Berita Terkini

Polsek Balongan Gagalkan Tawuran Remaja Di Sudimampir, Tiga Pelajar Diamankan

Indramayu, Sergaptarget.com  Polsek Balongan Polres Indramayu berhasil menggagalkan rencana aksi tawuran antar kelompok pemuda d...

Postingan Populer

Jumat, 31 Oktober 2025

Komandan Kodikmar Brigjen TNI (Mar) I Made Sukada, S.E, CHRMP., beserta PJU sambut Kunjungan Kerja Dirsumdahan Pothan Kemenhan RI Brigjen TNI Hengky Yudha Setiawan, S.I.P. 



SERGAP TARGET 




Di Lobby KODIKMAR Surabaya. Dirsumdahan beserta rombongan berkenan bertatap muka dan meninjau langsung barak Siswa Komcad Matra Laut III TA 2025  di Gedung Tombak yang didampingi oleh Komandan Satdik KOMCAD Matra Laut Kodikmar Kolonel Marinir Rajiman beserta perangkatnya.

Dengan penuh semangat dan kegembiraan yang luar biasa  Siswa KOMCAD Matra Laut III sambut kedatangan beliau dengan Yel², line dance versi Indonesia timur dan PBB kreasi.



Di dalam arahannya Dirsumdahan Pothan mengatakan ( 30 / 10 / 2025 ) kebanggaannya kepada Siswa KOMCAD Matra Laut.

Dirsumdahan Brigjen TNI Hengky  Yudha Setiawan, S.I.P. mengatakan  " Kalian adalah Putra Putri Bangsa yang membanggakan, yang terpilih oleh negara dalam hal ini saya sangat bangga terhadap kalian semua para siswa KKMCAD, Rasa²nya Pendidikan yang seharusnya ditempuh selama 2 bulan, sudah pantas ditutup untuk saat ini. 

Padahal pendidikan baru dijalankan selama 5 minggu hal itu terlihat dari sorot mata  yang tajam dan semangat yang telah kalian tunjukkan."

"KOMCAD adalah program pemerintah untuk memperkuat pertahanan dan keamanan negara baik di sektor militer maupun non militer, ke depannya setiap kabupaten akan diisi oleh Personil komcad sejumlah 550 personel dan akan di buat sebuah Batalyon KOMCAD", imbuh beliau, sambil tersenyum. 

Dalam hal ini banyak pelajaran yang kita Terima dari dirsumdahan pothan Brigadir Jendral Hengky Yudha Setiawan. S.IP.

* Tim*

Polresta Cirebon Gelar Patroli Sepeda Motor Dalam Rangka Menjaga Situasi Kamtibmas Yang Kondusif






Polresta Cirebon melakasanakan kegiatan Patroli Sepeda Motor Dalam Rangka Menjaga Situasi Kamtibmas Yang Kondusif, Jumat (31/10/2025). Kegiatan tersebut dipimpin oleh Kapolresta Cirebon KOMBES POL SUMARNI, S.I.K., S.H., M.H.

Adapun rute patroli dimulai dari
Mako Polresta Cirebon - Jalan R. Dewi Sartika - Pos One Way - Pasar Sumber - Jl. Pangeran Kejaksan - Simpang 3 Babakan - Jl. Dunan Drajat - Alun-alun Pataraksa Sumber - Kantor PPA Sat Reskrim Polresta Cirebon.

Kapolresta Cirebon KOMBES POL SUMARNI, S.I.K., S.H., M.H, mengatakan, patroli sepeda motor itu bertujuan untuk mencegah gangguan kamtibmas, serta mengingatkan kepada warga masyarakat yang masih melanggar aturan berlalu lintas seperti naik motor tanpa memakai helm dan melawan arus.

"Dalam patroli ini, jajaran Polresta Cirebon juga turut membagikan paket sembako berupa beras SPHP 5 kg sebanyak 50 paket kepada para pengemudi ojek pangkalan, tukang becak, serta masyarakat yang membutuhkan sepanjang jalur patroli," katanya.((Babil))

Lapas Pasir Pangarayan Jalin Kerja Sama dengan PKBM Pelita Riau, Wujudkan Pembinaan Berkualitas


Pasir Pengaraian - Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Pasir Pangarayan menjalin kerja sama dengan Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) Pelita Riau melalui penandatanganan perjanjian kerja sama yang digelar di Lapas Pasir Pangarayan, Jumat (31/10/2025).

Kerja sama ini menjadi langkah nyata Lapas Pasir Pangarayan dalam meningkatkan kualitas pembinaan bagi warga binaan, khususnya di bidang pendidikan dan pengembangan kompetensi. Melalui kemitraan ini, warga binaan dapat memperoleh kesempatan belajar yang lebih luas baik pendidikan kesetaraan maupun pelatihan keterampilan guna mendukung proses reintegrasi sosial mereka.

Melalui program pendidikan kesetaraan yang dijalankan bersama PKBM Pelita Riau, warga binaan juga berkesempatan menempuh pendidikan Paket A (setara SD), Paket B (setara SMP), dan Paket C (setara SMA) serta mendapatkan ijazah resmi yang diakui pemerintah.

Kepala Lapas Kelas IIB Pasir Pangarayan Efendi Parlindungan Purba, melalui Kasi Binadik & Giatja Sunu Istiqomah Danu, menyampaikan bahwa pihaknya siap memberikan aksi nyata dalam mewujudkan pembinaan yang berkualitas dan berkelanjutan.

"Kami berkomitmen untuk terus menghadirkan program pembinaan yang bermanfaat bagi warga binaan. Kerja sama ini adalah bentuk nyata dukungan kami terhadap peningkatan kualitas sumber daya manusia di dalam lapas," ujarnya.

Langkah ini juga sejalan dengan perintah harian Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan, arahan Direktur Jenderal Pemasyarakatan, serta bimbingan Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Riau tentang pentingnya memperkuat sinergi dan inovasi dalam pelaksanaan pembinaan di lingkungan pemasyarakatan.

Melalui kolaborasi dengan PKBM Pelita Riau, Lapas Pasir Pangarayan optimistis dapat mencetak warga binaan yang lebih mandiri, berpengetahuan, dan siap berkontribusi positif ketika kembali ke masyarakat.
***Friska & Hobbi***

DKPP Indramayu Apresiasi Kunjungan Ibu Wapres, Dorong Penguatan Sektor Pertanian dan Ekspor Mangga

Indramayu - Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kabupaten Indramayu, Drs. H. Sugeng Heryanto, M.Si., menyampaikan apresiasi atas kunjungan Ibu Selvi Ananda Gibran, istri Wakil Presiden RI, bersama rombongan Seruni, yakni wadah perkumpulan istri para menteri, ke Desa Krasak, Kecamatan Jatibarang, Kabupaten Indramayu, Kamis (30/10/2025).

Menurut Sugeng, kunjungan tersebut memberikan dampak positif bagi penguatan sektor pertanian, khususnya bagi para petani mangga yang ada di Indramayu. Salah satu lokasi yang dikunjungi adalah Kebun Mangga Gedong Gincu, yang menjadi ikon dan kebanggaan masyarakat Indramayu.

"Hari ini kita kedatangan rombongan Seruni di bawah koordinasi Ibu Wapres, Ibu Selvi. Salah satu fokus kunjungannya adalah melihat langsung pengembangan kebun mangga, karena ini merupakan ikon unggulan pertanian Indramayu," ungkap Sugeng.

Sugeng menjelaskan, kebun mangga di wilayah Desa Krasak dikelola oleh Kelompok Tani Angling Dharma, dengan luas lahan sekitar 90 hektare. Varietas unggulan yang dikembangkan adalah Mangga Gedong Gincu Hijau, yang telah memiliki sertifikat Indikasi Geografis (IG) serta Hak Kekayaan Intelektual (HKI) yang dikeluarkan oleh Kementerian Hukum dan HAM RI.

"Kalau varietasnya memang berasal dari Majalengka, tetapi hak kekayaan intelektualnya dimiliki oleh kelompok masyarakat Indramayu. Salah satunya adalah kelompok Pak Waryana ini," jelasnya.

Dalam kunjungan tersebut, pemerintah juga memberikan bantuan 300 bibit mangga dan 500 kilogram pupuk bagi para petani. Bantuan ini bertujuan untuk peremajaan tanaman mangga yang sudah berusia tua agar produktivitas dapat terus meningkat.

"Bibit-bibit ini digunakan untuk mengganti pohon mangga yang sudah tua dan menurun hasilnya. Jadi ini bagian dari upaya peremajaan agar kualitas dan kuantitas tetap terjaga," tambahnya.

Selain itu, kelompok tani di wilayah Krasak juga menjadi salah satu pionir kebun bebas lalat buah di Kabupaten Indramayu. Hasil panen mereka bahkan telah menembus pasar ekspor, termasuk ke Jepang.

"Ini luar biasa, karena mereka sudah mampu menghasilkan mangga berkualitas ekspor, bebas lalat buah, dan sesuai standar internasional," ujarnya bangga.

Meski demikian, Sugeng menyoroti masih adanya kendala yang dihadapi petani, terutama pada tahap pascapanen, seperti penyimpanan dan pengolahan hasil. Ia menilai, fasilitas cold storage sangat dibutuhkan agar kualitas buah tetap terjaga hingga sampai ke pasar ekspor.

"Salah satu kendala yang disampaikan Pak Bupati Lucky Hakim adalah soal penyimpanan. Karena itu, kami telah mengajukan proposal ke Kementerian Pertanian untuk pembangunan cold storage dan sarana pendukung lainnya. Mudah-mudahan segera terealisasi," tuturnya.

Sugeng berharap, momentum kunjungan Ibu Selvi dan rombongan Seruni ini dapat menjadi tonggak semangat baru bagi para petani Indramayu untuk terus meningkatkan kualitas, produktivitas, dan daya saing Mangga Gedong Gincu sebagai produk unggulan nasional.

Lebih lanjut, Kepala DKPP menegaskan bahwa pihaknya siap menindaklanjuti arahan pemerintah pusat dan daerah dalam memperkuat sektor pertanian, khususnya pengembangan mangga sebagai komoditas strategis.

"Kami akan terus mendampingi para petani dalam hal budidaya, perawatan, dan peningkatan kualitas hasil panen. Harapannya, mangga Indramayu bisa terus menjadi komoditas unggulan nasional yang bernilai ekonomi tinggi," tegasnya.

DKPP Indramayu juga tengah menyiapkan program pelatihan intensif bagi kelompok tani di kecamatan penghasil mangga seperti Jatibarang, Bangodua, dan Tukdana, guna memperkuat pengetahuan dan kemampuan teknis petani dalam mengelola kebun secara modern dan berkelanjutan.

"Dengan dukungan penuh dari pemerintah pusat dan daerah, kami optimistis produksi dan nilai jual mangga Indramayu akan terus meningkat," pungkas Sugeng. (WH/Team)

Kamis, 30 Oktober 2025

Babinsa Ronda Malam Bersama Warga, Wujudkan Lingkungan Aman dan Kondusif

Wonogiri - Koramil jajaran Kodim 0728/Wonogiri terus menunjukkan komitmennya dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat dengan menghidupkan kembali kegiatan Pos Keamanan Lingkungan (Poskamling). 

Hal ini diwujudkan oleh Babinsa Koramil 25/Paranggupito Serda Setyo Hadi melalui patroli bersama warga dan Linmas di wilayah Koramil 25/Paranggupito, Kamis (30/20/2025) malam. 

Ronda malam yang dilaksanakan bersama masyarakat tersebut mencerminkan semangat gotong royong untuk menjaga keamanan lingkungan agar tetap aman dan kondusif.

Dalam bincangnya, Serda Setyo, menyampaikan apresiasi kepada seluruh personel yang terlibat dalam kegiatan ronda malam tersebut.

" Babinsa berharap dalam pelaksanaan patroli, kita semua mengutamakan faktor keselamatan, menyesuaikan dengan prosedur, serta selalu bersikap humanis, ramah, dan tidak arogan kepada masyarakat," ungkapnya.

Penulis : Arda 72

Kodim 0735/Surakarta Gelar Patroli Mandiri Gabungan Bersama Ormas FKPPI, Dan Linmas untuk Menjaga Keamanan Kota

Surakarta - Kodim 0735/Surakarta melalui Koramil 03/Serengan melaksanakan patroli mandiri gabungan dengan Linmas dan Ormas FKPPI Kecamatan Serengan pada Kamis, 30 Oktober 2025. 

Patroli ini brtujuan untuk menjaga keamanan dan ketertiban di wilayah Kecamatan Serengan.

Kegiatan patroli ini dipimpin Perwira Seksi Operasional (Pasiosp) Kodim Kapten Inf Tri Sakti Kristiyoso dan diikuti oleh Anggota Kodim 0735/Surakarta, Anggota FKPPI 11.35 Surakarta , dan Anggota Linmas.

Pasiops Kodim 0735/Surakarta menegaskan kegiatan patroli bersama ini bertujuan untuk menjaga keamanan dan mengantisipasi potensi gangguan di Kota Surakarta.

Patroli dimulai pada pukul 21.00 WIB dan berlangsung dalam keadaan aman dan kondusif. Rute patroli meliputi Koramil 03/Serengan, Jl. Veteran, Jl. Honggowongaso, Jl. Gatot Subroto, Jl. Rajiman, Jl. Yosudarso, Jl. Patimura, dan Jl. Jamsaren.

Lebih lanjut dikatakannya dengan adanya patroli bersama ini, Kodim 0735/Surakarta dan organisasi masyarakat menunjukkan komitmen untuk menjaga keamanan dan ketertiban di Kota Surakarta.

"Patroli malam rutin kami lakukan tiap malam dengan maksud dan tujuan selain mengecek situasi pos-pos keamanan juga untuk agar mencegah niat seseorang untuk melakukan kejahatan dan juga untuk memantau perkembangan situasi kamtibmas," jelasnya.

"Selain melakukan patroli malam kami juga menyambangi warga untuk memberikan himbauan kamtibmas dan juga mengingatkan masyarakat lebih waspada terhadap kejahatan baik pencurian, jambret maupun curanmor serta mengajak masyarakat dalam menjaga wilayah tempat tinggal masing-masing."pungkas Pasiops.

Penulis : Arda 72

Sepekan Jelang Penutupan TMMD Sengkuyung Tahap IV, Kodim 0728/Wonogiri Gelar Rakor Bersama OPD Terkait

Wonogiri - Pelaksanaan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Sengkuyung Tahap IV TA 2025 Kodim 0728/Wonogiri di Desa Ngambarsari Kecamatan Karangtengah Kab. Wonogiri, telah memasuki hari ke 23 dari 30 hari rencana pelaksanaan TMMD.

Untuk mempersiapkan upacara penutupan TMMD, bertempat di ruang Mandiri Dinas PMD kabupaten Wonogiri, Kodim 0728/Wonogiri beserta Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (PMD) dan OPD terkait menggelar rapat kordinasi (Rakor). Jumat (31/10/2025). 

Kegiatan rakor dihadiri Dandim 0728/Wonogiri Letkol Inf Edi Ristriyono yang diwakilil Pasiter Kapten Inf Eko Joko dan Kepala PMD Kabupaten Wonogiri Djoko Purwidyatmo serta dihadiri oleh, Danramil 23/Karangtengah Letda Inf Riyanto beserta Forkopincam Karangtengah dan segenap OPD terkait.

Pasiter mengatakan, pelaksanaan penutupan TMMD Sengkuyung Tahap IV tahun 2025 rencananya akan dilaksanakan serentak pada Kamis 6 November 2025 di lapangan Desa Ngambarsari, untuk gladi kotor dilaksanakan tanggal 5 November 2025, dan kegiatan upacara penutupan dijadwalkan pukul 09.00 WIB.

Kegiatan penutupan rencana akan ditutup oleh Komandan Kodim 0728/Wonogiri Letkol Inf Edi Ristriyono,S.Pd.,M.I.P. dan akan dilaksanakan penyerahan secara simbolik hasil pekerjaan kepada Bupati Wonogiri Setyo Sukarno.

Dia menambahkan, kegiatan TMMD ini mengerjakan sasaran fisik seperti rabat beton jalan sepanjang 1.480 meter sampai saat ini sudah mencapai 95%.

Pasiter menjelaskan, rapat ini digelar untuk kegiatan TMMD, serta mempersiapkan kegiatan penutupan. "Kami berharap agar semua intansi yang ada mendukung penuh dan saling bersinergi sehingga nantinya kegiatan di lapangan dapat berjalan dengan lancar", pungkasnya. 

Penulis : Arda 72

Team Reskrim Polsek Ujung Batu Ringkus Pengedar Sabu, Amankan 7,5 Gram Barang Bukti


Rokan Hulu — Tim Reskrim Polsek Ujung Batu berhasil mengungkap kasus dugaan tindak pidana narkotika jenis sabu di wilayah hukumnya. Seorang pria berinisial R (28) ditangkap di sebuah rumah kontrakan di Jalan Semangka, Kelurahan Ujung Batu, Kecamatan Ujung Batu, Kabupaten Rokan Hulu, Kamis (30/10/2025) sekitar pukul 11.30 WIB.

Kapolres Rokan Hulu AKBP Emil Eka Putra, S.I.K, M.Si melalui Kapolsek Ujung Batu Kompol Yusuf Purba, SH, MH, membenarkan penangkapan tersebut. Ia mengatakan, pengungkapan kasus ini berawal dari laporan masyarakat yang resah dengan aktivitas mencurigakan di lokasi tersebut.

"Dari hasil penyelidikan, petugas menemukan seorang pria yang diduga sedang menyiapkan paket narkotika jenis sabu untuk dijual. Saat dilakukan penggerebekan, pelaku berinisial R tak bisa mengelak," ujar Kompol Yusuf, Kamis (30/10/2025).

Dari hasil penggeledahan, Team Reskrim Polsek Ujungbatu yang dipimpin oleh Kanit Reskrim IPTU Sudarto Sihombing,S,Sos menemukan delapan paket sabu siap edar — tiga paket ukuran sedang dan lima paket ukuran kecil — dengan total berat kotor sekitar 7,51 gram. Selain itu, turut disita dua unit timbangan digital, satu tas warna hijau merek Kliping, 12 pak plastik klip bening, satu sendok takar dari pipet, serta satu unit ponsel merek Oppo A5s warna biru tua.

"Pelaku dan barang bukti sudah kami amankan di Mapolsek Ujung Batu untuk pemeriksaan lebih lanjut," jelas Kompol Yusuf.

Dari hasil pemeriksaan awal, tersangka R diketahui berperan sebagai pengedar sekaligus pemilik barang haram tersebut. Polisi juga tengah menelusuri kemungkinan adanya jaringan pemasok di balik peredaran sabu tersebut.

Atas perbuatannya, R dijerat dengan Pasal 114 ayat (2) jo Pasal 112 ayat (2) Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika, dengan ancaman hukuman maksimal seumur hidup atau pidana penjara paling singkat lima tahun.

Kapolsek Ujung Batu menegaskan bahwa pihaknya akan terus berkomitmen memberantas peredaran narkoba di wilayah hukum Polsek Ujung Batu. "Kami tidak akan memberi ruang bagi pelaku kejahatan narkotika. Ini merupakan bentuk komitmen kami dalam menjaga generasi muda dari bahaya narkoba," tegasnya. 
*** Friska & Hobbi***

Pengelola BMN Lapas Kelas IIB Pasir Pangarayan Ikuti Bimtek Penaksiran BMN yang Diselenggarakan KPKNL Pekanbaru


Pekanbaru - 2 (Dua) orang pengelola Barang Milik Negara (BMN) dari Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Pasir Pangarayan mengikuti kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) Penaksiran BMN yang diselenggarakan oleh Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL) Pekanbaru, Kamis (30/10/2025).

Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi dan pemahaman pegawai terhadap tata cara penentuan nilai taksiran BMN, khususnya selain tanah dan/atau bangunan.

Kepala Lapas Pasir Pangarayan, Efendi Parlindungan Purba menyebutkan bahwa dua orang pegawai yang mengikuti kegiatan tersebut adalah Devi Dameriza dan Fakhrurozi, yang keduanya merupakan pengelola BMN di lingkungan Lapas Pasir Pangarayan.

"Kami mengutus dua orang pegawai kami yang berkompeten dalam bidang BMN untuk mengikuti kegiatan ini," ujar Kalapas.

Ia menambahkan, kegiatan Bimtek ini menjadi bagian dari upaya peningkatan kapasitas dan pembaruan wawasan bagi petugas pengelola BMN di Lapas Pasir Pangarayan.

"Bimtek ini juga menjadi ajang upgrade ilmu bagi pegawai kami agar lebih memahami ketentuan terbaru dalam penaksiran BMN," lanjutnya.

Dalam kegiatan tersebut, KPKNL Pekanbaru juga mensosialisasikan dan menjelaskan Keputusan Menteri Keuangan (KMK) Nomor 375 Tahun 2024 tentang Pedoman Penentuan Nilai Taksiran BMN Selain Tanah dan/atau Bangunan Berupa Kendaraan Bermotor oleh Panitia Penaksir.

Melalui kegiatan ini, diharapkan pengelolaan BMN di Lapas Pasir Pangarayan dapat semakin tertib, akuntabel, dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

Staf Khusus Bidang Administrasi Panen Raya di Lapas Terbuka Rumbai: Wujud Nyata Ketahanan Pangan dan Pemberdayaan Warga Binaan


Pekanbaru, 30 Oktober 2025 – Di sela-sela kunjungan kerjanya di Provinsi Riau, Staf Khusus Menteri Koordinator Bidang Hukum, Hak Asasi Manusia, Imigrasi, dan Pemasyarakatan Bidang Administrasi, Dr. Herdito Sandi Pratama, berkesempatan menghadiri kegiatan Panen Raya di Lapas Terbuka Kelas III Rumbai.

Turut mendampingi dalam kegiatan tersebut Kepala Kantor Wilayah Ditjenpas Riau, Maizar, Kabag TU dan Umum, Muhammad Lukman, Kalapas Terbuka Rumbai, Patta Helena bersama jajaran Kepala Unit Pelaksana Teknis Pemasyarakatan se-Kota Pekanbaru, serta perwakilan dari Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) yang selama ini menjadi mitra dalam pendampingan teknis program pertanian di Lapas Terbuka Rumbai.

Kegiatan panen raya ini merupakan hasil kolaborasi antara petugas dan warga binaan pemasyarakatan (WBP) dalam mengembangkan lahan pertanian produktif. Di bawah bimbingan teknis dari ahli pertanian BRIN, berbagai komoditas pangan berhasil dibudidayakan, di antaranya sayuran, cabai, dan tanaman pangan lainnya. Seluruh hasil panen tidak hanya dimanfaatkan untuk kebutuhan internal Lapas, tetapi juga disalurkan bagi masyarakat sekitar sebagai wujud kepedulian sosial.

Dr. Herdito Sandi Pratama menyampaikan apresiasi tinggi atas kinerja dan inisiatif jajaran Lapas Terbuka Rumbai dalam mengembangkan sektor pertanian sebagai bagian dari pembinaan kemandirian warga binaan. Ia menilai kegiatan ini sebagai contoh nyata pelaksanaan konsep circular economy di Lingkungan Pemasyarakatan.

"Panen raya di Lapas Terbuka Rumbai merupakan wujud nyata kolaborasi antara petugas, warga binaan, dan lembaga riset dalam mendukung ketahanan pangan nasional. Jika terus dikembangkan dan berkelanjutan, model ini dapat menjadi contoh penerapan circular economy yang memberikan manfaat luas, baik bagi warga binaan maupun masyarakat sekitar," ujar Dr. Herdito.

Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa kegiatan produktif seperti ini berperan penting dalam menyiapkan warga binaan agar memiliki keterampilan dan mental kerja yang positif setelah kembali ke masyarakat.

Sementara itu, Kakanwil Ditjenpas Riau, Maizar, menyampaikan bahwa pihaknya terus mendorong setiap satuan kerja pemasyarakatan di wilayah Riau untuk berinovasi dan menciptakan program pembinaan yang berdampak nyata.

"Lapas Terbuka Rumbai kami arahkan menjadi role model dalam pengembangan Lapas produktif yang berorientasi pada kemandirian dan pemberdayaan. Kolaborasi dengan BRIN menjadi salah satu bentuk sinergi nyata dengan lembaga riset dalam mendukung pembinaan warga binaan yang berkelanjutan," tutur Maizar.

Panen raya ini menjadi bukti bahwa pembinaan di Lapas Terbuka Rumbai tidak hanya berfokus pada aspek pembentukan kepribadian, tetapi juga memberikan bekal keterampilan kerja dan kesadaran sosial bagi warga binaan. Ke depan, kegiatan serupa diharapkan dapat diperluas dengan menambah variasi tanaman, hasil ternak, serta produk olahan yang bernilai ekonomi tinggi.

Dengan semangat inovasi dan kerja sama lintas sektor, Lapas Terbuka Kelas III Rumbai terus menunjukkan komitmennya dalam mewujudkan pemasyarakatan yang produktif, berdaya guna, dan berkontribusi bagi ketahanan pangan nasional.