All Posts | Sergap Target

Berita Terkini

Syukuran Panen Perdana MT II, Petani Sudimampir Optimistis Tembus 9,4 Ton per Hektare

Indramayu, Sergaptarget.com  WhatsAppTelegramFacebookTwitterEmailSambung detikhukum.id – Indramayu – Suasana penuh rasa syukur...

Postingan Populer

Rabu, 14 Oktober 2026

Polsek Tambusai Utara Tangkap Pengedar Sabu di Mahato, Sita 7,215 Gram dan Uang Rp5 Juta




ROKAN HULU – Jajaran Polsek Tambusai Utara mengamankan seorang pria berinisial Z, pengedar narkotika jenis sabu di Simpang Tarigan, Desa Mahato, Kecamatan Tambusai Utara, Kabupaten Rokan Hulu, Riau, Jumat (9/10/2026) sore.



Dari tangan tersangka, polisi menyita dua paket sabu dengan berat kotor 7,215 gram, uang tunai Rp5.052.000, satu unit handphone Vivo Y29, satu unit sepeda motor Yamaha Vixion, serta sejumlah barang bukti lainnya.



Kapolres Rokan Hulu AKBP Emil Eka Putra, S.I.K., M.Si., melalui Kapolsek Tambusai Utara AKP Heri Yuliardi, S.Tr.K., S.I.K., M.H., menjelaskan bahwa pengungkapan kasus tersebut berawal dari informasi masyarakat terkait dugaan transaksi narkotika yang kerap terjadi di wilayah Desa Mahato.

Menindaklanjuti informasi tersebut, personel Polsek Tambusai Utara melakukan penyelidikan hingga akhirnya menemukan seorang pria yang mengendarai sepeda motor Yamaha Vixion berwarna hitam di kawasan Simpang Tarigan.

Saat diberhentikan dan diamankan, pria tersebut sempat melakukan perlawanan. Petugas kemudian melakukan penggeledahan dan menemukan dua paket sabu yang disimpan di dalam dompet serta saku celana belakang tersangka.

Selain sabu, polisi turut mengamankan dompet, handphone, bong, gunting, obeng, tas sandang, sepeda motor, serta uang tunai jutaan rupiah.

Berdasarkan hasil pemeriksaan awal, tersangka mengakui bahwa sabu tersebut merupakan miliknya yang hendak dijual. Hasil tes urine terhadap tersangka juga menunjukkan hasil positif amphetamine (AMP) dan methamphetamine (MET).

Selanjutnya, tersangka beserta seluruh barang bukti dibawa ke Polsek Tambusai Utara untuk menjalani proses hukum lebih lanjut.

Atas perbuatannya, tersangka disangkakan melanggar Pasal 609 ayat (2) huruf a Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHP juncto Lampiran II Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2026 tentang Penyesuaian Pidana juncto Pasal 114 ayat (2) Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika. 

***Hobbi Pargaulan*""
*(Humas Polres Rohul)*

Kalapas Pasir Pangarayan Jadi Pengajar, Warga Binaan Belajar Membaca, Menulis, dan Berhitung




PASIR PANGARAYAN – Kepala Lembaga Pemasyarakatan (Kalapas) Kelas IIB Pasir Pangarayan, Efendi P. Purba, turun langsung menjadi pengajar dalam kegiatan belajar mengajar bagi warga binaan. Kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian terhadap pemenuhan hak pendidikan sekaligus upaya meningkatkan kualitas sumber daya manusia di lingkungan pemasyarakatan.



Dalam kegiatan tersebut, Efendi P. Purba memberikan pelajaran dasar berupa membaca, menulis, dan berhitung kepada warga binaan yang belum memiliki kemampuan tersebut. Pembelajaran dilaksanakan sebagai langkah untuk memberikan kesempatan kepada setiap warga binaan agar dapat memperoleh pengetahuan dan keterampilan dasar sebagai bekal menjalani kehidupan yang lebih baik.

Kegiatan belajar mengajar ini juga menjadi salah satu bentuk dukungan terhadap upaya pemerintah dalam membenahi fondasi bangsa, khususnya di bidang pendidikan. Melalui pendidikan, warga binaan diharapkan mampu meningkatkan kemampuan diri, memperluas wawasan, serta menumbuhkan kesadaran untuk menjalani kehidupan yang lebih positif.

Kalapas Pasir Pangarayan, Efendi P. Purba, menyampaikan bahwa pendidikan merupakan salah satu aspek penting dalam proses pembinaan warga binaan. Menurutnya, keterbatasan kemampuan membaca, menulis, dan berhitung tidak boleh menjadi penghalang bagi warga binaan untuk terus belajar dan memperbaiki diri.

“Belajar merupakan hak setiap orang, termasuk warga binaan. Melalui kegiatan ini, kami ingin memberikan kesempatan kepada mereka untuk meningkatkan kemampuan dasar, menambah pengetahuan, serta membangun kepercayaan diri. Saya berharap ilmu yang diperoleh dapat menjadi bekal bagi mereka untuk menjalani kehidupan yang lebih baik setelah bebas nanti,” ujar Efendi P. Purba, Rabu (14/10/2026).

Ia menambahkan, pembinaan melalui pendidikan tidak hanya bertujuan meningkatkan kecerdasan, tetapi juga membentuk pola pikir dan sikap yang lebih baik. Dengan bekal pendidikan dan kesadaran untuk berubah, warga binaan diharapkan mampu kembali ke tengah masyarakat sebagai pribadi yang lebih mandiri, bertanggung jawab, serta tidak mengulangi perbuatan yang melanggar hukum.

Melalui kegiatan belajar mengajar ini, Lapas Kelas IIB Pasir Pangarayan terus berupaya menghadirkan pembinaan yang bermanfaat dan berkelanjutan. Pendidikan diharapkan menjadi salah satu fondasi penting dalam mendukung proses reintegrasi sosial warga binaan sekaligus mewujudkan perubahan nyata bagi masa depan mereka.

***Hobbi Pargaulan***

Pembinaan Kepribadian, Warga Binaan Lapas Pasir Pangarayan Rutin Laksanakan Ibadah di Gereja Oikumene




PASIR PANGARAYAN – Dalam rangka meningkatkan pembinaan kepribadian dan memperkuat nilai-nilai spiritual, warga binaan beragama Kristen di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Pasir Pangarayan melaksanakan ibadah di Gereja Oikumene, Selasa (13/10/2026).



Kegiatan ibadah tersebut merupakan program rutin yang dilaksanakan bagi warga binaan beragama Kristen sebagai bagian dari pembinaan kepribadian di lingkungan Lapas Pasir Pangarayan. Melalui kegiatan ini, warga binaan diberikan kesempatan untuk menjalankan ibadah sesuai keyakinan masing-masing dalam suasana yang aman dan kondusif.

Kepala Lapas Pasir Pangarayan, Efendi P. Purba, melalui Kepala Seksi Bimbingan Narapidana/Anak Didik dan Kegiatan Kerja (Kasi Binadik dan Giatja), Andi Rahman, menyampaikan bahwa pembinaan keagamaan menjadi salah satu aspek penting dalam proses pembinaan warga binaan.

“Pembinaan kepribadian melalui kegiatan keagamaan merupakan bagian penting dalam membentuk karakter warga binaan. Kami berharap melalui ibadah rutin ini, warga binaan dapat meningkatkan keimanan, memperkuat nilai-nilai moral, serta menumbuhkan kesadaran untuk menjadi pribadi yang lebih baik,” ujar Andi Rahman mewakili Kalapas Efendi P. Purba.

Ia menambahkan bahwa Lapas Pasir Pangarayan berkomitmen untuk terus memberikan pembinaan yang positif kepada seluruh warga binaan tanpa membedakan latar belakang agama. Dengan demikian, setiap warga binaan dapat menjalankan ibadah sesuai keyakinannya sekaligus memperoleh kesempatan untuk memperbaiki diri selama menjalani masa pidana.

Pelaksanaan ibadah di Gereja Oikumene ini diharapkan dapat memberikan ketenangan batin, memperkuat nilai toleransi, serta mendukung keberhasilan program pembinaan di Lapas Pasir Pangarayan.

Melalui pembinaan kepribadian yang berkelanjutan, Lapas Pasir Pangarayan terus berupaya membentuk warga binaan yang memiliki keimanan, kepribadian yang lebih baik, dan kesiapan untuk kembali berperan positif di tengah masyarakat setelah menyelesaikan masa pidana.

***Hobbi Pargaulan***

Perkuat Keamanan, Kebersihan, dan Kekompakan, Lapas Pasir Pangarayan Gelar Sambung Rasa




PASIR PANGARAYAN – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Pasir Pangarayan menggelar kegiatan sambung rasa bersama Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) pada Rabu (14/10/2026). Kegiatan ini menjadi sarana untuk memperkuat komunikasi, meningkatkan kesadaran terhadap keamanan dan kebersihan lingkungan, serta membangun kekompakan di antara warga binaan.



Dalam kegiatan tersebut, Kepala Subbagian Tata Usaha Lapas Kelas IIB Pasir Pangarayan, Denny Rio Sandy, memberikan arahan kepada warga binaan mengenai pentingnya menjaga keamanan, ketertiban, kebersihan, dan kebersamaan di lingkungan lapas.

Denny menekankan bahwa terciptanya lingkungan pemasyarakatan yang aman, bersih, dan kondusif membutuhkan kepedulian serta kerja sama seluruh pihak. Warga binaan diharapkan mematuhi tata tertib yang berlaku, menjaga kebersihan kamar hunian dan lingkungan sekitar, serta saling menghormati dalam kehidupan sehari-hari.

“Melalui kegiatan sambung rasa ini, kami ingin membangun komunikasi yang terbuka dan memperkuat kebersamaan. Kami mengajak seluruh warga binaan untuk bersama-sama menjaga keamanan, kebersihan, dan ketertiban agar lingkungan lapas tetap aman, nyaman, serta mendukung proses pembinaan,” ujar Denny Rio Sandy, Rabu (14/10/2026).

Kegiatan sambung rasa juga menjadi bentuk pendekatan humanis dalam pelaksanaan pembinaan. Melalui komunikasi langsung, petugas dapat menyampaikan arahan sekaligus membangun kesadaran warga binaan mengenai pentingnya menciptakan suasana kehidupan yang tertib dan harmonis di dalam lapas.

Selain itu, kekompakan dan kepedulian terhadap lingkungan diharapkan dapat tumbuh menjadi kebiasaan positif yang mendukung keberhasilan program pembinaan. Dengan demikian, warga binaan dapat menjalani masa pembinaan dalam lingkungan yang lebih kondusif dan produktif.

Melalui kegiatan ini, Lapas Kelas IIB Pasir Pangarayan terus berkomitmen memperkuat sinergi antara petugas dan warga binaan dalam mewujudkan lingkungan pemasyarakatan yang aman, bersih, tertib, dan harmonis, sejalan dengan semangat L’Pasian Bersahabat serta komitmen Pemasyarakatan untuk terus berbenah dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

***Hobbi Pargaulan***

Selasa, 13 Oktober 2026

Polsek Lemahwungkuk Ungkap Kasus Pencurian Pompa Air dan Tabung Gas

Cirebon Kota - Polsek Lemahwungkuk, Polres Cirebon Kota, mengungkap kasus dugaan pencurian berupa satu unit pompa air dan satu tabung gas LPG 3 kilogram di halaman rumah warga, kawasan Kesunean Utara, Kelurahan Kasepuhan, Kecamatan Lemahwungkuk, Kota Cirebon, Selasa (13/10/2026) sekitar pukul 23.00 WIB. Dalam pengungkapan tersebut, petugas mengamankan seorang pria yang diduga terlibat dalam pencurian tersebut beserta barang bukti hasil kejahatan.

Pengungkapan perkara ini berawal dari laporan masyarakat mengenai dugaan pencurian yang menimpa W, 50 tahun, warga Kecamatan Lemahwungkuk, Kota Cirebon. Menindaklanjuti informasi tersebut, petugas piket pengawas bersama piket fungsi Polsek Lemahwungkuk mendatangi tempat kejadian perkara untuk melakukan pemeriksaan dan mengumpulkan keterangan terkait peristiwa yang dilaporkan.

Berdasarkan hasil pemeriksaan awal, polisi mengamankan seorang pria berinisial K, 29 tahun, yang diketahui merupakan tetangga korban dan bekerja sebagai buruh harian lepas. Terduga pelaku diamankan untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut guna mendalami dugaan keterlibatannya dalam pengambilan barang milik korban tanpa izin.

Dari hasil penanganan perkara, petugas memperoleh informasi bahwa barang yang diduga diambil berupa satu unit pompa air merek Zimizu P 135 E berwarna hitam biru dan satu tabung gas LPG berukuran 3 kilogram berwarna hijau. Kedua barang tersebut diduga diambil dari halaman rumah korban tanpa sepengetahuan maupun persetujuan pemiliknya.

Dalam kronologi awal yang dihimpun penyidik, peristiwa tersebut diduga bermula ketika terduga pelaku bersama seorang rekannya berinisial R mengonsumsi minuman keras sekitar pukul 22.00 WIB. Setelah itu, keduanya diduga menuju lokasi kejadian dan mengambil barang milik korban, kemudian membawa barang tersebut ke sebuah gudang kosong di Jalan Ariodinoto, Kecamatan Lemahwungkuk, Kota Cirebon.

Petugas selanjutnya mengamankan pompa air dan tabung gas LPG yang diduga berkaitan dengan perkara tersebut sebagai barang bukti. Terduga pelaku bersama barang bukti kemudian dibawa ke Polsek Lemahwungkuk untuk kepentingan pemeriksaan dan proses penyidikan lebih lanjut.

Dalam penanganan kasus ini, penyidik telah melakukan langkah-langkah kepolisian, mulai dari menerima laporan, memeriksa korban dan saksi, mengamankan terduga pelaku serta barang bukti, hingga melakukan pemeriksaan terhadap pihak yang diduga terlibat. Polisi juga mendalami keterangan yang berkaitan dengan peristiwa tersebut untuk memastikan rangkaian kejadian berdasarkan alat bukti yang diperoleh.

Perkara tersebut ditangani berdasarkan dugaan tindak pidana pencurian sebagaimana dimaksud dalam Pasal 476 dan/atau Pasal 477 Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHP. Penyidik masih melakukan pendalaman terhadap perkara tersebut, termasuk menelusuri peran pihak-pihak yang disebut dalam keterangan awal serta melengkapi berkas penyidikan sesuai ketentuan hukum yang berlaku.
Kapolres Cirebon Kota AKBP Bimantoro Kurniawan, S.I.K., M.M., melalui Pj. Kapolsek Lemahwungkuk IPTU Deny Arisandy, S.H., M.H., CPHR, menegaskan bahwa kepolisian akan menindaklanjuti setiap laporan masyarakat secara profesional sesuai prosedur hukum. “Kami mengimbau masyarakat untuk menjaga barang berharga, meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan sekitar, serta segera melapor apabila mengetahui atau mengalami tindak pidana. Melalui kerja sama polisi bersama masyarakat, setiap potensi gangguan keamanan dapat lebih cepat diketahui dan ditangani sesuai ketentuan hukum,” ujarnya.

Sosok Pak Sali, sebagai pegawe P3K parauwaktu Teladan dari Kelurahan Kenanga hingga Kecamatan Sumber yang Mengabdi dengan Tulus


SUMBER, http://Sergaptarget.com - Di tengah sorotan miring terhadap pelayanan aparatur, masih ada sosok pegawai yang mengabdi dengan tulus dan penuh keteladanan. Sosok itu adalah Pak Sali.

Dulunya, Pak Sali merupakan pegawai di Kelurahan Kenanga, Kecamatan Sumber, Kabupaten Cirebon. Atas dedikasinya, kini ia dipercaya bertugas di Kantor Kecamatan Sumber.

Selama mengabdi, baik di Kelurahan Kenanga maupun di Kecamatan Sumber, Pak Sali dikenal sebagai sosok yang bekerja keras, baik, dan tulus hati dalam melayani masyarakat.

"Sehari-harinya Pak Sali bersikap baik dan menjadi teladan. Tidak pernah mengeluh, selalu membantu warga dan rekan kerja dengan ikhlas," ujar salah satu warga yang mengenalnya.

Etos kerja dan sikap ramahnya membuat Pak Sali disenangi oleh masyarakat maupun rekan-rekan di kantor. Ia selalu mengedepankan pelayanan yang humanis dan penuh tanggung jawab.

Keberadaan  seperti Pak Sali diharapkan dapat menjadi contoh bagi pegawai lainnya, bahwa mengabdi kepada masyarakat harus dilakukan dengan hati, bukan sekadar formalitas. ((H.Babil))

KRI Dewa Ruci Jadi Lokasi Silaturahmi Pimpinan Daerah Kota Cirebon


Cirebon Kota - Kapal Republik Indonesia (KRI) Dewa Ruci menjadi lokasi kegiatan coffee morning dan silaturahmi bersama unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kota Cirebon yang berlangsung di Ruang Salon KRI Dewa Ruci, Dermaga Muara Jati II, Pelabuhan Cirebon, Rabu (14/10/2026), mulai pukul 09.00 WIB. Kegiatan tersebut menjadi kesempatan untuk mengenal lebih dekat kapal legendaris milik TNI Angkatan Laut tersebut.

Komandan KRI Dewa Ruci, Letkol Laut (P) Nana Masihna, S.H., M.Tr.Opsla, menyambut para tamu yang hadir di ruang VIP kapal. Dalam sambutannya, ia menyampaikan ucapan selamat datang serta berharap pertemuan tersebut dapat mempererat tali silaturahmi antarpimpinan dan perwakilan instansi di Kota Cirebon.

KRI Dewa Ruci dikenal sebagai kapal layar legendaris TNI Angkatan Laut yang memiliki sejarah panjang dalam pelayaran. Kapal ini telah menjalankan berbagai pelayaran, baik di wilayah Indonesia maupun dalam perjalanan ke berbagai kawasan dunia.

Keberadaan KRI Dewa Ruci di Dermaga Muara Jati II Pelabuhan Cirebon menjadi kesempatan bagi para peserta untuk melihat secara langsung kapal yang memiliki nilai sejarah dalam perjalanan maritim Indonesia. Kapal tersebut juga menjadi bagian dari pengenalan tradisi pelayaran dan kehidupan di lingkungan TNI Angkatan Laut.

Kegiatan coffee morning berlangsung dalam suasana ramah tamah dengan agenda pembukaan, ucapan selamat datang dari Komandan KRI Dewa Ruci, sambutan Komandan Pangkalan TNI Angkatan Laut Cirebon, serta interaksi antarpeserta. Pertemuan tersebut dimanfaatkan untuk menjalin komunikasi dan mempererat hubungan kelembagaan.

Komandan Lanal Cirebon, Letkol Laut (P) Mizar Hanoeng, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas kehadiran para tamu di KRI Dewa Ruci. Ia berharap pertemuan tersebut dapat menjadi sarana silaturahmi yang bermanfaat bagi seluruh peserta.

Dalam kegiatan tersebut, Kapolres Cirebon Kota diwakili Wakapolres Kompol Ari Nugroho, S.I.K. Kehadiran perwakilan kepolisian bersama unsur Forkopimda lainnya menunjukkan terjalinnya komunikasi antarlembaga dalam mendukung hubungan kerja yang baik di Kota Cirebon.

Kapolsek Kawasan Pelabuhan Cirebon, AKP Asep Sunaryono S., S.H., menyampaikan bahwa KRI Dewa Ruci memiliki nilai sejarah dan menjadi kebanggaan dalam tradisi pelayaran TNI Angkatan Laut. Kegiatan di atas kapal tersebut juga menjadi kesempatan untuk memperkenalkan warisan maritim Indonesia kepada para tamu yang hadir.

Kapolres Cirebon Kota AKBP Bimantoro Kurniawan, S.I.K., M.M., melalui Kapolsek Kawasan Pelabuhan Cirebon AKP Asep Sunaryono S., S.H., menyampaikan, “KRI Dewa Ruci merupakan kapal legendaris yang memiliki nilai sejarah penting bagi Indonesia, khususnya dalam tradisi pelayaran TNI Angkatan Laut. Kami berharap kegiatan silaturahmi seperti ini dapat memperkuat hubungan antarlembaga serta meningkatkan semangat kebersamaan dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.”

KRI Dewa Ruci Jadi Lokasi Silaturahmi Pimpinan Daerah Kota Cirebon

Cirebon Kota - Kapal Republik Indonesia (KRI) Dewa Ruci menjadi lokasi kegiatan coffee morning dan silaturahmi bersama unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kota Cirebon yang berlangsung di Ruang Salon KRI Dewa Ruci, Dermaga Muara Jati II, Pelabuhan Cirebon, Rabu (14/10/2026), mulai pukul 09.00 WIB. Kegiatan tersebut menjadi kesempatan untuk mengenal lebih dekat kapal legendaris milik TNI Angkatan Laut tersebut.

Komandan KRI Dewa Ruci, Letkol Laut (P) Nana Masihna, S.H., M.Tr.Opsla, menyambut para tamu yang hadir di ruang VIP kapal. Dalam sambutannya, ia menyampaikan ucapan selamat datang serta berharap pertemuan tersebut dapat mempererat tali silaturahmi antarpimpinan dan perwakilan instansi di Kota Cirebon.

KRI Dewa Ruci dikenal sebagai kapal layar legendaris TNI Angkatan Laut yang memiliki sejarah panjang dalam pelayaran. Kapal ini telah menjalankan berbagai pelayaran, baik di wilayah Indonesia maupun dalam perjalanan ke berbagai kawasan dunia.

Keberadaan KRI Dewa Ruci di Dermaga Muara Jati II Pelabuhan Cirebon menjadi kesempatan bagi para peserta untuk melihat secara langsung kapal yang memiliki nilai sejarah dalam perjalanan maritim Indonesia. Kapal tersebut juga menjadi bagian dari pengenalan tradisi pelayaran dan kehidupan di lingkungan TNI Angkatan Laut.

Kegiatan coffee morning berlangsung dalam suasana ramah tamah dengan agenda pembukaan, ucapan selamat datang dari Komandan KRI Dewa Ruci, sambutan Komandan Pangkalan TNI Angkatan Laut Cirebon, serta interaksi antarpeserta. Pertemuan tersebut dimanfaatkan untuk menjalin komunikasi dan mempererat hubungan kelembagaan.

Komandan Lanal Cirebon, Letkol Laut (P) Mizar Hanoeng, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas kehadiran para tamu di KRI Dewa Ruci. Ia berharap pertemuan tersebut dapat menjadi sarana silaturahmi yang bermanfaat bagi seluruh peserta.

Dalam kegiatan tersebut, Kapolres Cirebon Kota diwakili Wakapolres Kompol Ari Nugroho, S.I.K. Kehadiran perwakilan kepolisian bersama unsur Forkopimda lainnya menunjukkan terjalinnya komunikasi antarlembaga dalam mendukung hubungan kerja yang baik di Kota Cirebon.

Kapolsek Kawasan Pelabuhan Cirebon, AKP Asep Sunaryono S., S.H., menyampaikan bahwa KRI Dewa Ruci memiliki nilai sejarah dan menjadi kebanggaan dalam tradisi pelayaran TNI Angkatan Laut. Kegiatan di atas kapal tersebut juga menjadi kesempatan untuk memperkenalkan warisan maritim Indonesia kepada para tamu yang hadir.

Kapolres Cirebon Kota AKBP Bimantoro Kurniawan, S.I.K., M.M., melalui Kapolsek Kawasan Pelabuhan Cirebon AKP Asep Sunaryono S., S.H., menyampaikan, “KRI Dewa Ruci merupakan kapal legendaris yang memiliki nilai sejarah penting bagi Indonesia, khususnya dalam tradisi pelayaran TNI Angkatan Laut. Kami berharap kegiatan silaturahmi seperti ini dapat memperkuat hubungan antarlembaga serta meningkatkan semangat kebersamaan dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.”

Pasiter Kodim 0605/Subang Tekankan Kesiapan Personel Satgas TMMD ke-130


Sergap Target (Subang) -
Kesiapan personel menjadi salah satu faktor penting dalam mendukung kelancaran pelaksanaan program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-130 Kodim 0605/Subang. Hal tersebut tercermin dalam apel pagi yang dilaksanakan personel Satgas TMMD di Kampung Cinaga RT 03 RW 02, Desa Cupunagara, Kecamatan Cisalak, Kabupaten Subang, Rabu (14/10/2026).


Apel pagi dipimpin Pasiter Kodim 0605/Subang, Kapten Inf Ganjar Andriana Belo, sebagai bagian dari pengecekan kesiapan personel dan koordinasi sebelum melaksanakan pekerjaan di lapangan. Melalui kegiatan tersebut, personel menerima arahan terkait pembagian tugas dan pelaksanaan sasaran TMMD sesuai rencana.

Kapten Inf Ganjar Andriana Belo menekankan pentingnya disiplin, tanggung jawab, dan koordinasi dalam menjalankan setiap tugas. Menurutnya, kesiapan personel diperlukan agar pekerjaan di lapangan dapat berjalan tertib dan mendukung pencapaian target program.

“Setiap personel harus memahami tugas dan tanggung jawabnya masing-masing. Dengan disiplin dan koordinasi yang baik, kami berharap seluruh sasaran TMMD dapat dikerjakan secara optimal sesuai rencana,” ujarnya.

Selain memastikan kesiapan personel, apel pagi menjadi sarana untuk menyamakan langkah dalam pelaksanaan kegiatan. Dengan pembagian tugas yang jelas, setiap unsur diharapkan dapat bekerja secara terarah serta menjaga kualitas hasil pekerjaan.

Melalui pengendalian dan koordinasi yang berkelanjutan, Satgas TMMD ke-130 Kodim 0605/Subang terus berupaya memastikan pelaksanaan program berjalan sesuai sasaran, sekaligus mendukung percepatan pembangunan di Desa Cupunagara, Kecamatan Cisalak.


Satbinmas Polres Indramayu Kumpulkan Puluhan Pelajar dan Orang Tua di Indramayu, Ada Apa ?




Indramayu, Sergaptarget.com  Sebanyak 46 siswa SMP Negeri 1 Sindang, Kabupaten Indramayu, mendapat pembinaan dari Sat Binmas Polres Indramayu Polda Jabar, Selasa (13/10/2026). 

Para orang tua siswa juga dihadirkan untuk bersama-sama membahas persoalan kenakalan remaja, mulai dari konvoi sepeda motor hingga risiko penyalahgunaan Obat keras Tertentu (OKT).

Kegiatan yang berlangsung di salah satu sekolahan di wilayah Kecamatan Sindang itu menjadi ruang dialog antara kepolisian, pihak sekolah, dan orang tua dalam mencari langkah pencegahan agar para pelajar tidak terjerumus dalam perilaku yang membahayakan diri sendiri maupun orang lain.

“Pembinaan tersebut dilakukan menyusul adanya perhatian terhadap perilaku sejumlah pelajar, termasuk aktivitas konvoi sepeda motor yang tidak tertib di jalan umum,” kata Kapolres Indramayu AKBP Prianggo P. M. melalui Kasat Binmas Polres Indramayu IPTU Tasim 

Menurut Kasat Binmas, persoalan kenakalan remaja tidak bisa ditangani hanya oleh sekolah atau kepolisian. Keterlibatan keluarga menjadi bagian penting karena aktivitas anak di luar lingkungan sekolah juga membutuhkan perhatian dan pengawasan orang tua.

"Kami sengaja mengundang para orang tua siswa untuk duduk bersama di aula ini guna menyamakan persepsi. Pengawasan anak di luar jam sekolah merupakan tanggung jawab orang tua," ujar IPTU Tasim kepada wartawan.

Ia menjelaskan, para orang tua perlu lebih mengenali lingkungan pergaulan anak-anak mereka, termasuk memperhatikan aktivitas saat pulang sekolah maupun ketika berkumpul bersama teman. Hal itu penting untuk mencegah keterlibatan pelajar dalam aktivitas berisiko, seperti konvoi kendaraan secara ugal-ugalan, geng motor, hingga tawuran antar pelajar.

"Kami memberikan edukasi agar orang tua lebih peka memantau pergaulan anak, sehingga mereka tidak terlibat geng motor, konvoi yang membahayakan, maupun tawuran," katanya.

Tak hanya membahas kenakalan remaja, IPTU Tasim juga menyoroti kebiasaan anak di bawah umur yang mengendarai sepeda motor di jalan raya.

Ia mengingatkan bahwa pengendara wajib memenuhi persyaratan usia dan memiliki surat izin mengemudi (SIM) sesuai ketentuan yang berlaku. Karena itu, orang tua diminta tidak membiarkan anak yang belum memenuhi persyaratan mengendarai sepeda motor di jalan umum.

"Anak-anak yang belum cukup umur dan belum memiliki SIM tidak boleh mengendarai sepeda motor di jalan umum. Ini menyangkut keselamatan mereka sendiri maupun pengguna jalan lainnya," tegasnya.

Selain keselamatan berlalu lintas, pembinaan juga menyoroti bahaya penyalahgunaan obat keras tertentu, seperti Tramadol, Trihexyphenidyl , Hexymer.

IPTU Tasim mengingatkan, penggunaan obat-obatan tersebut tanpa indikasi medis dan pengawasan dokter dapat menimbulkan risiko kesehatan serius, termasuk ketergantungan dan gangguan fungsi tubuh.

Menurutnya, orang tua perlu lebih peka terhadap perubahan perilaku anak, sekaligus membangun komunikasi yang terbuka agar remaja tidak mudah terpengaruh ajakan mengonsumsi obat secara sembarangan.

"Kami mengimbau para orang tua untuk jeli melihat perubahan perilaku anak guna mengantisipasi penyalahgunaan obat keras tertentu yang dapat membahayakan kesehatan dan masa depan mereka," ujarnya.

IPTU Tasim menegaskan, pembinaan tersebut tidak dimaksudkan untuk memberi cap buruk kepada para siswa, melainkan mengajak mereka memahami konsekuensi dari perilaku berisiko.

Ia berharap sekolah dan orang tua dapat terus membangun komunikasi dengan kepolisian apabila menemukan gejala kenakalan remaja yang membutuhkan pendampingan.

Menurutnya, pendekatan dialogis dan edukatif perlu diutamakan agar para pelajar memiliki kesempatan memperbaiki perilaku serta lebih fokus pada pendidikan.

"Jika menemukan indikasi kenakalan remaja, segera lakukan pendekatan dialogis yang mendidik. Mari kita jalin komunikasi antara kepolisian, sekolah, dan orang tua agar anak-anak dapat tumbuh menjadi generasi yang lebih baik," katanya.

Melalui pembinaan tersebut, pihaknya berharap terbangun kesadaran bersama untuk meningkatkan pengawasan, memperkuat pendidikan karakter, dan menciptakan lingkungan pergaulan yang aman bagi para pelajar.

Terpisah, Kasi Humas Polres Indramayu AKP Tarno kembali mengimbau masyarakat agar tidak ragu memanfaatkan layanan Lapor Pak Polisi - Siap Mas Indramayu melalui WhatsApp 081999700110 atau Call Center 110 apabila menemukan adanya tindak kriminalitas maupun gangguan kamtibmas di lingkungan sekitarnya.

(Nana. S)