Berita Terkini

Melalui Patroli Malam, Babinsa Ciptakan Kondusifitas Wilayah Binaan

Wonogiri - Dalam rangka memantau perkembangan situasi wilayah di masyarakat, Babinsa Koramil 25/Paranggupito Serda Slameto yang sedang ...

Postingan Populer

Jumat, 10 April 2026

Bupati Lucky Hakim Perintahkan Tujuh Pekerja Asal Indramayu yang Telantar Di Papua Segera Dipulangkan





Indramayu, Sergaptarget.com
Menanggapi laporan adanya warga yang mengalami kesulitan di perantauan, Bupati Indramayu, Lucky Hakim, bergerak cepat dengan menginstruksikan Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kabupaten Indramayu untuk segera mengevakuasi tujuh pekerja asal Indramayu yang telantar di Sermayam, Merauke, Papua Selatan.

Menindaklanjuti arahan tersebut, Kepala Disnaker Indramayu, Endang Ismiati, langsung mengambil langkah konkret dengan menggandeng Baznas Kabupaten Indramayu untuk menanggung seluruh biaya akomodasi dan transportasi pemulangan para pekerja ke kampung halaman.

“Pak Bupati telah memerintahkan kami untuk segera memulangkan tujuh pekerja yang telantar di Papua. Seluruh biaya pemulangan ditanggung oleh Baznas,” ujar Endang, Rabu (8/4/2026).

Langkah cepat ini dipicu oleh beredarnya video di media sosial yang memperlihatkan kondisi memprihatinkan para pekerja setelah diduga ditelantarkan oleh mandor. Berbekal informasi tersebut, Disnaker melakukan penelusuran hingga berhasil menjalin komunikasi dengan Catu Wijaya, perwakilan pekerja asal Desa Rajasinga, Kecamatan Terisi.

Berdasarkan keterangan Catu, ia bersama enam rekannya berangkat ke Papua untuk bekerja di proyek bangunan. Namun, janji upah yang layak tidak terpenuhi, bahkan hak mereka tidak dibayarkan sesuai kesepakatan. Bahkan Mandor yang bertanggung jawab pun dilaporkan menghilang tanpa kabar.

Endang menjelaskan, pihaknya terus memantau kondisi para pekerja guna memastikan proses pemulangan berjalan lancar tanpa kendala administratif.

“Atas perintah Pak Bupati, kami langsung melacak keberadaan mereka. Alhamdulillah, saat ini kami sudah bisa berkomunikasi dengan Pak Catu. Tinggal menunggu kesiapan untuk pemulangan ke Indramayu,” jelasnya.

Meski Disnaker bersama Dinas Sosial dan Baznas telah siap memfasilitasi kepulangan, saat ini para pekerja masih berada di Merauke untuk mengupayakan penyelesaian hak upah mereka. Pemerintah daerah memastikan proses pemulangan tidak akan ditunda dan tiket pesawat akan segera disiapkan begitu para pekerja siap kembali.

Adapun ketujuh pekerja tersebut mayoritas berasal dari Kecamatan Terisi, yakni Mulyadi, Yogi Setiawan, dan Catu Wijaya (Desa Rajasinga), Ahmad Malik Ibrahim (Desa Jatimulya), Jayadi (Desa Cikawung), Carwadi (Desa Plosokerep), serta Rasim (Blok Sarmita, Desa Puntang, Kecamatan Losarang).

Pemerintah Kabupaten Indramayu berharap permasalahan upah dapat segera diselesaikan sehingga para pekerja bisa kembali ke kampung halaman dan berkumpul dengan keluarga dalam kondisi sehat dan selamat.

(Nana. S)