Berita Terkini

Pertamina Kilang Balongan Siap Jadi Pusat Penyangga Energi Nasional

Indranayu, Sergaptarget.com Fasilitas Pertamina di Indramayu kini berdiri sebagai salah satu hub energi paling modern dan strate...

Postingan Populer

Rabu, 01 Juli 2026

Pertamina Kilang Balongan Siap Jadi Pusat Penyangga Energi Nasional




Indranayu, Sergaptarget.com Fasilitas Pertamina di Indramayu kini berdiri sebagai salah satu hub energi paling modern dan strategis di Indonesia. Kawasan ini mengintegrasikan fasilitas eksplorasi minyak dan gas (hulu), kilang pengolahan minyak (hilir), hingga terminal penampungan serta distribusi migas.

Karena perannya yang vital, kompleks ini menjadi kunci utama dalam mengamankan pasokan energi nasional. Khususnya, untuk memenuhi kebutuhan wilayah DKI Jakarta, Jawa Barat, dan sekitarnya.

Melihat krusialnya peran Pertamina Grup Indramayu, sinergi yang berkelanjutan mutlak diperlukan sebagai pilar utama ketahanan energi.

Sejalan dengan komitmen tersebut, jajaran hulu dan hilir Pertamina menggelar kolaborasi strategis tingkat tinggi. Dalam hal ini, PT Pertamina Patra Niaga Refinery Unit Balongan bertindak sebagai tuan rumah kunjungan kerja dan diskusi bersama Dewan Energi Nasional (DEN) serta SKK Migas.

Agenda penting ini berlangsung di Ruang Strategic Command Centre, Kilang Balongan, Indramayu, Jawa Barat, Sabtu (27/06/2026).

Indramayu Jadi Kandidat Lokasi Cadangan Penyangga Energi
Pertemuan ini menjadi momentum krusial yang mempertemukan pemangku kebijakan energi nasional dengan pelaksana lapangan. Fokus utamanya adalah membahas langkah taktis Program Cadangan Penyangga Energi (CPE) sebagaimana amanat Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 96 Tahun 2024.

Salah satu poin penting dalam pemaparan tersebut adalah potensi besar Indramayu untuk ditetapkan sebagai salah satu lokasi strategis infrastruktur CPE di Indonesia.

Direktur Operasi PT Pertamina Patra Niaga, Didik Bahagia, menyampaikan apresiasi mendalam atas sinergi erat antara entitas hulu dan hilir Pertamina.

“Infrastruktur kilang dan terminal di Balongan senantiasa siap mendukung penuh program strategis Pemerintah Pusat. Komitmen kami adalah menjaga stabilitas pasokan energi di tengah dinamika global,” ujar Didik.

Optimalisasi Aset Negara untuk Nilai Tambah Maksimal
Senada dengan hal tersebut, perwakilan SKK Migas, Ir. Imam Purwanto, S.T., IPU, CFSP, menegaskan komitmen sektor hulu untuk mengoptimalkan pemanfaatan aset negara.

 Kolaborasi ini diharapkan mampu melahirkan solusi integratif yang efisien. Dengan begitu, fasilitas yang ada dapat memberikan nilai tambah maksimal bagi ketahanan energi tanpa mengganggu operasional produksi migas eksisting.

Peta Jalan Pemenuhan CPE hingga Tahun 2035
Sementara itu, Sekretaris Jenderal DEN, Dr. Ir. Mohamad Kholid Syaerazi, M.Si, memberikan arahan komprehensif mengenai peta jalan pemenuhan CPE ke depan. Berdasarkan Perpres 96/2024, penyediaan CPE meliputi minyak bumi, bahan bakar minyak (BBM), dan LPG. Ketiganya merupakan komoditas yang wajib disediakan oleh Pemerintah Pusat hingga tahun 2035 mendatang.

“DEN memiliki peran mengatur jenis, jumlah, wa.ktu, serta lokasi CPE yang nantinya akan diputuskan dalam sidang anggota DEN. Sinergi hulu dan hilir Pertamina hari ini membuktikan Indonesia memiliki ki kapabilitas domestik yang solid untuk mandiri di sektor energi tegas Mohamad Kholid.

Sebagai informasi pengelolaan teknis CPE berada dibawah tanggung jawab mentri ESDM dengan melibatkan pengusaha dan BUMN. Terkait pendanaan program ini bersumber dari APBN. 

Adapun kunker ke Balongan ini diharapkan berlanjut ke asasmen final yang nanti hasilnya akan di bawa kesidang anggota atau sidang DEN. 

(Nana. S)

Selasa, 30 Juni 2026

SELAMAT HARI BHAYANGKARA KE-80, 1 Juli 2026



Polri Presisi untuk Negeri, Mengabdi dengan Integritas, Profesionalisme, dan Semangat Melayani Masyarakat.”


DPC LSM Penjara Kabupaten Rokan Hulu 
Segenap jajaran mengucapkan:

Dirgahayu Bhayangkara ke-80.


Semoga Kepolisian Negara Republik Indonesia senantiasa menjadi institusi yang semakin profesional, modern, terpercaya, serta tegas dalam menegakkan hukum, mengayomi, melindungi, dan melayani masyarakat demi terciptanya keamanan, ketertiban, dan keadilan di seluruh Indonesia.

Pesan Ketua Yayasan Wiralodra untuk Mahasiswa Pascasarjana,Filsafat Dinilai Jadi Kunci Hadapi Era AI


Indramayu,Inara.my.Id – Ketua Umum Yayasan Wiralodra, Dr. H. Dudung I ndra Ariska, SH, menegaskan pentingnya filsafat sebagai fondasi berpikir bagi mahasiswa di tengah perkembangan kecerdasan buatan (artificial intelligence), revolusi digital, dan perubahan sosial yang berlangsung semakin cepat.

Pesan tersebut disampaikan dalam pidato pembukaan Seminar Pascasarjana Universitas Wiralodra yang digelar pada Selasa (30/6/2026) dengan tema “Perjalanan Filsafat Dari Athena Sampai Nusantara”. Seminar menghadirkan narasumber Prof. Dr. Phil. H. Al Makin, S.Ag, M.A, Guru Besar Filsafat UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta.

Dalam sambutannya, H. Dudung menekankan bahwa pendidikan tinggi saat ini tidak cukup hanya menghasilkan lulusan yang memiliki keterampilan teknis, tetapi juga harus mampu membentuk generasi yang kritis, rasional, reflektif, dan bijaksana.

“Bangsa ini membutuhkan generasi yang tidak hanya menguasai ilmu pengetahuan, tetapi juga mampu memahami dan menilai berbagai persoalan secara mendalam dan bertanggung jawab,” ujarnya.

Menurutnya, filsafat memiliki peran strategis karena mengajarkan manusia untuk berpikir secara sistematis serta tidak menerima informasi secara mentah tanpa proses pengujian dan refleksi.

I a mengutip pemikiran filsuf Yunani Socrates yang menyatakan bahwa kehidupan yang tidak direfleksikan secara kritis akan kehilangan makna.

H. Dudung menjelaskan, terdapat sedikitnya tiga manfaat utama mempelajari filsafat bagi mahasiswa, khususnya mahasiswa pascasarjana.

Pertama, filsafat membentuk kemampuan berpikir kritis dan logis yang menjadi syarat penting dalam menghasilkan penelitian ilmiah berkualitas.
Kedua, filsafat memperkuat fondasi keilmuan melalui pemahaman terhadap aspek ontologi, epistemologi, dan aksiologi sebagai dasar penelitian ilmiah.

Ketiga, filsafat berperan dalam membentuk karakter serta integritas moral agar ilmu pengetahuan tidak kehilangan orientasi kemanusiaannya.

“Ilmu yang besar tanpa integritas hanya akan melahirkan kerusakan yang lebih besar,” tegasnya.

Lebih lanjut, H. Dudung juga menyoroti tantangan era digital yang ditandai banjir informasi, polarisasi sosial, disinformasi, hingga berkembangnya teknologi kecerdasan buatan yang mampu menghasilkan pengetahuan secara instan.

Dalam kondisi tersebut, ia menilai filsafat menjadi semakin relevan karena mampu melatih kemampuan berpikir jernih, memilah informasi, serta menilai kebenaran secara rasional.

Selain aspek akademik, filsafat juga dinilai memiliki kontribusi besar dalam membentuk kepemimpinan. Seorang pemimpin, menurutnya, tidak cukup hanya memiliki kecerdasan intelektual, tetapi juga kebijaksanaan dalam mengambil keputusan.

Ia mengutip pandangan Aristoteles bahwa tujuan tertinggi pendidikan bukan hanya menghasilkan manusia berpengetahuan, tetapi juga manusia yang memiliki kebajikan.

Menutup pidatonya, H. Dudung mengajak seluruh mahasiswa pascasarjana Universitas Wiralodra untuk menjadikan filsafat bukan sekadar mata kuliah, melainkan sebagai cara berpikir dan cara mencari kebenaran dalam kehidupan akademik maupun sosial.

Ia berharap seminar tersebut menjadi ruang dialog intelektual yang mampu memperkuat tradisi akademik dan melahirkan insan yang unggul, berintegritas, kritis, serta bijaksana.
“Ilmu pengetahuan memberikan kekuatan untuk bertindak, tetapi filsafat memberikan kebijaksanaan untuk menentukan arah tindakan tersebut,” tutupnya.

(Fon't Kabiro)

Kapolresta Cirebon Pimpin Korps Raport Kenaikan Pangkat 114 Personel, Tekankan Profesionalisme, Integritas, dan Pengabdian kepada Masyarakat

CIREBON – Suasana penuh rasa syukur dan kebanggaan mewarnai Upacara Korps Raport Kenaikan Pangkat Anggota Polri dan ASN Polresta Cirebon Periode 1 Juli 2026 yang digelar di Lapangan Apel Mapolresta Cirebon, Selasa (30/6/2026). Upacara tersebut dipimpin langsung oleh Kapolresta Cirebon, Kombes Pol. Imara Utama, S.H., S.I.K., M.H., selaku Inspektur Upacara.

Kegiatan tersebut dihadiri Ketua Bhayangkari Cabang Kota Cirebon Ny. Mia Imara Utama, Wakapolresta Cirebon AKBP Eko Munarianto, S.I.K., M.H., para Pejabat Utama Polresta Cirebon, para Kapolsek jajaran, para perwira staf, pengurus Bhayangkari, serta seluruh personel yang menerima kenaikan pangkat bersama keluarga.

Sebanyak 114 personel memperoleh kenaikan pangkat pada periode 1 Juli 2026, terdiri dari 113 anggota Polri dan 1 ASN. Rinciannya yakni 1 personel dari IPTU ke AKP, 2 personel dari IPDA ke IPTU, 33 personel dari AIPDA ke AIPTU, 50 personel dari BRIPKA ke AIPDA, 2 personel dari Brigadir ke BRIPKA, 11 personel dari BRIPTU ke Brigadir, 14 personel dari BRIPDA ke BRIPTU, serta 1 ASN dari Penata Muda ke Penata Muda Tingkat I.

Dalam amanatnya, Kapolresta Cirebon mengajak seluruh personel untuk senantiasa memanjatkan puji syukur ke hadirat Allah SWT atas segala nikmat dan karunia-Nya sehingga upacara Korps Raport Kenaikan Pangkat dapat terlaksana dengan lancar dan penuh khidmat.

Kapolresta menegaskan bahwa kenaikan pangkat bukanlah hadiah semata, melainkan bentuk penghargaan dari negara atas dedikasi, loyalitas, disiplin, integritas, dan prestasi kerja yang telah ditunjukkan selama menjalankan tugas sebagai insan Bhayangkara.

«"Kenaikan pangkat pada hakikatnya merupakan amanah sekaligus rahmat dari Allah SWT. Ini adalah penghargaan atas prestasi kerja dan pengabdian yang telah saudara tunjukkan. Oleh karena itu, saya mengucapkan selamat dan sukses kepada seluruh personel yang hari ini mendapatkan kenaikan pangkat setingkat lebih tinggi. Jadikan amanah ini sebagai motivasi untuk terus meningkatkan kualitas kinerja, profesionalisme, serta memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, bangsa, dan negara," ujar Kombes Pol. Imara Utama.»

Menurutnya, semakin tinggi pangkat yang disandang, maka semakin besar pula tanggung jawab moral maupun profesional yang harus diemban. Setiap personel dituntut mampu menjadi teladan, menjaga integritas, meningkatkan kompetensi, serta memberikan pelayanan kepolisian yang cepat, humanis, transparan, dan berkeadilan.

Kapolresta juga memberikan apresiasi kepada seluruh keluarga personel yang telah memberikan doa, dukungan, dan pengorbanan selama anggota menjalankan tugas.

«"Keberhasilan yang diraih hari ini tentu tidak terlepas dari doa, kesabaran, serta dukungan istri, suami, dan keluarga. Jadikan keluarga sebagai sumber inspirasi, semangat, dan kekuatan dalam setiap pelaksanaan tugas. Dengan dukungan keluarga, saya yakin setiap personel mampu memberikan pengabdian terbaik demi terciptanya situasi kamtibmas yang aman dan kondusif di wilayah hukum Polresta Cirebon," ungkapnya.»

Ia berharap momentum kenaikan pangkat ini semakin memperkuat semangat seluruh personel Polresta Cirebon untuk terus memberikan pengabdian terbaik kepada masyarakat, menjaga soliditas internal, serta meningkatkan kepercayaan publik terhadap institusi Polri.

"Teruslah bekerja dengan ikhlas, profesional, dan penuh tanggung jawab. Jadilah anggota Polri yang Presisi, dicintai masyarakat, serta mampu menjawab setiap tantangan tugas di masa mendatang. Pangkat boleh bertambah, tetapi kerendahan hati, integritas, dan semangat melayani harus semakin besar," tegas Kapolresta.

Di akhir kegiatan, Kapolresta Cirebon turut mengajak masyarakat untuk terus bersinergi dalam menjaga keamanan dan ketertiban di lingkungan masing-masing. Masyarakat juga diimbau agar tidak ragu melaporkan setiap tindak kriminalitas maupun gangguan kamtibmas melalui Call Center Polri 110 yang dapat diakses selama 24 jam sebagai layanan kepolisian cepat, mudah, dan bebas pulsa.

Seluruh rangkaian Upacara Korps Raport Kenaikan Pangkat berlangsung dengan khidmat, tertib, dan lancar. Momentum tersebut menjadi simbol penghargaan atas dedikasi personel sekaligus penyemangat untuk terus meningkatkan profesionalisme dan kualitas pelayanan Polresta Cirebon kepada masyarakat.((BABIL))

Senin, 29 Juni 2026

Gebrakan Seribu Suluk di Kota Jalur: Rokan Hulu "Jemput Marwah" Menuju Tuan Rumah 2027




KUANTAN SINGINGI — Terik matahari di Tepian Sungai Narosa, Kuantan Singingi, Sabtu (27/6/2026), tak sedikit pun menyurutkan semangat ribuan pasang kaki yang melangkah berirama. Hari itu, Kota Teluk Kuantan mendadak berubah menjadi lautan warna dan bunyi. Di tengah riuh rendah tabuhan musik tradisional dan gemuruh tepuk tangan warga, rombongan dari Kabupaten Rokan Hulu (Rohul) sukses mencuri perhatian publik pada Pawai Taaruf pembukaan Musabaqoh Tilawatil Quran (MTQ) ke-XLIV tingkat Provinsi Riau.


​Bukan sekadar ikut meramaikan, Negeri Seribu Suluk seolah-olah sedang "menjemput marwah". Dengan kekuatan penuh tak kurang dari 3.000 peserta barisan Rohul membentang panjang, menciptakan pemandangan spektakuler dari garis start di Simpang Tugu Pelajar hingga garis finish di Pusat Purna MTQ.

​Ada pemandangan menarik yang menjadi buah bibir di sepanjang rute pawai. Di saat para pejabat biasanya menunggu di panggung kehormatan, Bupati Rokan Hulu, Anton, ST, MM, bersama Ketua TP PKK, dr. Yeni Dwi Putri, justru memilih turun ke jalan.

​Tak sendirian, mereka didampingi Wakil Bupati H. Syafaruddin Poti, SH, MM, dan Ketua GOW, Hj. Masni Taher. Dengan pakaian Melayu yang anggun dan bersahaja, jajaran nomor satu di Rohul ini memilih berjalan kaki di barisan paling belakang. 


​"Kami ingin memastikan seluruh rombongan, dari para pejabat, camat, kepala desa, kepala sekolah, hingga seluruh peserta pawai, sampai ke garis finish dengan selamat dan bahagia," ujar Bupati Anton di sela-sela pawai.


​Langkah kaki para pemimpin ini seolah menjadi bahan bakar semangat bagi rombongan Forkopimda dan aparatur daerah yang ikut berpeluh keringat di bawah langit Kuansing. Atraksi dari Marcing Band Gita Karya Praja, rebana, hingga atraksi seni budaya khas Rokan Hulu ditampilkan sepanjang jalan, membius mata masyarakat Kuantan Singingi yang memadati trotoar.

​Kehadiran massal dan totalitas Rokan Hulu dalam pawai yang dilepas oleh Asisten I Provinsi Riau, H. Zulkifli Syukur, MA, M.Si, ini bukan tanpa alasan. Unjuk kekompakan ini adalah sebuah maklumat visual kepada seluruh kabupaten/kota se-Riau.

​Rohul sedang mengirim pesan tegas, Tahun 2027, Rokan Hulu siap menjadi tuan rumah MTQ Provinsi Riau ke-XLV (45). Kemeriahan yang disuguhkan di Kuansing hari ini barulah sebuah mukadimah dari apa yang akan di sajikan tahun depan di tanah Seribu Suluk.


​Bupati Anton tidak bisa menyembunyikan rasa bangganya atas dedikasi warganya.
​"Apresiasi setinggi-tingginya untuk seluruh rombongan. Kekompakan ini, atraksi budaya ini, adalah wajah asli Rokan Hulu. Kita tidak hanya datang untuk bertanding, tapi untuk mempererat silaturahmi dan menunjukkan bahwa Rohul siap menyambut Riau di tahun 2027 nanti," ungkapnya penuh optimisme.
​Momen hangat terjadi saat rombongan Rokan Hulu melintasi panggung utama. Langkah kaki Bupati Anton dan Wakil Bupati Syafaruddin Poti sempat berhenti sejenak. Di atas panggung, Bupati Kuansing DR. H. Suhardiman Ambyar, MM, dan Wakil Bupati H. Muklisin telah menunggu dengan senyum lebar.

​Sebuah cenderamata sebagai bentuk tali asih diserahkan langsung oleh pemimpin Rohul kepada pemimpin Kuansing. Sebuah simbol diplomasi budaya yang manis, tanda hormat dari sang tamu kepada sang tuan rumah, sekaligus doa agar perhelatan syiar Islam di Kuansing berjalan sukses.

​Pawai mungkin telah usai begitu peserta menyentuh tepian Sungai Narosa, namun getaran semangat dan kekompakan yang ditinggalkan kontingen Rokan Hulu hari itu akan terus membekas setidaknya hingga mereka benar-benar membuktikan janji kemeriahan yang lebih besar di rumah sendiri, tahun depan.

***Hobbi Pargaulan*""

Gebrakan Seribu Suluk di Kota Jalur: Rokan Hulu "Jemput Marwah" Menuju Tuan Rumah 2027




KUANTAN SINGINGI — Terik matahari di Tepian Sungai Narosa, Kuantan Singingi, Sabtu (27/6/2026), tak sedikit pun menyurutkan semangat ribuan pasang kaki yang melangkah berirama. Hari itu, Kota Teluk Kuantan mendadak berubah menjadi lautan warna dan bunyi. Di tengah riuh rendah tabuhan musik tradisional dan gemuruh tepuk tangan warga, rombongan dari Kabupaten Rokan Hulu (Rohul) sukses mencuri perhatian publik pada Pawai Taaruf pembukaan Musabaqoh Tilawatil Quran (MTQ) ke-XLIV tingkat Provinsi Riau.


​Bukan sekadar ikut meramaikan, Negeri Seribu Suluk seolah-olah sedang "menjemput marwah". Dengan kekuatan penuh tak kurang dari 3.000 peserta barisan Rohul membentang panjang, menciptakan pemandangan spektakuler dari garis start di Simpang Tugu Pelajar hingga garis finish di Pusat Purna MTQ.
​Ada pemandangan menarik yang menjadi buah bibir di sepanjang rute pawai. Di saat para pejabat biasanya menunggu di panggung kehormatan, Bupati Rokan Hulu, Anton, ST, MM, bersama Ketua TP PKK, dr. Yeni Dwi Putri, justru memilih turun ke jalan.

​Tak sendirian, mereka didampingi Wakil Bupati H. Syafaruddin Poti, SH, MM, dan Ketua GOW, Hj. Masni Taher. Dengan pakaian Melayu yang anggun dan bersahaja, jajaran nomor satu di Rohul ini memilih berjalan kaki di barisan paling belakang. 

​"Kami ingin memastikan seluruh rombongan, dari para pejabat, camat, kepala desa, kepala sekolah, hingga seluruh peserta pawai, sampai ke garis finish dengan selamat dan bahagia," ujar Bupati Anton di sela-sela pawai.


​Langkah kaki para pemimpin ini seolah menjadi bahan bakar semangat bagi rombongan Forkopimda dan aparatur daerah yang ikut berpeluh keringat di bawah langit Kuansing. Atraksi dari Marcing Band Gita Karya Praja, rebana, hingga atraksi seni budaya khas Rokan Hulu ditampilkan sepanjang jalan, membius mata masyarakat Kuantan Singingi yang memadati trotoar.
​Kehadiran massal dan totalitas Rokan Hulu dalam pawai yang dilepas oleh Asisten I Provinsi Riau, H. Zulkifli Syukur, MA, M.Si, ini bukan tanpa alasan. Unjuk kekompakan ini adalah sebuah maklumat visual kepada seluruh kabupaten/kota se-Riau.

​Rohul sedang mengirim pesan tegas, Tahun 2027, Rokan Hulu siap menjadi tuan rumah MTQ Provinsi Riau ke-XLV (45). Kemeriahan yang disuguhkan di Kuansing hari ini barulah sebuah mukadimah dari apa yang akan di sajikan tahun depan di tanah Seribu Suluk.

​Bupati Anton tidak bisa menyembunyikan rasa bangganya atas dedikasi warganya.
​"Apresiasi setinggi-tingginya untuk seluruh rombongan. Kekompakan ini, atraksi budaya ini, adalah wajah asli Rokan Hulu. Kita tidak hanya datang untuk bertanding, tapi untuk mempererat silaturahmi dan menunjukkan bahwa Rohul siap menyambut Riau di tahun 2027 nanti," ungkapnya penuh optimisme.
​Momen hangat terjadi saat rombongan Rokan Hulu melintasi panggung utama. Langkah kaki Bupati Anton dan Wakil Bupati Syafaruddin Poti sempat berhenti sejenak. Di atas panggung, Bupati Kuansing DR. H. Suhardiman Ambyar, MM, dan Wakil Bupati H. Muklisin telah menunggu dengan senyum lebar.

​Sebuah cenderamata sebagai bentuk tali asih diserahkan langsung oleh pemimpin Rohul kepada pemimpin Kuansing. Sebuah simbol diplomasi budaya yang manis, tanda hormat dari sang tamu kepada sang tuan rumah, sekaligus doa agar perhelatan syiar Islam di Kuansing berjalan sukses.

​Pawai mungkin telah usai begitu peserta menyentuh tepian Sungai Narosa, namun getaran semangat dan kekompakan yang ditinggalkan kontingen Rokan Hulu hari itu akan terus membekas setidaknya hingga mereka benar-benar membuktikan janji kemeriahan yang lebih besar di rumah sendiri, tahun depan. 

***Hobbi Pargaulan***

Serasi Berbusana Bercorakkan Melayu Emas, Bupati Anton Bawa Semangat Rohul Siap Sukseskan Tuan Rumah MTQ Riau ke-45



​KUANTAN SINGINGI — Gema ayat-ayat suci Al-Quran berpadu indah dengan keluhuran budaya Melayu menandai dibukanya secara resmi Musabaqoh Tilawatil Quran (MTQ) tingkat Provinsi Riau ke-XLIV (44) tahun 2026. Perhelatan akbar ini berpusat di Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing) sebagai tuan rumah.


​Acara dibuka secara resmi oleh Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Riau, H. SF Hariyanto, yang ditandai dengan pemukulan beduk secara serentak bersama seluruh Kepala Daerah se-Provinsi Riau pada Sabtu malam (27/6/2026) sekitar pukul 22.00 WIB.
​Kemeriahan malam pembukaan diawali dengan parade defile yang memukau dari seluruh kafilah perwakilan kabupaten/kota se-Provinsi Riau. Ribuan pasang mata masyarakat dan tamu undangan yang memadati areal utama MTQ Kuansing disuguhkan penampilan tari persembahan yang anggun serta berbagai atraksi seni religius yang memikat.


​Di antara barisan tamu kehormatan, kehadiran Bupati Rokan Hulu (Rohul), Anton, ST, MM, bersama Ketua TP PKK Rohul, Ny. dr. Yeni Dwi Putri, mencuri perhatian. Pasangan pemimpin Rohul ini tampil serasi dan elegan dalam balutan pakaian adat Melayu berwarna hitam dengan corak motif keemasan yang mewah, menyatu sempurna dalam atmosfer kemegahan malam pembukaan.

​Dalam sambutannya sebelum memukul beduk pembukaan, Plt Gubernur Riau, H. SF Hariyanto, menyampaikan apresiasi yang mendalam kepada Pemerintah Kabupaten Kuantan Singingi selaku tuan rumah, serta seluruh kafilah yang siap berkompetisi. Beliau menegaskan bahwa MTQ bukan sekadar ajang perlombaan seremonial tahunan.


​"MTQ ke-44 ini adalah momentum emas bagi kita semua untuk kembali membumikan nilai-nilai Al-Quran dalam kehidupan sehari-hari dan dalam roda pemerintahan. Syiar Islam yang berkumandang di Bumi Lancang Kuning harus menjadi pondasi moral, pemersatu umat, sekaligus motor penggerak pembangunan Riau yang maju, agamis, dan bermartabat," ujar H. SF Hariyanto.


​Beliau juga menambahkan, "Kepada seluruh qari dan qariah yang bertanding, jaga sportivitas dan berikan penampilan terbaik. Jadikan ajang ini sebagai sarana mempererat silaturahmi antar-daerah di Riau."
​Ditemui seusai acara pembukaan, Bupati Rokan Hulu, Anton, ST, MM, menyatakan rasa syukur dan optimismenya terhadap keikutsertaan Kafilah Rokan Hulu pada MTQ tingkat provinsi tahun ini. Dengan pakaian Melayu hitam bermotif emas yang dipakainya, Anton menegaskan bahwa Kabupaten Rokan Hulu datang dengan persiapan matang.


​"Alhamdulillah, malam pembukaan malam ini sangat megah dan luar biasa. Untuk Kafilah Rokan Hulu, kita sudah melakukan persiapan dan pembinaan yang maksimal jauh-jauh hari sebelum bertolak ke Kuansing. Kami optimis para qari dan qariah kita mampu memberikan penampilan terbaik dan bersaing secara sehat di semua cabang perlombaan," ungkap Bupati Anton didampingi Ketua TP PKK Rohul, Ny. dr. Yeni Dwi Putri.


​Lebih lanjut, Bupati Anton juga menitipkan pesan khusus kepada seluruh peserta dan official dari Negeri Seribu Suluk agar senantiasa menjaga kesehatan serta kekompakan selama perhelatan berlangsung. "Target kita tentu ingin meraih prestasi terbaik, namun yang paling utama adalah menjaga nama baik daerah, menjaga kesehatan, dan menjadikan momentum MTQ ini untuk mempertebal syiar Islam serta ukhuwah islamiyah," tambahnya.

​Selain berfokus pada target prestasi di Kuansing, momen MTQ ke-44 ini juga menjadi ajang pembelajaran penting bagi Rokan Hulu. Pasalnya, Kabupaten Rokan Hulu telah resmi ditunjuk dan ditetapkan untuk menjadi tuan rumah pada perhelatan akbar MTQ tingkat Provinsi Riau ke-XLV (45) tahun 2027 mendatang.

​Menanggapi amanah besar tersebut, Bupati Anton menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Rokan Hulu sudah mulai melakukan pemetaan dan persiapan awal, baik dari sisi infrastruktur maupun manajemen pelaksanaan.

​"Menjadi tuan rumah MTQ tingkat Provinsi Riau ke-45 tahun 2027 adalah sebuah kehormatan sekaligus tanggung jawab besar bagi seluruh masyarakat Negeri Seribu Suluk. Kehadiran kami di Kuansing malam ini juga sekaligus untuk melihat, mempelajari, dan mengevaluasi sistem penyelenggaraan yang sukses diterapkan di sini. Kami berkomitmen untuk mempersiapkan segalanya dengan matang agar tahun depan Rokan Hulu bisa memberikan penyambutan dan menyelenggarakan MTQ yang tidak kalah megah dan sukses," pungkas Bupati Anton. 
​Dengan telah ditabuhnya beduk pembukaan, seluruh rangkaian perlombaan MTQ ke-44 tingkat Provinsi Riau resmi dimulai. Seluruh kabupaten/kota, termasuk Kafilah Rokan Hulu, kini bersiap menurunkan talenta-talenta terbaik mereka demi memperebutkan gelar juara umum dan membawa pulang piala bergengsi ke daerah masing-masing, sekaligus menatap estafet kepemimpinan tuan rumah di tahun berikutnya.

***Hobbi Pargaulan***

Kemeriahan Warnai Nobar Piala Dunia Belanda VS Maroko Yang Digelar Kodim 0735/Surakarta

Surakarta  - TNI menggelar kegiatan nonton bersama (Nobar) Kebangsaan pertandingan sepak bola Piala Dunia 2026 bersama masyarakat di satuan jajaran TNI di seluruh Indonesia. Acara ini digelar mulai 11 Juni hingga 19 Juli 2026.

Kali ini Kodim 0735/Surakarta kembali menggelar nonton bersama warga masyarakat bertempat di Koramil 04/Jebres pada Selasa (30/6/2026).

Kegiatan tersebut merupakan bagian dari sinergi strategis antara Kementerian Pertahanan, TNI, dan TVRI. Tujuannya, untuk membangun semangat nasionalisme, memperkuat persatuan dan kesatuan bangsa, serta meningkatkan kebersamaan melalui momentum perhelatan sepak bola dunia.

"Selain menjadi sarana hiburan dan kebersamaan bagi masyarakat, Nobar Kebangsaan juga diharapkan dapat kemanunggalan antara TNI dan masyarakat di wilayah. 

Pasiter Kodim 0735/Surakarta, Kapten Inf Sukardi menyampaikan bahwa kegiatan Nonton Bareng Kebangsaan tidak hanya menjadi sarana hiburan bagi masyarakat, tetapi juga sebagai media komunikasi sosial yang efektif untuk mempererat kemanunggalan TNI dengan rakyat.

“Kegiatan nobar ini merupakan salah satu upaya untuk memperkuat tali silaturahmi antara TNI dengan seluruh elemen masyarakat. Melalui kegiatan sederhana seperti ini, diharapkan terjalin komunikasi yang semakin baik, sehingga kemanunggalan TNI dan rakyat semakin kokoh,” ujar Kapten inf Sukardi.

Lebih lanjut disampaikan, olahraga, khususnya sepak bola, merupakan salah satu cabang olahraga yang mampu menyatukan berbagai kalangan tanpa memandang latar belakang. Oleh karena itu, momentum pertandingan Piala Dunia dimanfaatkan sebagai wahana untuk membangun kebersamaan, persatuan dan rasa nasionalisme di tengah masyarakat.

Penulis : Arda 72
Uploaded Image

Kemeriahan Warnai Nobar Piala Dunia Belanda VS Maroko Yang Digelar Kodim 0735/Surakarta

Surakarta  - TNI menggelar kegiatan nonton bersama (Nobar) Kebangsaan pertandingan sepak bola Piala Dunia 2026 bersama masyarakat di satuan jajaran TNI di seluruh Indonesia. Acara ini digelar mulai 11 Juni hingga 19 Juli 2026.

Kali ini Kodim 0735/Surakarta kembali menggelar nonton bersama warga masyarakat bertempat di Koramil 04/Jebres pada Selasa (30/6/2026).

Kegiatan tersebut merupakan bagian dari sinergi strategis antara Kementerian Pertahanan, TNI, dan TVRI. Tujuannya, untuk membangun semangat nasionalisme, memperkuat persatuan dan kesatuan bangsa, serta meningkatkan kebersamaan melalui momentum perhelatan sepak bola dunia.

"Selain menjadi sarana hiburan dan kebersamaan bagi masyarakat, Nobar Kebangsaan juga diharapkan dapat kemanunggalan antara TNI dan masyarakat di wilayah. 

Pasiter Kodim 0735/Surakarta, Kapten Inf Sukardi menyampaikan bahwa kegiatan Nonton Bareng Kebangsaan tidak hanya menjadi sarana hiburan bagi masyarakat, tetapi juga sebagai media komunikasi sosial yang efektif untuk mempererat kemanunggalan TNI dengan rakyat.

“Kegiatan nobar ini merupakan salah satu upaya untuk memperkuat tali silaturahmi antara TNI dengan seluruh elemen masyarakat. Melalui kegiatan sederhana seperti ini, diharapkan terjalin komunikasi yang semakin baik, sehingga kemanunggalan TNI dan rakyat semakin kokoh,” ujar Kapten inf Sukardi.

Lebih lanjut disampaikan, olahraga, khususnya sepak bola, merupakan salah satu cabang olahraga yang mampu menyatukan berbagai kalangan tanpa memandang latar belakang. Oleh karena itu, momentum pertandingan Piala Dunia dimanfaatkan sebagai wahana untuk membangun kebersamaan, persatuan dan rasa nasionalisme di tengah masyarakat.

Penulis : Arda 72

Satresnarkoba Polres Wonosobo Ungkap Peredaran Tembakau Sintetis, Satu Tersangka Diamankan



Wonosobo,Satresnarkoba Polres Wonosobo mengungkap kasus penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika jenis tembakau sintetis. Dalam kasus tersebut, polisi mengamankan seorang pria berinisial ABZ (22) beserta barang bukti tembakau sintetis seberat bruto 16,36 gram.

Kapolres Wonosobo AKBP M. Kasim Akbar Bantilan, S.I.K., M.M. dalam konferensi pers di Mapolres Wonosobo, Senin (29/6/2026), mengatakan pengungkapan kasus berawal dari laporan masyarakat mengenai dugaan penyalahgunaan narkotika di wilayah Kecamatan Wonosobo. Berbekal informasi tersebut, Satresnarkoba melakukan penyelidikan hingga menangkap tersangka di sebuah rumah di Kecamatan Wonosobo pada Selasa (12/5/2026) sekitar pukul 21.00 WIB.

"Dari hasil penggeledahan, petugas menemukan sejumlah paket tembakau sintetis yang disimpan di dalam tas selempang milik tersangka. Selain itu, turut diamankan kertas papir dan satu unit telepon genggam yang diduga digunakan sebagai sarana transaksi," kata Kapolres.

Hasil pemeriksaan menunjukkan, tersangka memperoleh tembakau sintetis melalui akun di media sosial Instagram. Sebagian barang tersebut rencananya akan digunakan untuk konsumsi pribadi, sedangkan sisanya akan diperjualbelikan.

Atas perbuatannya, tersangka dijerat sebagaimana dimaksud dalam Primer Pasal 114 Ayat (1) UU RI Nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika Jo Permenkes RI Nomor 15 Tahun 2025 tentang perubahan penggologan narkotika Jo UU RI Nomor 1 Tahun 2026 tentang penyesuaian Pidana Subsider pasal 609 ayat (1) huruf a UU RI Nomor 1 Tahun 2023 Tentang KUHP Jo Permenkes RI Nomor 15 Tahun 2025 tentang perubahan penggologan narkotika Jo Pasal VII angka 50 UU RI Nomor 1 Tahun 2026 tentang Penyesuaian Pidana.

Kasat Resnarkoba Polres Wonosobo AKP Teguh Sukoso mengatakan pengungkapan tersebut merupakan bentuk komitmen kepolisian dalam menekan peredaran narkotika di wilayah Kabupaten Wonosobo.

"Keberhasilan ini tidak lepas dari informasi yang diberikan masyarakat. Kami mengapresiasi partisipasi masyarakat dan akan terus melakukan penindakan terhadap segala bentuk penyalahgunaan maupun peredaran gelap narkotika. Kami juga mengimbau masyarakat, khususnya generasi muda, agar tidak mencoba ataupun terlibat dalam penyalahgunaan narkoba karena dampaknya sangat merusak dan ancaman hukumannya juga berat," ujar Teguh.

Ia mengajak masyarakat untuk terus berperan aktif dengan melaporkan apabila mengetahui adanya dugaan penyalahgunaan maupun peredaran narkotika di lingkungan sekitarnya.
"Peredaran narkoba tidak bisa diberantas oleh kepolisian sendiri. Dibutuhkan dukungan seluruh elemen masyarakat agar Wonosobo tetap aman dan terbebas dari penyalahgunaan narkotika," pungkasnya.

Arifin