All Posts | Sergap Target

Berita Terkini

Ungkapan Syukur Warga, Malam Minggu Satgas TMMD Diwarnai Makan Bersama

Sergap Target (Subang) - Suasana malam Minggu di Kampung Sukamanah, Desa Cupunagara, Kecamatan Cisalak, terasa berbeda. Pada Sabtu malam (24...

Postingan Populer

Sabtu, 24 Oktober 2026

Satgas TMMD ke-130 Makan Bersama Warga, Uang Ransum Bantu Gerakkan Ekonomi Lokal


Sergap Target (Subang) - Kebersamaan personel Satgas TMMD ke-130 Kodim 0605/Subang dengan masyarakat terlihat saat mereka makan bersama setelah melaksanakan pekerjaan sasaran fisik di Kampung Cihaur Wetan, Dusun 1, RT 03 RW 02, Desa Cupunagara, Kecamatan Cisalak, Kabupaten Subang, Sabtu (24/10/2026).

Suasana akrab tampak ketika anggota Satgas dan warga duduk bersama menikmati hidangan yang telah disiapkan. Momen tersebut menjadi bagian dari kebersamaan yang tumbuh selama pelaksanaan program TMMD, ketika prajurit dan masyarakat bekerja berdampingan untuk mendukung pembangunan desa.

Dalam pelaksanaannya, uang ransum personel Satgas diberikan kepada warga untuk menyiapkan makanan. Pola ini memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat setempat sekaligus menghadirkan kesempatan bagi anggota Satgas dan warga untuk menikmati hidangan bersama setelah menyelesaikan pekerjaan.

Komandan Kodim 0605/Subang, Letkol Czi Deny Widi Anggoro, S.H., M.Han., menjelaskan bahwa mekanisme tersebut menjadi salah satu cara agar kehadiran Satgas TMMD turut memberikan manfaat langsung bagi warga di sekitar lokasi kegiatan.

“Uang ransum personel kami berikan kepada warga untuk menyiapkan makanan. Dengan begitu, masyarakat juga merasakan manfaat ekonomi dari kegiatan TMMD, sementara makanan yang disiapkan bisa dinikmati bersama oleh anggota Satgas dan warga,” ujar Dandim.

Warga setempat, Wahyu, turut merasakan suasana kebersamaan tersebut. Makan bersama setelah bekerja menghadirkan kesempatan bagi warga dan anggota Satgas untuk berinteraksi lebih dekat dalam suasana kekeluargaan.

Kebersamaan seperti ini melengkapi pelaksanaan sasaran fisik TMMD ke-130, termasuk pembangunan Pos Kamling di Kampung Cihaur Wetan. Selain mendorong pembangunan infrastruktur, kegiatan tersebut memperkuat hubungan sosial dan semangat gotong royong antara TNI dan masyarakat.

Melalui program TMMD ke-130, Kodim 0605/Subang terus mendorong pembangunan desa yang memberikan manfaat bagi masyarakat, baik melalui pembangunan fisik maupun penguatan kebersamaan dan kepedulian terhadap perekonomian warga.

Rehabilitasi Musola At-Taufik Berlanjut, Satgas TMMD ke-130 Mulai Pengecatan Interior


Sergap Target (Subang) - Rehabilitasi Musola At-Taufik di Kampung Cinaga, Dusun 1, RT 02 RW 03, Desa Cupunagara, Kecamatan Cisalak, Kabupaten Subang, terus berlanjut. Personel Satgas TMMD ke-130 Kodim 0605/Subang kini mulai melakukan pengecatan pada bagian dalam musola sebagai bagian dari upaya memperbaiki kondisi tempat ibadah masyarakat, Sabtu (24/10/2026).

Berdasarkan dokumentasi di lapangan, anggota Satgas terlihat mengecat bagian plafon dan area interior musola. Pekerjaan tersebut menjadi bagian dari tahapan rehabilitasi untuk memperbaiki tampilan ruangan agar lebih bersih dan nyaman digunakan oleh masyarakat dalam menjalankan ibadah.

Rehabilitasi tempat ibadah ini merupakan salah satu sasaran tambahan program TMMD ke-130 Kodim 0605/Subang. Pelaksanaannya diharapkan dapat mendukung kenyamanan warga sekaligus menjaga keberadaan fasilitas keagamaan yang menjadi bagian penting dari kehidupan masyarakat setempat.

Komandan Kompi Satgas TMMD ke-130, Letda Inf Anggriawan Rizki, menyampaikan bahwa rehabilitasi musola menjadi bagian dari komitmen Satgas dalam membantu memperbaiki fasilitas yang dibutuhkan masyarakat.

“Melalui rehabilitasi Musola At-Taufik ini, kami berharap tempat ibadah warga menjadi lebih bersih, rapi, dan nyaman digunakan. Kami ingin sasaran TMMD yang dikerjakan benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat,” ujarnya.

Pengurus Dewan Kemakmuran Musola (DKM) At-Taufik, Bapak Makmur, menyambut baik pelaksanaan rehabilitasi tersebut. Perbaikan musola diharapkan dapat menunjang kegiatan ibadah warga dan membuat masyarakat semakin nyaman saat menggunakannya.

“Kami bersyukur musola ini mendapat perhatian melalui program TMMD. Semoga setelah diperbaiki, warga semakin nyaman beribadah dan kegiatan keagamaan di sini dapat berjalan dengan lebih baik,” ungkap Makmur.

Melalui rehabilitasi Musola At-Taufik, Satgas TMMD ke-130 Kodim 0605/Subang terus mendukung pembangunan fasilitas masyarakat di Desa Cupunagara. Pembangunan tersebut diharapkan memberikan manfaat yang berkelanjutan, termasuk dalam menunjang kehidupan sosial dan keagamaan warga.

Pembangunan Pos Kamling di Cihaur Wetan Berlanjut, Dinding Mulai Diplester


Sergap Target (Subang) - Pembangunan Pos Kamling yang menjadi salah satu sasaran tambahan TMMD ke-130 Kodim 0605/Subang terus berlanjut. Personel Satgas bersama warga melaksanakan pekerjaan plesteran dinding Pos Kamling di Kampung Cihaur Wetan, Dusun 1, RT 03 RW 02, Desa Cupunagara, Kecamatan Cisalak, Kabupaten Subang, Sabtu (24/10/2026).

Dalam dokumentasi kegiatan, anggota Satgas TMMD terlihat bekerja bersama warga meratakan adukan semen pada permukaan dinding bangunan. Tahap plesteran ini menjadi bagian dari proses pengerjaan untuk mempersiapkan dinding sebelum memasuki tahap penyelesaian berikutnya.

Pembangunan Pos Kamling tersebut dilaksanakan melalui semangat gotong royong antara personel Satgas dan masyarakat. Keterlibatan warga dalam proses pengerjaan turut memperkuat kebersamaan sekaligus menumbuhkan rasa memiliki terhadap fasilitas yang dibangun di lingkungan mereka.

Komandan Kompi Satgas TMMD ke-130, Letda Inf Anggriawan Rizki, mengatakan bahwa pembangunan Pos Kamling merupakan bagian dari upaya mendukung kebutuhan masyarakat di tingkat lingkungan.

“Pembangunan Pos Kamling ini kami harapkan dapat memberikan manfaat bagi warga. Melalui kerja bersama Satgas dan masyarakat, kami ingin menumbuhkan semangat gotong royong sekaligus mendukung tersedianya fasilitas yang dibutuhkan lingkungan,” ujarnya.

Warga setempat menyambut baik kelanjutan pembangunan Pos Kamling tersebut. Keterlibatan Satgas TMMD bersama masyarakat dalam pengerjaan bangunan menjadi wujud kebersamaan dalam mewujudkan fasilitas lingkungan yang dapat dimanfaatkan bersama.

Pembangunan Pos Kamling ini menjadi salah satu sasaran tambahan program TMMD ke-130 Kodim 0605/Subang di Desa Cupunagara. Melalui pengerjaan yang dilakukan secara bertahap, fasilitas tersebut diharapkan dapat mendukung kegiatan warga dalam menjaga keamanan dan ketertiban lingkungan.

Rehabilitasi Rutilahu TMMD ke-130 Berlanjut, Dinding Rumah Emak Ruhimah Mulai Diplester dan Diaci


Sergap Target (Subang) - Program rehabilitasi Rumah Tidak Layak Huni (Rutilahu) melalui TMMD ke-130 Kodim 0605/Subang terus menunjukkan perkembangan. Rumah milik Emak Ruhimah dan suaminya, Abah Rusman, di Kampung Cilalay, RT 03 RW 03, Desa Cupunagara, Kecamatan Cisalak, Kabupaten Subang, kini memasuki tahap pengerjaan plester dan aci dinding, Sabtu (24/10/2026).

Pada tahap ini, pengerjaan difokuskan pada perataan permukaan dinding menggunakan adukan semen, kemudian dilanjutkan dengan pengacian untuk menghasilkan permukaan yang lebih halus. Pekerjaan tersebut menjadi bagian penting dalam proses rehabilitasi agar kondisi rumah semakin baik dan siap memasuki tahapan penyelesaian berikutnya.

Personel Satgas TMMD ke-130 bersama warga terus melaksanakan pengerjaan secara bertahap. Setiap tahapan dilakukan untuk meningkatkan kondisi hunian agar lebih layak, sekaligus memberikan kenyamanan bagi penghuni rumah.

Komandan Kompi Satgas TMMD ke-130, Letda Inf Anggriawan Rizki, menyampaikan bahwa rehabilitasi Rutilahu merupakan salah satu sasaran tambahan yang ditujukan untuk membantu masyarakat memperoleh hunian yang lebih layak.

“Melalui program rehabilitasi Rutilahu ini, kami berharap rumah yang dikerjakan dapat menjadi lebih layak dan nyaman bagi penghuninya. Satgas TMMD terus berupaya menyelesaikan setiap tahapan pekerjaan dengan baik agar manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh masyarakat,” ujarnya.

Bagi Emak Ruhimah dan Abah Rusman, proses rehabilitasi tersebut menjadi harapan untuk memiliki tempat tinggal dengan kondisi yang lebih baik. Pengerjaan yang terus berlanjut membawa rumah mereka semakin dekat menuju penyelesaian.

Rehabilitasi Rutilahu ini merupakan bagian dari sasaran tambahan TMMD ke-130 Kodim 0605/Subang di Desa Cupunagara. Selain pembangunan infrastruktur, program tersebut juga diarahkan untuk meningkatkan kualitas hunian masyarakat yang membutuhkan.

Melalui pengerjaan yang dilakukan secara bertahap, Satgas TMMD ke-130 berupaya menghadirkan manfaat nyata bagi warga. Kebersamaan personel TNI dan masyarakat dalam proses rehabilitasi menjadi wujud gotong royong untuk mendukung peningkatan kesejahteraan di wilayah pedesaan.

Jumat, 23 Oktober 2026

Komisi III DPRD Indramayu Bersama Perumdam Tirta Darma Ayu Kunker Ke Kilang Balongan Jajaki Kerjasama





Indramayu, Sergaptarget. com  Komisi III DPRD Kabupaten Indramayu bersama Perumdam (Perusahaan Daerah Air Minum) Tirta Darma Ayu  melakukan kunjungan kerja ke Pertamina Patra Niaga Kilang Balongan kamis 22/10/2026.

Pada kunker ini, Ketua Komisi III DPRD Indramayu, Suhendri, S.H., menyampaikan bahwa kunjungan ini dimaksudkan sebagai upaya memperkuat sinergitas BUMN dengan DPRD maupun BUMD sehingga terjalin hubungan yang harmonis dan lingkungan yang kondusif.

Lebih dari itu, sambungnya, Komisi III juga berharap adanya kolaborasi dan partisipasi Kilang Balongan dalam membantu mendorong peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Indramayu melalui skema kerja sama di berbagai sektor melalui BUMD.

Salah satu sektor yang ditawarkan Komisi III yakni kerja sama pemanfaatan air baku dari Perumdam Tirta Darma Ayu.

“Kami harap ada peluang kerja sama yang bisa terjalin antara Kilang RU Balongan dengan BUMD agar keberadaan BUMN Pertamina mendorong PAD Indramayu terang Suhendri.

Terkait kebutuhan air untuk operasional Kilang, Executive General Manager (EGM) Kilang Balongan, Yulianto Triwibowo, mengatakan  air yang digunakan untuk operasional maupun untuk penyimpanan saat ini 100 persen telah terpenuhi melalui fasilitas Water Intake Salamdarma (WIF) di Subang yang dimiliki oleh Kilang Pertamina Balongan.

Disampaikan EGM, kapasitas penyaluran air baku dari Salamdarma sebagian besar digunakan untuk unit Utilities sebagai pembangkit energi di kilang.

Namun demikian, lanjut Yulianto, dari kunjungan ini tidak menutup kemungkinan terjalin  kerja sama dengan Perumdam namun perlu pendalaman, evaluasi, dan perhitungan yang matang terlebih dahulu.

Yulianto juga menyampaikan, Pertamina Kilang Balongan pada dasarnya juga telah menjalin kerja sama jual beli air bersih dengan Perumdam Tirta Darma Ayu untuk memenuhi kebutuhan air bersih di komplek Perumahan Pertamina Bumi Patra  sejak Desember 2022 lalu.

Sementara itu, Direktur Utama Perumdam Tirta Darma Ayu, Nurpan , S.E., M.Si pada kesempatan ini menyampaikan bahwa Perumdam juga siap memberikan pelayanan air untuk operasional Kilang Balongan, jika peluang kerja sama ini kelak bisa terjalin.

Nurpan menegaskan, supplai air dari Perumdam diyakini cukup untuk kebutuhan kilang dengan spesifikasi air yang sama dan sekaligus akan memberikan manfaat dalam peningkatan PAD Indramayu terangnya.

(Nana. S)

Polresta Cirebon Tanam 30 Bibit Pohon Mangga, Kapolresta: Menjaga Lingkungan Adalah Tanggung Jawab Bersama


CIREBON – Polresta Cirebon terus menunjukkan komitmennya dalam menjaga kelestarian lingkungan melalui program Green Policing. Salah satunya diwujudkan melalui kegiatan penanaman pohon dan kerja bakti atau korve lingkungan di Jalan Ki Gede Mayaguna No. 12, Pasalakan, Kecamatan Sumber, Kabupaten Cirebon, Jumat (23/10/2026).

Kegiatan yang dimulai pukul 07.00 WIB tersebut dilaksanakan sebagai bentuk kepedulian Polri terhadap kebersihan, penghijauan, dan keberlanjutan lingkungan hidup.

Kapolresta Cirebon Kombes Pol. Imara Utama, S.H., S.I.K., M.H., yang diwakili Kabag Ren Polresta Cirebon Kompol Acep Anda, S.H., M.H., didampingi Kabag SDM Kompol Nani Kusmayati, S.H., M.H. Kegiatan ini turut diikuti Kasat Lantas AKP Yudha Satyo Rahardjo, S.T.K., S.I.K., M.H., Kasat Samapta Kompol Endang Sujana, S.H., M.H., serta para perwira, anggota, dan ASN Polresta Cirebon.

Dalam kegiatan tersebut, personel melaksanakan korve untuk membersihkan dan merapikan lingkungan sekitar lokasi. Selain itu, sebanyak 30 bibit pohon mangga ditanam sebagai langkah nyata mendukung penghijauan dan menciptakan lingkungan yang lebih asri dan sehat.

Kapolresta Cirebon Kombes Pol. Imara Utama mengatakan bahwa program Green Policing merupakan bentuk kepedulian Polri terhadap kelestarian lingkungan sekaligus upaya membangun kesadaran bersama akan pentingnya menjaga alam.

“Menjaga lingkungan merupakan tanggung jawab kita bersama. Melalui kegiatan penanaman pohon dan kerja bakti ini, kami ingin menumbuhkan kepedulian terhadap lingkungan, dimulai dari hal sederhana seperti menjaga kebersihan dan menanam serta merawat pohon,” ujar Kombes Pol. Imara Utama.

Ia menambahkan, keberadaan pohon memiliki manfaat penting bagi lingkungan, sehingga penanaman pohon harus diikuti dengan perawatan secara berkelanjutan agar manfaatnya dapat dirasakan dalam jangka panjang.

“Kami berharap kegiatan ini tidak hanya menjadi kegiatan seremonial, tetapi juga menjadi kebiasaan positif yang terus dilakukan, baik oleh personel Polri maupun masyarakat. Dengan lingkungan yang bersih dan hijau, kita turut menciptakan kehidupan yang lebih sehat dan nyaman bagi generasi mendatang,” tambahnya.

Menurutnya, peran Polri tidak hanya terbatas pada menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, tetapi juga dapat diwujudkan melalui aksi nyata yang memberikan manfaat bagi masyarakat dan lingkungan.

Melalui program Green Policing, Polresta Cirebon berkomitmen untuk terus mendorong budaya peduli lingkungan serta mengajak masyarakat berpartisipasi aktif dalam menjaga kebersihan, melakukan penghijauan, dan melestarikan alam.

Kegiatan berlangsung dengan tertib, lancar, dan aman. Diharapkan, langkah nyata tersebut dapat menjadi inspirasi bagi masyarakat untuk bersama-sama mewujudkan lingkungan yang bersih, hijau, sehat, dan berkelanjutan.

Polresta Cirebon Tanam 30 Bibit Pohon Mangga, Kapolresta: Menjaga Lingkungan Adalah Tanggung Jawab Bersama


CIREBON – Polresta Cirebon terus menunjukkan komitmennya dalam menjaga kelestarian lingkungan melalui program Green Policing. Salah satunya diwujudkan melalui kegiatan penanaman pohon dan kerja bakti atau korve lingkungan di Jalan Ki Gede Mayaguna No. 12, Pasalakan, Kecamatan Sumber, Kabupaten Cirebon, Jumat (23/10/2026).

Kegiatan yang dimulai pukul 07.00 WIB tersebut dilaksanakan sebagai bentuk kepedulian Polri terhadap kebersihan, penghijauan, dan keberlanjutan lingkungan hidup.

Kapolresta Cirebon Kombes Pol. Imara Utama, S.H., S.I.K., M.H., yang diwakili Kabag Ren Polresta Cirebon Kompol Acep Anda, S.H., M.H., didampingi Kabag SDM Kompol Nani Kusmayati, S.H., M.H. Kegiatan ini turut diikuti Kasat Lantas AKP Yudha Satyo Rahardjo, S.T.K., S.I.K., M.H., Kasat Samapta Kompol Endang Sujana, S.H., M.H., serta para perwira, anggota, dan ASN Polresta Cirebon.

Dalam kegiatan tersebut, personel melaksanakan korve untuk membersihkan dan merapikan lingkungan sekitar lokasi. Selain itu, sebanyak 30 bibit pohon mangga ditanam sebagai langkah nyata mendukung penghijauan dan menciptakan lingkungan yang lebih asri dan sehat.

Kapolresta Cirebon Kombes Pol. Imara Utama mengatakan bahwa program Green Policing merupakan bentuk kepedulian Polri terhadap kelestarian lingkungan sekaligus upaya membangun kesadaran bersama akan pentingnya menjaga alam.

“Menjaga lingkungan merupakan tanggung jawab kita bersama. Melalui kegiatan penanaman pohon dan kerja bakti ini, kami ingin menumbuhkan kepedulian terhadap lingkungan, dimulai dari hal sederhana seperti menjaga kebersihan dan menanam serta merawat pohon,” ujar Kombes Pol. Imara Utama.

Ia menambahkan, keberadaan pohon memiliki manfaat penting bagi lingkungan, sehingga penanaman pohon harus diikuti dengan perawatan secara berkelanjutan agar manfaatnya dapat dirasakan dalam jangka panjang.

“Kami berharap kegiatan ini tidak hanya menjadi kegiatan seremonial, tetapi juga menjadi kebiasaan positif yang terus dilakukan, baik oleh personel Polri maupun masyarakat. Dengan lingkungan yang bersih dan hijau, kita turut menciptakan kehidupan yang lebih sehat dan nyaman bagi generasi mendatang,” tambahnya.

Menurutnya, peran Polri tidak hanya terbatas pada menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, tetapi juga dapat diwujudkan melalui aksi nyata yang memberikan manfaat bagi masyarakat dan lingkungan.

Melalui program Green Policing, Polresta Cirebon berkomitmen untuk terus mendorong budaya peduli lingkungan serta mengajak masyarakat berpartisipasi aktif dalam menjaga kebersihan, melakukan penghijauan, dan melestarikan alam.

Kegiatan berlangsung dengan tertib, lancar, dan aman. Diharapkan, langkah nyata tersebut dapat menjadi inspirasi bagi masyarakat untuk bersama-sama mewujudkan lingkungan yang bersih, hijau, sehat, dan berkelanjutan.

Kapolresta Cirebon Perkuat Silaturahmi dengan Ulama, Sholat Jumat Keliling Digelar Serentak di 27 Polsek


CIREBON – Polresta Cirebon terus memperkuat kedekatan dengan masyarakat melalui kegiatan Sholat Jumat Keliling yang dilaksanakan secara serentak di wilayah hukum Polresta Cirebon, Jumat (23/10/2026). Kegiatan ini menjadi sarana mempererat silaturahmi antara Polri, ulama, tokoh agama, dan masyarakat sekaligus menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) tetap aman dan kondusif.

Kegiatan tingkat Polresta Cirebon berlangsung di Masjid Jami Baiturrahman, Desa Sindangjawa, Kecamatan Dukupuntang, Kabupaten Cirebon. Kapolresta Cirebon Kombes Pol. Imara Utama, S.H., S.I.K., M.H., diwakili Kabag Ren Polresta Cirebon Kompol Acep Anda, S.H., M.H., bersama Kasat Lantas Polresta Cirebon AKP Yudha Satyo Rahardjo, S.T.K., S.I.K., M.H., Kapolsek Dukupuntang AKP Wawan Hermawan, S.H., Ps. Kasi Propam Polresta Cirebon IPTU Heri Wardoyo, serta personel lainnya. Kedatangan rombongan disambut hangat oleh Ketua DKM Masjid Jami Baiturrahman, Kuwu Desa Sindangjawa, serta tokoh agama, tokoh masyarakat, dan tokoh pemuda setempat.

Usai menunaikan Sholat Jumat berjamaah, jajaran Polresta Cirebon melanjutkan silaturahmi bersama pengurus masjid dan masyarakat. Suasana penuh keakraban tersebut menjadi momentum untuk memperkuat komunikasi, membangun kepercayaan, serta meningkatkan sinergi dalam menjaga keamanan lingkungan.

Kapolresta Cirebon Kombes Pol. Imara Utama melalui kegiatan tersebut menegaskan bahwa terciptanya keamanan dan ketertiban membutuhkan dukungan serta kepedulian seluruh elemen masyarakat.

“Keamanan dan ketertiban bukan hanya menjadi tanggung jawab Polri, tetapi merupakan tanggung jawab kita bersama. Dengan adanya kerja sama, komunikasi yang baik, dan kepedulian masyarakat, situasi yang aman dan kondusif dapat terus kita jaga,” ujarnya.

Ia menambahkan, kegiatan Sholat Jumat Keliling merupakan salah satu upaya Polresta Cirebon untuk hadir lebih dekat dengan masyarakat, menyerap aspirasi, serta mempererat hubungan dengan ulama dan tokoh agama dalam mewujudkan lingkungan yang harmonis.

Kegiatan serupa juga dilaksanakan secara serentak oleh para pejabat utama dan 27 Kapolsek jajaran Polresta Cirebon di wilayah masing-masing. Langkah ini menjadi wujud komitmen Polresta Cirebon dalam mendukung program Jawa Barat Aman melalui pendekatan humanis, penguatan silaturahmi, dan kemitraan bersama masyarakat.

Melalui kegiatan keagamaan dan silaturahmi yang berkelanjutan, Polresta Cirebon berharap terbangun kebersamaan yang semakin kuat antara Polri dan masyarakat sehingga situasi kamtibmas yang aman, damai, dan kondusif di Kabupaten Cirebon dapat terus terpelihara.

17 Siswa Di Anjatan Indramayu Keracunan MBG, Mereka Mual Mual Dan Muntah Kasusnya Kini Masih Diselidiki





 Indramayu, Sergaptarget.com 
Dugaan keracunan yang menimpa belasan siswa kembali terjadi di Indramayu. Kali ini, sebanyak 17 siswa di wilayah Kecamatan Anjatan dilaporkan mengalami gejala mual, pusing, hingga muntah-muntah pada Kamis (22/10/2026).

Para siswa tersebut kemudian dilarikan ke RSUD MA Sentot Patrol untuk mendapatkan penanganan medis.

Sekretaris Kecamatan (Sekmat) Anjatan bersama Kapolsek Anjatan turun langsung ke sekolah untuk melakukan pemantauan dan memastikan situasi tetap aman serta terkendali.

Sementara  Pelaksana Tugas (Plt.) Camat Anjatan, Deddy Irawan, mendatangi RS Sentot Patrol guna memastikan proses penanganan medis terhadap para siswa yang terdampak.

17 Siswa tersebut Alami Mual dan Muntah, Dugaan Keracunan MBG.

Berdasarkan laporan sementara, sebanyak 17 siswa mendapatkan perawatan medis. Namun, hingga kini belum ada kesimpulan resmi mengenai penyebab munculnya gejala yang dialami para siswa, termasuk apakah kejadian tersebut berkaitan dengan konsumsi makanan dari program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Pihak terkait masih melakukan pendalaman dan pemeriksaan lebih lanjut untuk memastikan penyebab kejadian, termasuk  sumber makanan yang dikonsumsi para siswa.

Pemerintah Kecamatan Anjatan mengimbau masyarakat agar tetap tenang dan menunggu informasi resmi dari pihak berwenang.

Peristiwa ini menjadi perhatian penting bagi pihak terkait untuk memastikan keamanan pangan serta memperkuat pengawasan terhadap makanan yang dikonsumsi siswa di lingkungan sekolah.

Hingga berita ini diturunkan penyebab kejadian tersebut masih menunggu kepastian dari pihak berwenang.

(Nana. S)

Isu Gelper di Rohul Memanas, Pemilik Warung Bantah Ada Aktivitas Judi




ROKAN HULU — Isu dugaan aktivitas perjudian berkedok gelanggang permainan (gelper) di Kabupaten Rokan Hulu, Riau, menjadi sorotan setelah sejumlah pemberitaan media online dan unggahan akun TikTok menyebut adanya lokasi perjudian di Kelurahan Pematang Tebih, Kecamatan Ujung Batu.

Menanggapi informasi tersebut, Ronal, pemilik usaha warung yang disebut dalam pemberitaan, angkat bicara. Ia membantah tudingan bahwa tempat usahanya menyediakan lokasi perjudian dan menilai informasi yang beredar tidak sesuai dengan kondisi di lapangan.

Kepada awak media, Jumat (23/10/2026), Ronal menegaskan bahwa menurut keterangannya, tidak ada aktivitas perjudian di warung yang dikelolanya sebagaimana yang dituduhkan.

“Berita yang beredar luas itu saya nilai tidak sesuai dengan fakta di lapangan. Di warung saya sama sekali tidak ada tempat perjudian seperti yang diberitakan,” ujar Ronal.

Ia menyayangkan beredarnya informasi yang dinilainya dapat merugikan usaha serta membentuk persepsi negatif di tengah masyarakat sebelum kebenarannya dipastikan.

Sebagai pemilik usaha di Kelurahan Pematang Tebih, Ronal meminta agar setiap informasi yang menyangkut tempat usahanya terlebih dahulu diverifikasi berdasarkan fakta dan bukti yang dapat dipertanggungjawabkan.

Ia juga mengimbau masyarakat agar tidak terburu-buru mempercayai informasi yang beredar di media sosial maupun media online sebelum mengetahui kebenarannya.

Menurut Ronal, masyarakat perlu memahami perbedaan antara gelanggang permainan dan aktivitas perjudian. Namun, ia menegaskan bahwa penilaian terhadap suatu usaha harus didasarkan pada fakta di lapangan, bukan sekadar dugaan atau informasi yang belum terverifikasi.

Warga Tambusai Utara Turut Angkat Bicara

Klarifikasi serupa disampaikan seorang warga Desa Bangun Jaya, wilayah Kecamatan Tambusai Utara, yang meminta identitasnya tidak dipublikasikan.

Warga tersebut menyatakan bahwa berdasarkan pengamatannya, ia tidak melihat aktivitas perjudian seperti yang disebutkan dalam sejumlah pemberitaan media online maupun unggahan akun TikTok.

“Kami melihat di daerah kami tidak ada aktivitas perjudian seperti yang diberitakan beberapa media online atau akun TikTok,” ujarnya.

Ia menegaskan, apabila ditemukan aktivitas perjudian di wilayahnya, masyarakat berharap pihak terkait dapat mengambil langkah sesuai ketentuan yang berlaku.

Warga itu juga mengingatkan insan pers agar mengedepankan verifikasi sebelum menerbitkan informasi, terutama pemberitaan yang berpotensi menimbulkan keresahan dan kegaduhan di tengah masyarakat.

“Kami mengimbau seluruh insan pers agar tidak menyebarkan berita yang belum tentu kebenarannya, karena hal itu dapat menimbulkan kegaduhan di tengah masyarakat,” katanya.

Verifikasi Diperlukan agar Informasi Berimbang

Klarifikasi Ronal dan keterangan warga tersebut menjadi bagian dari upaya menyampaikan sudut pandang pihak yang merasa dirugikan oleh informasi yang beredar.

Untuk memastikan persoalan ini secara utuh, diperlukan verifikasi independen terhadap informasi yang dipersoalkan, termasuk pemeriksaan kondisi di lapangan dan konfirmasi kepada pihak-pihak terkait.

Dalam pemberitaan yang menyangkut dugaan aktivitas perjudian, prinsip akurasi, keberimbangan, dan asas praduga tak bersalah perlu tetap dijunjung tinggi. Tuduhan yang belum terverifikasi tidak semestinya disajikan sebagai fakta yang telah terbukti.

Masyarakat diharapkan tetap cermat menyikapi informasi yang beredar. Sementara itu, media dituntut menjalankan tugas jurnalistik secara profesional, berimbang, dan bertanggung jawab agar informasi yang disampaikan kepada publik tidak menimbulkan kesalahpahaman.

(Tim)