Berita Terkini

DPP BJI dan Kapolresta Cirebon Jalin Kolaborasi dan Sinergitas dalam Tingkatkan Kesadaran Lalu Lintas

Kabupaten Cirebon, Dewan Pimpinan Pusat Bikers Journalist Indonesia (DPP BJI) Cirebon menggelar audiensi kolaborasi dan sinergit...

Postingan Populer

Sabtu, 09 Maret 2024

Bhabinkamtibmas Polsek Cikijing Lakukan Patroli Dialogis di Bank BRI Unit Cikijing



Majalengka, - Bhabinkamtibmas Polsek Cikijing Polres Majalengka Polda Jabar, Briptu Pijar, melakukan patroli dialogis kepada juru parkir dan security di halaman Bank BRI Unit Cikijing,Kecamatan Cikijing,Kabupaten Majalengka, pada Sabtu (09/03/2024) dalam rangka antisipasi tindak pencurian kendaraan bermotor (curanmor).

Dalam kesempatan tersebut, Briptu Pijar memberikan imbauan langsung kepada para juru parkir untuk meningkatkan kewaspadaan dan kesadaran akan keamanan serta ketertiban masyarakat. Hal ini dilakukan sebagai langkah preventif untuk mencegah terjadinya tindak kejahatan di area parkir.

Briptu Pijar juga mengingatkan para tukang parkir untuk selalu menjaga lokasi parkir yang menjadi tanggung jawab mereka dengan baik. Mereka diharapkan mampu mengatur kendaraan dengan rapi sehingga tidak mengganggu arus lalu lintas dan mencegah terjadinya pencurian kendaraan.

"Tukang parkir harus benar-benar mengawasi lokasi parkir yang mereka tangani. Hal ini sangat penting untuk mencegah terjadinya pencurian kendaraan bermotor," ujar Briptu Pijar.

Selain memberikan imbauan kepada para juru parkir, patroli dialogis juga dilanjutkan dengan memberikan pesan kamtibmas kepada security di Bank BRI Unit Cikijing. Mereka juga diingatkan untuk turut serta dalam menjaga keamanan lingkungan sekitar.

Dalam tanggapannya, Kapolres Majalengka AKBP Indra Novianto, S.I.K., M.Si., CPHR. melalui Kapolsek Cikijing AKP Rudy Djunardi M, S.H., M.H. menyatakan bahwa kegiatan patroli dialogis ini merupakan bentuk nyata kehadiran Polri di tengah masyarakat untuk memberikan perlindungan, pengayoman, dan pelayanan. Diharapkan kehadiran Polri dapat memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat dalam beraktivitas sehari-hari. Masyarakat juga diimbau untuk berperan aktif dalam menjaga situasi kamtibmas di lingkungannya masing-masing.

#PolriHumanis, #PolriPresisi, #AyoJagaPersatuandanKesatuanBangsa, #CintaKebhinekaan, #spripimpoldajabar, #Spripim.polri, #Humaspoldajabar,

Bhabinkamtibmas Pantau Jalur Alternatif Pasca Longsor, Polsek Cikijing Intensifkan Pengaturan Lalu Lintas



Majalengka, - Pasca terjadinya tanah/tebing longsor di Jalan Nasional jalur Cikijing - Kuningan yang mengakibatkan jalur tersebut tidak dapat dilalui oleh kendaraan roda 2 maupun roda 4, Bhabinkamtibmas Polsek Cikijing Polres Majalengka Polda Jabar Bripka Kurdiyanto memantau situasi jalur alternatif penghubung antara Kabupaten Majalengka dan Kabupaten Kuningan pada Sabtu (09/03/2024).

Dalam penjelasannya, Bripka Kurdiyanto menyatakan bahwa pengalihan arus lalu lintas dilakukan untuk mencegah terjadinya penumpukan kendaraan. Polsek Cikijing intensif dalam kegiatan patroli, pengaturan lalu lintas, serta memberikan imbauan atau pemberitahuan kepada pengguna jalan.

Bripka Kurdiyanto juga mengimbau pengendara untuk meningkatkan kewaspadaan saat melintasi daerah rawan longsor, terutama dengan adanya curah hujan yang cukup tinggi dan kondisi jalan yang licin.

Sementara itu, Kapolres Majalengka AKBP Indra Novianto, S.I.K., M.Si., CPHR. melalui Kapolsek Cikijing AKP Rudy Djunardi M, S.H., M.H. menjelaskan bahwa pemantauan dan pengaturan lalu lintas di jalur alternatif yang menghubungkan dua Kabupaten tersebut dilakukan oleh Bhabinkamtibmas Polsek Cikijing. Hal ini bertujuan untuk memastikan kelancaran arus lalu lintas serta memberikan keamanan dan kenyamanan bagi pengguna jalan. Kegiatan ini juga merupakan bagian dari upaya Polri dalam memberikan pelayanan yang presisi kepada masyarakat.

#PolriHumanis, #PolriPresisi, #AyoJagaPersatuandanKesatuanBangsa, #CintaKebhinekaan, #spripimpoldajabar, #Spripim.polri, #Humaspoldajabar,

Berpeluang Jadi Pimpinan DPRD Riau, Budiman Nyatakan Tak Ikut Pilkada Rohul



Rokan Hulu - Berpeluang jadi pimpinan DPRD Provinsi Riau periode 2024-2029 H Budiman ST, caleg terpilih Partai Gerindra dari Dapil Riau 3 Rokan Hulu menyatakan tidak ikut dalam kontestasi Pilkada Rohul Nopember 2024 nanti 

Budiman menyebutkan, dirinya ingin fokus dulu melaksanakan amanah yang diberikan masyarakat Rohul selaku wakil rakyat di DPRD Riau.

"Saya tidak mau nama saya "digoreng goreng" dulu untuk ikut kontestasi pilkada Rohul sebagai Cabup atau Cawabup, saya ingin fokus dulu ke amanah diberikan masarakat," tegas Budi kepada LinkRptNews, Sabtu (9/3/2024)

Budi tak membantah dirinya "disiapkan" menjadi pimpinan Dewan oleh DPD Gerindra Riau, karena dari hasil perhitungan suara oleh KPU, Gerindra meraih 8 kursi dan mendapat jatah salah satu Pimpinan DPRD Riau 

"Doakan bang ya, peluang kita memang ada, apalagi Sekjen Gerindra Riau tidak terpilih dan suara kita cukup signifikan," ujar Budiman yang pada Pemilu 2024 meraih suara murni pribadi tertinggi dari seluruh Caleg di Dapil Riau 3 yakni 30.440 suara

Terkait Pilkada Rohul nanti, Budiman berharap, agar pemimpin Rohul ke depan adalah putra daerah yang bisa bersinergi dengan DPRD Provinsi Riau dan DPR RI.

"Dengan begitu pimpinan daerah harus bisa membawa kur pembangunan dari APBD Prop maupun APBN.

"Jangan seperti sekarang, seolah menolak bantuan APBN, karena tak sejalan dengan Legislator pusat atau daerah," ungkap Budi.

Budiman pun menyebut proyeksi politiknya ke depan menyelesaikan amanah selaku wakil rakyat dengan sebaik baiknya lima tahun ke depan. 

"Jika ada rezki dan kesempatan lagi dari Allah maka pada kontestasi Pilkada 2029 baru kita gas," ucapnya dengan tersenyum.

Budi juga mengucapkan terimakasih kepada masyarakat yang telah memberikan suara kepada dirinya di Pemilu 14 Pebruari lalu.

"Jumlah suara yang memilih saya diluar dugaan dan perkiraan saya, kendati dengan berbagai tantangan serta intervensinya di lapangan, sekali lagi terima kasih," kata Budi penuh apresiasi. 
***Hobbi Pargaulan***

Tunjangan Khusus Bagi Petugas Imigrasi di Pulau-Pulau Terluar dan Kawasan Perbatasan



ATAMBUA –  Direktur Jenderal Imigrasi, Silmy Karim, menginisiasi tunjangan khusus
bagi aparatur sipil negara (ASN) pada Direktorat Jenderal Imigrasi yang bertugas
secara penuh di kawasan terpencil, terluar dan wilayah perbatasan.

"Kita perlu memberikan perhatian khusus pada pelaksana fungsi keimigrasian di
sepanjang garis perbatasan wilayah Indonesia, baik di Tempat Pemeriksaan Imigrasi
maupun Pos Lintas Batas," ujar Silmy

 ketika meninjau Pos Lintas Batas Tradisional
Turiskain di Atambua, Nusa Tenggara Timur.
Silmy menjelaskan bahwa petugas imigrasi di perbatasan merupakan garda terdepan
dalam menjaga gerbang negara. Mereka bertugas mengawasi lalu lintas manusia, serta
mencegah berbagai bentuk pelanggaran keimigrasian. Kawasan perbatasan memiliki
peran penting dalam menjaga keamanan dan stabilitas negara.
"Tugas mereka tidak mudah. Mereka harus bekerja di daerah yang terpencil dan
dengan kondisi yang serba terbatas," kata Silmy.

Oleh karena itu, Silmy menilai bahwa mereka perlu mendapatkan penghargaan dan
apresiasi yang sepadan, salah satunya melalui pemberian tunjangan khusus.
"Tunjangan ini diharapkan dapat meningkatkan kesejahteraan dan motivasi para
petugas imigrasi di wilayah terpencil, terluar dan perbatasan. Pemberian tunjangan ini
merupakan bentuk komitmen pemerintah dalam meningkatkan pelayanan keimigrasian
di wilayah tersebut," ujar Silmy.

Skema pemberian tunjangan khusus ini akan diatur dalam Peraturan Presiden
(Perpres) Tunjangan Khusus Bagi Aparatur Sipil Negara Pada Direktorat Jenderal
Imigrasi Yang Bertugas Secara Penuh Pada Pulau-Pulau Kecil Terluar Dan/Atau
Kawasan Perbatasan yang rancangannya sudah diajukan sejak Oktober 2023.
Sebagaimana Perpres Nomor 49 tahun 2010 Tentang Tunjangan Operasi PengamananBagi Prajurit TNI dan ASN yang Bertugas dalam Operasi Pengamanan Pada
Pulau-pulau Kecil Terluar dan Wilayah Perbatasan. Saat ini, rancangan Perpres
tersebut sedang dikaji oleh Badan Strategi Kebijakan Kementerian Hukum dan HAM RI
untuk kemudian diajukan ke Sekretariat Negara.

Silmy optimis bahwa Perpres tersebut akan diterbitkan sehingga tunjangan khusus
dapat segera diberikan kepada para petugas imigrasi yang bertugas dalam operasi
pengamanan pada pulau-pulau kecil terluar dan wilayah perbatasan.
Penambahan tunjangan tersebut juga dapat menjadi stimulus perputaran ekonomi di
pulau-pulau kecil terluar dan/atau kawasan perbatasan. 

Hal ini karena para petugas
imigrasi akan memiliki daya beli yang lebih tinggi dan dapat mendorong pertumbuhan
ekonomi di daerah tersebut.
Di samping tunjangan khusus, Dirjen Imigrasi juga merencanakan pembangunan
fasilitas sarana dan prasarana yang lebih memadai bagi seluruh kantor imigrasi dan
mitra kerja lainnya.
"Jadi kami sudah membuat Pokja perbatasan yang nantinya akan membuat rencana,
kemudian dilanjutkan dengan anggaran dan hal-hal lainnya yang berhubungan dengan
implementasi rencana tersebut," jelas Silmy.

Dia menegaskan, melengkapi sarana dan prasarana imigrasi lintas negara jalur darat
sama pentingnya dengan jalur udara dan laut. Tidak ketinggalan pentingnya sinergisitas
antara Direktorat Jenderal dengan stakeholders terkait, baik dalam konteks
permasalahan pembukaan lahan hingga hak prioritas.
"Jangan sampai tugas dan fungsi petugas imigrasi menjadi terhambat karena masalah
sarana prasarana," pungkasnya

(yudhi)

Jumat, 08 Maret 2024

Desa talunombo menjadi pilian obyek wisata dan kegiyatan outing class, implementasi peojeck bagi SMPN 1 sapuran



WONOSOBO, Desa Talunombo Kecamatan Sapuran Kabupaten Wonosobo, menjadi objek desa tujuan untuk kegiatan outing class dan implementasi Project Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) SMPN 1 Sapuran

Kegiatan yang dipusatkan di area Edu Park Joglo Soekarno Desa Talunombo pada sabtu , 8 Marte  2024 tersebut, diikuti sebanyak 210 murid yang di dampingi oleh para guru.

Kepala Desa Talunombo Badarudin menyambut baik kunjungan SMPN 1 Sapuran di desanya.dalam minggu ini desa talunomnbo  juga mendapat kunjungan dari BPD desa kuripan Kec watumalang serta dari SMP 1atap Kec kejajar Ia mengatakan, ratusan murid tersebut diajari cara membatik, mulai dari teknik dasar seperti menggambar pola hingga pewarnaan, 

"Anak-anak juga berkunjung ke tempat sampah TPS3R Lestari Desa Talunombo untuk mengenal proses pengelolaan sampah, dari plastik menjadi BBM (solar serta bensin) di desa

Dengan sering adanya  kunjungan anak"ke desa talunombo  tentunya akan meningkatkan ekonomi baik jasa serta Ekonomi melalui UMKM ",terang Badar 

Selain itu, para murid juga diberi wawasan kebangsan yang merujuk sebuah kegiatan berbasis P5 yang dilaksanakan oleh peserta didik untuk mencapai kompetensi dan karakter sesuai dengan profil pelajar pancasila.


Petugas lapangan Desa Talunombo Nikmah Khasanah mengaku senang karna bisa berbagi ilmu dengan murid sekolah.

Menurutnya, sudah banyak tamu sekolah dari luar Kabupaten Wonosobo yang mengunjunggi Desa Talunombo untuk belajar bersama, baik dari Jabodetabek serta sekolah dari kota lain.

Sementara itu, Salma kelas VIII SMPN 1 Sapuran sangat antusias mengikuti kegiatan senang dan menambah ilmu lengetahuan di Desa Talunombo ini.

Outing Class tersebut, menurutnya sangat menarik serta bisa menambah wawasan baginya.

(Yudhi)

Desa talunombo menjadi pilian obyek wisata dan kegiyatan outing class, implementasi peojeck bagi SMPN 1 sapuran



WONOSOBO, Desa Talunombo Kecamatan Sapuran Kabupaten Wonosobo, menjadi objek desa tujuan untuk kegiatan outing class dan implementasi Project Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) SMPN 1 Sapuran

Kegiatan yang dipusatkan di area Edu Park Joglo Soekarno Desa Talunombo pada sabtu , 8 Marte  2024 tersebut, diikuti sebanyak 210 murid yang di dampingi oleh para guru.

Kepala Desa Talunombo Badarudin menyambut baik kunjungan SMPN 1 Sapuran di desanya.dalam minggu ini desa talunomnbo  juga mendapat kunjungan dari BPD desa kuripan Kec watumalang serta dari SMP 1atap Kec kejajar Ia mengatakan, ratusan murid tersebut diajari cara membatik, mulai dari teknik dasar seperti menggambar pola hingga pewarnaan, 

"Anak-anak juga berkunjung ke tempat sampah TPS3R Lestari Desa Talunombo untuk mengenal proses pengelolaan sampah, dari plastik menjadi BBM (solar serta bensin) di desa

Dengan sering adanya  kunjungan anak"ke desa talunombo  tentunya akan meningkatkan ekonomi baik jasa serta Ekonomi melalui UMKM ",terang Badar 

Selain itu, para murid juga diberi wawasan kebangsan yang merujuk sebuah kegiatan berbasis P5 yang dilaksanakan oleh peserta didik untuk mencapai kompetensi dan karakter sesuai dengan profil pelajar pancasila.


Petugas lapangan Desa Talunombo Nikmah Khasanah mengaku senang karna bisa berbagi ilmu dengan murid sekolah.

Menurutnya, sudah banyak tamu sekolah dari luar Kabupaten Wonosobo yang mengunjunggi Desa Talunombo untuk belajar bersama, baik dari Jabodetabek serta sekolah dari kota lain.

Sementara itu, Salma kelas VIII SMPN 1 Sapuran sangat antusias mengikuti kegiatan senang dan menambah ilmu lengetahuan di Desa Talunombo ini.

Outing Class tersebut, menurutnya sangat menarik serta bisa menambah wawasan baginya.

(Yudhi)

Desa talunombo menjadi pilian obyek wisata dan kegiyatan outing class, implementasi peojeck bagi SMPN 1 sapuran



WONOSOBO, Desa Talunombo Kecamatan Sapuran Kabupaten Wonosobo, menjadi objek desa tujuan untuk kegiatan outing class dan implementasi Project Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) SMPN 1 Sapuran

Kegiatan yang dipusatkan di area Edu Park Joglo Soekarno Desa Talunombo pada sabtu , 8 Marte  2024 tersebut, diikuti sebanyak 210 murid yang di dampingi oleh para guru.

Kepala Desa Talunombo Badarudin menyambut baik kunjungan SMPN 1 Sapuran di desanya.dalam minggu ini desa talunomnbo  juga mendapat kunjungan dari BPD desa kuripan Kec watumalang serta dari SMP 1atap Kec kejajar Ia mengatakan, ratusan murid tersebut diajari cara membatik, mulai dari teknik dasar seperti menggambar pola hingga pewarnaan, 

"Anak-anak juga berkunjung ke tempat sampah TPS3R Lestari Desa Talunombo untuk mengenal proses pengelolaan sampah, dari plastik menjadi BBM (solar serta bensin) di desa

Dengan sering adanya  kunjungan anak"ke desa talunombo  tentunya akan meningkatkan ekonomi baik jasa serta Ekonomi melalui UMKM ",terang Badar 

Selain itu, para murid juga diberi wawasan kebangsan yang merujuk sebuah kegiatan berbasis P5 yang dilaksanakan oleh peserta didik untuk mencapai kompetensi dan karakter sesuai dengan profil pelajar pancasila.


Petugas lapangan Desa Talunombo Nikmah Khasanah mengaku senang karna bisa berbagi ilmu dengan murid sekolah.

Menurutnya, sudah banyak tamu sekolah dari luar Kabupaten Wonosobo yang mengunjunggi Desa Talunombo untuk belajar bersama, baik dari Jabodetabek serta sekolah dari kota lain.

Sementara itu, Salma kelas VIII SMPN 1 Sapuran sangat antusias mengikuti kegiatan senang dan menambah ilmu lengetahuan di Desa Talunombo ini.

Outing Class tersebut, menurutnya sangat menarik serta bisa menambah wawasan baginya.

(Yudhi)

Desa talunombo menjadi pilian obyek wisata dan kegiyatan outing class, implementasi peojeck bagi SMPN 1 sapuran



WONOSOBO, Desa Talunombo Kecamatan Sapuran Kabupaten Wonosobo, menjadi objek desa tujuan untuk kegiatan outing class dan implementasi Project Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) SMPN 1 Sapuran

Kegiatan yang dipusatkan di area Edu Park Joglo Soekarno Desa Talunombo pada sabtu , 8 Marte  2024 tersebut, diikuti sebanyak 210 murid yang di dampingi oleh para guru.

Kepala Desa Talunombo Badarudin menyambut baik kunjungan SMPN 1 Sapuran di desanya.dalam minggu ini desa talunomnbo  juga mendapat kunjungan dari BPD desa kuripan Kec watumalang serta dari SMP 1atap Kec kejajar Ia mengatakan, ratusan murid tersebut diajari cara membatik, mulai dari teknik dasar seperti menggambar pola hingga pewarnaan, 

"Anak-anak juga berkunjung ke tempat sampah TPS3R Lestari Desa Talunombo untuk mengenal proses pengelolaan sampah, dari plastik menjadi BBM (solar serta bensin) di desa

Dengan sering adanya  kunjungan anak"ke desa talunombo  tentunya akan meningkatkan ekonomi baik jasa serta Ekonomi melalui UMKM ",terang Badar 

Selain itu, para murid juga diberi wawasan kebangsan yang merujuk sebuah kegiatan berbasis P5 yang dilaksanakan oleh peserta didik untuk mencapai kompetensi dan karakter sesuai dengan profil pelajar pancasila.


Petugas lapangan Desa Talunombo Nikmah Khasanah mengaku senang karna bisa berbagi ilmu dengan murid sekolah.

Menurutnya, sudah banyak tamu sekolah dari luar Kabupaten Wonosobo yang mengunjunggi Desa Talunombo untuk belajar bersama, baik dari Jabodetabek serta sekolah dari kota lain.

Sementara itu, Salma kelas VIII SMPN 1 Sapuran sangat antusias mengikuti kegiatan senang dan menambah ilmu lengetahuan di Desa Talunombo ini.

Outing Class tersebut, menurutnya sangat menarik serta bisa menambah wawasan baginya.

(Yudhi)

Desa talunombo menjadi pilian obyek wisata dan kegiyatan outing class, implementasi peojeck bagi SMPN 1 sapuran



WONOSOBO, Desa Talunombo Kecamatan Sapuran Kabupaten Wonosobo, menjadi objek desa tujuan untuk kegiatan outing class dan implementasi Project Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) SMPN 1 Sapuran

Kegiatan yang dipusatkan di area Edu Park Joglo Soekarno Desa Talunombo pada sabtu , 8 Marte  2024 tersebut, diikuti sebanyak 210 murid yang di dampingi oleh para guru.

Kepala Desa Talunombo Badarudin menyambut baik kunjungan SMPN 1 Sapuran di desanya.dalam minggu ini desa talunomnbo  juga mendapat kunjungan dari BPD desa kuripan Kec watumalang serta dari SMP 1atap Kec kejajar Ia mengatakan, ratusan murid tersebut diajari cara membatik, mulai dari teknik dasar seperti menggambar pola hingga pewarnaan, 

"Anak-anak juga berkunjung ke tempat sampah TPS3R Lestari Desa Talunombo untuk mengenal proses pengelolaan sampah, dari plastik menjadi BBM (solar serta bensin) di desa

Dengan sering adanya  kunjungan anak"ke desa talunombo  tentunya akan meningkatkan ekonomi baik jasa serta Ekonomi melalui UMKM ",terang Badar 

Selain itu, para murid juga diberi wawasan kebangsan yang merujuk sebuah kegiatan berbasis P5 yang dilaksanakan oleh peserta didik untuk mencapai kompetensi dan karakter sesuai dengan profil pelajar pancasila.


Petugas lapangan Desa Talunombo Nikmah Khasanah mengaku senang karna bisa berbagi ilmu dengan murid sekolah.

Menurutnya, sudah banyak tamu sekolah dari luar Kabupaten Wonosobo yang mengunjunggi Desa Talunombo untuk belajar bersama, baik dari Jabodetabek serta sekolah dari kota lain.

Sementara itu, Salma kelas VIII SMPN 1 Sapuran sangat antusias mengikuti kegiatan senang dan menambah ilmu lengetahuan di Desa Talunombo ini.

Outing Class tersebut, menurutnya sangat menarik serta bisa menambah wawasan baginya.

(Yudhi)

20 Bintara Remaja Polres Wonosobo Menjalani Pembinaan Tradisi




Sebanyak 20 bintara remaja yang terdiri dari 19 bintara pria dan 1 bintara wanita menjalani pembinaan tradisi dan pembaretan. Kegiatan tersebut dilepas langsung oleh Kapolres Wonosobo, AKBP Donny Lumbantoruan, pada Kamis (7/3) di halaman Mapolres Wonosobo.

Kegiatan pembinaan tradisi dilakukan dengan long march atau jalan jauh yang diawali dari Polres Wonosobo menuju ke  Dieng dengan melewati beberapa pos. Di setiap pos para bintara remaja akan menerima penjabaran singkat materi dan praktek tentang berbagai ilmu Kepolisian dari berbagai satuan dan fungsi sambil beristirahat sejenak.

Kapolres menuturkan kegiatan ini bertujuan agar para bintara remaja mengenal wilayah Wonosobo. Sebelumnya, dua puluh bintara remaja tersebut juga telah menjalani masa persiapan dan latihan selama kurang lebih 1 bulan untuk mempersiapkan pembinaan tradisi ini.

"Manfaatkan kegiatan ini untuk mengenal wilayah tugas kalian, lakukan dengan senang hati dan tetap jaga kesehatan hingga finish di Mapolres nanti," ujar Kapolres.

Melalui prosesi pembinaan tradisi ini diharapkan bisa membentuk mental dan fisik para bintara remaja serta untuk membangun kedisiplinan, kekompakan dalam menghadapi tantangan tugas yang berat ke depannya.
Kapolres menambahkan, pembinaan tradisi ini juga diharapkan menjadi pengingat bagi seluruh bintara remaja bahwa untuk memasuki dunia Kepolisian dan menyandang baret harus melalui proses yang berat. 

"Jadikan proses pembinaan tradisi ini sebagai sarana untuk bersyukur dan pengingat bahwa untuk menyandang baret sebagai anggota Polri harus melalui proses yang berat, sehingga kalian bisa menghargai dan berdinas dengan sebaik-baiknya," lanjutnya.

Setelah melalui perjalanan panjang, kegiatan dilanjutkan dengan pemberian baret pada keesokan paginya di Bukit Sikunir. Setiap bintara remaja menghadap masing-masing PJU Polres Wonosobo untuk menerima wejangan dan dipasangkan baretnya. Tak hanya itu, di sekitar telaga Ceboong, Sembungan, dilaksanakan juga penanaman pohon sebagai bentuk cinta lingkungan.

Pembinaan tradisi ditutup dengan upacara penyiraman bunga yang dilaksanakan di Polres Wonosobo pada Jumat (8/3), sebagai simbol telah resmi bergabung sebagai anggota Polres Wonosobo.

"Pelaksaan pembinaan tradisi semacam ini akan dilaksanakan setiap tahunnya bagi bintara remaja. Hal ini sebagai lambang bergabungnya anggota baru di keluarga besar Polres Wonosobo," pungkas Kapolres.

(Yudhi)