All Posts | Sergap Target

Berita Terkini

Bupati Lucky Hakim Instruksikan Perang Total terhadap Miras, Satpol PP Diminta Sikat Peredaran Tanpa Pandang Batas

  Indramayu, Sergaptarget.com  Pemerintah Kabupaten Indramayu menegaskan komitmennya dalam memberantas peredaran minuman beralko...

Postingan Populer

Sabtu, 15 Agustus 2026

Perkuat Pelayanan Publik Kantor Imigrasi Kelas II Non TPI Wonosobo Borong Delapan Penghargaan pada Evaluasi Kinerja Semester I TA 2026 



WONOSOBO – Kantor Imigrasi Kelas II Non TPI Wonosobo menghadiri kegiatan Evaluasi Capaian Kinerja Semester I Tahun Anggaran 2026 UPT Imigrasi Se Jawa Tengah yang diselenggarakan di Horison Resort Dieng Kabupaten Wonosobo pada Jumat 14 Agustus 2026. 

Kegiatan tersebut dibuka secara resmi oleh Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Imigrasi Jawa Tengah Haryono Agus Setiawan. Agenda acara diisi dengan paparan materi dari Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara Banjarnegara serta pemaparan capaian kinerja dari seluruh UPT Imigrasi Jawa Tengah. 

Dalam pengarahannya Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Imigrasi Jawa Tengah Haryono Agus Setiawan menekankan pentingnya keterbukaan dan komitmen Bersama dalam meningkatkan mutu layanan keimigrasian. Ia mengimbau seluruh jajaran untuk menyampaikan capaian kinerja secara terbuka dan komprehensif.

“Evaluasi bukan sekadar melihat angka capaian atau membandingkan antara target dan realisasi, tetapi merupakan momentum untuk melihat Kembali sejauh mana program dan kegiatan yang telah kita laksanakan memberikan hasil dan manfaat bagi organisasi serta Masyarakat.” Ungkapnya. 

Pada momentum evaluasi ini Kantor Imigrasi Kelas II Non TPI Wonosobo juga mencatatkan prestasi membanggakan dengan meraih delapan penghargaan dan apresiasi atas komitmen peningkatan kualitas kinerja serta pelayanan publik.

Adapun delapan penghargaan yang berhasil diraih meliputi: 

1. Unit Kerja Pelayanan Berpredikat Menuju Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani dari Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi. 
2. Penilaian Maladministrasi Pelayanan Publik Tahun 2025 dengan nilai kualitas pelayanan Baik dari Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan Republik Indonesia. 
3. Juara 1 Stand Terbaik Wonosobo Expo 2026 dari Pemerintah Kabupaten Wonosobo
4. Terbaik 1 Magelang Fair 2026 dari Dinas Perdagangan Perindustrian Koperasi dan Usaha Kecil Menengah Kota Magelang. 
5. Terbaik 1 Implementasi Kartu Kredit Pemerintah Tahun 2025 Wilayah Wonosobo dari Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara Banjarnegara Direktorat Jenderal Perbendaharaan Kementerian Keuangan. 
6. Sangat Baik dalam Kinerja Pelaksanaan Anggaran Periode 2025 dari Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara Banjarnegara Direktorat Jenderal Perbendaharaan Kementerian Keuangan. 
7. Unit dengan Capaian Indikator Kinerja Pelaksanaan Anggaran Sangat Baik Tahun Anggaran 2025 dari Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Perbendaharaan Jawa Tengah. 
8. Juara 2 Stand Terbaik Festival Batik Magelang 2025 dari Dewan Kerajinan Nasional Daerah Kota Magelang. 

Rangkaian apresiasi tersebut menjadi pendorong semangat bagi Kantor Imigrasi Kelas II Non TPI Wonosobo untuk terus berbenah meningkatkan efektivitas kinerja dan menghadirkan layanan keimigrasian yang berdampak positif bagi Masyarakat luas. Memasuki pelaksanaan kinerja Semester II Kantor Imigrasi Kelas II Non TPI Wonosobo siap menjaga capaian yang telah diraih serta meningkatkan standar kualitas pelayanan secara berkelanjutan


(Yudhi)
Uploaded Image

Jumat, 14 Agustus 2026

Apresiasi Setinggi tingginya DPP KJN Kepada Kapolres Baru Wonosobo Ungkap Kasus Perampokan Dengan Kekerasan Di masa Awal Jabatan



Wonosobo - Keberhasilan seorang kapolres baru dalam melumpuhkan perampok sadis di awal masa jabatannya sudah pasti mendapat apresiasi tinggi dari masyarakat serta pimpinan kepolisian sebagai bentuk respons cepat, ketegasan, dan bukti nyata dalam menjaga keamanan diwilayahnya. ( 14/08/2026 )

Ketua umum DPP KJN (Karya Jurnalis Nusantara) CAKMET.
mengapresiasi setinggi tingginya atas kinerja kapolres AKBP RICKY PRIPURNA ATMAJA.S.I.K,M.H yang baru menjabat hitungan hari mendapatkan tantangan berat adanya perampok sadis kasus pencurian dengan kekerasan yg terjadi di SPBU selokromo,
kecamatan leksono .
namun dengan ketegasan dan sigap serta menunjukan taringnya beliau langsung kordinasi bersama tim gabungan URC(unit reaksi cepat) bareskrim,polda,polwil polres resmob wonosobo secepat kilat hanya 3 x 24 jam para pelaku curas bisa dilumpuhkan,di ringkus

Ini menunjukan bahwa beliau sebagai kapolres wonosobo bertanggung jawab penuh serta menjalankan sesuai SOP polri bisa memberikan,pelayanan perlindungan,mengayomi rasa aman,tenang terhadap masyarakat pada umumnya di kabupaten wonosobo.

Awak media KJN melalui telepon dan Wattshap, Beberapa tokoh masyarakat dan tokoh agama netizen di medsos banyak memuji langkah sigap kapolres baru yang langsung menunjukkan kinerjanya serta komitmen memberantas kejahatan jalanan tanpa menunggu waktu lama.

Pengungkapan kasus berat di awal masa tugas dinilai sangat efektif untuk menaikkan tingkat kepercayaan publik (public trust) 
terhadap institusi kepolisian di NKRI.

Efek Detterence (Pencegahan): Tindakan tegas dan terukur,tembak ditempat kepada pelaku kejahatan sadis dipandang sebagai sinyal keras bagi para pelaku kriminal lain bahwa wilayah tersebut tidak aman bagi aksi smua kejahatan di kabupaten wonosobo.

Tim KJN beserta masyarakat mayoritas wonosobo berharap semoga kedepan bisa mengungkap kasus yg lain tidak hanya perampokan namun Kasus kasus kriminal yang lain seperti narkoba,judol dan bisa memberantas korupsi,pungli terhadap para pelaku disemua birokrasi tanpa kompromi dan pandang bulu. lazimnya dijadikan prioritas utama atau PR penting bagi pejabat baru kapolres kalau ada kasus yg belum selesai segera diselesaikan
ungkapnya.

Arifin/Tim KJN

Apel Kebangsaan Jaga Rawat Jawa Barat, Kapolresta Cirebon Ajak Seluruh Elemen Bersatu Jaga dan Rawat Kabupaten Cirebon

CIREBON – Polresta Cirebon menggelar Apel Kebangsaan “Jaga Rawat Jawa Barat untuk Indonesia Berdaulat, Adil, dan Makmur” Tahun 2026 di Lapangan Apel Mapolresta Cirebon, Jalan Raden Dewi Sartika No. 1, Kecamatan Sumber, Kabupaten Cirebon, Jumat (14/8/2026) sore.

Apel tersebut menjadi momentum memperkuat persatuan dan kesatuan sekaligus membangun komitmen bersama antara pemerintah, TNI-Polri dan seluruh elemen masyarakat untuk menjaga keamanan serta kondusivitas Kabupaten Cirebon.

Kapolresta Cirebon Kombes Pol. Imara Utama, S.H., S.I.K., M.H., bertindak sebagai pimpinan apel. Kegiatan tersebut turut dihadiri Bupati Cirebon Drs. H. Imron, M.Ag., Ketua DPRD Kabupaten Cirebon Dr. Sophi Zulfia, S.H., M.H., Kasdim 0620 Kabupaten Cirebon Mayor Arm Sulkhan, Ketua FKUB Kabupaten Cirebon KH. Wawan Arwani Amin, Ketua Dai Kamtibmas Polresta Cirebon KH. M. Arif Suhartono, Rektor UMC Cirebon Arif Nurudin, S.T., M.T., Ketua PCNU Kabupaten Cirebon KH. Aziz Hakim Syaerozie, perwakilan Danlanal Cirebon, para pejabat utama Polresta Cirebon, para Kapolsek jajaran, serta unsur instansi terkait.

Apel juga diikuti personel gabungan dan berbagai komponen masyarakat, di antaranya jajaran Polri, Kodim 0620 Kabupaten Cirebon, Satpol PP, Satpam Red Guard Cirebon, KBP3 Polresta Cirebon, Senkom Mitra Polri, Banser, Pemuda Muhammadiyah, mahasiswa UMC, tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh pemuda, seniman dan budayawan, komunitas ojek online, komunitas Motor Tiger Kabupaten Cirebon, aliansi buruh, gabungan Kuwu, kelompok tani, serta Pramuka Saka Bhayangkara.

Dalam kegiatan tersebut dilaksanakan penandatanganan dan deklarasi kebangsaan sebagai bentuk komitmen seluruh elemen untuk menjaga persatuan dan kesatuan, memperkuat sinergitas, serta mewujudkan Kabupaten Cirebon yang aman, damai dan kondusif.

Kapolresta Cirebon Kombes Pol. Imara Utama mengatakan, Apel Kebangsaan tersebut merupakan gagasan Kapolda Jawa Barat yang dilaksanakan secara serentak di seluruh wilayah Jawa Barat.

“Apel Kebangsaan ini merupakan ide dari Bapak Kapolda Jawa Barat dan dilaksanakan serentak pada sore ini di seluruh Jawa Barat. Bapak Kapolda Jawa Barat memberikan jargon atau tagline yaitu Apel Kebangsaan Jaga Rawat Jawa Barat,” ujar Kombes Pol. Imara Utama.

Ia menegaskan, keamanan dan kenyamanan Kabupaten Cirebon merupakan tanggung jawab bersama seluruh komponen masyarakat.

“Kami semua di sini bersama Pak Bupati, kemudian Ibu Ketua Dewan, Pak Dandim, kemudian dari TNI lainnya, kami semua bersatu padu, berkomitmen dengan seluruh masyarakat dan elemen yang ada untuk menjaga Kabupaten Cirebon tetap aman dan merawat Kabupaten Cirebon sehingga warga Kabupaten Cirebon merasa nyaman tinggal di Kabupaten Cirebon,” jelasnya.

Kapolresta menambahkan, seluruh elemen masyarakat memiliki peran penting dalam menjaga keamanan dan ketertiban.

“Apel Kebangsaan ini melibatkan seluruh komponen masyarakat, baik itu dari ormas, kepemudaan, mahasiswa, kemudian juga ojek online, semuanya wajib memiliki tanggung jawab untuk menjaga dan merawat Kabupaten Cirebon ini,” tegasnya.

Sementara itu, Bupati Cirebon Drs. H. Imron, M.Ag., mengapresiasi pelaksanaan Apel Kebangsaan yang digelar Polresta Cirebon. Menurutnya, kegiatan tersebut menjadi bentuk nyata kebersamaan seluruh unsur dalam menjaga keamanan Kabupaten Cirebon.

“Kami sebagai Pemerintah Kabupaten Cirebon dan masyarakat Kabupaten Cirebon mengucapkan banyak terima kasih kepada Pak Kapolresta, Pak Imara, yang telah mengadakan kegiatan Apel Kebangsaan ini. Mudah-mudahan Cirebon aman,” ujar Imron.

Bupati juga mengajak generasi muda dan seluruh masyarakat untuk menjaga persatuan, kesatuan dan toleransi.

“Kami berharap kepada anak-anak muda dan masyarakat Kabupaten Cirebon, jaga persatuan dan kesatuan, toleransinya kita jaga, rawat Kabupaten Cirebon,” katanya.

Ia menambahkan, semangat merawat kebersamaan merupakan bagian penting dari nilai sejarah Cirebon.

“Cirebon ini adalah dulu yang digagas oleh Sunan Syekh Syarif Hidayatullah, yaitu merawat dan memelihara kebersamaan untuk pembangunan Kabupaten Cirebon,” ungkapnya.

Ketua DPRD Kabupaten Cirebon Dr. Sophi Zulfia, S.H., M.H., mengatakan bahwa Apel Kebangsaan memiliki makna penting dalam memperkuat sinergitas seluruh unsur Forkopimda dan masyarakat.

“Makna dari Apel Kebangsaan ini adalah kita selalu bersinergi antara seluruh unsur Forkopimda dan juga seluruh elemen masyarakat. Mudah-mudahan kita bisa bersatu padu untuk menjaga dan merawat Kabupaten Cirebon,” ujarnya.

Selain itu, dalam Apel Kebangsaan disampaikan pula pernyataan kebangsaan oleh Kapolresta Cirebon, Bupati Cirebon dan Dandim 0620 Kabupaten Cirebon. Pernyataan tersebut menegaskan komitmen bersama dalam menjaga keamanan, persatuan dan kesatuan serta memperkuat sinergitas antara pemerintah, TNI-Polri dan seluruh komponen masyarakat.

Kapolresta Cirebon menyatakan komitmen Polresta Cirebon untuk menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat dengan mengedepankan pelayanan, perlindungan, penegakan hukum dan pencegahan gangguan kamtibmas.

Bupati Cirebon menyatakan komitmen Pemerintah Kabupaten Cirebon mendukung Polri dalam memelihara kamtibmas melalui pembangunan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Sementara itu, Dandim 0620 Kabupaten Cirebon menyatakan komitmennya mendukung Polri dalam memelihara keamanan dan ketertiban masyarakat sesuai tugas dan fungsi serta ketentuan peraturan perundang-undangan.

Apel Kebangsaan tersebut dilaksanakan secara virtual melalui Zoom Meeting Polda Jawa Barat dan diikuti seluruh Polres jajaran Polda Jawa Barat sebagai bentuk komitmen bersama menjaga persatuan, keamanan dan kondusivitas wilayah Jawa Barat.

Kapolresta Cirebon berharap semangat “Jaga Rawat Jawa Barat” dapat terus diwujudkan dalam kehidupan sehari-hari melalui toleransi, gotong royong dan kepedulian terhadap lingkungan.

“Dengan kebersamaan seluruh elemen masyarakat, mari kita jaga dan rawat Kabupaten Cirebon agar tetap aman, damai, tertib dan kondusif,” pungkasnya.

Dukung Swasembada Pangan, Jagung Yang di Kelola Langsung Polsek Rambah Samo, Cek Perkembangan Tanaman di Desa Marga Mulya




Rokan Hulu - Lahan jagung 2 Hktr di Desa Marga Mulya, Kecamatan Rambah Samo, yang di kelola langsung oleh Polsek Rambah Samo, Kabupaten Rokan Hulu, bhabinkamtibmas cek perkembangan tanaman jagung pipil yang ada di RT 06 RW 02 Dusun Bukit Rindang, pada hari Jum'at tanggal 24/08/2026, jam 10 : Wib 



Hadir dalam pengecekan perkembangan tanaman jagung pipil tersebut Bhabinkamtibmas Aipda Gondo Wahyu Utomo, kepala unit ketahanan pangan bapak Sukino dan masyarakat.

Dengan hasil pengecekan tanaman jagung pipil tersebut, berkembang dengan baik,Hinga ketinggian rata-rata 170 cm, umur 77 Hari, dengan bibit jagung Pioner 32 singa, sumber air tak ada hujan, tanah hitam.

Kegiatan ini merupakan bentuk nyata komitmen Polsek rambah Samo, dalam mendukung Program Ketahanan Pangan dan swasembada pangan nasional, sekaligus memperkuat peran kepolisian sebagai motor penggerak di tengah masyarakat, tetapi juga dapat membangun ekonomi berbasis khususnya pertanian.

Kapolsek Rambah Samo Ipda Sarlose Mesra SH, menegaskan bahwa pihaknya terus hadir dan menggelorakan semangat swasembada pangan sebagai bagian, dari pengabdian polri kepada masyarakat.

Melalui kegiatan ini, Polsek rambah Samo berharap semakin terbangun kemitraan yang kuat dengan masyarakat, serta terciptanya komunikasi yang aktif dalam menyelesaikan berbagai macam kendala di sektor pertanian secara bersama sama, Pungkasnya.

Pantau awak media kegiatan ini berlangsung mulai dari awal hingga akhirnya selesai, berjalan lancar aman dan kondusif 

***Hobbi Pargaulan*""

Empat Tersangka Pencurian Dengan Kekerasan Di SPBU Di Bekuk Unit Reaksi Cepat Polres Wonosobo Bersama Polda Jateng



WONOSOBO – Unit Reaksi Cepat Polres Wonosobo dan Polda Jateng berhasil menangkap empat tersangka pencurian dengan kekerasan di SPBU Selokromo, Desa Selokromo, Kecamatan Leksono, Kabupaten Wonosobo. Kasus yang terjadi pada Minggu (9/8/2026) itu berhasil diungkap dalam waktu tiga hari.

Kapolres Wonosobo AKBP Ricky Pripurna Atmaja, S.I.K., M.H., mengatakan empat tersangka yang ditangkap yakni RAT, MRA, WW, dan AH. Sementara itu, dua pelaku lainnya masih berstatus daftar pencarian orang (DPO).

"Dalam waktu tiga hari tim gabungan berhasil mengungkap kasus ini dan menangkap empat tersangka. Kami juga terus berupaya mengejar dua tersangka DPO," kata Ricky dalam konferensi pers di Mapolres Wonosobo, Jumat (14/8/2026).

Aksi tersebut terjadi sekitar pukul 23.30 WIB saat supervisor SPBU berada seorang diri di ruang kantor. Tiga pelaku datang dengan menyamar sebagai anggota Resmob dan mengaku hendak memeriksa CCTV terkait dugaan pembegalan.

Saat korban lengah, pelaku membekap dan membanting korban. Pelaku lainnya menodongkan senjata ke kepala korban serta mengancam akan membunuh korban jika melawan. Korban kemudian diikat menggunakan kabel ties dan mulutnya dilakban.

Petugas keamanan yang terbangun juga sempat dikelabui pelaku. Namun, setelah curiga, petugas tersebut turut ditodong dan diikat.

Para pelaku kemudian mengambil uang dari brankas dan laci ruang supervisor serta membawa DVR CCTV. Kerugian sementara mencapai sekitar Rp718 juta.

Setelah beraksi, para pelaku melarikan diri menuju sebuah bengkel di wilayah Banjarnegara. Di tempat tersebut, mereka berganti kendaraan dan membagi hasil kejahatan. Para pelaku juga berupaya menghilangkan barang bukti dengan cara membakar dan membuangnya ke aliran Sungai Serayu.

AKBP Ricky mengatakan aksi tersebut telah direncanakan sebelumnya. Para pelaku disebut sempat melakukan pertemuan dan simulasi pembagian peran sebelum menjalankan aksinya.
"Ini bukan aksi spontan. Mereka sudah melakukan perencanaan, termasuk pembagian peran dan simulasi sebelum mendatangi SPBU," ujar AKBP Ricky.

Polisi pertama kali menangkap RAT pada Rabu (12/8/2026) sekitar pukul 20.00 WIB. RAT merupakan pemilik bengkel yang diduga membantu menyiapkan sarana dan tempat sebelum maupun setelah aksi.

Dari hasil pengembangan, polisi kemudian menangkap tiga tersangka lainnya, yakni MRA, WW, dan AH, pada Jumat (14/8/2026) sekitar pukul 01.00 WIB.

Keempat tersangka memiliki peran berbeda. AH diduga menjadi pelaku yang pertama masuk ke ruang supervisor dan mengambil uang serta barang. WW berperan melakukan kekerasan dan melumpuhkan korban. MRA bertugas mengawasi situasi sekaligus mengelabui petugas keamanan, sedangkan RAT membantu menyiapkan sarana dan tempat yang digunakan para pelaku sebelum dan setelah aksi.

"Kasus ini masih kami kembangkan, termasuk mengejar dua tersangka lain yang saat ini sudah masuk DPO," ujar AKBP Ricky.

Para tersangka dijerat Pasal 479 ayat (2) huruf a, huruf b, dan huruf d Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang Kitab Undang-Undang Hukum Pidana.

Arifin/Tim KJN

Semarak HUT ke-81 RI, Lapas Pasir Pangarayan Gelar Pesta Rakyat bagi Warga Binaan




Pasir Pengaraian - Dalam rangka memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Pasir Pangarayan menggelar Pesta Rakyat dengan berbagai perlombaan tradisional bagi warga binaan, Kamis (13/8/2026).



Kegiatan yang dilaksanakan di lingkungan Lapas Kelas IIB Pasir Pangarayan tersebut menghadirkan sejumlah perlombaan tradisional yang menghibur dan penuh semangat. Adapun perlombaan yang digelar meliputi sandal bakiak, sendok kelereng, makan kerupuk, paku dalam botol, serta tarik tambang.

Warga binaan terlihat antusias mengikuti setiap perlombaan. Suasana penuh keceriaan dan kebersamaan pun mewarnai kegiatan tersebut. Perlombaan ini menjadi hiburan tersendiri bagi warga binaan sekaligus menjadi momentum untuk mempererat rasa kebersamaan dan sportivitas.

Pelaksanaan kegiatan diawasi langsung oleh Kepala Seksi Pembinaan Narapidana dan Kegiatan Kerja (Binadik dan Giatja), Andi Rahman, bersama Kepala Subseksi Registrasi dan Bimbingan Kemasyarakatan (Registrasi dan Bimkemas), Ega Saputra. Kegiatan juga didukung jajaran pengamanan di bawah komando Kepala Kesatuan Pengamanan Lembaga Pemasyarakatan (Ka. KPLP), Veazanol Kosuma, guna memastikan seluruh rangkaian kegiatan berjalan aman dan tertib.

Kepala Lapas Kelas IIB Pasir Pangarayan, Efendi P. Purba, menyampaikan rasa senangnya melihat antusiasme dan kebahagiaan warga binaan dalam mengikuti berbagai perlombaan.

“Saya merasa senang melihat warga binaan dapat menikmati kegiatan ini dengan penuh kebahagiaan dan antusias. Pesta rakyat ini bukan hanya sebagai hiburan dalam memeriahkan HUT Kemerdekaan, tetapi juga menjadi sarana untuk membangun kebersamaan, sportivitas, dan memberikan energi positif bagi warga binaan selama menjalani masa pembinaan,” ujar Efendi.

Menurutnya, kegiatan positif seperti ini penting untuk menciptakan suasana pembinaan yang humanis dan kondusif di dalam Lapas. Selain memberikan hiburan, kegiatan juga diharapkan mampu menumbuhkan semangat kebersamaan serta rasa cinta tanah air di kalangan warga binaan.

Melalui Pesta Rakyat tersebut, Lapas Kelas IIB Pasir Pangarayan turut mengajak seluruh warga binaan untuk mengisi momentum kemerdekaan dengan kegiatan yang positif, tertib, dan penuh semangat kebersamaan.
***Hobbi Pargaulan***

Cegah Tindak Kriminalitas, Polsek Rambah Optimalkan Kegiatan Rutin Patroli di Pasar Modern




 
Rokan Hulu – Beri Rasa dan Cegah Gangguan Kamtibmas, Piket Pelayanan Regu II Polsek Rambah Polres Rohul melaksanakan patroli menyasar sejumlah titik pusat Aktifitas warga masyarakat seperti dilaksanakan Pagi ini di Pasar Midern Jalan Tuanku Tambusai Desa Rambah Tengah Utara (RTU) Kecamatan Rambah Kabupaten Rokan Hulu Riau Jumat (14/8/2026) Pagi



Kapolres Rokan Hulu AKBP Emil Eka Putra S.IK.MH.M.Si melalui Kapolsek Rambah Iptu Andi Tiro Lukito S.H,.M.M mengatakan, patroli tersebut bersifat preventif atau sebagai upaya pencegahan terhadap gangguan Keamanan dan Ketertiban masyarakat (Kamtibmas) “Personel memantau situasi dan kondisi di lokasi publik serta pusat aktivitas masyarakat,” ujarnya.

Lanjutnya, personel mengajak warga di wilayah tersebut supaya ikut mendukung pihak Kepolisian dalam menjaga situasi dan
menghimbau kepada masyarakat/Pengunjung pasar agar selalu waspada dan mengecek pintu jendela, Listrik, dan Kompor gas saat akan meninggalkan rumah untuk antisipasi terjadinya tindak Pidana kejahatan.
"Kami Menghimbau Pedagang dan pengunjung pasar agar menempatkan kendaraannya ditempat parkir yang telah disediakan pengurus pasar " Kata Iptu Andi

Kapolsek juga Menghimbau apabila terjadi Permasalahan baik dipasar maupun dilingkungan agar melaporkannya kepada Aparat Desa atau Bhabinkamtibmas dan untuk tidak main hakim sendiri, Selain itu Pihaknya juga Menghimbau kepada Para Pedagang Pasar Modern agar menjaga kebersihan.

Tujuan dari patroli ini, yaitu untuk memberi rasa aman dan nyaman kepada masyarakat di wilayah Kecamatan Rambah untuk Meningkatkan kepercayaan publik dan Kepuasan Publik atas kinerja Polri dalam melaksanakan kegiatan Kepolisian ditengah tengah masyarakat, Sekaligus demi terwujudnya aktifitas masyarakat yang aman dan Kondusif. 

Selain itu agar Polri lebih dekat hubungan dengan Masyarakat dan terlayani dalam memberikan pengaduan atau hal hal kendala yang dihadapi Masyarakat sehingga dapat dicarikan Solusi serta Terbentuknya opini Positif masyarakat terhadap Kinerja Kepolisian.

Sementara itu Direktur Utama Perumda Rokan Hulu Jaya Imran Tambusai, SE, MM menyambut baik kedatangan tim patroli dari Polsek Rambah ke pasar Modern untuk memperkuat koordinasi keamanan, menjaga ketertiban, serta memastikan aktivitas jual beli berjalan aman dan lancar bagi para pedagang dan pembeli.

"Kami Mendukung sepenuhnya dan menjalin kerjasama dengan semua pihak serta Menjalin kerjasama dengan pihak kepolisian yang terus rutin melakukan patroli di Pasar moderen bersama security " Kata Imran Tambusai.

Hadir dalam Pelaksanaan Kegiatan tersebut AIPTU Julhamzah, BRIPKA Ilmansysh BRIGPOL Roni Riawan 
***Hobbi Pargaulan***

Polsek Bonai Darussalam Bersama Satgas Satria Kresna Gencarkan Patroli Cegah Karhutla




ROKAN HULU – Kepolisian Sektor (Polsek) Bonai Darussalam bersama Satgas Satria Kresna Bonai Darussalam terus memperkuat upaya pencegahan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di wilayah Kecamatan Bonai Darussalam. Langkah tersebut dilakukan melalui patroli bersama dengan menyasar sejumlah kawasan yang dinilai rawan terjadinya Karhutla.



Kegiatan patroli dilaksanakan pada Kamis (13/8/2026) mulai pukul 09.00 WIB, diawali apel persiapan dan pemberangkatan bersama di Lapangan PT Bina Daya Bentala, Desa Kasang Padang, Kecamatan Bonai Darussalam. Kegiatan dipimpin Kapolsek Bonai Darussalam IPTU Abdau Wardiyoso, S.Tr.K., M.H., dengan melibatkan unsur TNI, Polri, Satgas Satria Kresna, Masyarakat Peduli Api (MPA), serta Regu Pemadam Kebakaran (RPK) dari sejumlah perusahaan dan kelompok tani.

Patroli kemudian bergerak menyusuri sejumlah lokasi rawan Karhutla di wilayah Desa Kasang Padang dan Desa Bonai. Selain melakukan pemantauan terhadap kondisi kawasan dan lahan, personel juga memberikan edukasi secara langsung kepada masyarakat dan pemilik lahan agar tidak membuka maupun membersihkan lahan dengan cara membakar.

Kapolsek Bonai Darussalam IPTU Abdau Wardiyoso mengatakan, pencegahan Karhutla membutuhkan keterlibatan seluruh elemen, khususnya masyarakat yang berada di sekitar kawasan rawan kebakaran.

“Pencegahan Karhutla merupakan tanggung jawab bersama. Kami mengajak masyarakat untuk tidak melakukan pembakaran dalam membuka atau membersihkan lahan karena dapat menimbulkan dampak yang luas dan membahayakan lingkungan maupun masyarakat,” ujarnya.

Dalam kegiatan tersebut, petugas juga menyosialisasikan Maklumat Forkopimda Provinsi Riau tentang larangan pembakaran hutan dan lahan. Masyarakat diberikan pemahaman mengenai pentingnya kewaspadaan serta konsekuensi hukum terhadap setiap tindakan pembakaran hutan dan lahan yang dapat menimbulkan kebakaran.

Untuk mempercepat penanganan apabila ditemukan potensi kebakaran, Satgas Satria Kresna Bonai Darussalam turut menyebarkan kontak person kepada masyarakat. Langkah ini diharapkan dapat mempercepat penyampaian informasi dan respons petugas apabila ditemukan titik api maupun kondisi yang berpotensi berkembang menjadi Karhutla.

Sinergitas dalam patroli tersebut melibatkan unsur Polsek Bonai Darussalam, Koramil 10/KDS, Satgas Satria Kresna, MPA Desa Bonai dan Desa Kasang Padang, serta RPK dari sejumlah perusahaan dan kelompok tani. Kolaborasi tersebut menjadi bagian penting dalam memperkuat kesiapsiagaan menghadapi potensi Karhutla, khususnya di tengah kondisi wilayah yang memiliki kawasan perkebunan dan lahan yang membutuhkan pengawasan secara berkelanjutan.

Selain patroli dan sosialisasi, personel juga memasang sejumlah spanduk larangan Karhutla di titik-titik strategis sebagai pengingat kepada masyarakat agar bersama-sama menjaga lingkungan dan mencegah terjadinya kebakaran.

Kapolsek menegaskan bahwa Polsek Bonai Darussalam bersama seluruh unsur terkait akan terus melakukan langkah preventif melalui patroli, sosialisasi dan pemantauan wilayah secara berkala.

“Kami akan terus membangun sinergi dengan TNI, Satgas Satria Kresna, perusahaan, kelompok tani dan masyarakat. Semakin cepat potensi Karhutla diketahui dan dilaporkan, semakin cepat pula langkah pencegahan dan penanganannya dilakukan,” tegasnya.

Dari hasil kegiatan, situasi di wilayah yang menjadi sasaran patroli terpantau aman dan kondusif. Masyarakat dan pemilik lahan juga telah menerima sosialisasi serta imbauan terkait larangan pembakaran hutan dan lahan. Kegiatan patroli bersama tersebut selesai sekitar pukul 12.00 WIB dan berlangsung dalam keadaan aman serta lancar.

Upaya pencegahan ini sekaligus menjadi bentuk komitmen bersama dalam menjaga kelestarian lingkungan, melindungi masyarakat, serta memastikan wilayah Kecamatan Bonai Darussalam tetap aman dari ancaman Karhutla.

***Hobbi Pargaulan***
 *(Humas Polres Rohul)*

Polsek Kepenuhan Tangkap Pengedar Narkotika di Kepenuhan Sejati, Amankan Barang Bukti 3 Paket Sabu Siap Edar




ROKAN HULU – Kepolisian Sektor (Polsek) Kepenuhan berhasil mengungkap dugaan tindak pidana narkotika jenis sabu di Desa Kepenuhan Sejati, Kecamatan Kepenuhan, Kabupaten Rokan Hulu, Rabu (12/8/2026) dini hari.



Dalam pengungkapan tersebut, personel Polsek Kepenuhan mengamankan seorang pria berinisial DGL (33), warga Kecamatan Kepenuhan, yang diduga memiliki, menyimpan, dan menguasai narkotika golongan I bukan tanaman.

Penangkapan dilakukan sekitar pukul 00.10 WIB di sebuah bangunan penyimpanan air Pamsimas yang berada di Desa Kepenuhan Sejati. Pengungkapan ini berawal dari informasi masyarakat yang diterima Kapolsek Kepenuhan IPTU Jonnes, S.H., terkait dugaan aktivitas transaksi narkotika di wilayah tersebut.

Menindaklanjuti informasi tersebut, Kapolsek Kepenuhan memerintahkan Kanit Reskrim Polsek Kepenuhan IPDA Heri Irnanda Nainggolan, S.M., bersama personel untuk melakukan penyelidikan.

Hasil penyelidikan kemudian ditindaklanjuti dengan penggerebekan di lokasi yang diduga menjadi tempat penyimpanan air Pamsimas. Di lokasi, petugas menemukan seorang pria yang kemudian diketahui berinisial DGL sedang berada di dalam bangunan tersebut.

Petugas selanjutnya melakukan penggeledahan dan menemukan sebuah kotak berwarna hitam yang di dalamnya terdapat dua paket plastik klip berisi diduga narkotika jenis sabu, satu plastik klip berisi diduga narkotika jenis sabu, satu kaca pirex, serta uang tunai Rp2.000.

Selain itu, petugas turut mengamankan satu unit telepon seluler merek Tecno warna abu-abu yang diduga berkaitan dengan perkara tersebut.

Saat dilakukan pemeriksaan awal, DGL mengakui bahwa barang-barang yang ditemukan dan diamankan petugas tersebut merupakan miliknya. Selanjutnya, pelaku beserta seluruh barang bukti dibawa ke Mapolsek Kepenuhan untuk proses penyidikan dan pengembangan lebih lanjut.

Dari hasil pemeriksaan urine, DGL juga dinyatakan positif mengandung narkotika.

Barang bukti yang diamankan dalam pengungkapan tersebut terdiri dari satu kotak berwarna hitam, tiga paket plastik klip berisi diduga narkotika jenis sabu, satu kaca pirex, uang tunai Rp2.000, serta satu unit handphone merek Tecno warna abu-abu.

Kapolsek Kepenuhan IPTU Jonnes, S.H., menegaskan bahwa pihaknya akan terus melakukan upaya pemberantasan peredaran narkotika di wilayah hukum Polsek Kepenuhan, termasuk menindaklanjuti setiap informasi yang disampaikan masyarakat.

“Pengungkapan ini merupakan hasil tindak lanjut dari informasi yang kami terima. Kami akan terus melakukan penyelidikan dan penindakan terhadap setiap dugaan penyalahgunaan maupun peredaran narkotika di wilayah hukum Polsek Kepenuhan,” tegasnya.

Saat ini, pelaku bersama barang bukti telah diamankan untuk menjalani proses hukum lebih lanjut. Kepolisian juga masih melakukan pengembangan guna mengungkap kemungkinan adanya jaringan atau pihak lain yang berkaitan dengan perkara tersebut. 

***Hobbi Pargaulan***
*(Humas Polres Rohul)*

TIM Mahasiswa KKN IPB Meng Edukasi Lingkungan BertajugSiswa Jago Peduli Lingkungan (SIJALI)



 Indramayu, Sergaptarget.com  Tim Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKNT) IPB University menggelar program edukasi lingkungan bertajuk SIJALI (Siswa Jago Peduli Lingkungan) di UPTD SDN 4 Eretan Kulon, Kecamatan Kandanghaur, Kabupaten Indramayu, pada Juli 2026 lalu.

Kegiatan yang dimulai pagi hari tersebut, menyasar siswa sekolah dasar kelas 4, 5, dan 6. Program ini dirancang untuk menumbuhkan kesadaran lingkungan sejak dini melalui pengenalan dan pemilahan sampah organik serta anorganik. 

Tak sekadar teori, siswa diajak mempraktikkan langsung pemilahan sampah. Sampah anorganik seperti bungkus plastik, kertas, dan kemasan makanan kemudian dimanfaatkan kembali sebagai bahan pembuatan seni kolase.

"Melalui SIJALI, kami ingin menunjukkan bahwa sampah anorganik yang biasa dibuang dapat diolah menjadi karya bernilai guna," kata Immanuel Raka Sanjaya, Ketua Kelompok KKNT Desa Eretankulon, saat diwawancarai Diskominfo pada Rabu (12/08/2026). 

Selain menumbuhkan kepedulian lingkungan, jelas Raka, kegiatan ini juga melatih kreativitas dan keterampilan motorik siswa.

Sesi pembuatan kolase dan kegiatan edukasi ini ditutup dengan foto bersama seluruh peserta. Berdasarkan evaluasi, program SIJALI dinilai berhasil mencapai target. 

Antusiasme dan keaktifan siswa selama diskusi menjadi indikator meningkatnya pemahaman mereka mengenai pengelolaan sampah. Konsep belajar sambil bermain yang diusung pun sukses menjaga keterlibatan peserta hingga akhir acara.

Meskipun keterbatasan waktu membuat pengerjaan kolase belum maksimal, program ini diharapkan menjadi pemicu kebiasaan memilah sampah di lingkungan sekolah maupun rumah. 

SIJALI menjadi wujud nyata kontribusi mahasiswa KKNT IPB University dalam mendukung pendidikan karakter dan kelestarian lingkungan di tingkat sekolah dasar. 

(Nana. S)