Berita Terkini

Jaga Stabilitas Harga, Babinsa & Bhabinkamtibmas Nusukan Sidak Sembako di Pasar Tradisional

Surakarta – Sinergitas TNI-Polri dan Pemerintah Kelurahan kembali ditunjukkan dalam menjaga stabilitas harga kebutuhan pokok. ...

Postingan Populer

Tampilkan postingan dengan label Wonosobo. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Wonosobo. Tampilkan semua postingan

Kamis, 16 Juli 2026

Tim KJN Soroti Dugaan Lambannya Inspektorat Tangani Hasil Temuan Di Desa Garung Lor



WONOSOBO, Tim Karya Jurnalis Nusantara (KJN) menyoroti perkembangan penanganan hasil audit Inspektorat Daerah Kabupaten Wonosobo terkait pengelolaan Dana Desa di Desa Garung Lor, Kecamatan Sukoharjo. Tim KJN menilai tindak lanjut atas hasil audit tersebut berjalan lambat dan meminta proses penanganan dilakukan secara transparan serta sesuai ketentuan hukum yang berlaku.
( 17/07/2026 )

Pada 8 Mei 2026, Tim KJN melakukan investigasi ke Kantor Desa Garung Lor dan bertemu dengan Sekretaris Desa (Sekdes) beserta sejumlah perangkat desa. Saat dikonfirmasi mengenai hasil audit Dana Desa, Sekdes menyampaikan bahwa persoalan tersebut merupakan kewenangan Kepala Desa.

Tidak lama kemudian, Kepala Desa Garung Lor, Fahmi, menemui Tim KJN. Menurut keterangan Tim KJN, Kepala Desa membenarkan adanya audit dari Inspektorat dan menyatakan bahwa dana sekitar Rp600 juta telah dikembalikan ke kas desa melalui transfer.

"Benar ada audit Inspektorat. Uang sekitar Rp600 juta sudah saya kembalikan ke kas desa melalui transfer dan bukti transfernya ada," ujar Kepala Desa sebagaimana disampaikan kepada Tim KJN.

Untuk memastikan informasi tersebut, Tim KJN kembali meminta klarifikasi kepada Sekretaris Desa. Menurut Tim KJN, Sekdes menyampaikan bahwa hingga saat itu dirinya belum mengetahui adanya dana yang masuk ke rekening kas desa maupun menerima bukti transfer sebagaimana disampaikan Kepala Desa.

"Sepengetahuan saya belum ada dana yang masuk ke rekening kas desa dan saya juga belum menerima bukti transfer. Kami juga pernah dimintai keterangan oleh pihak kejaksaan dan saya menyampaikan sesuai yang saya ketahui," ujar Sekdes kepada Tim KJN.

Selanjutnya, pada Senin, 13 Juli 2026, Tim KJN mendatangi Kantor Inspektorat Daerah Kabupaten Wonosobo untuk meminta penjelasan mengenai perkembangan tindak lanjut hasil audit terhadap Kepala Desa Garung Lor.

Dalam kesempatan tersebut, Kepala Inspektorat Daerah Kabupaten Wonosobo menyampaikan bahwa proses penanganan masih berjalan. Saat ditanya mengenai perkembangan penyelesaian dan batas waktu tindak lanjut, Kepala Inspektorat menyatakan pihaknya akan melakukan pengecekan kembali terhadap perkembangan penanganan dalam waktu sekitar 60 hari ke depan.

Menanggapi penjelasan tersebut, Tim KJN menilai proses tindak lanjut hasil audit berlangsung cukup lama mengingat audit disebut telah dilakukan sejak awal tahun 2026. Tim KJN mempertanyakan efektivitas penanganan hasil audit serta berharap adanya kepastian mengenai langkah-langkah yang akan diambil sesuai mekanisme yang berlaku.

Ketua Tim KJN, Cak Met, mengatakan pihaknya akan terus mengawal perkembangan kasus tersebut sebagai bentuk kontrol sosial dan fungsi pengawasan terhadap penggunaan Dana Desa.

"Kami berharap Inspektorat menjalankan tugasnya secara profesional, transparan, dan akuntabel sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan. Jika hasil audit telah menemukan adanya kerugian keuangan negara atau daerah, tentu masyarakat berharap ada kepastian mengenai tindak lanjut sesuai mekanisme hukum yang berlaku," ujarnya.

Tim KJN juga meminta aparat penegak hukum untuk memberikan perhatian terhadap hasil audit tersebut apabila telah memenuhi uvnsur sebagaimana diatur dalam ketentuan hukum yang berlaku.

Arifin

Satresnarkoba Polres Wonosobo Kembali Ungkap Kasus penyalahgunaan Narkotika Jenis Sabu



WONOSOBO, Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polres Wonosobo mengungkap kasus penyalahgunaan narkotika jenis sabu dengan menangkap seorang pemuda berinisial NR (21) di wilayah Kecamatan Wonosobo. Dalam penangkapan tersebut, polisi mengamankan barang bukti sabu seberat 0,77 gram bruto beserta sejumlah barang yang diduga berkaitan dengan tindak pidana narkotika. ( 16/07/2026 )

Kasus ini terungkap pada Minggu (7/6/2026) sekitar pukul 22.45 WIB setelah Satresnarkoba menindaklanjuti informasi masyarakat mengenai dugaan aktivitas penyalahgunaan narkotika di wilayah Kecamatan Wonosobo.

Setelah melakukan penyelidikan, petugas mendapati seorang pria yang gerak-geriknya mencurigakan. Saat dilakukan pemeriksaan dan penggeledahan, petugas menemukan satu paket sabu dalam plastik klip bening ukuran kecil yang dilapisi tisu, dan dimasukkan ke dalam potongan sedotan hitam dan dilakban warna merah. Barang tersebut disimpan di saku depan sebelah kanan jaket yang dikenakan tersangka.

Selain sabu, polisi turut menyita satu lembar struk bukti transfer yang diduga bukti pembelian sabu tersebut, satu unit telepon genggam beserta kartu SIMcardnya, serta satu unit sepeda motor. 


Dari hasil pemeriksaan awal, tersangka mengaku memperoleh sabu tersebut dari sebuah akun Instagram. Selanjutnya, tersangka beserta seluruh barang bukti dibawa ke Mapolres Wonosobo untuk menjalani proses penyidikan lebih lanjut.

Kasatresnarkoba Polres Wonosobo AKP Teguh Sukosso, S.H., M.H. mengatakan pengungkapan tersebut berawal dari informasi masyarakat yang segera ditindaklanjuti oleh anggotanya melalui serangkaian penyelidikan di lapangan.

"Peran aktif masyarakat sangat membantu kami dalam mengungkap peredaran narkotika. Setiap informasi yang kami terima akan ditindaklanjuti secara profesional. Kami juga terus melakukan pengembangan untuk mengungkap jaringan yang memasok barang haram tersebut," ujar AKP Teguh Sukosso.

Ia menegaskan bahwa Polres Wonosobo berkomitmen memberantas peredaran narkotika hingga ke akar jaringannya. Menurutnya, penyalahgunaan narkoba tidak hanya merusak masa depan pelaku, tetapi juga mengancam keamanan dan kehidupan masyarakat secara luas.

Atas perbuatannya, tersangka dijerat sebagaimana dimaksud dalam Primer Pasal 114 Ayat (1) UU RI Nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika Jo UU RI Nomor 1 Tahun 2026 tentang penyesuaian Pidana Subsider pasal 609 ayat (1) huruf a UU RI Nomor 1 Tahun 2023 Tentang KUHP Jo Pasal VII angka 50 UU RI Nomor 1 Tahun 2026 tentang Penyesuaian Pidana

AKP Teguh juga mengimbau masyarakat agar tidak ragu melaporkan apabila mengetahui adanya dugaan penyalahgunaan maupun peredaran narkotika di lingkungan sekitarnya. Menurutnya, kerja sama antara masyarakat dan kepolisian menjadi kunci dalam menciptakan lingkungan yang aman dan bebas dari narkoba.

Arifin

Senin, 29 Juni 2026

Kurang Dari 24 jam,Polres Wonosobo Ungkap Palaku Pembobol Rumah



Wonosobo, Satreskrim Polres Wonosobo mengungkap kasus pencurian dengan pemberatan yang terjadi di sebuah rumah di Kelurahan Jaraksari, Kecamatan Wonosobo. Dalam kasus tersebut, polisi mengamankan seorang tersangka berinisial S (32), warga Kabupaten Brebes, beserta sejumlah barang bukti milik korban.

Kapolres Wonosobo AKBP M. Kasim Akbar Bantilan, S.I.K., M.M., dalam konferensi pers di Mapolres Wonosobo, Senin (29/6/2026), mengatakan pengungkapan kasus ini merupakan hasil penyelidikan cepat yang dilakukan Satreskrim setelah menerima laporan dari korban.

"Berbekal olah tempat kejadian perkara, keterangan para saksi, rekaman CCTV, serta pelacakan terhadap telepon genggam milik korban, petugas berhasil mengidentifikasi dan menangkap pelaku kurang dari 24 jam setelah kejadian," ujar Kapolres.

Peristiwa pencurian terjadi pada Rabu (17/6/2026) sekitar pukul 03.00 WIB. Pelaku diduga masuk ke rumah korban melalui tower yang berada di samping rumah, kemudian masuk melalui pintu lantai dua yang tidak terkunci. Setelah berhasil masuk, pelaku mengambil sejumlah barang berharga yang berada di dalam kamar tanpa diketahui penghuni rumah.

Korban baru mengetahui kejadian tersebut sekitar pukul 05.00 WIB setelah diberitahu oleh anaknya bahwa dua unit telepon genggam telah hilang. Saat dilakukan pengecekan, korban juga mendapati satu unit telepon genggam lainnya, sebuah tablet, serta tas jinjing telah raib. Total kerugian akibat peristiwa tersebut diperkirakan mencapai Rp10 juta.

Dari hasil pelacakan menggunakan akun email, salah satu telepon genggam korban sempat terdeteksi berada di wilayah Banyumas, kemudian berpindah ke Cengkareng, Jakarta Barat. 

Berdasarkan petunjuk tersebut, Tim Resmob Satreskrim Polres Wonosobo melakukan pengembangan penyelidikan hingga akhirnya berhasil mengamankan tersangka pada Kamis (18/6/2026) sekitar pukul 07.00 WIB. Dalam pemeriksaan, tersangka mengakui telah melakukan pencurian di rumah korban.

Polisi turut mengamankan barang bukti berupa dua unit Samsung Galaxy A03s dan Galaxy A55, satu unit Redmi Note 12 Pro, satu unit Xiaomi Pad 5, serta satu tas jinjing warna merah muda yang merupakan milik korban.

Atas perbuatannya, tersangka dijerat Pasal 477 ayat (1) huruf e dan huruf f Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHP tentang pencurian dengan pemberatan, dengan ancaman pidana penjara paling lama tujuh tahun atau pidana denda paling banyak 500 juta rupiah.

Kasat Reskrim Polres Wonosobo AKP Arif Kristiwan mengimbau masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan dengan memastikan seluruh pintu dan akses masuk rumah dalam keadaan terkunci, terutama saat malam hari maupun ketika rumah ditinggalkan. Ia juga mengajak masyarakat untuk segera melapor kepada kepolisian apabila mengetahui atau menjadi korban tindak pidana, sehingga dapat segera ditindaklanjuti dan meningkatkan peluang pengungkapan kasus.

Arifin

Sabtu, 27 Juni 2026

Memperingati Hari Jadi Bhayangkara ke-80 Polres Wonosobo Gelar Bhayangkara Fun Run



WONOSOBO, Usai waktu subuh, kawasan Mapolres Wonosobo berubah menjadi lautan pelari. Ribuan warga memadati Jalan Bhayangkara untuk mengikuti Wonosobo Bhayangkara Fun Run 2026 yang digelar Polres Wonosobo dalam rangka memperingati Hari Bhayangkara ke-80, Sebanyak 1.446 peserta dari kalangan masyarakat umum dan pelajar ambil bagian dalam kegiatan ini, ditambah pelari tamu dari unsur Forkopimda Kabupaten Wonosobo.
( 28/06/2026 )

Sejak pukul 05.00 WIB, para peserta mulai berdatangan di kawasan Jalan Bhayangkara depan Mapolres Wonosobo. Panitia telah menyiapkan lokasi parkir di SD Negeri 10 Wonosobo, SMK Negeri 1 Wonosobo, SMP Negeri 2 Wonosobo, Kantor BPJS, dan Jalan Mayor Kaslam guna menghindari kepadatan kendaraan sehingga tidak mengganggu jalannya lomba maupun aktivitas masyarakat.

Tepat pukul 05.45 WIB, acara resmi dibuka oleh pembawa acara (MC) yang diawali dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya dan doa bersama. Sebelum pelepasan peserta, Bupati Wonosobo menyampaikan sambutan sekaligus mengucapkan selamat Hari Bhayangkara ke-80 kepada jajaran Polri serta memberikan semangat kepada seluruh peserta. Selanjutnya, pada pukul 06.15 WIB, Kapolres Wonosobo AKBP M. Kasim Akbar Bantilan bersama Bupati Wonosobo mengibarkan bendera flag off sebagai tanda dimulainya perlombaan.

Para peserta menempuh rute sejauh 5 kilometer dengan start dari depan Mapolres Wonosobo menuju Alun-alun Wonosobo, mengelilingi kawasan kota, kemudian kembali finis di Mapolres Wonosobo. Untuk membantu peserta mencapai target waktu, panitia menyediakan pacer dengan target finis 30 menit, 35 menit, 40 menit, dan 45 menit. Pada kategori overall, pelari tercepat sukses menyelesaikan lintasan 5 kilometer dengan catatan waktu 15 menit 47,70 detik, sekaligus menjadi yang tercepat pada Wonosobo Bhayangkara Fun Run 2026.

Setiap peserta yang telah terdaftar memperoleh jersey resmi dan BIB (nomor dada) sebagai identitas lomba. Setelah melewati garis finis, para pelari disambut dengan medali finisher serta menikmati makanan dan minuman refreshment yang telah disediakan panitia. Selain di area finis, panitia juga menyiapkan beberapa water station dan titik refreshment di sepanjang rute untuk membantu menjaga kondisi fisik peserta selama berlari.

Di halaman Mapolres Wonosobo, panitia menghadirkan instruktur senam yang memandu sesi cooling down bagi para peserta yang telah finis sambil menunggu kedatangan pelari terakhir. Kemeriahan acara berlanjut dengan hiburan musik dan penampilan guest star yang menghibur ribuan peserta. Di sela-sela penampilan tersebut, panitia membagikan berbagai doorprize menarik kepada peserta. Berbagai tenant yang menyediakan perlengkapan lari, produk UMKM, hingga aneka makanan dan minuman turut meramaikan area kegiatan sehingga suasana semakin semarak layaknya pesta rakyat.

Untuk menjamin keamanan dan kelancaran kegiatan, Satlantas Polres Wonosobo menerjunkan personel yang didukung staf Polres Wonosobo untuk melakukan pengamanan dan pengaturan lalu lintas di sepanjang rute. Rekayasa arus dilakukan secara situasional agar aktivitas masyarakat tetap berjalan normal. Setelah peserta terakhir melintasi jalur, arus lalu lintas kembali dibuka seperti biasa. Sebelum pelaksanaan, Polres Wonosobo juga telah menyampaikan informasi rekayasa lalu lintas melalui media sosial sebagai bentuk sosialisasi kepada masyarakat.

Aspek keselamatan peserta juga menjadi perhatian utama panitia. Tim Dokkes Polres Wonosobo, PMI Kabupaten Wonosobo, dan Dinas Kesehatan Kabupaten Wonosobo disiagakan di sejumlah titik strategis, baik di area Mapolres maupun dengan kendaraan medis yang mengikuti peserta dari belakang sepanjang rute. Berkat kesiapan tersebut, seluruh rangkaian kegiatan berlangsung aman, tertib, dan lancar tanpa adanya peserta yang mengalami gangguan kesehatan maupun memerlukan penanganan medis.

Selain memperebutkan hadiah podium dengan total Rp13.500.000, peserta juga berkesempatan membawa pulang berbagai doorprize yang telah disiapkan panitia sebagai bentuk apresiasi atas partisipasi mereka dalam memeriahkan Hari Bhayangkara ke-80.

Kapolres Wonosobo AKBP M. Kasim Akbar Bantilan mengatakan, Wonosobo Bhayangkara Fun Run 2026 sengaja dikemas sebagai perayaan Hari Bhayangkara yang dapat dinikmati seluruh lapisan masyarakat.

"Hari Bhayangkara ke-80 kami rayakan bersama masyarakat melalui kegiatan yang sehat, menyenangkan, dan penuh kebersamaan. Alhamdulillah, antusiasme masyarakat sangat luar biasa, terbukti dari 1.446 peserta yang mendaftar serta kehadiran pelari dari unsur Forkopimda. Kegiatan ini bukan sekadar olahraga, tetapi menjadi ruang silaturahmi antara Polri dan masyarakat. Kami berharap momentum ini semakin mempererat kedekatan Polri dengan masyarakat sekaligus mengajak masyarakat membudayakan hidup sehat. Terima kasih kepada seluruh peserta, panitia, dan pihak yang telah mendukung sehingga kegiatan dapat berlangsung aman, tertib, dan lancar," ujar AKBP M. Kasim Akbar Bantilan.

Wonosobo Bhayangkara Fun Run 2026 menjadi salah satu rangkaian terbesar dalam peringatan Hari Bhayangkara ke-80 di Kabupaten Wonosobo. Tidak hanya menghadirkan kompetisi lari, kegiatan ini juga menjadi wadah silaturahmi antara Polri, pemerintah daerah, komunitas lari, pelaku UMKM, dan masyarakat dalam suasana yang sehat, aman, dan penuh kegembiraan, sekaligus mempertegas komitmen Polres Wonosobo untuk terus hadir dan tumbuh bersama masyarakat.

Arifin

Kamis, 25 Juni 2026

Warga Kuncungsari Sapuran Peringati 10 Muharram dengan Santunan Anak Yatim dan Pengajian Akbar


Wonosobo, Dalam rangka memperingati 10 Muharram 1448 Hijriah, warga Desa Kuncungsari, Kecamatan Sapuran, Kabupaten Wonosobo menggelar kegiatan santunan anak yatim dan pengajian akbar yang berlangsung khidmat dan penuh kebersamaan di masjid Baitulsallim. Acara tersebut dihadiri oleh Camat,Kapolsek,Danramil, tokoh agama, tokoh masyarakat, perangkat desa, serta ratusan warga yang antusias mengikuti rangkaian kegiatan.( 25/06/2026 )

Kegiatan diawali dengan pemberian santunan kepada anak-anak yatim sebagai bentuk kepedulian sosial dan wujud nyata semangat berbagi kepada sesama, Santunan yang diberikan diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan anak-anak yatim sekaligus membawa kebahagiaan di bulan Muharram yang penuh berkah,Sekitar 100 anak yatim di wilayah kecamatan sapuran hadir dalam kegiatan ini.

Selain santunan, acara juga diisi dengan pengajian akbar oleh Bapak kyai H Lukman Fattuloh dari Banjar negara yang menyampaikan pesan-pesan keagamaan tentang pentingnya memperkuat keimanan, meningkatkan kepedulian sosial, serta meneladani nilai-nilai pengorbanan dan kebaikan yang terkandung dalam peringatan 10 Muharram atau Hari Asyura. 

Muharram merupakan bulan pertama dalam kalender Hijriah dan termasuk salah satu bulan yang dimuliakan dalam Islam,
Panitia penyelenggara menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan agenda rutin masyarakat Kuncungsari yang bertujuan mempererat tali silaturahmi antarwarga sekaligus menumbuhkan rasa empati terhadap anak-anak yatim dan masyarakat yang membutuhkan.

"Melalui kegiatan ini kami berharap semangat kebersamaan, gotong royong, dan kepedulian sosial di tengah masyarakat terus terjaga. Semoga santunan yang diberikan dapat bermanfaat dan menjadi ladang amal bagi seluruh pihak yang terlibat," ujar salah satu panitia.

Acara berlangsung dengan lancar dan penuh kekhidmatan hingga selesai. Warga berharap kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan setiap tahun sebagai sarana memperkuat ukhuwah Islamiyah dan memperkokoh persatuan masyarakat Desa Kuncungsari dan sekitarnya.

Arifin


Rabu, 27 Mei 2026

Semangat Warga Kuncungsari Sapuran, Menyambut Idul Adha




Wonosobo, Semangat kebersamaan dan gotong royong ditunjukkan warga Kuncung Sari, Kecamatan Sapuran, Kabupaten Wonosobo, dalam menyambut Hari Raya Iduladha dengan mengadakan kegiatan kurban secara bersama-sama. ( 27/05/2026 )

Tradisi tahunan tersebut menjadi momentum mempererat tali silaturahmi antarwarga sekaligus menumbuhkan rasa kepedulian sosial di lingkungan masyarakat.

Sejak pagi hari, warga tampak antusias bergotong royong mempersiapkan proses penyembelihan hewan kurban hingga pendistribusian daging kepada masyarakat yang berhak menerima.
Kebersamaan dan kekompakan warga menjadi pemandangan yang penuh makna di tengah suasana hari raya.

Tokoh masyarakat setempat menyampaikan bahwa kegiatan kurban bukan hanya sebagai bentuk ibadah, namun juga sarana memperkuat rasa persaudaraan dan kepedulian antar sesama. Dengan semangat kebersamaan, warga berharap tradisi tersebut terus terjaga setiap tahunnya.


Di tahun ini warga kuncung sari menyembelih 3 ekor sapi dan 6 ekor kambang,Ketua panitia Korban mas Erwin ( Putra Bangkit ) Menyampaikan semoga daging korban ini bisa bermanfaat buat warga sekitar 

Kegiatan sosial dan budaya gotong royong di wilayah Sapuran memang dikenal kuat dalam kehidupan masyarakat. Berbagai kegiatan kemasyarakatan di Sapuran sebelumnya juga menunjukkan tingginya semangat kebersamaan warga.

Arifin

Selasa, 12 Mei 2026

Patroli ke Area Tanaman Jagung, Menjadi Agenda Rutin Polsek Wadaslintang beserta Media





Wonosobo, Kami selaku media melaksanakan giat bersama untuk patroli sesuai instruksi kapolsek wadaslintang AKP tajuden S,H,,M,H kepada beberapa anggotanya aiptu nurwahid,aiptu kabul amanto,briptu frengki gali wibowo yg bertugas sebagai babinkamtibmas diwilayah tersebut.( 12/05/2026 )

Kami berangkat menuju lokasi tanaman jagung
Setelah ditempuh perjalanan 5 kilo Menuju sampai kelokasi terlihat hamparan tanaman jagung yg di Kelola polsek wadaslintang dengan petani setempat.

Kami menemui warga, ada 3 orang sebagai petani perawat tanaman jagung .
Saat kami konfirmasi ada 3 orang ibu ibu yg sedang melaksanakan paerawatan mencabut rumput disela sela tanaman jagung agar bersih sehingga tidak ada hama tikus yg merusak ungkapnya

Salah satu warga bernama sumi asli warga dusun pagedongan desa ngalian kecamatan wadaslintang menyampekan bahwa tanaman jagung tersebut alhamdulilah bagus karena terbukti rimbun batangnya juga besar serta buahnya satu pohon lebih dari satu dan rata rata besar, sesuai harapan para petani selama ini.

Mereka berterima kasih kepada beliau pak polisi yg terus aktif patroli memantau serta membina kami untuk menjadi petani yg berhasil.
Dari awal tanam sekitar usia 3 bulan sampe sekarang,sebentar lagi sekitar 15 hari lagi panen raya.

Saat kami wawancarai beliau aiptu wahid dan aiptu kabul beliau meyampekan sesuai program pemerintah melalui ketahanan pangan 

Polsek wadaslintang trus aktif bersinerghi dengan masyarakat petani serta mengadakan sosialisasi tanpa mengenal lelah terjun langsung kedesa desa untuk mendorong,mendukung serta memfasilitasi segala sesuatu yg diperlukan termasuk bibit serta pupuk dan juga cara merawat sesuai buku panduan kepada para penggarap guna memperoleh hasil panen yg maksimal.
 
Beberapa warga sekitar saat kami konfirmasi merasa puas dan terima kasih kepada bapak kapolsek serta anggotanya sehingga tanaman jagung ini bisa utk meningkatkan taraf hidup masyarakat petani pada umumnya menuju swasembada pangan untuk jangka panjang ungkapnya.

www.sergaptarget
Arifin

Kamis, 30 April 2026

Jelang Libur Nyepi dan Lebaran 2026, Imigrasi Wonosobo Imbau Masyarakat Selesaikan Urusan Keimigrasian Sebelum 17 Maret 2026



WONOSOBO – Kantor Imigrasi Kelas II Non TPI Wonosobo mengimbau masyarakat di wilayah kerja yang meliputi Kabupaten Wonosobo, Temanggung, Magelang, dan Kota Magelang serta daerah sekitarnya untuk segera menyelesaikan berbagai urusan keimigrasian sebelum memasuki masa libur panjang Hari Raya Nyepi dan Idulfitri 1447 H. 

 Sehubungan dengan penetapan libur nasional dan cuti bersama, layanan keimigrasian di seluruh kantor imigrasi di Indonesia, termasuk Kantor Imigrasi Kelas II Non TPI Wonosobo, akan tutup sementara mulai tanggal 18 Maret hingga 24 Maret 2026 dan akan kembali beroperasi secara normal pada hari Rabu, 25 Maret 2026.  

Kepala Kantor Imigrasi Kelas II Non TPI Wonosobo, Taufan, menyampaikan bahwa imbauan ini bertujuan untuk mengantisipasi keterlambatan pelayanan yang dapat mempengaruhi rencana perjalanan masyarakat ke luar negeri maupun pengurusan izin tinggal bagi warga negara asing (WNA). 

Melalui pemberitahuan ini kami mengajak masyarakat untuk lebih awal memastikan dokumen keimigrasian telah selesai sebelum masa libur, sehingga tidak menghambat rencana perjalanan maupun kegiatan lainnya,” ujarnya. 

 Adapun beberapa hal yang perlu diperhatikan oleh masyarakat adalah sebagai berikut: 

1. Bagi pemohon paspor yang telah melakukan proses foto dan wawancara, diharapkan segera mengambil paspor yang telah selesai sebelum tanggal 17 Maret 2026, agar tidak tertunda selama masa libur pelayanan serta layanan pengambilan paspor pada hari Sabtu dan Minggu dit adakan

2. Bagi masyarakat yang berada dalam keadaan mendesak, Kantor Imigrasi Wonosobo tetap menerima permohonan paspor secara walk-in pada tanggal 18 s.d. 24 Maret 2026, dengan kriteria: Pemohon sakit dan harus berobat di luar negeri; atau Keluarga inti pemohon meninggal dunia atau sakit di luar negeri. Permohonan tersebut wajib disertai dokumen atau bukti pendukung yang dapat menjelaskan kondisi mendesak dimaksud. 

3. Bagi penjamin atau warga negara asing yang masa izin tinggalnya akan habis dalam rentang waktu libur, sangat disarankan untuk melakukan perpanjangan izin tinggal sebelum kantor tutup guna menghindari denda overstay. Meskipun layanan tatap muka dihentikan sementara selama masa libur, Kantor Imigrasi Wonosobo tetap menyiagakan petugas untuk melaksanakan fungsi pengawasan keimigrasian serta pelayanan darurat apabila diperlukan. Untuk layanan darurat, masyarakat dapat menghubungi nomor WhatsApp : 0811-2698-859 

 Masyarakat juga dapat terus memantau informasi terbaru melalui kanal media sosial resmi Kantor Imigrasi Wonosobo. 

Kami mengajak masyarakat untuk lebih teliti dalam mengecek masa berlaku paspor maupun izin tinggalnya. Jangan menunggu hingga mendekati batas waktu agar perjalanan ibadah maupun rencana mudik Lebaran dapat berlangsung dengan nyaman dan lancar,” pungkas Taufan.

(Yudhi)

Sabtu, 20 Desember 2025

Forum Baderhoods Indonesia Gelar “PELUK SUMI” dalam Pelantikan Pengurus Periode 2025–2027



WONOSOBO – Forum Baderhoods Indonesia sukses menggelar acara PELUK SUMI (Pelantikan untuk Silaturahmi) dalam rangka pelantikan pengurus baru periode 2025–2027. Kegiatan yang berlangsung hangat dan penuh keakraban ini digelar di Pendopo gerbang Mandala wisata Wonosobo, dihadiri oleh Forkominda kabupaten Wonosobo, Baderhoods dari berbagai daerah Dan juga perwakilan berbagai club di Wonosobo.(20/11/25)

Acara pelantikan ini bukan sekadar seremonial, namun menjadi momentum untuk memperkuat silaturahmi, soliditas, dan semangat kebersamaan antaranggota. Konsep PELUK SUMI diangkat sebagai simbol pelukan kebersamaan dalam semangat persaudaraan.

Dalam sambutannya, General PIC terpilih menyampaikan komitmennya untuk membawa Forum Baderhoods Indonesia menjadi organisasi yang aktif, inklusif, dan bermanfaat bagi masyarakat. "Kami tidak hanya kumpul-kumpul, tapi juga ingin jadi bagian dari gerakan sosial yang membawa dampak positif," ujarnya.

Rangkaian acara diisi dengan prosesi pelantikan, penyematan PIN, penampilan seni budaya dan ramah tamah,Nuansa kekeluargaan begitu terasa, mencerminkan bahwa Baderhoods bukan sekadar komunitas, melainkan keluarga besar lintas latar belakang.

Dengan dilantiknya pengurus baru, Forum Baderhoods Indonesia diharapkan terus tumbuh sebagai wadah yang menginspirasi, menjaga nilai solidaritas, dan aktif dalam kegiatan sosial serta pemberdayaan masyarakat.
Tetap menjadi komunitas yang Kompak,Santun,Lucu,Asooy.

(Arifin)

Minggu, 31 Agustus 2025

Stan Imigrasi Wonosobo Sabet  Stand Terbaik 2 di Festival UKM Wonosobo 2025



WONOSOBO — Gelaran Wonosobo Expo UKM 2025 resmi ditutup dengan penuh meriah pada Minggu malam. Acara penutupan yang digelar di Gedung Sasana Adipura Kencana, Wonosobo ini dihadiri ribuan pengunjung serta perwakilan peserta dari berbagai instansi dan pelaku UMKM. Minggu (31/8/2025)

Dalam laporan panitia, Ahmad Fathoni menyampaikan apresiasi mendalam kepada seluruh pihak yang telah berpartisipasi menyukseskan ajang tahunan ini. Ia menegaskan bahwa Expo UKM merupakan bagian dari gerakan nasional untuk mendukung produk dalam negeri sekaligus mendorong pertumbuhan UMKM Wonosobo. Tahun ini, tercatat sebanyak 137 stand aktif berkontribusi, menghadirkan aneka produk unggulan dan layanan publik yang diminati masyarakat.

Sementara itu, sambutan Bupati Wonosobo yang diwakili oleh Staf Ahli Bidang Kemasyarakatan dan SDM, Yusuf Hariyanto, S.Sos., menekankan rasa syukur atas suksesnya pelaksanaan kegiatan. Ia menyampaikan apresiasi kepada seluruh peserta dan pengunjung, serta mengungkapkan bahwa perputaran uang selama penyelenggaraan Expo 2025 mencapai angka Rp1,146 miliar.

Momen penutupan juga diwarnai dengan pengumuman pemenang lomba stand terbaik. Kantor Imigrasi Kelas II Non TPI Wonosobo berhasil meraih Juara 2 Stand Terbaik, sebuah pencapaian yang menunjukkan kreativitas, kedekatan dengan masyarakat, serta kualitas pelayanan yang diberikan selama pameran berlangsung. Penghargaan tersebut diterima langsung oleh Kepala Subseksi Teknologi dan Informasi Keimigrasian, Dani.

Meski menjadi hari terakhir, Imigrasi Wonosobo tetap konsisten melayani permohonan paspor sekaligus menyebarkan informasi keimigrasian kepada para pengunjung. Antusiasme masyarakat terlihat dari banyaknya yang masih datang untuk berkonsultasi maupun mengajukan permohonan paspor hingga penutupan acara.

Penghargaan ini sekaligus menjadi bukti nyata bahwa kehadiran Imigrasi Wonosobo di Wonosobo Festival UKM 2025 tidak hanya menghadirkan layanan keimigrasian bagi masyarakat, tetapi juga berkontribusi dalam mendukung semangat pemberdayaan UMKM dan produk lokal.

Dengan ditutupnya rangkaian Wonosobo Expo UKM 2025, diharapkan kolaborasi antara pemerintah daerah, instansi, dan pelaku usaha semakin kuat, serta mampu memberikan dampak positif bagi perekonomian dan pelayanan publik di Kabupaten Wonosobo.

(Yudhi)

Minggu, 22 Juni 2025

Baderhoods TKP Wonosobo Hadiri Launching Pawon Mbok Tri di Sapuran


Sapuran, 22 Juni 2025 – Komunitas Baderhoods TKP Wonosobo turut menghadiri acara launching *Pawon Mbok Tri*, sebuah usaha kuliner berbasis kearifan lokal yang resmi dibuka di Kecamatan Sapuran. Kehadiran Baderhoods TKP dalam acara ini menjadi bentuk dukungan terhadap pelaku UMKM dan gerakan ekonomi kerakyatan di wilayah Wonosobo.



Acara peresmian *Pawon Mbok Tri* berlangsung meriah dan hangat, dihadiri oleh tokoh masyarakat, perwakilan UMKM, serta komunitas-komunitas lokal. Baderhoods TKP hadir dengan formasi lengkap, ikut meramaikan dan memberikan semangat kepada bapak Supri dan juga mas Gani selaku pemilik usaha yang mengusung konsep masakan tradisional Jawa.

"Kami dari Baderhoods TKP Wonosobo sangat mendukung gerakan ekonomi lokal seperti ini. *Pawon Mbok Tri* tidak hanya menyajikan makanan lezat, tapi juga melestarikan cita rasa warisan budaya," ujar salah satu perwakilan Baderhoods.

Menu andalan seperti Sego jagung,megono,tiwul dan juga nasi merah disajikan kepada para tamu undangan. Konsep pawon atau dapur tradisional menjadi daya tarik tersendiri yang menghadirkan nuansa klasik dan kekeluargaan.

Dengan hadirnya *Pawon Mbok Tri*, diharapkan dapat menambah semangat pelaku usaha mikro lainnya untuk terus berinovasi dan mempertahankan nilai-nilai lokal dalam dunia kuliner. Dukungan dari komunitas seperti Baderhoods menjadi bukti nyata bahwa sinergi sosial sangat penting dalam mendorong kemajuan ekonomi masyarakat.

M Arifin

Kamis, 24 April 2025

Polres Wonosobo Tangani Kasus Pencurian Mobil dan Barang Berharga di Kecamatan Wonosobo



Wonosobo,— Polres Wonosobo tengah menangani kasus pencurian yang terjadi di wilayah Kecamatan Wonosobo pada Kamis, 27 Maret 2025, sekitar pukul 07.20 WIB. Kejadian ini menimpa seorang warga yang kehilangan mobil, handphone, dan sejumlah uang tunai akibat aksi pencurian di kediamannya.(27/03/25)

Pada pagi hari tersebut, korban masuk ke kamar mandi di dalam rumahnya. Saat itu, pintu utama rumah dalam keadaan tertutup namun tidak terkunci karena kunci rumah sebelumnya telah hilang. Korban meninggalkan sebuah handphone di atas meja yang digunakan untuk memutar musik melalui koneksi Bluetooth ke speaker.

Sekitar lima menit kemudian, korban menyadari bahwa musik yang sebelumnya diputar telah berhenti. Ketika keluar dari kamar mandi, korban mendapati handphone merek REDMI Note 8 Pro warna biru miliknya sudah tidak ada. Saat mencoba membuka pintu utama, korban mendapati pintu tersebut terkunci dari luar. Melalui jendela, korban melihat bahwa mobil Daihatsu Sigra warna putih dengan nomor polisi S-1527-PX yang sebelumnya diparkir di depan rumah juga telah hilang.

Korban kemudian memeriksa barang-barang di dalam rumah dan menemukan bahwa dompet berwarna cokelat berisi uang sekitar Rp 300.000 juga telah hilang. Sekitar pukul 07.45 WIB, seorang warga yang melintas membantu korban, dan beberapa personel dari Polres Wonosobo segera datang ke lokasi. Korban kemudian melaporkan peristiwa tersebut ke kantor kepolisian Polres Wonosobo.


Polres Wonosobo telah menerima laporan dan sedang melakukan penyelidikan intensif terkait kasus ini. Langkah-langkah yang diambil meliputi:

- Pengumpulan bukti dan keterangan dari korban serta saksi di sekitar lokasi kejadian.
- Pemeriksaan rekaman CCTV di sekitar area untuk mengidentifikasi pelaku.
- Koordinasi dengan satuan lalu lintas dan unit terkait untuk melacak kendaraan yang hilang.

Kapolres Wonosobo, AKBP M Kasim Akbar Bantilan, S.I.K., M.M. mengimbau masyarakat untuk selalu waspada dan memastikan keamanan rumah, terutama saat meninggalkan rumah atau berada di dalam rumah sendirian. "Kami mengajak masyarakat untuk segera melaporkan kejadian mencurigakan di lingkungan sekitar kepada pihak berwajib," ujar Kapolres.

(Yudhi)

Rabu, 19 Maret 2025

Kepala Desa Talunombo Wonosobo Dukung Program Koperasi Desa Merah Putih untuk Swasembada Pangan



Wonosobo, – Kepala Desa Talunombo, Badarudin, dikenal sebagai sosok pemimpin yang memiliki visi dan gagasan inovatif untuk kemajuan desanya. Sejumlah program inovatif telah berhasil diterapkan di Desa Talunombo, seperti program pengolahan sampah menjadi BBM setara solar, agro edukasi wisata, dan pertanian terpadu yang telah memberikan dampak positif bagi masyarakat setempat.
(19/03/2025)

Salah satu program yang sedang diusung oleh Badarudin adalah Koperasi Desa Merah Putih, yang merupakan bagian dari program nasional pemerintah pusat. Program ini sangat didukung oleh Kepala Desa Talunombo, Badarudin, yang menyatakan, "Adanya program koperasi Desa Merah Putih yang dicanangkan oleh pemerintah pusat, yang merupakan salah satu program nasional pemerintahan Presiden Prabowo, akan kami dukung sepenuhnya."

Kedatangan Menteri Koordinator Bidang Pangan, Dr. (H.C.) Zulkifli Hasan, S.E., M.M. pada kesempatan sebelumnya memberikan dukungan penuh terhadap program tersebut. Dalam diskusinya, Zulkifli Hasan menekankan pentingnya peran kepala desa sebagai penghubung antara pemerintah pusat dan masyarakat. "Kepala desa sebagai bagian dari kepanjangan tangan pemerintah pusat harus mendukung penuh program pemerintah pusat, khususnya dalam koperasi desa merah putih yang akan difasilitasi dengan gudang, cool storage, dan kendaraan," kata Zulkifli.

Program Koperasi Desa Merah Putih diharapkan menjadi solusi untuk menuju desa swasembada pangan, yang pada gilirannya akan meningkatkan perekonomian masyarakat desa. Sebagai sistem ekonomi yang dekat dengan kultur dan budaya Indonesia, koperasi dengan semangat gotong royong ini diharapkan dapat menggerakkan roda perekonomian di desa-desa.

Untuk memastikan program koperasi desa ini berjalan dengan baik, Badarudin memberikan beberapa saran untuk pengembangan koperasi yang sukses, yaitu:
1. Rekrutmen Pengurus yang Profesional - Pengurus koperasi harus direkrut secara profesional melalui pemerintah pusat untuk menghindari konflik kepentingan dengan kepala desa.
2. Pelatihan Kompetensi - Pengurus koperasi perlu mendapatkan pelatihan yang sesuai agar dapat mengelola koperasi dengan baik dan berkelanjutan.
3. Masterplan Pengembangan Koperasi Desa - Setiap desa memiliki keunggulan yang berbeda, sehingga penting untuk menyusun masterplan pengembangan koperasi yang sesuai dengan potensi desa.
4. Kolaborasi dan Sinergi dengan BUMDes dan UMKM - Untuk mendukung keberhasilan koperasi, diperlukan kolaborasi dengan BUMDes, UMKM, serta lembaga-lembaga formal maupun informal lainnya.

Sebagai contoh, Badarudin mengajak untuk belajar dari sistem pertanian terpadu yang dikembangkan di Karawang, Jawa Barat, oleh Sidqi Ferin, S.E., seorang sarjana pertanian lulusan IPB. Sistem ini melibatkan peternakan unggas, pertanian holtikultura, dan perikanan dalam satu kawasan seluas 60 ha, dengan asuransi untuk pertanian dan sistem penjualan kontrak dengan perusahaan BUMN, BUMD, dan swasta.

Kegiatan ini memberikan pelajaran penting mengenai pengembangan ekonomi berbasis pertanian yang terintegrasi dan berkelanjutan. Badarudin berharap koperasi desa merah putih dapat menjadi model sukses untuk desa-desa lainnya, menciptakan perekonomian yang mandiri dan berkelanjutan.

(Yudhi)

Rabu, 25 Desember 2024

Seblak Prasmanan Kini Dibuka di Kalierang, Selomerto, Wonosobo, Menyajikan Aneka Makanan Lezat


*Wonosobo, 23 Desember 2024* – Seblak Prasmanan kini telah membuka cabang terbaru di Kalierang, tepat di depan Kantor Kelurahan Selomerto, Wonosobo. Restoran prasmanan ini menawarkan berbagai pilihan makanan lezat yang siap memanjakan lidah, termasuk aneka seblak, mie ongklok, nasi goreng, kwitiau, dan berbagai minuman segar. Kehadiran Seblak Prasmanan di Selomerto ini diharapkan dapat menjadi pilihan kuliner baru yang menggugah selera bagi warga Wonosobo dan sekitarnya.




*Menu Andalan yang Menggugah Selera*

Seblak Prasmanan menawarkan berbagai hidangan yang menggugah selera, dengan pilihan menu yang bervariasi dan cocok untuk segala usia. Beberapa menu andalan yang bisa dinikmati pengunjung antara lain:

1. *Seblak*: Seblak dengan rasa pedas gurih yang menggoda, disajikan dengan berbagai pilihan topping seperti kerupuk, bakso, sosis, telur, dan sayuran.
   
2. *Mie Ongklok*: Mie ongklok khas Wonosobo yang terkenal dengan kuah kentalnya, disajikan dengan potongan daging ayam, sayuran, dan sambal yang menggugah selera.3. *Nasi Goreng*: Nasi goreng yang disajikan dengan bumbu rempah yang khas, dilengkapi dengan telur mata sapi dan pilihan lauk seperti ayam, udang, atau bakso.

4. *Kwitiau*: Kwitiau dengan rasa gurih, lezat, dan sedikit manis, yang diolah dengan bahan-bahan segar seperti sayuran, daging ayam, dan udang.

5. *Aneka Minuman*: Selain makanan, Seblak Prasmanan juga menyediakan aneka minuman segar, mulai dari es teh manis, es kelapa muda, hingga minuman khas yang cocok untuk menambah kenikmatan saat bersantap.

*Prasmanan yang Memudahkan Pemilihan Menu*

Salah satu daya tarik utama dari Seblak Prasmanan adalah konsep prasmanan yang memungkinkan pengunjung untuk memilih dan mengambil langsung menu yang diinginkan sesuai dengan selera. Dengan konsep ini, pengunjung bisa menikmati kebebasan memilih porsi dan kombinasi hidangan yang diinginkan tanpa batasan, serta harga yang terjangkau.

"Di Seblak Prasmanan, kami ingin memberikan pengalaman makan yang menyenangkan dengan berbagai pilihan menu yang variatif. Pengunjung bisa bebas memilih hidangan favorit mereka dan menikmati makanan dalam suasana yang nyaman," ujar pemilik Seblak Prasmanan, Reno, yang juga merupakan warga setempat.

*Suasana Nyaman dan Strategis*Seblak Prasmanan yang berlokasi di Kalierang, depan Kantor Kelurahan Selomerto, memiliki tempat yang nyaman dan strategis. Dengan desain interior yang modern namun tetap hangat, restoran ini cocok untuk berbagai acara, mulai dari makan bersama keluarga, teman, hingga pertemuan santai. Lokasi yang mudah dijangkau juga menjadi nilai tambah bagi para pelanggan yang ingin menikmati hidangan lezat dengan suasana yang menyenangkan.

*Harga Terjangkau dan Layanan Ramah*

Selain menawarkan menu yang lezat, Seblak Prasmanan juga dikenal dengan harga yang terjangkau. Hal ini membuat restoran ini menjadi pilihan yang pas untuk berbagai kalangan, baik pelajar, pekerja, maupun keluarga. "Kami ingin agar setiap orang bisa menikmati makanan enak tanpa harus merogoh kocek terlalu dalam. Kami juga berusaha memberikan pelayanan yang ramah dan cepat agar pengunjung merasa puas," tambah Reno.

*Alamat dan Kontak*

Bagi Anda yang tertarik untuk mencoba berbagai hidangan lezat di Seblak Prasmanan, Anda bisa langsung mengunjungi lokasi di:

*Alamat*:  
*Kalierang, Depan Kantor Kelurahan Selomerto, Wonosobo*  
*Jam Operasional*: 10:00 - 22:00 (Setiap Hari)  
*Kontak*: [082220197894]

*Kesimpulan*Seblak Prasmanan di Kalierang, Selomerto, Wonosobo, merupakan tempat yang tepat untuk menikmati aneka makanan lezat dengan harga terjangkau dan pelayanan yang ramah. Dengan berbagai menu andalan seperti seblak, mie ongklok, nasi goreng, kwitiau, dan aneka minuman segar, restoran ini siap memanjakan lidah Anda. Jangan lewatkan kesempatan untuk mencicipi hidangan khas Wonosobo yang pastinya akan membuat Anda ketagihan!

(Yudhi)

Minggu, 08 Desember 2024

Polres Wonosobo Gelar Apel Kesiapsiagaan Penanggulangan Bencana Tahun 2024



WONOSOBO – Polres Wonosobo menggelar Apel Kesiapsiagaan Penanggulangan Bencana di halaman Mapolres Wonosobo, Senin, 9 Desember 2024. Kegiatan ini bertujuan untuk mengantisipasi potensi bencana alam yang rawan terjadi di wilayah Kabupaten Wonosobo. Apel tersebut dihadiri oleh berbagai instansi terkait, seperti Kodim 0707 Wonosobo, BPBD Wonosobo, Basarnas Wonosobo, Dinas Kesehatan Wonosobo, dan PMI Wonosobo.

Kapolres Wonosobo AKBP Donny Lumbantoruan memimpin langsung apel tersebut. Dalam amanatnya, ia menekankan pentingnya sinergi antarinstansi serta kesiapan semua elemen dalam menghadapi bencana, terutama di tengah prediksi BMKG tentang puncak musim penghujan yang diperkirakan berlangsung dari Desember 2024 hingga Februari 2025.

"Kabupaten Wonosobo dengan geografis berupa kawasan perbukitan dan pegunungan memiliki potensi bencana seperti tanah longsor, banjir, dan cuaca ekstrem. Situasi ini menuntut kewaspadaan ekstra dari kita semua," ujar Kapolres.



Kapolres juga menyampaikan empat poin penting yang harus menjadi perhatian bersama:

Meningkatkan kewaspadaan dan kesiapsiagaan dalam menghadapi bencana.
Menjaga kondisi fisik dan mental personel agar mampu memberikan pelayanan terbaik kapan saja.
Memastikan kesiapan peralatan dan sarana penunjang penanggulangan bencana.
Memperkuat sinergi antarinstansi serta elemen masyarakat.
Setelah apel, dilakukan pengecekan peralatan penanggulangan bencana yang dimiliki masing-masing instansi. Para peserta juga memperagakan penggunaan alat seperti pompa air, peralatan evakuasi, dan perlengkapan medis guna memastikan kesiapan operasional saat menghadapi situasi darurat.



Kegiatan ini mendapat apresiasi dari berbagai pihak, termasuk para relawan. "Kami berkomitmen untuk terus mendukung upaya penanggulangan bencana di Wonosobo," ujar salah satu relawan dari PMI.

Kapolres Wonosobo menegaskan pentingnya kolaborasi dalam menghadapi potensi bencana. "Kerja sama antarinstansi dan elemen masyarakat menjadi kunci keberhasilan penanggulangan bencana. Saya mengapresiasi dedikasi para relawan yang dengan tulus mengabdikan diri untuk kemanusiaan," ungkapnya.

Apel ini diharapkan menjadi momentum untuk menyatukan tekad dan komitmen semua pihak dalam meningkatkan kewaspadaan dan kesiapsiagaan menghadapi potensi bencana di Wonosobo. Langkah ini menjadi upaya konkret dalam melindungi masyarakat dari risiko bencana yang mungkin terjadi selama musim penghujan.

(Yudhi)

Rabu, 20 November 2024

Polres Wonosobo Gelar Pengambilan Sumpah dan Penandatanganan Pakta Integritas Bakomsus Bintara Polri



Polres Wonosobo melangsungkan pengambilan sumpah dan penandatanganan pakta integritas seleksi penerimaan Bakomsus (Bintara Kompetensi Khusus) Polri di bidang Pertanian, Perikanan, Peternakan, Gizi, dan Kesehatan Masyarakat. Acara ini merupakan bagian dari implementasi Asta Cita Presiden Republik Indonesia di bidang ketahanan pangan. Kegiatan tersebut dipimpin oleh Wakapolres Wonosobo, Kompol Rendi Johan Prasetyo, S.H., S.I.K., M.A.P., pada Senin, 18 November 2024, pukul 08.00 wib di Gedung Serba Guna Polres Wonosobo.

Dalam acara yang berlangsung khidmat ini, para calon Bintara dengan kompetensi khusus di bidang ketahanan pangan mengucapkan sumpah mereka di hadapan Kompol Rendi. Prosesi tersebut juga dihadiri oleh tim pengawas eksternal yang bertugas memastikan seluruh tahapan berlangsung dengan transparan dan akuntabel.

Kompol Rendi dalam sambutannya menegaskan pentingnya peran Polri dalam mendukung program ketahanan pangan nasional, terutama di sektor-sektor vital seperti pertanian, perikanan, dan kesehatan masyarakat. "Pengambilan sumpah dan penandatanganan ini bukan sekadar formalitas, tetapi komitmen nyata bagi calon Bintara untuk mendukung program pemerintah," ujarnya.

Acara diakhiri dengan penandatanganan pakta integritas oleh seluruh peserta sebagai bentuk komitmen profesional mereka. Dengan adanya pengawasan dari tim eksternal, diharapkan para calon Bintara yang lolos seleksi ini mampu menjalankan tugasnya dengan penuh tanggung jawab dalam mengawal ketahanan pangan di wilayah Wonosobo.


(Yudhi)

Minggu, 03 November 2024

Persaingan Pilkada Kabupaten Wonosobo Semakin Memanas Untuk Mendapatkan Simpatik Masarakat Dengan Adanya Dugaan Pelanggaran Pemilu

Wonosobo – Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati merupakan agenda rutin setiap masa jabatan Bupati berahir dan merupakan Pesta demokrasi ditingkat kabupaten dalam rangka memilih bupati dan wakil bupati yang akan memimpin kabupaten periode berikutnya yang lebih baik dari yang sebelumnya adalah harapan semua masyarakat.

Demikian pula di Kabupaten Wonosobo, seluruh masyarakat mengharapkan terciptanya proses Pilkada yang damai dan sportif hingga mendapatkan pemimpin yang terbaik dari calon bupati dan calon wakil bupati yang ada, namun dari anggapan beberapa masyarakat sepertinya hal itu sulitan tercapai akibat dari adanya arogansi pembicara saat kampanye yang dinilai bersifat profokatif, bahkan diduga telah melanggar aturan pemilu.

Hal ini terjadi karena telah tersebar luasnya vidio yang mempertontonkan salah satu pasangan cabup dan cawabup wonosobo periode 2024 – 2029 sedang mengisi sambutan dalam sebuah acara, dengan lantangnya mengajak kepala desa dan perangkat desa beserta anggota DPD yang hadir untuk memenangkan Afif Nurhidayat pada pemilukada tahun 2024.

Dalam orasi yang dividiokan oleh salah satu peserta yang hadir dalam acara itu terekam jelas muncul narasi "Apakah bapak ibu semuanya kepala desa, kertek kalikajar perangkat kertek dan kalikajar berikut juga anggota DPRD siap untuk bersama sama Afif Husein…? Siap untuk memenangkan pemilu 2024…? Siap satu komando…? terima kasih tepuk tangan yang meriah," Teriak Afif Nurhidayat.

Kegiatan tersebut diduga kampanye terselubung karena bersamaan dengan kegiatan kedinasan pemerintahan yang didanai oleh pemerintah daerah, karena acara tersebut adalah "sosialisasi pengelolaan dan manajemen keuangan desa kabupaten wonosobo" yang diselenggarakan oleh Dinas Sosial dan Pemberdayaan Masyarakat Desa (Dinsos PMD) Kabupaten wonosobo yang anggarannya bersumber dari APBD kabupaten wonosobo tahun anggaran 2024.

Saat awak media mewawancari Muttakin yang merupakan ketua team pemenangan pasangan no. 02 yang sudah mengklarifikasi hal tersebut, menerangkan bahwa " Pihak Dinas Sosial dan PMD Kabupaten Wonosobo membenarkan bahwa kegiatan tersebut diselenggarakan oleh pihaknya dengan melibatkan kepala desa dan perangkat desa se kabupaten wonosobo yang diselenggarakan secara bertahap, namun terkait konten materi kampanye oleh Afif Nurhidayat, pihaknya enggan berkomentar " urainya.

Lebih lanjut Muttakin beranggapan, bahwa "dengan kejadian tersebut, maka pantas diduga Afif Nurhidayat telah melanggar pasal 57 Peraturan KPU nomor 13 tahun 2024 tentang Kampanye Pemilukada 2024, diantaranya adalah ada 5 poin yang meliputi : Menggunakan fasilitas dan anggaran pemerintah, melakukan kegiatan kampanye di luar jadwal yang telah ditetapkan, menggunakan sarana dan prasarana milik pemerintah, menggunakan sarana dan prasarana yang dibiayai oleh pemerintah, dan melibatkan perangkat desa " ulasnya.

Berkaitan dengan viralnya vidio itu, maka Mutakin selaku ketua team pemenangan pasangan no. 02 berharap ada tindakan yang nyata dari BAWASLU kabupaten wonosobo "Jika memang terdapat pelanggaran, kami berharap pihak terkait seperti KPU dan Bawaslu harus bersikap tegas demi terciptanya demokrasi yang bermartabat, dan tidak menghalalkan segala cara hanya untuk kepentingan 5 tahunan apalagi ini berkaitan dengan hajat hidup orang banyak dan menciptakan suasana yang kondusif " harapnya.

Red (team)


Selasa, 17 September 2024

Kodim 0707/Wonosobo Gelar Upacara Pemakaman Militer Praka Yoggi Prabowo Gumilar

Wonosobo - Kodim 0707/Wonosobo melaksanakan upacara pemakaman militer atas nama Praka Yoggi Prabowo Gumilar, yang bertugas sebagai Provost 1 Kima Dodik Bela Negara Rindam XIII/Merdeka. Almarhum meninggal dunia karena sakit. Upacara pemakaman yang berlangsung khidmat tersebut dilaksanakan di Pemakaman Umum Desa Kemiri, Wringinanom, Kertek, pada Selasa (17/9/2024)

Dalam upacara tersebut, bertindak sebagai Inspektur Upacara (Irup) adalah Kapten Cke Sapta Wibawa, yang mewakili jajaran Kodim 0707/Wonosobo dan keluarga besar TNI. Di hadapan keluarga, rekan sejawat, dan masyarakat yang hadir, Kapten Cke Sapta menyampaikan ungkapan duka cita mendalam serta rasa terima kasih kepada mendiang Praka Yoggi atas pengabdian dan dedikasi yang telah diberikan kepada negara.

"Atas nama bangsa dan negara, kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya atas pengabdian almarhum selama bertugas. Semoga segala amal ibadah almarhum diterima oleh Allah SWT, dan diberikan tempat yang terbaik di sisi-Nya," ucap Kapten Cke Sapta dengan penuh haru.

Tak lupa, Kapten Cke Sapta juga memberikan dukungan moral kepada keluarga yang ditinggalkan, agar tetap tabah dan tawakal menghadapi cobaan ini. "Kepada keluarga besar almarhum, kami doakan agar selalu diberikan kekuatan dan ketabahan dalam menghadapi duka ini," tuturnya.

Upacara pemakaman militer ini berlangsung dengan penuh khidmat dan diakhiri dengan prosesi penghormatan terakhir dari rekan-rekan sejawat Praka Yoggi. Setelah upacara selesai, jenazah almarhum dikebumikan secara militer sebagai penghormatan atas pengabdian dan jasa-jasanya selama bertugas di TNI.
Selamat jalan, Praka Yoggi Prabowo Gumilar. Semoga amal dan baktimu diterima oleh Tuhan Yang Maha Esa dan keluarga yang ditinggalkan bisa tabah dan tawakal menerima musibah ini, pungkas Irup.

Pendim0707
(Yudhi)

Selasa, 03 September 2024

Polres Wonosobo Gelar Tasyakuran Dalam Rangka HUT Polwan Ke-76


Polres Wonosobo menggelar tasyakuran Hari Ulang Tahun (HUT) ke-76 Polwan secara sederhana di  Aula Arya Guna Polres Wonosobo, pada Selasa (03/09/2024).

Kapolres Wonosobo, AKBP Donny Lumbantoruan, S.H., S.I.K., M.I.K., Wakapolres Wonosobo, jajaran pejabat utama Polres Wonosobo dan Perwakilan Kapolsek Jajaran Polres Wonosobo.
Turut hadir Ketua Bhayangkari Cabang serta perwakilan Pengurus Bhayangkari dan PNS Wanita Polres Wonosobo.
Adapun tema Hari Ulang Tahun ke-76 Polwan Presisi Mendukung Percepatan Transformasi Ekonomi Yang Inklusif Dan Berkelanjutan Menuju Indonesia Emas.

Tasyakuran digelar secara sederhana namun khidmat. Dalam amanatnya,Kapolres Wonosobo meminta kepada seluruh Polwan agar seimbang dalam menjalankan tugasnya sebagai personel kepolisian dan juga istri dan ibu dalam rumah tangga.

"Seorang Polwan memiliki peran lain ketika selesai menjalani tugasnya sebagai prajurit Bhayangkara. Namun, sembari menjalani tugas, Polwan harus tetap berperan dalam mendidik anak-anak serta berbakti kepada suami, peran-peran ini harus dijalankan dengan seimbang," ungkap Kapolres.

Acara diisi dengan pemotongan tumpeng pertama yang dilakukan oleh Kapolres dan diberikan kepada senior Polwan Polres Wonosobo, Aiptu Lifiana Widaryani.
Lebih lanjut Kapolres berpesan agar Polwan, terutama Polwan Polres Wonosobo harus bisa menjadi teladan bagi Polri, masyarakat dan keluarganya.
"Ada beberapa hal yang saya tekankan jadilah teladan bagi masyarakat, jadilah teladan di lingkungan Polri, dan jadilah teladan di lingkungan keluarga," tutup Kapolres Wonosobo.

(Yudhi)

Senin, 01 Juli 2024

Sebagai Mitra Kodim 0707/Wonosobo Berikan Ucapan HUT Bhayangkara 78


Wonosobo - Sudah menjadi tradisi antara Kodim 0707/Wonosobo dan Polres Wonosobo saling memberikan ucapan selamat ulang tahun. Hal ini terlihat saat rombongan Kodim yang dipimpin Pasi Log Kapten Inf Sugeng Haryanto mendatangi Mapolres memberikan ucapan selamat Hari Bhayangkara ke-78 Tahun 2024.  Rombongan diterima Wakapolres Kompol Rendi Johan Prasetyo beserta PJO, staf dan anggota Polres. (1/7/2024)

Pasi Log menyampaikan permohonan maaf karena Dandim Letkol Inf Helmy tidak bisa hadir memberikan ucapan secara langsung sebab saat ini beliau bersama rombongan Forkopimda Wonosobo menghadiri upacara HUT Bhayangkara tingkat Polda di Semarang.

“Kami datang ke Polres untuk memberikan ucapan kepada anggota yang saat ini sedang merayakan HUT Bhayangkara ke 78 semoga Polri semakin profesional dalam mengayomi dan melayani masyarakat khususnya di Kabupaten Wonosobo” Kata Kapten Inf Sugeng Hariyanto.

Kegiatan ini adalah bentuk partisipasi dan kerja sama yang baik guna mempererat dan membangun sinergitas antara TNI-Polri, serta merupakan suatu bentuk penghormatan dan penghargaan khusus dari TNI Kodim 0707/Wonosobo kepada Polri khususnya Polres Wonosobo. Dan juga suatu bentuk sinergitas antara TNI-Polri dalam menjaga keamanan, kesatuan dan persatuan Negara Republik Indonesia, ujar Pasi Log.

Wakapolres Kompol Rendi Johan Prasetyo dalam sambutannya mengucapkan terima kasih atas perhatian dan ucapan dari Kodim 0707/Wonosobo untuk memberikan ucapan HUT Bhayangkara ini menjadi tambahan spirit kami dalam melaksanakan tugas pengabdian kepada bangsa dan negara.

“Atas nama Polres Wonosobo mengucapkan selamat datang dan terima kasih atas ucapan HUT Bhayangkara ke 78.  Dengan adanya ucapan ini menambah dukungan moril bagi Polres dalam mengabdi untuk negeri sesuai dengan tema HUT Polri Presisi Mendukung Percepatan Transformasi Ekonomi Yang Inklusif dan Berkelanjutan Menuju Indonesia Emas, pungkas Waka Polres.

Pendim0707
(Yudhi)