Berita Terkini

Batik Buana Sekar Kedaton Jadi Primadona di Pameran UMKM Persit Bisa 2 Kartini Expo, Balai Kartini, Jakarta

Jakarta – Suasana semarak menyelimuti gelaran Pameran UMKM Persit Bisa 2 Tahun 2026 yang berlangsung di Kartika Expo, Balai Kartini,...

Postingan Populer

Jumat, 14 Maret 2025

Cek Situasi Dan Kondisi Pasar, Babinsa Turun Ke Lapangan Sambangi  Lurah Pasar Nusukan

Surakarta - Babinsa Kelurahan Nusukan, Koramil 02/Banjarsari,
Kodim 0735/Surakarta Serka Supadmo melaksanakan Komunikasi Sosial (Komsos) dengan Bapak Suyoto selaku Lurah Pasar Nusukan yang baru dan Bapak Suryanto selaku Security Pasar Nusukan bertempat diKantor Pasar Nusukan Jalan Sriwijaya Utara II No 06 Kelurahan Nusukan, Kecamatan Banjarsari, Jum'at (14/03/2025).

Ditegaskan Serka Supadmo komunikasi sosial dilaksanakan dalam rangka mempererat tali silaturahmi antara Babinsa dengan Lurah Pasar dan Security Pasar Nusukan.

"Dalam kesempatan ini kami selaku Babinsa memperkenalkan diri kepada Lurah Pasar Nusukan yang baru sekaligus memberikan masukan kepada Lurah yang baru dan Security Pasar Nusukan agar selalu menjaga Kebersihan, Ketertiban dan Keamanan Pasar Nusukan dan menyampaikan agar selalu mengecek perkembangan harga harga sembako selama Bulan Suci Ramadhan ini.

"Babinsa selaku Apkowil harus dekat dengan lurah dan satpam pasar sebagai mitra karib kita dan juga sebagai informasi dan mata telinga kita Dipasar kalau ada suatu kejadian yang bersifat urgent dan harus membutuhkan kehadirannya,Babinsa siap membantu apapun yg dibutuhkan dan siap sewaktu waktu." Ungkap Serka Supadmo

Sementara itu Bapak Suyoto selaku Lurah Pasar Tradisional Nusukan mengucapkan terimakasih Kepada Bapak Babinsa yang selalu menyempatkan waktunya untuk memantau dan melihat situasi keadaan pasar Tradisional usukan dan sekaligus memberikan himbauan kepada pedagang yang ada dipasar Nusukan. 

Penulis : Arda 72

Kamis, 13 Maret 2025

BUKA BERSAMA POLRI BERSAMA MEDIA SEBAGAI WUJID PORLRI UNTUK MASARAKAT

Polres Wonosobo menggelar acara buka puasa Polri bersama  media sebagai wujud Polri untuk masyarakat. Kegiatan yang berlangsung di RM Kedai Jakarta pada Kamis (13/3/2025) ini menjadi ajang silaturahmi serta wujud komitmen Polri dalam membangun hubungan harmonis dengan masyarakat melalui media.

Kapolres Wonosobo, AKBP Donny Lumbantoruan dalam sambutannya menyampaikan bahwa media memiliki peran penting dalam menyebarluaskan informasi yang akurat dan edukatif kepada masyarakat.

 Kami berharap sinergi antara Polri dan media dapat terus terjalin dengan baik, sehingga masyarakat mendapatkan informasi yang terpercaya, khususnya terkait keamanan dan ketertiban," ujarnya.

Acara yang berlangsung dalam suasana hangat ini dihadiri oleh sejumlah pejabat utama Polres Wonosobo serta sejumlah awak media yang ada di Kabupaten Wonosobo. Selain buka puasa bersama, kegiatan juga diisi dengan diskusi ringan mengenai peran media dalam menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban di wilayah Wonosobo.

Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan hubungan baik antara Polres Wonosobo dan awak media dapat semakin erat, guna mendukung tugas kepolisian dalam memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat.

(Yudhi)

Polsek Kabun dan Tokoh Adat Desa Aliantan Pererat Silaturahmi dalam Buka Puasa Bersama

 ROHUL 
Kabun, 13 Maret 2025 – Dalam suasana penuh kebersamaan dan kekhidmatan, Keluarga Besar Polsek Kabun menggelar acara buka puasa bersama dengan tokoh adat Kenegerian Desa Aliantan serta perwakilan HK Group Desa Aliantan, Kecamatan Kabun, Kabupaten Rokan Hulu. Kegiatan yang berlangsung di Mapolsek Kabun ini bukan hanya sekadar perjamuan, tetapi juga ajang mempererat silaturahmi serta memperkokoh sinergi antara kepolisian dan masyarakat dalam menjaga keamanan dan ketertiban selama bulan suci Ramadhan.

Acara ini dihadiri langsung oleh Kapolsek Kabun, AKP Efendi Lupino, S.H., beserta jajaran personel, serta tokoh adat Kenegerian Desa Aliantan, Herman Khadafi, dan perwakilan dari HK Group. Suasana kekeluargaan semakin terasa saat seluruh hadirin berkumpul dalam satu meja, berbincang santai, dan bertukar pandangan mengenai berbagai aspek sosial, budaya, dan keamanan di wilayah Kecamatan Kabun.

Dalam sambutannya, Kapolres Rokan Hulu AKBP Budi Setiyono., S.I.K., M.H melalui Kapolsek Kabun AKP Efendi Lupino., S.H, menyampaikan apresiasi kepada para tokoh adat dan perwakilan HK Group yang telah berinisiatif mengadakan acara ini. Ia menegaskan bahwa kegiatan semacam ini menjadi momentum penting untuk membangun hubungan yang lebih erat antara kepolisian dan masyarakat, sekaligus memperkuat komitmen bersama dalam menjaga situasi Kamtibmas yang kondusif.

"Kami sangat berterima kasih atas inisiatif dari para tokoh adat dan perwakilan HK Group. Kegiatan ini tidak hanya sebagai ajang berbagi di bulan suci, tetapi juga sebagai upaya bersama untuk menciptakan suasana yang aman, tertib, dan penuh keberkahan selama Ramadhan," ujar Kapolsek.

Sementara itu, Herman Khadafi selaku tokoh adat Kenegerian Desa Aliantan juga menyampaikan rasa syukur dan terima kasih kepada Polsek Kabun atas sambutan yang hangat serta fasilitas yang diberikan dalam penyelenggaraan acara ini. Ia menegaskan bahwa sinergi antara kepolisian dan masyarakat harus terus diperkuat demi menciptakan lingkungan yang harmonis dan aman bagi semua, ujarnya.

Acara dilanjutkan dengan buka puasa bersama, sholat Maghrib berjamaah, serta makan malam bersama. Momen kebersamaan ini semakin menegaskan bahwa hubungan antara kepolisian dan masyarakat bukan hanya dalam konteks keamanan, tetapi juga dalam aspek sosial dan kemanusiaan.
Sebagai penutup, doa bersama dipanjatkan dengan harapan agar kebersamaan ini membawa berkah bagi semua pihak dan menjadikan Kecamatan Kabun sebagai wilayah yang aman, tenteram, dan penuh kedamaian selama bulan Ramadhan serta seterusnya.

Kegiatan ini menjadi bukti bahwa komunikasi yang baik antara kepolisian dan masyarakat dapat menciptakan hubungan yang lebih harmonis, sekaligus meningkatkan kepercayaan publik terhadap Polri dalam menjaga ketertiban dan keamanan di tengah masyarakat.

*** Hobbiy***

Polres Cirebon Kota Berbagi Takjil, Wujud Kepedulian di Bulan Ramadan



POLRES CIREBON KOTA. – Kepolisian Resor (Polres) Cirebon Kota menggelar kegiatan Berbagi Takjil pada Kamis (13/3/2025) di depan Mako Polres Cirebon Kota. Kegiatan yang berlangsung mulai pukul 16.40 hingga 17.15 WIB ini merupakan bentuk kepedulian terhadap masyarakat, khususnya bagi umat Muslim yang menjalankan ibadah puasa.

Kapolres Cirebon Kota, AKBP Eko Iskandar, S.H., S.I.K., M.Si., selaku penanggung jawab kegiatan, turut hadir bersama Wakapolres Kompol Rizky Adi Saputro, Direktur Utama Red Guard Gito Laksamana, Ketua PWI Kota Cirebon Muhammad Alif Santosa, Ketua IWO Kota Cirebon Muslimin, serta perwakilan IJTI Cirebon Raya Ervan.

Dalam kesempatan tersebut, sebanyak 350 paket takjil dibagikan kepada warga yang melintas di sekitar lokasi. Kapolres Cirebon Kota, AKBP Eko Iskandar menyampaikan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk mempererat hubungan antara Polri dan masyarakat.

"Kami ingin berbagi kebahagiaan dan memperkuat tali silaturahmi dengan masyarakat. Semoga kegiatan ini membawa manfaat dan berkah bagi kita semua," ujar Kapolres.

Kegiatan berbagi takjil ini berlangsung dengan lancar dan penuh kehangatan, mencerminkan semangat kepedulian serta kebersamaan di bulan suci Ramadhan.

((Red)) 

Polres Cirebon Kota Berbagi Takjil, Wujud Kepedulian di Bulan Ramadan


POLRES CIREBON KOTA. – Kepolisian Resor (Polres) Cirebon Kota menggelar kegiatan Berbagi Takjil pada Kamis (13/3/2025) di depan Mako Polres Cirebon Kota. Kegiatan yang berlangsung mulai pukul 16.40 hingga 17.15 WIB ini merupakan bentuk kepedulian terhadap masyarakat, khususnya bagi umat Muslim yang menjalankan ibadah puasa.

Kapolres Cirebon Kota, AKBP Eko Iskandar, S.H., S.I.K., M.Si., selaku penanggung jawab kegiatan, turut hadir bersama Wakapolres Kompol Rizky Adi Saputro, Direktur Utama Red Guard Gito Laksamana, Ketua PWI Kota Cirebon Muhammad Alif Santosa, Ketua IWO Kota Cirebon Muslimin, serta perwakilan IJTI Cirebon Raya Ervan.

Dalam kesempatan tersebut, sebanyak 350 paket takjil dibagikan kepada warga yang melintas di sekitar lokasi. Kapolres Cirebon Kota, AKBP Eko Iskandar menyampaikan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk mempererat hubungan antara Polri dan masyarakat.

"Kami ingin berbagi kebahagiaan dan memperkuat tali silaturahmi dengan masyarakat. Semoga kegiatan ini membawa manfaat dan berkah bagi kita semua," ujar Kapolres.

Kegiatan berbagi takjil ini berlangsung dengan lancar dan penuh kehangatan, mencerminkan semangat kepedulian serta kebersamaan di bulan suci Ramadhan.

((Red)) 

Polres Cirebon Kota Gelar Berbagi Takjil dan Buka Puasa Bersama Media Secara Hybrid


POLRES CIREBON KOTA. – Kepolisian Resor (Polres) Cirebon Kota menggelar kegiatan Berbagi Takjil dan Buka Puasa Bersama Media dan Wartawan pada Kamis (13/3/2025) di Aula Sanika Satyawada. Acara ini berlangsung secara hybrid, dengan sesi Zoom Meeting yang dipimpin langsung oleh Wakapolri, Komjen Pol Dr. Ahmad Dofiri.

Kegiatan ini dihadiri oleh Kapolres Cirebon Kota, AKBP Eko Iskandar, S.H., S.I.K., M.Si., Wakapolres Kompol Rizky Adi Saputro, PJU Polres Cirebon Kota serta sejumlah tokoh media, termasuk Direktur Utama Red Guard Gito Laksamana, Ketua PWI Kota Cirebon Muhammad Alif Santosa, Ketua IWO Kota Cirebon Muslimin, dan perwakilan IJTI Cirebon Raya Ervan.

Dalam sambutannya, Kapolres Cirebon Kota, AKBP Eko Iskandar menegaskan pentingnya sinergi antara Polri dan media dalam menyampaikan informasi yang akurat kepada masyarakat.

"Kami berharap momen ini semakin mempererat hubungan baik antara kepolisian dan insan media, sehingga informasi yang tersampaikan kepada masyarakat tetap akurat dan bertanggung jawab," ujar Kapolres.

Setelah sesi Zoom Meeting, kegiatan dilanjutkan dengan buka puasa bersama Kapolres dan insan media. Sebagai bentuk apresiasi, Polres Cirebon Kota juga menyerahkan 67 paket bingkisan kepada para jurnalis yang hadir.

Acara ini menjadi bukti nyata komitmen Polres Cirebon Kota dalam membangun komunikasi yang harmonis dengan media, sekaligus mempererat kebersamaan di bulan suci Ramadhan.

((Red)) 

Kantor Imigrasi Wonosobo Gelar Kegiatan Bakti Sosial dan Siraman Rohani Sambut Bulan Suci Ramadhan 1446 H


WONOSOBO - Dalam rangka menyambut datangnya bulan suci Ramadhan 1446 H, Kantor Imigrasi Kelas II Non TPI Wonosobo menggelar serangkaian kegiatan yang melibatkan seluruh pegawai dan anggota Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kanim Wonosobo.

Kegiatan yang diselenggarakan pada Jumat (28/02) ini berupa Bakti Sosial di Pondok Pesantren Daarul Qur'an dan ⁠Sholat Ashar berjamaah dilanjutkan dengan siraman rohani dengan penceramah KH Asrori.

Kegiatan ini bertujuan untuk mempererat tali silaturahmi antar pegawai, meningkatkan keimanan dan ketakwaan, serta mempersiapkan diri secara mental dan spiritual dalam menyambut bulan penuh berkah.

Kepala Kantor Imigrasi Kelas II Non TPI Wonosobo yang diwakili Kasi TIKIM, Karel Evander Anongim bersama Ibu Ketua DWP Kanim Wonosobo Ny. Delma Imam Bahri dalam sambutannya, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan wujud syukur atas kesempatan yang diberikan untuk kembali bertemu dengan bulan suci Ramadhan. Beliau berharap, melalui kegiatan ini, seluruh pegawai dapat meningkatkan kualitas ibadah dan mempererat rasa persaudaraan.

"Kami berharap, melalui kegiatan ini, seluruh pegawai Kantor Imigrasi Wonosobo dapat menyambut bulan suci Ramadhan dengan hati yang bersih dan penuh semangat," ujarnya.

Selain itu, kegiatan ini juga menjadi ajang untuk memperkuat sinergi antara pegawai dan anggota DWP Kanim Wonosobo dalam mendukung pelaksanaan tugas dan fungsi keimigrasian.

Dengan semangat kebersamaan, Kantor Imigrasi Wonosobo siap menyambut bulan suci Ramadhan 1446 H dan berkomitmen untuk terus memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.


(Yudhi)

Dugaan Lemahnya Pengawasan Menjelang Pemungutan Suara Ulang Di Kecamatan Esang Talaud. Sulawesi Utara


Talaud – Tamila,Konsekuensi Pemungutan Suara Ulang (PSU) bukan hanya pembebanan terhadap anggaran negara, akan tetapi cermin buruk kinerja penyelenggara pemilu / pemilihan.


"Ini adalah pemborosan yang seharusnya tidak perlu terjadi jika sejak awal penyelenggara pemilu bekerja lebih profesional dan bertanggung jawab," kata Ketua Dewan Komando Daerah LSM KALIBER INDONESIA BERSATU SULAWESI UTARA Ato Tamila Rabu 12/3/2025.


Tren Pemungutan Suara Ulang yang meningkat tajam harus menjadi perhatian dan peringatan keras bagi semua pihak bahwa terdapat persoalan serius dalam tata kelola pemilu di Talaud.


"Tanpa langkah perbaikan yang konkret, bukan tidak mungkin pemilu-pemilu berikutnya akan mengalami masalah yang lebih parah, semakin membebani anggaran negara, dan merusak kepercayaan publik terhadap demokrasi".


Melihat tren meningkatnya PSU dan diskualifikasi dalam Pilkada 2024, kita tidak bisa menutup mata terhadap fakta bahwa sistem pemilu di kabupaten talaud masih memiliki banyak celah yang bisa dimanfaatkan untuk kepentingan tertentu. Jika tidak ada perbaikan serius dalam tata kelola pemilu, maka demokrasi kita akan terus berada dalam ancaman.


Oleh karena itu, Ato Tamila menuntut langkah-langkah berikut untuk memastikan pemilu yang lebih baik ke depan, pertama, pergantian dan evaluasi penyelenggara. KPU dan Bawaslu di daerah yang terbukti lalai harus dievaluasi dan jika perlu diganti untuk memastikan pemilu berikutnya lebih profesional dan berintegritas.


Kedua, pemotongan anggaran bagi penyelenggara yang lalai. KPU dan Bawaslu yang bertanggung jawab atas kelalaian dalam penyelenggaraan pilkada harus menerima sanksi berupa pemotongan anggaran operasional pada periode berikutnya. Ketiga, regulasi dan sanksi tegas terhadap kelalaian penyelenggara. "Pemerintah dan DPR harus segera menyusun regulasi yang memastikan ada konsekuensi bagi penyelenggara yang gagal menjalankan tugasnya dengan baik," kata Tamila.


Selanjutnya, keempat, penguatan pengawasan independen. Harus ada mekanisme pengawasan yang lebih kuat terhadap kerja KPU dan Bawaslu, termasuk keterlibatan masyarakat sipil dalam mengawasi jalannya pilkada.


Mahkamah Konstitusi (MK) dalam putusan Perselisihan Hasil Pemilihan Kepala Daerah (PHP-Kada) 2025 telah memerintahkan pelaksanaan Pemungutan Suara Ulang (PSU) di 24 daerah. Dari jumlah tersebut, 14 daerah harus mengulang pemungutan suara di seluruh tempat pemungutan suara (TPS) salah satunya di kecamatan esang kabupaten Kepulauan Talaud.


Ini merupakan rekor tertinggi dalam sejarah Pilkada pasca-reformasi, menunjukkan semakin banyaknya permasalahan dalam penyelenggaraan pemilu di tingkat daerah, kata Tamila.


Menurut Tamila, jumlah PSU yang meningkat tajam dibandingkan Pilkada sebelumnya menegaskan bahwa ada masalah mendasar dalam manajemen pemilu, mulai dari kelalaian administratif hingga kecurangan yang bersifat terstruktur, sistematis, dan masif (TSM).


MK menemukan berbagai bentuk pelanggaran yang berujung pada keputusan PSU, termasuk intervensi pejabat daerah, pemanfaatan fasilitas negara untuk kepentingan calon tertentu, serta lemahnya pengawasan dan tindakan tegas dari penyelenggara pemilu.


Jadi,Konsekuensi dari PSU ini bukan hanya pada aspek politik, tetapi juga berdampak besar terhadap anggaran negara. Pelaksanaan PSU membutuhkan tambahan dana yang signifikan, mencakup pencetakan ulang surat suara, distribusi logistik, biaya operasional petugas pemilu, hingga pengawasan yang lebih ketat untuk mencegah pelanggaran berulang.


Ironisnya kata Tamila,beban keuangan akibat PSU ini lebih banyak ditanggung oleh negara, "sementara penyelenggara pemilu yang lalai tidak menanggung konsekuensi yang setimpal."


Masyarakat, sebagai pemilih, juga menjadi korban karena harus kembali ke TPS dan menghadapi ketidakpastian politik akibat kelalaian yang seharusnya bisa dicegah. "Kepercayaan publik terhadap independensi dan kredibilitas penyelenggara pemilu pun semakin menurun," kata Tamila.


Mengingat dampak besar yang ditimbulkan oleh PSU, sudah saatnya penyelenggara pemilu, baik di tingkat pusat maupun daerah, bertanggung jawab atas kelalaian mereka. Evaluasi menyeluruh terhadap kinerja KPU dan Bawaslu perlu dilakukan, termasuk kemungkinan pergantian penyelenggara di daerah yang terbukti gagal menjalankan tugasnya dengan baik.


Jika tidak ada konsekuensi bagi penyelenggara yang lalai, maka permasalahan serupa akan terus berulang di pemilu-pemilu berikutnya.


Lebih jauh, pemerintah dan DPR perlu segera merancang regulasi yang lebih ketat untuk mencegah kelalaian penyelenggara. Misalnya, dengan menetapkan sanksi tegas bagi KPU dan Bawaslu yang terbukti bertanggung jawab atas kesalahan administratif yang berujung pada PSU.


"Sanksi tersebut bisa berupa pemotongan anggaran operasional atau pencopotan pejabat terkait. Dengan demikian, ada insentif bagi penyelenggara untuk bekerja lebih profesional," 


Selain itu, menurut Tamila,pengawasan terhadap penyelenggara pemilu juga harus diperkuat dengan melibatkan masyarakat sipil dan lembaga independen. Mekanisme pelaporan dan investigasi terhadap dugaan pelanggaran perlu lebih transparan dan responsif.


Jika terdapat indikasi kecurangan atau kelalaian, "tindakan korektif harus segera diambil sebelum hari pemungutan suara untuk menghindari PSU yang memboroskan anggaran dan mengganggu stabilitas politik daerah," ujar Tamila 


Pendidikan politik bagi penyelenggara pemilu dan peserta pilkada juga harus diperkuat. Banyak kasus PSU terjadi karena lemahnya pemahaman terhadap aturan pemilu atau rendahnya komitmen terhadap prinsip demokrasi yang jujur dan adil. Dengan adanya pelatihan intensif dan sanksi yang lebih ketat, diharapkan kualitas penyelenggaraan pemilu dapat meningkat di masa mendatang."Tutup Tamila.

LI79

Rabu, 12 Maret 2025

Kanim Wonosobo Fasilitasi Layanan Eazy Passport bagi Jemaah Haji di MPP Purworejo



Purworejo, 28 Februari 2025 – Kantor Imigrasi Kelas II Non TPI Wonosobo kembali menghadirkan layanan jemput bola dalam pembuatan paspor bagi calon jemaah haji tahun 1446 H/2025 M melalui program Eazy Passport di Mal Pelayanan Publik (MPP) Purworejo. Kegiatan ini diikuti oleh 128 calon jemaah haji yang akan menunaikan ibadah ke Tanah Suci.

Kegiatan ini dibuka secara resmi oleh Plh. Bupati Purworejo, Drs. R. Achmad Kurniawan Kadir, M.Pa., serta dihadiri oleh Staf Ahli Bupati, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Purworejo, dan para pimpinan jajaran Pemerintah Daerah Kabupaten Purworejo. Dalam sambutannya, Plh. Bupati menyampaikan apresiasi kepada Kantor Imigrasi Wonosobo atas kemudahan yang diberikan bagi para calon jemaah haji dalam pengurusan dokumen perjalanan.

Dari Kantor Imigrasi Wonosobo, hadir Kepala Seksi Dokumen Perjalanan, Izin Tinggal, dan Status Keimigrasian (Dokjalintalkim), Iskandar Wijaya, beserta tim layanan. Kegiatan Eazy Passport ini merupakan bentuk komitmen Kanim Wonosobo dalam memberikan pelayanan keimigrasian yang mudah, cepat, dan efisien, khususnya bagi masyarakat yang membutuhkan layanan kolektif. Dengan adanya program ini, diharapkan seluruh calon jemaah haji dapat menyelesaikan dokumen perjalanan dengan lancar sebelum keberangkatan mereka ke Tanah Suci.


(Yudhi)

Kapolres Cirebon Kota Jalin Silaturahmi dengan Kajari untuk Perkuat Sinergi Penegakan Hukum



POLRES CIREBON KOTA. – Kapolres Cirebon Kota, AKBP Eko Iskandar, S.H., S.I.K, M.Si, melakukan kunjungan silaturahmi ke Kantor Kejaksaan Negeri (Kejari) Kota Cirebon pada Rabu (12/3/2025). Pertemuan yang berlangsung di Kantor Kejari Kota Cirebon, Jl. Dr. Wahidin Sudirohusodo No.30, ini bertujuan untuk mempererat hubungan kerja serta meningkatkan koordinasi dalam penegakan hukum di wilayah Kota Cirebon.

Dalam pertemuan tersebut, Kapolres Cirebon Kota, AKBP Eko Iskandar, S.H., S.I.K., M.Si disambut langsung oleh Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Kota Cirebon, Muhamad Hamdan S., S.H., M.H. Hadir pula sejumlah pejabat dari kedua institusi, diantaranya Kasat Lantas Polres Cirebon Kota AKP Ngadiman, S.Kom, Kasat Intelkam Polres Cirebon Kota AKP Iwan, S.H., M.H., serta Kasi Intel Kejari Kota Cirebon, Slamet Hariyadi, S.H., M.H.

AKBP Eko Iskandar menegaskan bahwa silaturahmi ini merupakan bagian dari upaya menjaga sinergitas antara Polri dan Kejaksaan dalam mewujudkan sistem peradilan yang lebih efektif.

"Koordinasi yang baik antara kepolisian dan kejaksaan sangat penting dalam pengawasan, penuntutan, serta penegakan hukum di masyarakat, khususnya di Kota Cirebon," ujarnya.

Sementara itu, Kajari Kota Cirebon, Muhamad Hamdan S., S.H., M.H., menyambut baik kunjungan ini. Beliau menekankan pentingnya kerja sama yang erat dalam menangani berbagai permasalahan hukum guna menciptakan rasa keadilan bagi masyarakat.

Selama kegiatan berlangsung, suasana tetap aman dan kondusif, mencerminkan hubungan yang harmonis antara kedua lembaga penegak hukum tersebut. Diharapkan, sinergi ini dapat terus ditingkatkan untuk memberikan pelayanan hukum yang lebih baik kepada masyarakat Kota Cirebon.

((Rahmat))