Kuningan – Tradisi adat tahunan Haul Desa Kalimati dalam rangka sedekah bumi tahun 2026 yang digelar di Desa Kalimati , Kecamatan Japara, Kabupaten Kuningan, pada Minggu baru lalu, berlangsung dengan khidmat dan tertib sebagai wujud pelestarian nilai budaya serta penghormatan kepada tokoh leluhur desa yang telah berjasa bagi masyarakat setempat.
Kegiatan tradisi adat tersebut dilaksanakan sejak pukul 07.00 WIB hingga sekitar pukul 14.30 WIB dengan pusat kegiatan bertempat di Area Makom Leluhur Desa Kalimati yang diikuti oleh warga dengan antusias menghadiri rangkaian acara dari awal hingga selesai.
Haul ini menjadi agenda budaya tahunan yang rutin dilaksanakan oleh Pemerintah Desa Kalimati sebagai bentuk rasa syukur masyarakat atas hasil bumi , sekaligus sebagai sarana mempererat silaturahmi antara warga, tokoh Sesepuh agama Ustad Udin Bahrudin, tokoh masyarakat Ali dan generasi muda agar tetap mengenal serta mencintai tradisi leluhur.
Dalam kegiatan tersebut, hadir Kuwu Desa Kalimati Hasan Bahri beserta perangkat desa, para tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh pemuda, serta warga Desa Kalimati dengan antusias yang turut memadati area kegiatan dan mengikuti setiap rangkaian acara dengan tertib.
Rangkaian kegiatan diawali dengan persiapan peserta sejak pagi hari, kemudian dilanjutkan melintasi sejumlah ruas jalan di wilayah Desa Kalimati, sebelum akhirnya peserta kembali ke Area Makom Leluhur.
Dalam tradisi Haul Desa Kalimati ini menampilkan beragam unsur budaya lokal yang mencerminkan identitas serta kearifan lokal masyarakat Desa Kalimati, sehingga mampu menarik perhatian warga sekaligus menjadi sarana edukasi budaya bagi generasi muda.
Kegiatan yang berlangsung hingga siang hari, di mana seluruh rangkaian acara berjalan sesuai dengan susunan yang telah direncanakan oleh panitia penyelenggara.
Sepanjang pelaksanaan tradisi adat tahunan Haul Desa Kalimati tersebut, kegiatan berlangsung dengan tertib, aman, dan lancar, mencerminkan tingginya kesadaran masyarakat dalam menjaga ketertiban serta menghormati nilai-nilai budaya yang telah diwariskan secara turun-temurun.
Selaku Kades (kuwu) Hasan Bahri menyampaikan kegiatan tradisi adat Haul Sedekah bumi merupakan bentuk dukungan terhadap pelestarian budaya lokal. “Kami ,setiap kegiatan adat dan budaya masyarakat agar dapat berjalan dengan aman, tertib, dan penuh khidmat, sehingga nilai-nilai tradisi seperti Haul tersebut terjaga dan lestari,” ujar Kuwu
Ohim Ibrohim