Lapas, termasuk pada area tempat petugas melaksanakan tugas. Kepedulian terhadap kebersihan diharapkan menjadi bagian dari tanggung jawab bersama dalam menciptakan lingkungan kerja dan pemasyarakatan yang tertib.

“Jaga kebersihan lingkungan tempat kita bertugas. Tumbuhkan kepedulian dan empati dalam melaksanakan tugas, sehingga setiap tanggung jawab dapat dijalankan dengan baik,” lanjut Kalapas.

Melalui rapat dinas ini, Lapas Kelas IIB Pasir Pangarayan terus mendorong penguatan koordinasi dan kesamaan pemahaman di antara jajaran pengamanan, sehingga pelaksanaan tugas dapat berjalan secara profesional, humanis, disiplin, dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

***Hobbi Pargaulan***

Haornas 2026, Polresta Cirebon Tekankan Kebugaran Personel untuk Dukung Pelayanan Masyarakat

Haornas 2026, Polresta Cirebon Tekankan Kebugaran Personel untuk Dukung Pelayanan Masyarakat
CIREBON – Polresta Cirebon menegaskan pentingnya menjaga kebugaran jasmani sebagai bagian dari kesiapan personel dalam menjalankan tugas kepolisian. Hal tersebut disampaikan dalam Upacara Peringatan Hari Olahraga Nasional (Haornas) ke-43 Tahun 2026 di Lapangan Apel Mapolresta Cirebon, Rabu (9/9/2026).

Upacara yang mengusung tema “Menuju Masyarakat Aktif dan Bugar” tersebut dipimpin Kapolresta Cirebon Kombes Pol. Imara Utama, S.H., S.I.K., M.H., yang diwakili Kabag Ops Polresta Cirebon Kompol Sutarja, S.H., M.H.

Kegiatan diikuti para Pejabat Utama Polresta Cirebon, para Kapolsek jajaran, serta personel dari berbagai satuan fungsi dan ASN Polresta Cirebon.

Dalam amanatnya, Kapolresta Cirebon menekankan bahwa olahraga tidak hanya berkaitan dengan kesehatan, tetapi juga menjadi bagian dari upaya meningkatkan kesiapsiagaan personel dalam menghadapi berbagai tantangan tugas.

“Kebugaran jasmani merupakan salah satu modal penting bagi anggota Polri dalam melaksanakan tugas. Dengan tubuh yang sehat dan bugar, personel akan lebih siap memberikan pelayanan, perlindungan, dan pengayoman kepada masyarakat,” ujar Kombes Pol. Imara Utama.

Ia juga mengajak seluruh personel untuk membudayakan olahraga secara rutin dan menjadikan pola hidup sehat sebagai bagian dari kehidupan sehari-hari.

Menurutnya, semangat Haornas tidak berhenti pada pelaksanaan upacara, tetapi harus diwujudkan melalui kebiasaan hidup aktif dan sehat. Hal tersebut juga diharapkan dapat menjadi contoh positif bagi masyarakat.

“Mari kita jadikan olahraga sebagai kebutuhan, bukan sekadar kegiatan seremonial. Dengan masyarakat yang aktif dan bugar, kita turut membangun sumber daya manusia yang sehat, produktif, dan memiliki semangat sportivitas,” ungkapnya.

Selain mengampanyekan pentingnya kebugaran, momentum Haornas ke-43 juga menjadi bentuk penghormatan terhadap para atlet dan tokoh olahraga yang telah berjuang mengharumkan nama Indonesia melalui prestasi di berbagai ajang.

Polresta Cirebon berkomitmen mendukung terciptanya budaya hidup sehat, baik di lingkungan internal Polri maupun di tengah masyarakat. Semangat tersebut diharapkan semakin memperkuat kesiapan personel dalam menjalankan tugas sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.

Upacara Peringatan Haornas ke-43 Tahun 2026 di Mapolresta Cirebon berlangsung tertib dan lancar. Selama kegiatan, situasi kamtibmas di wilayah hukum Polresta Cirebon terpantau aman dan kondusif.

Lapas Pasir Pangarayan Lakukan Pemeliharaan dan Perawatan Senjata Api untuk Mitigasi Risiko Pengamanan




Pasir Pengaraian - Jajaran Administrasi Keamanan dan Ketertiban (Adm. Kamtib) bersama Kesatuan Pengamanan Lembaga Pemasyarakatan (KPLP) Lapas Kelas IIB Pasir Pangarayan melaksanakan kegiatan pemeliharaan dan perawatan senjata api sebagai bagian dari upaya memastikan kesiapan sarana pendukung pelaksanaan tugas pengamanan.



Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Kepala Seksi Administrasi Keamanan dan Ketertiban (Kasi Adm. Kamtib) Moch. Subhan Zakaria bersama Kepala Kesatuan Pengamanan Lembaga Pemasyarakatan (Ka. KPLP) Freddy Rinadi Siregar. Pemeliharaan dan pemeriksaan dilakukan sebagai langkah preventif untuk memastikan kondisi senjata api tetap terawat dan siap digunakan sesuai dengan ketentuan dalam pelaksanaan tugas pengamanan.



Kepala Lapas Kelas IIB Pasir Pangarayan, Efendi Parlindungan Purba, menyampaikan bahwa pemeliharaan dan pemeriksaan senjata api merupakan bagian penting dalam mendukung kesiapsiagaan petugas sekaligus memitigasi risiko dalam pelaksanaan tugas pengamanan.

“Pemeliharaan dan pemeriksaan senjata api perlu dilakukan secara berkala sebagai bagian dari mitigasi risiko dalam pelaksanaan tugas pengamanan. Kesiapan sarana pendukung harus menjadi perhatian agar pelaksanaan tugas dapat berjalan dengan aman, tertib, dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku,” ujar Efendi.

Sementara itu, Kasi Adm. Kamtib Moch. Subhan Zakaria menegaskan bahwa kegiatan pemeliharaan dan perawatan dilakukan sebagai bentuk perhatian terhadap kondisi sarana pengamanan yang digunakan dalam mendukung pelaksanaan tugas petugas.

“Pemeliharaan dan pemeriksaan ini merupakan langkah preventif untuk memastikan sarana pengamanan dalam kondisi terawat. Dengan pemeriksaan yang dilakukan secara rutin, kita dapat mengetahui kondisi sarana sekaligus melakukan penanganan apabila ditemukan hal-hal yang perlu ditindaklanjuti,” jelas Subhan.

Senada dengan hal tersebut, Ka. KPLP Freddy Rinadi Siregar mengatakan bahwa kesiapan sarana pengamanan perlu diperhatikan secara menyeluruh untuk menunjang pelaksanaan tugas dan tanggung jawab petugas di lapangan.

“Kesiapan petugas harus didukung dengan kesiapan sarana pengamanan. Karena itu, pemeliharaan dan perawatan perlu dilakukan secara konsisten agar seluruh sarana yang mendukung pelaksanaan tugas tetap dalam kondisi baik dan dapat digunakan sesuai prosedur,” ungkap Freddy.

Kegiatan pemeliharaan dan perawatan tersebut menjadi bagian dari langkah Lapas Kelas IIB Pasir Pangarayan dalam memperkuat kesiapsiagaan serta pengelolaan sarana pengamanan. Upaya tersebut diharapkan dapat mendukung pelaksanaan tugas pengamanan yang optimal, profesional, dan mengedepankan aspek keselamatan serta mitigasi risiko.

***Hobbi Pargaulan Manurung*""

Selasa, 08 September 2026

Resmob dan Tim RAGA Polres Rohul Tangkap Pelaku Curanmor, Satu Rekan Masih Diburu




ROKAN HULU - Tim Resmob bersama Tim RAGA Polres Rokan Hulu berhasil mengungkap kasus dugaan tindak pidana pencurian dengan pemberatan yang terjadi di Desa Koto Tinggi, Kecamatan Rambah, Kabupaten Rokan Hulu. Dalam pengungkapan tersebut, seorang pelaku berinisial ARH alias AAN berhasil diamankan, sementara satu orang lainnya berinisial G masih dalam pencarian petugas.

Kasus pencurian tersebut diketahui terjadi pada Sabtu, 5 September 2026, sekitar pukul 05.00 WIB. Peristiwa itu pertama kali diketahui setelah pemilik rumah mendapat informasi bahwa pagar dan garasi rumahnya dalam keadaan terbuka.

Saat dilakukan pengecekan, diketahui sepeda motor yang berada di rumah tersebut telah hilang. Selain itu, sejumlah barang elektronik, termasuk televisi dan receiver parabola, juga dilaporkan tidak lagi berada di dalam rumah. Akibat kejadian tersebut, korban mengalami kerugian yang ditaksir mencapai Rp40 juta dan selanjutnya melaporkan peristiwa tersebut kepada pihak kepolisian.

Kapolres Rokan Hulu AKBP Emil Eka Putra, S.I.K, M.Si melalui Kasat Reskrim AKP Tony Prawira, S.Tr.K, S.I.K, M.H menyatakan bahwa penangkapan berawal dari laporan, oleh karena itu Tim Resmob dan Tim RAGA Polres Rokan Hulu langsung melakukan penyelidikan. Petugas kemudian memperoleh informasi mengenai identitas dua orang yang diduga terlibat dalam aksi pencurian tersebut.

Pada Minggu, 6 September 2026, sekitar pukul 21.00 WIB, petugas berhasil mengamankan ARH alias AAN di sebuah rumah di Jalan Lingkar KM 4, Desa Suka Maju, Kecamatan Rambah, Kabupaten Rokan Hulu.

Dari hasil pemeriksaan awal, tersangka mengakui telah melakukan aksi pencurian dengan pemberatan tersebut bersama rekannya berinisial G yang kini telah ditetapkan sebagai daftar pencarian orang (DPO).

Dalam pengungkapan kasus ini, polisi turut mengamankan sejumlah barang bukti berupa dua tabung gas LPG ukuran 3 kilogram, dua pelat nomor polisi BM 4061 MX, serta sepasang sandal karet.

Saat ini, tersangka telah diamankan di Polres Rokan Hulu untuk menjalani proses penyidikan lebih lanjut. Sementara itu, Tim Resmob dan Tim RAGA Polres Rokan Hulu masih terus melakukan pengejaran terhadap satu pelaku lainnya yang diduga terlibat dalam aksi pencurian tersebut. 

***hobbi Pargaulan***
*(Humas Polres Rohul)*

Dukung Ketahanan Pangan, Polsek Rambah Samo Bersama Kelompok Tani Panen Jagung 1,5 Hektare




ROKAN HULU — Dalam rangka mendukung Program Ketahanan Pangan, Polsek Rambah Samo bersama Pemerintah Desa Marga Mulya, penyuluh pertanian, kelompok tani dan masyarakat melaksanakan kegiatan panen jagung pipil Kuartal III Tahun 2026.



Kegiatan tersebut berlangsung pada Rabu (9/9/2026) sekitar pukul 09.15 WIB hingga selesai, bertempat di RT 24 RW 08, Dusun Sumber Rejo, Desa Marga Mulya, Kecamatan Rambah Samo, Kabupaten Rokan Hulu.

Panen jagung tersebut merupakan bagian dari upaya mendukung program ketahanan pangan sekaligus mendorong pemanfaatan lahan pertanian secara produktif di tengah masyarakat.



Kegiatan dihadiri Kapolsek Rambah Samo IPDA Sarlose Mesra, S.H., staf Kantor Desa Marga Mulya, PPL Desa Marga Mulya Santoso, S.Tr.P., serta sejumlah personel Bhabinkamtibmas, yakni AIPTU Suprianto, AIPDA Irisman, AIPDA Gondo Wahyu Utomo, S.H., dan BRIPTU Ranap Simangunsong.

Turut hadir Kelompok Tani Sumber Mulyo serta masyarakat Desa Marga Mulya.

Jagung yang dipanen merupakan varietas Pioner 32 Singa, yang ditanam pada 2 Juni 2026. Tanaman tersebut dipanen pada 9 September 2026 dengan luas lahan sekitar 1,5 hektare.

Dari lahan tersebut, hasil panen diperkirakan mencapai sekitar 1 ton jagung pipil.

Kegiatan panen berlangsung dengan lancar. Kehadiran unsur kepolisian bersama pemerintah desa dan kelompok tani diharapkan semakin memperkuat sinergi dalam mendukung program ketahanan pangan serta meningkatkan produktivitas pertanian masyarakat.

Selama kegiatan berlangsung, situasi berjalan aman dan kondusif.

***Hobbi PRgaulan***

Tim URC Resmob Polres Indramayu dan Polsek Balongan Amankan 12 Remaja Terkait Dugaan Tawuran di Wilayah Desa Sudimampir




Indramayu, Sergaptarget.com  Sebanyak 12 orang remaja diamankan oleh Tim URC Resmob Sat Reskrim Polres Indramayu bersama Polsek Balongan di wilayah Desa Sudimampir, Kecamatan Balongan, Kabupaten Indramayu, Senin malam (7/9/2026). 

Penindakan ini bermula dari rekaman CCTV warga yang viral di media sosial memperlihatkan sekelompok remaja yang diduga hendak tawuran.

Kapolres Indramayu AKBP Prianggo P. M., melalui Kasat Reskrim Polres Indramayu, AKP Muchammad Arwin Bachar membenarkan pengamanan tersebut. Dari tangan para remaja, petugas turut menyita 10 buah senjata tajam.

"Petugas mengamankan 12 orang berikut 10 senjata tajam," ujar AKP Muchammad Arwin Bachar, Selasa (8/9/2026).

Barang bukti senjata tajam yang disita terdiri atas tiga bilah jenis corbek dan tujuh bilah celurit. 

Berdasarkan data kepolisian, mayoritas pelaku masih di bawah umur, dengan sebagian di antaranya masih berstatus pelajar dan sebagian lainnya tidak bersekolah.

Identitas remaja yang diamankan MR alias N (16), E alias E (16), AAS alias A (18), IF alias M (11), D (17), HFS alias H (15), NF alias F (15), RG alias R (15), B alias B (16), GSOS (16), AM alias A (17) dan A alias P (15)

Saat ini, kepolisian masih melakukan pemeriksaan untuk mengungkap peran serta keterkaitan masing-masing remaja dalam insiden tersebut. 

Kasat Reskrim Polres Indramayu, AKP Muchammad Arwin Bachar juga mengimbau para orang tua agar memperketat pengawasan terhadap pergaulan anak guna mencegah keterlibatan dalam aksi kekerasan jalanan, serta mengajak masyarakat untuk aktif menjaga keamanan lingkungan.

Terpisah Kasi Humas Polres Indramayu AKP Tarno kembali mengimbau masyarakat agar tidak ragu memanfaatkan layanan Lapor Pak Polisi  - Siap Mas Indramayu melalui WhatsApp 081999700110 atau Call Center 110 apabila menemukan adanya tindak kriminalitas maupun gangguan kamtibmas di lingkungan sekitarnya.

(Nana. S)

Investigasi SDH: Limbah dari IPAL Diduga Berbau Menyengat, DLH Diminta Turun Tangan

BANGKA TENGAH — Aroma menyengat yang diduga berasal dari saluran Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) menjadi sorotan di kawasan Jalan Soekarno-Hatta Nomor 6, Kelurahan Dul, Kecamatan Pangkalan Baru, Kabupaten Bangka Tengah.

Keluhan tersebut disampaikan warga sekitar kepada tim investigasi awak media pada Selasa sekitar pukul 14.30 WIB. Warga yang memberikan informasi memilih untuk tidak dipublikasikan identitasnya.

Menindaklanjuti laporan tersebut, tim investigasi langsung mendatangi lokasi yang dimaksud. Dari hasil pengamatan di lapangan, sumber aroma kurang sedap diduga berasal dari saluran IPAL milik Sekolah Dian Harapan (SDH), yang telah berdiri sejak 2016.
Di lokasi, tim melihat air yang keluar dari saluran IPAL tampak keruh dan mengeluarkan aroma yang kurang sedap.

Temuan tersebut kemudian menjadi pertanyaan penting: apakah air limbah yang keluar dari sistem IPAL tersebut telah memenuhi baku mutu lingkungan yang dipersyaratkan?

Untuk memperoleh penjelasan, tim investigasi melakukan konfirmasi kepada pihak sekolah dan bertemu dengan Kepala Sekolah SDH, Agung.

Agung menjelaskan bahwa pihak sekolah memiliki empat kolam penampungan IPAL yang pengerjaannya dilakukan oleh konsultan. Menurutnya, sistem IPAL yang dimiliki sekolah telah memenuhi standar.

Namun, ketika dikonfirmasi mengenai dokumen lingkungan, khususnya Analisis Mengenai Dampak Lingkungan (AMDAL), muncul fakta bahwa selama ini pihak sekolah mengaku masih menggunakan AMDAL milik Rumah Sakit Siloam.

Agung mengatakan pihak sekolah telah mengajukan proses AMDAL baru dan proses tersebut telah berjalan hampir satu tahun, namun hingga kini masih belum selesai.
Pihak sekolah juga mengaku telah berkoordinasi dengan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Bangka Tengah melalui Kepala Bidang Pembinaan dan Pengawasan.
Konfirmasi kemudian dilakukan kepada Yudi melalui aplikasi WhatsApp. Yudi mempersilakan tim untuk datang langsung ke Kantor DLH Bangka Tengah guna melihat dokumentasi proses administrasi terkait persoalan tersebut.
Perlu Uji Laboratorium. 

Temuan air limbah yang tampak keruh dan mengeluarkan aroma kurang sedap tentu tidak cukup hanya dinilai secara kasatmata.
Untuk memastikan apakah limbah yang keluar dari IPAL tersebut memenuhi ketentuan atau justru berpotensi melampaui baku mutu, diperlukan pengambilan sampel dan pemeriksaan laboratorium.

Karena itu, tim investigasi meminta DLH Bangka Tengah kembali turun ke lokasi untuk melakukan pengambilan sampel air limbah dari saluran IPAL dan mengujinya di laboratorium.
Hasil uji laboratorium nantinya menjadi penting untuk menjawab persoalan utama dalam temuan ini: apakah kualitas air limbah yang dibuang dari IPAL SDH benar-benar telah memenuhi baku mutu lingkungan?

Di sisi lain, persoalan dokumen lingkungan juga perlu mendapat penjelasan lebih lanjut dari instansi berwenang, khususnya mengenai dasar penggunaan dokumen lingkungan milik pihak lain serta status proses pengajuan dokumen lingkungan baru yang disebut masih berjalan.

Berdasarkan narasi yang diperoleh tim, persoalan ini belum dapat disimpulkan sebagai pelanggaran lingkungan sebelum dilakukan pemeriksaan dokumen dan pengujian laboratorium oleh instansi yang berwenang.
Namun, temuan di lapangan berupa air yang terlihat keruh dan aroma kurang sedap menjadi alasan kuat bagi pihak terkait untuk melakukan pemeriksaan lebih lanjut secara objektif dan transparan.

Publik kini menunggu langkah DLH Bangka Tengah untuk memastikan apakah sistem IPAL tersebut telah berfungsi sebagaimana mestinya dan apakah limbah yang keluar telah memenuhi standar baku mutu lingkungan.
Sebab, di balik sebuah saluran pembuangan, ada pertanyaan yang jauh lebih besar: ke mana limbah itu bermuara dan bagaimana dampaknya terhadap lingkungan serta masyarakat di sekitarnya?

(HR/TIM) 

Kapolres Cirebon Kota dan Dandim 0614 Perkuat Sinergitas TNI-Polri


Cirebon Kota - Kapolres Cirebon Kota AKBP Bimantoro Kurniawan, S.I.K., M.M. bersama Dandim 0614/Kota Cirebon Letkol Arm Drajat Santoso, S.Kom., M.Han. memperkuat sinergitas TNI-Polri melalui kegiatan silaturahmi di Mako Kodim 0614/Kota Cirebon pada (08/09/2026) pukul 12.30 hingga 14.00 WIB.

Kegiatan tersebut menjadi momentum untuk mempererat hubungan kelembagaan antara Polres Cirebon Kota dan Kodim 0614/Kota Cirebon melalui komunikasi, silaturahmi, serta koordinasi antara jajaran TNI dan Polri dalam menjalankan tugas di wilayah Kota Cirebon.

Dalam kegiatan tersebut, Kapolres Cirebon Kota didampingi Wakapolres Cirebon Kota Kompol Ari Nugroho, S.I.K., M.Si., Kabag Ops Kompol Munawan, S.H., Kasat Lantas AKP Hadi Suryanto, S.Tr.K., S.I.K., dan Kasat Intelkam AKP Iwan, S.H., M.H., sementara dari jajaran Kodim 0614/Kota Cirebon turut hadir sejumlah pejabat utama.

Kasi Humas Polres Cirebon Kota AKP M. Aris Hermanto menjelaskan bahwa silaturahmi tersebut merupakan bagian dari upaya memperkuat komunikasi dan hubungan kerja antara TNI dan Polri, sehingga koordinasi lintas institusi dapat terus terbangun dalam pelaksanaan tugas di wilayah Kota Cirebon.

Sinergitas TNI-Polri tidak hanya diwujudkan melalui pelaksanaan tugas bersama, tetapi juga melalui hubungan komunikasi yang baik antarpimpinan dan jajaran, sehingga setiap perkembangan di lapangan dapat dikoordinasikan dengan lebih cepat dan tepat sesuai dengan tugas serta kewenangan masing-masing.

Pertemuan tersebut juga menjadi ruang untuk membangun kesamaan pemahaman mengenai pentingnya menjaga hubungan kelembagaan yang harmonis antara Polres Cirebon Kota dan Kodim 0614/Kota Cirebon, terutama dalam menghadapi berbagai dinamika yang membutuhkan koordinasi dan kerja sama antarlembaga.

Melalui silaturahmi yang dilakukan secara berkelanjutan, TNI dan Polri diharapkan semakin solid dalam menjalankan tugas pengabdian kepada masyarakat, dengan tetap mengedepankan komunikasi, koordinasi, saling mendukung, serta menghormati tugas dan fungsi masing-masing institusi.

Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan ramah tamah sebagai bagian dari upaya mempererat hubungan personal dan kelembagaan antara jajaran Polres Cirebon Kota dengan jajaran Kodim 0614/Kota Cirebon, sebelum diakhiri dengan foto bersama.

Kasi Humas Polres Cirebon Kota AKP M. Aris Hermanto menegaskan bahwa sinergitas TNI-Polri merupakan kekuatan penting dalam mendukung pelaksanaan tugas di wilayah. “Silaturahmi ini menjadi bagian dari upaya memperkuat komunikasi dan sinergitas TNI-Polri, sehingga koordinasi antara Polres Cirebon Kota dan Kodim 0614/Kota Cirebon semakin solid dalam memberikan pelayanan serta pengabdian terbaik kepada masyarakat,” ujarnya.