Berita Terkini

Guna Menjaga Stabilitas Keamanan Babinsa Dan Bhabinkamtibmas Laksanakan Patroli & Sambang Warga Di Wilayah Binaan

Surakarta – Dalam rangka menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di wilayah binaan, Babinsa Kelurahan Kepatuhan Kulon Ko...

Postingan Populer

Rabu, 22 April 2026

Pemkab Indramayu Gercep Dampingi Keluarga Korban Pengantin Pesanan



 
Indramayu,  Sergaptarget.com Pemerintah Kabupaten Indramayu melalui Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan, dan Perlindungan Anak (DP2KB-P3A) gerak cepat merespons kasus dugaan Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) dengan modus "pengantin pesanan" ke China, Selasa (21/04/2026).

Sebagai wujud kepedulian, jajaran DP2KB-P3A langsung mengunjungi kediaman keluarga korban di Desa Bojongslawi, Kecamatan Lohbener,  dipimpin langsung oleh Kepala DP2KB-P3A Indramayu, H. Iman Sulaeman, didampingi jajaran terkait serta perangkat desa setempat.

Dalam pertemuan antara pihak Pemda dan keluarga korban penuh haru,  keluarga korban menyampaikan harapan besar agar anak mereka dapat segera dipulangkan ke Indonesia dalam kondisi selamat. Menanggapi hal tersebut, Iman Sulaeman menegaskan komitmen pemerintah untuk hadir di sisi keluarga.

“Kami memastikan akan terus melakukan pendampingan kepada keluarga korban, baik dari sisi psikologis, sosial, maupun koordinasi lintas instansi agar proses ini berjalan maksimal,” ujarnya.

Seperti diketahui, kasus ini mencuat setelah korban melaporkan kondisi dirinya melalui akun media sosial  ia meminta tolong untuk segera diselamatkan.

Menghadapi hal itu, Bupati Indramayu, Lucky Hakim, melalui DP2KB-P3A Kabupaten Indramayu memerintahkan untuk melakukan langkah konkret, mulai dari menjalin koordinasi pusat melalui komunikasi intensif dengan Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Kemen PPPA) Republik Indonesia guna mempercepat proses pemulangan korban.

Kejadian ini sebagai pengingat kita semua agar waspada dan hati-hati   dalam mencari kerja, jangan sampai terjebak pada trafficking. Pemerintah Kabupaten Indramayu, stakeholder, juga masyarakat harus memberi perlindungan terhadap perempuan.

Dengan adanya sinergi antara pemerintah daerah dan pusat, diharapkan korban dapat segera kembali ke tanah air dan berkumpul kembali bersama keluarganya di Desa Bojongslawi.

(Nana. S)

Piket Koramil 01/Laweyan Patroli Malam , Sebagai Langkah Preventif Guna Menjaga Kondusifitas Wilayah

Surakarta - Mewujudkan lingkungan yang aman dan kondusif di Masyarakat Piket Koramil 01/Laweyan Kodim 0735 Surakarta Sertu Toni H Melaksanakan Patroli Guna menciptakan Kamtibmas yang aman Surakarta, Senin  20-04-2026  Pukul 21.00 wib.

Dikatakan Sertu Toni Patroli malam hari rutin dilaksankan oleh piket guna menjaga keamanan dan ketertiban di Masyarakat khusunya pada Malam Hari , selain untuk menciptakan kondusifitas di Masyarakat piket juga menghimbau agar selalu menciptakan suasana yang aman.

"Patroli malam selain memberi motivasi kepada warga, juga untuk menjalin silahturahmi dengan mitra karib yang dapat memberikan informasi untuk mendukung tugas Babinsa di wilayah."tegasnya .

"Kami berharap masyarakat dapat meningkatkan penjagaan dan menjaga lingkungan masing masing agar situasi tetap aman dan kondusif karena masyarakat mempunyai peranan penting dalam memelihara keamanan wilayahnya."tukasnya.

Penulis : Arda 72.
Uploaded Image

Tingkatkan Keamanan, Babinsa Gandekan Laksanakan Patroli Dan Sambang Warga di Wilayah Binaan

Surakarta - Kegiatan Patroli Wilayah dan Komunikasi Sosial  selain silaturahmi untuk mempererat hubungan TNI dan rakyat juga untuk mengetahui perkembangan situasi di wilayah binaan.Hal ini ditegaskan Babinsa Gandekan Koramil 04/Jebres Kodim 0735/Surakarta, Sertu Teguh K saat melaksanakan Patroli dan Komsos dengan Warga Kadirejo RT 02/ RW 01 Kelurahan Gandekan Kec Jebres Kota Surakarta, Rabu (22/04/2026).

Menurutnya, keakraban dan kebersamaan akan tercipta dalam kegiatan Patroli dan  Komsos dengan warga binaannya.“Kegiatan Komsos merupakan cerminan kemanunggalan TNI dengan rakyat" khususnya Babinsa kepada masyarakat wilayah binaannya. 

Dikatakan, keberadaan Babinsa di tengah-tengah masyarakat dapat memberi manfaat dan berdaya guna langsung maupun tidak langsung dan kehadirannya dapat diterima dengan baik oleh masyarakat.

"Dengan Babinsa yang selalu memantau wilayah  binaannya, maka akan tahu permasalahan di wilayah binaannya. Sehingga jika ada permasalahan dapat dengan cepat diatasi dan diselesaikan. Karena Komsos merupakan tugas yang dilaksanakan sehari-hari oleh setiap Babinsa sebagai sarana mempererat hubungan antara TNI dan masyarakat."pungkas Sertu Teguh.

Penulis : Arda 72
Uploaded Image

Lapas Pasir Pangarayan Hadirkan Kemandirian Warga Binaan Melalui Budidaya Jamur Tiram


Pasir Pengaraian - Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Pasir Pangarayan terus berkomitmen dalam meningkatkan kualitas pembinaan bagi warga binaan. Salah satu upaya yang dilakukan adalah melalui kegiatan pembinaan kemandirian berupa budidaya jamur tiram, yang dinilai memiliki nilai ekonomi serta peluang usaha yang menjanjikan.

Kegiatan budidaya jamur tiram ini dilaksanakan sebagai bagian dari program pembinaan keterampilan kerja bagi warga binaan. Dalam pelaksanaannya, para Warga Binaan diberikan pengetahuan mulai dari proses pembuatan media tanam (baglog), perawatan, hingga panen jamur tiram yang berkualitas.

Kepala Lapas Kelas IIB Pasir Pangarayan, Efendi Parlindungan Purba melalui Kasubsi Giatja, Andi Sarhairi, menyampaikan bahwa program ini bertujuan untuk membekali warga binaan dengan keterampilan praktis yang dapat dimanfaatkan setelah mereka kembali ke masyarakat. 

“Melalui kegiatan ini, kami berharap warga binaan tidak hanya menjalani masa pidana, tetapi juga memperoleh bekal keterampilan yang berguna untuk kehidupan mandiri ke depannya,” ujarnya.

Jamur tiram yang dibudidayakan memiliki potensi pasar yang cukup luas, terutama karena saat ini menjadi bahan makanan yang populer dan diminati masyarakat. Salah satu olahan yang tengah tren adalah jamur crepes, selain berbagai olahan lainnya seperti tumis jamur, crispy jamur, hingga bahan campuran dalam menu kekinian.

Selain sebagai sarana pembinaan, kegiatan ini juga diharapkan mampu menumbuhkan jiwa kewirausahaan bagi warga binaan. Dengan keterampilan yang dimiliki, mereka diharapkan dapat membuka peluang usaha secara mandiri setelah bebas nanti.

Kegiatan pembinaan kemandirian ini juga sejalan dengan upaya pemasyarakatan dalam mewujudkan warga binaan yang produktif serta berdaya saing. Lapas Pasir Pangarayan terus berupaya menghadirkan program-program pembinaan yang inovatif dan bermanfaat, guna mendukung proses reintegrasi sosial warga binaan ke tengah masyarakat.

Dengan adanya program budidaya jamur tiram ini, Lapas Pasir Pangarayan menunjukkan komitmennya dalam menciptakan lingkungan pembinaan yang tidak hanya aman dan tertib, tetapi juga produktif dan memberikan nilai tambah bagi warga binaan.

***Hobbi dan Friska***
Uploaded Image

Setda Wonosobo Resmi Buka TMMD Sengkuyung Tahap II 2026 di Desa Grugu Kaliwiro, Fokus Betonisasi Jalan Pertanian 736 Meter



Wonosobo — Setda Wonosobo, One Andang Wardoyo, secara resmi membuka kegiatan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Sengkuyung Tahap II Tahun Anggaran 2026 di Desa Grugu, Kecamatan Kaliwiro, Kabupaten Wonosobo, pada Rabu (22/4/2026).

Setda yang membacakan amanat , Bupati Afif menekankan bahwa kegiatan tersebut menjadi momentum penting untuk memperkuat pembangunan yang berbasis desa. "Hari ini menjadi momentum yang patut kita syukuri bersama, di mana kita kembali menguatkan visi dan langkah nyata yang bermula dari desa," ujarnya.

One Andang menjelaskan, melalui TMMD Sengkuyung Tahap II 2026 dengan tema “TMMD Satukan Langkah, Membangun Negeri dari Desa”, pihaknya ingin menyatukan tenaga dan semangat seluruh elemen masyarakat guna menghadirkan pembangunan yang benar-benar dirasakan manfaatnya. Menurutnya, desa yang kuat akan menjadi pendorong utama kemajuan daerah dengan memanfaatkan segala potensi yang dimiliki.

Kegiatan TMMD kali ini difokuskan di Desa Grugu sebagai wujud nyata semangat tersebut. Setda menegaskan bahwa akses infrastruktur yang memadai merupakan kunci utama untuk menggerakkan roda ekonomi dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat."Untuk itu, TMMD kali ini menitikberatkan pada pembangunan rabat beton jalan menuju lahan pertanian sepanjang 736 meter dengan lebar 3 meter. Hal ini guna memastikan mobilitas warga dan distribusi hasil bumi menjadi lebih lancar," paparnya.

Setda optimistis, dengan jalur pertanian yang lebih baik, produktivitas warga akan meningkat dan roda ekonomi desa dapat bergerak lebih cepat. "Di sinilah kita ingin memastikan bahwa pembangunan benar-benar berdampak pada kehidupan masyarakat, termasuk mendukung terwujudnya Desa Grugu yang lebih tangguh dan mandiri," tambahnya.

Lebih lanjut, One Andang menyampaikan bahwa TMMD tidak hanya sekadar agenda pembangunan fisik, melainkan juga ruang untuk menumbuhkan semangat gotong royong dan kebersamaan sebagai bentuk bhakti terhadap ibu pertiwi. Kehadiran TNI dalam program ini diharapkan mampu mempercepat akselerasi pembangunan di daerah. 

Ia mengajak seluruh pihak untuk memaknai TMMD tahun ini sebagai pemantik semangat kemitraan harmonis antara Pemerintah Kabupaten Wonosobo, TNI, pemerintah desa, dan masyarakat. "Saya harap, kerja sama yang tulus dari semua pihak akan membuat hasil yang kita upayakan benar-benar membawa manfaat jangka panjang," katanya.

Setda juga berharap kegiatan ini berjalan lancar dan memberikan kontribusi nyata dalam mengatasi berbagai tantangan di Wonosobo, demi meningkatkan harkat hidup masyarakat di seluruh penjuru daerah.Selaras dengan itu, Bupati menginstruksikan Camat Kaliwiro dan Kepala Desa Grugu untuk mengawal serta mendampingi seluruh proses pelaksanaan TMMD. 

Ia meminta agar partisipasi aktif masyarakat didorong, sehingga pembangunan fisik maupun non-fisik, mulai dari sosialisasi hingga pelayanan, dapat berjalan lancar, tepat waktu, dan memberikan manfaat optimal.Kepada seluruh warga Desa Grugu, Setda menitipkan hasil pembangunan tersebut. "Jalan rabat beton yang telah kita bangun bersama ini hendaknya dijaga dan dirawat dengan penuh tanggung jawab. Saya mengajak seluruh warga untuk menumbuhkan rasa memiliki yang kuat, karena jalan ini adalah aset bersama untuk kemajuan pertanian kita," imbuhnya.

Sebelum menutup sambutan, Setda menyampaikan terima kasih kepada TNI, Polri, perangkat daerah, pemerintah kecamatan, pemerintah desa, serta seluruh masyarakat dan pihak terkait atas kontribusi mereka dalam mempersiapkan pelaksanaan TMMD Sengkuyung Tahap II Tahun Anggaran 2026.

"Semoga pelaksanaan program ini nantinya dapat memberikan dampak positif, yang membuka peluang bagi kemajuan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat Desa Grugu, dalam mewujudkan Kabupaten Wonosobo yang Sejahtera, Adil, dan Makmur," pungkasnya.


(Yudhi)
Pendim0707
Uploaded Image

Selasa, 21 April 2026

Lapas Pasir Pangarayan Hadirkan Kemandirian Warga Binaan Melalui Budidaya Jamur Tiram



Pasir Pengaraian - Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Pasir Pangarayan terus berkomitmen dalam meningkatkan kualitas pembinaan bagi warga binaan. Salah satu upaya yang dilakukan adalah melalui kegiatan pembinaan kemandirian berupa budidaya jamur tiram, yang dinilai memiliki nilai ekonomi serta peluang usaha yang menjanjikan.

Kegiatan budidaya jamur tiram ini dilaksanakan sebagai bagian dari program pembinaan keterampilan kerja bagi warga binaan. Dalam pelaksanaannya, para Warga Binaan diberikan pengetahuan mulai dari proses pembuatan media tanam (baglog), perawatan, hingga panen jamur tiram yang berkualitas.

Kepala Lapas Kelas IIB Pasir Pangarayan, Efendi Parlindungan Purba melalui Kasubsi Giatja, Andi Sarhairi, menyampaikan bahwa program ini bertujuan untuk membekali warga binaan dengan keterampilan praktis yang dapat dimanfaatkan setelah mereka kembali ke masyarakat. 

“Melalui kegiatan ini, kami berharap warga binaan tidak hanya menjalani masa pidana, tetapi juga memperoleh bekal keterampilan yang berguna untuk kehidupan mandiri ke depannya,” ujarnya.

Jamur tiram yang dibudidayakan memiliki potensi pasar yang cukup luas, terutama karena saat ini menjadi bahan makanan yang populer dan diminati masyarakat. Salah satu olahan yang tengah tren adalah jamur crepes, selain berbagai olahan lainnya seperti tumis jamur, crispy jamur, hingga bahan campuran dalam menu kekinian.

Selain sebagai sarana pembinaan, kegiatan ini juga diharapkan mampu menumbuhkan jiwa kewirausahaan bagi warga binaan. Dengan keterampilan yang dimiliki, mereka diharapkan dapat membuka peluang usaha secara mandiri setelah bebas nanti.

Kegiatan pembinaan kemandirian ini juga sejalan dengan upaya pemasyarakatan dalam mewujudkan warga binaan yang produktif serta berdaya saing. Lapas Pasir Pangarayan terus berupaya menghadirkan program-program pembinaan yang inovatif dan bermanfaat, guna mendukung proses reintegrasi sosial warga binaan ke tengah masyarakat.

Dengan adanya program budidaya jamur tiram ini, Lapas Pasir Pangarayan menunjukkan komitmennya dalam menciptakan lingkungan pembinaan yang tidak hanya aman dan tertib, tetapi juga produktif dan memberikan nilai tambah bagi warga binaan.

Kasi Binadik dan Giatja Lapas Pasir Pangarayan Berikan Pengarahan Perdana, Tekankan Penguatan Tupoksi Jajaran



Pasir Pengaraian - Pasca dilantiknya pejabat baru sebagai Kepala Seksi Bimbingan Narapidana/Anak Didik dan Kegiatan Kerja (Kasi Binadik dan Giatja) Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Pasir Pangarayan, Andi Rahman, langsung menggelar kegiatan pengarahan kepada seluruh jajaran di bawah bidang tersebut. Kegiatan berlangsung di Aula Lapas Pasir Pangarayan pada Rabu (22/4/2026).

Pengarahan ini diikuti oleh seluruh petugas yang berada di bawah naungan Seksi Binadik dan Giatja, yang meliputi subbagian Registrasi dan Bimbingan Kemasyarakatan (Bimkemas), Kegiatan Kerja, serta Perawatan yang mencakup layanan klinik dan dapur.

Dalam arahannya, Kasi Binadik dan Giatja yang baru menekankan pentingnya penguatan tugas pokok dan fungsi (tupoksi) di masing-masing lini. Ia mengajak seluruh jajaran untuk terus mempertahankan kinerja yang telah berjalan dengan baik, sekaligus melakukan evaluasi terhadap hal-hal yang masih perlu ditingkatkan.

“Hal-hal yang sudah baik agar terus dipertahankan dan ditingkatkan kualitasnya. Sementara itu, untuk kendala atau kekurangan yang ada, mari kita cari solusi bersama melalui komunikasi dan koordinasi yang efektif,” ungkapnya.

Melalui kegiatan ini, diharapkan seluruh jajaran semakin meningkatkan sinergi antar subseksi guna mendukung optimalisasi pembinaan warga binaan serta pelaksanaan kegiatan kerja yang produktif dan berkelanjutan. Setiap jajaran diharapkan mampu menjalankan perannya secara maksimal sesuai dengan tugas dan tanggung jawab yang diemban.

Kegiatan ini menjadi langkah awal dalam membangun koordinasi yang solid di bawah kepemimpinan Kasi Binadik dan Giatja yang baru, sekaligus sebagai upaya meningkatkan kualitas pelayanan dan pembinaan di Lapas Pasir Pangarayan.

Dengan adanya pengarahan ini, diharapkan seluruh jajaran dapat semakin memahami peran dan tanggung jawab masing-masing, serta mampu berkontribusi secara optimal dalam mewujudkan pemasyarakatan yang profesional, akuntabel, dan berorientasi pada pelayanan.

Desa Sudimampir Lor Kec. Balongan Gelar Acara Adat Mapag Sri 2026



Indramayu, Sergaptarget.com Dalam rangka menyambut musim panen pertama, pemerintah desa (Pemdes) Sudimampir Lor menggelar acara adat Mapag Sri sebagai bentuk rasa syukur kepada  Yang Maha kuasa Allah Swt atas hasil panen yang melimpah. 

Acara berlangsung dengan penuh khidmat diikuti oleh perangkat desa, tokoh masyarakat, Babinsa Sudimampir Lor, Bhabinkamtibmas Polsek Balongan, unsur Forkopimpcam Balongan serta para petani bertempat di aula  kantor balai desa Sudimampir Lor, Kecamatan Balongan, kabupaten Indramayu   Selasa (21/04/2026).

Mapag Sri sendiri  merupakan adat yang masih dilaksanakan secara turun temurun dulaksanakan dan dijaga, sebagai simbol penghormatan terhadap yang maha kuasa dengan hasil   panen  melimpah.

Kuwu desa Sudimampir lor Ade Nanto menyampaikan bahwa kegiatan ini tidak hanya sebagai ungkapan rasa syukur, tetapi juga menjadi momentum untuk mempererat kebersamaan warga.

“Melalui Mapag Sri, kita berharap hasil panen tahun ini membawa berkah bagi seluruh masyarakat dan para petani,” ujarnya.

Selain doa bersama, kegiatan juga diisi dengan berbagai rangkaian acara adat dan diisi dengan pergelaran wayang kulit karya budaya dari desa cipaat kecamatan Bongas. Wargapun tampak antusias mengikuti tradisi yang telah turun-temurun tersebut

Dengan digelarnya Mapag Sri, diharapkan semangat gotong royong dan pelestarian budaya lokal terus terjaga di tengah perkembangan zaman ujar Ade Nanto. 

(Nana.  S)

Merah Putih Berkibar di Sepanjang Jalan Urut Sewu, Kobarkan Api Cinta Tanah Air Warga


Boyolali – Nuansa merah putih menyelimuti Desa Urut Sewu, Kecamatan Ampel, Kabupaten Boyolali, saat warga dengan penuh semangat mengibarkan Bendera Merah Putih di sepanjang jalan desa, Selasa (21/04/2026). Deretan bendera yang berkibar tertiup angin menghadirkan pemandangan yang menggugah rasa haru sekaligus kebanggaan sebagai bangsa Indonesia.

Kegiatan ini bukan sekadar rutinitas, melainkan wujud nyata kecintaan masyarakat terhadap tanah air. Dengan penuh kebersamaan, warga dari berbagai kalangan turun langsung, bergotong royong memasang bendera sebagai simbol penghormatan terhadap perjuangan para pahlawan yang telah mengorbankan jiwa dan raga demi kemerdekaan.

Semangat nasionalisme begitu terasa dalam setiap langkah warga. Momen ini menjadi pengingat bahwa nilai-nilai perjuangan, persatuan, dan kesatuan harus terus dijaga dan diwariskan kepada generasi penerus. Di tengah arus modernisasi, kegiatan sederhana ini justru menjadi penguat jati diri bangsa.

Babinsa Koramil 05/Ampel Kodim 0724/Boyolali, Serka Purnomo, menyampaikan bahwa kegiatan tersebut merupakan bagian dari pembinaan teritorial yang bertujuan menanamkan nilai-nilai patriotisme. Ia berharap melalui kegiatan ini, rasa cinta tanah air masyarakat semakin tumbuh dan menjadi benteng dalam menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Warga pun menyambut kegiatan ini dengan penuh antusias. Kebersamaan yang terjalin dalam pengibaran bendera menjadi bukti kuat bahwa semangat Merah Putih masih berkobar di hati masyarakat. Diharapkan, semangat ini terus hidup dan menjadi energi positif dalam menjaga persatuan serta membangun bangsa ke arah yang lebih maju.

Penulis : Arda 72
Uploaded Image

Lapas Pasir Pangarayan Gelar Donor Darah di PMI Rokan Hulu, Wujud Kepedulian dalam HBP ke-62


Pasir Pengaraian – Dalam rangka memperingati Hari Bakti Pemasyarakatan (HBP) ke-62, Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Pasir Pangarayan melaksanakan kegiatan donor darah yang bertempat di kantor Palang Merah Indonesia Kabupaten Rokan Hulu, Selasa (21/4/2026).

Kegiatan ini diikuti oleh jajaran pegawai Lapas Pasir Pangarayan serta peserta magang nasional yang turut berpartisipasi dalam rangkaian kegiatan sebagai bentuk kepedulian terhadap sesama dan kontribusi nyata kepada masyarakat. Donor darah ini menjadi salah satu rangkaian kegiatan sosial dalam menyemarakkan peringatan HBP ke-62.

Kepala Lapas Pasir Pangarayan, Efendi Parlindungan Purba melalui Kasi Binadik dan Giatja, Andi Rahman, menyampaikan bahwa kegiatan ini tidak hanya sebagai bentuk perayaan seremonial, tetapi juga sebagai wujud implementasi nilai kemanusiaan yang menjadi bagian dari tugas pemasyarakatan.

“Melalui kegiatan donor darah ini, kami ingin menumbuhkan semangat kepedulian dan solidaritas, baik di lingkungan pegawai maupun peserta magang. Setetes darah yang didonorkan sangat berarti bagi yang membutuhkan,” ujarnya.

Kegiatan berlangsung dengan tertib dan tetap memperhatikan prosedur kesehatan yang berlaku. Dengan adanya kegiatan ini, Lapas Pasir Pangarayan berharap dapat terus berkontribusi positif bagi masyarakat serta memperkuat citra pemasyarakatan yang humanis, peduli, dan bermanfaat bagi lingkungan sekitar.

***Friska dan Hobbi***
Uploaded Image