Berita Terkini

Tampil dengan Seragam PDH Baru, Lapas Pasir Pangarayan Gelar Apel Pagi Awal Tahun 2026

Pasir Pengaraian - Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIB Pasir Pangarayan melaksanakan Apel Pagi Awal Tahun 2026 pada Senin (5/1/2026) di lingkun...

Postingan Populer

Senin, 05 Januari 2026

Tampil dengan Seragam PDH Baru, Lapas Pasir Pangarayan Gelar Apel Pagi Awal Tahun 2026


Pasir Pengaraian - Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIB Pasir Pangarayan melaksanakan Apel Pagi Awal Tahun 2026 pada Senin (5/1/2026) di lingkungan Lapas Kelas IIB Pasir Pangarayan.

Apel pagi awal tahun tersebut dipimpin langsung oleh Kepala Lapas Kelas IIB Pasir Pangarayan, Efendi Parlindungan Purba, dan diikuti oleh jajaran pejabat struktural, staf, serta peserta magang nasional. Kegiatan berlangsung dengan tertib dan khidmat sebagai wujud kesiapan jajaran pemasyarakatan dalam mengawali pelaksanaan tugas dan fungsi di tahun 2026.

Menjadi pembeda dari tahun-tahun sebelumnya, pada apel kali ini seluruh pegawai tampil mengenakan seragam Pakaian Dinas Harian (PDH) baru. Penggunaan seragam PDH baru tersebut mencerminkan semangat baru serta komitmen jajaran dalam mendukung pelaksanaan tugas yang berorientasi pada kerja nyata dan pelayanan prima.

Dalam amanatnya, Kepala Lapas Kelas IIB Pasir Pangarayan menyampaikan arahan kepada seluruh jajaran agar melaksanakan tugas sesuai dengan tanggung jawab masing-masing serta terus menjaga profesionalisme dan kedisiplinan dalam bekerja.

Ia juga mengajak seluruh pegawai untuk menjadikan awal tahun sebagai momentum evaluasi dan perbaikan kinerja, sehingga setiap pelaksanaan tugas dapat memberikan kontribusi positif bagi organisasi dan masyarakat.

Usai pelaksanaan apel, kegiatan dilanjutkan dengan pemberian secara simbolis Sisa Hasil Usaha (SHU) dari Koperasi INKOPASINDO kepada anggota koperasi PRIMKOPASINDO pegawai Lapas Kelas IIB Pasir Pangarayan. Pemberian SHU ini merupakan bentuk manfaat keanggotaan koperasi serta upaya dalam mendukung kesejahteraan pegawai.

Melalui rangkaian kegiatan tersebut, Lapas Kelas IIB Pasir Pangarayan menegaskan komitmen untuk membangun kebersamaan dan kesiapan seluruh jajaran dalam melaksanakan tugas pada tahun 2026 sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
***Friska Dan Hobbi***

Minggu, 04 Januari 2026

Babinsa Harjamukti Laksanakan Komsos Bersama Ibu-Ibu PKK Bahas Kebersihan Lingkungan





Kota Cirebon, (Senin, 5/1/2026), – Babinsa Kelurahan Harjamukti, Serma Abdul Hadi, melaksanakan kegiatan komunikasi sosial (komsos) bersama ibu-ibu PKK Kelurahan Harjamukti. Kegiatan tersebut berlangsung di Kantor Kelurahan Harjamukti, Kota Cirebon.

Dalam kegiatan komsos tersebut, Serma Abdul Hadi bersama ibu-ibu PKK membahas pentingnya menjaga kebersihan lingkungan, terutama di tengah musim hujan yang saat ini sedang berlangsung. Ia menekankan bahwa curah hujan yang tinggi berpotensi menimbulkan berbagai permasalahan lingkungan, seperti genangan air, sampah yang menyumbat saluran air, serta meningkatnya risiko penyakit.

Serma Abdul Hadi mengajak seluruh warga, khususnya melalui peran aktif ibu-ibu PKK, untuk lebih peduli terhadap kebersihan lingkungan sekitar tempat tinggal. Salah satu upaya yang didorong adalah dengan menggalakkan kembali kegiatan "Jumat Bersih" di setiap RW sebagai bentuk gotong royong dan kepedulian bersama terhadap lingkungan.

"Kebersihan lingkungan adalah tanggung jawab bersama. Dengan rutin melaksanakan kegiatan Jumat Bersih, kita dapat mencegah banjir dan menjaga lingkungan tetap sehat," ujar Serma Abdul Hadi.

Ibu-ibu PKK Kelurahan Harjamukti menyambut baik ajakan tersebut dan siap mendukung serta mengajak masyarakat di wilayah masing-masing untuk aktif menjaga kebersihan lingkungan.

Melalui kegiatan komsos ini, diharapkan terjalin sinergi yang baik antara Babinsa, PKK, dan masyarakat dalam menciptakan lingkungan yang bersih, sehat, dan nyaman, khususnya di wilayah Kelurahan Harjamukti, Kota Cirebon.(pendim0614)*((Babil))

Polisi Tangani Penemuan Mayat di Lapangan Sport Center Indramayu







Indramayu, Sergaptarget, Jagat sosial media digegerkan dengan penemuan sesosok mayat pria di Lapangan Voli Sport Center (SC), Kelurahan Karanganyar, Kecamatan Indramayu, Kabupaten Indramayu, Minggu pagi (4/1/2026).

Mayat tersebut pertama kali diketahui sekitar pukul 07.00 WIB oleh seorang Saksi Riski Wijaya. Saat itu, Saksi hendak membuang air kecil di sekitar lokasi lapangan voli pantai. Namun, ia melihat seorang pria berada di bangku dalam posisi seperti sedang tidur, tetapi tidak menunjukkan gerakan yang sama sekali.

Kemudian Saksi Riski Wijaya memberitahu Saksi lain Eman Sulaeman lalu mengeceknya bersama Karyana.

Setelah dilakukan pengecekan korban benar sudah dalam keadaan meninggal dunia sudah kaku dan tidak bergerak sama sekali.

Atas kejadian tersebut, para saksi segera melaporkan penemuan mayat itu ke Polsek Indramayu untuk ditindaklanjuti oleh pihak kepolisian.

Berdasarkan keterangan Saksi lainnya, Nasarudin, diketahui bahwa korban pernah ditemui sekitar 15 hari sebelumnya di area pasar malam Sport Center. Pada saat itu, korban bermaksud berdagang gulali. Bahkan, tiga hari sebelum meninggal dunia, korban sempat mengeluh kepada Saksi bahwa dirinya sudah dua hari tidak makan.

Sekitar pukul 07.30 WIB, setelah menerima laporan dari warga, Polsek Indramayu langsung menghubungi Piket Siaga Polres Indramayu. Tak lama berselang, personel Polsek Indramayu bersama Unit Inafis Polres Indramayu tiba di lokasi kejadian.

Petugas kemudian melakukan sejumlah langkah penanganan, di antaranya pengamanan tempat kejadian perkara (TKP), pemeriksaan saksi-saksi, pengamanan barang bukti, serta melakukan proses identifikasi terhadap korban.

Garis polisi pun dipasang untuk menjaga lokasi agar tetap steril selama proses olah TKP berlangsung.
Setelah seluruh rangkaian pemeriksaan awal selesai dilakukan di lokasi, jenazah korban selanjutnya dibawa ke RSUD Indramayu untuk pemeriksaan medis lebih lanjut.

Kapolres Indramayu AKBP Mochamad Fajar Gemilang melalui Kasi Humas Polres Indramayu AKP Tarno menjelaskan, berdasarkan hasil pemeriksaan luar yang dilakukan oleh dr. Muntari selaku dokter jaga RSUD Indramayu, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban.

"Dari hasil pemeriksaan medis, tidak ditemukan adanya bekas kekerasan baik akibat benda tajam maupun benda tumpul di tubuh korban," kata AKP Tarno.

Korban diketahui bernama Taslim (51) Tahun, alamat Desa Dempet Rt.002 Rw.004 Kecamatan Dempet, Kabupaten Demak, Jawa Tengah.


AKP Tarno menambahkan, dugaan sementara korban meninggal dunia akibat sakit. Hal tersebut diperkuat dengan pemeriksaan medis dokter jaga RSUD Indramayu, yang menyebut tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban.

Pihak keluarga korban yang telah dihubungi juga menyatakan menerima kejadian tersebut dengan ikhlas. Keluarga korban menyatakan menolak melakukan proses otopsi dan menyerahkan sepenuhnya penanganan kepada pihak kepolisian sesuai prosedur yang berlaku.

Dalam hal ini AKP Tarno mengingatkan kembali kepada masyarakat untuk segera melaporkan ke layanan Lapor Pak Polisi – SIAP MAS INDRAMAYU di WhatsApp 0819-9970-0110 atau melalui call center 110. Pungkasnya

(Nana.  S)

Polisi Pastikan Tidak Ada Luka Kekerasan Pada Kasus Pria Gantung Diri di Telukagung Indramayu







Indramayu, Sergaptarget Polsek Indramayu Polres Indramayu Polda Jabar melakukan tindakan awal di tempat kejadian perkara (TKP) setelah menerima laporan adanya seorang pria yang ditemukan meninggal dunia di dalam rumahnya di Desa Telukagung Blok Bojong 2 RT 014 RW 005, Kecamatan dan Kabupaten Indramayu, Minggu (4/1/2026).

Korban diketahui bernama Edi Suhaedi (49). Peristiwa tersebut diperkirakan terjadi sekitar pukul 08.45 WIB.

Kapolres Indramayu AKBP Mochamad Fajar Gemilang melalui Kasi Humas Polres Indramayu AKP Tarno menjelaskan, kejadian itu pertama kali diketahui oleh anak tiri korban, Khusnul Khotimah, yang saat itu berada di dalam kamar. Setelah keluar menuju ruang tengah rumah, saksi mendapati korban dalam kondisi tergantung dan tidak bergerak.

Mengetahui kejadian tersebut, saksi kemudian memberitahukan kepada para tetangga, yakni Dul Rohman, Tarma, dan Rusdani. Para tetangga lalu segera masuk ke dalam rumah untuk memastikan kondisi korban.

"Setelah masuk ke dalam rumah, para saksi melihat korban dalam posisi tergantung tidak bernyawa," kata AKP Tarno.

Menurut keterangan saksi, saat itu posisi tangan korban masih mencoba melepaskan Ikatan tali di leher korban dan para tetangga berupaya untuk menyelamatkan korban dengan bersama - sama melepaskan Ikatan tersebut.


Para tetangga kemudian berupaya memberikan pertolongan dengan melepaskan ikatan tersebut dan segera membawa korban ke RS MM Indramayu dengan harapan nyawa korban masih dapat diselamatkan. Namun, setibanya di rumah sakit dan setelah dilakukan pemeriksaan oleh dr. Bahrun, korban dinyatakan telah meninggal dunia. 

Selanjutnya, korban dibawa kembali ke rumah duka untuk disemayamkan dan dimakamkan.

Sekitar pukul 10.00 WIB, setelah menerima laporan dari masyarakat, Polsek Indramayu dipimpin langsung Kapolsek Indramayu AKP Indrie Hapsari, S.H., mendatangi lokasi kejadian dan memastikan kebenaran peristiwa tersebut. 
Polsek Indramayu kemudian berkoordinasi dengan Piket Siaga Polres Indramayu dan Unit Inafis guna melakukan olah TKP.

Dari hasil olah TKP, petugas menemukan sejumlah barang yang diduga berkaitan dengan peristiwa tersebut, di antaranya tali tambang nilon berwarna putih sepanjang sekitar 3,1 meter yang masih terikat pada balok beton, serta sebuah drum plastik berwarna putih yang diduga digunakan sebagai pijakan. Pada leher korban juga ditemukan bekas jeratan.

Untuk memastikan penyebab kematian, dilakukan pemeriksaan lanjutan oleh dr. Heppy Novlina, Kepala UPTD Puskesmas Plumbon, bersama tim Inafis Polres Indramayu. Hasil pemeriksaan tidak menemukan adanya tanda-tanda kekerasan akibat benda tumpul maupun tajam pada tubuh korban, selain bekas jeratan di leher.

"Atas kejadian tersebut, pihak keluarga menyatakan menerima peristiwa ini dengan ikhlas dan menolak dilakukan autopsi," terang AKP Tarno.

Lanjut disampaikan AKP Tarno, berdasarkan keterangan para saksi serta hasil pemeriksaan di lokasi, korban diduga mengalami tekanan psikologis. 

Diketahui, korban telah beberapa bulan tidak bekerja akibat kondisi fisik pasca kecelakaan, serta menghadapi persoalan keluarga dan ekonomi. Korban juga disebut pernah beberapa kali melakukan percobaan serupa yang berhasil digagalkan oleh warga.

Dalam hal ini AKP Tarno mengingatkan kembali kepada masyarakat untuk segera melaporkan ke layanan Lapor Pak Polisi – SIAP MAS INDRAMAYU di WhatsApp 0819-9970-0110 atau melalui call center 110. Pungkasnya.

(Nana.  S)

Polisi Tangani Penemuan Mayat di Lapangan Sport Center Indramayu







Indramayu, Sergaptarget, Jagat sosial media digegerkan dengan penemuan sesosok mayat pria di Lapangan Voli Sport Center (SC), Kelurahan Karanganyar, Kecamatan Indramayu, Kabupaten Indramayu, Minggu pagi (4/1/2026).

Mayat tersebut pertama kali diketahui sekitar pukul 07.00 WIB oleh seorang Saksi Riski Wijaya. Saat itu, Saksi hendak membuang air kecil di sekitar lokasi lapangan voli pantai. Namun, ia melihat seorang pria berada di bangku dalam posisi seperti sedang tidur, tetapi tidak menunjukkan gerakan yang sama sekali.

Kemudian Saksi Riski Wijaya memberitahu Saksi lain Eman Sulaeman lalu mengeceknya bersama Karyana.

Setelah dilakukan pengecekan korban benar sudah dalam keadaan meninggal dunia sudah kaku dan tidak bergerak sama sekali.

Atas kejadian tersebut, para saksi segera melaporkan penemuan mayat itu ke Polsek Indramayu untuk ditindaklanjuti oleh pihak kepolisian.

Berdasarkan keterangan Saksi lainnya, Nasarudin, diketahui bahwa korban pernah ditemui sekitar 15 hari sebelumnya di area pasar malam Sport Center. Pada saat itu, korban bermaksud berdagang gulali. Bahkan, tiga hari sebelum meninggal dunia, korban sempat mengeluh kepada Saksi bahwa dirinya sudah dua hari tidak makan.

Sekitar pukul 07.30 WIB, setelah menerima laporan dari warga, Polsek Indramayu langsung menghubungi Piket Siaga Polres Indramayu. Tak lama berselang, personel Polsek Indramayu bersama Unit Inafis Polres Indramayu tiba di lokasi kejadian.

Petugas kemudian melakukan sejumlah langkah penanganan, di antaranya pengamanan tempat kejadian perkara (TKP), pemeriksaan saksi-saksi, pengamanan barang bukti, serta melakukan proses identifikasi terhadap korban.

Garis polisi pun dipasang untuk menjaga lokasi agar tetap steril selama proses olah TKP berlangsung.
Setelah seluruh rangkaian pemeriksaan awal selesai dilakukan di lokasi, jenazah korban selanjutnya dibawa ke RSUD Indramayu untuk pemeriksaan medis lebih lanjut.

Kapolres Indramayu AKBP Mochamad Fajar Gemilang melalui Kasi Humas Polres Indramayu AKP Tarno menjelaskan, berdasarkan hasil pemeriksaan luar yang dilakukan oleh dr. Muntari selaku dokter jaga RSUD Indramayu, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban.

"Dari hasil pemeriksaan medis, tidak ditemukan adanya bekas kekerasan baik akibat benda tajam maupun benda tumpul di tubuh korban," kata AKP Tarno.

Korban diketahui bernama Taslim (51) Tahun, alamat Desa Dempet Rt.002 Rw.004 Kecamatan Dempet, Kabupaten Demak, Jawa Tengah.


AKP Tarno menambahkan, dugaan sementara korban meninggal dunia akibat sakit. Hal tersebut diperkuat dengan pemeriksaan medis dokter jaga RSUD Indramayu, yang menyebut tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban.

Pihak keluarga korban yang telah dihubungi juga menyatakan menerima kejadian tersebut dengan ikhlas. Keluarga korban menyatakan menolak melakukan proses otopsi dan menyerahkan sepenuhnya penanganan kepada pihak kepolisian sesuai prosedur yang berlaku.

Dalam hal ini AKP Tarno mengingatkan kembali kepada masyarakat untuk segera melaporkan ke layanan Lapor Pak Polisi – SIAP MAS INDRAMAYU di WhatsApp 0819-9970-0110 atau melalui call center 110. Pungkasnya

(Nana.  S)

Dandim Wonogiri Melepas Tiga Prajurit Terbaiknya Yang Purna Tugas

Wonogiri – Dalam suasana penuh penghormatan dan kekeluargaan, Komandan Kodim 0728/Wonogiri Letkol Inf Rodricho Ivan Pattihahuan memimpin upacara Purna Bakti yang digelar di Aula Makodim 0728/Wonogiri, Senin (5/1/2026). Kegiatan ini menjadi momen resmi melepas para prajurit yang akan memasuki masa purna tugas.

Acara ini bukan sekadar seremoni formal, melainkan bentuk penghormatan tertinggi dari satuan Kodim 0728/Wonogiri kepada para prajurit yang telah mendarma baktikan hidupnya untuk negara. Kehadiran Kasdim Mayor Inf Suwandi, Para Perwira Staf, Danramil jajaran, perwakilan anggota Bintara dan Tamtama, menambah kekhidmatan momen pelepasan tersebut.

Sebanyak Tiga Prajurit Kodim 0728/Wonogiri memasuki Masa Purna Tugas (Pensiun) diantaranya, Letda (Har) Edy Sucahyo, Peltu Sudarno dan Pelda Salimun.

Dalam amanatnya Dandim menekankan bahwa masa pensiun bukanlah akhir dari segalanya. Ia menegaskan bahwa jati diri seorang prajurit harus tetap menyatu dalam jiwa meskipun seragam tidak lagi dikenakan setiap hari.

"Dedikasi dan loyalitas yang telah Bapak-Bapak berikan selama ini adalah tinta emas bagi satuan. Terima kasih telah memberikan warna positif bagi TNI Angkatan Darat, khususnya di wilayah Wonogiri," ujar Dandim dengan penuh apresiasi.

Lebih lanjut, Dandim berpesan agar para purnawirawan tetap menjadi sosok teladan di tengah masyarakat. Ia berharap nilai-nilai disiplin dan etika keprajuritan terus dijaga demi menjaga nama baik institusi di lingkungan tempat tinggal masing-masing.

"Pintu Kodim dan Koramil akan selalu terbuka lebar. Jangan sampai masa dinas yang berakhir memutus tali silaturahmi yang telah kita bangun bertahun-tahun. Kita tetap satu keluarga besar," pungkas Dandim. 

Penulis : Arda 72

Menjaga Kelestarian Alam, TNI Polri Dan Relawan Tanam Ribuan Bibit Pohon Di Obyek Wiisata Alam Kahyangan

Wonogiri - Sebagai bagian dari upaya menjaga kelestarian lingkungan, Kodim 0728/Wonogiri melalui Koramil 07/Tirtomoyo  melaksanakan kegiatan penghijauan dalam program Pembinaan Lingkungan Hidup. 

Dan Sebanyak 1000 bibit pohon buah yang ditanam diantaranya 200 bibit pohon beringin,200 bibit pihon aren, 200 bibit pohon jambu, 200 bibit pohon sirsak dan 200 bibit pohon alpukat.

Penanaman dilaksanakan secara bersama sama antara TNI, Polri, Relawan dan Warga masyarakat bertempat di Obyek Wisata Alam Kahyangan yang berada di Desa Dlepih Kecamatan Tirotomoyo. pada Minggu (4/1/2026).
 
Komandan Kodim (Dandim) 0728/Wonogiri Letkol Inf Rodricho Ivan Pattihahuan melalui Danramil  Lettu Inf Agung Suwarno menekankan pentingnya peran serta masyarakat dalam menjaga kelestarian alam. Kegiatan tersebut diharapkan dapat menjadi awal dari gerakan bersama untuk menciptakan lingkungan yang lebih hijau dan lestari.
 
"Kegiatan ini adalah bentuk nyata dari komitmen TNI dalam menjaga lingkungan hidup. Dengan menanam ribuan bibit pohon, kami berharap dapat berkontribusi terhadap penghijauan wilayah dan memberikan dampak positif bagi generasi mendatang," ujar Danramil.
 
Ia juga menekankan bahwa peran masyarakat sangat dibutuhkan dalam menjaga kelestarian pohon-pohon yang telah ditanam. "Kami berharap masyarakat dapat turut serta merawat dan menjaga pohon-pohon ini agar tumbuh dengan baik.
 
Selain mendukung penghijauan, kegiatan ini juga memiliki potensi ekonomi bagi masyarakat setempat. Bibit pohon buah yang ditanam diharapkan memberikan manfaat jangka panjang, baik dari sisi ekologis maupun ekonomi.

Penulis : Arda 72

Sabtu, 03 Januari 2026

Debit Air Sungai Naik, Polsek Jajaran Se-Rokan Hulu Lakukan Patroli dan Pengecekan Lapangan


ROKAN HULU – Menyikapi meningkatnya debit air sungai akibat curah hujan yang cukup tinggi, jajaran Polsek se-Kabupaten Rokan Hulu melaksanakan patroli dan pengecekan langsung ke lapangan, Sabtu (3/1/2026).



Kegiatan tersebut dilakukan secara serentak di wilayah hukum masing-masing Polsek dengan menyasar aliran Sungai Rokan serta sejumlah titik rawan lainnya yang berpotensi terdampak kenaikan debit air. Langkah ini merupakan upaya deteksi dini dan pencegahan untuk mengantisipasi kemungkinan terjadinya banjir maupun gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat.

Berdasarkan hasil pemantauan personel di lapangan, debit air sungai di beberapa lokasi terpantau mengalami kenaikan. Namun demikian, hingga saat ini kondisi masih dalam batas aman dan terkendali, serta belum berdampak signifikan terhadap aktivitas masyarakat.

Kapolres Rokan Hulu AKBP Emil Eka Putra, S.I.K., M.Si. menyampaikan bahwa kegiatan patroli dan pengecekan ini merupakan bentuk kesiapsiagaan Polri dalam menghadapi potensi bencana alam, khususnya banjir.
"Kami telah menginstruksikan seluruh Kapolsek jajaran untuk aktif memantau perkembangan debit air sungai di wilayahnya masing-masing serta segera melaporkan apabila terjadi peningkatan yang berpotensi membahayakan masyarakat," ujar Kapolres.

Ia juga mengimbau masyarakat, khususnya yang tinggal di sekitar bantaran sungai, agar tetap waspada dan mengikuti perkembangan informasi cuaca. "Apabila melihat tanda-tanda kenaikan air yang signifikan, segera laporkan kepada aparat setempat agar dapat dilakukan langkah-langkah antisipasi sedini mungkin," tambahnya.

Dengan dilaksanakannya patroli dan pengecekan lapangan ini, Polres Rokan Hulu bersama jajaran Polsek berkomitmen untuk terus hadir di tengah masyarakat dalam menjaga keselamatan, keamanan, dan ketertiban, serta meminimalisir risiko akibat bencana hidrometeorologi. *(Humas Polres Rohul)*L

Sidak Pasca Libur Nataru, BKPSDM Temukan Satu ASN Kedapatan Bolos Kerja  







Indramayu,  Sergaptarget Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Indramayu melakukan inspeksi mendadak (Sidak) ke Perangkat Daerah di lingkungan Pemerintah Kabupaten Indramayu. Sidak dimulai di lingkungan Seretariat Daerah, Kantor Bapenda dan terakhir ke Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Indramayu, Jawa Barat, Jumat (2/1/2026). 

Sidak dilakukan oleh Sekretaris BKPSDM Citra Sukma Pertiwi dan Kepala Bidang Penilaian Kinerja Aparatur dan Penghargaan Ono Harsono. Dalam sidak itu ditemukan satu aparatur sipil negara (ASN) di Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Indramayu yang tidak bekerja usai libur tahun baru. Belum diketahui alasan ASN itu tidak masuk kerja karena tanpa keterangan.

Ono Harsono mengatakan, Sidak di mulai dilingkungan Sekretariat Daerah, kemudian berlanjut ke Kantor Bapenda dan terakhir ke Dinas Komunikasi dan Informatika.

"Tadi ada satu ASN yang bolos. Dikatakan bolos karena dia tidak masuk kerja tanpa keterangan, tidak izin, surat sakit juga tidak ada," katanya.

ASN yang kedapatan bolos tersebut akan menjadi catatan oleh BKPSDM. Ono pun menyayangkan adanya ASN yang mangkir di saat hari kerja, dikatakannya, walau hari ini dikatakan 'hari kejepit' tetap tidak diperkenankan bagi ASN bolos kerja.

Ono mengatakan, selain ASN bolos, ada pula ASN lainnya yang juga tidak hadir. Seperti di Setda Indramayu sebanyak dua orang dan satu orang di Bapenda.

Meski demikian, ketidakhadiran tiga ASN itu turut disertai oleh pengajuan izin cuti resmi. Ono menjelaskan, mengecek kehadiran ASN sebenarnya mudah dilakukan karena sistem absensi sekarang sudah terhubung secara daring. Tetapi Sidak tetap dilakukan oleh pihak BKPSDM  untuk meminimalisir risiko manipulasi yang dilakukan oleh ASN.

"ASN itu terkadang ada saja yang absen tetapi orangnya tidak berada di kantor, tidaklah masalah jika ASN itu sedang dinas luar daerah sehingga tentunya tidak berada di kantor di saat hari kerja", terangnya.

Ono mengatakan, setelah dari Diskominfo Indramayu pihaknya akan melanjutkan lagi Sidak ke kantor pemerintahan yang lain seperti di kantor Kecamatan dan Kelurahan. Dia berharap tak ada  ASN yang bolos kerja.

"Dan bagi ASN yang bolos, kita sudah siapkan sanksi administrasi berupa pengurangan tunjangan kinerja juga akan ada sanksi lainnya sesuai PP 94", ujarnya.

Sementara itu, Sekretaris Diskominfo Kabupaten Indramayu Erni Heriningsih mendukung kegiatan Sidak yang dilakukan BKPSDM. Dalam sidak tersebut, Erni  memastikan seluruh jajarannya hadir di hari pertama kerja.

"Kalau di Diskominfo Insya Allah hadir semua, kerja semua, bahkan pasca libur Nataru ini, satu ASN Diskominfo karena Tupoksinya melaksanakan tugas peliputan Sidak BKPSDM di kantor-kantor Pemerintahan", katanya. 

(Nana.  S)

Polresta Cirebon Amankan Pengedar Sabu di Plumbon





Jajaran Polresta Cirebon mengamankan pengedar narkoba jenis sabu yang berinisial DK (28). Pelaku diamankan di pinggir jalan yang berada di wilayah Kecamatan Plumbon, Kabupaten Cirebon, pada Sabtu (3/1/2026) kira-kira pukul 02.00 WIB.

Kapolresta Cirebon, Kombes Pol Sumarni, S.I.K, S.H, M.H, mengatakan, jajarannya turut mengamankan sejumlah barang bukti dari tersangka yang tercatat sebagai warga Kabupaten Cirebon tersebut. Diantaranya 15 paket sabu yang total beratnya mencapai 4,90 gram, pakaian, handphone, sepeda motor, dan lainnya.

Menurutnya, petugas pun langsung mengamankan tersangka berikut seluruh barang bukti tersebut untuk keperluan pemeriksaan lebih lanjut. Hingga kini, tersangka juga masih menjalani pemeriksaan intensif di Mapolresta Cirebon.

"Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, tersangka DK dijerat Pasal 114 Juncto Pasal 112 UU RI Nomor 35 tahun 2009 tentang narkoba dan diancam hukuman maksimal 12 tahun penjara," ujar Kombes Pol Sumarni, S.I.K, S.H, M.H.

Pihaknya memastikan, jajaran Polresta Cirebon tidak akan berhenti memberantas kasus peredaran gelap dan penyalahgunaan narkoba maupun obat-obatan terlarang lainnya termasuk OKT di wilayah Kabupaten Cirebon.

"Kami juga meminta peran aktif masyarakat Kabupaten Cirebon untuk segera melaporkan tindak kejahatan narkoba melalui Layanan Call Center 110 Polresta Cirebon," kata Kombes Pol Sumarni, S.I.K, S.H, M.H.((Babil))