Berita Terkini

Pastikan Kamtibmas Kondusif Piket Koramil 02/Banjarsari Melaksanakan Patroli Malam

Surakarta - Piket Koramil 02/ Banjarsari Sertu Dadan melaksanakan kegiatan patroli malam menyisir tempat maupun jalan yang rawan tindak...

Postingan Populer

Sabtu, 16 November 2024

Di Selat Sunda, Ribuan Massa Kibarkan Bendera Indonesia Palestina 

Lampung Selatan - Ribuan Masa di atas kapal Ferry Trimas Fadhila mengibarkan bendera Indonesia Palestina di Selat Sunda, Sabtu (16/11/2024). 

Kegiatan yang melibatkan peserta dari Jambi, Sumsel, dan Lampung dengan kendaraan sepeda motor dan mobil ini merupakan rangkaian gelaran Bulan Solidaritas Palestina (BSP) 2024 yang diadakan pada November setiap tahunnya.

BSP tahun ini mengangkat tema utama, "Urgensi Literasi dan Edukasi untuk Pembebasan Baitul Maqdis dan Masjid Al-Aqsa".

Setidaknya Bendera Indonesia dan Palestina dengan lebar enam meter dikibarkan di Kapal Ferry bersama dengan ratusan bendera lainnya oleh peserta konvoi selama menyeberangi Selat Sunda. Selain itu, beberapa kapal nelayan juga akan dilibatkan dalam kegiatan ini dengan turut mengibarkan bendera Indonesia Palestina di Pelabuhan Bakauheni.

Dalam mensukseskan kegiatan ini, AWG bekerjasama dengan Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP), ASDP, Organisasi Gabungan Pengusaha Angkutan Sungai, Danau dan Ferry (GAPASDAP), Dinas Perikanan, juga Komunitas Nelayan Bakauheni, Lampung Selatan.

BSP merupakan agenda tahunan yang diadakan oleh Aqsa Working Group (AWG) setiap tahunnya pada Bulan November. BSP dimaksudkan sebagai sosialisasi sekaligus membangun kesadaran dan meningkatkan pengetahuan masyarakat khususnya di Indonesia tentang pembelaan perjuangan Palestina dan pembebasan Masjid Al-Aqsa dan Baitul Maqdis dari cengkraman Zionis Israel.

Peserta berkumpul di Masjid An-Nubuwwah, Komplek Ponpes Shuffah Hizbullah dan Madrasah Al-Fatah Muhajirun, Negara Ratu, Natar, Lampung Selatan dengan ratusan kendaraan yang diberi atribut-atribut kepalestinaan. 

Peserta melaksanakan shalat shubuh berjamaah, dan memulai konvoi pada pukul 06.00 WIB menuju Pelabuhan Bakauheuni dan naik ke kapal untuk berlayar kemudian mengibarkan bendera di Selat Sunda.

Ribuan peserta penumpang pejalan kaki, ada juga yang mengendarai motor dan mobil turun dari kapal dipandu oleh Suratman, petugas ASDP pelabuhan Merak menuju halaman parkir di area dermaga.

Pembina Utama Aqsa Working Group (AWG), Imaam Yakhsyallah Mansur telah siap menyambut masa yang juga berasal dari jaringan Pondok Pesantren Shuffah Hizbullah dan Madrasah Al-Fatah ini.

Peserta mulai dari dewasa sampai anak-anak berbaris membentuk huruf U dihadapan Imaam Yakhsyallah Mansur menyaksikan seremonial penyerahan bendera Indonesia dan Palestina dari ketua AWG Biro Lampung, Yusron Darojat kepada Imaam Yakhsyallah Mansur.

Dalam penyampaiannya Imaam Yakhsyallah mengatakan, perjalanan ini (Sumatera menyeberangi Selat Sunda) menjadi saksi di hadapan Allah bahwa umat Islam gigih dan siap terus memperjuangkan hak-hak saudara kita di Palestina.

"Ini bukan hanya simbol semata, tetapi sebuah pernyataan iman dan komitmen yang tulus (untuk perjuangan pembebasan Masjid Al-Aqsha)," tegasnya di hadapan ribuan peserta.

Imaam Yakhsyallah juga menekankan bahwa perjalanan Ribuan warga menyeberangi Selat Sunda ini menjadi saksi pembelaan kaum muslimin terhadap Masjid Al-Aqsha dan Palestina.

"Perjalanan ini menjadi saksi di hadapan Allah bahwa kita pernah berjuang untuk membebaskan Masjid Al-Aqsa. Langkah kaki yang banyak akan dicatat oleh Allah sebagai pahala Jihad," katanya.

Lebih lanjut Imaam Yakhsyallah menegaskan makna Jihad yang memang artinya payah dan berat.

"Tapi ingat, itu (Jihad) adalah puncak semua pencapaian dan akan menjadi penghapus dosa-dosa kita. Siapa yang sakit, payah, gelisah, maka dosanya akan dihapuskan oleh Allah," katanya.

"Jihad terpenting yang bisa dilakukan umat Islam saat ini adalah Jihad pembebasan Masjid Al-Aqsha," kata Imaam Yakhsyallah diiringi pekikan Takbir dan kalimat Al-Aqsha Haqqunaa (Al-Aqsha Hak Umat Islam).

Usai serah terima bendera, sebagian peserta kembali ke Sumatera, dan sebagiannya lagi melanjutkan perjalanan menuju Buperta, Cibubur untuk mengikuti Apel 1000 Relawan Kemanusiaan yang akan digelar Ahad, (17/11/2024) pagi, di Lapangan Kempi 3 Buperta Cibubur. Apel ini juga merupakan salah satu rangkaian kegiatan BSP 2024.

Apel 1.000 relawan untuk Palestina ini menghadirkan Ketua BNPB, Letjen TNI Suharyanto, dan Kepala Basarnas, Marsekal Madya TNI Kusworo, dan juga beberapa warga Palestina di Indonesia.

Ketua AWG Biro Lampung, Yusron Darojat mengungkapkan, kegiatan ini digelar dengan maksud untuk meningkatkan kesadaran dan solidaritas terhadap Palestina, juga diharapkan kegiatan aksi solidaritas ini dapat menjadi inspirasi bagi masayarakat luas untuk lebih peduli, tidak hanya kepada Palestina, tetapi juga kepada semua isu kemanusiaan di dunia.

"Kami ingin menguatkan rasa kemanusiaan, persatuan, dan dukungan terhadap mereka. Semoga menjadi pengingat bagi semua pihak tentang pentingnya menjaga perdamaian dan keadilan di seluruh dunia, serta memberikan dampak positif, baik dari segi moral maupun aksi nyata, dalam mendukung perjuangan rakyat Palestina," ujarnya.

Selain itu, dengan kegiatan tersebut, pihaknya ingin menyampaikan pesan kepada dunia bahwa rakyat Indonesia tidak tinggal diam atas penderitaan yang dialami oleh rakyat Palestina.

"Kami ingin menguatkan rasa kemanusiaan, persatuan, dan dukungan terhadap mereka. Dengan melibatkan kapal Ferry untuk pengibaran di Selat Sunda ini, semoga dapat menggentarkan dunia dengan publikasi dan dokumentasi melalui media massa, karena dengan era terbuka ini, apapun yang dilakukan akan berdampak pada dunia global, apalagi dengan pergerakan yang massif," kata Yusron.

Untuk mendukung dan menyukseskan Rangkaian Acara BSP tahun ini para donatur dapat berpartisipasi melalui Nomor Rekening BSI 7251304909 a.n. Bulan Solidaritas Palestina, dengan Konfirmasi ke Yusuf Maulana di nomor : 0858 1301 6160 atau 0811-1210-808.

Penulis: Arda 72

Satresnarkoba Wonosobo Tangkap Pengedar dan Pengguna Sabu, Hasil Pengembangan Kasus Sebelumnya

Ko

Satresnarkoba Polres Wonosobo, yang dipimpin oleh AKP Teguh Sukoso, berhasil menangkap **Wahyu Eko Wibowo**, seorang pria yang diduga terlibat dalam peredaran narkoba jenis sabu. Penangkapan ini merupakan hasil pengembangan dari kasus sebelumnya, di mana salah satu tersangka mengaku memperoleh barang haram tersebut dari Eko.

AKP Teguh Sukoso menjelaskan bahwa pengungkapan ini bermula setelah petugas melakukan penangkapan terhadap seorang pria berinisial H, yang ditemukan memiliki sabu di kediamannya di Kelurahan Wonosobo Barat. Dalam pemeriksaan, H mengungkapkan bahwa sabu yang ia miliki diperoleh dari Wahyu Eko.

Petugas kemudian melakukan penyelidikan lebih lanjut, yang berujung pada penangkapan Wahyu Eko di rumah kontrakannya di Sidojoyo, Wonosobo, pada pukul 13.00 WIB. Dalam penggeledahan, petugas menemukan sejumlah barang bukti, termasuk paket sabu yang disembunyikan dalam berbagai kemasan, serta peralatan untuk mengonsumsi narkoba seperti bong, pipet kaca, dan timbangan digital.

Selain itu, petugas juga menemukan barang bukti lainnya berupa plastik klip, sedotan warna-warni, dan sejumlah rokok yang berisi sabu. Wahyu Eko kini ditahan di Mapolres Wonosobo untuk menjalani proses hukum lebih lanjut.

Satresnarkoba Polres Wonosobo terus berkomitmen untuk memberantas peredaran narkoba di wilayah Wonosobo dan sekitarnya. Penangkapan ini menjadi bukti bahwa pihak kepolisian tidak akan memberi celah bagi para pelaku kejahatan narkoba.

(Yudhi)

Re: Mediasi Kasus Pengancaman dan Pemberitaan Tidak Berimbang di Kabupaten Cirebon Masih Berproses



Pada Sab, 16 Nov 2024 20.05, Edi Babil <edibabil06@gmail.com> menulis:

KABUPATEN CIREBON, SERGAP TARGET – H. Hasan Bisri, S.H., M.H., selaku kuasa hukum Z, memberikan pembaruan terkait kasus dugaan pengancaman dengan senjata tajam oleh terlapor A serta polemik pemberitaan dari Tabloid FBI. Hingga saat ini, mediasi antara kedua belah pihak masih berlangsung dengan harapan tercapainya titik temu.

"Kami masih berusaha menengahi mediasi perkara ini. Mudah-mudahan ke depannya ada titik terang, tinggal bagaimana terlapor membuktikan tuntutan pelapor, sehingga harapannya bisa mendapatkan solusi yang terbaik," ujar Hasan Bisri saat diwawancarai pada Rabu, 16 November 2024.

Proses Restoratif Justice

Menanggapi potensi penyelesaian melalui mekanisme restorative justice, Hasan Bisri menyebutkan bahwa pihaknya masih fokus pada pembuktian klaim yang diajukan oleh kedua pihak.

"Klien kami ingin agar apa yang dituangkan dalam pernyataan oleh terlapor dapat dibuktikan terlebih dahulu. Jika itu terpenuhi, kami optimistis mediasi dapat menghasilkan kesepakatan. Namun, jika tidak ada pembuktian, perkara ini akan berlanjut sesuai jalur hukum, termasuk kemungkinan penyidikan atau SP3 (Surat Perintah Penghentian Penyidikan)," jelasnya.

Tindak Lanjut Somasi kepada Tabloid FBI

Terkait pemberitaan sepihak yang dianggap mencemarkan nama baik Z, Hasan Bisri menegaskan bahwa pihaknya telah melayangkan somasi kedua kepada Tabloid FBI.

"Kami sudah mengirimkan somasi kedua kepada pihak Tabloid FBI. Kami berharap ada tanggapan yang nyata demi kebaikan bersama, terutama untuk memulihkan nama baik klien kami," tegasnya.

Harapan Penyelesaian

Hasan Bisri menyatakan harapannya agar kedua belah pihak dapat saling menyadari kekurangan masing-masing dan mencapai penyelesaian damai.

"Kami ingin perkara ini tidak berlarut-larut. Jika memungkinkan, kedua belah pihak dapat saling memaafkan, tetapi tentunya harus ada aksi nyata, bukan hanya pernyataan lisan atau tulisan," tutupnya.

Proses hukum ini masih dalam pengawasan ketat, dengan harapan semua pihak dapat bekerja sama demi tercapainya keadilan dan kejelasan kasus. Di kutip dari WARTAJAYAVISION.COM ((Babil))

Mediasi Kasus Pengancaman dan Pemberitaan Tidak Berimbang di Kabupaten Cirebon Masih Berproses


KABUPATEN CIREBON, WARTAJAYAVISION.COM – H. Hasan Bisri, S.H., M.H., selaku kuasa hukum Z, memberikan pembaruan terkait kasus dugaan pengancaman dengan senjata tajam oleh terlapor A serta polemik pemberitaan dari Tabloid FBI. Hingga saat ini, mediasi antara kedua belah pihak masih berlangsung dengan harapan tercapainya titik temu.

"Kami masih berusaha menengahi mediasi perkara ini. Mudah-mudahan ke depannya ada titik terang, tinggal bagaimana terlapor membuktikan tuntutan pelapor, sehingga harapannya bisa mendapatkan solusi yang terbaik," ujar Hasan Bisri saat diwawancarai pada Rabu, 16 November 2024.

Proses Restoratif Justice

Menanggapi potensi penyelesaian melalui mekanisme restorative justice, Hasan Bisri menyebutkan bahwa pihaknya masih fokus pada pembuktian klaim yang diajukan oleh kedua pihak.

"Klien kami ingin agar apa yang dituangkan dalam pernyataan oleh terlapor dapat dibuktikan terlebih dahulu. Jika itu terpenuhi, kami optimistis mediasi dapat menghasilkan kesepakatan. Namun, jika tidak ada pembuktian, perkara ini akan berlanjut sesuai jalur hukum, termasuk kemungkinan penyidikan atau SP3 (Surat Perintah Penghentian Penyidikan)," jelasnya.

Tindak Lanjut Somasi kepada Tabloid FBI

Terkait pemberitaan sepihak yang dianggap mencemarkan nama baik Z, Hasan Bisri menegaskan bahwa pihaknya telah melayangkan somasi kedua kepada Tabloid FBI.

"Kami sudah mengirimkan somasi kedua kepada pihak Tabloid FBI. Kami berharap ada tanggapan yang nyata demi kebaikan bersama, terutama untuk memulihkan nama baik klien kami," tegasnya.

Harapan Penyelesaian

Hasan Bisri menyatakan harapannya agar kedua belah pihak dapat saling menyadari kekurangan masing-masing dan mencapai penyelesaian damai.

"Kami ingin perkara ini tidak berlarut-larut. Jika memungkinkan, kedua belah pihak dapat saling memaafkan, tetapi tentunya harus ada aksi nyata, bukan hanya pernyataan lisan atau tulisan," tutupnya.

Proses hukum ini masih dalam pengawasan ketat, dengan harapan semua pihak dapat bekerja sama demi tercapainya keadilan dan kejelasan kasus. Di kutip dari Hukum Kriminal.Com ((Babil))

Sigap Dan Gerak Cepat, Babinsa Laweyan Bersama Damkar Dan BPBD, Serta Warga Gotong Royong Evakuasi Pohon Tumbang di Wilayah Binaan

Surakarta - Kembali terjadi Hujan deras mengguyur wilayah Kota Surakarta pada hari Sabtu (16/11/2024) sekitar pukul 14.00 WIB yang disertai angin kencang mengakibatkan pohon Pohon tumbang di beberapa tempat salah satunya di wilayah kampung Sayangan rt 02 rw 03 kelurahan Laweyan kecamatan Lawwyan,

Dengan sigap dan cekatan Babinsa Kelurahan Laweyan Koramil 01/Laweyan, Kodim 0735/Surakarta Serma Giminanto dan Sertu Eko bersama debgan Damkar dan BPBD, serta warga masyarakat kelurahan Laweyan melaksanakan gotong royong mengevakuasi pohon tumbang tersebut.

Serma Giminanto menuturkan, dari kejadian hujan yang disertai angin kencang tersebut tidak ada korban jiwa, tetapi dari kejadian tersebut mengakibatkan pohon tumbang dan sebagian atap rumah warga rusak tersapu angin."tuturnya.

"Kami menghimbau kepada masyarakat di wilayah Kelurahan Laweyan, agar lebih berhati-hati serta waspada dalam menghadapi musim hujan saat ini karena sering disertai angin kencang. waspadai pohon pohon yang ada di dekat dengan rumah."ungkapnya.

Lebih lanjut Serma Giminanto mengingatkan warga masyarakat yang memiliki pohon di sekitar pemukiman / rumah yang sekiranya membahayakan keselamatan agar ditebang, mengingat saat ini cuaca yang tidak menentu dan cenderung extrim.

"Saya menghimbau kepada seluruh masyarakat agar waspada terhadap musim hujan yang di sertai angin kencang, bila perlu dilakukan penebangan pohon dengan alasan keamanan dan untuk menghindari hal hal yang tidak diinginkan dan sekiranya dapat membahayakan keselamatan dan kerugian maka lakukan penebangan", himbau Serma Giminanto.

Penulis : Arda 72

Gelaran Walikota Cup Archery Competition Jogjakarta 2024, Adila Hermulia Putri Senang Bawa Tim Panahan Ardadedali Raih Medali Emas

Yogyakarta - Atlet panahan Ardadedali Archery Club Kabupaten Karanganyar Jawa Tengah, Adila Hermulia Putri, mengungkapkan rasa bangganya setelah berhasil membawa timnya meraih medali emas pada nomor Compound beregu putri dan medali emas individu/eliminasi di ajang Walikota Cup Archery Competition Jogjakarta 2024. Sabtu, (16/11/2024)

Bertempat di Lapangan Panahan Kopertis Jogjakarta (DIY) bersama tiga rekan setimnya, Alzena Meisya Khalida, Aura Thifalia Salma dan Batrisya Destrin, tim panahan Ardadedali tampil gemilang di laga final melawan tim Perpani Kota Yogyakarta. 

Setelah pertandingan, Adila menyatakan kebahagiaannya. "Kami sangat bersyukur atas pencapaian ini. 2 Medali emas ini sangat spesial karena terakhir kali kami meraih emas di Jogjakarta ini saat ivent Indoor UGM di GOR Pancasila Universitas Gajah Mada setengah tahun yang lalu," ungkapnya.

Adila juga menjelaskan bahwa pertandingan berlangsung cukup ketat. "Pertandingan tadi berjalan cukup imbang dimulai dari babak kualifikasi, eliminasi, tetapi karena kami saling mendukung satu sama lain, dengan motto Ardadedali Archery Club"Tetap Semangat Loyalitas Tanpa Batas" akhirnya kami bisa meraih kemenangan. Semangat kebersamaan dan saling mendukung ini adalah kunci keberhasilan kami," ujarnya.

Lebih lanjut, Adila menyoroti perkembangan cabang olahraga panahan di Indonesia. Menurutnya, saat ini kompetisi panahan sudah semakin merata, dengan banyak klub-klub panahan daerah memiliki atlet-atlet berkualitas, yang membuat persaingan semakin ketat. "Ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus meningkatkan kemampuan," katanya.

Head Coach Ardadedali Archery Club Hermawan Tjahjanto (Kodim 0727/Karanganyar) mengatakan, Ke depan berharap olahraga panahan Ardadedali Archery Club khususnya dan Indonesia umumnya dapat kembali berpartisipasi di kancah internasional. Kami akan terus berusaha meningkatkan kemampuan kami agar bisa bersaing di kancah internasional," tutupnya.

Penulis : Arda 72

Peduli Kebersihan Lingkungan, Babinsa Kepatihan Wetan Bersama Linmas Dan Tim Saberling Kerja Bakti Bersihkan Selokan Air

Surakarta – Babinsa Kelurahan Kepatihan Wetan Koramil 04/Jebres Kodim 0735/Surakarta Sertu Budiono bersama Tim Saberling dan Linmas melaksanakan kerja bakti pembersihan selokan air yang kotor tertutup sampah dan endapan tanah dan merapikan rumput yang sudah tinggi di Kampung Kradenayon Jl. Sangihe Rt 07 Rw 01 Kelurahan Kepatihan Wetan Kecamatana Jebres, Sabtu (16/11/2024)

Sertu Budiono mengatakan sebelum kegiatan kerja bakti dimulai terlebih dahulu melaksanakan apel dan pembagian sektor yang akan dikerjakan antara lain pembersihan selokan air dan memotong serta memangkas rumput yang sudah menutupi di jalan.

"Kegiatan kerja bakti tersebut merupakan upaya bersama, untuk mewujudkan kepedulian terhadap kebersihan lingkungan khususnya di Wilayah Kepatihan Wetan."ujarnya.

"Dan juga Pembersihan selokan ini sebagai upaya menghadapi kondisi cuaca yang tidak menentu pada saat terjadi musim hujan intensitas tinggi yang dapat menimbulkan banyak kerawanan, terutama banjir."imbuhnya.

"Harapannya, dengan adanya kerjabakti  membersihkan selokan air dan memangkas rumput wujud sinergitas, gotong-royong dan jalinan kerjasama tersebut akan semakin menguatkan kemanunggalan TNI dengan rakyat."pungkas Budiono.

Penulis : Arda 72

Antisipasi Bencana Banjir Babinsa Pucangsawit Cek Kondisi Air Sungai di Pos Pantau Jurug

Surakarta - Babinsa Kelurahan Pucangsawit Koramil 04/Jebres Kodim 0735/Surakarta Koptu Dwi Paksa mengecek kondisi air sungai Bengawan solo  bersama salah satu penjaga pos pemantauan banjir sungai Bengawan solo Bp Toyib Arieswanto bertempat di Pos pemantauan jurug Jl.Ir.Juanda Kel. Pucangsawit Jebres, Sabtu (16/11/2024)

Babinsa pucangsawit Koptu Dwi Paksa melakukan pemantauan di pos pantau banjir Jurug Kel. pucangsawit, pengecekan di lakukan bertujuan untuk mengamati debit air di sungai Bengawan solo memastikan volume air  masih dalam tahap status aman dari bencana banjir.

Ditegaskan Koptu Dwipaksa tujuan utama pemantauan  adalah untuk memastikan bahwasannya sungai Bengawan Solo masih dalam status yang aman karena di saat musim penghujan seringkali terjadi luapan air yg di sebabkan oleh curah hujan yang tinggi

"Kami menghimbau kepada petugas penjaga pos pantau untuk selalu sigap dan waspada terutama saat turun hujan deras di wilayah Surakarta dan sekitarnya agar dapat melakukan tindakan yang cepat dan tepat manakala terjadi kenaikan dibit air sungai secara signifikan untuk keselamatan warga terutama yang tinggal di bantaran sungai Bengawan solo."tukasnya.

Penulis : Arda 72

Adila Hermulia Putri Senang Bawa Tim Panahan Ardadedali Raih Emas di Walikota Cup Archery Competition Jogjakarta 2024

Yogyakarta - Atlet panahan Ardadedali Archery Club Kabupaten Karanganyar Jawa Tengah, Adila Hermulia Putri, mengungkapkan rasa bangganya setelah berhasil membawa timnya meraih medali emas pada nomor Compound beregu putri dan medali emas individu/eliminasi di ajang Walikota Cup Archery Competition Jogjakarta 2024. Sabtu, (16/11/2024)

Bertempat di Lapangan Panahan Kopertis Jogjakarta (DIY) bersama tiga rekan setimnya, Alzena Meisya Khalida, Aura Thifalia Salma dan Batrisya Destrin, tim panahan Ardadedali tampil gemilang di laga final melawan tim Perpani Kota Yogyakarta. 

Setelah pertandingan, Adila menyatakan kebahagiaannya. "Kami sangat bersyukur atas pencapaian ini. 2 Medali emas ini sangat spesial karena terakhir kali kami meraih emas di Jogjakarta ini saat ivent Indoor UGM di GOR Pancasila Universitas Gajah Mada setengah tahun yang lalu," ungkapnya.

Adila juga menjelaskan bahwa pertandingan berlangsung cukup ketat. "Pertandingan tadi berjalan cukup imbang dimulai dari babak kualifikasi, eliminasi, tetapi karena kami saling mendukung satu sama lain, dengan motto Ardadedali Archery Club"Tetap Semangat Loyalitas Tanpa Batas" akhirnya kami bisa meraih kemenangan. Semangat kebersamaan dan saling mendukung ini adalah kunci keberhasilan kami," ujarnya.

Lebih lanjut, Adila menyoroti perkembangan cabang olahraga panahan di Indonesia. Menurutnya, saat ini kompetisi panahan sudah semakin merata, dengan banyak klub-klub panahan daerah memiliki atlet-atlet berkualitas, yang membuat persaingan semakin ketat. "Ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus meningkatkan kemampuan," katanya.

Head Coach Ardadedali Archery Club Hermawan Tjahjanto (Kodim 0727/Karanganyar) mengatakan, Ke depan berharap olahraga panahan Ardadedali Archery Club khususnya dan Indonesia umumnya dapat kembali berpartisipasi di kancah internasional. Kami akan terus berusaha meningkatkan kemampuan kami agar bisa bersaing di kancah internasional," tutupnya.

Penulis : Arda 72

Jumat, 15 November 2024

Polres Rokan Hulu Ungkap Kasus Penyalahgunaan Pengangkutan BBM Bersubsidi

 ROKAN HULU - Satuan Reserse Kriminal (Sat Reskrim) Polres Rokan Hulu berhasil mengungkap kasus penyalahgunaan pengangkutan dan/atau niaga bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi jenis Bio Solar dan Pertalite di wilayah Desa Suka Damai, Kecamatan Tambusai Utara, Kabupaten Rokan Hulu. Pengungkapan kasus ini terjadi pada Selasa, (12/11/2024), sekitar pukul 10.00 WIB.

Berawal dari laporan masyarakat yang diterima pada Senin, 11 November 2024, Tim Unit Tipidter Sat Reskrim Polres Rokan Hulu mendapatkan informasi mengenai aktivitas penyalahgunaan pengangkutan dan niaga BBM bersubsidi di Desa Suka Damai. Atas laporan tersebut, Kanit Tipidter IPDA Abdau Wardiyoso, S.Tr.K., M.H., bersama timnya, melakukan penyelidikan di lokasi.

Pada keesokan harinya, Selasa, 12 November 2024, sekitar pukul 10.00 WIB, tim mendapati sebuah mobil pick-up Suzuki Carry berwarna hitam dengan nomor polisi BB 8345 KA yang dicurigai membawa BBM bersubsidi. Kendaraan tersebut dikemudikan oleh ST alias AT (42), warga Desa Sungai Tapah, Kecamatan Pujud, Kabupaten Rokan Hilir.

Dari hasil pemeriksaan di tempat, tim menemukan barang bukti berupa 2 (Dua) jerigen berisi BBM jenis Pertalite, 10 (Sepuluh) jerigen berisi BBM jenis Bio Solar, 34 (Tiga puluh empat) jerigen kosong, Uang tunai senilai Rp8.400.000,- hasil penjualan BBM, 1 (Satu) selang sepanjang satu meter, 4 (Empat) corong plastik dan 1 (Satu) buku catatan penjualan BBM berikut sebuah pena.

Ketika diinterogasi, ST mengaku bahwa BBM tersebut adalah milik DS alias DD (38), seorang wiraswasta asal Desa Sungai Tapah, Kecamatan Pujud, Kabupaten Rokan Hilir.

Baik ST maupun barang bukti langsung diamankan ke Mapolres Rokan Hulu untuk penyelidikan lebih lanjut. Dalam kasus ini, penyidik menetapkan dua tersangka, yaitu ST dan DS. Keduanya diduga melanggar Pasal 55 Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2001 tentang Minyak dan Gas Bumi, yang telah diubah melalui Pasal 40 Angka 9 Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2023 tentang Cipta Kerja.

Selain mobil yang digunakan sebagai sarana transportasi BBM ilegal, polisi juga menyita uang tunai hasil penjualan serta perlengkapan yang digunakan untuk memindahkan dan menyimpan BBM. Barang bukti tersebut akan digunakan dalam proses hukum yang sedang berjalan.



Kapolres Rokan Hulu, AKBP Budi Setiyono, SIK.,MH melalui Kasat Reskrim, AKP Rejoice Manalu, S.Tr.K memastikan pihaknya akan mendalami kasus ini untuk mengungkap jaringan yang terlibat dalam penyalahgunaan BBM bersubsidi. "Kami akan terus menyelidiki kasus ini hingga ke akar-akarnya untuk menindak tegas pihak-pihak yang merugikan negara," ujar Kasat Reskrim dalam keterangannya.

Dengan pengungkapan kasus ini, Polres Rokan Hulu kembali menegaskan komitmennya dalam memberantas penyalahgunaan BBM bersubsidi yang merugikan masyarakat dan negara. Masyarakat diimbau untuk melaporkan aktivitas serupa agar penegakan hukum dapat dilakukan secara maksimal.

*** Hobbiy ***