All Posts | Sergap Target

Berita Terkini

Mudahkan Jemaah Haji 2027, Imigrasi Wonosobo Layani Pembuatan Paspor "On The Spot" di Temanggung  

TEMANGGUNG — Kantor Imigrasi Kelas II Non TPI Wonosobo menggelar layanan pembuatan dan penggantian paspor secara langsung (on ...

Postingan Populer

Rabu, 26 Agustus 2026

Wakil Bupati Indramayu Saefudin Hadiri Acara Kegiatan Momentum Kesatuan Doa Digereja Oikumene



Indramayu, Sergaptarget.com  Wakil Bupati Syaefudin mengapresiasi dan memberikan penghargaan setinggi-tingginya terhadap kegiatan keagamaan berupa Momentum Kesatuan Doa di Gereja Oikumene Bumi Patra Indramayu yang dihadiri oleh umat Kristiani, Forkopimda, pengurus Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB), dan sejumlah perwakilan dari gereja-gereja di Kabupaten Indramayu, Selasa (18/08/2026).

Menurut Wabup Syaefudin, Momentum Kesatuan Doa Tahun 2026 dengan subtema "Allah Memulihkan Umat-Nya Menjadi Negara yang Berdaulat, Adil, dan Makmur", selain masih dalam rangka Peringatan Hari Kemerdekaan RI, juga menjadi panggilan bagi umat Tuhan untuk senantiasa berdoa dan berbuat kebaikan.

Ia juga menjelaskan bahwa acara Momentum Kesatuan Doa tersebut merupakan salah satu alat perekat kerukunan umat beragama dan toleransi antarumat beragama.

“Kerukunan umat beragama merupakan fondasi utama untuk membangun masyarakat yang damai, sejahtera, dan beradab. Pemerintah Kabupaten Indramayu berkomitmen untuk menjaga toleransi dan keharmonisan antarumat beragama,” ujarnya.

Sementara itu, panitia acara Momentum Kesatuan Doa di Gereja Oikumene Bumi Patra Indramayu, Ferdinand Kili, mengatakan bahwa Momentum Kesatuan Doa wajib dilaksanakan secara rutin setiap tahun.

Acara ini merupakan bukti nyata kepedulian gereja terhadap pembentukan karakter umat dalam kerangka penguatan fondasi kebangsaan dan membantu menyukseskan program-program pemerintah, baik di tingkat pusat maupun daerah.

“Mari kita jadikan Momentum Kesatuan Doa ini sebagai fondasi dasar keimanan dan karakter bangsa serta negara untuk membantu program-program pemerintahan,” ujarnya.

Di tempat yang sama, Daffa Mulya Octoritama menyampaikan bahwa dilaksanakannya acara Momentum Kesatuan Doa hendaknya tidak sekadar sebagai kegiatan seremonial, melainkan sebagai momentum umat beragama untuk mengambil posisi bersama, berdoa, serta memohon kesejahteraan bagi bangsa Indonesia.

Momentum Kesatuan Doa yang masih dalam suasana Peringatan Kemerdekaan Republik Indonesia tersebut, kata Daffa, menjadi ruang refleksi bagi umat beragama untuk selalu menebar kebaikan di tengah kehidupan masyarakat. Sehingga kemerdekaan tidak hanya dirayakan melalui simbol-simbol kebangsaan, tetapi juga tindakan nyata bagi masa depan bangsa.

“Dari momentum ini, jika umat beragama bersatu hati dalam berdoa, maka akan terpatri kesatuan dan persatuan di bangsa ini, yang merupakan bukti bahwa beragama bisa beriringan dengan nasionalisme,” jelasnya.

(Nana. S)

Peringati Maulid Nabi 1448 H, Lapas Pasir Pangarayan Perkuat Spiritual Warga Binaan Lewat Ceramah Agama






Pasir Pengaraian - Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Pasir Pangarayan menggelar peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 12 Rabiul Awal 1448 H di Masjid At-Taubah Lapas Pasir Pangarayan pada Rabu (26/8/2026). Kegiatan keagamaan ini dilaksanakan guna memperkuat pembinaan kepribadian, khususnya pada aspek mental dan spiritual para warga binaan yang beragama Islam.



Acara yang berlangsung dengan khidmat ini dihadiri oleh Kepala Lapas Pasir Pangarayan Efendi P Purba, Kasi Binadik & Giatja Andi Rahman dan diikuti oleh petugas, serta para warga binaan Lapas Pasir Pangarayan. Guna memberikan pencerahan rohani yang mendalam, pihak Lapas menghadirkan ustadz Ambrizal AB untuk menyampaikan ceramah agama mengenai keteladanan akhlak Nabi Muhammad SAW. 



Kepala Lapas Kelas IIB Pasir Pangarayan, Efendi P. Purba, menyampaikan bahwa peringatan hari besar keagamaan seperti ini merupakan instrumen penting dalam menyukseskan program reintegrasi sosial melalui pendekatan rohani.



"Peringatan Maulid Nabi ini bukan sekadar seremonial tahunan, melainkan wujud nyata dari pembinaan kepribadian bidang spiritual yang kami berikan kepada warga binaan. Kami berharap melalui momentum ini, para warga binaan dapat meneladani sifat-sifat mulia Rasulullah SAW, memperbanyak introspeksi diri, dan mempertebal keimanan mereka selama menjalani masa pidana," ujar Efendi P. Purba.



Sepanjang acara, warga binaan terlihat menyimak untaian nasihat yang disampaikan oleh penceramah. Melalui pembinaan berbasis keagamaan secara rutin di Masjid At-Taubah, Lapas Pasir Pangarayan berkomitmen untuk terus membimbing warga binaan agar memiliki fondasi keagamaan yang kuat, sehingga siap kembali ke tengah masyarakat dengan karakter yang lebih baik.

***Hobbi Pargaulan***

Selasa, 25 Agustus 2026

Polsek Tambusai Utara Tangkap Pengedar Sabu, Tujuh Paket Diamankan




ROKAN HULU — Polsek Tambusai Utara mengungkap dugaan tindak pidana peredaran narkotika jenis sabu di sebuah jalan poros Desa Rantau Sakti, Kecamatan Tambusai Utara, Kabupaten Rokan Hulu, Sabtu (22/8/2026) sekitar pukul 17.00 WIB. Dalam pengungkapan tersebut, polisi mengamankan seorang pria berinisial YS (24), yang diduga berperan sebagai pengedar.



Kapolsek Tambusai Utara Akp hery yuliardi bersama Unit Reskrim Polsek Tambusai Utara melakukan penyelidikan setelah menerima informasi mengenai dugaan aktivitas jual beli narkotika jenis sabu di lokasi tersebut. Setelah melakukan pengintaian dan memastikan keberadaan terduga pelaku, petugas kemudian melakukan penyergapan dan mengamankan YS.

Dari hasil penggeledahan, petugas menemukan tujuh paket narkotika jenis sabu dengan berat kotor keseluruhan 3,188 gram. Selain itu, polisi turut mengamankan satu unit sepeda motor Karisma warna hitam, dua unit telepon seluler, satu timbangan digital, satu pipet sendok sabu, satu kaca pirex, satu kotak aluminium, satu bungkus rokok Marlboro, satu tas sandang hitam, satu bahan dasar kulit dompet warna hitam serta uang tunai Rp184.000.

Selanjutnya, YS beserta seluruh barang bukti dibawa ke Polsek Tambusai Utara untuk menjalani proses hukum lebih lanjut. Berdasarkan hasil pemeriksaan tes urine, YS juga dinyatakan positif mengandung Amphetamine (AMP) dan Methamphetamine (MET).

Atas perbuatannya, tersangka disangkakan Pasal 609 ayat (1) huruf a Undang-Undang RI Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHP juncto Lampiran II Undang-Undang RI Nomor 1 Tahun 2026 tentang Penyesuaian Pidana juncto Pasal 114 ayat (1) Undang-Undang RI Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika.

Kapolres Rokan Hulu AKBP Emil Eka Putra, S.I.K., M.Si., melalui Kapolsek Tambusai Utara menegaskan bahwa jajaran kepolisian akan terus melakukan penindakan terhadap setiap bentuk peredaran dan penyalahgunaan narkotika, khususnya di wilayah hukum Polres Rokan Hulu.

“Tidak ada ruang bagi pengedar narkotika. Setiap informasi masyarakat akan kami tindak lanjuti dan setiap pelaku yang terbukti terlibat akan diproses sesuai hukum yang berlaku,” tegasnya. 

***Hobbi pargaulan***
*(Humas Polres Rohul)*

Polres Wonosobo Gelar Pengecekan Kesiapan Personil Dan Sarpas Pengamanan Jelang PILKADES Serentak 2026

Wonosobo, Polres Wonosobo Polda Jateng menggelar apel kesiapsiagaan sekaligus pengecekan menyeluruh terhadap sarana, prasarana, dan kesiapan personel guna menghadapi agenda Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) serentak di Kabupaten Wonosobo. Langkah pengamanan terpadu ini disiapkan untuk mengawal seluruh rangkaian tahapan pesta demokrasi tingkat desa yang pemungutan suaranya akan berlangsung pada 25 November 2026 hingga pelantikan kepala desa terpilih pada 15 Januari 2027 mendatang.( 26/08/2026 )

Kegiatan diawali dengan pelaksanaan apel gabungan yang melibatkan Pleton Pengendalian Massa (Dalmas) dan Tim Negosiator di lingkungan Mapolres Wonosobo. Dalam apel tersebut, dilakukan pemeriksaan detail terhadap berbagai peralatan taktis pengendalian massa, armada kendaraan operasional Samapta, baik roda dua, roda empat, hingga kendaraan taktis Armoured Water Cannon (AWC).
Pemeriksaan juga menyasar kesiapan fisik serta kompetensi personel di lapangan, mencakup Tim Negosiator, anggota Dalmas, hingga kesiagaan Tim Pengurai Massa (Raimas). Pelatihan kali ini tidak hanya diikuti personel yang bertugas di Mapolres Wonosobo, tetapi juga melibatkan seluruh personel Polsek jajaran Polres Wonosobo.

Setelah pelaksanaan apel dan pemeriksaan personel serta sarana prasarana, kegiatan dilanjutkan dengan latihan Dalmas, Tim Negosiator, dan Raimas. Latihan tersebut bertujuan meningkatkan kemampuan, keterampilan, kekompakan, serta kesiapsiagaan seluruh personel dalam menghadapi berbagai kemungkinan gangguan keamanan selama tahapan Pilkades serentak berlangsung.

Dalam latihan tersebut, personel Dalmas diberikan pembekalan dan simulasi terkait pola pengendalian massa secara terukur dan sesuai prosedur. Tim Negosiator dilatih untuk mengedepankan pendekatan persuasif melalui komunikasi dan negosiasi sebagai upaya mencegah terjadinya konflik. Sementara Raimas dipersiapkan untuk memiliki kemampuan respons cepat dalam menghadapi situasi yang membutuhkan tindakan lebih lanjut.

Kasi Humas Polres Wonosobo, IIpda M. Wahyu Suprayono, menjelaskan bahwa latihan yang dilaksanakan kali ini masih difokuskan pada peningkatan kesiapan internal jajaran kepolisian. Namun, ke depan latihan pengamanan akan dilaksanakan secara terpadu dengan melibatkan instansi samping.

"Latihan kali ini masih dilaksanakan secara internal oleh jajaran kepolisian. Ke depan, akan dilaksanakan latihan secara gabungan dengan instansi samping, karena dalam pengamanan Pilkades serentak ini bukan hanya Polri yang terlibat. Masing-masing instansi memiliki tugas dan tanggung jawab sesuai dengan jobdesk-nya dalam mendukung terciptanya situasi yang aman dan kondusif," jelas Ipda wahyu

Menurutnya, sinergitas seluruh unsur menjadi salah satu kunci keberhasilan pengamanan Pilkades serentak. Selain unsur TNI, pemerintah daerah dan instansi terkait, peran pengamanan swakarsa serta masyarakat juga sangat penting dalam menjaga stabilitas keamanan di lingkungan masing-masing.

"Kami juga mengimbau kepada seluruh unsur Pam Swakarsa dan masyarakat untuk bersama-sama menjaga kondusifitas wilayah. Jangan mudah terprovokasi, jangan menyebarkan informasi yang belum tentu kebenarannya, dan apabila menemukan potensi gangguan kamtibmas segera koordinasikan dengan petugas atau kepolisian terdekat," tambahnya.

Kesiapan seluruh unsur pengamanan ini difokuskan untuk mengantisipasi potensi kerawanan di setiap tahapan Pilkades. Tahapan-tahapan krusial yang menjadi perhatian aparat kepolisian meliputi pendaftaran calon, penetapan dan pengumuman nomor urut, penyusunan Daftar Pemilih Sementara (DPS), penetapan Daftar Pemilih Tetap (DPT), hingga tahapan pemungutan dan penghitungan suara serta proses pelantikan kepala desa terpilih.

Kapolres Wonosobo, AKBP Ricky Pripurna Atmaja, S.I.K., M.H., yang memimpin langsung pelaksanaan apel memberikan arahan tegas kepada jajarannya. Dalam keterangannya, AKBP Ricky menekankan pentingnya respons cepat dan sikap profesional dari setiap anggota yang bertugas.

"Seluruh anggota harus senantiasa siap siaga dalam setiap situasi. Lakukan langkah deteksi dini terhadap segala bentuk potensi kerawanan, serta junjung tinggi profesionalisme dengan bersikap bijak dalam bermedia sosial," tegas AKBP Ricky Pripurna Atmaja.

Kapolres juga menekankan agar seluruh personel memahami tugas dan tanggung jawab masing-masing serta mampu bertindak secara humanis, profesional, dan proporsional dalam setiap tahapan pengamanan.

Pemeriksaan dan latihan tersebut memastikan seluruh perlengkapan taktis, armada kendaraan dinas, serta personel operasional Polres Wonosobo dan Polsek jajaran berada dalam kondisi prima dan siap diterjunkan kapan saja dibutuhkan demi menjamin keamanan dan kelancaran seluruh tahapan Pilkades serentak 2026.

Menghadapi pelaksanaan Pilkades serentak 2026, Polres Wonosobo mengajak seluruh lapisan masyarakat, instansi terkait, Pam Swakarsa, dan seluruh pihak yang terlibat untuk bersama-sama menjaga situasi kamtibmas yang aman, damai, dan kondusif. Masyarakat diharapkan mematuhi aturan dalam setiap tahapan pemilihan, menghindari segala bentuk provokasi maupun penyebaran informasi yang belum terbukti kebenarannya, serta segera melapor kepada petugas kepolisian apabila menemukan indikasi gangguan keamanan di lingkungan masing-masing.

Arifin

Babinsa Kelurahan Nusukan Bersama Security Pasar Tradisional Nusukan Cek Harga Sembako di Pasar Tradisional


Uploaded Image

Surakarta - Babinsa Kelurahan Nusukan,Koramil 02/Bjs,Kodim 0735/Ska Serka Supadmo Dan Serda Gayuh T bersama Security Pasar Tradisional Nusukan melaksanakan pengecekan Harga Sembilan Bahan Pokok (Sembako) bertempat DiPasar Tradisional Nusukan Jalan Kapten Piere Tendean Kelurahan Nusukan,Kecamatan Banjarsari Kota Surakarta, Selasa (26/08/2026).

Dikatakan Serka Supadmo Kegiatan ini rutin dilaksanakan Babinsa bersama Security Pasar Tradisional Nusukan dengan mengecek satu per satu Kios yang menjual Sembako apakah harga Sembako dan barang kebutuhan lainnya yang ada DiPasar Tradisional Nusukan masih dalam kondisi normal atau ada barang kebutuhan pokok yang naik.

Dalam kesempatan itu juga Babinsa menghimbau kepada pedagang untuk tidak menaikkan harga sembako secara sepihak dan apabila mau menaikkan harga harus koordinasi dulu dengan Lurah Pasar Dan Paguyuban pasar supaya tidak ada yang dirugikan.

Sementara itu Bapak Suyoto selaku Lurah pasar tradisional Nusukan mengucapkan terimakasih kepada Babinsa  yang selalu menyempatkan diri mengecek Harga Sembako yang ada DiPasar Tradisional Nusukan dan selalu menghimbau kepada pedagang pasar untuk tidak menaikkan harga sembako secara sepihak.

Penulis : Arda 72

Damkar Kodim 0728/Wonogiri  Padamkan Kobaran Api Perbukitan Bondokerep

Wonogiri — Regu pemadam Kodim 0728/Wonogiri kembali melaksanakan upaya pemadaman kobaran api yang membakar lahan Perbukitan Bondokerep Kelurahan Giriwono, Kabupaten Wonogiri. Selasa (25/8/2028) sore. 

Setelah menerima informasi adanya kebakaran, personel segera bergerak menuju lokasi untuk melakukan penanganan. Regu Damkar Kodim bekerja sama bersama warga memadamkan titik-titik api sekaligus melakukan pendinginan guna mencegah api kembali membesar dan merambat ke area hutan di sekitarnya.

Dalam pelaksanaan pemadaman, personel menghadapi kondisi medan yang cukup sulit karena lokasi berada di kawasan perbukitan dan terdapat vegetasi yang mudah terbakar. Namun, berkat kerja sama dan koordinasi antara regu pemadam Kodim 0728/Wonogiri dengan warga sekitar , proses pemadaman dapat dilakukan secara maksimal.

Personel Kodim 0728/Wonogiri Serka Agus yang berada di lokasi menyampaikan bahwa pihaknya terus berkoordinasi dengan instansi terkait untuk memastikan kondisi di kawasan Perbukitan Bondokerep tetap aman.

“Pemadaman dilakukan secara bersama-sama dengan Damkar Kabupaten Wonogiri. Setelah api berhasil dipadamkan, personel tetap melakukan pemantauan dan pendinginan untuk mengantisipasi munculnya kembali titik api,” ujarnya.

Masyarakat kembali diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran hutan dan lahan, khususnya pada musim kemarau. Warga juga diminta tidak melakukan pembakaran lahan secara sembarangan serta segera melaporkan apabila melihat adanya titik api.

Sinergi antara TNI, bersama masyarakat sangat diperlukan untuk mencegah meluasnya kebakaran serta menjaga kelestarian kawasan hutan di wilayah Kabupaten Wonogiri.

Penulis : Arda 72
Uploaded Image

Tindaklanjuti Instruksi Bupati Indramayu, Satpol PP Indramayu Sosialisasikan Perda No.15/2006




Indramayu, Sergaptarget com  Pemerintah Kabupaten Indramayu terus memperkuat upaya menjaga ketertiban dan melindungi masyarakat dari peredaran minuman beralkohol serta obat-obatan keras tanpa izin.

Salah satunya melalui sosialisasi Peraturan Daerah (Perda) Kabupaten Indramayu Nomor 15 Tahun 2006 tentang Perubahan atas Perda Nomor 7 Tahun 2005 tentang Pelarangan Minuman Beralkohol. Menindaklanjuti instruksi Bupati Indramayu Lucky Hakim, Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Indramayu melakukan sosialisasi Perda tersebut kepada distributor dan pedagang minuman beralkohol se-Kabupaten Indramayu pada Kamis (20/8/2026).

Plt. Kepala Satpol PP dan Damkar Kabupaten Indramayu, Opik Hidayat, menjelaskan bahwa berdasarkan Perda No. 15/2006, setiap orang atau badan dilarang memproduksi, mengedarkan, memperdagangkan, menimbun, mengoplos, menjamu, menyimpan, maupun meminum minuman yang mengandung alkohol di wilayah Kabupaten Indramayu. Selain itu, setiap orang yang membawa masuk minuman beralkohol ke wilayah Indramayu juga dilarang.

Pelanggaran terhadap ketentuan tersebut dapat dikenakan pidana kurungan paling lama tiga bulan atau denda paling banyak Rp50 juta. Penindakan terhadap pelanggaran dilakukan oleh Satpol PP bersama Penyidik Pegawai Negeri Sipil (PPNS) dengan berkoordinasi bersama aparat kepolisian.

“Ketentuan ini perlu dipahami dan diketahui bersama, baik oleh pelaku usaha maupun masyarakat, sehingga tidak terjadi pelanggaran terhadap peraturan daerah yang berlaku,” ujar Opik.

Sementara itu, upaya serupa juga dilakukan di tingkat kecamatan. Menindaklanjuti instruksi Bupati Lucky Hakim, Camat Tukdana Heka Sugoro bersama unsur Forkopimcam melakukan penindakan terhadap sebuah warung di Desa Karangkerta yang diduga menjadi tempat transaksi obat-obatan keras tanpa izin.

Lokasi tersebut kemudian disegel untuk menghentikan aktivitas yang dinilai dapat membahayakan masyarakat, khususnya generasi muda.

Heka mengatakan, penindakan dilakukan setelah pihaknya menerima informasi dari masyarakat mengenai dugaan peredaran obat keras di wilayah tersebut. Ia mengimbau masyarakat untuk tidak ragu melaporkan apabila menemukan aktivitas yang diduga melanggar aturan dan berpotensi membahayakan lingkungan sekitar.

“Kami bersinergi bersama unsur Forkopimcam untuk memastikan lokasi tersebut disegel dan tidak beroperasi kembali,” tegasnya.

Melalui sosialisasi, pengawasan, dan penindakan di lapangan, Pemkab Indramayu bersama aparat terkait terus mendorong terciptanya lingkungan yang aman, tertib, serta terlindungi dari peredaran barang dan zat yang membahayakan masyarakat.

(Nanan. S)

Senin, 24 Agustus 2026

Diapresiasi Presiden Prabowo, Kapolda Riau: Ini Kerja Bersama, Fokus Kami Padamkan Api




Pekanbaru – Kapolda Riau Irjen Herry Heryawan menegaskan seluruh jajaran saat ini hanya memiliki satu fokus, yakni menuntaskan pemadaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) serta memastikan masyarakat terlindungi dari dampaknya.

Hal itu disampaikan Herry menyusul perhatian dan apresiasi Presiden Prabowo Subianto terhadap penanganan karhutla di Riau. 

Menurutnya, apa yang disampaikan Presiden merupakan kehormatan sekaligus motivasi bagi seluruh unsur yang selama ini bekerja menangani karhutla.

“Apa yang disampaikan Bapak Presiden tentu menjadi kehormatan sekaligus motivasi bagi kami. Namun yang paling utama hari ini adalah menuntaskan tugas. Api harus padam, masyarakat harus terlindungi, dan seluruh personel yang bekerja di lapangan harus kembali dengan sehat dan selamat,” kata Herry, Senin (24/8/2026).

Menurut Herry, penanganan karhutla di Riau bukan kerja satu atau dua orang. Di balik setiap titik api yang berhasil dikendalikan terdapat personel Polri, prajurit TNI, BPBD, Manggala Agni, BNPB, pemerintah daerah, relawan, Masyarakat Peduli Api, tenaga kesehatan hingga masyarakat yang bekerja bersama di lapangan.

Sebagian personel bahkan telah berhari-hari berada di kawasan terdampak, menembus asap dan medan gambut untuk melakukan pemadaman serta pendinginan guna memastikan api tidak kembali menyala.

“Kalau hari ini penanganan karhutla mendapat perhatian dan apresiasi dari Bapak Presiden, maka penghargaan itu juga menjadi milik seluruh anggota, prajurit dan semua pihak yang bekerja di lapangan. Mereka yang berada di depan, menghadapi panas dan asap, siang dan malam. Mereka yang harus kita jaga dan kita beri semangat,” ujarnya.

Herry mengatakan dirinya bersama Pangdam XIX/Tuanku Tambusai Mayjen Agus Hadi Waluyo akan terus mengawal penanganan karhutla bersama seluruh unsur terkait hingga kondisi benar-benar terkendali.

Ia meminta seluruh personel tetap menjaga soliditas, keselamatan dan semangat dalam menjalankan tugas. 

Menurutnya, berbagai dinamika yang berkembang tidak boleh mengalihkan perhatian dari tanggung jawab utama yang saat ini berada di depan mata.

“Saya meminta seluruh anggota dan prajurit tetap fokus pada tugas di lapangan. Apa pun dinamika yang berkembang, tanggung jawab kita hari ini adalah memastikan api padam dan masyarakat terlindungi,” tegasnya.

Bagi Herry, keberhasilan penanganan karhutla pada akhirnya bukan diukur dari siapa yang mendapatkan apresiasi, tetapi dari kondisi yang dirasakan masyarakat setelah seluruh operasi kemanusiaan tersebut selesai.

“Yang kita inginkan sederhana. Api padam, langit Riau kembali bersih, masyarakat bisa bernapas dengan tenang, dan seluruh anggota serta prajurit kita kembali dalam keadaan sehat dan selamat. Itu yang sekarang kami perjuangkan bersama,” pungkas Herry. 

***Hobbi Pargaulan,***

Tekan Penggunaan Knalpot Brong, Satlantas Polres Kuningan Sosialisasikan Tertib Lalu Lintas

KUNINGAN - Satuan Lalu Lintas Polres Kuningan terus mengintensifkan upaya preemtif dan preventif dalam rangka menciptakan keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas (Kamseltibcarlantas), khususnya di wilayah Kecamatan Ciawigebang.
Salah satu yang menjadi perhatian adalah masih adanya potensi pelanggaran lalu lintas, termasuk penggunaan knalpot tidak sesuai spesifikasi teknis atau yang kerap disebut knalpot brong.

Kapolres Kuningan AKBP Bellen Anggara Pratama melalui Kasat Lantas Polres Kuningan AKP Aktuin Moniharapon mengimbau masyarakat, khususnya para pengendara sepeda motor, agar senantiasa mematuhi aturan lalu lintas dan tidak menggunakan knalpot brong yang dapat mengganggu kenyamanan masyarakat serta berpotensi menimbulkan gangguan keamanan dan ketertiban.
“Kami mengimbau kepada seluruh masyarakat, khususnya para pengendara sepeda motor, untuk selalu tertib berlalu lintas dan tidak menggunakan knalpot brong. Penggunaan knalpot yang tidak sesuai spesifikasi teknis selain merupakan pelanggaran, juga dapat mengganggu kenyamanan pengguna jalan dan masyarakat sekitar,” ujar AKP Aktuin Moniharapon.dalam keterangan persnya, Selasa (25/8/2026).

Menurutnya, langkah preemtif dilakukan dengan memberikan edukasi dan sosialisasi kepada masyarakat mengenai pentingnya tertib berlalu lintas. Sementara langkah preventif dilakukan melalui kegiatan patroli, pemantauan serta kehadiran personel di sejumlah titik yang dinilai rawan pelanggaran maupun gangguan lalu lintas. Sosialisasi ini juga dilakukan melalui alat pengeras suara dari kendaraan Satlantas Polres Kuningan.
“Upaya ini tidak hanya mengedepankan penindakan, tetapi yang lebih utama adalah bagaimana membangun kesadaran masyarakat agar tertib berlalu lintas menjadi suatu kebiasaan. Kami mengedepankan edukasi, imbauan dan pencegahan untuk menciptakan situasi lalu lintas yang aman dan kondusif,” katanya.

AKP Aktuin juga mengajak para orang tua untuk turut berperan dalam mengawasi penggunaan kendaraan oleh anak-anaknya, termasuk memastikan kendaraan yang digunakan telah memenuhi kelengkapan dan persyaratan teknis.
“Kami mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menjadi pelopor keselamatan berlalu lintas. Mari kita mulai dari diri sendiri dengan mematuhi aturan, menggunakan kendaraan sesuai standar dan menghormati pengguna jalan lainnya,” pungkasnya.

Satuan Lalu Lintas Polres Kuningan menegaskan bahwa terciptanya Kamseltibcarlantas bukan hanya menjadi tanggung jawab kepolisian, tetapi membutuhkan dukungan dan kesadaran seluruh masyarakat.

((Red.))

Mitigasi Kebakaran, Lapas Pasir Pangarayan Pasang Stiker “No Smoking” dan Tetapkan Smoking Area

 


Pasir Pengaraian - Lembaga
Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Pasir Pangarayan melalui jajaran Seksi Administrasi Keamanan dan Ketertiban (Kamtib) melaksanakan kegiatan mitigasi bencana kebakaran di lingkungan Lapas, Senin (24/8/2026).

Kegiatan tersebut dipimpin oleh Kepala Seksi Administrasi Kamtib, Moch.Subhan Zakaria bersama Ka.KPLP Freddy Rinadi Siregar didampingi Kepala Sub Seksi Portatib, Assaufi Mubarokh, Kasubsi Keamanan Andika Syaputra bersama jajaran petugas terkait.



Mitigasi bencana kebakaran ini dilaksanakan sebagai langkah preventif untuk meminimalisir potensi terjadinya kebakaran sekaligus meningkatkan kewaspadaan seluruh warga binaan dan petugas terhadap faktor-faktor yang dapat memicu terjadinya kebakaran di lingkungan Lapas.

Sebagai tindak lanjut Surat Edaran dari Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjenpas), petugas melakukan pemasangan stiker himbauan “No Smoking” di dalam kamar hunian, khususnya pada area yang berdekatan dengan kasur. Selain itu, jajaran Kamtib juga menetapkan “Smoking Area” sebagai lokasi khusus bagi warga binaan yang diperbolehkan untuk merokok dengan memperhatikan aspek keamanan.

Melalui Sosialisasi mitigasi bencana kebakaran dilaksanakan Kepala Seksi Administrasi Kamtib, Moch.Subhan Zakaria bersama Ka.KPLP Freddy Rinadi Siregar  ini diantaranya menyampaikan himbauan dan penetapan area khusus yang merupakan bagian dari upaya pengendalian risiko untuk mencegah penggunaan rokok secara sembarangan, terutama di dalam kamar hunian yang memiliki material mudah terbakar seperti kasur dan perlengkapan lainnya.

Kalapas Kelas IIB Pasir Pangarayan Efendi Parlindungan Purba melalui Kasi Administrasi Kamtib Moch. Subhan Zakaria menyampaikan bahwa mitigasi kebakaran merupakan langkah penting dalam menjaga keamanan dan ketertiban di lingkungan Lapas.

“Mitigasi ini merupakan langkah preventif untuk meminimalisir potensi terjadinya kebakaran. Kami mengimbau seluruh warga binaan untuk mematuhi ketentuan yang telah ditetapkan, termasuk tidak merokok di dalam kamar hunian dan menggunakan smoking area yang telah disediakan. Pencegahan harus menjadi perhatian bersama demi menciptakan lingkungan Lapas yang aman dan kondusif,” ujarnya.

Kemudian, Ka.KPLP menambahkan, jajaran pengamanan akan terus meningkatkan pengawasan serta melakukan langkah-langkah pencegahan terhadap berbagai potensi gangguan keamanan dan ketertiban.

Melalui kegiatan tersebut, Lapas Pasir Pangarayan menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat upaya mitigasi bencana, khususnya bahaya kebakaran, sekaligus menciptakan lingkungan pemasyarakatan yang aman, tertib, dan kondusif bagi petugas maupun warga binaan.

kemudian, Lapas Pasir Pangarayan juga rutin laksanakan koordinasi dengan Dinas Pemadam Kebakaran Rokan Hulu untuk pengecekan APAR (Alat Pemadam Api Ringan) yang ada disetiap titik yang dianggap rawan.

***Hobbi pargaulan ***