Berita Terkini

Jelang Persit Bisa 2 Balai Kartini Jakarta, Ny Citra Putri Karisma Sari Matangkan Persiapan Produk Batik Buana Sekar Kedaton

Surakarta - Hiruk pikuk persiapan terlihat di rumah produksi Batik Batik Buana Sekar Kedaton,dari Kota Solo, Ny Citra Putri Karisma Sar...

Postingan Populer

Jumat, 19 Januari 2024

Berjuang Untuk Kebutuhan Keluarga Apapun Suba Akan Lakukan



Cirebon, Gunung Jati- Didesa Buyut ada pengusaha Galon Binu dibelakang desa, Suba setelah mengundurkan diri jadi keamanan  (security) ia bekerja jadi karyawan  Galon air RO  Kerja tanpa kenal  lelah seorang ayah dari Desa babadan Kecamatan Gunung jati Cirebon, Suba sehari-hari bekerja keras berjualan telur asin dan juga menjadi karyawan pengiriman jasa air galon RO,  iya galon Binu, walau hanya beberapa hari Suba sudah banyak pelanggannya dari desa-desa tetangga seperti di desa orimalang, bakung, pangkalan, Babadan, Mayung, dan desa-desa sekitarnya Subah membandrol air RO sebesar 8000 sampai 10000 dia dengan penuh semangat mengirim ke pelanggan pelanggannya dari pagi sampai sore hari itu semua ia kerjakan demi keluarganya.

Bukan rahasia umum lagi bahwa ada banyak masyarakat yang tinggal di desa-desa bergantung terhadap air minum dalam kemasan (Galon RO ) untuk kebutuhan air minumnya. Higienitas, kepraktisan, dan ketersediannya yang terus ada di Depot Air terdekat menjadi salah satu faktor utama mengapa ketergantungan terhadap Galon Air RO  cukup tinggi. Di sisi lain, ada beberapa masyarakat yang lebih memilih untuk memasak air produksi Galon Air RO.


Untungnya suba banyak yang membantu karena banyak teman-temannya ikut mempromosikan sehingga Suba merasa terbantu oleh teman-temannya.


Sebut saja Nyai biasa disapanya sahabatnya yang ikut mempromosikannya  Galon air RO Banu berasal dari desa buyut tempat lokasinya di belakang Desa buyut dari Desa buyut suba membawa galon air RO dan langsung mengirim ke pelanggan-pelanggannya dengan semangat, itu semua ia lakukan demi keluarga. ((BABIL))

Gubernur DIY dan Kapolri Gelorakan Pemilu 2024 Damai



DIY. Kapolri Jenderal Polisi Drs. Listyo Sigit Prabowo dan Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X menghadiri acara seni rupa dan pentas seni musik di Jogja dalam rangka merekatkan persatuan jelang Pilpres 2024. 

Gubernur DIY dalam sambutannya menilai, tahapan kampanye pemilu tahun ini berjalan kondusif. Di DIY, masyarakat bersama-sama menjaga ketertiban, sehingga terhindar dari gesekan.

"Pemilu serentak 2024 hari ini memasuki masa kampanye. Bersyukur di Jogja dan di Indonesia tahapan itu berjalan lebih tertib, minim konvoi yang rentan terkait gesekan sosial," jelas Sri Sultan di Titik Nol KM Yogyakarta, Jumat (19/1/24).

Sri Sultan pun mengingatkan masyarakat untuk tetap menjaga kerukunan di tengah dinamika politik saat ini. Ia mengatakan, sikap menghormati merupakan bentuk kerendahan hati kepada sesama manusia, terlepas apapun pilihan politiknya.

Siapapun dan bagaimanapun posisi seseorang, ujar Sri Sultan, sikap memanusiakan manusia harus dilakukan. Hal itu merupakan etika dan adab yang harus dijunjung tinggi masyarakat.

"Semua tahapan pemilu serentak Pemilu 2024, atau pun pilkada setelahnya, tak hanya jadi arena kontestasi politik semata bagi peserta, namun juga pembelajaran politik saling asah, asih, asuh untuk mendewasakan masyarakat dalam berdemokrasi," ujar Sri Sultan.

Ditambahkan Sri Sultan, pemilu damai menjadi harapan yang akan terus didengungkan. Baginya, pemilu bukan hanya olah politik, melainkan sebagai olah budaya dalam meningkatkan mutu di masyarakat.

"Karena siapapun dia dan bagaimana pun posisinya setiap orang harus tiap dimanusiakan. Inilah etika dan adab yang harus dijunjung sebagai jati diri masyarakat Indonesia," ungkapnya.

Tak hanya itu, Sri Sultan menyampaikan, pemilu serentak ini tidak hanya jadi arena kontestasi politik semata bagi peserta, namun juga pembelajaran politik saling asah, asih, asuh agar mendewasakan masyarakat dalam berdemokrasi. Oleh karenanya ia berharap, semua dijalankan secara damai dan seluruh elemen masyarakat sama-sama mencegah perpecahan.

"Marilah kita serukan kata damai untuk pemilihan serentak ini. Bagaimana pun pemilihan serentak lebih dari sekadar olah politik. Pemilu adalah juga olah budaya untuk meningkatkan mutu budaya demokrasi agar tumbuh subur kuat dan mengakar menjadi budaya rakyat," ujar Sri Sultan.

Diakui Sri Sultan, ujaran kebencian dan berita bohong semakin marak menjelang hari pencoblosan. Pengendalian konflik sosial sangat perlu dilakukan agar terhindar dari intimidasi, provokasi, ujaran kebencian, berita bohong, politik SARA, politik uang atau pun pencemaran nama baik. 

"Kalau pola ini diikuti niscaya gejolak sosial yang mewarnai proses pemilu di Indonesia dapat diminimalisir," ujarnya.


((Rahmat)) 

Gubernur DIY dan Kapolri Gelorakan Pemilu 2024 Damai



DIY. Kapolri Jenderal Polisi Drs. Listyo Sigit Prabowo dan Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X menghadiri acara seni rupa dan pentas seni musik di Jogja dalam rangka merekatkan persatuan jelang Pilpres 2024. 

Gubernur DIY dalam sambutannya menilai, tahapan kampanye pemilu tahun ini berjalan kondusif. Di DIY, masyarakat bersama-sama menjaga ketertiban, sehingga terhindar dari gesekan.

"Pemilu serentak 2024 hari ini memasuki masa kampanye. Bersyukur di Jogja dan di Indonesia tahapan itu berjalan lebih tertib, minim konvoi yang rentan terkait gesekan sosial," jelas Sri Sultan di Titik Nol KM Yogyakarta, Jumat (19/1/24).

Sri Sultan pun mengingatkan masyarakat untuk tetap menjaga kerukunan di tengah dinamika politik saat ini. Ia mengatakan, sikap menghormati merupakan bentuk kerendahan hati kepada sesama manusia, terlepas apapun pilihan politiknya.

Siapapun dan bagaimanapun posisi seseorang, ujar Sri Sultan, sikap memanusiakan manusia harus dilakukan. Hal itu merupakan etika dan adab yang harus dijunjung tinggi masyarakat.

"Semua tahapan pemilu serentak Pemilu 2024, atau pun pilkada setelahnya, tak hanya jadi arena kontestasi politik semata bagi peserta, namun juga pembelajaran politik saling asah, asih, asuh untuk mendewasakan masyarakat dalam berdemokrasi," ujar Sri Sultan.

Ditambahkan Sri Sultan, pemilu damai menjadi harapan yang akan terus didengungkan. Baginya, pemilu bukan hanya olah politik, melainkan sebagai olah budaya dalam meningkatkan mutu di masyarakat.

"Karena siapapun dia dan bagaimana pun posisinya setiap orang harus tiap dimanusiakan. Inilah etika dan adab yang harus dijunjung sebagai jati diri masyarakat Indonesia," ungkapnya.

Tak hanya itu, Sri Sultan menyampaikan, pemilu serentak ini tidak hanya jadi arena kontestasi politik semata bagi peserta, namun juga pembelajaran politik saling asah, asih, asuh agar mendewasakan masyarakat dalam berdemokrasi. Oleh karenanya ia berharap, semua dijalankan secara damai dan seluruh elemen masyarakat sama-sama mencegah perpecahan.

"Marilah kita serukan kata damai untuk pemilihan serentak ini. Bagaimana pun pemilihan serentak lebih dari sekadar olah politik. Pemilu adalah juga olah budaya untuk meningkatkan mutu budaya demokrasi agar tumbuh subur kuat dan mengakar menjadi budaya rakyat," ujar Sri Sultan.

Diakui Sri Sultan, ujaran kebencian dan berita bohong semakin marak menjelang hari pencoblosan. Pengendalian konflik sosial sangat perlu dilakukan agar terhindar dari intimidasi, provokasi, ujaran kebencian, berita bohong, politik SARA, politik uang atau pun pencemaran nama baik. 

"Kalau pola ini diikuti niscaya gejolak sosial yang mewarnai proses pemilu di Indonesia dapat diminimalisir," ujarnya.

((Rahmat)) 

Kapolri: Lagu Polisi Jagoanku Jadi Penyemangat Mengabdi Lebih Baik Lagi


Musisi Ndarboy Genk dan seniman Butet Kartaredjasa mencitpakan lagu bertajuk 'Polisi Jagoanku' sebagai bentuk apresiasi terhadap kinerja Polri selama ini. 

Lagu 'Polisi Jagoanku' kemudian dibawakan khusus oleh Ndarboy Genk dalam acara pentas seni dan budaya di Yogyakarta. Di hadapan Kapolri Jenderal Polisi Drs. Listyo Sigit Prabowo bersama Gubernur Yogyakarta Sri Sultan Hamengku Buwono X lagu itu dikumandangkan.

Kapolri menyambut baik penciptaan lagu tersebut. Bagi Jenderal Sigit, lagu ini dapat menjadi penyemangat kepada seluruh jajaran Korps Bhayangkara untuk memberikan pengabdian terbaik kepada masyarakat.

Jenderal Sigit pun mengucapkan terima kasih kepada Butet dan Heliarus Daru Indrajaya atau Ndarboy Genk atas lagu 'Polisi Jagoanku'. Kapolri mengatakan, lagu itu sebagai hadiah sekaligus amanah.

"Dalam kesempatan ini Mas Daru, Mas Butet, terima kasih atas apresiasi yang luar biasa kepada kami kepolisian dan tentunya ini hadiah dan amanah yang sangat berat," jelas Jenderal Sigit, Jumat (19/1/2024) malam.

Menurut Jenderal Sigit, lagu 'Polisi Jagoanku' bukanlah beban bagi institusinya, justru akan semakin menjadi semangat memberikan pengabdian kepada masyarakat. 

"Saya kira seluruh anak buah saya disaksikan oleh seluruh warga masyarakat Jogja penghargaan yang diberikan beliau tentunya harus bisa kita pertanggungjawabankan," ujar Jenderal Sigit.

Vokalis Ndarboy Genk Heliarus Daru Indrajaya menambahkan, lagu ini memang dibuat sebagai persembahan kepada polisi Indonesia. Dia berharap lagu itu bisa menjadi penyemangat bagi tiap anggota Polri dalam menjalankan tugas pengabdian kepada masyarakat.

"Semoga lagu itu bisa menjadi semangat bagi bapak-bapak polisi dan ibu-ibu dalam menjalankan tugas mengamankan Republik Indonesia," ungkapnya.

((Rahmat)) 

Di Acara Jogja Asik, Kapolri Ajak Warga Jaga Persatuan-Kesatuan



DIY - Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo mengajak kepada seluruh masyarakat Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) untuk terus menjaga persatuan dan kesatuan di tengah momentum Pemilu serentak tahun 2024. 

Hal itu disampaikan Kapolri saat menghadiri acara bertajuk Jogja Asik yang diselenggarakan di Yogyakarta, Jumat (19/1/2024) malam. 

"Bahwa yang namanya peace dan harmony harus selalu kita jaga, 14 Februari pasti. Tapi yang lebih besar dan harus kita jaga adalah, menjaga persatuan dan kesatuan untuk Indonesia. Untuk rumah kita indonesia," kata Sigit dihadapan masyarakat Yogyakarta. 

Sigit menegaskan, dalam pesta demokrasi lima tahunan, yang paling penting adalah terus menjaga semangat untuk menjaga keberagaman yang dimiliki oleh Bangsa Indonesia. 

"Kita bangga menjadi warga Negara Indonesia, karena itu tentunya semangat untuk terus menjaga mengawal keberagaman Indonesia untuk kita semua terus dikobarkan," ujar Sigit. 

Sigit pun mengapresiasi tergelarnya 
kegiatan 'Jogja Asik' yang didalamnya terdapat pameran seni rupa dan pentas seni musik dengan tema 'Peace and Harmony, Jogja Bermusik, Untuk Indonesia Apik'. 

"Hari ini luar biasa, di dalam situasi Pemilu yang sebentar lagi akan berlangsung puncaknya tanggal 14. Hari ini, seluruh partai ada disini, tim pemenangan ada disini berkumpul dengan seluruh masyarakat Jogja dan ini mungkin baru terjadi di Jogjakarta," ucap Sigit seraya disambut meriah masyarakat. 

Sigit juga menyampaikan terima kasih dan apresiasi terkait diciptakannya lagu berjudul 'Polisi Jagoanku'. Tembang itu sendiri liriknya ditulis oleh Budayawan Butet Kartaredjasa bersama dengan Helarius Daru I. (Ndarboy Genk) sebagai penulis lagu.

"Jadi, dalam kesempatan ini Mas Daru, Mas Butet terima kasih atas apresiasi luar biasa kepada kami, kepolisian dan tentunya ini hadiah. Namun juga amanah yang sangat berat. Tetapi saya kira personel Polri, saya, disaksikan seluruh warga masyarakat Jogja, penghargaan diberikan beliau tentunya harus kita bisa pertanggung jawabkan," tutup Sigit. ((CSM EDI BABIL))

Pererat Silaturahmi dan Keakraban Kapolres Cirebon Kota Gelar Makan Bersama Anggota





POLRES CIREBON KOTA, - Keluarga besar Polres Cirebon Kota menggelar olahraga bersama untuk meningkatkan soliditas dan sinergitas internal, Jum'at (19/1/24).

Kegiatan dimulai dari olahraga bersama dilanjutkan dengan ramah tamah makan bersama dengan anggota sebagai rasa syukur dan membangun rasa kebersamaan serta soliditas antara pimpinan dengan anggota.

Kegiatan dipimpin langsung Kapolres Cirebon Kota AKBP Muhammad Rano Hadiyanto, S.Ik.,M.M dihadiri Wakapolres Kompol Rizky Adi Saputro, S.H.,S.Ik, para kabag dan kasat serta seluruh anggota.

"Kegiatan olahraga bersama ini dalam rangka untuk membangun Soliditas dan Sinergitas Personel untuk bisa saling memberi dukungan dalam melaksanakan kegiatan-kegiatan Kepolisian," ucapnya.

Kapolres menjelaskan, kegiatan ini juga sebagai simbol menciptakan rasa kekeluargaan yang tidak membedakan pangkat atau golongan.

"Kegiatan ini menciptakan suasana keakraban sebagai bentuk silaturahmi antar Bintara dan perwira tanpa membedakan pangkat paling tinggi dan paling rendah," jelasnya.

Ia berharap, dengan kegiatan ini keluarga besar Polres Cirebon Kota semakin akrab dan jalinan silaturahmi semakin kuat. Sehingga mampu menyelesaikan tugas dengan baik dan cermat.

"Terima kasih kepada seluruh anggota atas loyalitas dan dedikasinya yang selama ini memberikan yang terbaik kepada Polres Cirebon Kota," pungkasnya.


((Rahmat)) 

Cegah Stunting, Polresta Cirebon Salurkan Bantuan Paket Bantuan Makanan Sehat kepada Masyarakat



Polresta Cirebon menyalurkan bantuan makanan sehat kepada ratusan warga di Desa Kepompongan, Kecamatan Talun, Kabupaten Cirebon, Jumat (19/1/2024). Dalam kegiatan pencegahan tersebut, petugas membagikan 300 paket bantuan makanan sehat berupa telur kepada masyarakat.

Selain itu, ratusan paket bantuan makanan sehat tersebut turut didistribusikan kepada para tukang becak, pengemudi ojek pangkalan, juru pakir, hingga lainnya yang berada di wilayah Kecamatan Talun, Kabupaten Cirebon.

Kapolresta Cirebon, Kombes Pol Sumarni, S.I.K, S.H, M.H, mengatakan, kegiatan bhakti sosial kali ini sebagai bentuk tindakan perlindungan dan pengayoman Polri di masyarakat. Terutama dalam mencegah meluasnya stunting melalui pemberian makanan bergizi.

"Sehingga pembagian paket bantuan makanan sehat ini untuk mencegah stunting di Kabupaten Cirebon, dan demi mewujudkan anak-anak Indonesia menjadi generasi SDM unggul di masa depan," ujar Kombes Pol Sumarni, S.I.K, S.H, M.H.

Ia mengatakan, pembagian ratusan paket makanan sehat yang masing-masing berisi 10 butir kepada masyarakat kali ini juga merupakan komitmen jajaran Polresta Cirebon dalam mencegah stunting di Kabupaten Cirebon.

Pihaknya juga siap membantu pemerintah daerah dalam pencegahan maupun penanganan stunting di Kabupaten Cirebon. Pasalnya, langkah terbaik dalam penanganan dan pencegahannya adalah memberi asupan nutrisi serta gizi yang cukup.

"Kami juga selalu mengedukasi masyarakat perihal masalah stunting, karena stunting ini merupakan masalah yang bisa dicegah sejak awal, saat anak itu belum lahir. Misalnya dengan rutin memeriksakan kehamilan ke posyandu," Kombes Pol Sumarni, S.I.K, S.H, M.H.((CSM EDI BABIL))

Stafsus Presiden Angkie Yudistia Apresiasi Kapolri Beri Peluang Difabel Jadi Polisi



Stafsus Presiden Angkie Yudistia Sebut Polri Utamakan Nilai Inklusifitas dalam Rekrutmen 

Jakarta - Staf Khusus Presiden Joko Widodo (Jokowi), Angkie Yudistia mengatakan Polri telah mengutamakan nilai inklusifitas dengan memberikan kesempatan kepada penyandang disabilitas menjadi anggota polisi.

Menurutnya, kebijakam inklusif yang dilakukan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo patut diapresiasi. Angkie menuturkan langkah yang diambil tersebut memberikan peluang kaum difabel untuk mendapatkan akses yang sama dan kesempatan setara mengikuti seleksi lewat sekolah Bintara Polri dan Sekolah Inspektur Polisi Sumber Sarjana (SIPSS).

"Menurut saya Polri telah menerapkan inklusifitas bagi teman-teman disabilitas. Saya sangat mengapresiasi hal tersebut," kata Angkie dalam keterangannya, Jumat (19/1/2024).

Angkie menuturkan, langkah Staf Sumber Daya Manusia (SSDM) Polri dengan melakukan penerimaan anggota Polri tahun ini juga membuka kesempatan kepada penyandang disabilitas untuk mengabdi. Dirinya berharap Polri kedepan makin banyak kuota penerimaan untuk para difabel.

"Karena tahun ini Polri sudah merekrut personel dari kelompok disabilitas, di mana rekrutmen disabilitas bintara Polri adalah untuk yang menamatkan pendidikan di tingkat SMU dan SMK, diharapkan kedepannya SIPSS untuk lulusan perguruan tinggi, bisa lebih banyak lagi membuka peluang kerja bagi teman-teman disabilitas di luar sana," kata Angkie.

Asisten Kapolri bidang Sumber Daya Manusia (As-SDM), Irjen Dedi Prasetyo menuturkan Polda Sumatera Selatan telah merekrut penyandang disabilitas menjadi ASN Polri melalui jalur tes Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) tahun 2023 ini. "Kita telah menerima 1 orang disabilitas daksa di Polda Sumsel, perempuan dengan jabatan Arsiparis," kata Dedi kepada wartawan Selasa (16/1) kemarin.

Untuk tahun ini kata Dedi, Polri merekrut personel dari kelompok disabilitas fisik yang telah menamatkan SMA dan SMK menjadi polisi Bintara dan tamatan perguruan tinggi mengikuti SIPSS. Mantan Kadiv Humas Polri ini mengatakan, penyandang disabilitas akan ditugaskan untuk mengisi jabatan-jabatan non-lapangan seperti Teknologi Informasi (TI), Siber, Bagian Keuangan, Bagian Perencanaan, Administrasi dan lainnya.

"Sebagai referensi pada 3 negara maju yang menerima polisi dari penyandang disabilitas antara lain Australia, Amerika Serikat dan Inggris," ucapnya 

Perekrutan Sekolah Inspektur Polisi Sumber Sarjana (SIPSS) Tahun Anggaran 2024 untuk penyandang disabilitas dibuka mulai 26 Januari hingga 1 Maret 2024. Pendaftaran dapat dilakukan secara daring melalui laman resmi Polri.((CSM EDI BABIL))

Kamis, 18 Januari 2024

Ombudsman Puji Kapolri Rekrut Penyandang Disabilitas Jadi Polisi: Itu Luar Biasa!



Jakarta - Anggota Ombudsman Republik Indonesia (ORI), Johanes Widijantoro menilai sebuah langkah maju Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo melakukan kebijakan rekrutmen kepada penyandang disabilitas untuk menjadi anggota Polri untuk menjadi perwira kepolisian, pun bintara pada tahun ini.

Menurutnya hal ini menjadi kepedulian dan keberpihakan Polri untuk memberikan ruang kesempatan untuk bekerja dan mengabdi sebagai anggota Polri. Pasalnya, selama ini kata Johanes, penyandang disabilitas tidak memiliki ruang sama sekali untuk mendapatkan pekerjaan.

"Sehingga kalau Polri ada policy (kebijakan) semacam itu kita sangat apresiasi dan harapannya ditangkap oleh rekan-rekan penyandang disabilitas dimanfaatkan dimana pun ditempatkan," kata Johanes dalam keterangannya, Kamis (18/1/2024).

"Karena saya secara langsung sudah menemukan di Polres Kota Malang ada enam orang penyandang disabilitas itu dikaryakan sebagai tenaga honorer, tapi saya katakan itu kebijakan luar biasa," tandasnya.

Dengan hadirnya teman-teman penyandang disabilitas sebagai anggota Polri kata Johanes, tentunya Polri akan memiliki sensifitas terhadap mereka. Pasalnya, selama ini yang menjadi problem umum kepolisian belum memahami kebutuhan masyarakat yang memiliki keterbatasan fisik.

"Dengan digalang, harapan saya pelayanan kepolisian kepada penyandang disabilitas akan lebih cepat sesuai dengan kebutuhan yang diperlukan. Ini soal mindset soal bagaimana memuaskan, memahami dan merespon apa yang mereka perlukan di semua satker dan unit ini menarik," ujarnya.

"Kemudian keterampilan, contohnya kalau ada aparat kepolisian kita yang juga penyandang disabilitas tuli misalnya, nah mereka bisa berbahasa isyarat. Ketika masyarakat yang mengakses kepolisian juga penyandang disabilitas tuli chemistrynya dapat dan feel juga dapat, artinya mereka akan terlayani dengan baik," imbuhnya.

Johanes juga memberikan masukan, untuk Polri menyiapkan sarana dan prasarana bagi penyandang disabilitas yang nanti diterima sebagai anggota Polri. Sehingga mereka leluasa memiliki aksesibilitas untuk bekerja. Ia juga berujar, kebijakan tersebut tersebut akan mengangkat citra Polri.

"Kita tidak hanya katakan ini humanis tapi juga menjadi solusi yang menjadi persoalan penyandang disabilitas," tandasnya.

Seperti diketahui, pada Tahun Anggaran 2024, Polri juga memberikan kesempatan untuk penyandang disabilitas sebagai anggota Polri. Mereka yang lulusan dari SMK/SMA bisa mendaftar melalui jalur sekolah Bintara Polri. Sementara untuk yang lulusan perguruan tinggi melalui rekrutmen Sekolah Inspektur Polisi Sumber Sarjana (SIPSS).

"Bahwa tahun ini, Polri merekrut personel dari kelompok disabilitas, di mana rekrutmen disabilitas bintara Polri adalah untuk yang menamatkan pendidikan di tingkat SMU dan SMK. Kemudian SIPSS untuk lulusan perguruan tinggi," kata Dedi dalam keterangan tertulis, Selasa (16/1/2024).

Dedi menuturkan penyandang disabilitas yang diterima akan ditugaskan untuk mengisi jabatan-jabatan seperti Teknologi Informasi (TI), Siber, Bagian Keuangan, Bagian Perencanaan, Administrasi dan lainnya bersifat non-lapangan.((CSM EDI BABIL))

Bhabinkamtibmas Polsek Sukahaji Sambangi Warga Desa Jayi, Sosialisasikan Kamtibmas Menjelang Pemilu 2024



Majalengka - Briptu Nia Sri Kusnindar, S.H., Bhabinkamtibmas Polsek Sukahaji, Polres Majalengka Polda Jabar, mempererat kedekatan dengan warganya melalui kegiatan sambang yang dilaksanakan di Desa Jayi, Kecamatan Sukahaji, Kabupaten Majalengka pada Jumat (19/01/2024). Dalam sambang tersebut, Briptu Nia memberikan pesan-pesan kamtibmas, khususnya menjelang pelaksanaan pemilihan umum tahun 2024.

"Saya mengimbau kepada warga untuk saling menjaga keamanan dan ketertiban di lingkungan kita ini, khususnya di Desa Jayi," ujar Bhabinkamtibmas Briptu Nia. Kedekatannya dengan warga menjadi modal penting dalam menciptakan situasi yang aman dan kondusif di lingkungan masyarakat.

Briptu Nia juga memanfaatkan kesempatan tersebut untuk mengajak perangkat desa dan warga agar tidak mudah terprovokasi oleh berita-berita hoaks yang dapat menciptakan ketegangan di tengah masyarakat. Kewaspadaan terhadap informasi yang tidak terverifikasi di media sosial menjadi kunci untuk menjaga kedamaian dan keamanan bersama.

Kapolsek Sukahaji, AKP Erik Riskandar, S.H., M.H., yang mewakili Kapolres Majalengka AKBP Indra Novianto, S.I.K., M.Si., CPHR., turut memberikan arahan. "Mari kita bersama-sama menjaga kondusifitas, keamanan, dan ketertiban, sehingga terciptanya situasi kamtibmas yang aman dan kondusif di Wilayah Kabupaten Majalengka menjelang Pemilu 2024," ujar AKP Erik Riskandar.

Kegiatan sambang Bhabinkamtibmas ini menjadi bentuk konkret dari pola komunikasi dua arah antara kepolisian dan masyarakat. Dengan memberikan pesan-pesan kamtibmas secara langsung, diharapkan partisipasi warga dalam menjaga keamanan dan ketertiban semakin meningkat, menciptakan lingkungan yang aman, damai, dan kondusif menjelang pelaksanaan pesta demokrasi.

#PolriHumanis, #PolriPresisi, #AyoJagaPersatuandanKesatuanBangsa, #CintaKebhinekaan, #spripimpoldajabar, #Spripim.polri, #Humaspoldajabar,