Berita Terkini

Kuasa Hukum Sariman Bantah Dugaan Penggelapan, Sebut Ada Indikasi Kriminalisasi

Rokan Hulu - Tim Pendamping Hukum dari Firma Hukum Adil yang diketuai Andri Hasibuan S.H., M.H bersama Yasier Arafat Chaniago S.H., M.H, Dev...

Postingan Populer

Rabu, 15 Mei 2024

Terlibat Tawuran, 9 Pelajar Diamankan Polsek Kapetakan Polres Cirebon Kota




POLRES CIREBON KOTA,-Tawuran antar pelajar kembali terjadi di jalan raya Indramayu-Cirebon, tepatnya di Desa Kapetakan, Kecamatan Kapetakan, Kabupaten Cirebon pada Selasa (14/5/24).

Kapolsek Kapetakan, Iptu Rudiana, S.H.,M.H mengungkapkan bahwa insiden tersebut terjadi pada Selasa, 14 Mei 2024, sekira pukul 17.10 WIB. Tawuran tersebut melibatkan pelajar SMK Nusantara dan SMK Nasional.

Adapun kronologis kejadian tersebut bermula pada sekira  pukul 13.00 WIB, sekitar 50 pelajar SMK Nusantara berangkat ke pantai Juntinyuat Indramayu dengan 28 sepeda motor, melewati Desa Kapetakan.

Salah satu Pelajar SMK Nasional, MR mendapat informasi melalui WhatsApp bahwa rombongan SMK Nusantara berada di pantai Juntinyuat. R mengajak teman-temannya untuk menghadang rombongan SMK Nusantara karena melanggar perjanjian tidak melewati wilayah Kapetakan dan Suranenggala.

"Jadi, MR ini membawa celurit dan bersama 12 temannya menggunakan empat sepeda motor untuk menghadang," ucap Iptu Rudiana.

Setelah itu, sekira pukul 17.10 WIB, kedua kelompok bertemu di jalan raya Indramayu-Cirebon dan terjadi bentrokan dengan korban salah seorang dari SMK Nusantara.

"MR membacok seorang pelajar SMK Nusantara yakni R mengenai punggung belakang dengan celurit," terangnya.

Dari kejadian tersebut, lanjut Iptu Rudiana, pihaknya berhasil mengamankan 9 pelajar dan barang bukti yang dibawa saat tawuran.

"Dari SMK Nusantara 8 orang SMK Nasional 1 orang. Barang bukti berupa empat unit sepeda motor, delapan unit HP,  satu bilah celurit bergagang kayu yang dilapisi kain biru," jelasnya.

Saat ini, situasi sudah kondusif dan pemeriksaan lebih lanjut sedang dilakukan oleh unit Reskrim Polsek Kapetakan.

 "Kami masih melakukan penyelidikan lebih lanjut terkait insiden ini dan memastikan bahwa situasi tetap aman," ujar Kapolsek Kapetakan, Iptu Rudiana.

Polisi juga menghimbau kepada orang tua dan pihak sekolah untuk meningkatkan pengawasan terhadap kegiatan siswa di luar sekolah guna mencegah terjadinya tawuran serupa di masa depan.

Selasa, 14 Mei 2024

Awasi Orang Asing! Imigrasi Wonosobo Gelar Rapat Tim Pora Temanggung



TEMANGGUNG,  Kantor Imigrasi Kelas II Non TPI Wonosobo menggelar Rapat Koordinasi Tim Pengawasan Orang Asing (Tim Pora) Kabupaten Temanggung di Kampoeng Sawah Temanggung pada hari Selasa, (14/05). 

Rapat Koordinasi Tim Pora Kabupaten Temanggung ini dihadiri oleh anggota Tim Pora perwakilan dari Kesbangpol Kabupaten Temanggung, Polres Temanggung, Kejari, BNN, Disdukcapil, Disnaker, Sub Bag Bantuan Hukum dan HAM Sekda Kabupaten Temanggung, Kemenag, Binda Temanggung, Kanwil Kemenkumham Jateng, Kodim Temanggung, Camat, Koramil dan Polsek se- Kabupaten Temanggung serta anggota Timpora Kabupaten Temanggung lainnya.

Rapat Tim Pora dilaksanakan dalam rangka menjalin sinergitas antar intansi, memperkuat fungsi pengawasan orang asing dan untuk mewujudkan pengawasan keimigrasian yang terkoordinasi menyeluruh terhadap keberadaan dan kegiatan orang asing di wilayah Temanggung.

Kegiatan Rapat Koordinasi Tim Pora Kabupaten Temanggung diisi dengan saling bertukar informasi terkait kegiatan dan keberadaan orang asing.

"Rakor ini bertujuan agar masing-masing intansi saling bersinergi dan berkolaborasi, bertukar informasi, untuk memaksimalkan peran dan kewenangan dalam hal pengawasan orang asing di Temanggung" Sambut Yan Edwinarwin M selaku Kasi Intelijen Penindakan Keimigrasian Kantor Imigrasi Wonosobo.

Maka dari itu, pengawasan terhadap kegiatan orang asing pada hakekatnya merupakan tanggung jawab bersama demi mewujudkan penegakan hukum diberbagai bidang termasuk hukum keimigrasian.

Sesuai dengan pasal 69 UU Nomor 4 tahun 2011 tentang Keimigrasian, bahwa Tim Pora dibentuk untuk melakukan pengawasan keimigrasian terhadap kegiatan Orang Asing di wilayah Indonesia.

Melalui rapat koordinasi Tim Pora ini diharapkan mendapatkan solusi untuk problematika yang dihadapi, tidak ada organisasi yg bekerja mandiri, kita harus bersinergi, berikan masukan kepada imigrasi agar imigrasi lebih profesional.

(Yudhi)

Awasi Orang Asing! Imigrasi Wonosobo Gelar Rapat Tim Pora Temanggung



TEMANGGUNG,  Kantor Imigrasi Kelas II Non TPI Wonosobo menggelar Rapat Koordinasi Tim Pengawasan Orang Asing (Tim Pora) Kabupaten Temanggung di Kampoeng Sawah Temanggung pada hari Selasa, (14/05). 

Rapat Koordinasi Tim Pora Kabupaten Temanggung ini dihadiri oleh anggota Tim Pora perwakilan dari Kesbangpol Kabupaten Temanggung, Polres Temanggung, Kejari, BNN, Disdukcapil, Disnaker, Sub Bag Bantuan Hukum dan HAM Sekda Kabupaten Temanggung, Kemenag, Binda Temanggung, Kanwil Kemenkumham Jateng, Kodim Temanggung, Camat, Koramil dan Polsek se- Kabupaten Temanggung serta anggota Timpora Kabupaten Temanggung lainnya.

Rapat Tim Pora dilaksanakan dalam rangka menjalin sinergitas antar intansi, memperkuat fungsi pengawasan orang asing dan untuk mewujudkan pengawasan keimigrasian yang terkoordinasi menyeluruh terhadap keberadaan dan kegiatan orang asing di wilayah Temanggung.

Kegiatan Rapat Koordinasi Tim Pora Kabupaten Temanggung diisi dengan saling bertukar informasi terkait kegiatan dan keberadaan orang asing.

"Rakor ini bertujuan agar masing-masing intansi saling bersinergi dan berkolaborasi, bertukar informasi, untuk memaksimalkan peran dan kewenangan dalam hal pengawasan orang asing di Temanggung" Sambut Yan Edwinarwin M selaku Kasi Intelijen Penindakan Keimigrasian Kantor Imigrasi Wonosobo.

Maka dari itu, pengawasan terhadap kegiatan orang asing pada hakekatnya merupakan tanggung jawab bersama demi mewujudkan penegakan hukum diberbagai bidang termasuk hukum keimigrasian.

Sesuai dengan pasal 69 UU Nomor 4 tahun 2011 tentang Keimigrasian, bahwa Tim Pora dibentuk untuk melakukan pengawasan keimigrasian terhadap kegiatan Orang Asing di wilayah Indonesia.

Melalui rapat koordinasi Tim Pora ini diharapkan mendapatkan solusi untuk problematika yang dihadapi, tidak ada organisasi yg bekerja mandiri, kita harus bersinergi, berikan masukan kepada imigrasi agar imigrasi lebih profesional.

(Yudhi)

Awasi Orang Asing! Imigrasi Wonosobo Gelar Rapat Tim Pora Temanggung



TEMANGGUNG, Kantor Imigrasi Kelas II Non TPI Wonosobo menggelar Rapat Koordinasi Tim Pengawasan Orang Asing (Tim Pora) Kabupaten Temanggung di Kampoeng Sawah Temanggung pada hari Selasa, (14/05). 

Rapat Koordinasi Tim Pora Kabupaten Temanggung ini dihadiri oleh anggota Tim Pora perwakilan dari Kesbangpol Kabupaten Temanggung, Polres Temanggung, Kejari, BNN, Disdukcapil, Disnaker, Sub Bag Bantuan Hukum dan HAM Sekda Kabupaten Temanggung, Kemenag, Binda Temanggung, Kanwil Kemenkumham Jateng, Kodim Temanggung, Camat, Koramil dan Polsek se- Kabupaten Temanggung serta anggota Timpora Kabupaten Temanggung lainnya.

Rapat Tim Pora dilaksanakan dalam rangka menjalin sinergitas antar intansi, memperkuat fungsi pengawasan orang asing dan untuk mewujudkan pengawasan keimigrasian yang terkoordinasi menyeluruh terhadap keberadaan dan kegiatan orang asing di wilayah Temanggung.

Kegiatan Rapat Koordinasi Tim Pora Kabupaten Temanggung diisi dengan saling bertukar informasi terkait kegiatan dan keberadaan orang asing.

"Rakor ini bertujuan agar masing-masing intansi saling bersinergi dan berkolaborasi, bertukar informasi, untuk memaksimalkan peran dan kewenangan dalam hal pengawasan orang asing di Temanggung" Sambut Yan Edwinarwin M selaku Kasi Intelijen Penindakan Keimigrasian Kantor Imigrasi Wonosobo.

Maka dari itu, pengawasan terhadap kegiatan orang asing pada hakekatnya merupakan tanggung jawab bersama demi mewujudkan penegakan hukum diberbagai bidang termasuk hukum keimigrasian.

Sesuai dengan pasal 69 UU Nomor 4 tahun 2011 tentang Keimigrasian, bahwa Tim Pora dibentuk untuk melakukan pengawasan keimigrasian terhadap kegiatan Orang Asing di wilayah Indonesia.

Melalui rapat koordinasi Tim Pora ini diharapkan mendapatkan solusi untuk problematika yang dihadapi, tidak ada organisasi yg bekerja mandiri, kita harus bersinergi, berikan masukan kepada imigrasi agar imigrasi lebih profesional.

(Yudhi)

Awasi Orang Asing! Imigrasi Wonosobo Gelar Rapat Tim Pora Temanggung



TEMANGGUNG,  Kantor Imigrasi Kelas II Non TPI Wonosobo menggelar Rapat Koordinasi Tim Pengawasan Orang Asing (Tim Pora) Kabupaten Temanggung di Kampoeng Sawah Temanggung pada hari Selasa, (14/05). 

Rapat Koordinasi Tim Pora Kabupaten Temanggung ini dihadiri oleh anggota Tim Pora perwakilan dari Kesbangpol Kabupaten Temanggung, Polres Temanggung, Kejari, BNN, Disdukcapil, Disnaker, Sub Bag Bantuan Hukum dan HAM Sekda Kabupaten Temanggung, Kemenag, Binda Temanggung, Kanwil Kemenkumham Jateng, Kodim Temanggung, Camat, Koramil dan Polsek se- Kabupaten Temanggung serta anggota Timpora Kabupaten Temanggung lainnya.

Rapat Tim Pora dilaksanakan dalam rangka menjalin sinergitas antar intansi, memperkuat fungsi pengawasan orang asing dan untuk mewujudkan pengawasan keimigrasian yang terkoordinasi menyeluruh terhadap keberadaan dan kegiatan orang asing di wilayah Temanggung.

Kegiatan Rapat Koordinasi Tim Pora Kabupaten Temanggung diisi dengan saling bertukar informasi terkait kegiatan dan keberadaan orang asing.

"Rakor ini bertujuan agar masing-masing intansi saling bersinergi dan berkolaborasi, bertukar informasi, untuk memaksimalkan peran dan kewenangan dalam hal pengawasan orang asing di Temanggung" Sambut Yan Edwinarwin M selaku Kasi Intelijen Penindakan Keimigrasian Kantor Imigrasi Wonosobo.

Maka dari itu, pengawasan terhadap kegiatan orang asing pada hakekatnya merupakan tanggung jawab bersama demi mewujudkan penegakan hukum diberbagai bidang termasuk hukum keimigrasian.

Sesuai dengan pasal 69 UU Nomor 4 tahun 2011 tentang Keimigrasian, bahwa Tim Pora dibentuk untuk melakukan pengawasan keimigrasian terhadap kegiatan Orang Asing di wilayah Indonesia.

Melalui rapat koordinasi Tim Pora ini diharapkan mendapatkan solusi untuk problematika yang dihadapi, tidak ada organisasi yg bekerja mandiri, kita harus bersinergi, berikan masukan kepada imigrasi agar imigrasi lebih profesional.

(Yudhi)

Senin, 13 Mei 2024

Begini Penjelasan Kasat Reskrim Polres Rohul Terkait Perkembangan perkara Korupsi BBM di Dinas Perkim



Rokan Hulu - Unit Tipikor Sat Reskrim telah menyerahkan 2 Berkas Perkara Tersangka Atas nama JT dan HI ke Jaksa Penuntut Umum di Kejari Rokan Hulu, Jumat (3/5/2024) Siang

Kapolres Rokan Hulu AKBP Budi Seriyono S.I.K.MH melalui Kasat Reskrim AKP DR Raja Parmulais SH MH menjelaskan "Pengembalian berkas perkara ke JPU setelah penyidik melengkapi P.19 Jaksa, baik pemenuhan kelengkapan formil dan materil di dalam berkas perkara, semuanya sudah kita lengkapi tanpa ada satupun kekurangan sesuai petunjuk yang dikirimkan oleh jaksa, Ujarnya Kepada Wartwan Senin (13/5/2024) Siang

"Tinggal menunggu P.21 dan selanjutnya apabila sudah akan kita lakukan pelimpahan tersangka dan barang bukti.
"Saya rasa Berkas Perkara sudah sangat lengkap, pemenuhan syarat formil dan materil serta barang bukti pendukung, selain itu kedua tersangka telah mengakui perbuatannya dan telah mengembalikan beberapa kerugian negara baik dalam bentuk barang dan uang yang kita simpan di Mapolres. " Imbuhnya.

Raja juga menyampaikan bahwa untuk membuat semakin terangnya Tindak pidana telah diterbitkan surat perintah dan tugas penyelidikan terkait dugaan Perkara Tindak pidana Korupsi dan atau penyalahgunaan wewenang dalam jabatan terhadap belanja BBM/Gas dan belanja sewa mobilitas darat dengan sumber anggaran APBD Kab.Rohul TA.2019, sudah kita mulai Februari 2024 yang lalu.
Sudah ada 14 orang saksi yang kita periksa, selain keterangan ahli auditor BPKP dan hasil audit kerugian keuangan negara, mudah-mudahan minggu ini sudah bisa kita naikan ke proses penyidikan melalui gelar perkara di Dit Krimsus Polda Riau. " Pungkasnya.

***Hobbi Pargaulan***
*Humas : Polres Rohul*

Kapolres Cirebon Kota Dampingi Staf Presiden Berikan Bantuan Kepada ARP





POLRES CIREBON KOTA,-Kapolres Cirebon Kota AKBP Muhammad Rano Hadiyanto, S.Ik.,M.M turut mendampingi kunjungan Staf Kementerian Sekretariat Negara RI, Puput Hariadi ke rumah ARP salah satu anak yang depresi akibat handphone dijual orang tuanya di Kp Gunung Sari Bedeng Kelurahan Pekiringan Kecamatan Kesambi Kota Cirebon pada Senin (13/5/24).

Hadir pula PJ Wali Kota Cirebon Drs Agus Mulyadi bersama Kepala Dinas terkait.  Dalam kesempatan tersebut pembantu presiden memberikan bantuan pendidikan kepada ARP.

Staf Kementerian Sekretariat Negara RI, Puput Hariadi mengatakan, bantuan yang diberikan oleh Presiden RI berupa biaya pendidikan dan peralatan sekolah. 

"Semoga bantuan dari Bapak Presiden RI dapat bermanfaat dan digunakan dengan sebaik-baiknya," ujarnya.

Puput berharap, dengan adanya bantuan tersebut, ARP dapat  bersekolah kembali. Ia juga mengimbau agar penggunaan bantuan biaya pendidikan dipantau orang tua dan Dinas Pendidikan.

"Karena bantuan ini untuk pendidikan, jadi penggunaannya harus dipantau orang tua dan Dinas Pendidikan," imbaunya.

Sementara itu, PJ Wali Kota Cirebon Drs Agus Mulyadi mengungkapkan, 
ARP merupakan anak berusia 13 tahun yang mengalami depresi. Hal tersebut dipicu karena handphone miliknya dari hasil menabung sendiri dijual orang tua karena terdesak kebutuhan ekonomi.

"Kami melihat secara langsung kondisi ARP. Alhamdulillah, ada amanah dari Bapak Presiden. Suatu kehormatan bagi kami tentunya atas dukungan yang diberikan, kami atas nama Pemda Kota Cirebon dan masyarakat sangat berterimakasih," ujarnya.

Pj Wali Kota menyampaikan bahwa, Pemda Kota Cirebon juga sudah memberikan pendampingan kepada ARP, baik dari tingkat kelurahan hingga perangkat daerah terkait. 

"Sebelumnya kami juga sudah memberikan pendampingan kepada ARP, lewat kelurahan, Dinas Sosial dan Dinas Kesehatan," ucapnya.

Pj Wali Kota menambahkan, dari sisi program pemerintah, keluarga ARP sudah terdata dalam Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) . Pemerintah Daerah Kota Cirebon terus berupaya mendata dan memperhatikan kondisi warga yang membutuhkan bantuan program pemerintah.

"Untuk saat ini yang terpenting adalah kondisi ARP, semoga semakin membaik, kita terus lakukan pendampingan juga dari rumah sakit," katanya.

Pj Wali Kota berharap, kejadian yang dialami ARP tidak terulang kembali. Untuk itu, Pemda Kota Cirebon akan terus berkoordinasi dengan pihak terkait agar tidak ada lagi kejadian serupa.

"Langkah selanjutnya kita perlu koordinasi dengan pihak terkait, dan semoga bantuan dari Bapak Presiden yang sudah diberikan ini minimal bisa untuk melanjutkan hidup terutama biaya pendidikan ARP,"  harapnya.

((Bang keling)) 

PAN Kabupaten Majalengka bersama PDI Perjuangan Puji Kinerja Bupati Karna



 MAJALENGKA – Ketua DPD Partai Amanat Nasional Kabupaten Majalengka (PAN Majalengka), Rona Firmansyah, memuji kinerja Karna Sobahi selama menjabat sebagai bupati dari tahun 2018 hingga 2023

Rona mengatakan, bahwa sosok Karna Sobahi yang merupakan Ketua DPC PDIP Majalengka itu telah berhasil dalam merealisasikan pembangunan berbagai bidang di Kabupaten Majalengka.

"Di tahun 2018 hingga 2023 kemarin, kepemimpinan beliau (Karna Sobahi) ini sukses. Insya Allah ke depannya juga akan kembali sukses," ujar Rona Firmansyah, Minggu (12/5/2024).

Pujian tersebut diungkapkan selepas ia bersama pengurus partainya melakukan kunjungan silaturahmi sekaligus membangun komunikasi politik dengan PDIP Majalengka.

Rona memandang, bahwa kesuksesan Karna Sobahi itu optimis akan berlanjut. Hal itu didasari dengan adanya kekuatan di tingkat parlemen berikut dukungan-dukungan secara politik untuk membangun Majalengka ke depan.

Selain itu, diakuinya bahwa PDIP Majalengka telah menuai keberhasilan dalam kontestasi pemilihan legislatif pada Pemilu 2024 dengan memperoleh 15 kursi DPRD, alias terbanyak di Kabupaten Majalengka.

"PDIP ini juaranya di Kabupaten Majalengka. Oleh karenanya, tak salah jika kami pertama kali itu datang bersilaturahmi kepada PDIP Majalengka," ujar Rona.

Terkait situasi menghadapi momen Pilkada 2024, Rona menyatakan bahwa DPD PAN Majalengka memiliki tiga calon potensial dengan latar belakang yang beragam, yaitu Sherly Kusuma, Aldi dan Endah.

Dia pun berharap, PDIP Majalengka akan mempertimbangkan dari daftar ketiga nama calon yang disodorkannya itu menjadi pasangan dalam Pilkada 2024.

"Doain ya, semoga ketiga calon dari PAN ini bisa dipilih oleh PDIP Majalengka untuk mendampingi Pak Karna Sobahi di Pilkada 2024," tukas Ketua DPD PAN Majalengka.

 (BABIL , ADI RASIDI)

TNI dan Masyarakat Bahu-Membahu Membuat Jalan Desa Melalui Program TMMD



Wonosobo,  Dalam rangka pelaksanaan TMMD (Tentara Manunggal Membangun Desa) Reguler ke-120 Tahun 2024, Kodim 0707/Wonosobo bersama masyarakat setempat bergotong royong memindahkan batu-batu secara estafet untuk pengerasan jalan di Desa Timbang, Leksono Wonosobo. (13/5/2024) 

Kegiatan ini merupakan salah satu program TMMD yang bertujuan untuk meningkatkan akses dan konektivitas masyarakat desa melalui pembuatan infrastruktur jalan. Tampak antusias warga, mulai dari anak-anak hingga orang tua, saling bahu-membahu memindahkan batu-batu dari satu titik ke titik lain secara bergantian.

Komandan Kodim 0707/Wonosobo, Letkol Inf Helmy, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan wujud sinergi antara TNI dan masyarakat dalam membangun desa. "Kami bersyukur dapat bekerjasama dengan warga desa untuk memperbaiki infrastruktur jalan. Ini menunjukkan semangat gotong royong yang masih kuat di masyarakat," ujarnya.

Kepala Desa Timbang,  Yoga, mengapresiasi upaya TNI dan warga desa dalam mewujudkan program TMMD. "Kami sangat terbantu dengan adanya program TMMD ini. Jalan yang tadinya kecil kini dapat diperbaiki dengan baik, sehingga mobilitas warga menjadi lebih lancar," ungkapnya.

Kegiatan bergotong royong ini diharapkan dapat terus berlanjut hingga seluruh program TMMD Reguler ke-120 di Kodim 0707/Wonosobo selesai dilaksanakan. Kerja sama yang baik antara TNI dan masyarakat akan semakin memperkuat tali silaturahmi dan memajukan pembangunan di desa-desa.


Pendim0707
(Yudhi)

Pecahkan Rekor Muri 7.800 Perempuan Berkebaya di Jepara



Jepara-Target awal dari panitia adalah 6.300 namun ternyata melebihi .Ada 7.800 perempuan berkebaya dari berbagai kecamatan di Jepara hadir dan minum kopi terbanyak. Acara berlangsung di pantai Bandengan, Jepara Jawa Tengah, Minggu 12 Mei 2024.

Tidak hanya dari Jepara, Bunda Milenial dari Jakarta (ketua Umum Sisca Rumondor), Bunda Milenial Banjarnegara (ketua Ratih Kustyo Dewi) dan anggota , Bunda Milenial Banyumas (ketua Ratri Yulita Prangwerdani) dan anggota, dan Bunda Milenial Semarang (ketua Dyah Pramesti) turut hadir dengan busana kebayanya.

"Kami sengaja hadir di acara ini bersama ribuan perempuan berkebaya. Menarik bagi kami sebab Jepara adalah kota kelahiran Ibu Kartini, pahlawan emansipasi wanita yang selalu berkebaya", jelas Sisca Rumondor ketua umum Bunda Milenial.

Di kesempatan ini juga, bunda Sisca di beri waktu oleh panitia untuk mensosialisasikan Hari Kebaya Nasional yang jatuh pada tanggal 24 Juli. "Ya benar, mumpung berkumpul ribuan perempuan berkebaya, saya sampaikan bahwa mulai tahun ini akan ada Hari Kebaya Nasional. Pada tanggal 04 Agustus 2023 presiden Joko Widodo telah menetapkan  Keputusan Presiden no.19 tahun 2023 tentang Hari Kebaya Nasional", Sisca menambahkan yang di sambut meriah oleh peserta.

"Ada peranan penting dari Tim Nasional yang di ketuai  oleh Lana T. Koentjoro, wakil ketua Miranti Serad, sekretaris Ninoek Sunaryo. Dan 11 komunitas pengusul yang di dukung sekitar 450 komunitas perempuan berkebaya lainnya, sehingga kita sekarang ada Hari Kebaya Nasional", tutup Bunda Sisca pada awak media.

Ratih.