Sergap Target

Berita Terkini

Respons Cepat Laporan 110, Polresta Cirebon Temukan Mobil Rental yang Dilaporkan Hilang

CIREBON – Laporan masyarakat melalui layanan Call Center Polri 110 kembali mendapat respons cepat dari jajaran Polresta Cirebon....

Postingan Populer

Kamis, 24 September 2026

Respons Cepat Laporan 110, Polresta Cirebon Temukan Mobil Rental yang Dilaporkan Hilang


CIREBON – Laporan masyarakat melalui layanan Call Center Polri 110 kembali mendapat respons cepat dari jajaran Polresta Cirebon. Petugas Polsek Gegesik berhasil menemukan satu unit mobil rental yang sebelumnya dilaporkan hilang dan terdeteksi GPS bergerak dari arah Arjawinangun menuju wilayah Gegesik, Kabupaten Cirebon.

Laporan tersebut diterima pada Kamis (24/9/2026) pagi. Pelapor menyampaikan bahwa kendaraan miliknya yang disewakan kepada seorang penyewa bernama Rinaldi di wilayah Pemalang diketahui sudah tidak berada di lokasi parkir saat pagi hari.

Setelah mendapat informasi tersebut, dilakukan pengecekan melalui GPS kendaraan dan diketahui posisi mobil telah memasuki wilayah Cirebon, bergerak dari arah tol Cirebon menuju Arjawinangun. Pemilik kendaraan kemudian meminta bantuan Kepolisian melalui layanan 110.

Menindaklanjuti laporan tersebut, personel Polsek Gegesik langsung bergerak melakukan penyisiran dan pengecekan di sepanjang jalur Arjawinangun hingga wilayah Desa Jagapura.

Upaya tersebut membuahkan hasil. Petugas menemukan mobil Daihatsu Pick Up warna hitam dengan nomor polisi H-9104-EA terparkir di sebuah pekarangan kosong dekat area pemakaman di Desa Jagapura Lor, Kecamatan Gegesik, Kabupaten Cirebon.

Selanjutnya, kendaraan tersebut diamankan ke Mapolsek Gegesik untuk dilakukan pemeriksaan dan penanganan lebih lanjut sesuai prosedur.

Pemilik mobil, Dias, menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada jajaran Kepolisian yang telah merespons laporan tersebut dengan cepat.

“Terima kasih kepada Bapak Kapolri, Kapolda Jawa Barat, Kapolresta Cirebon, dan Kapolsek Gegesik yang sudah membantu mengungkap kasus pencurian mobil kami dengan cepat. Layanan 110 sangat berguna bagi masyarakat yang sedang mengalami keadaan darurat. Ini sangat bermanfaat karena responsnya sangat cepat,” ujar Dias.

Sementara itu, Kapolresta Cirebon Kombes Pol. Imara Utama, S.I.K., S.H., M.H., menegaskan bahwa setiap laporan masyarakat yang masuk melalui layanan 110 akan ditindaklanjuti secara cepat oleh jajaran Kepolisian.

“Layanan 110 merupakan sarana masyarakat untuk menyampaikan laporan maupun informasi yang membutuhkan kehadiran Kepolisian. Setiap laporan akan kami respons dan ditindaklanjuti sesuai situasi serta kewenangan petugas di lapangan,” ujar Imara.

Ia menambahkan, kecepatan dalam merespons laporan masyarakat merupakan bagian dari komitmen Polresta Cirebon dalam memberikan pelayanan Kepolisian yang mudah diakses dan hadir ketika masyarakat membutuhkan.

“Sinergi antara informasi dari masyarakat, teknologi seperti GPS kendaraan, dan respons cepat anggota di lapangan sangat membantu dalam penanganan kejadian seperti ini,” katanya.

Polresta Cirebon mengimbau masyarakat agar tidak ragu memanfaatkan layanan 110 apabila membutuhkan bantuan Kepolisian, terutama dalam situasi darurat maupun ketika mengetahui adanya kejadian yang berpotensi mengganggu keamanan dan ketertiban masyarakat.

“Silakan hubungi 110 apabila membutuhkan bantuan Kepolisian. Kami akan berupaya memberikan respons secepat mungkin,” pungkasnya.

Kembangkan Kasus Sabu, Polsek Bonai Darussalam Temukan Senpi Rakitan dan Peluru di Rumah Warga Kunto Darussalam




ROKAN HULU — Pengembangan kasus dugaan peredaran narkotika jenis sabu di wilayah Bonai Darussalam, Kabupaten Rokan Hulu, berujung pada penemuan senjata api rakitan. Polisi mengamankan satu pucuk senjata api rakitan dan satu butir peluru dari rumah seorang pria di Desa Muara Dilam, Kecamatan Kunto Darussalam, Sabtu (19/9/2026).

Senjata api tersebut ditemukan dari rumah seorang pria berinisial DS (29), warga Dusun Sei Murai, Desa Muara Dilam. Pengungkapan dilakukan personel Polsek Bonai Darussalam setelah sebelumnya mengamankan seorang pria berinisial EER dalam kasus dugaan peredaran sabu di Desa Rawa Makmur.

Kapolres Rokan Hulu AKBP Emil Eka Putra, S.I.K., M.Si., melalui Kapolsek Bonai Darussalam IPTU Abdau Wardiyoso, S.Tr.K., M.H., menjelaskan pengungkapan berawal dari informasi masyarakat terkait dugaan maraknya peredaran narkotika jenis sabu di Desa Rawa Makmur.

Menindaklanjuti informasi tersebut, Kapolsek memerintahkan Kanit Reskrim IPDA Ade Eki Saputra, S.H., CPHR., bersama personel melakukan penyelidikan.

Sekitar pukul 13.00 WIB, petugas mengamankan EER di sebuah salon di Desa Rawa Makmur. Dari hasil penggeledahan, polisi menemukan enam paket kecil sabu yang disimpan di dalam plastik klip bening serta uang tunai Rp200 ribu.

Saat diperiksa, EER mengaku memperoleh sabu tersebut dari DS yang tinggal di Desa Muara Dilam, Kecamatan Kunto Darussalam. Petugas kemudian melakukan pengembangan menuju kediaman DS.

Sekitar pukul 14.00 WIB, personel tiba di rumah DS. Pria tersebut ditemukan berada di dalam rumah dan langsung diamankan untuk dilakukan penggeledahan.

Hasil penggeledahan membuat petugas menemukan satu pucuk senjata api rakitan berwarna silver yang disembunyikan di bawah tumpukan pakaian di dalam mesin cuci.

Selain senjata api rakitan, petugas juga mengamankan satu butir peluru berwarna emas.

"Senjata api rakitan tersebut ditemukan saat personel melakukan pengembangan terhadap tersangka yang sebelumnya diamankan dalam perkara narkotika. Barang bukti kemudian diamankan untuk proses penyelidikan lebih lanjut," ujar IPTU Abdau.

Saat dilakukan pemeriksaan awal, DS mengaku senjata api rakitan tersebut diperolehnya dari seorang pria berinisial S yang tinggal di Desa Ekadura, Kecamatan Kunto Darussalam.

Selanjutnya, DS beserta barang bukti diamankan di Polsek Bonai Darussalam untuk menjalani proses hukum lebih lanjut. Polisi juga melakukan pengembangan untuk mengungkap asal-usul senjata api rakitan tersebut.

Dalam perkara ini, DS dipersangkakan melanggar Pasal 306 KUHP.

Barang bukti yang diamankan berupa satu pucuk senjata api rakitan warna silver dan satu butir peluru warna emas. 

**"Hobbi Pargaulan ***
*(Humas Polres Rohul)*

Rabu, 23 September 2026

Kapolres Indramayu Tegaskan Insiden Rambatan Diusut Tuntas, Warga Diminta Tetap Menahan Diri



Indramayu, Sergaptarget.com 
Kapolres Indramayu AKBP Prianggo P. M. menegaskan bahwa insiden yang terjadi di sebuah warung di wilayah Kecamatan Sindang, Kabupaten Indramayu, akan ditangani secara profesional, objektif, dan sesuai dengan prosedur hukum yang berlaku.

Saat ini, jajaran Satreskrim Polres Indramayu masih melakukan pemeriksaan terhadap pihak-pihak terkait. Langkah tersebut dilakukan untuk menggali keterangan para saksi serta mengumpulkan dan memeriksa barang bukti guna mengungkap secara utuh rangkaian peristiwa yang terjadi.

Kapolres menegaskan, proses penanganan perkara akan dilakukan berdasarkan fakta dan bukti yang ditemukan dalam penyelidikan, sehingga masyarakat diharapkan tidak mengambil kesimpulan sebelum proses hukum selesai.
Di tengah situasi tersebut, Kapolres juga mengimbau masyarakat Desa Rambatan Kulon, Kecamatan Lohbener, bersama Kuwu, tokoh masyarakat, unsur TNI, serta seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menjaga kondusivitas wilayah.

Masyarakat diminta tidak mudah terpancing oleh informasi yang belum terverifikasi dan menyerahkan proses penanganan perkara kepada pihak kepolisian.
“Kami memastikan proses hukum berjalan secara profesional, objektif dan sesuai prosedur. Semua pihak diharapkan menahan diri serta mempercayakan penanganan perkara kepada kepolisian,” demikian penegasan Kapolres.

(Nana. S)

Mahasiswa Unsud Purwokerto Melihat Pengeboran Langsung Saat Berkunjung ke IDTC



Indramayu, Sergaptarget.com
Sejumlah 50 mahasiswa Fakultas Geoteknik Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed), Purwokerto, Jawa Tengah, mendapat pengalaman langsung  pengeboran minyak dan gas (migas) saat berkunjung di _Indonesia Drilling Training Center_ (IDTC) Pertamina Drilling, Indramayu, Jawa Barat.

Kunjungan yang dilaksanakan pada Sabtu (19/9) itu merupakan bagian dari agenda _Company Visit Student Member_ Ikatan Ahli Geologi Indonesia (SM-IAGI). Agar mereka tidak hanya  belajar di ruang kelas, para mahasiswa diajak melihat langsung fasilitas yang digunakan untuk mendukung pengembangan kompetensi pekerja industri pengeboran.

Salah satu agenda yang menarik  adalah mahasiswa diberi kesempatan  naik langsung ke Rig 150 HP yang berada di area IDTC. Tentunya tetap  mengenakan alat pelindung diri (APD) lengkap, mereka melihat langsung berbagai peralatan dan lingkungan kerja di atas rig.

 mahasiswa yang sebelumnya  mendapatkan pembelajaran mengenai proses binis Pertamina mulai dari Hulu Hingga Hilir, Pertamina Drilling hingga _Reservoir Geomechanics_. Mereka  diajak berkeliling melihat fasilitas IDTC, mulai dari ruang kelas, _simulator mobile rig, portacamp_, Rig 150 HP hingga berbagai fasilitas pendukung lainnya.

Manager IDTC Pertamina Drilling Chair Rony pada kesempatan itu  mengatakan, “Kami ingin mahasiswa tidak hanya memahami teori, tetapi juga mendapatkan pengalaman melihat langsung fasilitas dan aktivitas pengeboran. Dengan datang ke IDTC, mereka bisa melihat bagaimana ilmu yang dipelajari di kampus memiliki keterkaitan dengan pekerjaan di industri,” kata Chair Rony.

IDTC merupakan fasilitas pelatihan Pertamina Drilling yang mengusung konsep _The Center of Drilling Operation Excellence_. Selain fasilitas pembelajaran, IDTC dilengkapi simulator dan rig untuk memberikan pengalaman praktik  memahami operasi pengeboran.

Kunjungan ini diharapkan dapat memberikan gambaran lebih nyata kepada mahasiswa mengenai industri pengeboran sekaligus memperluas wawasan mereka tentang kebutuhan kompetensi tenaga profesional di sektor migas jelas Chair Rony.

(Nana. S)

Lapas Pasir Pangarayan dan Dinkes Rohul Gelar Tracing TBC serta Cek Kesehatan Gratis




Pasir Pangarayan — Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Pasir Pangarayan bekerja sama dengan Dinas Kesehatan Kabupaten Rokan Hulu (Rohul) melaksanakan kegiatan tracing Tuberkulosis (TBC) dan pemeriksaan kesehatan gratis bagi petugas serta Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP), Rabu (23/9/2026).



Kegiatan tersebut dibuka dan dihadiri langsung oleh Kepala Lapas Kelas IIB Pasir Pangarayan, Efendi P. Purba, bersama Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Rokan Hulu, dr. Bambang Triono. Turut hadir Kepala Seksi Binadik dan Giatja Andi Rahman serta Kepala Subseksi Perawatan Jaya Harsa.


Pelaksanaan tracing TBC dan pemeriksaan kesehatan tersebut dijadwalkan berlangsung selama tujuh hari, mulai 23 hingga 29 September 2026. Kegiatan ini menargetkan seluruh pegawai Lapas Kelas IIB Pasir Pangarayan serta 250 orang WBP per hari.



Selain pemeriksaan kesehatan, kegiatan juga diisi dengan edukasi kesehatan mengenai TBC yang disampaikan oleh Dinas Kesehatan Kabupaten Rokan Hulu. Edukasi tersebut memberikan pemahaman kepada petugas dan WBP mengenai TBC, termasuk pentingnya mengenali kondisi kesehatan dan melakukan pemeriksaan apabila terdapat gejala yang perlu ditindaklanjuti.

Kepala Lapas Kelas IIB Pasir Pangarayan, Efendi P. Purba, menyampaikan bahwa kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya Lapas dalam memperhatikan kesehatan petugas dan WBP.

“Kami berharap melalui kegiatan tracing dan pemeriksaan kesehatan ini, apabila terdapat Warga Binaan yang terindikasi atau terdampak TBC dapat diketahui lebih awal sehingga bisa segera dilakukan penanganan sesuai dengan prosedur kesehatan. Upaya ini juga diharapkan dapat membantu mencegah dan memutus mata rantai penyebaran TBC di lingkungan Lapas,” ujar Efendi.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Rokan Hulu, dr. Bambang Triono, menyampaikan bahwa edukasi dan pemeriksaan kesehatan merupakan langkah penting dalam meningkatkan kesadaran terhadap penyakit TBC.

“Melalui kegiatan ini, kami memberikan edukasi kepada petugas dan Warga Binaan mengenai TBC serta pentingnya melakukan pemeriksaan kesehatan. Dengan mengetahui kondisi kesehatan lebih awal, diharapkan langkah penanganan dapat dilakukan sesuai kebutuhan dan penyebaran penyakit dapat dicegah,” ungkap dr. Bambang.

Kegiatan tracing TBC dan pemeriksaan kesehatan gratis tersebut diharapkan dapat mendukung upaya deteksi dini serta meningkatkan kesadaran seluruh pihak terhadap pentingnya menjaga kesehatan di lingkungan Lapas Kelas IIB Pasir Pangarayan.

***Hobbi pargaulan Manurung***

HUT ke-75 IBI: Wujudkan Pelayanan Berkualitas untuk Ibu dan Anak Menuju Generasi Emas 2045





Indramayu, Sergaptarget.com  Puncak peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-75 Ikatan Bidan Indonesia (IBI) Tahun 2026 digelar di Aula Nyi Endang Dharma Universitas Wiralodra Indramayu, Sabtu (19/9/2026).

Kegiatan yang diselenggarakan Pengurus Cabang (PC) IBI Kabupaten Indramayu ini menjadi momentum untuk memperkuat peran dan kepemimpinan bidan dalam memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat, khususnya ibu dan anak.

Peringatan HUT ke-75 IBI tahun ini mengusung tema “Dunia Membutuhkan Lebih dari Sejuta Bidan: Bidan Indonesia Memperkuat Kepemimpinan Bidan dalam Pelayanan Kebidanan Berbasis Hak, Berpusat pada Perempuan dan Anak serta Siap Mengawal Generasi Emas 2045 ‘One Million More Midwives’.”

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Indramayu, dr. Wawan Ridwan, menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh bidan di Kabupaten Indramayu atas dedikasi dan kerja keras dalam mendukung program kesehatan, khususnya pelayanan kesehatan ibu dan anak.

“Saya memberikan penghargaan dan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh bidan di Kabupaten Indramayu atas dedikasi, pengabdian, dan kerja kerasnya dalam mendukung program kesehatan, terutama dalam memberikan pelayanan kepada ibu dan anak. Peran ini sangat penting dalam meningkatkan derajat kesehatan masyarakat di Kabupaten Indramayu,” ujarnya.

Sebagai bentuk apresiasi terhadap para bidan, lanjut Wawan, Pemerintah Kabupaten Indramayu juga memberikan ruang seluas-luasnya bagi bidan yang ingin meningkatkan kompetensi dan melanjutkan pendidikan profesi.

“Mulai kepemimpinan sekarang ini sudah dibuka selebar-lebarnya. Setiap kali ada bidan yang mengajukan izin belajar untuk melanjutkan pendidikan, kita approve, kita izinkan semua,” katanya.

Menurutnya, bidan memiliki peran strategis sebagai garda terdepan sekaligus fondasi dalam mendukung transformasi pelayanan kesehatan, khususnya pada pelayanan kesehatan primer.

“Peran bidan sangatlah strategis dalam mendukung transformasi kesehatan, khususnya dalam pelayanan primer. Layanan primer bukan hanya menjadi garda terdepan dalam pelayanan kesehatan masyarakat, tetapi juga merupakan fondasi utama dalam membangun sistem kesehatan yang kuat,” jelasnya.

Wawan menambahkan, Dinas Kesehatan Kabupaten Indramayu mencatat sasaran pelayanan kesehatan ibu dan anak yang cukup besar. Saat ini terdapat 30.797 ibu hamil, 30.718 ibu bersalin, serta 117.898 balita yang menjadi sasaran pelayanan kesehatan di Kabupaten Indramayu.

“Sasaran ibu dan anak yang harus kita layani di Kabupaten Indramayu saat ini, ibu hamil sebanyak 30.797, ibu bersalin 30.718, dan balita sebanyak 117.898,” katanya.

Sementara itu, Ketua PC IBI Kabupaten Indramayu, Bdn. Tasiroh, menyampaikan komitmen organisasi untuk terus menghadirkan pelayanan kesehatan yang berkualitas, mulai dari bayi baru lahir hingga balita, sebagai bagian dari upaya mendukung terwujudnya Generasi Emas 2045 dan Indramayu Reang.

“Semua kita lakukan dengan satu tujuan, menghadirkan pelayanan kesehatan yang berkualitas sehingga ibu dan anak dapat tumbuh dan berkembang secara optimal,” ujarnya.

Ketua Pengurus Daerah (PD) IBI Jawa Barat, Bdn. Mira Karmila, mendorong IBI untuk terus bertransformasi dalam menghadapi tantangan kesehatan yang semakin kompleks serta perkembangan teknologi yang berlangsung sangat cepat.

“Tantangan kesehatan semakin kompleks, harapan masyarakat semakin tinggi, dan tentunya teknologi berkembang begitu cepat. Karena itu, organisasi profesi juga harus terus bertumbuh dan bertransformasi agar mampu menjawab berbagai tantangan serta memenuhi kebutuhan masyarakat,” tuturnya.

Mira juga menyampaikan apresiasi dan penghargaan setinggi-tingginya atas pengabdian serta kesetiaan seluruh bidan di Indramayu dan Jawa Barat dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.

“Izinkan tentunya saya memberikan apresiasi dan penghargaan setinggi-tingginya kepada seluruh bidan atas pengabdian dan kesetiaannya dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat. Terima kasih pula kepada Pemerintah Provinsi Jawa Barat, khususnya Pemerintah Kabupaten Indramayu, Dinas Kesehatan, BKKBN, serta institusi pendidikan atas dukungan yang telah diberikan kepada IBI dan para bidan,” katanya.

Peringatan HUT ke-75 IBI tersebut diharapkan menjadi momentum untuk semakin memperkuat kolaborasi antara organisasi profesi, pemerintah daerah, tenaga kesehatan, dan berbagai pihak dalam meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan ibu dan anak di Kabupaten Indramayu.

(Nana. S)

Gerak Cepat Kodim 0728/Wonogiri Bersama Tim Gabungan Padamkan Karhutla di Dusun Kedungsono


Uploaded Image

Wonogiri – Regu pemadam Kodim 0728/Wonogiri bersama unsur gabungan dari BPBD, SAR dan masyarakat melaksanakan penanggulangan kebakaran hutan dan lahan di Dusun Kedungsono, Desa Bulusulur, Kecamatan Wonogiri, Kabupaten Wonogiri, Rabu (23/09/2026)

Upaya pemadaman dilakukan secara bersama-sama dengan mengerahkan personel dan peralatan yang tersedia. Personel Kodim 0728/Wonogiri bersinergi dengan BPBD, SAR dan masyarakat setempat untuk memadamkan api serta mengendalikan titik api agar tidak meluas ke area lain.

Selain melakukan pemadaman, tim gabungan juga menyisir area sekitar lokasi untuk memastikan tidak ada titik api yang masih berpotensi memicu kebakaran lanjutan.

Kegiatan tersebut merupakan wujud sinergi dan kepedulian bersama dalam penanggulangan bencana, khususnya kebakaran hutan dan lahan. Peran serta masyarakat sangat diperlukan, terutama dalam menyampaikan informasi secara cepat apabila menemukan titik api atau kondisi yang berpotensi menyebabkan kebakaran.

Dengan kerja sama antara TNI, BPBD/SAR, dan masyarakat, penanganan karhutla diharapkan dapat dilakukan secara cepat dan efektif sehingga dampaknya terhadap lingkungan dan masyarakat dapat diminimalkan.

Pada kesempatan tersebut, Pasiops Kodim 0728/Wonogiri Kapten Inf Suraji mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan dan tidak melakukan aktivitas yang dapat memicu kebakaran, terutama di wilayah yang memiliki vegetasi kering dan mudah terbakar.

Penulis : Arda 72

Gerak Cepat Regu Pemadam Kodim 0728/Wonogiri Bersama Unsur Gabungan Padamkan Karhutla Di Dusun Kedungsono


Uploaded Image

Wonogiri – Regu pemadam Kodim 0728/Wonogiri bersama unsur gabungan dari BPBD/SAR dan masyarakat melaksanakan penanggulangan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Dusun Kedungsono, Desa Bulusulur, Kecamatan Wonogiri, Kabupaten Wonogiri, Rabu (23/9/2026).

Upaya pemadaman dilakukan secara bersama-sama dengan mengerahkan personel dan peralatan yang tersedia. Petugas Kodim 0728/Wonogiri bersinergi dengan BPBD/SAR dan masyarakat setempat untuk memadamkan api serta mengendalikan titik api agar tidak meluas ke area lain.

Selain melakukan pemadaman, tim gabungan menyisir area sekitar lokasi untuk memastikan tidak ada titik api yang masih berpotensi memicu kebakaran lanjutan.

Kegiatan tersebut merupakan wujud sinergi dan kepedulian bersama dalam penanggulangan bencana, khususnya kebakaran hutan dan lahan. Peran serta masyarakat sangat diperlukan, terutama dalam menyampaikan informasi secara cepat apabila menemukan titik api atau kondisi yang berpotensi menyebabkan kebakaran.

Dengan kerja sama antara TNI, BPBD/SAR, dan masyarakat, penanganan karhutla diharapkan dapat dilakukan secara cepat dan efektif sehingga dampaknya terhadap lingkungan dan masyarakat dapat diminimalkan.

Pasiops Kodim 0728/Wonogiri Kapten Inf Suraji mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan dan tidak melakukan aktivitas yang dapat memicu kebakaran, terutama di wilayah yang memiliki vegetasi kering dan mudah terbakar.

Penulis : Arda 72

Polres Wonosobo Matangkan Pengamanan Pilkades Serentak melalui Rakor Lintas Sektoral



WONOSOBO — Polres Wonosobo mematangkan kesiapan pengamanan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) serentak 2026 melalui Rapat Koordinasi Lintas Sektoral bersama Pemerintah Kabupaten Wonosobo dan unsur terkait, Rabu (23/9/2026).

Rakor yang digelar di Aula Endra Dharmalaksana Polres Wonosobo tersebut menjadi bagian dari upaya memastikan seluruh tahapan Pilkades di 166 desa dapat berlangsung aman, tertib, lancar dan kondusif.

Sebelum menggelar Rakor Lintas Sektoral, Polres Wonosobo telah melakukan komunikasi dengan berbagai unsur di tingkat desa, termasuk melalui sarasehan bersama Persatuan Perangkat Desa Indonesia (PPDI) Kabupaten Wonosobo pada Jumat (18/9/2026).

Dalam pertemuan tersebut, Polres Wonosobo menghimpun informasi, perkembangan dan masukan dari perangkat desa mengenai dinamika di masing-masing wilayah, khususnya menjelang pelaksanaan Pilkades. Informasi tersebut kemudian menjadi salah satu bahan dalam pemetaan dan penentuan langkah antisipasi bersama.

Kapolres Wonosobo AKBP Ricky Pripurna Atmaja, S.I.K., M.H. mengatakan, kesiapan pengamanan perlu dibangun sejak awal dengan melibatkan seluruh unsur yang memahami kondisi wilayah masing-masing.

“Kami ingin membangun awareness dan kesiapsiagaan dalam rangka pelaksanaan Pilkades di 166 desa. Setiap tahapan harus kita antisipasi sejak awal agar apabila terdapat potensi permasalahan dapat segera dikoordinasikan dan ditangani secara tepat,” ujar Ricky.

Menurut Kapolres, pemerintah desa dan perangkat desa memiliki posisi penting karena berinteraksi langsung dengan masyarakat. Karena itu, komunikasi dari tingkat desa menjadi bagian penting dalam mendukung langkah pencegahan dan menjaga kondusivitas wilayah.

Dalam Rakor Lintas Sektoral tersebut, Polres Wonosobo bersama pemerintah daerah, TNI, Kejaksaan, Satpol PP, para camat, kapolsek dan danramil membahas kesiapan menghadapi berbagai tahapan Pilkades.

Kapolres meminta jajaran kapolsek terus berkoordinasi dengan camat dan danramil di masing-masing wilayah. Koordinasi tersebut diperlukan agar setiap perkembangan di lapangan dapat segera ditindaklanjuti sesuai kewenangan masing-masing.

Selain itu, pola pengamanan akan disusun secara komprehensif, mulai dari tahapan masa tenang, pendistribusian logistik, pemungutan suara hingga proses penghitungan suara.

“Pengamanan tidak hanya dilakukan pada saat pemungutan suara. Seluruh rangkaian tahapan harus dipersiapkan secara komprehensif agar pelaksanaan Pilkades dapat berjalan aman, tertib, lancar dan kondusif,” jelasnya.

Bupati Wonosobo H. Afif Nurhidayat, S.Ag. dalam kesempatan tersebut menegaskan pentingnya sinergi seluruh pihak dalam mengawal pelaksanaan Pilkades serentak.

Menurut Afif, antusiasme masyarakat terhadap Pilkades sudah terlihat sejak tahapan pendaftaran bakal calon. Karena itu, komunikasi dan koordinasi antarunsur perlu terus diperkuat agar setiap tahapan dapat berlangsung sesuai ketentuan.

“Pilkades yang akan dilaksanakan secara serentak di Kabupaten Wonosobo merupakan proses penting bagi masyarakat desa. Karena itu, seluruh pihak harus bersama-sama menjaga agar setiap tahapan berjalan dengan baik, aman, tertib dan kondusif,” ujar Afif.

Ia berharap seluruh peserta dan pendukung dapat menjaga sikap serta menghormati setiap tahapan yang telah ditetapkan. Perbedaan pilihan, menurutnya, merupakan bagian dari proses demokrasi yang harus tetap disikapi secara dewasa.

“Yang kita harapkan seluruh rangkaian Pilkades di Kabupaten Wonosobo dapat berjalan dengan aman, tertib, lancar dan kondusif, serta menghasilkan kepala desa yang memiliki integritas, mampu menjadi teladan bagi masyarakat dan dapat membawa kemajuan bagi desanya,” kata Afif.

Bupati juga menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah daerah, pemerintah desa, aparat keamanan dan masyarakat dalam menjaga suasana selama seluruh tahapan Pilkades.

“Kesuksesan pelaksanaan Pilkades bukan hanya menjadi tanggung jawab satu pihak. Kita semua memiliki peran untuk menjaga proses ini agar berjalan dengan baik dan tetap mengedepankan kepentingan masyarakat,” ujarnya.

Berdasarkan data yang disampaikan dalam rakor, tahapan Pilkades saat ini masih berjalan, termasuk proses pencalonan dan seleksi bakal calon di sejumlah desa. Sejumlah desa juga masih menjalani tahapan sesuai ketentuan karena jumlah pendaftar belum memenuhi atau melebihi ketentuan.
Polres Wonosobo menempatkan berbagai dinamika tersebut sebagai bahan pemetaan dan pencegahan. Setiap perkembangan akan terus dikomunikasikan bersama pemerintah daerah dan unsur terkait untuk menentukan langkah yang diperlukan.

Kapolres menegaskan, apabila dalam proses Pilkades ditemukan persoalan atau dugaan pelanggaran, seluruh pihak diminta menyelesaikannya melalui mekanisme yang telah ditentukan.

“Kalau ada pelanggaran, dokumentasikan dan buat berita acara. Kita kedepankan pendekatan persuasif dan sesuai ketentuan yang berlaku,” kata Ricky.

Polres Wonosobo juga menyiapkan dukungan kekuatan personel sesuai kebutuhan pengamanan. Apabila diperlukan, dukungan personel dari satuan kewilayahan lain akan dikoordinasikan untuk memperkuat pengamanan di lapangan.

Kapolres mengajak seluruh peserta Pilkades, pendukung, perangkat desa, panitia, serta masyarakat untuk menjaga suasana tetap sejuk selama seluruh tahapan berlangsung.

“Perbedaan pilihan merupakan bagian dari dinamika dalam pemilihan. Namun perbedaan tersebut tidak boleh berkembang menjadi perselisihan yang mengganggu hubungan antarmasyarakat. Kita ingin Pilkades berjalan sebagai proses demokrasi di tingkat desa yang aman, tertib dan tetap menjaga persaudaraan,” pungkas Ricky.

Polres Wonosobo mengimbau masyarakat untuk mengikuti informasi dari sumber resmi, tidak mudah terpengaruh informasi yang belum terverifikasi, serta bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban lingkungan selama seluruh rangkaian Pilkades serentak 2026.

Melalui komunikasi dengan perangkat desa, pemetaan perkembangan di lapangan dan koordinasi lintas sektoral, Polres Wonosobo bersama Pemerintah Kabupaten Wonosobo dan seluruh unsur terkait terus mematangkan langkah pengamanan agar seluruh tahapan Pilkades dapat berlangsung aman, tertib dan kondusif.

Arifin/Tim KJN

Bupati Indramayu Lucky Hakim Secara Resmi Membuka MTQ Ke 56 Tingkat Kabupaten Indramayu




Indramayu, Sergaptarget.com  Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) ke-56 tingkat Kabupaten Indramayu resmi dibuka di Lapangan Suryanegara, Desa Bulak Lor, Kecamatan Jatibarang, Kabupaten Indramayu.

Kegiatan MTQ tingkat kabupaten tersebut menjadi momentum penting dalam meningkatkan kecintaan masyarakat terhadap Al-Qur’an sekaligus mendorong generasi muda untuk terus mempelajari, memahami, dan mengamalkan nilai-nilai yang terkandung di dalamnya.

Pembukaan MTQ berlangsung meriah dan dihadiri unsur pemerintah daerah, jajaran Forkopimda, para ulama, tokoh agama, camat, kepala desa, peserta kafilah dari berbagai kecamatan, serta masyarakat.

Pelaksanaan MTQ ke-56 ini juga menjadi ajang silaturahmi antarkafilah sekaligus wadah untuk menggali potensi para qari dan qariah, hafiz dan hafizah, serta peserta pada berbagai cabang perlombaan Al-Qur’an.

Dengan mengusung semangat membumikan Al-Qur’an di tengah masyarakat, kegiatan tersebut diharapkan tidak hanya menjadi ajang perlombaan, tetapi juga memberikan dampak positif terhadap kehidupan keagamaan di Kabupaten Indramayu.

Para peserta dari berbagai kecamatan selanjutnya akan mengikuti rangkaian perlombaan sesuai cabang MTQ yang telah ditentukan. Mereka diharapkan dapat menampilkan kemampuan terbaik dengan tetap menjunjung tinggi sportivitas dan nilai-nilai Islami.

Pemerintah Kabupaten Indramayu berharap MTQ ke-56 dapat melahirkan generasi Qur’ani yang berprestasi serta mampu menjadi teladan di tengah masyarakat.

Kemeriahan pembukaan di Lapangan Suryanegara Desa Bulak Lor turut menunjukkan antusiasme masyarakat dalam menyambut penyelenggaraan MTQ tingkat Kabupaten Indramayu tahun ini.

(Nana. S)