Berita Terkini

Laksanakan Patroli Malam Bersama Linmas, Piket Koramil 03/Serengan Himbau Warga Tingkatkan Kewaspadaan

Surakarta - Piket Koramil 03/Serengan Kodim 0735/Surakarta, Serda Djoko Riyadi melaksanakan Patroli malam bersama anggota Linmas di wil...

Postingan Populer

Jumat, 19 Desember 2025

Pastikan Nataru Aman dan Kondusif, Polres Rokan Hulu Gelar Apel Operasi Lilin Lancang Kuning 2025


Rokan Hulu - Polres Rokan Hulu menggelar Apel Gelar Pasukan Operasi Lilin Lancang Kuning 2025 dalam rangka pengamanan perayaan Natal Tahun 2025 dan Tahun Baru 2026. Kegiatan tersebut dilaksanakan pada Jumat, 19 Desember 2025, sekitar pukul 16.00 WIB, bertempat di halaman Mapolres Rokan Hulu, sebagai bentuk pengecekan akhir kesiapan personel dan sarana prasarana pengamanan Nataru.



Apel dipimpin langsung oleh Kapolres Rokan Hulu AKBP Emil Eka Putra, S.I.K., M.Si., serta dihadiri Bupati Rokan Hulu Anton, ST, MM, Wakapolres Rokan Hulu Kompol I Made Juni Artawan, S.I.K., M.H., para Pejabat Utama Polres Rokan Hulu, unsur Forkopimda, pimpinan instansi vertikal, OPD terkait, tokoh masyarakat, serta para peserta apel dari unsur TNI, Polri, dan instansi pendukung lainnya.

Dalam amanatnya, Kapolres Rokan Hulu AKBP Emil Eka Putra, S.I.K., M.Si., menyampaikan bahwa Apel Gelar Pasukan merupakan wujud komitmen bersama untuk memastikan kesiapan seluruh unsur pengamanan dalam memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat selama perayaan Natal dan Tahun Baru. Menurutnya, momentum Nataru selalu diiringi dengan meningkatnya mobilitas dan aktivitas masyarakat, baik untuk beribadah, berkumpul bersama keluarga, maupun berlibur.

Kapolres menjelaskan bahwa berdasarkan survei Kementerian Perhubungan, potensi pergerakan masyarakat pada masa Natal dan Tahun Baru 2025 diperkirakan mencapai 119,5 juta orang atau mengalami peningkatan dibandingkan tahun sebelumnya. Kondisi tersebut menuntut kesiapsiagaan yang lebih optimal, baik dari aspek pengamanan, pelayanan, maupun respons cepat terhadap berbagai dinamika yang mungkin terjadi di lapangan.

Untuk itu, Polri bersama TNI dan seluruh stakeholder terkait melaksanakan Operasi Kepolisian Terpusat dengan sandi Operasi Lilin 2025 selama 14 hari, terhitung mulai 20 Desember 2025 hingga 2 Januari 2026. Operasi ini melibatkan 146.701 personel gabungan yang terdiri dari personel Polri, TNI, serta instansi terkait lainnya, guna mengamankan berbagai objek vital, seperti tempat ibadah, pusat perbelanjaan, terminal, stasiun, pelabuhan, bandara, lokasi wisata, hingga titik-titik perayaan malam pergantian tahun.

Selain itu, berbagai pos pengamanan, pos pelayanan, dan pos terpadu telah disiapkan untuk mendukung kelancaran pelaksanaan operasi. Seluruh personel juga diinstruksikan untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi gangguan kamtibmas, kemacetan lalu lintas, kecelakaan, serta kemungkinan terjadinya bencana alam selama periode Natal dan Tahun Baru.

Kapolres Rokan Hulu AKBP Emil Eka Putra, S.I.K., M.Si., menegaskan bahwa keberhasilan pengamanan Nataru merupakan tanggung jawab bersama. Oleh karena itu, ia mengajak seluruh personel untuk terus menjaga soliditas dan sinergitas antarinstansi, serta melaksanakan tugas dengan penuh keikhlasan dan profesionalisme sebagai bentuk pengabdian kepada masyarakat, bangsa, dan negara.

Di akhir amanatnya, Kapolres menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh personel gabungan atas kesiapan dan dedikasi dalam mendukung Operasi Lilin Lancang Kuning 2025. 

Ia juga menyampaikan ucapan Selamat Natal 2025 dan Tahun Baru 2026, seraya berharap seluruh rangkaian perayaan di wilayah Kabupaten Rokan Hulu dapat berlangsung dengan aman, tertib, dan kondusif.

Sementara itu, sebagai rangkaian akhir kegiatan apel, Bupati Rokan Hulu Anton, ST, MM, secara simbolis menyerahkan bantuan hibah berupa 5 unit sepeda motor kepada Polres Rokan Hulu. 

Bantuan tersebut diberikan sebagai bentuk dukungan Pemerintah Kabupaten Rokan Hulu terhadap tugas-tugas kepolisian, khususnya dalam meningkatkan mobilitas dan efektivitas pelayanan kepada masyarakat, termasuk dalam pelaksanaan pengamanan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 di wilayah Kabupaten Rokan Hulu. *(Humas Polres Rohul)*
***Hobbi Pargaulan***

Kamis, 18 Desember 2025

Polresta Cirebon Buka Penitipan Kendaraan Gratis, Jamin Keamanan Warga Selama Nataru 2025–2026





CIREBON — Dalam rangka memastikan keamanan dan kenyamanan masyarakat selama perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru), Polresta Cirebon mengambil langkah preventif dengan menyediakan layanan penitipan kendaraan pribadi secara gratis bagi warga yang akan bepergian ke luar kota.

Layanan penitipan kendaraan tersebut diberikan sebagai upaya mengantisipasi meningkatnya potensi tindak kriminalitas, khususnya pencurian kendaraan bermotor, yang kerap terjadi selama libur panjang Nataru. Fasilitas ini dapat dimanfaatkan oleh masyarakat yang mudik, berwisata, maupun menghabiskan liburan bersama keluarga.

"Masyarakat yang akan mudik, berwisata, atau liburan dan tidak membawa kendaraannya, dipersilakan menitipkan kendaraan pribadinya di Polsek-Polsek terdekat yang berada di wilayah hukum Polresta Cirebon dan layanan ini tidak dipungut biaya," ujar Kombes Pol Sumarni, Kamis (18/12/2025).

Ia menegaskan, fasilitas penitipan kendaraan tersebut merupakan bentuk nyata Polri dalam memberikan perlindungan maksimal kepada masyarakat. Langkah ini juga menjadi upaya preventif untuk menekan angka pencurian kendaraan bermotor yang kerap meningkat saat musim libur.

Selain keamanan kendaraan, Kapolresta Cirebon turut mengingatkan masyarakat agar tidak mengabaikan keamanan rumah yang ditinggalkan selama mudik atau liburan.

"Kami mengimbau masyarakat yang akan bepergian ke luar kota agar slalu Kunci pintu, jendela, dan pagar. Matikan listrik serta gas yang tidak digunakan. Titipkan rumah ke tetangga/RT. Jangan umumkan rencana liburan di media sosial. Simpan barang berharga di tempat aman. Lapor ke Bhabinkamtibmas bila pergi dalam waktu lama sebagai langkah antisipasi terjadinya tindak kriminal," tambahnya.

Lebih lanjut, Kombes Pol Sumarni menegaskan bahwa pengamanan selama pelaksanaan Operasi Lilin Lodaya 2025 tidak hanya terfokus pada tempat ibadah, tetapi mencakup seluruh aktivitas masyarakat selama libur panjang.

"Tujuan pengamanan ini agar masyarakat dapat melaksanakan ibadah Natal dan malam Natal dengan tenang, termasuk perayaan Tahun Baru. Kami juga memastikan keamanan warga yang berlibur maupun berwisata," tegasnya.

Polresta Cirebon memastikan pengamanan wilayah akan terus ditingkatkan melalui patroli rutin dan pengawasan intensif di kawasan permukiman, jalur mudik, lokasi wisata, hingga tempat ibadah selama Operasi Lilin Lodaya 2025 berlangsung.

Apabila masyarakat membutuhkan bantuan kepolisian atau menemukan gangguan kamtibmas selama libur Natal dan Tahun Baru, dapat segera menghubungi Layanan Polisi 110 atau nomor pengaduan 08112497497, dan nomor layanan CLBK 081383990086.

Dengan berbagai langkah antisipatif tersebut, masyarakat diharapkan dapat menikmati libur Natal dan Tahun Baru dengan aman, nyaman, dan tanpa rasa khawatir.((Babil))

Kunjungi Indramayu, Gubernur KDM dan Bupati Lucky Hakim Bawa Harapan Baru untuk Desa Eretan Wetan








‎Indramayu,  Sergaptarget Setelah puluhan tahun hidup dalam ancaman banjir rob, warga pesisir Eretan, Kabupaten Indramayu, kini mulai melihat harapan baru. Asa itu terlihat melalui rencana relokasi dan penataan kawasan yang digagas oleh Pemerintah Kabupaten Indramayu yang bekerja sama dengan Pemerintah Provinsi Jawa Barat.
‎Sebagai langkah awal dari upaya tersebut, Pemerintah Provinsi Jawa Barat menyalurkan Bantuan Tidak Terduga (BTT) kepada warga terdampak di Desa Eretan Wetan, Eretan Kulon, dan Kertawinangun, Kecamatan Kandanghaur. BTT ini digunakan untuk proses relokasi bagi rumah yang terkena rob.
Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi yang akeab disapa  KDM, didampingi Bupati Indramayu Lucky Hakim, mendatangi secara langsung warga Desa Eretan Wetan. Pada kesempatan itu, KDM menegaskan komitmen Pemerintah Provinsi Jawa Barat untuk menghadirkan hunian layak bagi masyarakat yang selama puluhan tahun tinggal di bantaran sungai dan kerap terdampak banjir rob.
‎"Sudah puluhan tahun tinggal di sini. Tahun depan kita siapkan rumahnya, yang penting sekarang pindah dahulu. Maksimal bulan Maret sudah mulai proses relokasi," ujar KDM saat kunjungan ke Kantor Kecamatan Kandanghaur, Kamis (18/12/25).
‎Sejalan dengan komitmen tersebut, KDM menggagas pembangunan Kampung Nelayan Eretan sebagai kawasan percontohan relokasi bagi 207 keluarga. Sementara itu, sekitar 1.000 keluarga lainnya direncanakan menempati hunian vertikal yaitu rumah susun/apartemen. Lahan relokasi disiapkan oleh Pemkab Indramayu, dengan dukungan Pemprov Jawa Barat dalam pembangunan rumah agar warga dapat tinggal di kawasan yang aman dan layak.
‎Sementara itu, Bupati Indramayu Lucky Hakim menjelaskan, penanganan banjir rob di kawasan Eretan dilakukan secara bertahap melalui sinergi antara pemerintah kabupaten, provinsi, dan pusat. Lucky Hakim mengungkapkan, Pemkab Indramayu telah mengajukan penanganan tersebut kepada pemerintah provinsi dan pusat sejak beberapa bulan lalu.
‎"Pemerintah pusat telah menyetujui pembangunan tanggul penahan ombak dengan anggaran sekitar Rp500 miliar. BBWS juga akan melakukan pengerukan sungai dan penguatan tanggul agar air tidak meluap," jelasnya.
‎Bupati Lucky menambahkan, dari sekitar 3.000 rumah terdampak, sebanyak 90 unit telah dibangun oleh Kementerian Sosial di atas lahan milik pemerintah daerah. Selain itu, akan disiapkan tambahan sekitar 200 unit rumah, termasuk melalui skema hunian rumah susun. Pemerintah daerah juga merencanakan kawasan relokasi yang lebih layak dengan dukungan ruang terbuka hijau, taman bermain, dan ruang UMKM guna meningkatkan kualitas hidup warga pascarelokasi.
‎"Relokasi dilakukan bertahap dalam dua hingga tiga tahun. Sambil berjalan, kita tinggikan jalan, perkuat tanggul, dan memindahkan warga yang bersedia. Targetnya relokasi tidak jauh dari lokasi awal, maksimal dua kilometer," pungkasnya.
‎Di tempat yang sama, Kepala Dinas Sumber Daya Air Provinsi Jawa Barat, Dikky Achmad Sidik, menjelaskan, pola penanganan banjir rob di Eretan merupakan replikasi dari program serupa yang telah diterapkan di Karawang dan Bandung. Relokasi sementara diberikan kepada 207 kepala keluarga, dengan peluang penambahan sesuai prioritas dan kesiapan lahan.
‎"Warga diberi waktu sekitar dua minggu untuk relokasi. Jika ingin membangun secara mandiri, material lama boleh dimanfaatkan. Bantuan diberikan merata sebesar Rp10 juta per KPM," tuturnya.
‎Sementara itu, dari sisi warga, Satirah, warga Blok Karang Menyan, Desa Eretan Wetan, mengaku memiliki perasaan campur aduk. Meski bersyukur atas bantuan yang diterima, Satirah masih menyimpan kekhawatiran terkait kepastian waktu dan lokasi relokasi.
‎"Kami senang tetapi juga sedih. Belum tahu kapan dan di mana relokasinya. Kami nelayan, jadi harapannya jangan jauh dari Eretan. Sekarang masih tinggal di rumah yang selama puluhan tahun selalu banjir rob. 

(Nana. S)

Upacara Hari Bela Negara Ke-77, Polresta Cirebon Teguhkan Semangat Pengabdian untuk Indonesia Maju






Cirebon – Polresta Cirebon menggelar Upacara Peringatan Hari Bela Negara Ke-77 Tahun 2025 tingkat Polresta Cirebon pada Jumat (19/12/2025) pagi. Kegiatan yang dimulai pukul 08.00 WIB tersebut berlangsung di lapangan apel Mapolresta Cirebon, Jalan Raden Dewi Sartika No. 01, Kecamatan Sumber, Kabupaten Cirebon, dan diikuti oleh seluruh personel dengan penuh khidmat.

Upacara dipimpin oleh Wakapolresta Cirebon AKBP Imara Utama, S.H., S.I.K., M.H., selaku Inspektur Upacara. Adapun Perwira Upacara dijabat oleh Kabag Ren Polresta Cirebon KOMPOL Acep Anda, S.H., M.H., serta Komandan Upacara Kanit Turjawali Sat Lantas Polresta Cirebon AKP Hesty Kristi Wahyudi, S.H., M.H. Turut hadir dalam kegiatan tersebut para Pejabat Utama (PJU) serta Kapolsek jajaran Polresta Cirebon.

Upacara diikuti oleh pasukan upacara yang terdiri dari satu peleton Pama Polresta Cirebon, satu peleton gabungan staf, satu peleton gabungan Polwan, satu peleton Sat Samapta, satu peleton gabungan Polsek, satu peleton Sat Lantas, satu peleton gabungan Sat Reskrim, Sat Resnarkoba, Sat Intelkam dan Sat Tahti, serta satu peleton ASN Polresta Cirebon.

Peringatan Hari Bela Negara yang diperingati setiap tanggal 19 Desember tahun ini mengusung tema "Teguhkan Bela Negara untuk Indonesia Maju". Tema tersebut menegaskan pentingnya semangat bela negara sebagai fondasi dalam menghadapi berbagai tantangan zaman, sekaligus memperkuat kesiapsiagaan, disiplin, dan ketangguhan seluruh elemen bangsa.

Dalam upacara tersebut, Inspektur Upacara membacakan amanat tertulis Presiden Republik Indonesia yang menekankan bahwa semangat bela negara merupakan tanggung jawab seluruh komponen bangsa dalam menjaga persatuan, kedaulatan, serta keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Kapolresta Cirebon Kombes Pol Sumarni, S.I.K., S.H., M.H., menyampaikan bahwa peringatan Hari Bela Negara menjadi momentum penting bagi seluruh personel Polri, khususnya Polresta Cirebon, untuk terus menanamkan nilai-nilai nasionalisme dan pengabdian dalam setiap pelaksanaan tugas. "Semangat bela negara harus diwujudkan melalui kerja nyata, disiplin, serta pelayanan yang humanis dan profesional kepada masyarakat. Dengan demikian, kehadiran Polri benar-benar dirasakan sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat," ujar Kapolresta.

Ia juga menegaskan bahwa Polresta Cirebon berkomitmen untuk terus menjaga situasi keamanan dan ketertiban 
 agar tetap aman dan kondusif sebagai bagian dari kontribusi nyata dalam mendukung terwujudnya Indonesia yang maju dan berdaulat.

Upacara berlangsung tertib, lancar, dan penuh semangat nasionalisme. Kegiatan ini sekaligus menjadi penguat tekad seluruh personel Polresta Cirebon untuk meningkatkan profesionalisme, loyalitas, serta kualitas pelayanan kepada masyarakat demi terciptanya situasi kamtibmas yang aman dan kondusif di wilayah hukum Polresta Cirebon.((Dewi))

Polresta Cirebon Sita 138 Botol Miras Hasil Razia Pekat






Jajaran Polresta Cirebon menggelar razia minuman keras (miras) di wilayah Kabupaten Cirebon pada Kamis (18/12/2025). Dalam razia pekat tersebut petugas berhasil mengamankan 138 botol miras tradisional ciu.

Kapolresta Cirebon, Kombes Pol Sumarni, S.I.K, S.H, M.H, mengatakan, miras yang berhasil disita jumlahnya mencapai 138 botol miras tradisional ciu. Miras tersebut disita dari wilayah Kecamatan Sumber, Plered, Klangenan dan Gebang, Kabupaten Cirebon.

"Dalam razia ini, kami berhasil mengamankan 138 botol miras dari di wilayah Kecamatan Sumber, Plered, Klangenan dan Gebang, Kabupaten Cirebon. Kemudian para penjual miras tersebut juga langsung diproses tipiring," ujar Kombes Pol Sumarni, S.I.K, S.H, M.H.

Ia mengatakan, razia tersebut dilaksanakan intensif Polresta Cirebon hingga Polsek jajaran. Pihaknya pun meminta peran aktif masyarakat untuk segera melaporkan berbagai tindak kejahatan di wilayah hukum Polresta Cirebon melalui layanan hotline 110 atau menghubungi nomor pengaduan 08112497497.

Dipastikan setiap laporan atau aduan yang diterima bakal langsung ditindaklanjuti dan petugas berada di lokasi dalam waktu singkat. Pasalnya, laporan maupun aduan masyarakat akan sangat membantu kepolisian dalam menjaga kondusivitas kamtibmas.

"Peran seluruh elemen masyarakat sangat besar untuk mencegah terjadinya aksi kriminalitas. Selain itu, partisipasi masyarakat juga dibutuhkan untuk menjaga keamanan lingkungan dan sangat berarti bagi kepolisian," kata Kombes Pol Sumarni, S.I.K, S.H, M.H.((Babil))

Polres Rokan Hulu Gelar Natal Oikumene 2025, Tanamkan Nilai Kasih dan Pelayanan Humanis


Rokan Hulu - Polres Rokan Hulu menggelar Ibadah Perayaan Natal Oikumene Tahun 2025 pada Kamis, 18 Desember 2025, bertempat di Gedung Serbaguna Glora Bakti, Kecamatan Rambah, Kabupaten Rokan Hulu. Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 13.00 WIB tersebut berlangsung khidmat dan penuh sukacita.



Serangkaian kegiatan ini mengusung tema "Sukacita Kelahiran Yesus Kristus Memotivasi Polri dalam Melayani Masyarakat untuk Indonesia Maju" (Matius 1:21–24) dengan subtema "Allah Hadir untuk Menyelamatkan Keluarga".

Perayaan Natal Oikumene ini dihadiri oleh unsur Forkopimda dan tamu undangan, di antaranya Kapolres Rokan Hulu yang diwakili Kabag SDM Polres Rokan Hulu Kompol Sordaman Sinaga, perwakilan Bupati Rokan Hulu melalui Kabid Rehabilitasi BPBD Rokan Hulu Marudung Tuah Simbolon, S.E., perwakilan Dandim 0313/KPR, perwakilan Danramil, perwakilan Lapas Pasir Pengaraian, para pengurus Bhayangkari Polres Rokan Hulu, personel Polres dan Polsek jajaran yang beragama Kristen, Bhayangkari Polres Rokan Hulu, serta tamu undangan lainnya.

Kapolres Rokan Hulu AKBP Emil Eka Putra, S.I.K, M.Si dalam sambutannya yang dibacakan oleh Kabag SDM Kompol Sordaman Sinaga, S.H menyampaikan bahwa perayaan Natal Oikumene ini tidak hanya menjadi momentum untuk meningkatkan keimanan dan ketakwaan kepada Tuhan Yang Maha Esa, tetapi juga sebagai sarana memperkuat semangat pengabdian, pelayanan, dan integritas personel Polri dalam menjalankan tugas kepada masyarakat. Nilai kasih, pengorbanan, dan keteladanan yang diajarkan dalam kelahiran Yesus Kristus diharapkan dapat tercermin dalam setiap pelaksanaan tugas kepolisian yang humanis dan profesional.

Rangkaian kegiatan Natal Oikumene diisi dengan ibadah, penyerahan pohon oleh Kapolres Rokan Hulu yang diwakili Kabag SDM Polres Rokan Hulu Kompol Sordaman Sinaga,S.H kepada perwakilan gereja, pemberian tali kasih sebanyak 33 paket kepada perwakilan gereja yang telah ditunjuk, serta berbagai persembahan pujian dan tarian dari personel Polres Rokan Hulu, Bhayangkari, dan undangan. Acara semakin semarak dengan penampilan bintang tamu Amarta Band.

Khotbah Natal disampaikan oleh Pdt. A. Nainggolan, M.Th., yang menekankan bahwa kelahiran Yesus Kristus membawa pesan kasih, damai sejahtera, dan pengharapan. Ia mengajak seluruh personel Polri untuk menjadikan nilai-nilai Kristiani sebagai pedoman dalam melayani masyarakat demi terwujudnya Indonesia yang maju, aman, dan sejahtera.

Kegiatan Ibadah Perayaan Natal Oikumene Polres Rokan Hulu Tahun 2025 berakhir sekitar pukul 17.30 WIB. Selama kegiatan berlangsung, situasi terpantau aman, tertib, dan kondusif, mencerminkan semangat kebersamaan dan toleransi yang terus dijaga di lingkungan Polres Rokan Hulu. 
***Hobbi dan Friska***

Wujudkan Swasembada Pangan, Bupati Lucky Apresiasi Peran Penyuluh Pertanian Lapangan  






Indramayu,  Sergaptarget Sebanyak 145 Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) ASN Kabupaten Indramayu resmi diserahkan ke Kementerian Pertanian Republik Indonesia oleh Bupati Indramayu, Lucky Hakim. Penyerahan yang melibatkan 87 PNS dan 58 PPPK itu, berlangsung di Aula Bappeda Litbang, pada Selasa (16/12/25). 

Penyerahan status bukan hanya soal administratif.  Tetapi langkah besar dan komitmen Pemkab Indramayu dalam membangun percepatan swasembada pangan nasional.

Bupati Lucky dalam sambutannya mengatakan, PPL memiliki peran kunci terhadap keberhasilan sektor pertanian. Terlebih dalam meningkatkan produksi dan ketahanan pangan di Kabupaten Indramayu.

Selaras dengan hal tersebut, Bupati Lucky juga mengapresiasi capaian luar biasa Kabupaten Indramayu di sektor pertanian. Yakni diapresiasinya sektor pertanian oleh Kementerian Pertanian RI sebagai Peringkat I dalam kategori 'Kontribusi Produksi Padi Nasional' dengan 1,5 juta ton GKG dan peringkat II dalam kategori 'Produktivitas Padi' dengan 6,5 ton GKG per hektare.

"Penghargaan ini adalah hasil kerja sama antara petani, penyuluh, dan seluruh pihak yang terlibat, terima kasih untuk semuanya," ujarnya.

Namun, kata Lucky, prestasi ini bukanlah hasil yang didapat tanpa tantangan. Bupati Lucky menyadari, betul bahwa meski Indramayu telah menunjukkan angka-angka gemilang dalam produksi padi, namun masih ada kekurangan yang perlu segera ditangani.

Dengan luas lahan sawah 126.088 hektare dan lebih dari 150.000 petani, jumlah penyuluh yang ada masih belum cukup. Hal ini berdampak terhadap produktivitas. 

Idealnya, antara penggarap dan lahan sawah seimbang, sehingga hasil panen dapat lebih meningkat lagi. 

Dengan demikian, dirinya berharap agar penambahan penyuluh pertanian ASN dapat segera dilakukan untuk mendukung program-program pertanian yang lebih efektif dan optimal. 

Tentu, kata Lucky, tantangan ini tidak hanya menjadi perhatian Pemkab Indramayu. Tetapi juga pemerintah pusat.

Di tempat yang sama, Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian Kementerian Pertanian RI, Dedi Nursyamsi, mengapresiasi komitmen Pemkab Indramayu dan menyebutkan bahwa Inpres No.3/2025 memberikan dasar hukum yang kuat untuk memperkuat peran penyuluh dalam swasembada pangan.

Menurutnya, kebijakan tersebut dapat meningkatkan peran penyuluh dalam meningkatkan produktivitas pertanian dan ketahanan pangan di Indramayu. Jalinan sinergi antara pemerintah pusat, daerah, dan petani harus berkesinambungan, bukan hanya untuk Indramayu, tetapi juga untuk Indonesia.

"Semoga sarana dan prasarana pertanian terus ditingkatkan demi kemajuan sektor pertanian di Indramayu," tutupnya.

(Nana.  S)

Sukra Berbenah, 2.112 Hektare Lahan Disiapkan Menjadi Kawasan Industri  







Indramayu,  Sergaptarget Kecamatan Sukra Kabupaten Indramayu, tengah bersiap menyambut pengembangan Kawasan Industri (KI). Sebanyak 2.112 hektare lahan di wilayah tersebut telah disiapkan untuk mendukung aktivitas industri sebagai bagian dari upaya mendorong pertumbuhan ekonomi daerah, terutama di wilayah Indramayu Barat.

Penetapan lahan ini mengacu pada Kesesuaian Kegiatan Penataan Ruang (KKPR) Kecamatan Sukra yang telah diterbitkan oleh Pemerintah Kabupaten Indramayu. Berdasarkan data dari Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kabupaten Indramayu, dari total rencana 2.112 hektare, saat ini 598,41 hektare atau sekitar 28 persen telah dimanfaatkan. Sementara itu, 1.513,64 hektare atau 72 persen lahan lainnya masih tersedia dan siap dikembangkan.

Beberapa industri telah lebih dahulu beroperasi di Kawasan Industri Sukra. Di antaranya PLTU, PT Tesco Indomaritim, PT Mitra Korin World, PT Jasa Global Binakarya, Sumur Pertamina, serta CV Plentong Prima.

Camat Sukra, Sigit Widiyanto  menegaskan, pihaknya memberikan dukungan penuh atas ditetapkannya Kecamatan Sukra sebagai Kawasan Industri. Menurutnya, peluang pengembangan masih sangat besar mengingat sebagian besar lahan belum dimanfaatkan.

"Saat ini baru 28 persen lahan yang terpakai. Artinya, masih ada 72 persen lahan yang siap digunakan untuk mendukung pengembangan Kawasan Industri di Kecamatan Sukra. Kami siap mengamankan dan menyukseskan program besar ini demi kemajuan Kabupaten Indramayu," tegas Sigit yang akrab disapa Bang Joey itu, Rabu (17/12/2025).

Sigit menambahkan, keberhasilan pengembangan Kawasan Industri memerlukan kolaborasi dan sinergi antara pemerintah, pengusaha atau investor, serta masyarakat. Kerja sama tersebut dinilai penting agar pengembangan berjalan lancar dan tidak menimbulkan persoalan di kemudian hari, sekaligus memberikan dampak positif terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Lebih lanjut, Sigit menyebutkan, Kecamatan Sukra memiliki potensi strategis untuk dikembangkan sebagai Kawasan Industri. Letaknya yang berbatasan langsung dengan Laut Jawa serta berdekatan dengan Pelabuhan Patimban di Kabupaten Subang menjadi nilai tambah tersendiri.

"Jarak Kecamatan Sukra sangat dekat dengan Pelabuhan Patimban. Hal ini tentu akan mempermudah mobilisasi dan distribusi hasil produksi industri. Kami membuka peluang seluas-luasnya bagi para investor untuk datang dan mengembangkan usahanya di Kecamatan Sukra, tentunya sesuai dengan regulasi yang berlaku," pungkasnya.

(Nana.  S)

Petani Desa Telukagung Memulai Musim Tanam Rendeng Pada 25 Desember 2025  








Indramayu,  Sergaptarget Memasuki musim hujan di akhir tahun, Pemerintah Desa Telukagung Kecamatan Indramayu bersiap menyambut pelaksanaan musim tanam Rendeng atau Masa Tanam 1 (MT 1). Rencananya, MT 1 akan dimulai pada tanggal 25 Desember 2025. 

Persiapan musim tanam Rendeng ini, merupakan hasil musyawarah seluruh kelompok tani  beserta stake holder yang ada di Desa Telukagung. Bertempat di Saung Meeting yang musyawarah dipimpin  Camat Indramayu Dulyono, Kepala UPTD Ketahanan Pangan dan Pertanian (Ketapang) Indramayu Lia beserta Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL), Kuwu Telukagung Rasmani, dan kelompok tani, Senin (15/12/25).

Dalam musyawarah itu, Dulyono mengatakan, musim tanam Rendeng yang akan dimulai 25 Desember 2025 harus dipersiapkan secara optimal, karena keberhasilan panen menyangkut peningkatan kesejahteraan keluarga petani. Selain itu, predikat Kabupaten Indramayu sebagai daerah penyangga pangan nasional juga harus dipertahankan.

Dulyono mengingatkan, Presiden Prabowo Subianto dalam pidatonya pernah menyatakan tetap berkomitmen mewujudkan Indonesia swasembada pangan. Sehingga para petani di Kabupaten Indramayu harus lebih serius bertani dan mampu dalam pengadaan pupuk, kelancaran air irigasi, tersedianya alsintan, bibit berkualitas yang mencukupi dan terpenuhinya varietas bibit padi unggul.

"Musim tanam Rendeng ini harus berhasil, karena jika bicara swasembada pangan maka pasti di dalamnya terkait pengadaan beras. Kabupaten Indramayu menjadi penopang utama dalam mewujudkan swasembada tersebut, sehingga tentunya peran serta para petani termasuk di Desa Telukagung dalam keberhasilannya menanam dan memanen padi harus dibuktikan secara nyata agar swasembada pangan dapat terwujud", ujarnya. 

Sementara itu Kepala UPTD Ketapang Kecamatan Indramayu Lia, meminta petani Desa Telukagung agar pada musim tanam Rendeng menerapkan pola tanam termasuk pilihan varietas bibit padi dan penggunaan pupuk cair sebagaimana yang telah disarankan oleh pihak PPL. Permintaan itu sangat beralasan, karena pada musim tanam Rendeng diharapkan per hektarnya dapat panen hingga 9 ton. 

(Nana.  S)

HUT DWP Ke-26 Tingkat Kabupaten Rokan Hulu : Yeni Dwi Putri Tekankan Peran Strategis Perempuan Menuju Indonesia Emas 2045


Rokan Hulub – Dharma Wanita Persatuan (DWP) merayakan hari jadinya yang ke-26 dengan penuh khidmat dan semangat kebersamaan. Mengusung tema "Peran Strategis Dharma Wanita Persatuan dalam Pendidikan Anak Bangsa untuk Indonesia Emas 2045", perayaan ini menjadi momentum refleksi atas kontribusi besar organisasi istri Aparatur Sipil Negara (ASN) tersebut yang dilaksanakan di Islamic Center Rokan Hulu, Kamis (18/12/2025).

Hadir Mewakili Bupati Rokan Hulu, Asisten 3 Setda Rohul Edi Suherman, SH, Ketua DWP Rohul ny. Siska Irdaningsih, SH Ketua Organisasi Wanita, Ketua DPW unit beserta anggota. 

Dalam sambutannya, Penasehat DWP Rokan Hulu  dr. Yeni Dwi Putri, menyampaikan apresiasi yang mendalam atas dedikasi seluruh pengurus dan anggota. Beliau menyoroti bagaimana DWP telah bertransformasi menjadi organisasi yang modern dan adaptif.

"Kita melihat perkembangan DWP saat ini sangat signifikan, mulai dari tingkat pusat hingga ke daerah. Transformasi ini membuktikan bahwa DWP bukan sekadar organisasi pendamping, melainkan kekuatan nyata yang mampu memberikan dampak positif bagi masyarakat," ujar dr. Yeni.

Lebih lanjut, dr. Yeni menegaskan bahwa eksistensi sebuah organisasi sangat bergantung pada dinamika di dalamnya. Berbagai kegiatan yang telah dilaksanakan oleh DWP selama ini dinilai berhasil menghidupkan marwah organisasi.
"Besar harapan kami DWP bersinergi dengan organisasi lain sehingga kegiatan pembangunan Rokan hulu dapat ditunjang oleh DWP" ujarnya. 

Selain itu dr. Yeni juga mengajak seluruh anggota DWP untuk terus meningkatkan kualitas diri, menjaga kekompakan dan junjung tinggi nilai kebersamaan, etika dan kepedulian sosial, Sehingga DWP ini bisa menjadi organisasi yang memberikan manfaat nyata bagi lingkungan sekitar.

Kemudian Ketua DWP Rohul Ny. Siska Irdaningsih, SH berharap Semoga Organisasi DWP kab. Rokan Hulu semakin solid dan semakin mantap, dan meningkat inovasi dan kreatifitas serta menjaga silaturahmi. Bersama pemerintah kabupaten Rokan hulu melaksanakan visi dan misi Rokan hulu  serta mewujudkan Indonesia emas 2045

"Sebagai istri ASN selain membantu kinerja suami, organisasi DWP juga mendampingi dan bersinergi bersama pemerintah" ungkapnya. 

Siska juga menyampaikan untuk Merayakan HUT  DWP ke 26 DWP Rokan Hulu telah melaksanakan beberapa kegiatan sosial untuk masyarakat seperti Bantuan sembako dan donor darah

"Selain itu DWP juga Memberikan bantuan berupa alat sekolah dan makanan  kepada anak anak yang tidak mampu" pungkasnya.

Acara puncak peringatan HUT ke-26 ini ditutup dengan pemotongan tumpeng dan komitmen bersama untuk terus memperkuat sinergi dengan pemerintah. DWP diharapkan tidak hanya menjadi wadah silaturahmi, tetapi juga menjadi mitra strategis dalam menyukseskan pembangunan nasional melalui pemberdayaan perempuan
***Hobbi & Friska***