Berita Terkini

Warga Binaan Lapas Pasir Pangarayan Ciptakan Lagu “Ampunan” dalam Lomba Cipta Lagu Pemasyarakatan

Pasir Pengaraian – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Pasir Pangarayan turut berpartisipasi dalam Lomba Cipta Lagu Tema Pe...

Postingan Populer

Kamis, 20 Juni 2024

Pemkab Cirebon Dorong Inovasi Penangkapan Ikan Ramah Lingkungan



KABUPATEN CIREBON — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Cirebon menyalurkan bantuan alat tangkap ikan ramah lingkungan kepada tiga Kelompok Usaha Bersama (KUB) Nelayan di wilayahnya, sebagai upaya melindungi ekosistem laut dan meningkatkan kesejahteraan nelayan.

Penyerahan bantuan ini dilakukan secara simbolis di Balai Desa Citemu, Kecamatan Mundu, Kabupaten Cirebon. Program ini dirancang untuk memberikan solusi berkelanjutan bagi sektor perikanan lokal, Kamis (20/6/2024).

Penjabat (Pj) Bupati Cirebon, Drs H Wahyu Mijaya SH MSi mengatakan, bantuan yang telah disalurkan itu berupa bubu rajungan dan komponen jaring udang atau trammel net kepada KUB yang terdaftar di Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP), yaitu Fajar Samudera Biru, Samudera Jaya, dan Bahari Sejahtera.

Wahyu menekankan agar program ini tidak hanya sekadar distribusi alat tangkap, namun menjadi inovasi dari kebutuhan riil nelayan yang diusulkan langsung oleh mereka.

"Para nelayan mengajukan apa yang mereka perlukan, dan kami memberikan respon dengan menyetujui dan merealisasikan permintaan tersebut dengan menggunakan Dana Alokasi Khusus (DAK) tahun 2024," jelas Wahyu.

Pendekatan partisipatif ini menegaskan, bahwa program tersebut didasarkan pada aspirasi dan kebutuhan komunitas nelayan lokal. "Ini bukan program top-down, melainkan usulan dari bawah, yang kami tanggapi dan wujudkan," tambahnya.

Ia juga mengajak para nelayan untuk beralih ke metode penangkapan ikan yang ramah lingkungan. Dengan demikian, keberlanjutan biota laut dapat terjaga, dan sumber daya perairan Kabupaten Cirebon bisa terus dimanfaatkan secara optimal.

"Kita harus menjaga terumbu karang yang menjadi habitat ikan, dengan menggunakan alat tangkap yang tidak merusak," tegasnya.

Menurutnya, Kabupaten Cirebon memiliki potensi kelautan yang besar, dengan garis pantai sepanjang hampir 78 km dan lebih dari 17.900 nelayan. Wahyu menyatakan pentingnya memanfaatkan potensi ini secara bertanggung jawab.

"Potensi laut yang besar, harus kita manfaatkan dengan tetap menjaga kelestariannya," katanya.

"Kita belum memiliki ikon unggulan yang dikembangkan di Kabupaten Cirebon. Ini yang akan kita proses ke depan, seperti kerang ijo atau bandeng. Ketika datang ke Cirebon itu, orang ingatnya kerang ijo atau bandeng," pungkasnya.

Sementara Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan (DKPP) Kabupaten Cirebon, Drs Erus Rusmana MSi menambahkan, program ini telah berlangsung sejak tahun 2019. Langkah tersebut diharapkan dapat mengatasi masalah penangkapan perikanan yang tidak ramah lingkungan.

Selama periode tersebut, kata Erus, sekitar 25 paket alat tangkap ramah lingkungan telah diberikan kepada KUB Nelayan di daerah tersebut. Tujuan utama program ini adalah mencegah penurunan hasil tangkapan nelayan akibat kerusakan ekosistem laut.

Pihaknya masih menemukan banyak nelayan menggunakan alat tangkap yang tidak ramah lingkungan, yang berdampak negatif pada hasil tangkapan mereka.

"Dengan program ini, Pemkab Cirebon berkomitmen untuk menjaga keberlanjutan sumber daya laut dan meningkatkan kesejahteraan nelayan melalui metode penangkapan ikan yang inovatif dan ramah lingkungan," pungkasnya. (Cephy)

Menhan Prabowo Subianto Terima Penghargaan Tanda Kehormatan Bintang Bhayangkara Utama Polri


Menteri Pertahanan RI sekaligus presiden terpilih Prabowo Subianto menerima tanda kehormatan Bintang Bhayangkara Utama dari Polri. Penyematan tanda kehormatan itu dilaksanakan di Rupattama Markas Besar (Mabes) Polri, Jakarta Selatan, pada Kamis (20/6/2024) siang.

Mengenakan jas dan kopiah, Prabowo tiba di Mabes Polri sekitar pukul 14.00 WIB disambut Kapolri Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo, Wakapolri Komjen Pol. Agus Andrianto dan para Pejabat Utama Mabes Polri lainnya. 

Asisten Kapolri Bidang SDM Irjen Pol Dedi Prasetyo mengatakan penghargaan Bintang Bhayangkara Utama Polri kepada Menhan Prabowo adalah bentuk apresiasi terhadap kerjasama dalam mengamankan NKRI.

"Hari ini Kapolri memberikan penghargaan kepada Menhan Prabowo Subianto Bintang Bhayangkara Utama Polri. Ini adalah penghargaan yang diberikan atas hubungan timbal balik dan Kerjasama dalam upaya peningkatan keamanan NKRI."ujar Irjen Pol Dedi Prasetyo.

Irjen Pol Dedi Prasetyo menambahkan Menhan Prabowo memiliki jasa besar untuk kemajuan dan pengembangan institusi Polri. 

Dalam berbagai kesempatan Prabowo Subianto terus mengingatkan peran dan fungsi TNI bersama Polri yang sangat penting bagi rakyat dan juga negara. 

Dukungan kepada penguatan Polri juga pernah disampaikan Prabowo saat menjadi pembicara dalam dialog kebangsaan di Sekolah Staf dan Pimpinan Lembaga Pendidikan dan Pelatihan (Sespim Lemdiklat) Polri, Lembang, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat. 

Saat itu Menhan Prabowo menegaskan TNI dan Polri adalah jaminan terakhir NKRI. Untuk itulah rakyat membutuhkan TNI-Polri yang kuat dengan kualitas SDM tangguh dan unggul. 

Penghargaan Bintang Bhayangkara Utama adalah tanda kehormatan yang diberikan oleh Pemerintah Republik Indonesia untuk menghormati jasa seseorang memajukan dan mengembangkan Kepolisian Negara Republik Indonesia.

Dalam Peraturan Kapolri Nomor 4 Tahun 2012 disebutkan, terdapat tiga tanda kehormatan Bintang Bhayangkara, yakni Bintang Bhayangkara Utama, Bintang Bhayangkara Pratama, dan Bintang Bhayangkara Nararya. Bintang Bhayangkara Utama kelas tertinggi, disusul Bhayangkara Pratama dan Bhayangkara Nararya.

((Red)) 

Irjen Pol Ahmad Luthfi; Anjangsana Jadi Inspirasi Berikan Pelayanan Terbaik Pada Masyarakat




Polda Jateng - KotaSemarang | Dalam rangka menyambut Hari Ulang Tahun Bhayangkara ke-78, Kapolda Jawa Tengah Irjen Pol Ahmad Luthfi melaksanakan kegiatan Anjangsana di kediaman Irjen Pol (Purn) Drs. Didik S. Triwidodo pada Kamis, (20/6/2024) siang. Kunjungan ini berlangsung di Kota Semarang, yang merupakan tempat tinggal purnawirawam perwira tinggi (Pati) Polri tersebut.


Dalam kunjungan ini, Irjen Pol Ahmad Luthfi didampingi Waka Polda Jawa Tengah Brigjen Pol Agus Suryonugroho serta sejumlah Pejabat Utama (PJU) Polda Jateng. 


Kapolda Jateng Irjen Pol Ahmad Luthfi menyebut, kegiatan anjangsana selain sebagai bentuk penghormatan kepada Irjen Pol (Purn) Drs. Didik S. Triwidodo yang pernah menjabat sebagai Kapolda Jawa Tengah periode 2011-2013, juga sebagai upaya mempererat silaturahmi dan mengenang jasa-jasa para senior yang telah berkontribusi bagi institusi kepolisian.


"Kegiatan ini merupakan salah satu rangkaian acara dalam menyambut HUT Bhayangkara ke-78. Kami ingin menunjukkan rasa hormat dan apresiasi yang tinggi kepada para pendahulu yang telah berkiprah dan memberikan kontribusi terbaik untuk Polda Jateng," ungkapnya


Momen ini juga sebagai bentuk ajang saling bertukar pikiran melalui saran atau wejangan inspiratif dari para pendahulu bagi anggota yang masih berdinas aktif. Dengan demikian, nilai-nilai yang diwariskan oleh para pendahulu dapat menjadi inspirasi bagi seluruh anggota Polri untuk terus memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.


"Selain untuk mempererat ikatan kekeluargaan di tubuh Polri terutama keluarga besar Polda Jateng, kegiatan anjangsana ini merupakan wujud nyata dari semangat kebersamaan dan kekeluargaan yang selalu kita junjung tinggi. Sekaligus sebagai bentuk penghargaan atas dedikasi dan pengabdian para senior kita," ujar Irjen Pol Ahmad Luthfi


Kegiatan anjangsana serupa juga dilaksanakan ke berbagai tempat oleh sejumlah tim yang dipimpin oleh para Kasatker dan perwira menengah Polda Jateng. Selain kepada para purnawirawan perwira tinggi dan menengah, anjangsana juga dilakukan kepada para warakawuri serta anggota Polri yang mengalami sakit menahun sebagai bentuk perhatian dan kepedulian Polda Jateng kepada personil dan keluarganya

Dengan dilaksanakannya kegiatan anjangsana ini, Irjen Pol Ahmad Luthfi menegaskan komitmen Polda Jateng dalam menjaga kebersamaan, kekeluargaan, serta semangat pengabdian tinggi di dalam tubuh Polri, sekaligus memperkuat ikatan emosional antar anggota serta antara generasi muda dengan para pendahulu.

" dengan kegiatan ini, Polda Jateng berkomitmen menjaga kebersamaan, kekeluargaan, serta semangat pengabdian tinggi di dalam tubuh Polri " pungkas nya

(Yudhi)

Rabu, 19 Juni 2024

Stop Bullying di Lingkungan Sekolah, Babinsa Timuran Berikan Pengarahan Kepada Siswa-Siswi SD N Tumenggungan

Surakarta - Untuk menghindari dan mencegah terjadinya aksi bullying pada anak-anak sekolah , Babinsa Kelurahan Timuran Koramil 02/Banjarsari Kodim 0735/Surakarta Serka Danang M beserta Bhabinkamtibmas Timuran Bripka Sumarno, turun kewilayah binaan untuk melaksanakan kegiatan pengarahan kepada siswa SD  tentang bahaya bullying.

Kegiatan tersebut di laksanakan di SDN Tumenggungan  jln. Ronggo Warsito Kelurahan Timuran, Kecamatan Banjarsari, Kamis (20/6/2024).

Dihadapan para siswa, Serka Danang M menjelaskan kepada siswa bahwa Bullying merupakan sebuah perbuatan buruk yang dilakukan seseorang dengan cara menindas atau dengan kekerasan.

 "Salah satu contoh Bullying yang sering terjadi di lingkungan sekolah, diantaranya adalah mengolok-olok teman, bahkan menyebut teman dengan sebutan yang buruk dan sebagainya, " terangnya.

" Sementara bullying secara fisik dampaknya bisa mempengaruhi secara mental bahkan menyebabkan trauma psikis.ujarnya.

 "Oleh karena itu, kepada adik-adik semua untuk benar-benar menyadari contoh yang sudah disebut di atas agar tidak dilakukan, saling menghargai dan menghormati antar siswa itu yang lebih baik."pungkasnya.

Penulis : Arda 72

Selalu Ringan Tangan, Wujud Nyata Babinsa Jayengan Membantu Warganya Dalam Kebersihan Lingkungan

Surakarta - Babinsa kelurahan jayengan koramil 03/Serengan Kodim 0735/Surakarta Serka Priyanto bersama dengan warga masyarakat melaksanakan pembersihan berlokasi di RT 03 RW 09 Kelurahan Jayengan Kecamatan Serengan, Kamis (20/06/2024).

Dikatakan Serka Priyanto pembersihan yang dilakukan dengan warga merupakan upaya dalam mewujudkan kepedulian terhadap lingkungan akan kebersihan lingkungan,mengingat sudah tumbuh lebat tanaman yang ada disebahu jalan yang menganggu lalu lalang kendaraan yang lewat sehingga perlunya pemangkasan pohon tersebut agar terlihath terang dan bersih.

"Dalam melaksanakan kegiatan pembersihan lingkungan secara berkala merupakan upaya kami bersama warga untuk selalu peduli dengan kondisi lingkungan, terutama jalan umum yang mana merupakan salah satu akses supaya lingkungan terlihat bersih ,rapi,nyaman serta enak dipandang mata."ujarnya.

"Semoga dengan adanya kegiatan pembersihan setidaknya sebagai Babinsa ikut berperan dan selalu membantu kegiatan warganya dan juga meningkatkan kerja sama untuk memperkuat hubungan baik antara Babinsa bersama masyarakat dalam mewujudkan kemanunggalan TNI- rakyat."tukasnya.

Penulis : Arda 72

Program Karya Bakti Daerah Tahap III Dan IV di Wilayah Kodim 0735/Surakarta Hari Ini Resmi Ditutup

Surakarta - Bertempat di Jl. Jetayu Kelurahan Gajahan Kecamatan Pasar Kliwon dan Kp. Krembyongan RT 3 dan RT 4 RW 7 Kelurahan Kadipiro Kecamatan Banjarsari, telah berlangsung Acara Penutupan Karya Bakti Daerah/KBD Tahap III dan IV TA 2024 Kodim 0735/Surakarta, dengan Tema "Karya Bakti Daerah Mewujudkan Kota Surakarta Yang Maju Dan Mandiri", dan diikuti sekitar 50 orang peserta, Kamis (20/06/2024).

Hadir dalam pelaksanaan kegiatan tersebut Wakil Walikota Surakarta Drs. Teguh Prakosa, Kasdim 0735/Surakarta  Mayor Inf Suwarko, A.Md, para Danramil dan Pasi Jajaran Kodim 0735/Surakarta, Kabag Tata Pemerintahan Kota Surakarta Dwi Ari Daryatmo, S.STP., k. Lurah Se Kecamatan Pasar Kliwon dan Kadipiro Banjarsari serta perwakilan tokoh masyarakat Kelurahan Gajahan dan Kelurahan Kadipiro Banjarsari.

Kepala Staf Kodim (Kasdim) 0735/Surakarta Mayor Inf Suwarko A.Md yang menutup pelaksanaan Karya Bakti Daerah tersebut menegaskan Program Karya Bakti Daerah merupakan Wujud Kepedulian TNI – AD khususnya Kodim 0735/Surakarta terhadap pemerintah daerah dalam rangka meningkatkan program pembangunan dan meningkatkan perekonomian serta kesejahteraan masyarakat.

"Melalui program Karya Bakti Daerah untuk meningkatkan pembangunan dan terciptanya soliditas yang kokoh antara TNI dengan Pemerintaha dan Komponen masyarakat serta Terwujudnya Kemanunggalan TNI dengan Rakyat."tuturnya.

Ditambahkannya untuk Sasaran Fisik pada pelaksanaan KBD tahap III di Kp. Krembyongan RT 03 RW 7 Kelurahan Kadipiro Kecamatan Banjarsari yakni perbaikan saluran air dengan Volume Panjang 200 Meter menggunakan Uditch serta pengaspalan jalan sepanjang 50 meter, dan untuk KBD tahap IV yakni perbaikan saluran air dengan Volume Panjang 200 Meter menggunakan Uditch di Jl. Jetayu RT 04 RW 05 Kelurahan Gajahan Kecamatan Pasar Kliwon.

"Sedangkan untuk sasaran Non Fisik meliputi penyuluhan wawasan kebangsaan dan bela negara, penyuluhan penanaman nilai nilai ideologi Pancasila,penyuluhan penyalahgunaan Narkoba, Penyuluhan KB Kes dan Stunting, Penyuluhan Mitigasi Banjir dan Kebakara, Penyuluhan pengelolaan sampah, Penyuluhan Administrasi Kependudukan, serta Pembagian sembako pada masyarakat kurang mampu di sekitar wilayah KBD."imbuhnya.

"Harapan kami semoga apa yang telah kita lakukan ini dapat dirasakan manfaatnya oleh warga masyarakat, dan tolong dijaga serta dirawat sehingga tidak cepat rusak dan bisa bermanfaat dalam jangka waktu yang lama."pungkas Kasdim.

Penulis : Arda 72

Berikan Motivasi Pelaku UMKM Babinsa Koramil 05/Pasar Kliwon Sambangi Pedagang di Seputaran Keraton Surakarta

Surakarta - Guna memberikan semangat dan motivasi dalam mengembangkan usaha, Babinsa Koramil 05/pasar kliwon Kodim 0735/Surakarta Rofiq Priyono bersama dengan Bhabinkamtibmas Polsek Pasar Kliwon menyambangi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) Pedagang  dawet/cendol di halaman Keraton  Surakarta di kelurahan Baluwarti  Kecamatan Pasar Kliwon, Kamis (20 / 06/2024).

Serka Rofiq Priyono  mengatakan bahwa kegiatan yang dilakukan untuk menjalin komunikasi dan memberikan  motivasi dalam menjalankan UMKM agar lebih giat dan rajin supaya lebih  maju dan tercapai apa yg di harapkan dan mestinya bakalan lebih  berkembang.

"Selaku Babinsa harus menjaga hubungan silaturahmi dengan warga binaan sekaligus memberikan motivasi dan himbauan kepada warganya,"Serka Rofiq priyono.

"Kali ini kami menyambangi ibu wagiyem atau ibu semi  warga binaan yang merupakan pelaku pedagang yang ada di depan kraton yang merupakan binaan untuk memberikan semangat, motivasi dalam menjalankan UMKM," jelasnya.

Ditambahkannya tidak hanya pelaku usaha yang kami sambangi untuk melakukan komunikasi sosial, namun seluruh Warga Binaan kami sambangi terutama Warga Masyarakat.

Dalam sambangnya memberikan motivasi, Babinsa berharap kelurahan Baluwarti yg merupakan  binaannya dapat mengembangkan sektor UMKM untuk kemajuan  taraf hidupnya dan menjadikan lebih produktif sehingga menjadikan  yang lebih baik dan  siap berdaya saing dan warganya sejahtera.

Penulis : Arda 72

Babinsa Gandekan Ikut Andil Dalam Penyiapan Logistik Untuk Stunting dan Ibu Hamil

Surakarta - Sebagai wujud kepedulian dalam bidang kesehatan, khususnya Ibu dan anak serta percepatan penurunan stunting, Sertu Teguh selaku Babinsa Kelurahan Gandekan Koramil 04/Jebres Kodim 0735/Surakarta melaksanakan pendampingan kegiatan penyiapan logistik untuk anak stunting dan Ibu hamil bertempat di Kelurahan Gandekan Jl.Sungai Batanghari No 23 Kecamatan Jebres, Kamis (20/06/24).

Sertu Teguh menyampaikan hal ini dilaksanakan guna mendukung pelaksanaan penurunan angka stunting serta untuk mempercepat pertumbuhan dan perkembangan anak yang beresiko Stunting dan mewujudkan suksesnya program balita sehat serta keluarga berencana (KB) di wilayah kelurahan Gandekan.

"Kami juga menyampaikan dan menghimbau kepada ibu-ibu yang hadir untuk mengikuti petunjuk dan arahan dari petugas terkait agar memilih menyiapkan sejak dini untuk pemilihan bahan makanan yang bergizi supaya kasus Stunting di Kelurahan Gandekan bisa diminimalisir, Untuk Wilayah Gandekan yang terindikasi Stunting 18 anak dan Ibu Hamil 7 Orang."ujarnya.

"Dalam pelaksanaan kegiatan kami selalu berupaya untuk memberikan pendampingan kepada para petugas Kesehatan yang ada di wilayah binaan," ujar Sertu Teguh.

"Disamping itu, bentuk kepedulian terhadap kesehatan khususnya Ibu dan Anak di wilayah binaan dalam mencegah Stunting dan mewujudkan balita yang sehat untuk menciptakan generasi penerus bangsa yang berkualitas."pungkasnya.

Penulis : Arda 72

Prajurit Wing Komando I Kopasgat Mengikuti Kuis Siapa Berani Di Studio GTV


Jakarta.   Prajurit Wing Komando I Kopasgat mengikuti kegiatan Kuis Siapa Berani di Studio GTV daerah Kebon Jeruk Jakarta Barat dipimpin langsung oleh Kasiops Wing Komando I Kopasgat yang di tunjuk langsung oleh Komandan Wing Komando I Kopasgat Kolonel Pas Helmi A. Nange, S.E., M.M. untuk mewakili.   Rabu (19/06/2024). 

Suasana kegiatan studio GTV di acara Kuis Siapa Berani malam ini terasa berbeda, kuis populer yang biasanya diikuti oleh masyarakat umum kini dihadiri oleh para prajurit TNI-POLRI. 

Acara Kuis Siapa Berani mengangkat tema 'Abdi Negara' menghadirkan episode spesial yang menampilkan para anggota TNI diantaranya matra Darat, Laut, dan Udara serta Kepolisian. 

Para peserta kuis yang terdiri dari perwakilan masing-masing angkatan, bersaing menunjukkan pengetahuan mereka dalam bidang pengetahuan umum, yang terbagi menjadi 4 babak serta yang tercepat berhasil menjawab pertanyaan pembawa acara dengan cepat dan benar berhak maju ke babak ke 4 atau babak bonus, Lettu Pas Galang dari tim Wing Komando I Kopasgat TNI Angkatan Udara berhak maju ke babak bonus karena berhasil menyisihkan peserta lainnya. 

Mayor Pas Fajrun Shodiq, salah satu peserta dari Wing Komando I Kopasgat  TNI Angkatan Udara, mengatakan bahwa kegiatan ini tidak hanya untuk hiburan tetapi juga sebagai sarana mempererat silahturahmi. 

Tidak hanya kompetisi pengetahuan, acara ini juga menampilkan segmen tanya jawab interaktif antara pembawa acara dengan para prajurit, dengan segala keseruan dan pengetahuan yang disuguhkan, episode spesial Kuis Siapa Berani ini berhasil memberikan warna dan menambah wawasan baru.

L.I.79

Bahas soal Tapera, Pj Bupati Cirebon Terima Audiensi Serikat Pekerja


KABUPATEN CIREBON — Penjabat (Pj) Bupati Cirebon, Drs H Wahyu Mijaya SH MSi, beraudiensi dengan serikat pekerja di ruang Paseban Sekretariat Daerah (Setda) Kabupaten Cirebon, Rabu (19/6/2024).

Dalam kesempatan itu, serikat pekerja menyampaikan soal penolakannya terhadap Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 21 tahun 2024 tentang Tabungan Perumahan Rakyat (Tapera).

Wahyu menerima masukan dan aspirasi dari serikat pekerja. Selain itu, ia juga menyampaikan maksud dan tujuan pemerintah pusat menerbitkan PP tentang Tapera.

"Tadi juga disampaikan di dalam diskusi tentang tindak lanjut dari PP ini. Ada beberapa poin lanjutan yang memang harus dipenuhi, andai pun itu diimplementasikan, maka diimplementasikannya itu baru di 2027," ucap Wahyu.

"Tapi sebelum proses itu, rekan dari serikat pekerja menolak, dan kami juga tadi menyampaikan masukan dari rekan serikat pekerja terhadap substansi penolakan itu," sambungnya.

"Sehingga pada prinsipnya, setiap kita, termasuk rekan-rekan pekerja membutuhkan rumah, tetapi bagaimana yang terbaik pola kebijakan apa, itulah yang sama-sama butuh masukan," kata Wahyu menambahkan.

Ia menjelaskan, Pemkab Cirebon bakal menyampaikan aspirasi dari serikat pekerja kepada pemerintah pusat terkait PP 21 tahun 2024 tentang Tapera.

"Insyaallah kita sampaikan aspirasi tersebut dalam bentuk surat," tukasnya.

Lebih lanjut, ia mengatakan, serikat pekerja pada intinya menolak tentang penerapan Tapera terkait pemotong upah sebesar tiga persen. Dimana 2,5 persennya dibebankan kepada pekerja, dan sebesar 0,5 persen dibebankan kepada perusahaan.

Sementara itu, Ketua DPC Serikat Pekerja Nasional (SPN) Kabupaten Cirebon, Acep Sobarudin menilai PP 21 tahun 2024 tentang Tapera belum layak diterapkan di Indonesia. Ia kemudian membandingkan kenaikan upah dengan potongan Tapera.

"Ada beban 2,5 persen kepada pekerja. Belum lagi jika ada keterlambatan, maka akan dikenai denda. Kita ketahui, upah di Kabupaten Cirebon hanya beberapa persen kenaikan. Kenaikan kita pada 2021 hanya 0,4 sekian persen, dan itu di bawah inflasi," ucap Acep.

Ia menegaskan, serikat pekerja menolak penerapan Tapera, karena adanya klausul yang menyatakan wajib. Ia memberikan masukan, agar Tapera tak dijadikan kewajiban bagi pekerja, tapi bersifat sukarela.

"Ditambah lagi wajib. Setahu saya, tabungan tidak wajib, tapi ini diwajibkan. Ini yang kami keberatan, harusnya sukarela, jangan wajib," tukasnya.

Tapera ini harusnya bersifat sukarela, karena di dalam Undang-Undang tersebut, tambah Acep, menyatakan bahwa Tapera ini wajib bagi pekerja yang gajinya di atas UMK, PNS dan Polri, dan lainnya. (Cephy)