Berita Terkini

Sosialisasi Molina di Magelang: Percepat Proses Visa dan Izin Tinggal WNA

WONOSOBO,  Kantor Imigrasi Kelas II Non TPI Wonosobo mengadakan kegiatan Sosialisasi Layanan Visa dan Izin Tinggal Melalui Modul Online Lalu...

Postingan Populer

Tampilkan postingan dengan label Kesehatan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Kesehatan. Tampilkan semua postingan

Minggu, 22 Januari 2023

" Taryono "Kuwu Desa Panunggul Gandeng Komunitas Kopling Pancer Giat Tangani Sampah


Cirebon, buserpolkrim.com -
Dalam rangka menciptakan desa ppangunggul yang bersih dan asri  Taryono kuwu desa panunggul menggandeng komunitas Kopling pancer ( komunitas pecinta lingkungan panunggul cirebon ) yamg dinakodai Agus .

Menurut Taryono kuwu panunggul saat dikonfirmasi mengatakam " pada intinya masalah sampah harus ditangani secara serius oleh karenanya kita pemerintah desa bekerja sama dengan  kopling pancer  sebuah komunitas yang menangani masalah sampah, dan komunitas yang baru dibentuk beberapa bulan ini  beranggotakan 5 orang,  " papar taryono 

Lanjutnya " nah sampah yang masuk nantinya   dipilah mana yang oraganik , mana yang platik , untuk plastik nanti bakal kita daur ulang , pada dasarnya kita pemerintah desa peduli terhadap lingkungan karena betapapun ini merupakan tanggung jawab kita bersama, untuk itu diperlukan kerjasama seluruh elemen masyarakat desa panunggul " urainya   

Lebih jauh taryono mengatakam "saatnya kita harus bisa merubah paradigma lama , oeh karena itu saya berharap kepada bapak bupati dan wakil bupati cirebon berkenan memberikan bantuan sarana penunjang diantaranya kendaraan roda tiga ,sebab kalau mau tahu sampah didesa panggul dalam satu hari itu bisa mencapai 7 sampai dengan 8 kwintal yang diangkut ke TPS ( tempat pembuangan sampah ) " bebernya 
Menurut agus ketua komunitas kopling pancer saat ditemui disela sela jam istirahat mengatakan " betul apa yang dikatakan pak kuwu, kita memang butuh kendaraan angkut sampah , agar supaya sampah bisa masuk ke TPS sebab kalau tidak jelas bermasalah mas" beber Agus.

(Koko/ochim )

Kamis, 19 Januari 2023

Tinggal 26 Persen Warga Kabupaten Cirebon yang Belum KB


KABUPATEN CIREBON -- Bupati Cirebon, Drs. H. Imron M.Ag., bersama Deputi Bidang Keluarga Berencana dan Kesehatan Reproduksi (BKBR) BKKBN, dr. Eni Gustina., Kepala BKKBN Provinsi Jawa Barat, Drs. Wahidin M.Kes., dan Kepala Dinas Pengendalian Penduduk Keluarga Berencana Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DPPKBP3A) Kabupaten Cirebon, Eni Suhaeni melakukan peninjauan kegiatan Pelayanan KB MKJP di RS Sumber Waras Kabupaten Cirebon.

Pelayanan ini merupakan tindak lanjut dalam mengejar target penurunan stunting dan kebutuhan KB yang belum terpenuhi (unmeet need) yang masih tinggi di Jawa Barat. Diharapkan, dengan meningkatnya kesertaan KB di awal tahun 2023 ini, maka target unmeet need sebesar 12,69% tercapai.

Pada kesempatan tersebut, Bupati Cirebon mengucapkan terima kasih kepada BKKBN serta seluruh pihak yang terlibat, baik secara langsung maupun tidak, dalam pelaksanaan Pelayanan KB MKJP ini. Dalam kesempatan ini, ia juga memberikan kompensasi biaya selama masa pemulihan kepada para akseptor MOW & MOP.

Pelayanan serentak yang dilaksanakan dari tanggal 17 s/d 19 Januari 2023 ini, Kabupaten Cirebon berhasil mendapatkan akseptor KB sebanyak 619 orang. Terdiri dari MOW sebanyak 69, IUD sebanyak 197 dan Implan sebanyak 353.

Imron juga menuturkan, bahwa tingkat partisipasi warga Kabupaten Cirebon dalam program KB sangat tinggi. Berdasarkan data Pendataan Keluarga tahun 2021 (PK 21), menyebutkan bahwa tinggal 26% warga Kabupaten Cirebon yang belum melakukan KB.

Program KB ini, ujar Imron, akan membantu pemerintah dalam mengentaskan kemiskinan. Menurutnya, bimbingan yang maksimal kepada anak, akan menjadikan anak yang berkualitas. Dan dengan SDM yang berkualitas, akan bisa mengangkat perekonomian dan kesejahteraan keluarganya.

Kepala DPPKBP3A Kabupaten Cirebon, Eni Suhaeni menambahkan bahwa jumlah partisipasi maayarakat Kabupaten Cirebon dalam program KB sudah sangat tinggi. Walaupun, mayoritas masih menggunakan KB jangka pendek.

Oleh karena itu, pihaknya saat ini terus mendorong kepada masyarakat, untuk bisa menggunakan Metode Kontrasepsi Jangka Panjang (MKJP). Dengan menargetkan 400 masyarakat Kabupaten Cirebon, yang menggunakan KB jenis Medis Operasi Wanita (MOW) dalam satu tahun.

“ Untuk bisa mencapai target tersebut, kami juga menggandeng rumah sakit yang ada di Kabupaten Cirebon,” kata Eni.

Ia juga menuturkan, bahwa sejumlah rumah sakit di Kabupaten Cirebon sudah bekerjasama dengan DPPKBP3A dalam program MKJP. Rumah sakit menjalankan program tersebut dua kali dalam sebulan. Salah satu rumah sakit yang sudah melakukan kerjasama, yaitu Rumah Sakit Sumber Waras Ciwaringin.

“ Silakan datang, karena tidak dipungut biaya alias gratis," pungkas Eni. (Cephy)

Selasa, 17 Januari 2023

Kantor Imigrasi Dihebohkan Kedatangan Drakula Dari Tanah Wali


Cirebon, buserpolkrim.com - Dalam rangka baksos donor darah hari bakti Imigrasi yang ke 73 mengadakan "GIAT DONOR DARAH SUKA RELA" Drakula dari tanah Wali Kembali Beraksi bersama dengan PMI Kabupaten Cirebon, Selasa, (17/1/2023). Jln Ki Ageng Tirtayasa Kedawung.

Kegiatan ini merupakan kontribusi atau wujud kepedulian KANTOR IMIGRASI Kepada masyarakat yang membutuhkan darah, penyelenggaraan kegiatan donor darah ini dapat memberikan manfaat besar bagi penerimanya maupun bagi pendonor darah, serta dapat membantu rasa peduli pada sesama dan membantu program PMI dalam memenuhi stok darah.

Serka Sanija Koramil 0620-07/Plumbon Kodim 0620/Kabupaten Cirebon yang sering dikenal sebagai Drakula dari tanah Wali dirinya bukan saja sekedar sebagai kordinator donor darah, akan tetapi sebagai Pendonor aktif, dirinya saat ini baru saja Donor Darah untuk ke 90 kalinya.

"Saya selaku kordinator donor darah selalu bersinergi terus kepada siapapun juga karena untuk mempermudah dan menumbuhkembangkan rasa cinta kepada sesama, kalau bukan kita siapa lagi kalau bukan sekarang kapan lagi itulah semboyan drakula dari tanah wali", paparnya kepada awak media.

"Dalam kegiatan tersebut Alhamdulillah bertemu teman SMA PGRI Alumni 93 beliau baru donor yg ke 23, disini saya bangga dan salut untuk wawan kurniawan karena peduli kepada sesama," imbuhnya.

Dirinya pun tidak luput ucapkan trima kasih kepada Bapak Dr.Ronny F.Sompie,S.H.,M.H, 
Karyawan karyawati imigrasi semoga diberi kesehatan yg luar biasa, umur yang panjang, rezeki yang halal, kegiatan ini dilakukan karena masih banyak yang betul-betul membutuhkan darah, tidak memandang ras, suku, atau golongan, karena di mata Allah Swt sama derajatnya, jangan bimbang dan ragu karena kerja nyata di lapangan kami tetap solid kepada siapapun bahwa TNI ITU BISA.

(Cephy)