Berita Terkini

Tender Infrastruktur Indramayu 2026 Makin Terbuka, Kontraktor Nilai Persaingan Lelang Lebih Sehat

INDRAMAYU – Iklim pengadaan proyek infrastruktur di Kabupaten Indramayu pada Tahun Anggaran 2026 mulai menunjukkan wajah baru....

Postingan Populer

Senin, 14 April 2025

Bupati Rohul Pimpin Langsung Rapat Persiapan Kunjungan Perdana Kapolda Riau ke Rokan Hulu

 ROHUL – Bupati Rokan Hulu (Rohul), Anton, ST, MM memimpin langsung rapat persiapan menyambut kunjungan kerja perdana Kapolda Riau ke Kabupaten Rokan Hulu.

Rapat tersebut berlangsung pada Senin, 14 April 2025, di aula lantai 3 kantor Bupati Rohul dan dihadiri oleh Wakapolres Rohul yang mewakili Kapolres, Sekretaris Daerah (Sekda) Rohul, Kabag. Ops Polres Roh, sejumlah Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), serta perwakilan Lembaga Adat Melayu Riau (LAMR) Rokan Hulu.

Dalam rapat tersebut, dibahas secara rinci teknis dan agenda kunjungan Kapolda Riau yang dijadwalkan berlangsung pada 26 April 2025. Dua lokasi utama yang akan dikunjungi yaitu Markas Polres Rokan Hulu dan Kantor Bupati Rohul.

Bupati Anton menegaskan pentingnya sinergi seluruh jajaran pemerintah daerah dalam menyukseskan kunjungan tersebut. 
Ia meminta seluruh Kepala OPD, Camat, serta pihak terkait untuk hadir dan berpartisipasi aktif dalam penyambutan.

"Kunjungan kerja Kapolda Riau ini merupakan kehormatan bagi kita semua. Saya minta semua pihak mempersiapkan dengan maksimal dan hadir menyambut beliau," ujar Bupati Anton dalam arahannya.



Kunjungan ini diharapkan dapat mempererat koordinasi dan kerjasama antara Pemerintah Daerah Rokan Hulu dengan jajaran Kepolisian Daerah Riau, serta mendorong terciptanya keamanan dan ketertiban yang semakin kondusif di wilayah Rohul.

***Hobbiy ***

Kapolsek Kunto Darussalam Sosialisasikan Penanganan Tipiring Dan Sampaikan Pesan Kamtibmas



KUNTO DARUSSALAM – Dalam upaya menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) yang kondusif, Kapolsek Kunto Darussalam AKP Dadan Wardan Sulia, SH melaksanakan kegiatan silaturahmi dan koordinasi dengan pihak manajemen PT. Eka Dura Indonesia, yang berlangsung di kantor besar perusahaan tersebut pada Selasa siang (15/04/2025).

Kegiatan yang dimulai pukul 11.30 WIB ini dihadiri oleh sejumlah pihak baik dari unsur Kepolisian maupun perusahaan, di antaranya ADM PT. Eka Dura Indonesia Dwi Setiyo Budiawan, CDO Ginanjar Maolid, Asisten CSR Imam Taufik, serta personel Polsek Kunto Darussalam

Dalam sambutannya, Kapolres Rokan Hulu, AKBP Emil Eka Putra, melalui AKP Dadan Wardan memperkenalkan diri sebagai Kapolsek yang baru, dan juga menyampaikan Pimipinan Kepolisian Rokan Hulu juga baru serta sekaligus menyampaikan pesan penting terkait penanganan kasus tindak pidana ringan (Tipiring), terutama kasus pencurian berondolan dan buah kelapa sawit milik perusahaan.

"Saya berharap melalui silaturahmi ini, ke depannya kita bisa saling bersinergi dan berkoordinasi dalam menciptakan situasi yang aman dan kondusif, terutama dalam penanganan kasus Tipiring," ujar AKP Dadan.

Ia menjelaskan bahwa Polsek Kunto Darussalam saat ini tercatat sebagai peringkat pertama dalam jumlah gangguan Kamtibmas di jajaran Polres Rohul, dengan dominasi kasus-kasus ringan yang kerap kali berakar dari kurangnya komunikasi dan penyelesaian secara kekeluargaan.

Oleh karena itu, Kapolsek mendorong agar perusahaan lebih mengedepankan pendekatan problem solving, dengan melibatkan Bhabinkamtibmas, sebelum melangkah ke proses hukum. Setiap pelaku yang tertangkap diharapkan bisa diberikan kesempatan membuat surat pernyataan agar tidak mengulangi perbuatannya. Namun, apabila pelaku tetap melakukan tindak kejahatan, barulah dapat dilaporkan secara resmi ke pihak kepolisian untuk proses lebih lanjut.

Sementara itu, Manajemen PT. Eka Dura Indonesia menyambut baik ajakan kerja sama tersebut dan menyampaikan bahwa selama ini mereka juga telah melakukan koordinasi dengan Bhabinkamtibmas dalam menangani kasus-kasus serupa. Namun, mereka mengakui bahwa tidak semua pelaku jera, sehingga tindakan tegas dari pihak kepolisian kerap menjadi pilihan terakhir.

"Kami selalu mencoba menyelesaikan secara kekeluargaan, namun jika pelaku tetap mengulangi, maka kami terpaksa menempuh jalur hukum," ujar perwakilan manajemen.




Kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang silaturahmi dan koordinasi, tetapi juga menjadi sarana penting untuk menguatkan peran bersama dalam menjaga Kamtibmas, baik oleh perusahaan, masyarakat, maupun aparat penegak hukum.

Kegiatan berakhir pukul 12.30 WIB dalam suasana aman dan kondusif, dengan harapan besar terciptanya kerja sama yang semakin solid antara pihak kepolisian dan dunia usaha di wilayah hukum Polsek Kunto Darussalam.

(Humas Polres Rohul)ds/Hobbiy)

Dibawah Kendali AKP Rejoice; Tim Resmob Berhasil Ungkap Kasus Pencurian Handphone, Satu Pelaku Dibekuk


 ROHUL 
ROKAN HULU – Satuan Reserse Kriminal Polres Rokan Hulu berhasil mengungkap kasus dugaan tindak pidana pencurian yang terjadi di sebuah bengkel motor di Jl. Diponegoro, Kelurahan Pasir Pengaraian, Kecamatan Rambah. Peristiwa tersebut terjadi pada Senin, (10/04/2025), sekitar pukul 11.00 WIB.

Korban, Muhammad Reyhan Dava Faizal (18), seorang pelajar asal Desa Kepenuhan Jaya, tengah memperbaiki sepeda motornya di bengkel Fadli Motor. Saat menunggu, ia meletakkan handphone miliknya, Realme C25 warna abu-abu, di atas meja dekat tempat duduknya. Sempat membantu montir selama proses perbaikan, korban pulang tanpa menyadari bahwa handphone miliknya tertinggal.

Setibanya di kos, ia mencoba menghubungi handphone tersebut, namun nomor sudah tidak aktif. Saat kembali ke bengkel dan menanyakan kepada karyawan serta pemilik bengkel, mereka mengaku tidak melihat perangkat tersebut. Atas kejadian itu, korban mengalami kerugian materi dan melaporkan kejadian ke Polres Rokan Hulu.

Melalui penyelidikan intensif, Tim Resmob Polres Rokan Hulu akhirnya mendapat titik terang. Pada Kamis, (08/04/2025), sekitar pukul 10.00 WIB, tim menerima informasi yang mengarah pada Sdr. RF, yang mengakui diminta oleh abang iparnya untuk menjual sebuah handphone yang identik dengan milik korban.

Tak lama, pelaku utama yang bernama MIR (26) berhasil diamankan di wilayah Tambel, Kelurahan Pasir Pengaraian. Dari hasil interogasi, ia mengakui telah mengambil handphone tersebut saat korban sedang lengah.

Kapolres Rokan Hulu, AKBP Emil Eka Putra, SIK.,SH.,M.Si melalui Kasat reskrim, AKP Rejoice Manalu, STrK.,SIK menyampaikan apresiasi kepada masyarakat yang turut membantu proses pengungkapan kasus ini. Ia juga mengimbau seluruh masyarakat agar lebih berhati-hati dan tidak lengah saat berada di tempat umum.

"Kejahatan bisa terjadi kapan saja, terutama ketika kita lengah. Kami imbau kepada masyarakat agar selalu waspada dan tidak meninggalkan barang berharga sembarangan. Dan bila menemukan barang yang bukan milik pribadi, sebaiknya segera melaporkan ke pihak berwenang," ujar Kasat Reskrim.



Tersangka saat ini telah diamankan dan dijerat dengan Pasal 362 KUHP tentang pencurian, yang mengancam dengan hukuman penjara maksimal lima tahun.

Pihak kepolisian juga mengingatkan bahwa kejahatan bukan hanya melukai secara materiil, namun juga secara psikologis. Oleh karena itu, peran serta masyarakat dalam menjaga keamanan lingkungan sangat dibutuhkan untuk menciptakan Rokan Hulu yang aman dan nyaman bagi semua.

*** Hobbiy***

Panen Raya Jagung Serentak Tahap II Di Rambah Hilir: Polsek Turun Tangan Dukung Ketahanan Pangan


 ROHUL 

ROKAN HULU – Dalam upaya mendukung program ketahanan pangan nasional, Polsek Rambah Hilir menggelar kegiatan Panen Raya Jagung Serentak Tahap II yang dilaksanakan pada Selasa, 15 April 2025 pukul 09.00 WIB di Desa Rambah Muda, Kecamatan Rambah Hilir, Kabupaten Rokan Hulu.

Kegiatan panen raya ini berlangsung di lahan jagung seluas 1 hektare milik petani Sdr. Saepan, yang juga merawat dan membudidayakan tanaman tersebut. Kegiatan ini menjadi bentuk sinergi antara aparat kepolisian dan masyarakat tani dalam memperkuat ketahanan pangan di wilayah setempat.

Dalam kegiatan ini, hadir sejumlah tokoh dan pejabat yang berperan penting, di antaranya, Kapolsek Rambah Hilir Ipda Jonnes, SH beserta anggota, Koordinator Penyuluh BPP Pertanian Kec. Rambah Hilir, Febri Irwanto, Penyuluh pertanian lapangan (PPL): Ismail, Elisari, Fahril, dan Mardiyono serta Sdr. Saepan selaku pemilik lahan.

Kehadiran Kapolsek Rambah Hilir menjadi bukti nyata dukungan Polri terhadap para petani. Beliau tidak hanya memantau jalannya panen, tetapi juga turut mengawal proses distribusi hasil panen agar petani tidak dirugikan oleh agen atau pedagang yang menawarkan harga rendah.



"Kami ingin memastikan bahwa hasil kerja keras petani mendapat nilai jual yang layak. Polri hadir bukan hanya dalam penegakan hukum, tetapi juga dalam upaya menjaga kesejahteraan masyarakat, termasuk para petani," ujar Ipda Jonnes.

Sinergi antara kepolisian, penyuluh pertanian, dan masyarakat ini diharapkan mampu mendorong semangat para petani serta menciptakan ketahanan pangan yang kuat di tingkat lokal maupun nasional.

*** Hobbiy ***

Polresta Cirebon Gelar Police Goes To School di SMPN 2 Lemahabang, Tanamkan Disiplin dan Kesadaran Hukum Sejak Dini



Cirebon –  Polresta Cirebon kembali menggelar program unggulannya Police Goes To School sebagai bagian dari upaya pembinaan generasi muda, yang kali ini dilaksanakan di SMP Negeri 2 Lemahabang, Kabupaten Cirebon. Selasa (15/04/2015).
Kegiatan dimulai pukul 08.00 WIB dan diikuti oleh sekitar 700 siswa-siswi, para guru, serta kepala sekolah Teti Kusmiyati, S.Pd., M.M.

Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Kapolresta Cirebon, KOMBES POL. Sumarni, S.I.K., S.H., M.H., yang hadir bersama jajaran pejabat utama, antara lain Kasat Lantas KOMPOL Mangku Anom Sutresno, S.H., S.I.K., M.H.,Kasat Binmas KOMPOL Edi Baryana, A.Md.,Kasat Narkoba AKP Heri Nurcahyo, S.H., Kapolsek Lemahabang AKP Yuliana, S.A.B., M.Si., serta Wakasat Reskrim AKP Iwa Mashadi, S.H., M.H.

Dalam sambutannya, Kapolresta Cirebon menyampaikan pentingnya peran generasi muda sebagai penerus bangsa yang harus dibentuk melalui kedisiplinan dan kesadaran hukum sejak dini. Ia mengajak para siswa untuk menjauhi perilaku negatif seperti tawuran, pelanggaran lalu lintas, serta pergaulan bebas.

"Adik-adik adalah anak-anak berprestasi yang kelak akan menjadi pemimpin masa depan. Maka dari itu, giatlah belajar, hindari pelanggaran, dan fokus pada cita-cita kalian," pesan Kombes Pol. Sumarni.

Kasat Lantas Kompol Mangku Anom turut mengingatkan pentingnya keselamatan dalam berkendara. Ia menegaskan bahwa siswa SMP belum memenuhi syarat memiliki SIM, sehingga tidak diperkenankan mengendarai sepeda motor.

"Kami minta adik-adik lebih mengutamakan keselamatan. Jika dibonceng, tetap pakai helm. Keselamatan adalah hal utama," tegasnya.

Sementara itu, Kapolsek Lemahabang AKP Yuliana menekankan pentingnya kedisiplinan dalam kehidupan sehari-hari, khususnya dalam membagi waktu antara belajar dan bermain.

Kegiatan ini juga merupakan bagian dari program masif yang dilaksanakan secara serentak oleh 27 Polsek jajaran Polresta Cirebon. Tujuan utamanya adalah untuk membentuk karakter siswa agar memiliki perilaku disiplin, memahami bahaya narkoba, menghindari kenakalan remaja, bijak dalam menggunakan media sosial, serta mengenal aturan lalu lintas sejak usia dini.

Melalui pendekatan langsung ke sekolah-sekolah, Polresta Cirebon berharap dapat memperkuat sinergi antara pihak kepolisian, sekolah, dan masyarakat dalam membentuk generasi muda yang tangguh dan berintegritas.((Babil))

Pemuda Pengangguran, Diamankan Satresnarkoba Polres Rokan Hulu, 20 Paket Sabu Diamankan


 ROHUL 
ROKAN HULU – Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polres Rokan Hulu kembali menunjukkan komitmennya dalam memberantas peredaran gelap narkotika di wilayah hukumnya. Pada hari Senin (14/4/2025) sekira pukul 21.30 WIB, tim berhasil mengungkap kasus penyalahgunaan narkotika jenis sabu di sebuah rumah yang terletak di Desa Batang Kumu, Kecamatan Tambusai, Kabupaten Rokan Hulu.

Tersangka yang diamankan adalah seorang pria muda bernama MI alias IL, (21), warga asal Rantau Prapat, Provinsi Sumatera Utara. Saat ini, Ilham berdomisili di Desa Batang Kumu dan diketahui tidak memiliki pekerjaan tetap.

Pengungkapan ini berawal dari informasi masyarakat yang merasa resah dengan aktivitas mencurigakan di lingkungan mereka. Informasi tersebut langsung ditindaklanjuti oleh Kasat Resnarkoba Polres Rokan Hulu, AKP Repelita Ginting, SH, yang kemudian memerintahkan timnya untuk melakukan penyelidikan lebih lanjut.

Dipimpin langsung oleh KBO Satresnarkoba, IPDA Siswanto, SH, tim Satresnarkoba bergerak cepat dan berhasil melakukan penggerebekan di lokasi yang dimaksud. Dari hasil penggeledahan, polisi menemukan 20 paket narkotika jenis sabu siap edar yang dibungkus dalam plastik klip bening, 2 plastik klip kosong, satu alat hisap sabu (bong), satu kotak rokok merk Dji Sam Soe, serta satu tas sport warna dongker yang digunakan tersangka untuk menyimpan barang bukti.

Saat diinterogasi, IL mengaku bahwa barang haram tersebut diperolehnya dari seseorang berinisial HR. Namun, upaya pengejaran terhadap HR masih belum membuahkan hasil, dan kini ia masuk dalam daftar pencarian orang (DPO).

Tersangka berikut barang bukti kini telah diamankan di Mapolres Rokan Hulu untuk menjalani proses hukum lebih lanjut. Ia disangkakan melanggar Pasal 114 ayat (1) dan/atau Pasal 112 ayat (1) Undang-Undang RI No. 35 Tahun 2009 tentang Narkotika.

Kapolres Rokan Hulu AKBP Emil Eka Putra, SIK.,SH.,M.Si melalui Kasat Resnarkoba, dalam Keterangannya menegaskan, "Kami tidak akan memberi ruang bagi para pelaku kejahatan narkoba di wilayah hukum Rokan Hulu. Peredaran narkoba harus kita hentikan bersama, karena merusak masa depan generasi muda."

Beliau juga mengimbau masyarakat untuk terus berperan aktif menjaga situasi Kamtibmas (Keamanan dan Ketertiban Masyarakat) dengan melaporkan segala bentuk kegiatan yang mencurigakan di lingkungan masing-masing.

"Saya mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk tidak ragu melapor kepada pihak kepolisian apabila mengetahui adanya aktivitas mencurigakan. Tanpa dukungan dan partisipasi masyarakat, pemberantasan narkoba akan sulit dilakukan secara maksimal," tambah AKP Repelita.



Dengan pengungkapan ini, Polres Rokan Hulu berharap dapat memberikan efek jera bagi para pelaku dan mengingatkan masyarakat tentang bahaya laten narkotika yang dapat merusak moral, kesehatan, dan masa depan bangsa.

*** Hobbiy ***

Wakapolres Cirebon Kota Pimpin Apel Pratugas Pengamanan Aksi Unjuk Rasa Ojek Online


POLRES CIREBON KOTA. – Wakapolres Cirebon Kota, Kompol Rizky Adi Saputro, S.H., S.I.K., memimpin langsung apel pratugas dalam rangka pengamanan aksi penyampaian pendapat di muka umum (Unras) yang dilakukan oleh komunitas ojek online di Kota Cirebon, Selasa (15/4/2025).

Apel dilaksanakan di halaman gedung Sekretariat Daerah (Setda) Kota Cirebon dan diikuti oleh sebanyak 237 personel gabungan dari Polres Cirebon Kota serta Polsek jajaran dan dari dinas perhubungan Kota Cirebon.

Dalam arahannya, Kompol Rizky menekankan pentingnya sikap humanis kepada seluruh personel pengamanan. Beliau mengingatkan bahwa aparat kepolisian harus tetap mengedepankan pendekatan persuasif dan profesional dalam menghadapi masyarakat yang menyampaikan pendapat.

"Laksanakan tugas pengamanan dengan cara yang humanis. Layani masyarakat yang menyampaikan aspirasi mereka. Kawal kegiatan ini agar tetap aman, tertib, dan tidak mengganggu ketertiban umum," tegas Kompol Rizky.

Wakapolres juga mengimbau kepada seluruh personel untuk tidak terpancing emosi serta tetap mengutamakan koordinasi dan komunikasi selama pelaksanaan tugas di lapangan.

Aksi unjuk rasa ini rencananya akan dilakukan oleh sejumlah perwakilan ojek online se-Kota Cirebon sebagai bentuk aspirasi terhadap sejumlah kebijakan yang mereka nilai merugikan.

Dengan kekuatan personel yang cukup dan kesiapan yang matang, Polres Cirebon Kota berharap seluruh rangkaian kegiatan dapat berjalan kondusif serta tetap menghormati hak-hak masyarakat dalam menyampaikan pendapat secara damai.

((Red.)) 

Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD), Pastikan Perbaikan Tiga Jalan di Cirebon Timur Pada Agustus 2025


KABUPATEN CIREBON – Pemerintah Kabupaten Cirebon melalui Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) memastikan perbaikan sejumlah jalan di wilayah Kabupaten Cirebon akan dilaksanakan. Hal tersebut dikatakan langsung Ketua TAPD yang juga Sekretaris Daerah Kabupaten Cirebon, Hilmy Riva'i.

Dijelaskan Hilmy, ada beberapa pekerjaan yang awalnya akan dianggarkan pada APBD Perubahan 2025 nanti, tetapi akan diajukan untuk perubahan APBD murni 2025 pada Bulan Juni mendatang ke Kemendagri.

"Kita sesuaikan dengan SE Mendagri terkait anggaran. Jadi akan kita ajukan untuk perubahan APBD 2025 pada bulan Juni mendatang. Karena ini kepentingan publik yang mendesak terutama bagi tiga ruas jalan di Cirebon Timur, jadi kami langsung anggarkan dalam APBD murni tidak pada rubahan. Jika menunggu APBD Perubahan, mungkin terlalu lama waktunya," terangnya Hilmy.

Dikatakan Hilmy, perubahan yang dimaksud ini adalah dengan menggeser anggaran pada Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) yang tidak termasuk prioritas pembangunan. Dengan demikian, anggaran yang bergeser tersebut akan dialokasikan untuk kebutuhan pembangunan peningkatan jalan di Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang.

"Jumlahnya sekitar Rp17 Miliar lebih. Artinya, perbaikan jalan ini kami upayakan bisa dilaksanakan dalam waktu dua bulan mendatang," tambahnya.

Sementara itu, Hilmy juga menyampaikan Pemkab Cirebon sebetulnya tidak diam dalam menyikapi beberapa persoalan khususnya kerusakan jalan beberapa wilayah di Kabupaten Cirebon.

"Bukan hanya wilayah Timur, wilayah lainnya di Kabupaten Cirebon juga kita perhatikan. Data dari DPUTR, terdapat 88 kegiatan peningkatan jalan yang dilaksanakan tahun ini. Kami harap masyarakat bersabar karena pemerintah akan mengupayakan maksimal," katanya.

Khusus untuk tiga ruas jalan yang sebelumnya terkena efisiensi anggaran DAK, Hilmy juga mengatakan Pemkab Cirebon tengah mengupayakan agar tetap dilaksanakan.

"Yang tadinya bersumber dari DAK dan terkena efisiensi itu Ruas Jalan Gebang Ilir-Waled, Jalan Sindanglaut-Pabuaran dan Jalan Kalipasung-Serang. Kami sudah berusaha dan Bulan Agustus mendatang pengerjaan perbaikan ketiga ruas jalan itu akan tetap dikerjakan. Bahkan, untuk Jalan Gebangilir-Waled juga saat ini dalam tahap pemeliharaan rutin dan tengah dikerjakan," ujar Hilmy.

Dia menyebutkan, DPUTR telah melakukan perbaikan di beberapa titik kerusakan guna memudahkan masyarakat dalam menjalankan mobilitas sehari-hari.

"Jalur Gebangilir-Waled sebetulnya sudah dalam tahap perbaikan. Ada beberapa ruas juga yang dalam pengerjaan. Kita berupaya maksimal agar kondisi jalan bisa baik sehingga masyarakat tidak merasa resah," ungkapnya.

Diakhir, Hilmy meminta kepada masyarakat untuk memahami proses Pemkab Cirebon dalam melakukan kegiatan peningkatan jalan.

"DPUTR juga sudah melakukan usulan 37 pekerjaan untuk proses pengadaan barang dan jasa. Permohonan sudah disampaikan ke Bagian Pengadaan Barang dan Jasa. Sementara menunggu proses tersebut, DPUTR juga melakukan pemeliharaan rutin jalan tahap pertama yang tersebar di wilayah Barat, Tengah dan Timur," tutupnya.

Tiga Ruas Jalan Prioritas Siap Digarap Agustus

Menanggapi keluhan terkait tiga ruas jalan di wilayah timur yang sebelumnya terdampak efisiensi anggaran Dana Alokasi Khusus (DAK), Hilmy menegaskan bahwa proyek tersebut tetap akan direalisasikan.

"Tiga ruas jalan yang terdampak efisiensi yaitu Jalan Gebang Ilir-Waled, Jalan Sindanglaut-Pabuaran, dan Jalan Kalipasung-Serang, akan mulai dikerjakan pada awal Agustus 2025. Bahkan, perbaikan rutin di Jalan Gebang Ilir-Waled sudah berjalan saat ini," jelasnya.

Sementara itu, Sekretaris DPUTR Kabupaten Cirebon, Tomy Hendrawan, turut mengonfirmasi alokasi anggaran baru untuk ketiga ruas jalan tersebut. Ia menjelaskan bahwa sebelumnya total anggaran sebesar Rp27 miliar sempat terkena efisiensi oleh pemerintah pusat. Namun kini, Pemkab telah mengalokasikan kembali anggaran sebesar Rp17,3 miliar untuk ketiganya, masing-masing ruas Jalan Gebang Ilir-Waled sebesar Rp10 miliar, kemudian ruas Jalan Sindanglaut-Pabuaran sebesar Rp5 miliar dan ruas Jalan Kalipasung-Serang sebesar Rp2,3 miliar.

"Jenis perbaikan untuk ketiga ruas jalan tersebut menggunakan metode Rigid Pavement atau perkerasan kaku berbahan beton, agar hasilnya lebih tahan lama," kata Tomy. 

(Cephy)

Tak Terpengaruh Demo, Perbaikan Jalan Sesuai Agenda



CIREBON - Bupati Cirebon Drs H Imrom MAg memastikan tiga ruas jalan di Wilayah Cirebon Timur (WTC) 2025 akan mulai dilakukan pada Agustus 2025 ini.

Tiga ruas jalan di wilayah Cirebon Timur yang mengalami kerusakan, yakni Jalan Gebang-Waled, Sindanglaut-Pabuaran, dan Jalan Kalipasung-Serang segera diperbaiki dengan menggunakan anggaran APBD Perubahan tahun 2025. 

"Awalnya (perbaikan tiga ruas jalan) itu kan anggaran dari DAK tetapi dicoret, terkena efisiensi, sehingga kami cari melalui anggaran perubahan, (perbaikan) tahun sekarang, Agustus mulai pengerjaan," tuturnya.

Sementara itu, Kepala Dinas PUTR Kabupaten Cirebon, Ir Iwan Rizki mengatakan, akibat efisiensi dari pusat, pihaknya kehilangan anggaran sekitar Rp21 miliar untuk perbaikan tiga ruas jalan tersebut. 

"Tiga ruas jalan itu kan tadinya menggunakan DAK senilai Rp21 miliar, namun karena efisiensi maka anggaran tersebut hilang," ujar Iwan Rizki.

Namun, pihaknya tetap berupaya untuk melakukan perbaikan tiga ruas jalan tersebut pada tahun ini.  

"Kita ajukan tambahan anggaran senilai Rp15 miliar di perubahan untuk tiga ruas jalan tersebut,walaupun ada aksi atau tidak ada aksi, jalan tetap kita perbaiki," imbuhnya. 

Lebih lanjut, Iwan merinci alokasi anggaran Rp15 miliar itu, yakni Rp10 miliar untuk ruas Jalan Gebang Ilir-Waled, dan Rp5 miliar untuk ruas Jalan Sindang-Pabuaran. Sedangkan, Rp2,5 miliar untuk ruas Jalan Kalipasung-Serang sudah dianggarkan sebelumnya. 

"Kenapa, kita anggarkan Rp15 miliar, karena sebelumnya sudah kita anggarkan untuk ruas Jalan Sindanglaut-Pabuaran sebesar Rp2,5 miliar," paparnya.

Ditambahiannya, di tahun 2025 ada pemangkasan anggaran DAK dan DAU dari pemerintah pusat untuk perbaikan jalan sebesar Rp62 miliar. Sehingga, pihaknya hanya mengandalkan anggaran dari APBD Kabupaten Cirebon saja untuk perbaikan jalan di tahun 2025 ini.

 "Makanya, perbaikan jalan tahun ini hanya dari APBD saja," bebernya.

Diakui Iwan, anggaran perbaikan jalan tahun 2025 sangat minim. Tahun ini, hanya dianggarkan Rp157 miliar untuk perbaikan jalan, sedangkan kalau untuk total untuk perbaikan jalan perlu anggaran sebesar Rp900 miliar,

Terpisah, Ketua DPP Ampar, Maulana menyebut jika Pemerintah Kabupaten Cirebon dibawah kepeminpinan Bupati Cirebon harus diberikan kesempatan untuk membangun Kabupaten Cirebon.

"Kita tahu bersama, Bupati itu periode sebelumnya terkendala Covid -19 yang hampir terjadi tiga tahun. Dampaknya efisiensi anggaran, ada refocusing, praktis Bupati baru bisa membangun itu ditahun 2023 saja karena di 2024 sudah turun,"jelasnya.

Covid-19 sendiri kata Maulana, terjadi sejak 2020, 2021, 2022 dan baru mulai pulih itu di 2023. Sehingga jata dia, sangat wajar jika persoalan infrastruktur terjadi dibanyak dserah bukan hanya di Cirebon.

"Saat Covid, informasi yang saya terima itu dari total perencanaan DPUTR saja hanya bisa merealisasikan 14 persen, sisanya terkena refocusing,"pungkasnya.

Pemeritah kabupaten Cirebon berkomitment menjalankan program prioritas salah satu nya INFRASTRUKTUR, bukan hanya di cirebon timur namun semua ruas jalan di kabupaten Cirebon karena ini merupakan visi misi bupati dan wakil bupati terpilih, jika ada yg menanyakan kemana saja bupati 5 tahun yang lalu sampai jalan pada rusak dan kelihatan kurang terurus? Maka kita diingatkan pada saat dunia diguncang pandemi covid19, termasuk Cirebon, yang dipaksa untuk merefocusing anggarannya dialokaaikan guna penanganan covid19 termasuk post infrastruktur, 2020 sampai 2023, 2024 bupati sudah mundur dan diganti PJ BUPATI sampai tahun 2025 awal... ini kondisi nyata yang terjadi bukan hanya di kabupaten Cirebon saja namun disemua daerah ujar Bambang mujiarto. 

 ((Babil))

Tak Terpengaruh Demo, Perbaikan Jalan Sesuai Agenda Bupati Cirebon Drs H Imrom MAg memastikan tiga Ruas Jalan di Wilayah Cirebon Timur (WTC) 2025 Akan Mulai Dilakukan Pada Agustus 2025.



CIREBON - Bupati Cirebon Drs H Imrom MAg memastikan tiga ruas jalan di Wilayah Cirebon Timur (WTC) 2025 akan mulai dilakukan pada Agustus 2025 ini.

Tiga ruas jalan di wilayah Cirebon Timur yang mengalami kerusakan, yakni Jalan Gebang-Waled, Sindanglaut-Pabuaran, dan Jalan Kalipasung-Serang segera diperbaiki dengan menggunakan anggaran APBD Perubahan tahun 2025. 

"Awalnya (perbaikan tiga ruas jalan) itu kan anggaran dari DAK tetapi dicoret, terkena efisiensi, sehingga kami cari melalui anggaran perubahan, (perbaikan) tahun sekarang, Agustus mulai pengerjaan," tuturnya.

Sementara itu, Kepala Dinas PUTR Kabupaten Cirebon, Ir Iwan Rizki mengatakan, akibat efisiensi dari pusat, pihaknya kehilangan anggaran sekitar Rp21 miliar untuk perbaikan tiga ruas jalan tersebut. 

"Tiga ruas jalan itu kan tadinya menggunakan DAK senilai Rp21 miliar, namun karena efisiensi maka anggaran tersebut hilang," ujar Iwan Rizki.

Namun, pihaknya tetap berupaya untuk melakukan perbaikan tiga ruas jalan tersebut pada tahun ini.  

"Kita ajukan tambahan anggaran senilai Rp15 miliar di perubahan untuk tiga ruas jalan tersebut,walaupun ada aksi atau tidak ada aksi, jalan tetap kita perbaiki," imbuhnya. 

Lebih lanjut, Iwan merinci alokasi anggaran Rp15 miliar itu, yakni Rp10 miliar untuk ruas Jalan Gebang Ilir-Waled, dan Rp5 miliar untuk ruas Jalan Sindang-Pabuaran. Sedangkan, Rp2,5 miliar untuk ruas Jalan Kalipasung-Serang sudah dianggarkan sebelumnya. 

"Kenapa, kita anggarkan Rp15 miliar, karena sebelumnya sudah kita anggarkan untuk ruas Jalan Sindanglaut-Pabuaran sebesar Rp2,5 miliar," paparnya.

Ditambahiannya, di tahun 2025  ada pemangkasan anggaran DAK dan DAU dari pemerintah pusat untuk perbaikan jalan sebesar Rp62 miliar. Sehingga, pihaknya hanya mengandalkan anggaran dari APBD Kabupaten Cirebon saja untuk perbaikan jalan di tahun 2025 ini.

 "Makanya, perbaikan jalan tahun ini hanya dari APBD saja," bebernya.

Diakui Iwan, anggaran perbaikan jalan tahun 2025 sangat minim. Tahun ini, hanya  dianggarkan Rp157 miliar untuk perbaikan jalan, sedangkan kalau untuk total untuk perbaikan jalan perlu anggaran sebesar Rp900 miliar,





Terpisah, Ketua DPP Ampar, Maulana menyebut jika Pemerintah Kabupaten Cirebon dibawah kepeminpinan Bupati Cirebon harus diberikan kesempatan untuk membangun Kabupaten Cirebon.

"Kita tahu bersama, Bupati itu periode sebelumnya terkendala Covid -19 yang hampir terjadi tiga tahun. Dampaknya efisiensi anggaran, ada refocusing, praktis Bupati baru bisa membangun itu ditahun 2023 saja karena di 2024 sudah turun,"jelasnya.

Covid-19 sendiri kata Maulana, terjadi sejak 2020, 2021, 2022 dan baru mulai pulih itu di 2023. Sehingga jata dia, sangat wajar jika persoalan infrastruktur terjadi dibanyak dserah bukan hanya di Cirebon.

"Saat Covid, informasi yang saya terima itu dari total perencanaan DPUTR saja hanya bisa merealisasikan 14 persen, sisanya terkena refocusing,"pungkasnya Ketua Maulana.


Pemeritah kabupaten Cirebon berkomitment menjalankan program prioritas salah satu nya INFRASTRUKTUR, bukan hanya di cirebon timur namun semua ruas jalan di kabupaten Cirebon karena ini merupakan visi misi bupati dan wakil bupati terpilih, jika ada yg menanyakan kemana saja  bupati 5 tahun yang lalu sampai jalan pada rusak dan kelihatan kurang terurus? Maka kita diingatkan pada saat dunia diguncang pandemi covid19, termasuk Cirebon, yang dipaksa untuk merefocusing anggarannya dialokaaikan guna penanganan covid19 termasuk post infrastruktur, 2020 sampai 2023, 2024 bupati sudah mundur dan diganti PJ BUPATI sampai tahun 2025 awal... ini kondisi nyata yg terjadi bukan hanya di kabupaten Cirebon saja namun disemua daerah ujar Bambang mujiarto. ((Babil))