Berita Terkini

Pisah Sambut Pimpinan Bank BJB Indramayu: Bupati Lucky Hakim Tegaskan Keberlanjutan Sinergi Untuk Pembangunan Daerah

  Indramayu, Sergaptarget.com Bupati Indramayu Lucky Hakim menghadiri acara pisah sambut Pimpinan Bank BJB Cabang Indramayu yang...

Postingan Populer

Rabu, 05 November 2025

Polres Cirebon Kota Bersama Forkopimda Gelar Apel Siaga Hadapi Potensi Bencana Alam

Cirebon Kota. – Dalam rangka meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi potensi bencana alam di wilayah Kota Cirebon, Kepolisian Resor (Polres) Cirebon Kota bersama unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kota Cirebon melaksanakan apel kesiapsiagaan dan koordinasi lintas instansi, Rabu (5/11/2025).

Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Kapolres Cirebon Kota, AKBP Eko Iskandar, S.H., S.Ik., M.Si yang menegaskan komitmen Polres Cirebon Kota untuk bersinergi dengan seluruh pihak terkait dalam mengantisipasi dan menanggulangi potensi bencana yang dapat terjadi di wilayah hukum Polres Cirebon Kota.

“Seluruh personel kami siagakan dan dilibatkan dalam kegiatan antisipasi serta kesiapsiagaan bencana. Polri akan terus bersinergi dengan Pemerintah Kota Cirebon, TNI, dan instansi terkait lainnya,” ujar AKBP Eko Iskandar usai apel.

Dalam kesempatan tersebut, Kapolres menjelaskan bahwa penanganan bencana tidak dapat dilakukan oleh satu lembaga saja. Oleh karena itu, Polres Cirebon Kota menggandeng berbagai unsur, seperti TNI Kodim dan Lanal Cirebon, BPBD, PMI, Dinas Kesehatan, Dinas Sosial, serta dinas teknis lainnya.

“Kami bersama seluruh unsur Forkopimda berkomitmen menyiapkan langkah-langkah konkret menghadapi potensi bencana alam, termasuk rencana pendirian posko-posko darurat di wilayah rawan,” jelasnya.

Polres Cirebon Kota bersama instansi terkait juga akan segera menggelar rapat koordinasi teknis guna memetakan wilayah rawan bencana serta menentukan langkah penanganan di lapangan. Langkah ini diambil sebagai tindak lanjut dari evaluasi kejadian bencana yang sempat terjadi tahun sebelumnya.

“Kita belajar dari pengalaman banjir tahun lalu. Tahun ini, kita ingin lebih siap, baik dari sisi personel, peralatan, maupun koordinasi antarinstansi,” tambah Kapolres.

Selain kesiapsiagaan sebelum bencana, Polres Cirebon Kota juga menyiapkan strategi penanganan saat dan pascabencana, meliputi kegiatan trauma healing, pendataan korban, serta bantuan untuk rekonstruksi fasilitas umum yang terdampak.
“Seluruh elemen akan bekerja bersama secara terpadu. Harapannya, dengan kesiapsiagaan ini, dampak bencana dapat diminimalkan dan penanganannya bisa dilakukan dengan cepat serta tepat sasaran,” tegasnya.

Sementara itu, Penjabat Sekretaris Daerah (Pj Sekda) Kota Cirebon, Sumantho, menyampaikan bahwa Pemerintah Kota Cirebon bersama seluruh unsur Forkopimda telah menetapkan masa tanggap darurat bencana sejak 1 Oktober 2025 hingga Maret 2026. Kebijakan ini diambil sebagai langkah antisipatif terhadap potensi banjir dan fenomena La Niña yang diperkirakan terjadi selama musim hujan.

“Kami bersama jajaran TNI, Polri, BPBD, dan masyarakat sudah siap siaga menghadapi potensi bencana. Setelah apel kesiapsiagaan ini, akan dilanjutkan dengan rapat koordinasi agar setiap pihak memahami peran dan tanggung jawabnya,” ujar Sumantho.

Adapun titik-titik rawan bencana di Kota Cirebon masih sama seperti tahun sebelumnya, yakni di wilayah Kalijaga, Cipto, dan Larangan. Untuk mengantisipasi banjir, pemerintah bersama Balai Wilayah Sungai (BWS) tengah melakukan normalisasi sungai di beberapa lokasi, antara lain Kali Cikenis, Cikalong, dan Kali Sukalila.

“Normalisasi di Kali Sukalila kami lakukan di tiga segmen, mulai dari daerah Kotaku, Jalan Kali Baru, hingga Jalan Sukalila. Kami berharap sebelum puncak musim hujan dan potensi La Niña tiba, seluruh pekerjaan sudah rampung,” ungkapnya.
Selain banjir, Pemerintah Kota Cirebon juga menyiapkan langkah antisipatif terhadap potensi tanah longsor di wilayah selatan dan angin puting beliung yang kerap menimbulkan pohon tumbang serta gangguan lalu lintas.

Melalui sinergi antara Polres Cirebon Kota, TNI, Pemerintah Daerah, dan seluruh stakeholder, diharapkan kesiapsiagaan menghadapi bencana alam di Kota Cirebon dapat berjalan optimal, sehingga masyarakat merasa lebih aman dan terlindungi.

((Babil)) 

Selasa, 04 November 2025

Polresta Cirebon Gelar Apel Siap Siaga Bencana Alam Dalam Rangka Kesiapsiagaan Menghadapi Kontijensi Bencana Alam





Polresta Cirebon melaksanakan kegiatan Apel Siap Siaga Bencana Alam Dalam Rangka Kesiapsiagaan Menghadapi Kontijensi Bencana Alam Tahun 2025, Rabu (5/11/2025). Kegiatan tersebut bertempat di lapangan apel Mapolresta Cirebon, Jl. Raden Dewi Sartika No. 1, Kec. Sumber, Kab. Cirebon.

Apel tersebut dipimpin langsung Kapolresta Cirebon KOMBES POL. SUMARNI, S.I.K., S.H., M.H., dan diikuti seluruh personel Polresta Cirebon, unsur Forkopimda Kab. Cirebon, Pejabat Dinas/Instansi terkait serta melibatkan personel gabungan dari berbagai unsur terkait meliputi jajaran Polri, TNI, Pemerintah Daerah, hingga stakeholder lainnya.

Dalam apel siaga bencana itu turut dilaksanakan pengecekan seluruh sarana prasarana penanggulangan bencana dari mulai kendaraan dan peralatan lainnya. Selain itu, Sie Dokkes Polresta Cirebon dan Tim PSC 119 Dinkes Kab. Cirebon juga turut melaksanakan Pelatihan Bantuan Hidup Dasar (BHD) dan Resusitasi Jantung Paru (RJP) kepada para personel yang mengikuti apel. 

Kapolresta Cirebon KOMBES POL. SUMARNI, S.I.K., S.H., M.H., mengatakan, memasuki musim penghujan Tahun 2025, potensi terjadinya berbagai bencana alam seperti Banjir, Longsor dan Angin Puting Beliung di Wilayah Kabupaten Cirebon di perkirakan akan meningkat. Sehingga diperlukan langkah-langkah antisipatif dan kesiapsiagaan dari seluruh Stake Holder untuk memastikan kecepatan Respons, Efektifitas penanganan serta Keselamatan Masyarakat. 

"Pelaksanaan Apel Kesiapsiagaan Bencana Ini dalam rangka meningkatkan Kewaspadaan, Kesiapsiagaan serta Memperkuat Koordinasi Lintas Instansi dalam menghadapi Potensi Bencana. Pentingnya kesiapsiagaan kita menyadari bahwa wilayah Kabupaten Cirebon memiliki potensi kerawanan Bencana Alam, bak Itu Banjir, Tanah Longsor, Angin Puting Beliung dan lainnya. Sehingga ancaman ini bukanlah sesuatu yang bisa kita hindari sepenuhnya, namun kita wajib untuk selalu siap dan waspada," ujarnya.

Ia mengatakan, Apel tersebut merupakan Wujud Komitmen Bersama Dari Pemerintah, Tni, Polri, Instansi Vertikal, Dunia Usaha, hingga Masyarakat, untuk memperkuat Sinergi Dan Koordinasi dalam menghadapi Potensi Bencana. Pihaknya menegaskan, Kesiapsiagaan bukanlah sekedar seremoni, namun harus diwujudkan dalam Aksi Nyata. 

"Fokus utamanya saya ingin menekankan beberapa langkah-langkah penting dalam Kesiapsiagaan ini dari mulai penguatan koordinasi dan komunikasi sehingga harus dipastikan jalur komando dan komunikasi antar instansi berjalan lancar. Setiap pihak harus tahu peran dan Tanggung Jawabnya sebelum, saat, dan setelag bencana terjadi," katanya.

Langkah selanjutnya adalah memvalidasi data dan peralatan agar mengecek kembali kesiapan Personel, Alat Berat, Logistik, serra Sarana Prasarana Pendukung lainnya. Seluruh hal tersebut harus dipastikan semua dalam kondisi Prima dan Siap digerakkan kapan saja. 

Selain itu, pihaknya menekankan Edukasi dan Mitigasi kepada masyarakat dan meningkatkan Sosialisasi dan Simulasi Evakuasi Bencana hingga ke tingkat Desa/Kelurahan karena masyarakat yang teredukasi adalag garis Pertahanan Pertama dalam meghadapi Bencana.

"Langkah berikutnya fokus pada Pengurangan Risiko karena Paradigma Penanggulangan Bencana telah Bergeser dari Responsif (Menanggapi) Menjadi Preventif (Pencegahan). Sehingga mari kita fokus pada Upaya-Upaya pengurangan Risiko, seperti Normalisasi Sungai, Pembersihan Saluran Air, dan Penanaman Pohon," jelasnya.

Ia mengakui Bencana adalah urusan Kemanusiaan sehingga Zero Fatalities (Nihil Korban Jiwa) harus menjadi target utama semua pihak. Pihaknya juga turut mengajak seluruh elemen masyarakat Kabupaten Cirebon untuk selalu menjaga Alam, Agar Alam senantisa Menjaga Kita semua.

Karenanya, Apel siaga kali ini menjadi langkah penting untuk memastikan kesiapan personel dan peralatan penanggulangan bencana agar dalam kondisi siap pakai dan berfungsi dengan baik. Selain itu, kegiatan tersebut juga menjadi momentum untuk memperkuat sinergi dan kolaborasi seluruh stakeholder dalam upaya penanganan bencana.

"Saya ucapkan Terima Kasih atas Kesiapan Dan Semangat Kerjakerasnya. Teruslah berjuang dan membagun Kerjasama Demi Tugas Kemanusiaan yang sangat Mulia ini. Semoga apel Siaga ini dapat meningkatkan Kewaspadaan, Kesiapsiagaan dan memperkuat Koordinasi Lintas Instansi dalam menghadapi Potensi Bencana Alam," pungkasnya.((Babil))

Peliharan Kemapuan, Kodim 0728/Wonogiri Gelar Latihan Menembak Senjata Ringan

Wonogiri - Guna mengasah mengasah dan meningkatkan kemampuan, Ratusan Prajurit Kodim 0728/Wonogiri mengikuti latihan menembak senjata ringan dan pistol, yang digelar di lapangan tembak Yonif Mekanis Raider 413/Bremoro Kostrad, Sukoharjo, selama Dua hari, Selasa dan rabu, (4-5/11/2025). 

Latihan ini diikuti seluruh prajurit Kodim 0728/Wonogiri dengan pengaturan waktu latihan, diatur oleh staf operasi Kodim Wonogiri. Perwira Seksi Operasional (Pasiops) Kapten Inf Sumarno mewakili Dandim Letkol Inf Edi Ristriyono mengungkapkan, kegiatan latihan ini merupakan latihan periodik dengan berbagai materi latihan.

"Saat ini kita melaksanakan materi latihan menembak jarak 100 meter dengan tiga sikap, yakni sikap tiarap, duduk dan berdiri ", ucapnya.

Dirinya berharap, dengan latihan menembak yang selalu dilaksanakan setiap tiga bulan, kemampuan menembak anggota akan tetap terpelihara dan meningkat, walaupun sudah bertugas di satuan teritorial.

"Latihan yang kita gelar ini merupakan latihan periodik untuk mengasah kemampuan ketrampilan menembak prajurit, selain kemampuan dasar prajurit ini tetap terjaga diharapkan juga akan semakin meningkat ," jelasnya.

Pasi Ops menjelaskan, sebelum melaksanakan latbakjatri, terlebih dahulu diadakan apel pengecekan sekaligus penyampaian bahwa latihan menembak merupakan program dari komando atas yang dijabarkan oleh satuan bawah ke dalam kalender latihan satuan.

"Latihan tersebut merupakan uji kemampuan prajurit dalam menembak, guna menunjang tugas sehingga terpelihara kemampuan menembaknya," ujar Pasi Ops. 

Penulis : Arda 72

Polresta Cirebon Gelar Patroli Kamtibmas Antisipasi Tawuran dan Bencana Alam 






Polresta Cirebon melaksanakan kegiatan Patroli Kamtibmas Antisipasi Tawuran dan Bencana Alam, Selasa (4/11/2025). Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Kapolresta Cirebon KOMBES POL.SUMARNI,S.I.K.,S.H.,M.H., dengan melibatkan personel gabungan dari berbagai satuan fungsi opsnal dan 27 Polsek Jajaran Polresta Cirebon.

Para petugas melaksanakan patroli tersebut dilaksanakan di sejumlah titik rawan, seperti sekolah, kawasan pemukiman padat penduduk, serta daerah yang berpotensi mengalami banjir maupun tanah longsor (bencana alam) di wilayah hukum Polresta Cirebon.

"Selain berpatroli, kami memberikan imbauan kamtibmas kepada warga dan remaja agar tidak melakukan aksi tawuran maupun kegiatan yang dapat mengganggu ketertiban umum. Kami juga mengingatkan masyarakat agar tetap waspada terhadap perubahan cuaca ekstrem yang dapat menimbulkan bencana alam," ujar Kapolresta Cirebon KOMBES POL.SUMARNI,S.I.K.,S.H.,M.H.

Ia mengatakan, dalam kegiatan tersebut selain patroli rutin, para Personel Polresta Cirebon juga melakukan pemantauan langsung ke titik-titik rawan banjir untuk mengecek kenaikan debit air untuk mengantisipasi banjir.

Menurutnya, Polresta Cirebon menyiagakan personel selama 24 jam untuk mengantisipasi terjadinya gangguan kamtibmas serta bencana alam dan memastikan masyarakat mendapatkan respon cepat bila terjadi situasi darurat dapat menghubungi layanan 110 Polresta Cirebon.

"Kegiatan ini merupakan bentuk kehadiran Polri di tengah masyarakat, serta berkolaborasi bersama instansi terkait guna memberikan rasa aman dan nyaman, serta memastikan wilayah Kabupaten Cirebon tetap aman dan kondusif," pungkasnya.((Babil))

Polresta Cirebon Gelar Panen Jagung Dalam Rangka Mendukung Swasembada Pangan






Polresta Cirebon melaksanakan kegiatan Panen Jagung Dalam Rangka Mendukung Swasembada Pangan, Selasa (4/11/2025). Kegiatan tersebut bertempat di Blok Sumur Dadap Rt.02 Rw.05 Desa Panongan Kec. Sedong Kab.Cirebon.

Kapolresta Cirebon KOMBES POL. SUMARNI, S.I.K., S.H., M.H., mengatakan, Kegiatan ini digelar sebagai bentuk dukungan nyata terhadap Program Swasembada Pangan Presiden Republik Indonesia. Selain itu, penanaman jagung pipil juga merupakan langkah strategis dalam memanfaatkan lahan kosong agar lebih produktif, sekaligus berkontribusi terhadap ketahanan pangan nasional.

"Panen Jagung ini dilakukan di lahan seluas 1,3 hektar yang berlokasi di Blok. Sumur Dadap Rt.02 Rw.05 Ds. Panongan Kec. Sedong Kab.Cirebon. Program ini merupakan hasil kolaborasi antara Polresta Cirebon bersama Pemdes Panongan dan kelompok tani setempat," katanya.

Ia mengatakan, setelah kurang lebih 4 bulan ditanam pada hari ini jagungnya dipanen. Pihaknya juga turut berkoordinasi dengan dinas pertanian untuk mengeringkan jagung tersebut agar bisa diterima oleh dinas pertanian dan di simpan di gudang dinas pertanian. Jajarannya juga berterima kasih kepada kuwu desa panongan yang mendukung dan membersamai rangkaian kegiatan penanaman jagung pipil.

"Kami Mendorong masyarakat memanfaatkan Pekarangan Rumah untuk mendukung Ketahanan Pangan Keluarga. Terima kasih kepada bapak kuwu semoga kegiatan hari ini semoga bisa bermanfaat bagi masyarakat desa panongan dan sekitarnya," ujarnya.

Kuwu Panongan KHAERUDIN, menyampaikan, Kehadiran Polresta Cirebon yang bersinergi dengan pemerintah desa dan kelompok tani dalam program tersebut menjadi motivasi bagi masyarakat untuk lebih giat mengelola lahan produktif. Terlebih lahan yang digarap sebelumnya merupakan tanah menganggur tetapi kini berubah menjadi lahan produktif yang mendatangkan manfaat bagi masyarakat.

"Kami ingin mengemas tempat ini lebih bermanfaat lagi, Alhamdulillah disetujui oleh desa dan alhamdulilah terjadinya hamparan lahan seperti ini. Alhamdulillah atas izin Allah hari ini kita bisa mengadakan panen raya, ucapan terimakasih kepada semua pihak yang terkait dalam pelaksanaan kegiatan ini dan ikut membantu dari awal hingga saat ini," jelasnya.((Babil))

*Balai bahasa Riau Adakan Pembinaan pada 10 Lembaga di Rohul*


Rokan hulu  - Balai Bahasa Provinsi Riau mengadakan kegiatan Pembinaan lembaga dalam pengutamaan bahasa Indonesia di ruang politik dan dokumen lembaga yang dilaksanakan di Convention Hall Islamic Center Rokan Hulu pada Selasa (04/11/2025).

Kepala Balai Bahasa Riau kementerian Pendidikan dasar dan menengah (Kemendikdasmen) Umi Kalsum, S.S , M.Hum hadir nya bahasa Indonesia sebagai bahasa internasional merupakan suatu kebanggaan untuk kita semua

Umi menyebutkan Saat ini Sudah ada 57 negara yang mempelajari bahasa Indonesia seperti Australia, Mesir dll, bahasa Indonesia sudah semakin berkembang dan terkenal di kancah dunia.

"kita upayakan di dalam negeri bahasa Indonesia tetap di gemari dan tetap menjadi kebanggaan" ujarnya. 

Untuk itu Umi menyampaikan Tahun 2025 balai bahasa provinsi Riau mengadakan kegiatan untuk 50 lembaga yang akan menjadi contoh atau model untuk lembaga lainnya terdiri atas lembaga pemerintahan, pendidikan dan swasta salah satu nya di Rokan Hulu.

"Tahun 2025 ini kita mengadakan kegiatan untuk 50 lembaga di provinsi Riau yang nantinya akan menjadi model bagi lembaga lain, di Rokan hulu ini kita pilih 10 lembaga yang terdiri dari lembaga pemerintahan, pendidikan dan swasta yang nanti akan menjadi contoh" tutupnya (Kominfo/AI).

Jelang Penutupan TMMD Sengkuyung Tahap IV, Koramil 04/Jebres Bersama Masyarakat Genjot Pekerjaan Hingga Detik Terakhir

Surakarta - Menjelang penutupan program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Sengkuyung Tahap IV Tahun 2025, anggota Satgas TMMD Kodim 0735/Surakarta Koramil 04/Jebres terus bekerja keras menyelesaikan berbagai sasaran fisik. Mulai dari tahap akhir perapihan dan pengecatan serta pembersihan di Jl. Arifin Kelurahan Kepatihan Kulon Kecamatan Jebres,Selasa ( 04/11/2025 )

Danramil 04/Jebres Kapten Cba Kurdi saat memimpin apel TMMD, menegaskan bahwa seluruh pekerjaan harus diselesaikan sebelum acara penutupan resmi, rencana yang akan dipimpin oleh Dandim 0735/Surakarta beserta Walikota Surakarta.

"Kita pastikan semua sasaran rampung sebelum upacara penutupan. Pengerjaan semua sudah mencapai 95 persen, pemasangan Uditch saluran air juga sudah tuntas," tegasnya.

"Sementara itu, sasaran non-fisik seperti penyuluhan dan pemberdayaan masyarakat juga telah terlaksana sepenuhnya. Kami optimistis bahwa sebelum upacara penutupan, semua target akan benar-benar terselesaikan, sehingga manfaatnya dapat langsung dirasakan masyarakat."imbuhnya.

"Kita bekerja keras agar hasil TMMD ini memberikan manfaat nyata bagi warga Kota Surakarta. Saya harap semua sasaran rampung sebelum penutupan," pungkas Danramil.

Penulis : Arda 72

Komsos Tiga Pilar, Cara Jitu Babinsa Jebres Tingkatkan Kerja Sama Dukung Pelaksanaan Tugas

Surakarta - Babinsa Kelurahan Jebres Koramil 04/Jebres Kodim 0735/Surakarta Serda Winarno melaksanakan Komunikasi Sosial (Komsos) bersama Tiga Pilar, Babinsa, Bhabinkamtibmas Kelurahan Jebres Aiptu Yeni Prasetyo, S.H, dan Lurah Jebres Ibu Renyta Ina Wijaya, SE., M.Si., bertempat di  Kantor Linmas Kelurahan Jebres, Kecamatan Jebres, Selasa (04/11/2025).

Dikatakan Serda Winarno sebagai relasi di wilayah, dirinya melaksanakan silaturahmi dan menjaga komunikasi yang baik guna terjaganya sinergitas disetiap kegiatan untuk menciptakan suasana nyaman, tertib serta aman kondusif di wilayah yang menjadi tanggung jawab Babinsa sebagai pembina di Kelurahan.

"Dengan selalu berkordinasi disetiap kegiatan atau masalah akan memudahkan dan meringankan suatu pekerjaan, yang mana selalu mengutamakan musyawarah kebersamaan  demi kemaslahatan bersama."ujarnya.

"Dalam Komsos bersama jajaran tiga pilar Kelurahan membahas tentang perkembangan situasi dan kondisi di wilayah, salah satunya mengedepankan musyawarah dalam setiap permasalahan yang muncul di wilayah."imbuhnya.

Pada kesempatan tersebut Serda Winarno selaku Babinsa juga memberikan saran agar permasalahan yang muncul di wilayah diselesaikan secara kekeluargaan, dengan cara musyawarah mupakat.

Penulis : Arda 72

Wujud Rasa Kekeluargaan Antar Sesama Rekan Kerja, Anggota Koramil 05/Pasar Kliwon Takziah Mertua Anggota Yang Meninggal Dunia

Surakarta -Setelah menerima kabar bahwa orang tua (mertua) dari Serka Rofik Priyono anggota Babinsa Koramil 05/Pasar Kliwon Kodim 0735/Surakata telah meninggal dunia, Kapten Kav Supriyanto selaku Danramil 05/Pasarkliwon beserta anggota melayat ke rumah duka di kp.Gentan Desa Dukuh Kecamatan Mojolaban, Selasa  (04/11/2025).

Kedatangan Danramil bersama anggota Koramil 05/Pasar Kliwon diterima langsung oleh pihak keluarga dengan suasana penuh duka, Danramil mengatakan, bahwa kehadiran para Anggota kerumah duka sebagai bentuk empati dan sebagai wujud rasa kekeluargaan antar sesama rekan kerja, yang bertujuan untuk memberikan semangat kepada keluarga yang ditinggalkan.

"Kegiatan semacam ini sudah biasa dilakukan oleh Anggota Koramil 05/Pasar Kliwon, karena sebagai seorang aparat teritorial harus peduli, selain sesama rekan kerja juga peduli terhadap warga binaan apalagi yang sedang tertimpa musibah semacam ini,"tutur Danramil.

Danramil juga menyampaikan ucapan turut berdukacita cita atas meninggalnya Almarhum.

"Semoga keluarga yang ditinggalkan diberi ketabahan dan kesabaran untuk menerima cobaan ini, kedatangan kami ini sebagai wujud ungkapan belasungkawa dan simpati kepada anggotanya beserta pihak keluarga yang mengalami kedukaan, sekaligus memberi motivasi dan dukungan kepada keluarga agar tetap sabar dan tabah,"tutupnya.

Penulis : Arda 72

Senin, 03 November 2025

Dandim Wonogiri : Waspadai Bencana Yang Terjadi Sewaktu Waktu

Wonogiri - Antisipasi Bencana Hidrometeorologi, Tiga Pilar Kabupaten Wonogiri melaksanakan Apel Kesiapsiagaan Tanggap Darurat Bencana Hidrometeorologi yang digelar di halaman Mapolres Wonogiri, Selasa (04/11/2025).

Komandan Kodim (Dandim) 0728/Wonogiri Letkol Inf Edi Ristriyono saat ditemui, menyampaikan apresiasi atas digelarnya acara ini. Pihaknya mendukung Apel ini sebagai upaya untuk memperkuat koordinasi dalam penanggulangan bencana, meningkatkan pemahaman masyarakat tentang kebencanaan.

"Kita perlu mewaspadai bencana yang dapat terjadi sewaktu-waktu, karenanya petugas gabungan baik dari TNI-Polri dan pemerintah daerah harus bersinergi dan siap siaga terkait pola penanganan serta memastikan kesiapan sarana dan prasarana," kata Dandim.

Menurut Dandim, apel kesiapsiagaan antisipasi bencana hidrometeorologi ini juga untuk konsolidasi dan koordinasi, serta memeriksa langsung segala kesiapan yang dilakukan TNI, Polri, BPBD, Basarnas, Damkar, dan pemangku kepentingan lainnya. tegasnya.

Penulis : Arda 72