Berita Terkini

Hadiri Pelantikan Pengurus PAC PP Tambusai Utara, Bupati Rohul Anton Tegaskan Peran Pemuda dalam Pembangunan Daerah

Rokan Hulu - Bupati Rokan Hulu, Anton, S.T. M.M menghadiri pelantikan Pengurus Pimpinan Anak Cabang (PAC) Pemuda Pancasila (PP) Tambusai Uta...

Postingan Populer

Minggu, 26 April 2026

Dengan Semangat Gotong Royong Babinsa Dan Tim Saberling Kelurahan Sewu Bersama Anggota Linmas Melaksanakan Kerja Bakti

Surakarta – Wujud pembinaan teritorial, dengan bersinergi dalam mengemban tugas sebagai mitra di wilayah yang selalu hadir ditengah-tengah masyarakat, salah satunya dengan kegiatan kerja bakti.

Hal ini di laksanakan Babinsa Sewu Koramil 04/Jebres Kodim 0735/Surakarta Koptu Sanda Arieswanto bersama pihak Kelurahan, dan tim Saberling Kelurahan Sewu dan Linmas melaksanakan kerja bakti pembersihan di wilayah Kelurahan Sewu. Sampah dan rumput yang mulai tinggi di Halte apung Kelurahan Sewu di Jl. Beton Kelurahan Sewu Kecamatan Jebres Kota Surakarta, Minggu (26/04/2026) Pkl 07.00 Wib s.d selesai

Dalam kesempatan itu Koptu Sanda menyampaikan, bahwa kegiatan kerja bakti dilakukan sebagai upaya kepedulian, untuk menumbuhkan semangat kegotongroyongan di wilayah binaanya tetap membudaya.

"Kegiatan kerja bakti kali ini difokuskan untuk membersihkan sampah dan pemotongan rumput di Halte apung Kelurahan Sewu, Selain itu juga dilakukan pemangkasan pohon yang mulai rindang yang berbahaya apabila ada Hujan disertai angin kencang, sehingga tidak roboh dan lingkungan bersih, sehat dan rapi,ungkapnya".

Penulis : Arda 72
Uploaded Image

Wujudkan Lingkungan Bersih Dan Asri, Babinsa Tegalharjo Kerja Bakti Bersama Warga

Surakarta - Dalam mewujudkan lingkungan yang bersih dan asri, Babinsa Tegalharjo Koramil 04/Jebres Kodim 0735/ Surakarta Serka Joko riyanto bersama warga binaan RT 03 RW 02 melaksanakan kerja bakti membersihkan  rumput, di sepanjang yang ada di pemukiman perumahan di Kelurahan Tegalharjowilayah Kec.Jebres Surakarta. Minggu (26-04-2026) Pkl 07.30 s.d selesai

Kerja bakti ini merupakan upaya bersama dalam mewujudkan kepedulian terhadap kebersihan lingkungan, khususnya jalanan umum yang berada di lingkungan Kelurahan Tegalharjo.

“Kerja bakti ini merupakan salah satu program  pemerintah Kelurahan Tegalharjo yang menjadi agenda rutin yang di laksanakan setiap Minggu pertama dan ketiga setiap bulan.

Kerja bakti  ini juga sebagai upaya agar masyarakat selalu peduli dengan kondisi lingkungan, terutama jalan umum yang merupakan salah satu akses utama dalam meningkatkan kesejahteraan ekonomi warga dan kemajuan wilayah.

 Dengan adanya sinergitas, gotong royong dan jalinan kerja sama yang baik ini, semakin memperkuat kemanunggalan TNI dan rakyat.

"Ungkapan trimakasih warga kepada Babinsa Tegalharjo,sangat mengapresisi kinerja Babinsa yang selalu aktif kegiatan  Teritorial di wilayah.

Penulis: Arda 72
Uploaded Image

Sabtu, 25 April 2026

Polsek Kunto Darussalam Ringkus Kurir Sabu di Kebun Sawit Pagaran Tapah, Sita 9,32 Gram Barang Bukti



ROKAN HULU — Polsek Kunto Darussalam berhasil mengungkap kasus peredaran narkotika jenis sabu di wilayah hukumnya. Seorang pria berinisial AS (31) diamankan di area perkebunan kelapa sawit PT PN Sei Rokan, Desa Pagaran Tapah Darussalam, Kecamatan Pagaran Tapah Darussalam, Rabu (22/4/2026) malam.


Pengungkapan ini bermula dari informasi masyarakat yang menyebutkan maraknya transaksi narkotika di kawasan tersebut. Menindaklanjuti laporan itu, tim  melakukan penyelidikan dan bergerak cepat menuju lokasi yang dimaksud.

Sekitar pukul 22.15 WIB, petugas mengamankan seorang pria yang mencurigakan di dalam areal perkebunan. Dari hasil penggeledahan, ditemukan dua paket narkotika jenis sabu dengan berat kotor 9,32 gram yang berada di hadapan tersangka.

Selain itu, petugas juga menyita sejumlah barang bukti lain, antara lain satu bungkus plastik klip kecil dan satu plastik klip besar, satu helai tisu yang dibalut lakban double tip, satu kaca pirex yang ditemukan di saku celana tersangka, serta satu alat hisap (bong) dari botol minuman mineral.

Dari hasil interogasi awal, tersangka mengaku berperan sebagai kurir atau perantara. Ia mendapatkan sabu tersebut dari seseorang berinisial R untuk diantarkan kepada seorang pria berinisial O yang berdomisili di wilayah Pagaran Tapah Darussalam.

Tersangka beserta barang bukti telah diamankan di Polres Rokan Hulu untuk menjalani proses hukum lebih lanjut.

Atas perbuatannya, tersangka dijerat dengan pasal berlapis, yakni Pasal 114 ayat (2) juncto Pasal 127 ayat (1) huruf a atau Pasal 131 ayat (1) huruf a Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika, serta Pasal 609 ayat (2) huruf a Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang Kitab Undang-Undang Hukum Pidana juncto Pasal 20 huruf c juncto Lampiran II Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 1 Tahun 2026 tentang Penyesuaian Pidana.

Polres Rokan Hulu berkomitmen untuk terus memberantas peredaran narkotika di wilayah Rokan Hulu serta mengimbau masyarakat agar aktif melaporkan setiap aktivitas mencurigakan di lingkungannya.

Sumber Humas Polres Rohul
***Hobbi Pargaulan***

POLRESTA CIREBON GEREBEK PENGEDAR O.K DI HALAMAN BELAKANG RUMAH​

 Polresta Cirebon kembali menunjukkan taringnya dalam operasi senyap yang spektakuler. Seorang pemuda yang diduga kuat sebagai pengedar Obat Keras ilegal di wilayah, Kabupaten Cirebon, berhasil diringkus dalam sebuah penyergapan dramatis.

​Jumat sore (24/04/2026) sekira pukul 15.30 WIB, di  Kecamatan Greged, Kabupaten Cirebon, pecah seketika. Petugas Satresnarkoba Polresta Cirebon berhasil melakukan penetrasi ke titik nol tempat tinggal tersangka.

Seorang laki-laki berinisial DN alias BRAM (23), tak berkutik saat petugas mengepungnya tepat di halaman belakang rumahnya. ​Tersangka diduga menggunakan area belakang rumahnya sebagai lokasi transaksi mautt untuk mengedarkan Obat Keras ( O.K )

Namun, langkahnya terhenti secara total oleh kesigapan aparat kepolisian. ​Dalam penggerebekan tersebut, petugas berhasil mengamankan barang bukti berupa ​170 butir Tramadol, ​59 Tablet Trihexyphenidyl, 
​Uang Tunai  Rp 140 ribu Hasil Penjualan OK, ​1 Unit Handphone,.

​Kapolresta Cirebon, Kombes Pol Imara Utama, S.H., S.I.K., M.H., menegaskan bahwa penangkapan tersangka hanyalah awal. Pasalnya, berdasarkan keterangan tersangka ternyata barang haram tersebut didapat dari seorang penyuplai berinisial SM dan kini telah ditetapkan sebagai (DPO).

​"Kami sudah mengantongi identitas penyuplai utama. Saya perintahkan TIM Opsnal Satres Narkoba untuk tidak berhenti di sini. Kita kejar DPO tersebut dan jaringannya sampai ke lubang terkecil sekalipun. Polresta Cirebon berkomitmen tidak ada kompromi bagi pengedar OK," katanya.

​Tersangka DN kini harus menghadapi kenyataan pahit di balik dinginnya sel jeruji besi Mapolresta Cirebon. DN dijerat dengan pasal berlapis, yakni Pasal 435 dan/atau Pasal 436 UU RI No. 17 Tahun 2023 tentang Kesehatan, sebagaimana telah diubah dengan UU RI No. 1 Tahun 2026 tentang Penyesuaian Pidana.

"​Polresta Cirebon mengimbau kepada seluruh masyarakat untuk tetap waspada dan proaktif melaporkan segala bentuk aktivitas mencurigakan terkait narkoba dan obat keras ilegal melalui layanan Call Center 110. Mari kita jaga Cirebon dari ancaman bahaya obat terlarang," pungkasnya.

((Babil))

Piket Koramil 04/Jebres Gencar Patroli Malam Guna Tercipta Wilayah Aman Dan Terkendali

Surakarta - Piket Koramil 04/Jebres Kodim 0735/Surakarta Sertu Watono melaksanakan Patroli malam guna terciptanya wilayah yang aman terkendali di wilayah Kecamatan Jebres Kota Surakarta, Jum,at (24/04/2026) Pukul 21.00 Wib.

Dikatakan Sertu Watono pelaksanaan patroli tersebut dilaksanakan di wilayah keramaian dan obyek vital yang berada di wilayah Kecamatan Jebres Kota Surakarta.

"Kegiatan serupa diharapkan dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan guna menciptakan lingkungan yang aman dan terkendali serta hal tersebut senantiasa dilaksanakan demi memastikan dan mengecek langsung kondisi wilayah di saat malam hari."pungkas Sertu Watono.

Penulis : Arda 72
Uploaded Image

Jumat, 24 April 2026

Tekan Penyakit Masyarakat, Polresta Cirebon Rutin Gelar Ops Pekat dan Amankan Ratusan Botol Miras


CIREBON- Tak berkutik saat digerebek aparat, lima penjual minuman keras (miras) ilegal di wilayah Kabupaten Cirebon akhirnya hanya bisa pasrah ketika ratusan botol dagangannya disita polisi dalam operasi penyakit masyarakat (pekat).

Razia yang digelar Sat Res Narkoba Polresta Cirebon pada Kamis (23/4/2026) siang itu menyasar sejumlah titik di Kecamatan Lemahabang dan Plumbon.

Dari operasi tersebut, polisi berhasil mengamankan total 187 botol miras dari berbagai jenis.

Kapolresta Cirebon, Kombes Pol Imara Utama menjelaskan, bahwa operasi ini merupakan bagian dari upaya kepolisian dalam menekan peredaran miras ilegal di wilayah hukumnya.

“Kegiatan Ops Pekat Razia Miras di wilayah hukum Polresta Cirebon dilaksanakan oleh Sat Res Narkoba Polresta Cirebon,” ujar Imara Utama saat diwawancarai media, Kamis (23/4/2026).

Dalam razia tersebut, petugas mendatangi sejumlah lokasi yang diduga menjadi tempat penyimpanan sekaligus penjualan miras tanpa izin.

Para penjual yang terjaring pun tak dapat mengelak saat polisi menemukan barang bukti dalam jumlah besar.

Dari tangan lima pelaku, polisi menyita berbagai jenis miras pabrikan seperti anggur merah, anggur putih, hingga bir, serta miras tradisional jenis ciu yang dikemas dalam botol plastik.

"Jumlah barang bukti yang disita yaitu 89 botol miras pabrikan berbagai merek dan 98 botol miras tradisional jenis ciu,” ucapnya.

Modus yang digunakan para pelaku tergolong sederhana, yakni memperjualbelikan minuman beralkohol tanpa izin resmi.

“Modus operandi yaitu jual beli minuman beralkohol tanpa izin,” jelas dia.

Berdasarkan data yang dihimpun, salah satu pelaku bahkan menyimpan puluhan botol miras tradisional di rumahnya.

Sementara pelaku lainnya kedapatan menjual miras pabrikan dalam berbagai merek tanpa legalitas.

Di lokasi penggerebekan, petugas tampak membuka kardus demi kardus berisi botol miras.

Beberapa botol diperiksa langsung, sementara lainnya didata sebagai barang bukti.

Selain penyitaan, polisi juga langsung melakukan pendataan serta interogasi terhadap para pelaku di tempat.

“Tindakan yang dilakukan yaitu mengamankan barang bukti, melakukan pendataan dan interogasi terhadap pemilik, membuat surat pernyataan, serta menindak dengan tipiring,” katanya.

Para pelaku pun diwajibkan membuat surat pernyataan agar tidak mengulangi perbuatannya.

Sementara itu, proses hukum terhadap mereka dilakukan melalui tindak pidana ringan (tipiring).

Polresta Cirebon memastikan operasi serupa akan terus digencarkan guna menciptakan situasi yang aman dan kondusif, sekaligus menekan peredaran miras ilegal yang kerap menjadi pemicu gangguan kamtibmas di masyarakat.

Sensus Ekonomi 2026 Indramayu Akan Dimulai, Kadiskominfo Berharap Responden Jujur Dalam Mengisi Data




 
Indramayu,  Sergaptarget.com Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Indramayu bersama Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Indramayu menggelar rapat koordinasi persiapan pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026, Kamis (23/4/26).
‎Kegiatan tersebut dipimpin oleh Kepala Dinas Kominfo Kabupaten Indramayu, Suwenda, didampingi Kepala Bidang Statistik dan Persandian, Kiky Nurhakiky. Rakor dilakukan sebagai bentuk sinergi antara pemerintah daerah dan BPS dalam mendukung kelancaran program strategis nasional di bidang statistik.
‎Dalam pertemuan tersebut, dibahas sejumlah agenda penting, di antaranya pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 yang akan berlangsung pada bulan Mei hingga Agustus 2026. Sensus ini akan mencakup seluruh pelaku usaha di Kabupaten Indramayu, mulai dari skala mikro hingga besar, guna memperoleh gambaran menyeluruh aktivitas perekonomian daerah.
‎BPS Kabupaten Indramayu bersama Pemerintah Daerah juga akan menguatkan kampanye publik bertajuk “Indramayu Jujur Berdata”. Hal ini dilakukan guna mendorong para pelaku usaha memberikan data yang jujur dan akurat. Data tersebut nantinya akan menjadi dasar dalam penyusunan kebijakan pembangunan yang tepat sasaran.
‎Selain itu, BPS juga akan melaksanakan program Pembinaan “Desa Cantik” Cinta Statistik (Desa Cinta Statistik) di tiga desa wilayah Kecamatan Sindang, yakni Desa Dermayu, Terusan, dan Panyindangan Kulon. Program ini akan dilaksanakan secara kolaboratif bersama Diskominfo, Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD), serta Bappeda Kabupaten Indramayu.
‎Dalam kesempatan yang sama, turut dibahas pelaksanaan Evaluasi Penyelenggaraan Statistik Sektoral (EPSS) Tahun 2026 yang saat ini sedang berjalan di Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) serta Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP). Evaluasi ini bertujuan untuk meningkatkan Indeks Pembangunan Statistik (IPS) Kabupaten Indramayu.
‎Kepala Diskominfo Indramayu, Suwenda menyampaikan dukungan penuh terhadap pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 ini. Menurutnya, data yang akurat sangat penting sebagai dasar dalam merumuskan kebijakan pembangunan yang efektif dan berkelanjutan.
‎“Kami mendukung penuh suksesnya Sensus Ekonomi 2026 agar mampu memotret seluruh aktivitas ekonomi di Kabupaten Indramayu secara komprehensif,” ujarnya.
Suwenda berharap, responden yang disensus memberikan jawaban yang jujur, karena jawaban responden menjadi modal untuk menyusun kebijakan pemerintah terhadap daerah yang disensus.

‎Kegiatan koordinasi ini dihadiri perwakilan BPS Kabupaten Indramayu, di antaranya Akhmad Sugandi dan Yoyok Sandi dari tim kerja sama dan koordinasi kelembagaan serta Anggit Oktilasari sebagai Ketua Tim Desa Cantik.
‎Melalui koordinasi dan kolaborasi yang solid, diharapkan pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 di Kabupaten Indramayu dapat berjalan sukses dan menghasilkan data yang berkualitas untuk mendukung pembangunan daerah.
(Nana. S)

Ditpolairud Polda Riau dan Polres Inhu Gelar Program "JALUR" di Pemukiman Suku Talang Mamak




INDRAGIRI HULU – Ditpolairud Polda Riau bersama Polres Indragiri Hulu menggelar Program JALUR (Jelajah Riau untuk Rakyat) di pemukiman Suku Talang Mamak, Dusun Nunusan, Desa Rantau Langsat, Kecamatan Batang Gansal, Jumat (24/4/2026).


Kegiatan dimulai pukul 08.00 WIB, dipimpin Ps. Kasubdit Patroli Ditpolairud Kompol Rahmat Hidayat, S.I.K., M.H., didampingi Kasat Binmas Polres Inhu AKP Jhonson Hatigoran Sitompul, S.H. Personel gabungan dari Ditpolairud, Polres Inhu, Polsek Batang Gansal, dan Puskesmas Batang Gansal turut terlibat.

Tim menempuh perjalanan darat 6 jam dari Pekanbaru, dilanjutkan 2 jam menggunakan speed boat menyusuri Sungai Gansal untuk mencapai lokasi.

Tiga kegiatan utama dilaksanakan:
1. *Peduli Ekonomi Pesisir*: Pembagian 60 paket sembako untuk warga Suku Talang Mamak di Dusun Nunusan.
2. *Klinik Terapung*: Layanan pemeriksaan kesehatan dan pengobatan gratis.
3. *Kapal Baca*: Akses literasi bagi anak-anak serta pembagian 40 paket alat tulis.

“Melalui JALUR kami ingin hadir langsung ke masyarakat pesisir dan pedalaman. Selain menyalurkan bantuan, kami juga ingin menjalin silaturahmi dan melihat langsung kondisi warga Suku Talang Mamak,” ujar Kompol Rahmat Hidayat.

Program JALUR merupakan program unggulan Kapolda Riau Irjen Herry Heryawan yang ditujukan bagi masyarakat di daerah pesisir sungai maupun laut. Program ini bertujuan membangun kedekatan Polri dengan masyarakat adat di sepanjang Sungai Gansal, serta mendorong kepedulian terhadap pendidikan dan kesehatan anak-anak Suku Talang Mamak.

***Hobbi Pargaulan***

Ditpolairud Polda Riau dan Polres Inhu Gelar Program "JALUR" di Pemukiman Suku Talang Mamak



INDRAGIRI HULU – Ditpolairud Polda Riau bersama Polres Indragiri Hulu menggelar Program JALUR (Jelajah Riau untuk Rakyat) di pemukiman Suku Talang Mamak, Dusun Nunusan, Desa Rantau Langsat, Kecamatan Batang Gansal, Jumat (24/4/2026).


Kegiatan dimulai pukul 08.00 WIB, dipimpin Ps. Kasubdit Patroli Ditpolairud Kompol Rahmat Hidayat, S.I.K., M.H., didampingi Kasat Binmas Polres Inhu AKP Jhonson Hatigoran Sitompul, S.H. Personel gabungan dari Ditpolairud, Polres Inhu, Polsek Batang Gansal, dan Puskesmas Batang Gansal turut terlibat.


Tim menempuh perjalanan darat 6 jam dari Pekanbaru, dilanjutkan 2 jam menggunakan speed boat menyusuri Sungai Gansal untuk mencapai lokasi.


Tiga kegiatan utama dilaksanakan:
1. *Peduli Ekonomi Pesisir*: Pembagian 60 paket sembako untuk warga Suku Talang Mamak di Dusun Nunusan.
2. *Klinik Terapung*: Layanan pemeriksaan kesehatan dan pengobatan gratis.
3. *Kapal Baca*: Akses literasi bagi anak-anak serta pembagian 40 paket alat tulis.

“Melalui JALUR kami ingin hadir langsung ke masyarakat pesisir dan pedalaman. Selain menyalurkan bantuan, kami juga ingin menjalin silaturahmi dan melihat langsung kondisi warga Suku Talang Mamak,” ujar Kompol Rahmat Hidayat.

Program JALUR merupakan program unggulan Kapolda Riau Irjen Herry Heryawan yang ditujukan bagi masyarakat di daerah pesisir sungai maupun laut. Program ini bertujuan membangun kedekatan Polri dengan masyarakat adat di sepanjang Sungai Gansal, serta mendorong kepedulian terhadap pendidikan dan kesehatan anak-anak Suku Talang Mamak.

***Hobbi Pargaulan***

Atasi TPA Overload, Kodim 0735/Ska Gerakkan Strategi Integratif  Kelola Sampah di Kota Surakarta

Surakarta - ​Kota Surakarta saat ini menghadapi tantangan serius terkait manajemen limbah padat. Fokus utama tertuju pada Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Putri Cempo, yang telah melampaui kapasitas idealnya (overload). 

Berdasarkan data riset lingkungan, komposisi sampah harian di Surakarta didominasi oleh sampah organik yang mencapai kisaran 60-70%, sementara sisanya merupakan sampah anorganik seperti plastik dan kertas. Volume sampah yang masuk ke TPA setiap harinya memerlukan intervensi kreatif agar tidak hanya bertumpuk menjadi polutan.

Menjawab tantangan itu, Kodim 0735/Surakarta hadir sebagai katalisator dengan strategi integratif penanganan sampah, mulai dari edukasi di tingkat rumah tangga hingga pengolahan inovatif di hilir.

​Dalam kerangka tugas operasi militer selain perang (OMSP), Komando Distrik Militer (Kodim) 0735/Surakarta hadir sebagai katalisator dalam membantu mengatasi kesulitan masyarakat, Keterlibatan TNI dalam isu lingkungan ini merupakan bentuk implementasi kemanunggalan TNI dengan rakyat untuk menjaga stabilitas kesehatan dan kebersihan wilayah.

Langkah ini sejalan dengan penekanan Presiden Prabowo Subianto bahwa penanganan sampah bukan sekadar isu lingkungan, melainkan bagian strategis dari ketahanan nasional dan kesehatan masyarakat. Kebijakan pemerintah pusat saat ini mendorong akselerasi pengelolaan sampah yang komprehensif, mengingat akumulasi limbah yang tidak terkelola dapat menjadi bom waktu bagi ekosistem perkotaan.

Saat dikonfirmasi aak media, Kamis (23/04/2026) Dandin 0735/Surakarta Letkol Inf Arief Handoko Usman, S.H., menegaskan upaya konkret yang dilakukan oleh Kodim 0735/Surakarta diwujudkan melalui kegiatan sosialisasi dan pendampingan kepada masyarakat. Salah satu personel Kodim 0735/Surakarta yakni Pelda Rudi, berperan aktif dalam memberikan edukasi terkait penanganan sampah yang tepat.

"Kegiatan sosialisasi ini menyasar berbagai lapisan masyarakat, mulai dari tingkat RT/RW hingga komunitas lingkungan, dengan pendekatan komunikatif dan partisipatif."tuturnya.

"Penanganan sampah ditekankan dimulai dari hulu, yaitu dari sumber sampah itu sendiri. Masyarakat didorong untuk melakukan pemilahan sampah sejak awal menjadi dua kategori utama, yaitu sampah organik dan anorganik. Pemilahan ini menjadi kunci dalam meningkatkan efektivitas proses pengolahan selanjutnya serta mengurangi beban TPA."tegas Dandim.

"Untuk Sampah anorganik, seperti plastik, botol, dan kertas, kita arahkan untuk dikelola melalui sistem bank sampah. Melalui mekanisme ini, masyarakat dapat menabung sampah yang memiliki nilai ekonomis, sehingga selain mengurangi limbah, juga memberikan manfaat finansial. Bank sampah menjadi instrumen penting dalam membangun ekonomi sirkular berbasis masyarakat."ujarnya.

"Sementara itu, sampah organik dikelola melalui fasilitas Tempat Pengolahan Sampah Reduce-Reuse-Recycle (TPS3R) Mojosongo. Di lokasi ini, sampah organik diolah menjadi berbagai produk bernilai guna, seperti kompos, maggot (larva lalat Black Soldier Fly), kasgot (bekas maggot), serta Pupuk Cair Organik (PCO). Pengolahan ini tidak hanya mengurangi volume sampah secara signifikan, tetapi juga menghasilkan produk yang dapat dimanfaatkan untuk pertanian dan kegiatan ekonomi lokal."imbuh Dandim.

Lebih lanjut Dandim menegaskan peran Kodim 0735/Surakarta dalam dinamika lingkungan di Surakarta membuktikan bahwa penanganan sampah memerlukan kolaborasi lintas sektoral yang kuat. Dengan mengedepankan metode pemilahan di hulu dan pengolahan inovatif di hilir (seperti di TPS3R Mojosongo), permasalahan sampah di Surakarta dapat diurai secara bertahap.

"​Inisiatif ini tidak hanya mendukung program pemerintah pusat, tetapi juga memberikan edukasi bagi masyarakat bahwa melalui tata kelola yang tepat, sampah dapat diubah menjadi berkah. Kesadaran kolektif untuk memilah dan mengolah adalah kunci utama dalam mewujudkan Kota Surakarta yang bersih, sehat, dan berkelanjutan."pungkas Dandim.

Penulis : Arda 72
Uploaded Image