Berita Terkini

Sinergi Lapas Pasir Pengaraian dan DPD SIJI Rohul Diperkuat Lewat Pertemuan Silaturahmi

  Rokan Hulu – Kunjungan pengurus Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Suara Independen Jurnalis Indonesia (SIJI) Kabupaten Rokan Hulu ke Lembaga Pem...

Postingan Populer

Kamis, 03 Juli 2025

Diduga Ada Kejanggalan, Tender Proyek Jembatan Kali Mrawu Banjarnegara Disorot






Banjarnegara - Proses tender lelang proyek rehabilitasi Jembatan Kali Mrawu di ruas jalan Bulukuning–Kubang, Kabupaten Banjarnegara, memunculkan tanda tanya besar usai muncul pemberitaan diberbagai Media.

Kemenangan CV Indah Tirta Semesta (ITS) dalam tender proyek tersebut, memantik pertanyaan serius soal integritas dan transparansi proses lelang yang dijalankan oleh pemerintah daerah.

Diketahui, proyek tersebut memiliki pagu anggaran sebesar Rp2.490.625.000, dan dimenangkan oleh CV ITS dengan nilai kontrak Rp2.400.000.000, atau penawaran sekitar 3,6 persen dari nila pagu.



Berdasarkan hasil Evaluasi di laman SPSE INAPROC, 10 peserta lainnya yang berada di atas CV ITS, mayoritas gugur karena berbagai alasan, dan dua di antaranya SUMBER ARTHA JAYA dan CV ADI LUHUNG hanya beralasan karena tidak menghadiri undangan klarifikasi dari panitia lelang.

Lalu, apakah ada komunikasi CV ITS ke orang dalam sehingga mengetahui tentang percaturan tender pekerjaan jembatan tersebut?

Penawaran yang cukup rendah ini nampaknya menjadi sorotan tajam. Pasalnya, berbeda dengan tender proyek-proyek lainya yang ada di Kabupaten Banjarnegara dengan tren penurunan sekitar 20 persen bahkan lebih.

Seperti halnya, proyek pembangunan Laboratorium Kesehatan (Labkes) yang memiliki pagu anggaran Rp13,18 miliar berhasil dimenangkan dengan penawaran Rp10,25 miliar, atau mengalami penurunan lebih dari 20 persen.

Hal serupa juga terjadi pada proyek pembangunan Pasar Karangkobar dan Puskesmas Wanayasa 1, di mana rata-rata tren penawaran pemenang tender sekisar 20 persen lebih.

Kemenangan peserta peringkat terakhir dengan harga penawaran yang cukup rendah ini mengundang dugaan. Apakah proses evaluasi benar-benar dilakukan secara objektif, atau justru menyisakan ruang gelap?

Sejauh ini, belum ada pernyataan resmi yang dilakukan oleh pihak peserta yang gugur dalam tender tersebut.

Meski kemenangan CV ITS memang sah secara administratif, namun fakta bahwa perusahaan dengan peringkat terakhir bisa mengungguli 10 peserta lainnya tetap menyisakan ruang tanya. Apalagi di tengah tren penawaran tinggi yang menjadi kebiasaan tender lelang proyek di Kabupaten Banjarnegara.

Dikutip berbagai Media, Kepala Bagian Pengadaan Barang dan Jasa (PBJ) Kabupaten Banjarnegara, Endar Setiyoko, membenarkan bahwa CV Indah Tirta Semesta memang berada di posisi terbawah dalam urutan peserta lelang.

"Kurang lebih antara 3 sampai 4 persen penurunannya, dan betul, CV Indah Tirta Semesta itu berada di urutan terakhir dari peserta lain yang sudah mengajukan penawaran," ujar Endar kepada wartawan di ruangannya, Selasa (1/7/2025).

Menurutnya, dalam proses evaluasi, Kelompok Kerja (Pokja) pengadaan terlebih dahulu mengevaluasi tiga penawar teratas. Namun dalam hal ini, sebagian besar peserta dinyatakan gugur karena berbagai alasan.

"Ada yang tidak hadir saat diundang klarifikasi oleh Pokja, ada juga yang gugur karena dokumen administrasi atau kualifikasi teknis tidak lengkap," katanya.

Endar menjelaskan bahwa Pokja memiliki kewajiban untuk menyampaikan tiga kandidat pemenang kepada Pejabat Pembuat Komitmen (PPK).

Jika peserta peringkat atas tidak memenuhi syarat atau tidak hadir dalam klarifikasi, maka Pokja harus melanjutkan ke peserta berikutnya, meski berada di peringkat bawah.

"Sering kali tidak hadir saat diundang. Mereka (Peserta Lelang-red) menganggap dirinya hanya sebagai pemenang cadangan, bukan pemenang utama. Padahal, belum tentu," ujar Endar.

Hal ini, menurut Endar, justru memperlambat proses tender. "Kalau peserta tidak datang saat diundang klarifikasi, kita harus undang peserta selanjutnya, dan itu bisa berulang kali," imbuhnya.

Lebih lanjut, Endar mengingatkan bahwa rendahnya penawaran tidak serta merta menjamin kualitas pekerjaan baik, "Kalau secara nilai ideal, tetapi lebih penting adalah itikad baik penyedia. Kalau dia menawar rendah tapi tetap melaksanakan sesuai spesifikasi kontrak, itu bagus," ujarnya.

Oleh karena itu, menurutnya, peran pengawas proyek menjadi sangat penting untuk memastikan pekerjaan tetap berjalan sesuai dengan dokumen kontrak. "Pengawas harus berani tegas jika ada penyimpangan dari spesifikasi teknis," tandasnya.

(Team) 

Agenda Malam Jumat Rutinan Rotibul Atoz di Rumah Ketua Umum Maulana di DPP AMPAR CIREBON

Cirebon, SERGAP TARGET - Agenda malam Jumat rutinan Rotibul Atoz di rumah Ketua Umum Maulana di DPP AMPAR CIREBON, Bakung Kidul, Kecamatan Jamblang, Kabupaten Cirebon, merupakan kegiatan yang penuh keberkahan dan spiritualitas. Semoga acara ini dapat memperkuat iman dan taqwa, serta mempererat tali silaturahmi antar anggota dan simpatisan AMPAR CIREBON. 
03/07/2025. 


Ustadz Khaerul Fahmi yang sangat kondang dari Desa Lungbenda, Kecamatan Palimanan, Cirebon, memimpin acara Rotibul Atoz, menunjukkan kemampuan dan pengalaman beliau dalam membimbing dan memberikan pencerahan spiritual kepada jemaah. Semoga dengan kepemimpinan beliau, acara ini dapat berjalan dengan khidmat dan membawa keberkahan bagi semua yang hadir. Aamiin. 

Kehadiran Korwil Barat Hartono, Ketua Satgasus DPP AMPAR CIREBON H. Babil, Ketua PAC Plumbon dan Gegesik, serta Gunungjati Artono yang biasa disapa kang  Nono, menunjukkan soliditas dan kekuatan organisasi AMPAR CIREBON. Semoga kehadiran mereka dapat memperkuat sinergi dan kerjasama antar pengurus dan anggota, serta membawa kemajuan bagi organisasi. Aamiin. 


Setelah acara Rotibul Atoz selesai, dilanjutkan dengan makan-makan dan berbincang-bincang, menjadi momen yang sangat santai dan menyenangkan untuk mempererat silaturahmi dan berbagi cerita. Semoga kesempatan ini dapat memperkuat hubungan antar pengurus dan anggota AMPAR CIREBON, serta menciptakan kenangan yang indah.((Bang bil))

Lapas Pasir Pangarayan Hadiri Penutupan Orientasi CPNS Pemasyarakatan se-Riau, Terima 7 CPNS Baru



Pekanbaru — Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIB Pasir Pangarayan turut menghadiri kegiatan Penutupan Orientasi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) di lingkungan Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Riau, yang dilaksanakan pada Kamis (3/7/2025) bertempat di Rumah Tahanan Negara Kelas I Pekanbaru, Jl. Sialang Bungkuk No.2 Pekanbaru.



Kepala Lapas Pasir Pangarayan, Efendi Parlindungan Purba, diwakilkan oleh Kepala Seksi Bimbingan Narapidana dan Kegiatan Kerja (Binadik & Giatja), Sunu Istiqomah Danu, yang hadir bersama perwakilan Unit Pelaksana Teknis (UPT) lainnya dalam kegiatan tersebut.

Penutupan ini dihadiri langsung oleh Direktur Perawatan Kesehatan dan Rehabilitasi Direktorat Jenderal Pemasyarakatan, Dr. dr. Adhayani Lubis, Sp.KJ., M.K.M., yang secara simbolis mengakhiri seluruh proses pembinaan dasar bagi para Calon Pegawai Negeri Sipil Pemasyarakatan.

Dalam amanatnya, dr. Adhayani menekankan pentingnya membangun integritas sejak dini, menjadikan pengabdian sebagai nafas dalam bekerja, serta menumbuhkan etos kerja yang kuat dan tangguh. Beliau mengingatkan bahwa tugas pemasyarakatan bukanlah tugas biasa, tetapi tugas penuh nilai kemanusiaan, dedikasi, dan tanggung jawab moral yang tinggi.

"Jadilah pribadi yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga matang secara emosional dan tangguh secara spiritual. Pemasyarakatan membutuhkan insan-insan yang berkarakter kuat dan bekerja dengan hati," pesan beliau disambut dengan tepuk tangan meriah.


Kemudian Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Riau, Maizar menyampaikan harapan dan pesan kepada seluruh CPNS agar senantiasa menjaga integritas dan semangat pengabdian sebagai insan pemasyarakatan.

"Jadilah CPNS yang cepat beradaptasi, pahami nilai-nilai Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan, serta junjung tinggi loyalitas dan profesionalisme. Di manapun kalian ditugaskan, bawalah semangat perubahan dan pelayanan yang berorientasi pada kemanusiaan," ujar Maizar.

Selain penutupan, kegiatan ini juga dirangkaikan dengan serah terima CPNS ke masing-masing Unit Pelaksana Teknis (UPT) yang ada di lingkungan Kanwil Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Riau. Dari total 146 orang CPNS yang telah menyelesaikan orientasi, Lapas Pasir Pangarayan menerima sebanyak 7 orang CPNS baru yang nantinya akan memperkuat jajaran SDM di lingkungan pemasyarakatan.

Sunu Istiqomah Danu dalam keterangannya menyampaikan apresiasi atas penempatan CPNS di Lapas Pasir Pangarayan.

"Kami menyambut baik kehadiran 7 CPNS baru ini. Semoga dapat segera beradaptasi dengan lingkungan kerja dan bersama-sama membangun Lapas Pasir Pangarayan yang semakin bermanfaat untuk masyarakat. Orientasi ini menjadi bekal awal penting untuk memahami tugas, fungsi, serta etika kerja di pemasyarakatan," ungkap Sunu.

Dengan bertambahnya personel baru ini, diharapkan semangat dan performa pelayanan publik di Lapas Pasir Pangarayan akan semakin meningkat dalam mewujudkan pemasyarakatan yang humanis, berintegritas, dan berdaya saing.

***Hobbi Pargaulan***

Polresta Cirebon Musnahkan 2.449 Knalpot Bising, Tegaskan Komitmen Wujudkan Ketertiban Lalu Lintas dan Kenyamanan Warga



CIREBON – Polresta Cirebon kembali menunjukkan komitmennya dalam menciptakan keamanan, kenyamanan, dan ketertiban di tengah masyarakat. Bertempat di Lobby Depan Mapolresta Cirebon, Kamis (3/7/2025), kegiatan Pemusnahan Knalpot Tidak Sesuai Spesifikasi Teknis digelar secara terbuka, sebagai bentuk penegakan hukum terhadap pelanggaran lalu lintas yang kerap meresahkan masyarakat, khususnya penggunaan knalpot bising.

Acara yang dimulai pukul 09.00 WIB ini dipimpin langsung oleh Kapolresta Cirebon, Kombes Pol. Sumarni, S.I.K., S.H., M.H., dan turut dihadiri unsur Forkopimda dan tokoh lintas instansi. Hadir di antaranya Wakapolresta AKBP Imara Utama, S.I.K., S.H., M.H., Kadishub Kab. Cirebon Hilman Firmansyah, S.T., Danramil Sumber Kapten Fuji Tri Harsono, perwakilan dari Kejari Kab. Cirebon, Dinas Lingkungan Hidup, Pengadilan Negeri Kab. Cirebon, serta para pejabat utama, Kapolsek, perwira dan bintara jajaran Polresta Cirebon.

Dalam sambutannya, Kapolresta Cirebon menyampaikan bahwa pemusnahan ini bukanlah kegiatan simbolis belaka, namun merupakan hasil nyata dari upaya kepolisian dalam menindak pelanggaran terhadap spesifikasi teknis kendaraan bermotor, khususnya penggunaan knalpot yang tidak standar.

"Hari ini kita musnahkan 2.449 buah knalpot bising, hasil dari penindakan sepanjang Januari hingga Juni 2025. Dari jumlah tersebut, 202 unit berasal dari penindakan Satlantas, dan 2.247 unit disita dari jajaran 27 Polsek," ujar Kombes Pol. Sumarni.

Ia menambahkan bahwa knalpot tidak sesuai spesifikasi teknis sering digunakan oleh pengendara, khususnya anak-anak muda, tanpa memahami dampak hukum dan sosialnya. Suara bising dari knalpot tersebut telah banyak dikeluhkan oleh masyarakat karena mengganggu kenyamanan dan bahkan memicu konflik sosial di lingkungan tempat tinggal.

"Ini bukan hanya persoalan teknis, tapi sudah menjadi gangguan terhadap kenyamanan warga. Banyak masyarakat yang datang mengeluhkan knalpot bising, dan kami tidak bisa diam," tambahnya.

Kapolresta juga menjelaskan bahwa penindakan terhadap pelanggar selama ini masih dilakukan secara persuasif dengan menyita barang bukti. Namun, apabila pelanggaran terus berulang, pihaknya akan melakukan penilangan dan tindakan tegas sesuai aturan hukum yang berlaku.

"Selama ini kami masih fokus pada penyitaan, tetapi bila ditemukan pengulangan, kami akan lakukan penilangan agar ada efek jera," tegasnya.

Lebih lanjut, Kapolresta juga menyebut bahwa wilayah tertinggi pelanggaran tercatat di Polsek Waled, Pabuaran, dan Losari, dan memberikan apresiasi kepada jajaran yang aktif melakukan penindakan. Ia juga mengungkap rencana untuk menjadikan sebagian knalpot hasil sitaan menjadi tugu edukatif, sebagai bentuk kampanye publik dan pengingat akan pentingnya disiplin berlalu lintas.

Kegiatan ini mendapatkan dukungan dari Pemerintah Kabupaten Cirebon. Dalam sambutannya, Kadishub Kab. Cirebon Hilman Firmansyah, S.T., menyampaikan apresiasi kepada Polresta Cirebon yang dinilai berhasil menjalankan penertiban secara masif dan terukur.

"Kami menyampaikan permohonan maaf mewakili Bapak Bupati yang berhalangan hadir. Pemerintah Daerah sangat mendukung langkah Polresta Cirebon. Ini adalah tanggung jawab bersama," katanya.

Ia juga menyatakan kesiapan Dinas Perhubungan untuk melakukan penebalan personel dan kolaborasi lebih erat dalam operasi-operasi penertiban serupa ke depannya.

Setelah kegiatan pemusnahan, para tamu undangan bersama Kapolresta meninjau Tugu Knalpot, monumen kreatif yang dibangun dari knalpot hasil sitaan. Tugu tersebut akan menjadi simbol sekaligus pengingat bagi masyarakat agar tidak lagi menggunakan knalpot bising, serta menjadi bagian dari kampanye tertib berlalu lintas dan cinta lingkungan.

Pembangunan tugu ini merupakan bagian dari pendekatan edukatif Polresta Cirebon, yang tidak hanya menindak, tetapi juga mengajak masyarakat untuk berpartisipasi dalam menjaga ketertiban umum.

Melalui kegiatan ini, Polresta Cirebon menegaskan bahwa upaya menjaga ketertiban bukan hanya dilakukan di jalan raya, tetapi juga melalui pendekatan sosial, kolaboratif, dan edukatif. Harapannya, masyarakat semakin sadar akan pentingnya tertib lalu lintas, menjaga etika berkendara, dan turut serta dalam menciptakan lingkungan yang aman dan nyaman bagi semua.

Polresta Cirebon mengajak seluruh elemen masyarakat untuk berkomitmen bersama, menciptakan suasana yang harmonis di tengah kehidupan kota, dimulai dari hal sederhana seperti menggunakan kendaraan dengan standar yang telah ditetapkan.((Babil))

Polsek Sapuran Gelar Tasyakuran Hari Bhayangkara ke-79 Bersama Forkopimcam, Paguyuban Lurah, Tokoh Agama,Tokoh  Masyarakat dan Pemuda



WONOSOBO -  Dalam rangka memperingati Hari Bhayangkara ke-79, Polsek Sapuran mengadakan acara tasyakuran sederhana namun penuh makna bersama jajaran Forkopimcam, Paguyuban Lurah, tokoh agama,tokoh  masyarakat, dan tokoh pemuda se-Kecamatan Sapuran dan Kalibawang,Acara digelar di Mapolsek Sapuran dengan suasana khidmat dan kebersamaan.(02/07/25)

Kapolsek Sapuran  dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas sinergi yang terjalin antara kepolisian, pemerintah kecamatan, dan seluruh elemen masyarakat dalam menjaga keamanan dan ketertiban di wilayah Sapuran.

"Momentum Hari Bhayangkara ini kami jadikan ajang refleksi sekaligus penguat komitmen untuk terus memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat. Tasyakuran ini juga sebagai bentuk rasa syukur atas soliditas yang terus terjaga antara Polri dan masyarakat," ujar Kapolsek.

Hadir dalam kesempatan ini bapak Wakapolres wonosobo,dalam sambutanya mengambil tema polisi untuk masyarakat,sehingga tidak ada lagi rasa takut masyarakat akan kehadiran polisi,tetapi dapat saling bersinergi.

Acara dimulai dengan pemberian penghargaan kepada purnawirawan polisi, doa bersama, dilanjutkan pemotongan tumpeng sebagai simbol rasa syukur, serta ramah tamah yang diwarnai dengan semangat kebersamaan. Perwakilan dari Paguyuban Lurah,tokoh agama dan tokoh masyarakat yang di wakili bapak camat sapuran,turut memberikan ucapan selamat dan harapan agar Polri, khususnya Polsek Sapuran, semakin profesional, humanis, dan dicintai rakyat.

Tasyakuran ini sekaligus menjadi momen mempererat kolaborasi antara kepolisian dan unsur masyarakat dalam menciptakan Sapuran yang aman, damai, dan sejahtera.

(M Arifin)

Babinsa Joglo Ingatkan Petugas Parkir Tingkatkan Keamanan Dan Selalu Waspada Terhadap Lingkungan Sekitar

Surakarta - Babinsa kelurahan Joglo, Koramil 02/Banjarsari Kodim 0735/Surakarta Sertu Ruben dan Sertu Ariyanto melaksanakan Komunikasi Sosial (Komsos) dengan Petugas Parkir Puskesmas Gambirsari Kel. Joglo, Kec. Banjarsari, Kamis (03/07/2025).

Dikatakan Sertu Ruben dalam rangka memberikan rasa aman dan nyaman diwilayah binaan dirinya mengingatkan kepada Petugas Parkir harus selalu siap dan sigap dalam melayani dan membantu masyarakat yang akan berkunjung berobat di puskesmas Gambirsari peran petugas parkir sangat penting guna menjaga keamanan terhadap fasilitas kendaraan masarakat yang akan berobat. 

"Kami berharap petugas parkir harus selalu menjaga kebersihan dan kerapian agar masyarakat yang berobat merasa puas dan senang dengan pelayanan dan pasilitas yang ada selain tugas utama memberikan jaminan keamanan terhadap kendaraan masyarakat."ujar nya.

"Selalu Waspada dan tingkatkan keamanan di wilayah."pungkasnya.

Penulis: Arda 72

Babinsa Gandekan Jaga Kondusifitas Wilayah Binaan dengan cara Patroli dan Sambang Warga

Surakarta - Kegiatan Patroli wilayah dan sambang warga yang dilakukan Babinsa selain menjaga kondusifitas juga melaksanakan silaturahmi untuk mempererat hubungan TNI dan Rakyat, serta untuk mengetahui perkembangan situasi di wilayah binaan. 

Hal ini yang dilakukan Babinsa Gandekan Koramil 04/Jebres Kodim 0735/Surakarta, Sertu Teguh K saat melaksanakan Patroli dan sambang warga Kadirejo Rt 03/RW 01 Kelurahan Gandekan Kecamatan Jebres Kota Surakarta. Kamis (03/07/2025).

Sertu Teguh menegaskan dalam kegiatan Patroli dan sambang warga, dirinya mengajak warga binaan, untuk selalu menjaga keamanan dan ketertiban lingkungan serta kebersihan lingkungan dan selalu waspada terhadap hal-hal yang tidak biasa dan mencurigakan. 

"Dengan Babinsa yang selalu memantau wilayah  binaannya, maka akan tahu permasalahan di wilayah binaannya, sehingga jika ada permasalahan dapat dengan cepat diatasi dan diselesaikan, karena kegiatan Komsos merupakan tugas yang dilaksanakan sehari-hari oleh setiap Babinsa sebagai sarana kemanunggalan dan juga mempererat hubungan antara TNI dan Rakyat."tutupnya.

Penulis : Arda 72

Rabu, 02 Juli 2025

Polresta Cirebon Sita Puluhan Botol Miras Hasil Razia Pekat





Jajaran Polresta Cirebon menggelar razia minuman keras (miras) di wilayah Kabupaten Cirebon, Rabu (2/7/2025). Dalam razia pekat tersebut petugas berhasil mengamankan 82 botol miras tradisional jenis ciu.

Kapolresta Cirebon, Kombes Pol Sumarni, S.I.K, S.H, M.H, mengatakan, miras yang berhasil disita jumlahnya mencapai 82 botol miras tradisional jenis ciu. Razia tersebut digelar di wilayah Kecamatan Babakan, Kabupaten Cirebon.

"Dalam razia ini, kami berhasil mengamankan 82 botol miras tradisional jenis ciu dari tiga lokasi berbeda. Kemudian para penjual miras tersebut juga diproses tipiring," ujar Kombes Pol Sumarni, S.I.K, S.H, M.H.

Ia mengatakan, razia tersebut dilaksanakan intensif Polresta Cirebon hingga Polsek jajaran. Pihaknya pun meminta peran aktif masyarakat untuk segera melaporkan berbagai tindak kejahatan di wilayah hukum Polresta Cirebon.

Dipastikan setiap laporan atau aduan yang diterima bakal langsung ditindaklanjuti dan petugas berada di lokasi dalam waktu singkat. Pasalnya, laporan maupun aduan masyarakat akan sangat membantu kepolisian dalam menjaga kondusivitas kamtibmas.

"Peran seluruh elemen masyarakat sangat besar untuk mencegah terjadinya aksi kriminalitas. Selain itu, partisipasi masyarakat juga dibutuhkan untuk menjaga keamanan lingkungan dan sangat berarti bagi kepolisian," kata Kombes Pol Sumarni, S.I.K, S.H, M.H.

Ajarkan Kedisiplinan Babinsa Purwodiningratan Latihkan PBB Anggota Linmas

Surakarta - Babinsa Purwodiningratan Koramil 04/ Jebres kodim 0735 Surakarta Serka Suparno bersama Bhabinkamtibmas Purwodiningratan Aiptu Nana Endrayana melaksanakan kegiatan melatih PBB anggota linmas kelurahan Purwodiningratan bertempat di halaman kelurahan Purwodiningratan Jebres kecamatan Jebres kota Surakarta. Rabu (02/07/2025) pukul 08.00 wib s/ d selesai.

Serka Suparno menyampaikan bahwa kedisiplinan adalah modal pokok keberhasilan dalam melaksanakan tugas, tanpa kedisiplinan pekerjaan yang dilakukan hasilnya tidak akan bisa maksimal dan guna memupuk rasa kebersamaan, persaudaraan, dan keamanan,

"Linmas merupakan bagian dari masyarakat yang harus menjadi contoh bagi masyarakat lainnya dalam penanaman disiplin itulah tujuan dilaksanakannya pelatihan PBB ini". ujarnya.

Dalam kegiatan tersebut Babinsa mengajarkan metode praktek langsung berupa gerakan dasar PBB di tempat untuk anggota Linmas, Gerakan dasar peraturan baris berbaris (PBB) yang dilatihkan terdiri dari lencang kanan, hadap kanan, hadap kiri, balik kanan, penghormatan dan sikap istirahat imbuhnya.

Terlihat anggota linmas dengan penuh rasa semangat mendapat pelatihan, antusias dalam melaksanakan latihan walaupun rata-rata sudah berumur tidak muda lagi tetapi mereka begitu semangat dalam melaksanakan pelatihan PBB. 

"Dengan adanya latihan yang diajarkan oleh Babinsa, berharap kedepannya Linmas semakin kompak, disiplin, solid serta siap dalam menjalankan tugas kemasyarakatan."pungkas Serka Suparno.

Penulis : Arda 72

Tingkatkan Perekonomian Wilayah, Babinsa Tipes Dampingi Pelaku UMKM Pembuatan Shuttlecock

Surakarta - Melalui kegiatan Komunikasi Sosial, Babinsa Tipes Koramil 03/Serengan Kodim 0735/Surakarta Serka Sarmin dan Serka Anjasmoro memberikan motivasi kepada salah satu pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) yaitu pembuat shuttle Cock berada di Pringgolayan Rt 03/10 kel. Tipes di wilayah binaannya, (02/07/2025).

Sebagai Aparat Teritorial (Apter) Babinsa  Tipes berkunjung ke rumah Bapak Budi yang merupakan usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) yang bergerak di bidang pengembangan shuttlecock

Babinsa Tipes berharap usaha mikro kecil dan menengah kususnya kerajinan Shuttle Cock ini agar menjadi contoh yang pasitif bagi warga masyarakat sekitar untuk menambah dan mendorong usaha demi memenuhi kebutuhan hidup berumah tangga.

"Semoga dengan adanya kegiatan ini dapat memberikan motivasi dan meningkatkan perekonomian wilayah, terutama di Kelurahan Tipes Kecamatan Serengan ini."pungkas Serka Suryo.

Penulis : Arda 72