Berita Terkini

Manager Commrel dan CSR Pertamina Patra Niaga Kilang Balongan Raih Tanda Kehormatan Satyalancana Dari Presiden RI

Indramayu, Sergaptarget.com Prestasi gemilang diraih Cecep Supriyatna, salah seorang Perwira Kilang Pertamina Balongan yang saat...

Postingan Populer

Sabtu, 17 Mei 2025

Kepala Desa Sei Kuning, kecamatan rambah samo, kabupaten rokan hulu, Gelar Kegiatan Musyawarah Desa Khusus pembentukan koperasi merah putih



Rambah Samo- Kepala Desa Sei Kuning, kecamatan rambah samo, kabupaten rokan hulu, Gelar Kegiatan Musyawarah Desa Khusus pembentukan koperasi merah putih yang dilaksanakan di aula kantor desa Sei Kuning, pada hari Jumat 16/05/2025.

Hadir dalam Acara Kegiatan pembentukan koperasi merah putih ini, Camat Rambah Samo melalui Perwakilan Kepala desa Sei Kuning Abdul Halik, ketua BPD bersama anggota,tim dinas UMKM dari kabupaten Rohul Andi Lesmana ,Notaris bapak langgeng dan tim nya , pendamping desa Sei Kuning ,ketua Bumdes Sei kuning dan ketua tim penggerak PKK bersama anggota, ketua RT ,RW ,kepala dusun Se desa Sei Kuning Dusun 1 2 dan 3 , Dan juga Ninik mamak tokoh adat dan para undangan beserta masyarakat lainya yang hadir .

Dalam kegiatan tersebut di awali pembacaan doa Selanjut nya Pembentukan Koperasi Desa Merah Putih Sei Kuning yang di ketua kepala desa dan sama-sama di sepakati.

Lanjut acara Pembentukan koperasi dan Struktur nya maka di laksanakan pemilihan Ketua wakil ketua sekretaris Bendahara dan pengawasan sebagai berikut 
-Ketua :M Faisal Ilham 
-wakil ketua bidang usaha :M Rizki
-wakil ketua bidang ke anggotaan : Syafriandi 
-Sekretaris :Nurliani 
-Bendahara: Riri Anjeli 
Dan pengawas Desa 
Ketua :Abdul Hali selaku kepala desa Sei Kuning 
Anggota :
-Nirwan 
-Rina 
Koperasi ini berlaku untuk tidak terbatas dan untuk keanggotaan selama 5 tahun terhitung dari hari Jumat 16 Mei 2025 Hingga 16 Mei 2030.

Kepala desa Sei Kuning Abdul Halik menyampaikan dalam sambutanya bahwa saya berterimakasih atas kehadiran kita semua , pembentukan koperasi merah putih ini adalah program pemerintah, yang di instruksi dari bapak presiden kita bapak Prabowo Subianto akan bersama membuka sampai ke desa desa salah satunya desa kita ini" Ujar Abdul Halik, mari kita dukung bersama asta cita Presiden RI kita ini demi memajukan dan mensejahterakan masyarakat desa Sei kuning yang kita cintai ini "jelasnya".



Di waktu yang sama bapak Andi Lesmana dari dinas koperasi memberikan arahan dan pengembangan koperasi yang sudah di bentuk ini menjelaskan mulai dari pembukaan struktur dan AD ART desa sampai pelaksanaan selanjut nya saran saran agar koperasi desa Sei kuning ini bisa berkembang di desa ini.

Acara selanjutnya acara Poto bersama 
Pantau awak media, Sergap Target dan Media Rakyat Nusantara pelaksanaan pembetukan Koperasi merah putih ini, mulai dari awal hingga Selesai Acara ,berjalan lancar aman dan kondusif.

***Hobbi Pargaulan***

Jumat, 16 Mei 2025

Gotong Royong Jaga Lingkungan, Dandim 0735/Surakarta Terjun Langsung Pimpin Pembersihan Saluran Air

Surakarta - Kodim 0735/Surakarta bekerjasama dengan berbagai stakeholder dan instansi terkait serta warga masyarakat mengadakan kegiatan karya bakti pembersihan saluran air dan pengerukan walet bertempat di Jln. Gunung Kawi IV, RT.02 RW.10 Kelurahan Joglo, Kecamatan Banjarsari, Jum'at (16/05/2025).

Hadir dalam pelaksanaan kegiatan tersebut Dandim 0735/Surakarta Letkol Inf Fictor J. Situmorang, S.I.P, M.I.P, Kepala Balai Besar Wilayah Sungai Bengawan Solo (BBWSBS) Maryadi Utama, ST.,M.Si, Kapolsek Banjarsari Kompol Parjono, S.H.,M.H, Camat Banjarsari Beni Supartono Putro, S.STP, M.Si, Relawan MTA, dan Warga RT 01, 02 dan 03 RW 10 Kelurahan Joglo, Kecamatan Banjarsari.

Dandim 0735/Surakarta Letkol Inf Fictor J. Situmorang S.I.P., M.I.P. yang memimpin langsung pelaksanaan kegiatan tersebut menegaskan kegiatan ini dalam rangka memperingati Hari Kebangkitan Nasional (Harkitnas) dan bertujuan untuk menjaga kebersihan lingkungan sekaligus mempererat sinergitas antara TNI dengan masyarakat.

Tanpa ragu Dandim ikut terjun langsung bersama warga masyarakat dan para stakeholder. Langkah ini merupakan bukti nyata sinergitas antara TNI-Polri dan masyarakat, sekaligus memberikan contoh bahwa peran serta dalam menjaga lingkungan bukan hanya tugas pemerintah atau institusi tertentu, tetapi tanggung jawab bersama.

"Kegiatan pembersihan saluran air ini merupakan wujud dari kepedulian kami terhadap kebersihan lingkungan. Dengan bersihnya sungai maupun saluran air ini, kita dapat mencegah terjadinya banjir, serta menciptakan lingkungan yang sehat bagi masyarakat sekitar," tutur Dandim.

"Melalui kegiatan ini, Kodim 0735/Surakarta menunjukkan peran aktif TNI dalam mendukung pelestarian lingkungan serta mendorong masyarakat untuk ikut berpartisipasi secara langsung. Dengan sinergitas yang terjalin kuat, diharapkan tujuan menjaga kebersihan dan kesehatan lingkungan dapat tercapai."tutupnya.

Penulis : Arda 72

Dukung Swasembada Pangan, Danramil 04/Jebres Bersama Anggotanya Tanam Bibit Buah Dan Tanaman Herbal

Surakarta – Babinsa Koramil 04/Jebres terus melaksanakan rutinitas perawatan dan pemeliharaan tanaman buah terutama seperti melon, jahe, kelor dan serei dengan memanfaatkan lahan kosong dengan menggunakan media tanam botol bekas minuman meneral di lingkungan Makoramil dipimpin langsung oleh Danramil 04/Jebres Kapten Cba Kurdi bertempat di Halaman Kantor Koramil 04/Jebres Jl. Ir Sutami Kelurahan Jebres Kecamatan Jebres. Jum'at ( 16/05/2025).

Seperti yang diketahui di lingkungan Koramil 04/Jebres dijumpai pembibitan tanaman buah dan herbal seperti buah melon, jahe, kelor dan serei dengan menggunakan media botol bekas minuman meneral dan pemeliharaan tanaman tersebut dilakukan secara rutin oleh anggota Koramil 04/Jebres melaksanakan perawatan tanaman tersebut.

Danramil menegaskan perawatan tanaman buah dan herbal budidaya di depan kantor koramil bertujuan untuk meminimalkan lahan di lingkungan Koramil dan memudahkan perawatannya, selain itu cukup menanam tanaman buah dan herbal di media botol bekas dengan mudah.

"Dalam penanaman memanfaatkan media ini untuk dapat membantu meringankan biaya kebutuhan harian dan membantu kebutuhan keluarga, sehingga hasilnya dapat dimanfaatkan untuk membantu kebutuhan dapur keluarga ataupun warga binaan bila membutuhkan."ujarnya.

Lebih lanjut ditegaskannya perawatan serta penyiraman sangat diperlukan untuk mendapatkan tanaman yang subur dan menghasilkan hasil yang besar dan banyak, perawatan dilakukan dengan cara membersihkan tanaman dari rumput, membersihkan kayu pada batang tanaman, memberikan pupuk organik dan penyiraman secara rutin pada pagi dan siang hari.

" Kami menanam mulai dari pembibitan, penyiapan lahan sampai dengan perawatan, semoga dengan adanya kegiatan ini dapat menjadi contoh bagi masyarakat dalam membangkitkan swasembada ketahanan pangan diwilayah binaan,"imbuhnya.

" Selain untuk memanfaatkan keberadaan lahan kosong menjadi lahan produktif, itu dilakukan untuk meningkatkan ekonomi, semua untuk mewujudkan ketahanan pangan serta meningkatkan kesejahteraan Babinsa dalam memberikan contoh kepada masyarakat binaan," pungkas Danramil.

Penulis : Arda 72

Jadi Percontohan bagi Desa Lain, Bupati Imron Luncurkan Program Desa Sehat di Bakung Lor




KABUPATEN CIREBON — Bupati Cirebon, Imron, secara resmi meluncurkan program Desa Sehat di Desa Bakung Lor, Kecamatan Jamblang, Kabupaten Cirebon, Kamis (15/5/2025).

Program ini diharapkan menjadi contoh bagi desa-desa lain dalam upaya menciptakan lingkungan sehat dan masyarakat yang peduli pada kesehatan.

Bupati Imron menyampaikan apresiasinya kepada warga Desa Bakung Lor yang dinilai memiliki ide-ide kreatif dalam menjaga kesehatan lingkungan.

Ia menilai, meski Bakung Lor merupakan desa di kawasan perkampungan, semangat warganya untuk hidup sehat patut diacungi jempol.

"Saya sangat senang dan bangga dengan Desa Bakung Lor ini. Walaupun berada di perkampungan, tapi ide-idenya soal kesehatan sangat luar biasa," ujar Imron.

"Contohnya, stunting di sini sudah berhasil ditangani. Yang lama diperbaiki, yang baru tidak ada. Bahkan tadi saya sempat memberikan hadiah kepada anak-anak yang sudah sembuh dari stunting," ungkapnya.



Program Desa Sehat bukan hanya sekadar acara simbolis. Ia menegaskan, tujuan utama program ini adalah membangun kesadaran masyarakat tentang pentingnya menjaga kesehatan sejak dini.

Imron berharap, keberhasilan Desa Bakung Lor dalam mengatasi masalah kesehatan bisa menjadi inspirasi bagi desa-desa lain di Kabupaten Cirebon.

"Kami ingin desa-desa lain bisa meniru Bakung Lor. Tidak hanya sekadar nama, tapi betul-betul menjadi desa sehat. Kader-kader di desa juga harus aktif memimpin masyarakat, supaya mereka paham bagaimana hidup sehat. Ini penting sekali agar kualitas hidup warga meningkat," tegasnya.

Untuk mewujudkan Desa Sehat, Pemerintah Kabupaten Cirebon melibatkan berbagai perangkat daerah terkait. Mulai dari Dinas Kesehatan, Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DPPKBP3A), Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR), hingga Dinas Lingkungan Hidup.

Kolaborasi lintas sektor ini diharapkan mampu menciptakan lingkungan yang bersih, akses sanitasi yang memadai, dan edukasi kesehatan yang berkelanjutan bagi masyarakat.

"Semua dinas terkait kami libatkan. Masalah kesehatan itu bukan hanya soal pengobatan, tapi juga soal lingkungan, infrastruktur, dan pola hidup. Jadi harus kerja sama, tidak bisa sendiri-sendiri," kata Imron.

Selain menangani masalah stunting, program Desa Sehat di Bakung Lor juga memperhatikan kebutuhan anak-anak. Salah satu inovasi di desa ini adalah menyediakan fasilitas bermain dan ruang edukasi bagi anak-anak, agar tumbuh kembang mereka tidak hanya sehat secara fisik, tapi juga mental dan sosial.

"Anak-anak di sini juga diperhatikan, tidak hanya dibiarkan main di sembarang tempat. Ada fasilitas bermain, ada kegiatan edukasi. Jadi, Desa Sehat ini benar-benar mencakup semuanya," tuturnya.

Imron berharap, program Desa Sehat tidak berhenti di Bakung Lor saja, tapi bisa berkembang menjadi gerakan bersama di seluruh Kabupaten Cirebon.

Ia mengajak masyarakat dan pemerintah desa lainnya untuk saling belajar dan bekerja sama demi mewujudkan lingkungan yang sehat dan berkualitas.

Kalau desa-desa kita sehat, masyarakatnya kuat, otomatis pembangunan juga akan lebih cepat. Ini tanggung jawab bersama, bukan hanya pemerintah, tapi juga masyarakatnya harus aktif," pungkasnya. (Edi Babil)

Ini Harapan Orang Nomor Satu Di Kodim Wonogiri Saat Mengunjungi Lokasi TMMD Di Giriyoso

Wonogiri - Guna mengetahui prospek pengerjaan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Sengkuyung Tahap II Tahun 2025 yang dibuka pada tanggal (6/5/2025) lalu, Komandan Kodim (Dandim) 0728/Wonogiri, Letkol Inf Edi Ristriyono didampingi Perwira Seksi Teritorial (Pasiter) Kapten Inf Sriyono bersama jajaran Forkopincam Jatipurno meninjau lokasi kegiatan di Dusun Tlangu RT.001 RW.007 Desa Giriyoso Kec. Jatipurno, Kabupaten Wonogiri, Jumat, (16/05/2024).

Disampaikan oleh Dandim bahwa program TMMD Sengkuyung tahap II Tahun 2025 mengerjakan rabat jalan beton sepanjang 621 M x 3 M x 0,12 M. yang menghubungkan Desa Giriyoso, Kecamatan Jatipurno dengan Desa Pandeyan, Kecamatan Jatisrono dan sampai saat ini sudah mencapai 25%.

Dandim menyempatkan bertatap muka dengan para warga terkait pembangunan yang tengah dilakukan TNI. Warga mengaku senang dengan pembangunan. Mereka berharap kedepan program semacam ini akan bisa mereka nikmati kembali, sehingga Desa Giriyoso bisa sejajar dengan desa-desa lainnya di wilayah Wonogiri.

"Melalui program TMMD Sengkuyung tahap II ini diharapkan kemanunggalan TNI-rakyat dapat terwujud dan terpelihara hubungan kerjasama yang baik serta harmonis," ujarnya.

Kodim, ujarnya, memiliki peran membantu pemerintah di daerah dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui pembangunan bersifat fisik dengan tujuan mewujudkan ruang, alat dan kondisi juang yang tangguh guna menciptakan suasana yang kondusif bagi terwujudnya stabilitas keamanan dalam negeri. 

Penulis : Arda 72

Kamis, 15 Mei 2025

Wujudkan Salah Satu Program Akselarasi Menteri Imipas, Lapas Pasir Pangarayan Berikan Bantuan Sembako di Ponpes Raudhatussalam



Pasir Pangarayan - Dalam rangka mendukung salah satu Program Akselerasi Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan (Kemenimipas), Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Pasir Pangarayan memberikan bantuan sosial (bansos) kepada Pesantren Raudhatussalam Jum'at (16/05/2025).

Bertempat di Pesantren Raudhatussalam, kegiatan bantuan sosial ini dipimpin langsung oleh Kalapas Pasir Pangarayan, Efendi Parlindungan Purba didampingi Kasubag Tata Usaha Suharno, Kasi Binadik Sunu Istiqomah Danu dan Pejabat Esselon V beserta staf di Jajaran Lapas Pasir Pangarayan.

Dan turut hadir pimpinan pondok pesantren Raudhatussalam Ustadz Kholil, pengurus Ponpes, Santri dan Santriwati.

Kalapas menyatakan bahwa kegiatan penyerahan bantuan sosial ini merupakan bentuk kepedulian kepada santri di Ponpes Raudhatussalam.
"Kegiatan ini juga sekaligus sebagai sarana memperkuat silaturahmi antara Lapas Pasir Pangarayan dengan Pengurus dan Santri Ponpes Raudhatussalam dan bisa mendoakan kami petugas dan Warga Binaan agar tetap dilindungi oleh Tuhan yang Maha Esa dan program pembinaan berjalan dengan baik", jelas Kalapas.

Kalapas mengatakan kegiatan yang dilaksanakan tersebut merupakan bentuk dukungan untuk mewujudkan visi dan misi Kemenimipas RI yakni pada poin keempat terkait memberikan bantuan sosial kepada masyarakat sekitar. Adapun bantuan yang diberikan berupa 20 Paket terdiri dari beras dan sembako.
Kegiatan berlangsung dalam suasana yang kondusif dan lancar, dengan para penerima bantuan mengungkapkan rasa terima kasih atas kepedulian yang diberikan. 

"Kegiatan ini adalah bagian dari upaya Lapas Pasir Pangarayan untuk membantu dan mendukung program Ponpes yang mendidik anak-anak menjadi anak yang pintar, sholeh dan sholehah". Ungkap Kalapas.

Ustadz Kholil selaku pimpinan ponpes mengucapkan terimakasih yang terhingga atas perhatian Lapas Pasir Pangarayan kepada Ponpes Raudhatussalam.

 "Terimakasih kepada Menteri IMIPAS Bapak Agus Andrianto, Dirjen Pas Bapak Mashudi, Kakanwil Kemenkumham Riau Bapak Maizar, dan Bapak Kalapas Pasir Pangarayan yang telah memberikan perhatian kepada kami".Ucapnya.

***Hobbi Pargaulan***

Antisipasi Banjir, Danramil 04/Jebres Bersama Babinsa Jebres Laksanakan Pengecekan Drainase Air

Surakarta - Danramil 04/Jebres Kapten Cba Kurdi bersama Babinsa Jebres Koramil 04/Jebres Kodim 0735/Surakarta Serka Taufik dan Serda Winarno melaksanakan Komunikasi Sosial dengan Patroli sambang warga binaan guna pengecekan drainase yang tersumbat kotoran di Jalan Kolonel Sutarto No.16 Depan Rs Hermina Kelurahan Jebres Kota Surakarta. Kamis (15/05/2025) Pkl 07.15 Wib s.d selesai

Maksud dan tujuan Danramil 04/Jebres melaksanakan Patroli sambang warga dan Komsos adalah sebagai media silaturahmi dan juga Pengecekan drainase yang tersumbat kotoran.

"Langkah ini sebagai antisipasi waspadai banjir, terutama cuaca akhir-akhir ini diwilayah Kota Surakarta sering turun hujan dengan intensitas tinggi sehingga perlu perhatian khusus terutama penguna jalan,"ucap Danramil.

"Adapun manfaat kegiatan ini akan tercipta situasi yang kondusif. serta terpeliharanya jalinan komunikasi dan silaturahmi dengan semua elemen warga masyarakat di wilayah binaan."tuturnya.

Penulis : Arda 72

Program Karya Bakti Daerah Tahap I Dan II di Wilayah Kodim 0735/Surakarta Hari Ini Resmi Ditutup, Seluruh Sasaran Selesai 100 %

Surakarta - Bertempat di Rumah Makan Merlion Jl. Honggowongso No. 11 Kel. Kemlayan Kec.Serengan telah dilaksanakan Penutupan Karya Bakti Daerah (KBD) Tahap I dan II TA. 2025 Kelurahan Kerten dan Kelurahan Kemlayan dengan tema " Karya Bakti Daerah Kita Tingkatkan Pemberdayaan Masyarakat dan Lingkungan Untuk Mempercepat Akselerasi Pembangunan di Daerah Guna Memperkokoh Persatuan dan Kesatuan Menuju Terwujudnya Ketahanan Wilayah Yang Tangguh " yang diselenggarakan oleh Kodim 0735/Surakarta bekerjasama dengan Pemerintah Kota Surakarta, dan diikuti 70 orang peserta, Kamis (15/05/2025).

Hadir dalam pelaksanaan kegiatan tersebut  Walikota Surakarta Respati Achmad Ardianto, S.H., M.Kn, Kapolresta Surakarta Kombes Pol. Catur Cahyono Wibowo, S.I.K., M.H.,  Dandim 0735/Surakarta Letkol Inf Fictor J. Situmorang S.I.P., M.I.P., dan segenap tamu undangan lainnya.

Dalam sambutannya Dandim 0735/Surakarta Letkol Inf Fictor J. Situmorang, S.I.P., M.I.P menegaskan bahwa Program KBD adalah program lintas sektoral yang mengakomodasikan aspirasi masyarakat, terutama masyarakat yang berada di perkotaan yang sangat membutuhkan bantuan dan perhatian. oleh karenanya, program ini dirancang melalui mekanisme dari bawah ke atas (bottom up), melalui survey yang dilaksanakan oleh kodim, pemerintah kota dan instansi terkait.

"Program KBD ini merupakan upaya memperkokoh persatuan dan kesatuan bangsa melalui percepatan pembangunan di daerah. kegiatan ini membuktikan bahwa masyarakat dan aparat dapat bersinergi dalam pembangunan baik fisik maupun non fisik dalam menjaga keutuhan negara."tuturnya.

"Saya berharap melalui pembangunan infrasruktur di Kel Kerten Kec.Laweyan dan Kel Kemlayan Kec. Serengan ini, diharapkan dapat meminimalkan dan mengantisipasi terjadinya banjir pada musim penghujan dan dapat meningkatkan roda perekonomian serta kesejahteraan masyarakat."tutupnya.

Untuk sasaran fisik meliputi perbaikan saluran air dengan volume P : 150 M menggunakan Uditch : 50 CM x 50 CM di Jl. Nangka II Kel. Kerten Kec. Laweyan, dan Perbaikan Saluran Air Volume P : 163 M menggunakan Uditch ukuran 40 x 40 x 120 Cm serta perbaikan saluran Air Volume P : 30 M menggunakan Uditch ukuran 50 x 50 x 120 Cm di Jl. Srimpi RW 06 Kel. Kemlayan Kec. Serengan.

Sedangkan untuk sasaran Non Fisik meliputi penyuluhan administrasi kependudukan, penyuluhan KB Kes Posyandu, Posbindu, Stunting dan TBC, penyuluhan wawasan kebangsaan dan bela negara, Penyuluhan Kamtiibmas, Penyuluhan penanaman nilai-nilai Ideologi Pancasila, Penyuluhan Mitigasi bencana banjir dan kebakaran, serta Penyuluhan Pencegahan penyalahgunaan Bahaya Narkoba, Dan seluruhnya selesai 100 Persen.

Penulis : Arda 72

Bupati Imron Luncurkan Program Desa Sehat di Bakung Lor, Jadi Contoh Bagi Desa Lain

 


Kabupaten Cirebon- Bupati Cirebon, Imron, secara resmi meluncurkan program Desa Sehat di Desa Bakung Lor, Kecamatan Jamblang, Kabupaten Cirebon, Kamis (15/5/2025).



Program ini diharapkan menjadi contoh bagi desa-desa lain dalam upaya menciptakan lingkungan sehat dan masyarakat yang peduli pada kesehatan.



Bupati Imron menyampaikan apresiasinya kepada warga Desa Bakung Lor yang dinilai memiliki ide-ide kreatif dalam menjaga kesehatan lingkungan.

Ia menilai, meski Bakung Lor merupakan desa di kawasan perkampungan, semangat warganya untuk hidup sehat patut diacungi jempol.

"Saya sangat senang dan bangga dengan Desa Bakung Lor ini. Walaupun berada di perkampungan, tapi ide-idenya soal kesehatan sangat luar biasa," ujar Imron.

"Contohnya, stunting di sini sudah berhasil diatasi. Yang lama diperbaiki, yang baru tidak ada. Bahkan tadi saya sempat memberikan hadiah kepada anak-anak yang sudah sembuh dari stunting," ungkapnya.

Program Desa Sehat bukan sekedar acara simbolis. Ia menegaskan, tujuan utama program ini adalah membangun kesadaran masyarakat tentang pentingnya menjaga kesehatan sejak dini.

Imron berharap, keberhasilan Desa Bakung Lor dalam mengatasi masalah kesehatan bisa menjadi inspirasi bagi desa-desa lain di Kabupaten Cirebon.

"Kami ingin desa-desa lain bisa meniru Bakung Lor. Tidak hanya sekadar nama, tapi benar-benar menjadi desa masyarakat sehat. Kader-kader di desa juga harus aktif memimpin, agar mereka paham bagaimana hidup sehat. Ini penting sekali agar kualitas hidup warga meningkat," tegasnya.

Untuk mewujudkan Desa Sehat, Pemerintah Kabupaten Cirebon melibatkan berbagai perangkat daerah terkait. Mulai dari Dinas Kesehatan, Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DPPKBP3A), Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR), hingga Dinas Lingkungan Hidup.

Kolaborasi lintas sektor ini diharapkan mampu menciptakan lingkungan yang bersih, akses sanitasi yang memadai, dan edukasi kesehatan yang berkelanjutan bagi masyarakat.

"Semua dinas terkait kami libatkan. Masalah kesehatan itu bukan hanya soal pengobatan, tapi juga soal lingkungan, infrastruktur, dan pola hidup. Jadi harus kerja sama, tidak bisa sendiri-sendiri," kata Imron.

Selain menangani masalah stunting, program Desa Sehat di Bakung Lor juga memperhatikan kebutuhan anak-anak. Salah satu inovasi di desa ini adalah menyediakan fasilitas bermain dan ruang edukasi bagi anak-anak, agar tumbuh kembang mereka tidak hanya sehat secara fisik, tetapi juga mental dan sosial.

"Anak-anak di sini juga diperhatikan, tidak hanya dibiarkan utama di sembarang tempat. Ada fasilitas bermain, ada kegiatan edukasi. Jadi, Desa Sehat ini benar-benar mencakup semuanya," tuturnya.

Imron berharap, program Desa Sehat tidak berhenti di Bakung Lor saja, tapi bisa berkembang menjadi gerakan bersama di seluruh Kabupaten Cirebon.

Ia mengajak masyarakat dan pemerintah desa lainnya untuk saling belajar dan bekerja sama demi mewujudkan lingkungan yang sehat dan berkualitas.

"Kalau desa-desa kita sehat, masyarakatnya kuat, otomatis pembangunan juga akan lebih cepat. Ini tanggung jawab bersama, bukan hanya pemerintah, tapi juga masyarakatnya harus aktif," tutupnya.

Reporter ((BABIL))

Bupati Imron Luncurkan Program Desa Sehat di Bakung Lor, Jadi Contoh Bagi Desa Lain





 


Kabupaten Cirebon- Bupati Cirebon, Imron, secara resmi meluncurkan program Desa Sehat di Desa Bakung Lor, Kecamatan Jamblang, Kabupaten Cirebon, Kamis (15/5/2025).



Program ini diharapkan menjadi contoh bagi desa-desa lain dalam upaya menciptakan lingkungan sehat dan masyarakat yang peduli pada kesehatan.



Bupati Imron menyampaikan apresiasinya kepada warga Desa Bakung Lor yang dinilai memiliki ide-ide kreatif dalam menjaga kesehatan lingkungan.

Ia menilai, meski Bakung Lor merupakan desa di kawasan perkampungan, semangat warganya untuk hidup sehat patut diacungi jempol.

"Saya sangat senang dan bangga dengan Desa Bakung Lor ini. Walaupun berada di perkampungan, tapi ide-idenya soal kesehatan sangat luar biasa," ujar Imron.

"Contohnya, stunting di sini sudah berhasil diatasi. Yang lama diperbaiki, yang baru tidak ada. Bahkan tadi saya sempat memberikan hadiah kepada anak-anak yang sudah sembuh dari stunting," ungkapnya.

Program Desa Sehat bukan sekedar acara simbolis. Ia menegaskan, tujuan utama program ini adalah membangun kesadaran masyarakat tentang pentingnya menjaga kesehatan sejak dini.

Imron berharap, keberhasilan Desa Bakung Lor dalam mengatasi masalah kesehatan bisa menjadi inspirasi bagi desa-desa lain di Kabupaten Cirebon.

"Kami ingin desa-desa lain bisa meniru Bakung Lor. Tidak hanya sekadar nama, tapi benar-benar menjadi desa masyarakat sehat. Kader-kader di desa juga harus aktif memimpin, agar mereka paham bagaimana hidup sehat. Ini penting sekali agar kualitas hidup warga meningkat," tegasnya.

Untuk mewujudkan Desa Sehat, Pemerintah Kabupaten Cirebon melibatkan berbagai perangkat daerah terkait. Mulai dari Dinas Kesehatan, Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DPPKBP3A), Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR), hingga Dinas Lingkungan Hidup.

Kolaborasi lintas sektor ini diharapkan mampu menciptakan lingkungan yang bersih, akses sanitasi yang memadai, dan edukasi kesehatan yang berkelanjutan bagi masyarakat.

"Semua dinas terkait kami libatkan. Masalah kesehatan itu bukan hanya soal pengobatan, tapi juga soal lingkungan, infrastruktur, dan pola hidup. Jadi harus kerja sama, tidak bisa sendiri-sendiri," kata Imron.

Selain menangani masalah stunting, program Desa Sehat di Bakung Lor juga memperhatikan kebutuhan anak-anak. Salah satu inovasi di desa ini adalah menyediakan fasilitas bermain dan ruang edukasi bagi anak-anak, agar tumbuh kembang mereka tidak hanya sehat secara fisik, tetapi juga mental dan sosial.

"Anak-anak di sini juga diperhatikan, tidak hanya dibiarkan utama di sembarang tempat. Ada fasilitas bermain, ada kegiatan edukasi. Jadi, Desa Sehat ini benar-benar mencakup semuanya," tuturnya.

Imron berharap, program Desa Sehat tidak berhenti di Bakung Lor saja, tapi bisa berkembang menjadi gerakan bersama di seluruh Kabupaten Cirebon.

Ia mengajak masyarakat dan pemerintah desa lainnya untuk saling belajar dan bekerja sama demi mewujudkan lingkungan yang sehat dan berkualitas.

"Kalau desa-desa kita sehat, masyarakatnya kuat, otomatis pembangunan juga akan lebih cepat. Ini tanggung jawab bersama, bukan hanya pemerintah, tapi juga masyarakatnya harus aktif," tutupnya. Jurnalis ((BABIL))