Sergap Target

Berita Terkini

“Di Balik Rimbun Bakau Ampui, 4 PIP Diduga Beroperasi: Siapa di Balik Tambang Ini?”

PANGKALPINANG — Aktivitas dugaan pertambangan timah ilegal menggunakan jenis Ponton Isap Produksi (PIP) kembali mencuat di wilay...

Postingan Populer

Minggu, 06 September 2026

“Di Balik Rimbun Bakau Ampui, 4 PIP Diduga Beroperasi: Siapa di Balik Tambang Ini?”

PANGKALPINANG — Aktivitas dugaan pertambangan timah ilegal menggunakan jenis Ponton Isap Produksi (PIP) kembali mencuat di wilayah Kota Pangkalpinang. Kali ini, aktivitas tersebut diduga berlangsung di kawasan Jalan Kakap 1, RT 03, Kelurahan Ampui, Kecamatan Pangkal Balam, yang berada di sekitar aliran Daerah Aliran Sungai (DAS).

Informasi mengenai aktivitas tersebut diterima tim investigasi awak media dari laporan warga sekitar pada Sabtu, 5 September 2026.
Menindaklanjuti laporan tersebut, tim investigasi kemudian melakukan penelusuran langsung ke lokasi. Sekitar pukul 14.00 WIB, tim tiba di lokasi yang dimaksud.

Dari hasil pantauan di lapangan, terlihat empat unit Ponton Isap Produksi (PIP) yang diduga sedang melakukan aktivitas penambangan di balik rindangnya pepohonan bakau.

Sejumlah orang juga terlihat berada di lokasi dan melakukan aktivitas penambangan dengan cara melubangi permukaan tanah, kemudian menghisap lumpur yang diduga bercampur dengan material mengandung timah.
Temuan tersebut menimbulkan sejumlah pertanyaan serius, terutama terkait pengawasan terhadap aktivitas pertambangan di kawasan aliran sungai.

Dugaan Ada Pembiaran?

Hasil penelusuran tim investigasi juga menemukan fakta bahwa lokasi aktivitas dugaan tambang tersebut berada relatif dekat dengan Mako Airud Polda Bangka Belitung, dengan jarak sekitar satu kilometer.

Kondisi tersebut memunculkan pertanyaan: apakah aktivitas dugaan tambang ilegal tersebut tidak diketahui aparat, atau justru belum tersentuh penindakan?

Pertanyaan ini penting untuk dijawab oleh pihak berwenang, mengingat aktivitas pertambangan tanpa izin berpotensi menimbulkan persoalan hukum maupun kerusakan lingkungan.
Namun demikian, dugaan adanya pihak yang membekingi aktivitas tersebut masih sebatas temuan dan indikasi di lapangan. Untuk memastikan kebenarannya, diperlukan penyelidikan dan klarifikasi dari aparat penegak hukum.

Ancaman Terhadap Ekosistem DAS
Selain persoalan legalitas, aktivitas penambangan timah di kawasan aliran sungai juga menyisakan persoalan lingkungan.

Aktivitas pertambangan berpotensi merusak kawasan DAS, termasuk flora dan fauna yang berada di sekitar lokasi. Tim investigasi juga menemukan adanya potensi pencemaran akibat penggunaan bahan bakar minyak dan oli dalam kegiatan operasional ponton.

Jika limbah solar maupun oli sampai tumpah dan masuk ke aliran sungai, dampaknya tidak hanya dirasakan pada lokasi tambang, tetapi juga dapat mengganggu ekosistem perairan dan organisme yang bergantung pada kawasan tersebut.

Dengan demikian, persoalan ini bukan hanya menyangkut dugaan aktivitas tambang tanpa izin, tetapi juga menyentuh aspek lingkungan, penerimaan negara, serta pengawasan aparat penegak hukum.

Menunggu Langkah Aparat. 

Keberadaan empat unit PIP di kawasan tersebut tentu membutuhkan perhatian serius dari instansi terkait. Terlebih, lokasi aktivitas disebut berada tidak jauh dari salah satu markas aparat yang memiliki kewenangan dalam pengawasan wilayah perairan.

Publik kini menunggu langkah konkret aparat penegak hukum untuk memastikan apakah aktivitas tersebut memiliki legalitas atau justru merupakan kegiatan pertambangan ilegal.
Jika terbukti tidak memiliki izin, penindakan terhadap aktivitas tersebut semestinya tidak berhenti pada pekerja lapangan maupun pemilik ponton. Aparat juga perlu menelusuri rantai distribusi material hasil tambang, termasuk pihak yang menampung atau menjadi kolektor bijih timah.

Sebab, aktivitas pertambangan ilegal tidak mungkin berdiri sendiri. Ada mata rantai dari lokasi penambangan hingga material tersebut masuk ke jaringan perdagangan.

Tim investigasi awak media akan terus melakukan pemantauan terhadap perkembangan kasus ini dan menelusuri lebih jauh dugaan rantai penampungan bijih timah dari aktivitas tersebut.

Hingga berita ini disusun, belum terdapat keterangan resmi dari pihak Airud Polda Bangka Belitung maupun instansi terkait mengenai keberadaan empat unit PIP yang terpantau di kawasan DAS Ampui tersebut.

(HR/TIM) 

Sabtu, 05 September 2026

Polsek Bonai Darussalam Gelar Kurve, Percantik Lingkungan Mapolsek Untuk Lingkungan Asri Dan Tingkatkan Kinerja, Tumbuhkan Semangat Kebersamaan





Bonai Darussalam -  Semangat kebersihan dan kerapian lingkungan kerja terus digaungkan di jajaran Polsek Bonai Darussalam Polres Rokan Hulu (Rohul). Dipimpin langsung Kapolsek Bonai Darussalam IPTU Abdau Wardiyoso, S.Tr.K., MH, bersama seluruh Personel menggelar kegiatan kurve di lingkungan Mapolsek, Jumat pagi (4/9/2026).

Kurve kali ini difokuskan pada penataan taman. Mulai dari membersihkan halaman, memotong rumput, hingga merapikan tanaman hias dilakukan bersama-sama oleh personel dan tenaga kebersihan.

Diunggah dari akun facebook Polsek Bonai Darussalam, Jumat (4/9/2026), Kehadiran Kapolsek Bonai Darussalam IPTU Abdau Wardiyoso, S.Tr.K, MH di tengah-tengah anggota saat bekerja menjadi bukti nyata kepemimpinan yang memberi teladan. Ia menekankan bahwa lingkungan yang bersih dan indah sangat berpengaruh terhadap semangat kerja personel.

Kapolres Rohul AKBP Emil Eka Putra, SIK, M.Si melalui Kapolsek Bonai Darussalam IPTU Abdau Wardiyoso, S.Tr.K, MH menyampaikan, bahwa kebersihan dan keindahan lingkungan kerja memiliki peran penting dalam menunjang semangat serta kinerja personel.

"Dengan lingkungan yang bersih, rapi, dan indah, diharapkan dapat meningkatkan kenyamanan dalam bekerja serta memberikan pelayanan yang optimal kepada masyarakat," ujar IPTU Abdau Wardiyoso, S.Tr.K., MH.

Lebih lanjut Kapolsek Bonai Darussalam IPTU Abdau Wardiyoso, S.Tr.K, MH  menyampaikan, kegiatan ini bukan hanya untuk mempercantik Mapolsek. Tetapi juga sebagai wujud kepedulian terhadap lingkungan dan menumbuhkan rasa kebersamaan antar personel Polsek Bonai Darussalam.

"Penataan taman yang lebih baik ini diharapkan dapat memberikan kesan positif bagi masyarakat yang datang ke Mapolsek untuk mengurus administrasi maupun pelayanan lainnya," pungkasnya.

Kegiatan kurve berjalan lancar, aman dan kondusif. Diharapkan Mapolsek Bonai Darussalam ke depan semakin tertata dan menjadi contoh bagi kantor pelayanan publik lainnya.

***Hobbi Pargaulan***

PT Pertamina Patra Niaga RU VI Terus Perkuat Komitmen Menjaga Keandalan Operasional Produk Energi Nasional


Indramayu, Sergaptarget.com  PT Pertamina Patra Niaga Refinery Unit Balongan terus memperkuat komitmennya dalam menjaga keandalan operasional, keandalan pasokan, serta akurasi kualitas dan kuantitas produk energi nasional.

Komitmen ini diwujudkan melalui penerimaan pelaksanaan kegiatan Management Walkthrough (MWT) yang dilakukan oleh jajaran manajemen Integrated Quality & Quantity Assurance (IQQA) PT Pertamina (Persero) ke PT Pertamina Patra Niaga (PPN) Refinery Unit (RU) Balongan, Indramayu, pada Kamis (3/9/2026).

Kegiatan  berpusat di Gedung Amanah Komplek RU Balongan dipimpin langsung oleh Vice President Integrated Quality & Quantity Assurance (VP IQQA) PT Pertamina (Persero), Deby Irawan Sanjaya, beserta jajaran manajemen.
 Kedatangan tim MWT Pertamina ini diterima langsung oleh Executive General Manager RU Balongan, Yulianto Triwibowo yang didampingi perwakilan Tim Manajemen RU Balongan.

Kunjungan  berfokus pada pengawasan, evaluasi kualitas dan kuantitas, serta penanganan tantangan teknis pasokan minyak mentah (crude oil).

Executive General Manager RU Balongan, Yulianto Triwibowo, menyampaikan kunjungan MWT IQQA Holding merupakan hal yang penting untuk memperkuat komitmen bersama dalam menjaga keandalan kilang serta merespon dinamika pasokan bahan baku dan kebutuhan energi nasional secara responsif dan fleksibel.

“Ditengah tantangan pasokan pemenuhan bahan baku RU Balongan terus menjaga fleksibilitas dan keandalan operasional demi pemenuhan BBM nasional”, ujar Yulianto.

Yulianto juga menyoroti tantangan operasional kilang saat ini, khususnya dalam upaya memenuhi tingginya pemenuhan kebutuhan Solar nasional di tengah dinamika suplai bahan baku.

“RU Balongan saat ini menjadi salah satu benteng utama (bumper) dalam merespons perubahan pola suplai energi nasional. Untuk itu kami terus berupaya maksimal menjaga fleksibilitas dan keandalan pengolahan agar ketersediaan BBM, khususnya Solar, tetap  aman di masyarakat,” ujar Yulianto.

Dalam arahannya, VP Integrated Quality & Quantity Assurance (IQQA) PT Pertamina (Persero), Deby Irawan Sanjaya, menjelaskan  kunjungan ini merupakan tindak lanjut dari arahan Direktur Logistik & Infrastruktur PT Pertamina (Persero), Jaffee Arizon Suardin, untuk memastikan kelancaran lifting dan pengolahan minyak mentah secara terintegrasi dari hulu hingga hilir.​

Deby mengapresiasi Kilang Balongan yang terus konsisten dan andal dalam pelaksanaan operasionalnya serta memenuhi kebutuhan pasokan energi masyarakat Indonesia.

“Produksi dari sumur Akasia Prima saat ini mengalami peningkatkan tajam dari perkiraan awal. Ini adalah berkah besar bagi Pertamina, namun harus dikelola dengan kewaspadaan tinggi,” papar Deby.

Guna mengatasi tantangan tersebut tanpa mengganggu operasional kilang maupun keselamatan kerja dan lingkungan, Tim IQQA bersama fungsi terkait telah menyiapkan langkah-langkah strategis.

Selain aspek operasional kilang, Deby menekankan pentingnya perlindungan aspek Health, Safety, and Environment (HSE) serta paparan terhadap pekerja. Langkah mitigasi kesehatan lingkungan dan pemantauan kondisi fisik pekerja di area operasional telah dilakukan secara berkala bekerja sama dengan tim HSSE.

“Kesehatan pekerja dan perlindungan lingkungan merupakan hal utama. HSSE bukan hanya soal keselamatan kerja, tetapi juga pemeliharaan lingkungan yang berdampak pada reputasi dan keberlanjutan perusahaan. Kami Pastikan  penanganan ini dilakukan secara cermat agar operasional Kilang Balongan tetap aman, andal, dan sesuai standar ketat,” tegas Deby.

Rangkaian kegiatan MWT dilanjutkan dengan pemaparan profil operasi kilang serta Site Visit langsung ke sejumlah area kritis kilang.

Kunjungan diahiri dengan Focus Group Discussion (FGD) guna merumuskan Rencana Tindak Lanjut (RTL) bersama demi menjaga keandalan pasokan energi nasional secara berkelanjutan.

(Nana. S)

Heboh di Ujung Batu! Empat Perempuan di Bawah Umur Diduga Jadi Korban Perdagangan Orang, Pelaku Diamankan Polres Rohul




ROKAN HULU – Satuan Reserse Kriminal Polres Rokan Hulu mengungkap dugaan tindak pidana perdagangan orang (TPPO) yang melibatkan sejumlah perempuan, termasuk korban yang masih berusia di bawah umur. Dalam pengungkapan tersebut, petugas mengamankan dua orang terduga pelaku.



Pengungkapan kasus ini berawal dari informasi yang diterima aparat kepolisian pada Jumat, 4 September 2026, sekitar pukul 10.00 WIB. Informasi tersebut menyebutkan adanya dugaan tindak pidana perdagangan orang di wilayah Kecamatan Ujung Batu, Kabupaten Rokan Hulu.

Menindaklanjuti informasi tersebut, personel Unit Reskrim Polsek Ujung Batu melakukan tindakan awal dengan mengamankan sejumlah orang. Selanjutnya, Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim Polres Rokan Hulu melakukan penyelidikan serta pemeriksaan terhadap sejumlah saksi dan pihak terkait.

Dalam proses penanganan perkara, penyidik mengamankan dua orang terduga pelaku, masing-masing seorang perempuan berinisial IFA dan seorang laki-laki berinisial SP. Keduanya kemudian dibawa ke Polres Rokan Hulu untuk menjalani proses penyidikan lebih lanjut.

Sementara itu, polisi juga mengamankan empat orang perempuan yang diduga menjadi korban dalam perkara tersebut. Demi melindungi hak dan privasi korban, khususnya korban yang masih di bawah umur, identitas mereka tidak dipublikasikan.

Berdasarkan hasil penyelidikan awal, perkara tersebut turut berkaitan dengan sebuah penginapan di Desa Surau Gading, Kecamatan Rambah Samo, Kabupaten Rokan Hulu.

Dalam pengungkapan kasus ini, petugas turut mengamankan sejumlah barang bukti berupa empat unit telepon genggam, uang tunai sebesar Rp300 ribu, perlengkapan make up, serta satu unit sepeda motor.

Atas dugaan perbuatannya, para terduga pelaku dijerat dengan Pasal 12 dan Pasal 17 Undang-Undang Nomor 21 Tahun 2007 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Perdagangan Orang, serta ketentuan pidana lainnya yang berkaitan dengan tindak pidana kekerasan seksual dan perlindungan anak.

Kapolres Rokan Hulu AKBP Emil Eka Putra, S.I.K, M.Si melalui Kasat Reskrim Polres Rokan Hulu AKP Tony Prawira, S.Tr.K, S.I.K, M.H menegaskan bahwa pengungkapan perkara ini merupakan bentuk keseriusan Polri dalam memberantas segala bentuk tindak pidana perdagangan orang dan memberikan perlindungan kepada perempuan serta anak.

“Polres Rokan Hulu berkomitmen untuk menindak tegas setiap bentuk tindak pidana perdagangan orang. Perlindungan terhadap perempuan dan anak menjadi perhatian serius kami, dan perkara ini akan diproses sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku,” tegas Kasat Reskrim, AKP Tony Prawira.

Saat ini, kedua terduga pelaku telah diamankan dan penyidik Satreskrim Polres Rokan Hulu masih melakukan pendalaman serta melengkapi proses penyidikan untuk mengungkap seluruh fakta dalam perkara tersebut. 

***Hobbi Pargaulan***
*(Humas Polres Rohul)*

Pacu Semangat Gotong Royong, Pra KBD Tahap III Koramil 04/Jebres Sasar Revitalisasi Talud 50 Meter di Karangasem


Uploaded Image

Surakarta – Kegiatan Pra Karya Bakti Daerah (KBD) Tahap III Kodim 0735/Surakarta Tahun 2026 terus digencarkan. Babinsa Kelurahan Gandekan Sertu Teguh Kusno anggota Koramil 04/Jebres Kodim Surakarta terlihat aktif sejak awal pembukaan hingga mendekati hari pelaksanaan KBD.

Kegiatan berlangsung pada Sabtu (05/09/2026) pukul 07.30 WIB di Ds. Karangasem, Kelurahan Gandekan, Kecamatan Jebres, Kota Surakarta.

Meski cuaca terik menyengat, semangat prajurit bersama warga tidak surut. Dengan tetap mengutamakan prosedur keselamatan, saat ini fokus pengerjaan adalah Revitalisasi Talud Ds. Karangasem dengan panjang sasaran 50,19 meter.

Keakraban TNI dan rakyat semakin terlihat di lapangan. Para prajurit Koramil 04/Jebres bahu membahu bersama masyarakat menyelesaikan pekerjaan. Sinergi ini menjadi penyemangat tersendiri dan mempererat hubungan harmonis antara TNI dengan warga.

"Kegiatan Pra KBD ini harus selesai tepat waktu sesuai target. Semangat dan mental prajurit di lapangan tidak terpengaruh cuaca, karena ini bentuk pengabdian untuk masyarakat," ujar Sertu Teguh Kusno.

Sasaran KBD Tahap III Kodim 0735/Surakarta di wilayah Jebres antara lain Sasaran Fisik yang meliputi Revitalisasi Talud Ds. Karangasem sepanjang 50,19 meter, dan Pembangunan Pavingisasi jalan ukuran P 5,19 x L 2,20 meter

Sedangkan Sasaran Non Fisik meliputi Penyuluhan Wawasan Kebangsaan oleh Kodim 0735/Surakarta, Penyuluhan Pilah Sampah oleh DLH Kota Surakarta, dan juga Penyuluhan Penyalahgunaan Narkotika oleh BNN Kota Surakarta

Diharapkan melalui KBD ini, infrastruktur wilayah semakin baik dan kesadaran masyarakat dalam berbangsa, menjaga lingkungan, serta menjauhi narkoba semakin meningkat.

Penulis : Arda 72

Sigap dan Tanggap, Koramil 04/Jebres Bersama Damkar Padamkan Kebakaran TPA Putri Cempo


Uploaded Image

Surakarta - Gerak cepat ditunjukkan Koramil 04/Jebres. Danramil 04/Jebres Kapten Cba Sugiyono, S.Sos bersama anggotanya bersama petugas Pemadam Kebakaran gabungan bahu-membahu memadamkan kebakaran TPA Sampah Putri Cempo, Kelurahan Mojosongo, Kecamatan Jebres, Kota Surakarta, Sabtu (05/09/2026).

Kebakaran diketahui terjadi pada Kamis [04/09/2026] sekitar pukul 18.00 WIB. Dipicu cuaca terik panas, api membakar tumpukan sampah yang mengandung gas metan sehingga berpotensi meluas.

Sejak kejadian, petugas gabungan terus melakukan upaya pemadaman secara bergiliran pagi, siang, dan malam hari agar api tidak merembet ke area lain.

“Kami lakukan pemadaman bersama petugas Damkar Gabungan dan instansi terkait, agar api tidak meluas,” ujar Kapten Cba Sugiyono di lokasi kebakaran.

"Koramil 04/Jebres berkomitmen terus bersinergi dengan instansi terkait dalam penanganan bencana, demi keamanan dan keselamatan masyarakat wilayah Jebres."tegasnya.

Sementara itu Kabid Pengendalian Kebakaran Damkar Kota Surakarta menyampaikan, laporan dari warga langsung ditindaklanjuti. Pemadaman dilakukan secara berkelanjutan karena karakteristik sampah TPA yang mudah menyulut dan menimbulkan asap tebal.

Dampak kebakaran ini cukup dirasakan warga sekitar TPA. Asap pekat mengganggu kesehatan, terutama bagi lansia dan balita. Untuk sementara beberapa warga mengungsi ke rumah saudara terdekat.

Kegiatan pemadaman masih terus dilakukan hingga api benar-benar padam.

Penulis : Arda 72

Jumat Curhat, Polres Indramayu Dengarkan Aspirasi Pengemudi Ambulans




Indramayu, Segaptarget.com  Polres Indramayu Polda Jabar menggelar kegiatan Jumat Curhat bersama Paguyuban pengemudi Ambulans Kabupaten Indramayu di Birubhi Resto and Cafe, Karanganyar, Indramayu, Jumat malam (4/9/2026).

Kegiatan itu mengusung tema “Mendengar Dengan Hati, Melayani Dengan Solusi” dan dihadiri langsung Kapolres Indramayu AKBP PRIANGGO P. M., S.I.K., M.Si.

Kapolres Indramayu AKBP Prianggo P. M., melalui Kasi Humas Polres Indramayu AKP Tarno, mengatakan Jumat Curhat menjadi ruang dialog untuk memperkuat komunikasi sekaligus menyerap langsung aspirasi para pengemudi ambulans yang sehari-hari menjalankan tugas kemanusiaan.

“Tema Jumat Curhat kali ini adalah 'Mendengar Dengan Hati, Melayani Dengan Solusi'. Kami ingin setiap aspirasi, saran maupun kendala yang menghampiri pengemudi ambulans dapat disampaikan secara terbuka dan dicarikan solusi bersama,” ujar AKP Tarno.

Dalam pertemuan tersebut, Kapolres menyampaikan bahwa pengemudi ambulans merupakan salah satu mitra strategis kepolisian dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat, khususnya saat terjadi kecelakaan maupun kondisi darurat.

Kapolres juga menekankan pentingnya komunikasi dan koordinasi di lapangan agar penanganan terhadap masyarakat dapat dilakukan dengan cepat serta menghindari kesalahpahaman antarpihak.

Polres Indramayu, lanjut AKP Tarno, membawa semangat pelayanan melalui kebijakan “Layani Masyarakat dengan Respon Cepat.”

Dalam sesi dialog, para pengemudi ambulans menyampaikan sejumlah masalah yang mereka hadapi. Salah satunya terkait masih terbatasnya pengemudi yang telah mengikuti pendidikan dan pelatihan khusus.

Paguyuban menyebut baru sekitar 20 persen pengemudi yang telah memperoleh pelatihan dan memahami penggunaan kode sirene serta prinsip 3 Aman, yakni aman diri, aman pasien, dan aman lingkungan.
Mereka juga berharap adanya fasilitas pendidikan, pelatihan dan sertifikasi, tanda pengenal resmi bagi pengemudi ambulans, hingga pemahaman mengenai prosedur penanganan kecelakaan dan pengamanan barang berharga milik korban.

Selain itu, paguyuban menyarankan pemasangan stiker Call Center Polri 110 pada kendaraan ambulans serta meminta dukungan untuk proses legalitas organisasi.

Menangapi aspirasi tersebut, Kapolres menyampaikan Polres Indramayu akan berkoordinasi dengan Ditlantas Polda Jawa Barat, khususnya fungsi keamanan dan keselamatan, terkait kemungkinan pelaksanaan pendidikan, pelatihan, serta sertifikasi bagi pengemudi ambulans.

Pendataan dan kajian juga akan dilakukan terkait identitas pengemudi. Sebagai langkah awal, Polres Indramayu akan mengupayakan pembuatan rompi kamtibmas.

Kapolres juga mengingatkan bahwa meskipun ambulans mendapatkan hak utama dalam penggunaan jalan sesuai ketentuan, keselamatan tetap harus menjadi prioritas.

"Pengemudi ambulans harus tetap mengutamakan keselamatan diri, pasien, dan pengguna jalan lainnya. Dalam kondisi darurat, koordinasi dengan kepolisian juga sangat penting," kata AKP Tarno.

Terkait penanganan korban kecelakaan, pengemudi diminta memberikan bantuan sesuai kemampuan apabila korban masih dalam kondisi kritis. Namun, jika korban telah meninggal dunia, posisi korban dan kondisi tempat kejadian mungkin tidak berubah hingga petugas tiba.

Sementara pembukaan jalan maupun pengawalan ambulans pada prinsipnya merupakan kewenangan kepolisian. Jika masyarakat membantu secara spontan, tindakan tersebut harus tetap dilakukan secara aman dan tidak membahayakan pengguna jalan lainnya.

Kasat Lalu Polres Indramayu AKP Undang Syarif Hidayat juga mengingatkan pentingnya keselamatan berkendara serta koordinasi cepat dengan kepolisian apabila pengemudi ambulans menemukan kecelakaan lalu lintas.

Kegiatan Jumat Curhat tersebut menghasilkan sejumlah kesepahaman, termasuk komitmen Polres Indramayu untuk menjembatani kebutuhan pelatihan, sertifikasi, identitas pengemudi, serta penguatan koordinasi dengan Paguyuban pengemudi Ambulans Kabupaten Indramayu.

Pertemuan berlangsung aman, tertib dan lancar serta mendapat respon positif dari peserta sebagai ruang komunikasi antara kepolisian dan komunitas yang bergerak dalam pelayanan kemanusiaan.

Menutup kegiatan Jumat Curhat, Bapak Kapolres Indramayu AKBP Prianggo mengajak para pengemudi ambulans turut berperan aktif menjaga keamanan di jalan raya dengan segera melaporkan setiap tindak kejahatan yang ditemui, seperti begal, tawuran, maupun aktivitas geng motor.

Kapolres juga meminta para pengemudi untuk tidak ragu menyampaikan informasi apabila mengetahui adanya aktivitas penjualan maupun peredaran obat keras tertentu (OKT) secara ilegal.

Menurutnya, pemberantasan peredaran OKT secara ilegal menjadi salah satu perhatian serius kepemimpinan Kapolda Jawa Barat Irjen. Pol. Dr. Pipit Rismanto, S.I.K., M.H.

“Ini menjadi perhatian Bapak Kapolda Jawa Barat. Peredaran obat keras tertentu secara ilegal harus kita cegah dan berantas bersama karena dapat merusak generasi muda serta berpotensi memicu berbagai gangguan kamtibmas,” pungkasnya.

(Nana. S)

Tandatangani PKS Dengan Desa Binaan, Pimpasa Imigrasi Wonosobo Siap Beri Literasi Keimigrasian yang Aman dan Terpercaya



 Wonosobo - Guna menghadirkan literasi keimigrasian yang lebih pasti dan aman bagi masyarakat, Kantor Imigrasi Kelas II Non TPI Wonosobo menerjunkan Petugas Imigrasi Pembina Desa (Pimpasa) melalui kerja sama resmi dengan empat desa di Kabupaten Wonosobo.  

Langkah strategis ini memperkuat upaya pencegahan Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) dan Tindak Pidana Penyelundupan Manusia (TPPM) yang ditandai lewat penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) Desa Binaan Imigrasi, sekaligus sosialisasi bertajuk "Kiat Bekerja di Luar Negeri Secara Prosedural, Bersama Mencegah TPPO/TPPM" di Dewani View Resto & Cafe, Wonosobo, Kamis (3/9/2026). 

 Melalui kerja sama ini, Kantor Imigrasi Wonosobo menghadirkan Petugas Imigrasi Pembina Desa (Pimpasa) sebagai garda terdepan dalam memberikan pemahaman serta literasi keimigrasian yang lebih pasti dan aman bagi masyarakat desa.

 Penandatangan PKS ini dilakukan secara langsung oleh Sulaiman selaku Kepala Desa Jlamprang, Samali selaku Kepala Desa Kledung, Ali selaku Kepala Desa Pakuncen, dan Kepala Desa Kuripan yg diwakili oleh perangkat desa, Misro. Kepala Kantor Imigrasi Kelas II Non TPI Wonosobo, Taufan, menegaskan komitmen pihaknya untuk membentengi masyarakat dari jeratan sindikat penyalur tenaga kerja ilegal maupun calo nakal melalui penguatan literasi keimigrasian. "Pembentukan Desa Binaan Imigrasi ini adalah langkah konkret kami untuk hadir langsung di tengah masyarakat. 

 Kami ingin memastikan warga desa, khususnya di Pakuncen, Kuripan, Jlamprang, dan Kledung, untuk dapat memahami prosedur resmi bekerja di luar negeri serta hak-hak keimigrasiannya, sehingga tidak ada lagi yang menjadi korban penipuan maupun perdagangan orang," ujar Taufan saat membuka acara. 

 Selain prosesi penandatanganan PKS, kegiatan ini turut menghadirkan paparan mendalam dari Kasi Intelijen dan Penindakan Keimigrasian, Suwandono, serta perwakilan Dinas Perindustrian, Transmigrasi, dan Tenaga Kerja (Disnakertrans) Kabupaten Wonosobo, Dwi Sulistiyan

(Yudhi)

Tingkatkan Pelayanan Publik, Bagian Organisasi Setda Indramayu Serahkan Penghargaan Reformasi Birokrasi dan PEKPPP


Indramayu, Sergaptarget.com  Bagian Organisasi Sekretariat Daerah Kabupaten Indramayu memberikan penghargaan kepada Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) yang berhasil meraih capaian terbaik dalam pelaksanaan Reformasi Birokrasi (RB) serta Pemantauan dan Evaluasi Kinerja Penyelenggaraan Pelayanan Publik (PEKPPP) Tahun 2025.

Penghargaan diserahkan secara langsung oleh Bupati Indramayu Lucky Hakim melalui Staf Ahli Bidang Ekonomi dan Keuangan Teguh Budiarso pada Kamis (27/8/2026) di Aula Ki Tinggil.

Apresiasi ini menjadi sarana penghormatan atas komitmen, inovasi, dan kerja keras seluruh jajaran dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang semakin bersih, efektif, akuntabel, profesional, serta berorientasi pada pelayanan masyarakat.

Dalam sambutannya, Staf Ahli Bidang Ekonomi dan Keuangan Teguh Budiarso menegaskan pentingnya keberlanjutan dari semangat perbaikan pelayanan.

"Pemberian penghargaan ini bukan sekadar bentuk apresiasi atas capaian yang telah diraih, melainkan menjadi pemacu semangat bagi seluruh Perangkat Daerah dan Kecamatan untuk terus berbenah," katanya.

"Keberhasilan Reformasi Birokrasi tidak berhenti pada penerimaan penghargaan hari ini, melainkan ditentukan oleh konsistensi kita dalam melakukan perbaikan berkelanjutan serta kemampuan menghadirkan pelayanan yang benar-benar memberikan manfaat nyata bagi masyarakat," ujarnya.

Pada kategori Perangkat Daerah (Badan/Dinas) terbaik dalam pelaksanaan Reformasi Birokrasi Tahun 2025, Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) berhasil menduduki peringkat pertama. Posisi kedua diraih oleh Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM), disusul oleh Dinas Kesehatan di peringkat ketiga, Inspektorat di peringkat keempat, serta Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Pertanahan (Disperkim) pada peringkat kelima.

Sementara itu, untuk kategori Kecamatan dengan capaian Reformasi Birokrasi terbaik, Kecamatan Juntinyuat menempati peringkat pertama. Peringkat berikutnya secara berurutan diraih oleh Kecamatan Cikedung di posisi kedua, Kecamatan Balongan di posisi ketiga, Kecamatan Tukdana di posisi keempat, dan Kecamatan Gantar di posisi kelima.

Selain penilaian Reformasi Birokrasi, Pemkab Indramayu juga mengumumkan lima Perangkat Daerah dengan capaian Kinerja Pelayanan Publik (PEKPPP) Terbaik Tahun 2025.

RSUD Indramayu berhasil menempati peringkat teratas, diikuti oleh Dinas Sosial di peringkat kedua, Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) di peringkat ketiga, Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) di peringkat keempat, serta Dinas Kesehatan di peringkat kelima.

Melalui penyerahan penghargaan yang berlandaskan semangat Indramayu REANG (Religius, Ekonomi Kerakyatan, Aman, Nyaman, dan Gotong Royong), Pemerintah Kabupaten Indramayu berkomitmen untuk terus mendorong terbentuknya budaya kerja yang berorientasi pada hasil, kolaboratif, inovatif, serta senantiasa responsif terhadap berbagai kebutuhan masyarakat.

(Nana. S)

Jumat, 04 September 2026

Karhutla Cipondoh Cikawung Berhasil Dipadamkan Dengan Cepat Oleh TNI Dan Perhutani



 Indramayu, Sergaptarget.com  Kebakaran lahan hutan terjadi di Blok Cipondoh, Desa Cikawung, Kecamatan Terisi, Kabupaten Indramayu, Jumat (4/9/2026). Kobaran api dilaporkan mulai terlihat sekitar pukul 10.00 WIB dan membakar lahan hutan dengan luas kurang lebih 5 hektare.

Hingga saat ini, penyebab kebakaran belum diketahui. Menyikapi kejadian tersebut, jajaran TNI melalui Koramil 1613/Terisi bergerak cepat melakukan koordinasi dengan Pemerintah Desa Cikawung, Perum Perhutani wilayah Cikawung serta Yonif TP 889/GW guna mempercepat upaya pemadaman dan mencegah api meluas.

Upaya pemadaman dilakukan secara bersama-sama dengan memanfaatkan mobil tangki air serta sarana pemadam kebakaran yang berada di lokasi pembangunan Yon TP. Berkat kesigapan dan sinergi seluruh unsur yang terlibat, api berhasil dipadamkan sekitar pukul 11.15 WIB atau kurang lebih satu setengah jam setelah kejadian diketahui.

Danramil 1613/Terisi menyampaikan bahwa kecepatan penanganan menjadi hal utama dalam menghadapi kebakaran lahan, mengingat kondisi lahan hutan yang berpotensi membuat api cepat meluas.

“Begitu menerima informasi adanya kebakaran, kami langsung berkoordinasi dengan pemerintah desa, pihak Perhutani dan Yon TP untuk bersama-sama melakukan pemadaman. Alhamdulillah, berkat kerja sama dan respons cepat seluruh pihak, api dapat dipadamkan sehingga tidak meluas ke area lainnya,” ujar Danramil 1613/Terisi.

Dalam penanganan tersebut, personel yang terlibat terdiri dari Danramil 1613/Terisi, Asper Cikawung beserta 6 anggota, 5 personel Babinsa Koramil Terisi, serta 20 anggota Yon TP yang dipimpin DPP Letda Inf Suparjo.

Dandim 0616/Indramayu Letkol Arm Tulus Widodo, S.E., M.Han., mengapresiasi kesigapan personel di lapangan dan sinergi antara TNI, Perhutani, pemerintah desa serta unsur terkait dalam menangani kebakaran tersebut.

“Kami mengapresiasi respons cepat seluruh personel dan unsur terkait dalam menangani kebakaran lahan di Blok Cipondoh. Sinergi dan kecepatan bertindak sangat penting untuk mencegah kebakaran meluas dan menimbulkan dampak yang lebih besar,” tegas Dandim.

Dandim juga mengimbau masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran lahan, khususnya di tengah kondisi cuaca yang dapat menyebabkan lahan dan vegetasi mudah terbakar.

“Kami mengimbau seluruh masyarakat untuk tidak melakukan aktivitas yang dapat memicu kebakaran, terutama di kawasan hutan dan lahan kering. Apabila melihat adanya titik api, segera laporkan kepada aparat atau pihak terkait agar dapat ditangani sedini mungkin,” pungkasnya.

Berkat penanganan cepat dan kolaborasi lintas unsur, kebakaran lahan hutan di Blok Cipondoh dapat dikendalikan. Tidak ada laporan mengenai korban jiwa dalam kejadian tersebut. 

(Nana. S)