Berita Terkini

Ribuan Praktisi Ruqyah Se-Indonesia Akan Berkumpul di Wonosobo, Gebrakan Jam'iyyah Ruqyah Aswaja 2026

SEMARANG – Panitia Nasional Jam’iyyah Ruqyah Aswaja (JRA) mulai memanaskan mesin organisasi menjelang perhelatan akbar nasional. Bertempat d...

Postingan Populer

Rabu, 10 Januari 2024

Peringati HUT PDI Prjuangab Ke 51, Ketua PAC Kec. Lemahabang Hadi Supangat: Berpartai Bukan Hanya Untuk Meraih Jabatan,Tapi Memiliki komitmen Idiologis.



CIREBON, SERGAP TARGET - Ketua PAC PDI Perjuangan Kecamatan Lemahabang Hadi Supangat hadiri HUT PDI Perjuangan ke 51. Acara diselenggarakan di Desa Sarajaya Kecamatan Lemahabang, Kabupaten Cirebon, Rabu 10/01/24

Acara di hadiri oleh Caleg, para pengurus, kader, simpatisan PDI Perjuangan serta para relawan Caleg dan Relawan Ganjar Mahfud MD yang ada di Kecamatan Lemahabang.

Dalam mengisi pidatonya di HUT PDI Perjuangan Hadi Supangat yang akrab di sapa Mas Pangat mengatakan, Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) artinya mengenang kisah lahirnya PDI Perjuangan.

 Ia mengatakan, PDI Perjuangan dahulunya bernama Partai Demokrasi Indonesia (PDI) yang didirikan pada tanggal 10 Januari 1973, merupakan fusi penggabungan dari beberapa partai yaitu PNI, Partai Murba, Partai IPKI dan Parkindo, dan ke 4 partai tersebut pada 10 Januari 1973 melebur menjadi Partai Demokrasi Indonesia (PDI)

Dalam pidatonya di hadapan ratusan masa, Mas Pangat sedikit memaparkan lahirnya PDI.

Menurut Mas Pangat, Dalam perjalanan karir politiknya partai tersebut tidak pernah menjadi pemenang di tengah tekanan kekuatan orde baru pimpinan Presiden Soeharto saat itu, sehingga terjadi Kongres Luar Biasa (KLB) di Surabaya pada tahun 1993 dan Megawati Soekarnoputri terpilih menjadi Ketua Umum (Ketum) PDI.

Namun terpilihnya Megawati sebagai Ketum PDI tidak di kehendaki oleh pemerintah orde baru saat itu, sehingga dicipta kondisi oleh Pemerintah orde baru menjadi dua kubu agar partai pimpinan Megawati tidak bisa mengikuti pemilu, " tutur Mas Pangat

" Dan pada tanggal 27 Juli 1996 terjadi peristiwa kekerasan di kantor Partai Demokrasi Indonesia  (PDI) pimpinan Megawati putri dari Presiden pertama Bung Karno. Peristiwa itu terjadi di Jalan Diponegoro Nomor 58, Menteng, Jakarta Pusat.

Agar Partai tersebut bisa mengokuti pemilu, Pada tanggal 1 Pebruari 1999 oleh Ketua Umum Megawati, PDI di rubah menjadi PDI Perjuangan dan di deklarasikan pada tanggal 14 Pebruari 1999 di Istora Senayan Jakarta 

" Jadi peringatan HUT PDI Perjuangan tanggal 10 Januari mengikuti hari peleburan atau fusi 4 Partai pada tahun 1973, " tuturnya. 

Lebih lanjut Mas Pangat mengatakan, Berpartai itu bukan hanya sekedar hura hura, bukan pula soal bagaimana bisa meraih jabatan politik, berpartai itu harus memiliki komitmen idiologis, sebab PDI Perjuangan merupakan partai idiologis yang menganut ajaran Bung Karno.

Sehingga berpartai di PDI Perjuangan adalah komitmen perjuangan dalam mempertahankan idiologi Bung Karno yang telah menjadi falsafah hidup Bangsa yaitu Pancasila yang juga sudah menjadi denyut nadi kehidupan dalam berbangsa yang digali dari kultur bangsa Indonesia.

Di dalam Pancasial memiliki 4 pilar Kebangsaan, yaitu:
1  Pancasila
2. UUD45
3. NKRI
4. Bhineka Tunggal Ika
Jika salah satunya runtuh maka Indonesia akan bubar, " kata Mas Pangat.

" Itulah mengapa PDI Perjuangan selalu memperjuangakan kemenangan untuk Bangsa, untuk rakyat, sebab jika negara runtuh rakyat wong ciliklah yang akan sengsara, " terangnya.

" Memperjuangkan PDI Perjuangan sama halnya memperjuangkan wong Cilik, karena lahirnya PDI Perjuangan adalah simbol perlawanan wong cilik kepada kekuatan orde baru saat itu. Inilah mengapa PDI Perjuangan harus menang bersama rakyat , ":tegasnya.

Mas Pangat mengatakan, Saat ini PDI Perjuangan mengusung Ganjar Mahfud menjadi Presiden 2024, karena Ganjar memiliki reputasi yang baik, yaitu pernah menjadi anggota DPR-RI dan Gubernur Jawa Tengah dua priode.

Sedangkan Mahfud MD pernah menjadi Ketua MK, Mentri pertahanan era Presiden Gusdur, pernah menjadi anggota DPR-RI dan Menkopolhukam.

Keduanya.mengusung 21 Program unggulan yang salah satunya KTP sakti. Di dalam KTP sakti merangkum semua bansos ke dalam satu kartu bernama KTP Sakti yang pro wong cilik, sehingga kemenangan Ganjar Mahfud adalah bagian dari pembelaan terhadap wong cilik,dan kemenangan Ganjar Mahfud adalah kemenangan wong cilik dan kemenangan seluruh rakyat Indonesia.

" Jadi Bapak dan Ibu harus bisa memperjuangkan kemenangan Ganjar Mahfud dan Caleg satu paket agar program KTP sakti bisa di kawal oleh Dewan terpilih hingga ke tangan Bapak dan Ibu.

" Jika negara kita di bawah kepemimpinan Ganjar Mahfud menjadi negara maju dan unggul, itu artinya Bapak dan Ibu telah mewariskan negara kepada anak cucu kita dalam ke adaan baik, sebaliknya jika Bapak tidak memilih Ganjar Mahfud atau salah memilih pemimpin, itu artinya Bapak dan ibu telah mewariskan negara dalam ke adaan tidak baik-baik dan akan membawa kesengsaraan kepada anak cucu kita selama puluhan tahun, "pungkasnya. (H. BABIL)

Peringati HUT PDI Prjuangab Ke 51, Ketua PAC Kec. Lemahabang Hadi Supangat: Berpartai Bukan Hanya Untuk Meraih Jabatan,Tapi Memiliki komitmen Idiologis.



CIREBON, jarrakpos.com - Ketua PAC PDI Perjuangan Kecamatan Lemahabang Hadi Supangat hadiri HUT PDI Perjuangan ke 51. Acara diselenggarakan di Desa Sarajaya Kecamatan Lemahabang, Kabupaten Cirebon, Rabu 10/01/24

Acara di hadiri oleh Caleg, para pengurus, kader, simpatisan PDI Perjuangan serta para relawan Caleg dan Relawan Ganjar Mahfud MD yang ada di Kecamatan Lemahabang.

Dalam mengisi pidatonya di HUT PDI Perjuangan Hadi Supangat yang akrab di sapa Mas Pangat mengatakan, Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) artinya mengenang kisah lahirnya PDI Perjuangan.

 Ia mengatakan, PDI Perjuangan dahulunya bernama Partai Demokrasi Indonesia (PDI) yang didirikan pada tanggal 10 Januari 1973, merupakan fusi penggabungan dari beberapa partai yaitu PNI, Partai Murba, Partai IPKI dan Parkindo, dan ke 4 partai tersebut pada 10 Januari 1973 melebur menjadi Partai Demokrasi Indonesia (PDI)

Dalam pidatonya di hadapan ratusan masa, Mas Pangat sedikit memaparkan lahirnya PDI.

Menurut Mas Pangat, Dalam perjalanan karir politiknya partai tersebut tidak pernah menjadi pemenang di tengah tekanan kekuatan orde baru pimpinan Presiden Soeharto saat itu, sehingga terjadi Kongres Luar Biasa (KLB) di Surabaya pada tahun 1993 dan Megawati Soekarnoputri terpilih menjadi Ketua Umum (Ketum) PDI.

Namun terpilihnya Megawati sebagai Ketum PDI tidak di kehendaki oleh pemerintah orde baru saat itu, sehingga dicipta kondisi oleh Pemerintah orde baru menjadi dua kubu agar partai pimpinan Megawati tidak bisa mengikuti pemilu, " tutur Mas Pangat

" Dan pada tanggal 27 Juli 1996 terjadi peristiwa kekerasan di kantor Partai Demokrasi Indonesia  (PDI) pimpinan Megawati putri dari Presiden pertama Bung Karno. Peristiwa itu terjadi di Jalan Diponegoro Nomor 58, Menteng, Jakarta Pusat.

Agar Partai tersebut bisa mengokuti pemilu, Pada tanggal 1 Pebruari 1999 oleh Ketua Umum Megawati, PDI di rubah menjadi PDI Perjuangan dan di deklarasikan pada tanggal 14 Pebruari 1999 di Istora Senayan Jakarta 

" Jadi peringatan HUT PDI Perjuangan tanggal 10 Januari mengikuti hari peleburan atau fusi 4 Partai pada tahun 1973, " tuturnya. 

Lebih lanjut Mas Pangat mengatakan, Berpartai itu bukan hanya sekedar hura hura, bukan pula soal bagaimana bisa meraih jabatan politik, berpartai itu harus memiliki komitmen idiologis, sebab PDI Perjuangan merupakan partai idiologis yang menganut ajaran Bung Karno.

Sehingga berpartai di PDI Perjuangan adalah komitmen perjuangan dalam mempertahankan idiologi Bung Karno yang telah menjadi falsafah hidup Bangsa yaitu Pancasila yang juga sudah menjadi denyut nadi kehidupan dalam berbangsa yang digali dari kultur bangsa Indonesia.

Di dalam Pancasial memiliki 4 pilar Kebangsaan, yaitu:
1  Pancasila
2. UUD45
3. NKRI
4. Bhineka Tunggal Ika
Jika salah satunya runtuh maka Indonesia akan bubar, " kata Mas Pangat.

" Itulah mengapa PDI Perjuangan selalu memperjuangakan kemenangan untuk Bangsa, untuk rakyat, sebab jika negara runtuh rakyat wong ciliklah yang akan sengsara, " terangnya.

" Memperjuangkan PDI Perjuangan sama halnya memperjuangkan wong Cilik, karena lahirnya PDI Perjuangan adalah simbol perlawanan wong cilik kepada kekuatan orde baru saat itu. Inilah mengapa PDI Perjuangan harus menang bersama rakyat , ":tegasnya.

Mas Pangat mengatakan, Saat ini PDI Perjuangan mengusung Ganjar Mahfud menjadi Presiden 2024, karena Ganjar memiliki reputasi yang baik, yaitu pernah menjadi anggota DPR-RI dan Gubernur Jawa Tengah dua priode.

Sedangkan Mahfud MD pernah menjadi Ketua MK, Mentri pertahanan era Presiden Gusdur, pernah menjadi anggota DPR-RI dan Menkopolhukam.

Keduanya.mengusung 21 Program unggulan yang salah satunya KTP sakti. Di dalam KTP sakti merangkum semua bansos ke dalam satu kartu bernama KTP Sakti yang pro wong cilik, sehingga kemenangan Ganjar Mahfud adalah bagian dari pembelaan terhadap wong cilik,dan kemenangan Ganjar Mahfud adalah kemenangan wong cilik dan kemenangan seluruh rakyat Indonesia.

" Jadi Bapak dan Ibu harus bisa memperjuangkan kemenangan Ganjar Mahfud dan Caleg satu paket agar program KTP sakti bisa di kawal oleh Dewan terpilih hingga ke tangan Bapak dan Ibu.

" Jika negara kita di bawah kepemimpinan Ganjar Mahfud menjadi negara maju dan unggul, itu artinya Bapak dan Ibu telah mewariskan negara kepada anak cucu kita dalam ke adaan baik, sebaliknya jika Bapak tidak memilih Ganjar Mahfud atau salah memilih pemimpin, itu artinya Bapak dan ibu telah mewariskan negara dalam ke adaan tidak baik-baik dan akan membawa kesengsaraan kepada anak cucu kita selama puluhan tahun, "pungkasnya. (H. BABIL)

Selasa, 09 Januari 2024

Kapolsek Majalengka Kota Ikuti Monitoring Penyortiran dan Pelipatan Surat Suara Pemilu 2024



Majalengka, - Kapolsek Majalengka Kota, AKP Iwan Sutari, S.IP., M.AP, mewakili Kapolres Majalengka, AKBP Indra Novianto, S.I.K., M.Si., CPHR, menghadiri kegiatan monitoring penyortiran dan pelipatan surat suara Pemilu 2024. Acara ini dilaksanakan di Gedung Majalengka Creative Center (MCC) atau Pujasera, Jalan KH Abdul Halim, Kelurahan Majalengka Wetan, Kecamatan Majalengka, Kabupaten Majalengka, pada Selasa (9/1/2024).

Turut hadir dalam acara ini, PJ Bupati Majalengka, Dr. H.Dedi Supandi, S.STP, M.Si, serta sejumlah pejabat dan instansi terkait lainnya, termasuk perwakilan KPU Majalengka.

Kegiatan ini diadakan untuk memonitor proses penyortiran dan pelipatan surat suara Pemilu Serentak 2024 di Kabupaten Majalengka. Sebanyak 500 petugas penyortir dan pelipat surat suara terlibat dalam kegiatan ini. Surat suara yang disortir dan dilipat melibatkan beberapa jenis pemilihan, seperti DPRD Kabupaten/Kota, DPRD Provinsi Jawa Barat Dapil XI, DPR RI Dapil IX, DPD RI, dan surat suara Pemilu Presiden dan Wakil Presiden (PPWP).

Rincian jumlah surat suara yang disortir dan dilipat adalah sebagai berikut Surat Suara DPRD Kabupaten/Kota: 1.020.654 lembar, Surat Suara DPRD Provinsi Jabar Dapil XI: 1.020.654 lembar, Surat Suara DPR RI Dapil IX: 1.020.654 lembar, Surat Suara DPD RI: 1.020.654 lembar, Surat Suara Pemilu Presiden dan Wakil Presiden (PPWP): 1.021.654 lembar, dan 1 Dus PPWP untuk PSU: 1000 lembar.

Proses penyortiran dan pelipatan surat suara dijadwalkan berlangsung selama 10 hari, dimulai pada tanggal 9 Januari 2024 hingga 18 Januari 2024. Tahapan awal dimulai dengan surat suara DPR RI. Kegiatan ini mendapatkan pengamanan dari Polres Majalengka dan instansi terkait untuk memastikan kelancaran dan keamanan selama berlangsungnya kegiatan.

Disaat dikonfirmasi, AKP Iwan Sutari menyampaikan bahwa kegiatan ini adalah bagian dari komitmen Polres Majalengka dan pemerintah daerah dalam mendukung proses Pemilu 2024. Proses penyortiran dan pelipatan surat suara harus dilakukan dengan transparansi, akurasi, dan sesuai dengan standar operasional yang telah ditetapkan. Langkah ini diambil untuk menjamin kelancaran pelaksanaan Pemilu 2024 dan meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap integritas proses demokrasi.

((Bang, keling)) 

Senin, 08 Januari 2024

Personil Polsek Jatiwangi Wujudkan Lingkungan Kerja Bersih dengan Melaksanakan Korvei Usai Apel Pagi



Majalengka - Memahami pentingnya lingkungan kerja yang nyaman dan bersih, Selasa (9/01/2024), personil Polsek Jatiwangi, Polres Majalengka, dengan semangat dan kebersamaan, melaksanakan kegiatan Korvei (Koridor Bersih) usai pelaksanaan Apel Pagi.

Korvei ini menjadi salah satu bentuk komitmen anggota Polsek Jatiwangi untuk menjaga kebersihan dan kenyamanan lingkungan di sekitar Mako (Markas Komando) mereka. Kegiatan ini dilakukan sebagai langkah positif untuk menciptakan lingkungan kerja yang bersih, indah, dan memberikan dampak positif terhadap semangat anggota dalam menjalankan tugas sehari-hari.

Kapolres Majalengka, AKBP Indra Novianto, S.I.K., M.Si., CPHR, menyampaikan melalui Kapolsek Jatiwangi, Kompol Endang Kusnandar, S.H., M.H., bahwa kegiatan ini merupakan upaya bersama dalam menciptakan kondisi kerja yang optimal. "Selesai Apel Pagi, Anggota Polsek Jatiwangi melaksanakan korvei atau bersih-bersih lingkungan Mapolsek Jatiwangi," ungkap Kapolsek.

Dalam kegiatan tersebut, personil Polsek Jatiwangi saling bekerjasama dalam membersihkan lingkungan sekitar. Mereka mencabut rumput, memungut sampah, menyapu halaman, dan mengangkat sampah. Seluruh personel turut berpartisipasi dengan penuh semangat, menunjukkan rasa tanggung jawab terhadap kebersihan dan kerapihan area kerja.

"Lingkungan kerja yang bersih dan indah akan membuat kita lebih semangat dalam menjalankan tugas. Kebersihan bukan hanya tanggung jawab petugas kebersihan, tetapi juga tanggung jawab kita bersama sebagai bagian dari keluarga besar Polsek Jatiwangi," tambah Kapolsek.

Upaya ini sejalan dengan semangat Polri untuk memberikan pelayanan yang terbaik kepada masyarakat. Dengan lingkungan kerja yang bersih dan rapi, diharapkan anggota Polsek Jatiwangi dapat bekerja dengan fokus dan produktif, memberikan dampak positif terhadap efektivitas tugas kepolisian.

#PolriHumanis, #PolriPresisi, #AyoJagaPersatuandanKesatuanBangsa, #CintaKebhinekaan, #spripimpoldajabar, #Spripim.polri, #Humaspoldajabar,

Bhabinkamtibmas Polsek Malausma Sambang dan Patroli di Desa Girimukti



Majalengka, - Dalam upaya untuk memberikan pelayanan dan menjamin rasa aman di wilayah hukum Polsek Malausma, Bhabinkamtibmas Polsek Malausma, Bripka Tatang Hendrata, melaksanakan sambang ke Desa Girimukti, Kecamatan Malausma, Kabupaten Majalengka pada Selasa (9/01/2024). Kegiatan sambang sekaligus patroli ini bertujuan untuk menjaga kondisi keamanan dan kenyamanan masyarakat.

Dalam sambangnya, Bripka Tatang Hendrata berinteraksi langsung dengan warga Desa Girimukti. Ia menyampaikan pesan-pesan kamtibmas, memberikan himbauan, dan menjelaskan tindakan preventif yang dapat dilakukan oleh masyarakat untuk meminimalisir tingkat kriminalitas.

"Pelaksanaan sambang sekaligus patroli ini memiliki tujuan untuk memberikan pelayanan serta menciptakan rasa aman di tengah masyarakat. Kami berkomitmen untuk menjaga keamanan dan ketertiban di wilayah hukum Polsek Malausma," ungkap Bripka Tatang Hendrata.

Kegiatan patroli ini juga menjadi sarana untuk meminimalisir tingkat kriminalitas yang dapat terjadi di masyarakat. Dengan adanya kehadiran Bhabinkamtibmas, diharapkan masyarakat merasa lebih tenang dan aman.

Di tempat terpisah, Kapolres Majalengka AKBP Indra Novianto, S.I.K., M.Si., CPHR, melalui Kapolsek Malausma IPTU Yondri, S.Sos., M.H, menekankan pentingnya peningkatan patroli, terutama di pemukiman penduduk. "Patroli harus diintensifkan, dan setiap kesempatan patroli juga menjadi momen untuk memberikan himbauan kamtibmas dan meningkatkan kewaspadaan," tegas Kapolsek Malausma.

#PolriHumanis, #PolriPresisi, #AyoJagaPersatuandanKesatuanBangsa, #CintaKebhinekaan, #spripimpoldajabar, #Spripim.polri, #Humaspoldajabar,

Bhabinkamtibmas Ajak Masyarakat Kelurahan Cijati Majalengka Bersinergi Jaga Kamtibmas


Majalengka - Dalam rangka Operasi Mantap Brata, Bhabinkamtibmas Polsek Majalengka Kota, Bripka Roy Ronal Komara Sandi, turun langsung ke Kelurahan Cijati, Kecamatan Majalengka, Kabupaten Majalengka pada Selasa (9/01/2024). Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya Polri dalam menjaga situasi kamtibmas menjelang Pemilu 2024.

Dalam pertemuan yang berlangsung dengan hangat, Bripka Roy Ronal Komara Sandi berkomunikasi langsung dengan masyarakat Kelurahan Cijati. Ia menyampaikan pesan-pesan kamtibmas dan mengajak warga untuk berperan aktif dalam menciptakan situasi yang aman dan kondusif.

Kegiatan ini dilaksanakan dengan tujuan untuk menjalin silaturahmi yang lebih erat antara Bhabinkamtibmas dan masyarakat. Bripka Roy Ronal Komara Sandi menyampaikan informasi terkini seputar kamtibmas di wilayah hukum Polsek Majalengka serta mengajak masyarakat untuk berkolaborasi dalam menjaga keamanan.

Kapolres Majalengka Polda Jabar AKBP. Indra Novianto, SIK, M.Si, CPHR, melalui Kapolsek Majalengka AKP Iwan Sutari, S.IP., M.AP, menjelaskan bahwa kegiatan sambang seperti ini rutin dilaksanakan di wilayah hukum Polsek Majalengka. "Dalam kesempatan tersebut dilakukan himbauan kamtibmas, sekaligus untuk bersinergi bersama-sama menjaga situasi yang aman dan kondusif menjelang pelaksanaan Pemilu 2024," ujar Kapolsek.

Masyarakat Kelurahan Cijati diharapkan dapat aktif berpartisipasi dalam menciptakan lingkungan yang aman dan terjaga kamtibmasnya. Kegiatan ini menjadi bukti nyata dari pelayanan Polri dalam mewujudkan situasi kamtibmas yang aman dan kondusif di tengah masyarakat.

#PolriHumanis, #PolriPresisi, #AyoJagaPersatuandanKesatuanBangsa, #CintaKebhinekaan, #spripimpoldajabar, #Spripim.polri, #Humaspoldajabar,

Briptu Inten Rihhadatul 'Aisy, S.H. Jalin Komunikasi dengan Perangkat Desa, Ajak Warga Aktif Jaga Kamtibmas



Majalengka - Briptu Inten Rihhadatul 'Aisy, S.H., seorang Polwan Bhabinkamtibmas Polsek Sukahaji, Polres Majalengka Polda Jabar, melakukan kunjungan ke Kantor Desa Cikoneng, Kecamatan Sukahaji, Kabupaten Majalengka pada Selasa (9/1/2024). Kunjungan ini bertujuan untuk menjalin komunikasi dengan perangkat desa serta mengajak warga dan perangkat desa berperan aktif dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).

Dalam pertemuan tersebut, Briptu Inten Rihhadatul 'Aisy, S.H., menyampaikan imbauan kamtibmas kepada perangkat desa dan warga Desa Cikoneng. Ia mengajak semua pihak untuk meningkatkan kewaspadaan dan bersama-sama menjaga harkamtibmas di lingkungan mereka.

Kapolres Majalengka AKBP Indra Novianto, S.I.K., M.Si., CPHR, melalui Kapolsek Sukahaji AKP Erik Riskandar, S.H., M.H., menekankan pentingnya kehadiran Bhabinkamtibmas di wilayah desa binaan masing-masing. "Kunjungan dan komunikasi yang dilakukan oleh Briptu Inten Rihhadatul 'Aisy ini adalah bagian dari upaya Polri dalam menjaga kamtibmas dan membangun hubungan yang baik dengan masyarakat," ujar Kapolsek.

Kegiatan sambang seperti ini diharapkan dapat meningkatkan kerjasama antara kepolisian, perangkat desa, dan masyarakat dalam menciptakan lingkungan yang aman dan kondusif. Polsek Sukahaji berkomitmen untuk terus memberikan himbauan dan pelayanan terbaik kepada masyarakat demi terciptanya situasi kamtibmas yang kondusif di wilayah hukumnya.

#PolriHumanis, #PolriPresisi, #AyoJagaPersatuandanKesatuanBangsa, #CintaKebhinekaan, #spripimpoldajabar, #Spripim.polri, #Humaspoldajabar,

Polsek Majalengka Ajak Panwascam Kecamatan Majalengka Jaga Kamtibmas Pemilu 2024



Majalengka - Dalam rangka melaksanakan Operasi Mantap Brata, Kasium Polsek Majalengka Kota Polres Majalengka Polda Jabar, Bripka Rida FR, mengajak Anggota Panwascam Kecamatan Majalengka untuk berperan aktif dalam menjaga situasi kamtibmas jelang Pemilu 2024. Kegiatan ini dilaksanakan pada Selasa (9/01/2024) dengan tujuan untuk memperkuat kerjasama antara aparat kepolisian dan Panwascam guna menciptakan situasi yang aman dan kondusif.

Kasium Polsek Majalengka Kota, Bripka Rida FR, menyatakan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari upaya Polri dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. "Kami ingin menjalin komunikasi yang lebih erat dengan Anggota Panwascam Kecamatan Majalengka, menyampaikan pesan-pesan kamtibmas, dan menyerap informasi terkait situasi kamtibmas di wilayah Hukum Polsek Majalengka," ungkap Bripka Rida FR.

Kegiatan sambang ini dilakukan secara rutin sebagai bentuk pelayanan Polri dalam menciptakan situasi kamtibmas yang aman dan kondusif menjelang pelaksanaan Pemilu 2024. Dalam kesempatan tersebut, dilakukan himbauan kamtibmas, serta ajakan untuk bersinergi dalam menciptakan situasi yang aman dan kondusif.

Kapolres Majalengka Polda Jabar AKBP. Indra Novianto, SIK, M.Si, CPHR, melalui Kapolsek Majalengka AKP Iwan Sutari, S.IP., M.AP, menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari upaya Polri untuk menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat. "Dalam kesempatan tersebut, dilakukan himbauan kamtibmas sekaligus ajakan bersama-sama berperan aktif dalam menciptakan situasi yang aman dan kondusif menjelang pelaksanaan Pemilu 2024," ujar Kapolsek.

#PolriHumanis, #PolriPresisi, #AyoJagaPersatuandanKesatuanBangsa, #CintaKebhinekaan, #spripimpoldajabar, #Spripim.polri, #Humaspoldajabar,

Aiptu Agus Subagja Ajak Warga Majalengka Wetan Ciptakan Pemilu Damai



Majalengka – Sesuai dengan arahan dari Kapolres Majalengka, AKBP Indra Novianto, S.I.K., M.Si., CPHR, Kapolsek Majalengka Kota AKP Iwan Sutari,S.IP.,M.AP melalui Aiptu Agus Subagja, Polisi RW di wilayah Polsek Majalengka Kota, Polres Majalengka Polda Jabar, melakukan kunjungan tatap muka ke warga di Kelurahan Majalengka Wetan pada Selasa (9/01/2024). Dalam pertemuan tersebut, Aiptu Agus Subagja memberikan imbauan penting terkait Pemilu 2024 dan menciptakan lingkungan yang aman dan kondusif.

Dalam rangka menyambut pelaksanaan Pemilu 2024, Aiptu Agus Subagja mengajak seluruh warga untuk ikut berperan aktif dalam menciptakan situasi yang damai. Ia menyampaikan pentingnya menjaga keamanan dan ketertiban, terutama saat proses kampanye.

"Saya mengimbau kepada seluruh warga agar turut serta menciptakan Pemilu yang damai dan kondusif. Mari bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban, terutama dalam menyikapi setiap kegiatan kampanye Pemilu 2024. Keterlibatan aktif masyarakat akan sangat berarti dalam menjaga situasi yang aman," ungkap Aiptu Agus Subagja.

Selain itu, Aiptu Agus Subagja juga menyampaikan bahwa apabila ada permasalahan atau situasi yang memerlukan penanganan, warga diharapkan segera menghubungi Polsek Majalengka Kota melalui Call Center 110. Hal ini sebagai bentuk kolaborasi dan koordinasi antara aparat kepolisian dengan masyarakat.

Kegiatan tatap muka ini mendapatkan sambutan positif dari warga. Mereka menyampaikan apresiasi atas kehadiran Polisi RW yang aktif terlibat dalam menjaga keamanan dan memberikan imbauan positif kepada masyarakat.

"Kami mengucapkan terima kasih atas peran aktif Polisi RW dalam memberikan imbauan keamanan menjelang Pemilu. Semoga dengan sinergi antara masyarakat dan kepolisian, Pemilu 2024 dapat berlangsung dengan damai dan lancar," ujar salah seorang warga.

#PolriHumanis, #PolriPresisi, #AyoJagaPersatuandanKesatuanBangsa, #CintaKebhinekaan, #spripimpoldajabar, #Spripim.polri, #Humaspoldajabar,

Polisi RW Polsek Majalengka Kota Ajak Tokoh Agama Berperan Aktif Jaga Kamtibmas Jelang Pemilu 2024



Majalengka - Bripka Nanang Suhenda, Polisi RW Polsek Majalengka Kota, Polres Majalengka Polda Jabar, turun ke lapangan untuk menjalin kerjasama yang erat dengan tokoh agama di Kecamatan Majalengka. Kegiatan ini dilakukan pada Senin malam (8/01/2024) dalam upaya menjaga kondusifitas Kamtibmas di wilayah tersebut, khususnya menjelang pelaksanaan Pemilu 2024.

Dalam menghadapi Pemilu 2024, kehadiran Polri di tengah-tengah masyarakat sangat diperlukan untuk mencegah potensi gangguan kamtibmas. Bripka Nanang Suhenda mengambil langkah strategis dengan melakukan sambang tokoh agama, mengajak mereka berperan aktif dalam menjaga kondusifitas Kamtibmas, terutama dalam masa kampanye Pileg dan Pilpres.

"Kami ingin menjalin kemitraan yang kuat dengan tokoh agama, karena peran mereka sangat penting dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, terutama dalam konteks pelaksanaan Pemilu 2024. Dengan dukungan dan kerjasama tokoh agama, diharapkan situasi di Kecamatan Majalengka tetap kondusif dan damai," ungkap Bripka Nanang Suhenda.

Kegiatan sambang tokoh agama ini juga menjadi wujud dari upaya Polsek Majalengka dalam membangun komunikasi yang harmonis dengan tokoh masyarakat setempat. Melalui interaksi ini, diharapkan Polri dapat lebih memahami kondisi dan perkembangan di tengah masyarakat serta mencegah potensi gangguan kamtibmas sebelum menjadi nyata.

Kapolres Majalengka, AKBP Indra Novianto, S.I.K., M.Si., CPHR, melalui Kapolsek Majalengka Kota AKP Iwan Sutari,S.IP.,M.AP menyampaikan apresiasi atas langkah proaktif yang diambil oleh Bripka Nanang Suhenda. "Kami berterima kasih atas kerjasama dan dukungan tokoh agama. Semua pihak dapat berperan aktif dalam menciptakan lingkungan yang aman, damai, dan kondusif, khususnya menjelang Pemilu 2024," kata AKP Iwan Sutari.

#PolriHumanis, #PolriPresisi, #AyoJagaPersatuandanKesatuanBangsa, #CintaKebhinekaan, #spripimpoldajabar, #Spripim.polri, #Humaspoldajabar,