Berita Terkini

Sigap PAC AMPAR LEMAHABANG Tolong Ibu Korban Jatuh dari Motor di Karangtengah

Cirebon, Sergaptarget.com Lemahabang - Kepedulian terhadap sesama kembali ditunjukkan PAC AMPAR LEMAHABANG Cirebon. Saat dalam p...

Postingan Populer

Jumat, 26 September 2025

250 Warga Binaan Ikuti Konseling Rehabilitasi Narkoba di Lapas Pasir Pengaraian


Pasir Pangarayan – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Pasir Pengaraian terus menunjukkan komitmennya dalam memberikan layanan rehabilitasi bagi Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) yang terlibat kasus penyalahgunaan narkoba. Pada Sabtu (27/9/2025), Lapas Pasir Pengaraian kembali melaksanakan konseling kelompok dan terapi kelompok rehabilitasi narkoba bekerja sama dengan tim rehabilitasi RSUD Pasir Pengaraian.

Kegiatan ini dipimpin oleh Yenrisno, Asesor sekaligus Konselor Adiksi RSUD Pasir Pengaraian, bersama tim rehabilitasi. Konseling kali ini diikuti oleh total 80 WBP yang terbagi ke dalam 4 kelompok, dengan pelaksanaan sebanyak 3 sesi. Adapun rangkaian kegiatan ini merupakan bagian lanjutan dari program rehabilitasi narkoba yang sedang dijalankan, dan secara keseluruhan telah melibatkan 250 WBP di Lapas Pasir Pengaraian.

Kepala Lapas Pasir Pengaraian, Efendi Parlindungan Purba, yang diwakili oleh Kepala Sub Seksi Perawatan, Jaya Harsa, menyampaikan apresiasinya atas sinergi antara Lapas dan RSUD dalam memberikan pendampingan bagi WBP.

"Kegiatan konseling dan terapi kelompok ini sangat penting untuk membentuk pola pikir baru, memberikan kesadaran, dan menguatkan motivasi para WBP dalam meninggalkan penyalahgunaan narkoba. Kami berharap melalui program ini, warga binaan mampu membangun kehidupan yang lebih baik setelah selesai menjalani masa pidana," ujar Jaya Harsa.

Lebih lanjut, Jaya Harsa menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan implementasi dari arahan Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan, Agus Andrianto, Direktur Jenderal Pemasyarakatan, Mashudi, serta Kepala Kantor Wilayah Ditjenpas Riau, Maizar yang menekankan pentingnya layanan rehabilitasi bagi warga binaan.

Dengan adanya konseling dan terapi kelompok ini, diharapkan para WBP yang mengikuti rehabilitasi tidak hanya mendapatkan pemahaman mengenai bahaya narkoba, tetapi juga keterampilan dan kepercayaan diri untuk kembali berkontribusi positif dalam masyarakat.
***Friska & Hobbi***

Babinsa Sudiropajan Sosialisasikan Rekrutmen Penerimaan Bintara dan Tamtama TNI AD Tahun 2025 diwilayah Binaannya

Surakarta  - Babinsa Sudiropajan Koramil 04/Jebres Kodim 0735/Surakarta Sertu Watono melaksanakan kegiatan Sosialisasi Rekrutmen BINTARA dan TAMTAMA TNI AD Gelombang III TA. 2025 bertempat di Pasar Gede Solo Jl. Urip Sumoharjo kelurahan Sudiroprajan kecamatan Jebres kota Surakarta. Jum,at (26/09/2025) pukul 09.00 Wib.

Dalam sosialisasi tampak Sertu Watono memberikan gambaran tentang Rekrutmen TNI AD dipasar- pasar di kelurahan dan di wilayah binaan yang menjadi tanggung jawabnya, beliau pun memberikan arahan tentang tata cara mendaftar, lokasi pendaftaran dan menegaskan bahwa Rekrutmen TNI AD gratis dan tidak dipungut biaya.

Selanjutnya tidak lupa para Babinsa melakukan penempelan brosur di papan pengumuman kelurahan Sudiroprajan serta membagikan brosur kepada para tukang becak, pengunjung pasar serta masyarakat yang ada di wilayah.

Danramil 04 Jebres Kapten Cba Kurdi menjelaskan, "Bahwa kegiatan anggotanya bertujuan untuk memberikan informasi lengkap dan akurat tentang rekrutmen TNI AD yang dilaksanakan secara gratis dan transparan, Babinsa kami mengajak para siswa-siswi sekolah untuk ikut serta berpartisipasi mendaftarkan diri sebagai calon anggota TNI AD apabila berminat dan bercita-cita menjadi Abdi Negara," ucapnya.

"Rekrutmen ini merupakan wujud komitmen TNI AD dalam mencari calon prajurit berkualitas. kami ingin memastikan bahwa informasi ini sampai kepada generasi muda, terutama mereka yang berpotensi untuk bergabung dengan TNI AD. Semua proses dilakukan secara transparan dan tanpa biaya," tegasnya.

Penulis : Arda 72

Lewat Podcast Radio, Dandim Wonosobo Sosialisasikan Penerimaan Bintara dan Tamtama TNI AD 2025



Wonosobo – Dandim 0707/Wonosobo, Letkol Inf Yoyok Suyitno, memanfaatkan ruang siar publik melalui podcast di Radio Pesona FM untuk menyosialisasikan penerimaan calon prajurit TNI Angkatan Darat. Kegiatan ini sekaligus menjadi upaya mendorong generasi muda Wonosobo agar ikut serta dalam pendaftaran Bintara PK Gelombang II dan Tamtama PK Gelombang III Tahun 2025.

Dalam kesempatan tersebut, Yoyok menegaskan bahwa pendaftaran calon anggota TNI tidak dipungut biaya. Ia meminta masyarakat tidak mudah percaya terhadap bujuk rayu oknum yang berusaha mencari keuntungan pribadi.

"Masuk TNI itu gratis. Jangan percaya pada siapa pun yang menjanjikan bisa meloloskan dengan imbalan uang. Jika menemukan oknum yang melakukan pelanggaran dalam proses pendaftaran, segera laporkan melalui nomor 08131050074," tegas Letkol Yoyok.

Jadwal Pendaftaran
Yoyok menjelaskan, pendaftaran dilakukan secara online dengan jadwal sebagai berikut:
Bintara PK Gelombang II 2025
 Pendaftaran online: 11 September – 9 Oktober 2025
 Validasi: 15 September – 11 Oktober 2025
Tamtama PK Gelombang III 2025
Pendaftaran online: 11 September – 23 Oktober 2025
Validasi: 15 September – 25 Oktober 2025

Selain itu, Yoyok mengingatkan para calon pendaftar agar mempersiapkan diri sejak awal, baik dari sisi administrasi, fisik, maupun kesehatan.
Kabar menggembirakan datang dari perubahan ketentuan terbaru. Jika sebelumnya batas usia maksimal pendaftar adalah 22 tahun, kini dinaikkan menjadi 24 tahun. Sementara syarat tinggi badan yang dulu minimal 163 cm, kini diturunkan menjadi 158 cm.
Menurut Yoyok, penyesuaian ini disebabkan perubahan usia pensiun anggota TNI dari 53 tahun menjadi 55 tahun.

"Dengan adanya perubahan ini, kesempatan semakin terbuka lebar. Maka bagi para pemuda yang berminat segera persiapkan diri. Jika masih ada hal yang belum jelas, bisa datang langsung ke Koramil atau Kodim untuk mendapatkan informasi resmi," jelasnya.

(Yudhi)
Pendim0707

Polresta Cirebon Tanam Jagung Pipil 13 Hektar, Dukung Program Swasembada Pangan Presiden RI 2025






CIREBON – Polresta Cirebon bersama Forkopimcam Kecamatan Lemahabang, Pemerintah Desa se-Kecamatan Lemahabang, Dinas Pertanian Kabupaten Cirebon, serta kelompok tani setempat melaksanakan kegiatan Penanaman Jagung Pipil di Blok Kliwon, Dusun 05, Desa Cipejeuh Kulon, Kecamatan Lemahabang, Kabupaten Cirebon, Jumat (26/9/2025).

Kegiatan yang dipimpin langsung Kapolresta Cirebon Kombes Pol. Sumarni, S.I.K., S.H., M.H. ini dilaksanakan di atas lahan produktif seluas 13 hektar sebagai wujud nyata dukungan terhadap Program Swasembada Pangan Presiden Republik Indonesia Tahun 2025.

Kuwu Desa Cipejeuh Kulon, H. Lili Mashuri, dalam sambutannya mengucapkan terima kasih atas kehadiran Kapolresta Cirebon dan seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya program penanaman jagung pipil tersebut.

"Mudah-mudahan tanaman jagung pipil ini memberikan hasil yang baik dan bermanfaat untuk kita semua," ujarnya.

Perwakilan Dinas Pertanian Kabupaten Cirebon, Dea Ferdiana, SP, menegaskan bahwa program ini merupakan bagian dari program nasional.

 "Dinas pertanian siap mengawal dan membantu dengan menurunkan tim. Karena lahan ini tadah hujan, kami akan mengajukan sumur bor untuk mendukung keberlangsungan program," jelasnya.

Dalam kesempatan tersebut, Kapolresta Cirebon Kombes Pol. Sumarni menyampaikan bahwa penanaman jagung pipil merupakan amanat langsung Presiden RI Prabowo Subianto untuk mendukung ketahanan pangan nasional.

"Penanaman jagung pipil ini adalah perintah Presiden Republik Indonesia Bapak Prabowo Subianto. Polri diminta untuk mengkoordinir dan mengakselerasikan program ini agar Indonesia mampu swasembada jagung," tegasnya.

Ia menekankan bahwa jagung pipil sangat penting sebagai bahan pakan ternak, salah satu sumber protein yang harus tersedia agar Indonesia tidak bergantung pada impor.

"Polresta Cirebon bersama seluruh elemen masyarakat berkomitmen memanfaatkan lahan kosong di sekitar kita agar produktif dengan menanam jagung pipil. Ini bukan hanya untuk masyarakat Cirebon, tapi juga untuk pembangunan Indonesia di masa depan," tambahnya.

Kapolresta Cirebon juga mendorong masyarakat memanfaatkan pekarangan rumah untuk mendukung ketahanan pangan keluarga.

"Selain menanam jagung, mari kita manfaatkan lahan rumah untuk sayuran, atau beternak lele dengan galon bekas. Kecil tapi bermanfaat," ucapnya.

Selain penanaman jagung, Kapolresta Cirebon juga meninjau program peternakan kambing dan budidaya ikan kolam terpal di Desa Cipejeuh Kulon yang dikelola oleh pemerintah desa. Acara semakin hangat dengan sesi dialog interaktif bersama masyarakat serta penyerahan bantuan sosial berupa beras bagi warga sekitar.

Dengan semangat kebersamaan dan dukungan lintas sektor, penanaman jagung pipil di Kecamatan Lemahabang ini diharapkan mampu meningkatkan kesejahteraan petani sekaligus memperkuat ketahanan pangan nasional.

"Saya bangga kuwu-kuwu se-Kecamatan Lemahabang bisa merealisasikan program ini. Semoga petani kita makin sejahtera dan Indonesia mampu berdiri di atas kaki sendiri dalam swasembada pangan," pungkas Kapolresta Cirebon Kombes Pol. Sumarni.

Penerimaan Prajurit TNI AD, Dandim 0735/Surakarta Tegaskan Tidak Di Pungut Biaya (Gratis)

Surakarta - TNI AD kembali memanggil Generasi Muda Kota Surakarta , Dandim 0735/Surakarta tegaskan Pendaftaran Prajurit TNI AD Gratis dan Tidak Dipungut Biaya.

Hal tersebut disampaikan Dandim 0735/Surakarta Letkol Inf Fictor J. Situmorang S.I.P., M.I.P. disaat menggelar Podcast bertajuk "Sosialisasi Penerimaan Prajurit TNI AD Tahun 2025", di Radio RRI Surakarta Pro 4 FM, bertempat di Kantor RRI Surakarta, kelurahan Kestalan, Kecamatan Banjarsari, Jumat (26/9/25).

"Dipastikan, penerimaan maupun pendaftaran sebagai prajurit TNI AD adalah gratis atau tanpa ada pungutan biaya apapun. Penerimaan prajurit TNI AD merupakan program kerja dari bidang personel khususnya penyedia tenaga" tegas Dandim.

"Untuk waktu sekarang ini, penerimaan Tamtama Prajurit Karier TNI AD khusus laki-laki. Penerimaan Tamtama dalam satu tahun ada 3 (tiga) gelombang, di awal tahun 2025 dan sekarang ini gelombang ketiga dan untuk penerimaan Bintara Prajurit Karir saat ini gelombang kedua,"tutur Dandim.

"Rekrutmen prajurit TNI AD terbuka bagi seluruh Warga Negara Indonesia (WNI) yang memenuhi syarat secara gratis dan tanpa memungut biaya sepeser pun. Hal ini bertujuan untuk memberikan peluang sebesar-besarnya, khususnya bagi generasi muda yang ada di seluruh Indonesia, termasuk generasi muda di Kota Surakarta untuk bergabung dengan TNI AD dan mengabdikan diri kepada bangsa dan Negara", tambahnya.

"Rekrutmen ini gratis dan terbuka untuk semua. Kami ingin memastikan bahwa siapa saja yang memiliki potensi, kemampuan, dan niat baik untuk melayani negara dapat ikut serta tanpa hambatan biaya apa pun," jelas Dandim.

Dandim juga menyampaikan beberapa perubahan batas usia yang sebelumnya Maksimal 23 Tahun menjadi 24 Tahun pada saat buka pendidikan, dan tinggi badan Bintara menjadi 163 cm dan Tamtama 158 cm. Di situs website resmi TNI AD https://ad.rekrutmen-tni.mil.id/ calon peserta dapat mengakses informasi lengkap tentang persyaratan dan tahapan seleksi.

Di akhir acara, Dandim 0735/Surakarta memberikan Tips jitu pentingnya berdo'a kepada Tuhan YME dan  mempersiapkan diri secara fisik dan mental dengan baik, serta  juga menekankan bahwa TNI AD tidak hanya mencari individu yang kuat secara fisik, tetapi juga mereka yang memiliki integritas, kedisiplinan, dan semangat kebangsaan tinggi.

"Mari anak anak muda di Kota Surakarta ayo mendaftar untuk bergabung menjadi prajurit TNI AD, Gratis..Tis..Tis..," pungkas Dandim.

Penulis : Arda 72

Penerimaan Prajurit TNI AD, Dandim Wonogiri Tegaskan Tidak Di Pungut Biaya (Gratis)

Wonogiri - TNI AD kembali memanggil Generasi Muda Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri tegaskan Pendaftaran Prajurit TNI AD Gratis dan Tidak Dipungut Biaya.

Hal tersebut disampaikan Dandim 0728/Wonogiri Letkol Inf Edi Ristriyono disaat menggelar Podcast bertajuk "Sosialisasi Penerimaan Prajurit TNI AD Tahun 2025", di Radio Giri Swara 94 FM Wonogiri, Jumat (26/9/25).

"Dipastikan, penerimaan maupun pendaftaran sebagai prajurit TNI AD adalah gratis atau tanpa ada pungutan biaya apapun. Penerimaan prajurit TNI AD merupakan program kerja dari bidang personel khususnya penyedia tenaga" tegas Dandim.

"Untuk waktu sekarang ini, penerimaan Tamtama Prajurit Karier TNI AD khusus laki-laki. Penerimaan Tamtama dalam satu tahun ada 3 (tiga) gelombang, di awal tahun 2025 dan sekarang ini gelombang ketiga dan untuk penerimaan Bintara Prajurit Karir saat ini gelombang kedua," ungkap Perwira Dua Melati Emas ini.

"Rekrutmen prajurit TNI AD terbuka bagi seluruh Warga Negara Indonesia (WNI) yang memenuhi syarat secara gratis dan tanpa memungut biaya sepeser pun. Hal ini bertujuan untuk memberikan peluang sebesar-besarnya, khususnya bagi generasi muda yang ada di seluruh Indonesia, termasuk generasi muda di Kabupaten Wonogiri untuk bergabung dengan TNI AD dan mengabdikan diri kepada bangsa dan Negara", tambahnya.

"Rekrutmen ini gratis dan terbuka untuk semua. Kami ingin memastikan bahwa siapa saja yang memiliki potensi, kemampuan, dan niat baik untuk melayani negara dapat ikut serta tanpa hambatan biaya apa pun," jelas Dandim.

Dandim juga menyampaikan beberapa perubahan batas usia yang sebelumnya Maksimal 23 Tahun menjadi 24 Tahun pada saat buka pendidikan, dan tinggi badan Bintara menjadi 163 cm dan Tamtama 158 cm. Di situs website resmi TNI AD https://ad.rekrutmen-tni.mil.id/ calon peserta dapat mengakses informasi lengkap tentang persyaratan dan tahapan seleksi.

Di akhir acara, Dandim 0728/Wonogiri memberikan Tips jitu pentingnya berdo'a kepada Tuhan YME dan  mempersiapkan diri secara fisik dan mental dengan baik, serta  juga menekankan bahwa TNI AD tidak hanya mencari individu yang kuat secara fisik, tetapi juga mereka yang memiliki integritas, kedisiplinan, dan semangat kebangsaan tinggi.

"Mari anak anak muda di Kabupaten Wonogiri, ayo mendaftar untuk bergabung menjadi prajurit TNI AD," pungkas Letkol Edi. 

Penulis : Arda 72

Sambangi Pos Kamling, Babinsa Ajak Warga Aktif Menjaga Kamtibmas

Wonogiri - Babinsa Koramil 03/Ngadirojo Kodim 0728/Wonogiri terus menjalin sinergi dengan berbagai elemen masyarakat untuk mewujudkan situasi kamtibmas yang aman dan kondusif. Salah satunya adalah bersinergi dengan Linmas dan Ormas, dimana Babinsa dari Koramil 03/Ngadirojo Serda Ali Maksum, secara rutin melaksanakan pengecekan langsung ke Pos kampling yang berada diwilayah binaan.

Dalam sambang tersebut Serda Ali Maksum menghimbau warga agar ikut berperan aktif dalam menjaga keamanan desa masing maaing, salah satunya adalah dengan aktif menggelar ronda malam.

"Pengecekan Pos kampling rutin kita lakukan, dan kali ini kita sambangi Pos kampling di desa Jatimarto, kita ajak warga untuk aktif dalam ronda malam demi menjaga keamanan lingkungan sekitar," ujar Serda Ali Maksum, Jumat (26/09/2025) malam.

Serda Ali Maksum menjelaskan bahwa keamanan dan ketertiban bukan hanya tugas dari TNI atau kepolisian saja, namun tugas kita semua. Warga masyarakat juga bisa berperan aktif menjaga situasi kamtibmas diwilayah masing masing dengan cara, aktif mengadakan ronda malam.

"Keamanan dimulai dari level terkecil, paling tidak setiap orang bisa menjadi pengaman dalam keluarga sendiri dan juga dalam lingkungan sekitar," ucapnya.

Penulis : Arda 72

Dandim 0707/Wonosobo Tinjau MBG di SD 2 Jlamprang, Pastikan Gizi Siswa Terjaga


WONOSOBO – Komitmen mendukung program Makan Bergizi Gratis (MBG) terus ditunjukkan jajaran Kodim 0707/Wonosobo. Jumat, Dandim 0707/Wonosobo Letkol Inf Yoyok Suyitno didampingi Danramil 01/Wonosobo Kapten Cke Sapta Wibawa meninjau langsung pelaksanaan MBG di SD Negeri 2 Jlamprang.Jumat(26/9/2025)

Kedatangan Dandim disambut hangat oleh guru dan siswa. Dalam peninjauan itu,Dandim Lektol Inf Yoyok Suyitno melihat secara dekat proses pembagian makanan, mulai dari menu yang disajikan, kebersihan dapur, hingga cara anak-anak menikmati makanan bergizi tersebut.

Menurutnya, pelaksanaan MBG di SD 2 Jlamprang sudah berjalan sesuai prosedur. Ia menekankan bahwa aspek standar gizi dan keamanan pangan harus terus dijaga agar tujuan program benar-benar tercapai.

"Program ini bukan sekadar bagi-bagi makanan. Yang paling utama adalah bagaimana memastikan setiap anak mendapatkan asupan bergizi sesuai standar. Kalau standar diabaikan, dampaknya bisa besar, bahkan menjadi masalah nasional," tegas Dandim Yoyok Suyitno.

Danramil 01/Wonosobo Kapten Cke Sapta Wibawa yang turut mendampingi menyebut bahwa keberadaan MBG di sekolah-sekolah sangat membantu anak-anak. Ia berharap dukungan semua pihak, mulai dari pengelola dapur, guru, hingga orang tua, agar program ini berkelanjutan.

Sementara itu, pihak sekolah menyambut positif perhatian dari jajaran TNI. Kehadiran Dandim dinilai memberi semangat baru bagi pengelola MBG di sekolah.

"Terima kasih atas kunjungan Bapak Dandim dan Danramil. Arahan dan dukungan ini menjadi motivasi bagi kami agar pelaksanaan MBG di sekolah semakin baik," ujar Piyatmaka selaku Kepala Sekolah SD 2 Jlamprang. 
Program MBG di Wonosobo kini terus berjalan di berbagai sekolah dasar. Harapannya, anak-anak tidak hanya mendapatkan pendidikan yang layak, tapi juga jaminan gizi untuk tumbuh sehat dan cerdas.

(Yudhi)
pendim0707

Dandim 0707/Wonosobo Tinjau Dapur MBG Jlamprang, Ingatkan Pentingnya Disiplin Prosedur


WONOSOBO – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) menjadi salah satu perhatian serius Kodim 0707/Wonosobo. Dandim 0707/Wonosobo Letkol Inf Yoyok Suyitno melakukan peninjauan langsung ke dapur MBG di Kelurahan Jlamprang, Kecamatan Wonosobo.  (26/9/2025)

Dalam kesempatan itu, Dandim didampingi unsur Forkopimca, perwakilan Dinas Pendidikan, Lurah Jlamprang, serta Tim Penggerak PKK. Kehadiran rombongan disambut pengelola dapur MBG yang selama ini menyiapkan hidangan bergizi bagi siswa penerima manfaat.

Yoyok menyampaikan bahwa secara umum pelaksanaan MBG di Jlamprang sudah sesuai standar dan prosedur. Menu makanan, proses pengolahan, hingga distribusi dinilai berjalan baik. Meski demikian, ia menekankan masih ada beberapa hal kecil yang perlu dibenahi agar pelaksanaan semakin sempurna.

"Secara keseluruhan sudah baik, hanya ada sedikit pembenahan untuk penyempurnaan. Yang paling penting adalah tetap mematuhi standar dari pimpinan. Jika dilanggar, dampaknya tidak hanya lokal, tapi bisa menimbulkan masalah nasional," tegasnya.

Menurut Dandim, dapur MBG adalah bagian vital dalam keberhasilan program ini. Setiap detail mulai dari kebersihan, kandungan gizi, hingga keamanan pangan harus benar-benar diperhatikan.
Sementara itu, Kepala Dapur MBG Jlamprang, M. Makruf, menyampaikan apresiasi atas kunjungan sekaligus arahan dari Dandim. Ia mengaku masukan tersebut akan dijadikan pedoman dalam perbaikan ke depan.

"Kami berterima kasih atas kunjungan dan arahan yang disampaikan Bapak Dandim. Ini menjadi dorongan besar bagi kami agar pelaksanaan MBG di Jlamprang berjalan semakin baik. Kami juga memohon bimbingan dan dukungan agar sesuai dengan harapan bersama," ujarnya.

Program MBG sendiri diharapkan tidak hanya mengatasi masalah gizi anak sekolah, tetapi juga membangun kesadaran masyarakat akan pentingnya pola makan sehat. Dengan keterlibatan banyak pihak, program ini diharapkan memberi dampak nyata bagi generasi muda Wonosobo.

(Yudhi)
Pendim0707

Rapat Persiapan Aksi Perubahan: Kalapas Pasir Pangarayan Fokus Implementasi Aplikasi DIGIPAS


Pasir Pengaraian - Kepala Lembaga Pemasyarakatan (Kalapas) Kelas IIB Pasir Pangarayan, Efendi Parlindungan Purba, menggelar rapat persiapan implementasi aksi perubahan dalam rangka Seminar Hasil pada Pelatihan Kepemimpinan Administrasi (PKA) Angkatan V Tahun 2025, Jumat (26/9/2025).

Rapat ini dihadiri oleh seluruh pejabat struktural beserta tim efektif yang telah dibentuk oleh Kalapas Efendi selaku peserta PKA. Agenda ini bertujuan untuk mematangkan strategi pelaksanaan serta pemantapan program aksi perubahan yang digagas.

Dalam penjelasannya, Kalapas Efendi menjelaskan bahwa aksi perubahan yang ia usung adalah pengembangan aplikasi mobile "DIGIPAS". Aplikasi ini memiliki empat fitur utama, yakni, Layanan Integrasi, Antrian Kunjungan, Pusat Informasi,Layanan Pengaduan.

"Aplikasi DIGIPAS ini merupakan bentuk komitmen kami dalam menghadirkan layanan yang transparan, cepat, dan mudah diakses masyarakat. Melalui inovasi ini, kami berharap pelayanan kepada warga binaan maupun keluarga mereka semakin optimal," ungkap Efendi Parlindungan Purba.

Lebih lanjut, Efendi menegaskan bahwa implementasi rancangan aksi perubahan ini akan diawali dengan tahap persiapan, kemudian dilanjutkan dengan sosialisasi kepada masyarakat. Sosialisasi dilakukan baik secara langsung maupun melalui media sosial dan portal berita online, agar keberadaan aplikasi ini dapat diketahui serta dimanfaatkan secara luas.

"Transformasi layanan digital ini bukan hanya mendukung efektivitas kerja internal, tetapi juga meningkatkan kualitas pelayanan publik di Lapas Pasir Pangarayan," tambahnya.

Dengan adanya rapat persiapan ini, diharapkan seluruh tim efektif dapat bekerja secara solid sehingga aksi perubahan yang diusung dapat berjalan sesuai target dan memberi dampak positif bagi layanan pemasyarakatan.
***Friska & Hobbi***