Berita Terkini

Jaga Kamtibmas, Babinsa Bersama Linmas Optimalkan Patroli Malam Hari

Wonogiri - Dalam upaya menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas), Babinsa Koramil 01/Wonogiri Kodim 0728/Wonogiri Sertu Agus be...

Postingan Populer

Minggu, 01 Februari 2026

Serap Informasi Sambil Ngopi Bersama Warga, Babinsa Komsos di Warung Kopi

Surakarta – Dalam menjalin komunikasi antara aparat Komando Kewilayahan dengan masyarakat bisa dilakukan di mana saja. Seperti yang dilakukan Babinsa Koramil 04/jebres Kodim 0735/Surakarta Serda Tarto yang melakukan Komunikasi Sosial (Komsos) bersama warga di warung Ibu Samini RT 02 RW15 Pucangsawit Kecamatan Jebres, Senin (02/02/2026).

Warga Masyarakat sebagian penikmat kopi. Karena itu warung atau kedai kopi banyak ditemui di pelosok daerah ini. Baik siang maupun malam, berbagai lapisan masyarakat mengisi warung-warung kopi bahkan di teras-teras rumah untuk bersantai minum kopi, silaturahmi, komunikasi atau pun bertukar pikiran serta menjadi sarana silaturahmi.

Karena hal tersebut maka dimanfaatkan oleh Babinsa Serda Tarto untuk menjalin Komunikasi Sosial (Komsos) antara TNI dengan masyarakat sekaligus menghimbau masyarakat untuk selalu menjaga kesehatan, menjaga keamanan serta waspada terhadap perkembangan situasi apapun.

Serda Tarto selaku Babinsa mengatakan, Komsos dengan warga secara langsung hasilnya akan lebih efektif. Sehinga Babinsa mengerti keluh kesah warganya dan juga sebaliknya sebagai Babinsa bisa mendapatkan informasi dan mengetahui permasalahan yang dihadapi di masyarakat.

 "Dengan adanya Komsos yang dilaksanakan Babinsa secara rutin," Imbuhnya.

Penulis : Arda 72

Peringati Bulan K3 Nasional, Kilang Pertamina Balongan Bangun Semangat Pekerja Perkuat Budaya HSSE







Indramayu,
 Sergaptarget Kilang Pertamina Balongan kembali menggelar rangkaian peringatan Bulan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) Nasional 2026, yang diawali dengan upacara di GOR  Bumi Patra /perumahan Pertamina Balongan Indramayu, Jum'at 30/01/2026

General Manager (GM) Kilang Balongan, Yulianto Triwibowo,  bertindak sebagai Pembina  upacara  menyampaikan bahwa Bulan Keselamatan dan Kesehatan Kerja diselenggarakan sebagai momentum untuk memperkuat komitmen dalam membangun pengelolaan K3.

"Melalui pelaksanaan Bulan K3 di lingkungan PT KPI Unit VI Balongan, diharapkan dapat meningkatkan kesadaran, kepatuhan dan peran aktif seluruh Pekerja, Mitra Kerja dan Kontraktor sehingga terciptanya lingkungan kerja yang aman, sehat dan produktif," ungkap Yulianto.

Sebagai bentuk komitmen perusahaan dalam pengelolaan K3, Sambung GM, Pertamina kini memberikan wewenang kepada seluruh Pekerja, Mitra Kerja, Kontraktor dan Visitor untuk memberhentikan tindakan atau kondisi yang tidak aman melalui penerapan Stop Work Authority.

"Marilah bersama-sama kita ambil bagian untuk menciptakan safety culture yang kokoh sehingga diharapkan dapat meningkatkan safety awareness setiap personel yang melaksanakan aktivitas di lingkungan PT Kilang Pertamina Internasional Unit VI Balongan," tegas GM Kilang Balongan.

Ketua Panitia Bulan K3 Kilang Balongan, Andhika Oly Hendrawan, menyampaikan pada Bulan K3 Nasional tahun ini, PT Pertamina (Persero) mengusung tema "Memperkuat Akuntabilitas Pimpinan dan Kepatuhan Pekerja Dalam Membangun Budaya HSSE Pertamina yang Inklusif, Kolaboratif, dan Berkelanjutan".
Dalam memperingati Bulan K3 ini, ungkapnya, sejumlah rangkaian perlombaan dan kegiatan akan diadakan, diantaranya HSSE Road Show, Lomba GHK and Clean Desk Challenge, Quiz K3, Seminar Kesehatan, Upskilling Safetyman Kontraktor, Lomba First Aider, Sosialisasi Peraturan Berkendara & Berlalulintas dan SIM Online, dan Sosialisasi Penanggulangan Kebakaran Desa Ring 1.

"Seluruh rangkaian kegiatan semoga dapat berjalan sesuai dengan tujuan bersama yaitu meningkatkan Kompetensi HSSE yang unggul pada setiap insan pekerja," Harap Andhika Oly.

Sementara itu, Pjs. Area Manager Communication, Relation & CSR RU VI Balongan, Rizky Anggia Putri, mengungkapkan dalam menyemarakkan Bulan K3 2026 ini, Kilang Pertamina Balongan juga mengagendakan Sosialisasi Penanggulangan Kebakaran kepada masyarakat Desa Ring 1 pada 12 Februari 2026 mendatang.

"Tujuannya adalah berbagi pengetahuan dan pengalaman kepada warga masyarakat hingga perangkat desa dalam menanggulangi kebakaran," ungkap Rizky Anggia.

Perlu diketahui, Bulan K3 Nasional diperingati setiap tahun mulai 12 Januari hingga 12 Februari, Berdasarkan Keputusan Menteri Ketenagakerjaan Republik Indonesia Nomor 4 Tahun 2026, Tema Bulan K3 Nasional Tahun 2026 yang dietapkan pemerintah yaitu "Membangun Ekosistem Pengelolaan K3 Nasional yang Profesional, Andal, dan Kolaboratif".

 
(Nana.  S)

PT Wiratama Indramayu Perkasa Siapkan Infrastruktur Lengkap, Perkuat Daya Saing Kawasan Industri di Indramayu

Indramayu — PT Wiratama Indramayu Perkasa terus menunjukkan keseriusannya dalam mengembangkan kawasan industri yang modern, terintegrasi, dan siap bersaing di tingkat nasional. Untuk menjamin kelancaran operasional para pelaku usaha, perusahaan ini menyiapkan infrastruktur lengkap yang dirancang khusus guna mendukung efisiensi produksi, kelancaran logistik, serta keberlanjutan lingkungan.

Pengembangan infrastruktur tersebut menjadi bagian penting dari strategi PT Wiratama Indramayu Perkasa dalam menarik minat investor, sekaligus memperkuat posisi Indramayu sebagai salah satu wilayah potensial pengembangan industri di Jawa Barat.

Dari sisi kelistrikan, kawasan industri PT Wiratama Indramayu Perkasa telah dilengkapi dengan gardu induk mandiri yang berada langsung di dalam kawasan. Keberadaan gardu induk ini memberikan jaminan pasokan listrik yang stabil dan andal bagi seluruh tenant, sehingga risiko gangguan operasional akibat keterbatasan suplai listrik dapat diminimalisasi.

Selain kelistrikan, pengelolaan air juga menjadi perhatian utama. PT Wiratama Indramayu Perkasa mengoperasikan Water Treatment Plant (WTP) dan Waste Water Treatment Plant (WWTP) dengan sistem modern. Fasilitas ini tidak hanya menjamin ketersediaan air bersih untuk kebutuhan industri, tetapi juga memastikan limbah cair diolah sesuai dengan standar lingkungan yang berlaku. Langkah ini sejalan dengan komitmen perusahaan dalam mendukung praktik industri yang ramah lingkungan dan berkelanjutan.

Dalam hal pemenuhan kebutuhan energi, kawasan industri ini mendapatkan suplai gas bumi secara langsung dari Pertamina. Pasokan gas yang terjamin menjadi nilai tambah penting bagi sektor industri, khususnya bagi perusahaan yang membutuhkan energi dalam jumlah besar dan berkelanjutan. Dengan suplai langsung dari sumber terpercaya, efisiensi biaya dan kontinuitas produksi dapat lebih terjaga.

Dukungan infrastruktur telekomunikasi juga disiapkan untuk menjawab kebutuhan industri modern yang semakin bergantung pada teknologi digital. PT Wiratama Indramayu Perkasa menyediakan akses internet berkecepatan tinggi melalui jaringan Telkomsel, yang memungkinkan kelancaran komunikasi, pengelolaan data, serta operasional berbasis sistem digital dan otomasi.

Dari aspek aksesibilitas, kawasan industri ini didukung oleh jaringan jalan lebar dengan dua sisi dan enam jalur. Infrastruktur jalan tersebut dirancang untuk menunjang mobilitas kendaraan berat, aktivitas bongkar muat, serta kelancaran arus logistik keluar-masuk kawasan. Dengan akses jalan yang memadai, distribusi barang menjadi lebih efisien dan waktu tempuh dapat ditekan.

Tak hanya itu, PT Wiratama Indramayu Perkasa juga menyediakan kavling lahan siap bangun bagi calon investor. Lahan tersebut telah dilengkapi dengan urugan tanah, sehingga proses pembangunan dapat dilakukan lebih cepat tanpa memerlukan persiapan lahan tambahan. Kesiapan lahan ini menjadi solusi praktis bagi investor yang ingin segera merealisasikan pembangunan fasilitas industri mereka.

Pengembangan kawasan industri dengan infrastruktur yang lengkap dan terintegrasi ini diharapkan mampu mendorong pertumbuhan ekonomi daerah, membuka lapangan kerja baru, serta meningkatkan daya saing Indramayu sebagai destinasi investasi. Kehadiran kawasan industri modern juga diharapkan dapat memberikan dampak positif bagi masyarakat sekitar melalui peningkatan aktivitas ekonomi dan pembangunan wilayah.

Dengan berbagai fasilitas yang disiapkan, PT Wiratama Indramayu Perkasa menegaskan komitmennya untuk menjadi mitra strategis bagi pelaku industri dan investor. Perusahaan optimistis bahwa dukungan infrastruktur yang andal akan menjadi fondasi kuat bagi pertumbuhan industri yang berkelanjutan di Kabupaten Indramayu. (WH/TIM)

Operasi Keselamatan Candi 2026, Polres Wonosobo Kedepankan Penindakan Humanis



Polres Wonosobo melaksanakan Apel Gelar Pasukan Operasi Keselamatan Candi-2026 yang dipimpin Wakapolres Wonosobo Kompol Agustinus David Putraningtyas, S.Sos., M.H., pada Senin (2/2/2026) di halaman Mapolres Wonosobo. Apel gelar pasukan tersebut diikuti oleh jajaran Forkopimda Kabupaten Wonosobo, TNI, Dinas Perhubungan, dan Satpol PP.

Apel gelar pasukan dilaksanakan dalam rangka mengecek kesiapan personel serta sarana dan prasarana pendukung operasi, sekaligus memastikan sinergi dan koordinasi seluruh unsur terkait guna mendukung keberhasilan pelaksanaan tugas di lapangan.

Dalam apel tersebut, Wakapolres Wonosobo membacakan amanat Kapolda Jawa Tengah yang menyampaikan bahwa Operasi Keselamatan Candi-2026 merupakan kegiatan cipta kondisi menjelang Idul Fitri 1447 H Tahun 2026. Operasi ini dilaksanakan selama 14 hari, terhitung mulai 2 hingga 15 Februari 2026, dengan melibatkan 3.592 personel yang terdiri dari 279 personel Satgas Polda dan 3.313 personel dari satuan wilayah jajaran.

Operasi Keselamatan Candi-2026 merupakan operasi harkamtibmas yang mengedepankan upaya preemtif, preventif, serta represif terhadap pelanggaran lalu lintas yang berpotensi menimbulkan kecelakaan. Penindakan dilakukan melalui sistem ETLE statis dan mobile serta pemberian blanko teguran kepada pelanggar.

Adapun sasaran operasi meliputi penyeberangan tidak pada tempatnya, kendaraan tidak layak jalan, penggunaan knalpot tidak sesuai spesifikasi teknis (brong), tidak menggunakan helm SNI dan sabuk pengaman, balap liar, parkir sembarangan, penggunaan ponsel saat berkendara, berboncengan lebih dari satu orang, melawan arus, serta mengemudi dalam pengaruh alkohol.

Sebagai bentuk keteladanan sebelum melakukan penertiban kepada masyarakat, usai pelaksanaan apel juga dilakukan pengecekan kendaraan dinas serta kelengkapan administrasi dan keselamatan para pengemudi. Pengecekan meliputi kondisi kendaraan, surat-surat, helm, sabuk pengaman, serta kelengkapan pendukung lainnya. Langkah ini menegaskan komitmen Polres Wonosobo bahwa penegakan aturan lalu lintas harus diawali dari kedisiplinan personel Polri sendiri.

Dalam amanatnya, pimpinan menekankan kepada seluruh personel agar meningkatkan keimanan dan ketakwaan kepada Tuhan Yang Maha Esa, menjaga keselamatan dalam pelaksanaan tugas, meningkatkan disiplin, serta mewujudkan Polantas yang bersih dari praktik korupsi, kolusi, dan nepotisme guna membangun budaya tertib berlalu lintas di masyarakat.

Selain itu, personel diminta memperkuat sinergi dan kolaborasi dengan TNI, pemerintah daerah, instansi terkait, serta seluruh elemen masyarakat, serta mengedepankan pendekatan preemtif dan preventif yang edukatif dan humanis guna meningkatkan kepercayaan publik terhadap Polri.

Wakapolres Wonosobo Kompol Agustinus David Putraningtyas, S.Sos., M.H., menegaskan bahwa keteladanan aparat menjadi kunci utama dalam membangun budaya tertib berlalu lintas di tengah masyarakat.

"Sebelum kita menertibkan masyarakat, sudah seharusnya kita menertibkan diri sendiri. Anggota Polri harus menjadi contoh dalam berlalu lintas, baik dari kelengkapan kendaraan, sikap berkendara, maupun kepatuhan terhadap aturan. Dengan demikian, imbauan dan penindakan yang dilakukan akan lebih mudah diterima masyarakat," tegasnya.

Ia menambahkan bahwa melalui Operasi Keselamatan Candi-2026, Polres Wonosobo berkomitmen mengedepankan pendekatan humanis, edukatif, dan profesional guna menekan angka pelanggaran dan kecelakaan lalu lintas serta meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya keselamatan di jalan raya.

Seluruh anggota juga diingatkan untuk menghindari tindakan kontraproduktif yang dapat mencoreng citra Polri, meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi ancaman, serta memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat secara sopan, humanis, dan profesional demi terwujudnya Polri yang Presisi.

Melalui pelaksanaan Operasi Keselamatan Candi-2026 ini, diharapkan dapat terbangun budaya tertib berlalu lintas serta terwujud kamtibcarlantas yang aman dan nyaman di wilayah Jawa Tengah, khususnya Kabupaten Wonosobo.

(Yudhi)

Bersama Linmas Babinsa Yakinkan Wilayah Binaan Tetap Kondusif Dengan Patroli Malam

Wonogiri - Dalam rangka memberikan rasa nyaman dan aman terhadap warga masyarakat yang ada di wilayah binaan Babinsa Koramil 05/Baturetno Kodim 0728/Wonogiri Serka Sukarni bersama anggota Linmas Desa Gambiranom Kec. Baturetno, melaksanakan patroli wilayah guna memantau situasi  kamtibmas yang tetap kondusif dan aman. Minggu Malam (1/2/2026).

Dalam pelaksanaan patroli dengan sasaran yaitu pemukiman penduduk dan melaksanakan dialogis dengan masyarakat/warga binaan agar selalu meningkatkan kewaspadaan mengingat kejahatan bisa terjadi kapan dan dimana saja serta agar ikut berperan aktif menjaga kamling guna tercipta dan terpeliharanya sitkamtibmas yang kondusif dan aman.

Kegiatan Patroli ini bertujuan menjaga wilayah tetap aman dan kondusif serta untuk menjalin tali silaturahmi guna menjaga keakraban antara Aparat keamanan dengan warga.

Serka Sukarni menyampaikan, Babinsa akan selalu aktif melaksanakan pembinaan wilayah binaan agar terhindar dari kejadian ataupun ancaman yang tidak di inginkan.

" Masyarakat/warga binaan agar selalu meningkatkan kewaspadaan mengingat kejahatan bisa terjadi kapan dan dimana saja serta agar ikut berperan aktif menjaga kamling guna tercipta dan terpeliharanya situasi kondusif dan aman, sebab keamanan bukan hanya menjadi tanggung jawab pihak aparat saja namun menjadi tanggung jawab seluruh lapisan masyarakat.," tandas Babinsa.

Penulis : Arda 72

Sembari Berpatroli Memberikan Rasa Aman Kepada Warga, Babinsa Kepatihan Kulon Laksanakan Pengaman Ibadah Gereja

Surakarta - Babinsa Kepatihan Kulon Koramil 04/Jebres Kodim 0735/Surakarta Serka Dominggus dan Koptu Rudy  Pemantauan ibadah dilaksanakan di Gereja GBI Jln Sutansahrir 88 Kelurahan Kepatihan kulon kecamatan Jebres, Minggu (02/01/2026).

Babinsa Kepatihan Kulon menuturkan, monitoring Kegiatan Ibadah ini dilakukan setiap minggu untuk meyakinkan Rasa Aman dan nyaman terhadap Jemaat yang melakukan Ibadah, agar konsentrasi untuk Mendengarkan Isi Khotbah yang disampaikan Pendeta kepada jemaat agar dikerjakan, dilakukan dan diamalkan sesuai dengan Firman yang disampaikan.

"Kami juga menyampaikan Linmas selaku menjaga keamanan ibadah agar tetap siap sedia dalam pemantauan kendaraan milik jemaat baik Roda 2 maupun Roda 4 harus diyakinkan aman,"imbuhnya .

"Karena kita perlu mengantisipasi dari orang orang yang tidak bertanggung jawab beraksi disekitaran Gereja, selanjutnya antisipasi juga orang yang kita tidak kenal jangan mudah diberi akses masuk dan kita lakukan pemeriksaan karena semuanya perlu adanya langkah antisipasi,"pungkasnya.

Pelayan gereja Menyampaikan kepada Babinsa terima kasih atas Pantauan dan monitoring Wilayah, kami merasa Bangga dan Senang Atas kehadiran untuk berkonsultasi, komunikasi dan memberikan kepercayaan masyarakat. Babinsa selalu ada bersama masyarakat untuk membantu dan memberikan rasa aman dan nyaman khususnya saat pelaksanaan Ibadah seperti saat ini.

Penulis : Arda 72

Pastikan Wilayah Aman Dan Kondusif, Piket Koramil 01/Laweyan Bersama Linmas Laksanakan Patroli Malam, Sambangi Obyek Vital

Surakarta - Demi terciptanya situasi aman dan kondusif, Piket Koramil 01/ Laweyan, Kodim 0735/Surakarta Serda Fredo melaksanakan patroli bersama Linmas di seputaran wilayah kecamatan Laweyan, Minggu (01/02/2026), tadi malam.

Ditegaskan Serda Fredo kegiatan patroli malam selain memberi himbauan kepada warga, juga untuk menjalin silaturahmi dengan mitra karib yang dapat memberikan informasi untuk mendukung tugas Piket koramil 01/ Laweyan di wilayah.

"Sembari berpatroli kami mengecek situasi keamanan wilayah kecamatan Laweyan dan juga obyek vital yang ada di wilayah kecamatan Laweyan ini."ujarnya.

"Kami juga berharap masyarakat dapat meningkatkan kewaspadaan dan menjaga lingkungan masing-masing agar situasi tetap aman dan kondusif."imbuhnya.

"Patroli yang dilaksanakn setiap malam sangatlah berperan penting dalam menciptakan wilayah yang aman di wilayah maka pelaksanaan kegiatan patroli wilayah sangat perlu diadakan demi kenyamanan dan terciptanya wilayah yang aman dan Kondusif."pungkas Serda Fredo.

Penulis : Arda 72

PMI Asal Indramayu Butuh Perhatian Pemerintah Usai Dipulangkan Dari Malaysia Indramayu, Sergaptarget Seorang Pekerja Migran Indonesia (PMI) asal Kabupaten Indramayu bernama Maryam (60) kini hidup dalam kondisi memprihatinkan usai dipulangkan dari Malaysia. Perempuan lansia tersebut tiba di tanah air dalam keadaan menderita stroke dan tanpa kepastian penanganan medis jangka panjang. Meski sempat mendapat perawatan darurat dari relawan dan tenaga kesehatan setempat, hingga kini nasib dan kelanjutan hidup Maryam masih belum mendapat kepastian dari pihak terkait. Salah seorang relawan, Lina, mengungkapkan bahwa Maryam sebelumnya ditemukan terlantar di Malaysia. Ia diduga bekerja sebagai PMI ilegal tanpa dokumen resmi dan tanpa pemberi kerja yang jelas. “Berdasarkan alasan kemanusiaan, seorang warga Indonesia yang bekerja di Malaysia mengurus seluruh proses kepulangan Ibu Maryam, termasuk biaya tebusan di KBRI, agar beliau bisa kembali ke tanah air,” ujar Lina.

PMI Asal Indramayu Butuh Perhatian Pemerintah
Usai Dipulangkan Dari Malaysia


 

Indramayu, Sergaptarget
Seorang Pekerja Migran Indonesia (PMI) asal Kabupaten Indramayu bernama Maryam (60) kini hidup dalam kondisi memprihatinkan usai dipulangkan dari Malaysia. Perempuan lansia tersebut tiba di tanah air dalam keadaan menderita stroke dan tanpa kepastian penanganan medis jangka panjang.

Meski sempat mendapat perawatan darurat dari relawan dan tenaga kesehatan setempat, hingga kini nasib dan kelanjutan hidup Maryam masih belum mendapat kepastian dari pihak terkait.

Salah seorang relawan, Lina, mengungkapkan bahwa Maryam sebelumnya ditemukan terlantar di Malaysia. Ia diduga bekerja sebagai PMI ilegal tanpa dokumen resmi dan tanpa pemberi kerja yang jelas.

"Berdasarkan alasan kemanusiaan, seorang warga Indonesia yang bekerja di Malaysia mengurus seluruh proses kepulangan Ibu Maryam, termasuk biaya tebusan di KBRI, agar beliau bisa kembali ke tanah air," ujar Lina.

Setibanya di Indonesia, Maryam sempat diantar ke satu-satunya kerabat yang tersisa, yakni kakaknya yang tinggal di BTN Lama Asrama Haji.

"Namun, kondisi kakaknya yang sudah lanjut usia dan mengalami keterbatasan ekonomi membuat perawatan Ibu Maryam tidak memungkinkan," jelas Lina.

Kondisi Kesehatan Memburuk Saat pertama kali tiba, Maryam diketahui menderita stroke tanpa luka fisik. Namun, setelah sekitar satu bulan tinggal di rumah kerabatnya, kondisi kesehatannya memburuk secara drastis.

"Ia ditemukan mengalami infeksi parah di beberapa bagian tubuh hingga menimbulkan aroma tidak sedap," ungkap Lina.

Beruntung, respons cepat dari para relawan serta bantuan tenaga medis, termasuk bidan desa, berhasil memberikan penanganan awal terhadap luka-luka tersebut. Saat ini, kondisi Maryam dilaporkan mulai berangsur membaik.

Untuk sementara, Maryam tinggal di rumah Ketua RT setempat dan dikategorikan sebagai lansia sebatang kara, mengingat minimnya dukungan keluarga yang mampu secara fisik maupun finansial.

Lina bersama tim relawan, termasuk dari Jabar Bergerak, mengetuk kepedulian pemerintah daerah, instansi terkait, serta para dermawan untuk memberikan perhatian serius terhadap kondisi Maryam.

"Kami berharap ada penanganan medis berkelanjutan untuk penyakit stroke dan pemulihan luka infeksi, kepastian tempat tinggal yang layak seperti panti sosial lansia, serta bantuan logistik dan kebutuhan dasar sehari-hari," katanya.

"Intinya, Ibu Maryam hidup sebatang kara. Ia sangat membutuhkan kepedulian semua pihak agar bisa menjalani sisa hidupnya dengan lebih layak," pungkas Lina.

(Nana.  S)


Telah terjadi Ledakan Yang Memakan Korban Jiwa Diduga Dari Home Industri Petasan






Indramayu, Sergaptarget
Telah terjadi peristiwa ledakan yang diduga berasal dari home industri pembuatan petasan Sabtu malam (31/01/2026).

Berlokasi di desa Lohbener Lor, kecamatan Jatibarang, kabupaten Indramayu Jawa Barat.

Babinsa dari Koramil 1604/ Jatibarang, Sertu Edi Supriono telah melakukan evakuasi dan identifikasi pasca terjadinya peristiwa ledakan yang diduga berasal dari kegiatan home industri pembuatan petasan yang berada di wilayah tersebut. Pemilik home industri petasan bernama Carita alias Tolok, Umur (35) berlokasi RT.13 RW.04 desa Lohbener Lor.

Sertu Edi menjelaskan korban Carita alias Tolok meninggal dunia dan besaran kerugian materil masih dalam proses pendataan dan belum dapat dipastikan.

Menurut saksi lurah desa Lohbener Lor, Toto menerangkan kronologis kejadian sekitar pukul 17.00 WIB, korban diketahui sedang melakukan aktivitas peracikan bahan-bahan obat petasan di lokasi home industri miliknya.

Pada saat berlangsungnya proses pencampuran bahan-bahan tersebut, diduga terjadi percikan api yang kemudian memicu terjadinya ledakan.

"Akibat ledakan tersebut, korban meninggal dunia di tempat kejadian, dengan kondisi tubuh mengalami kerusakan berat akibat ledakan".

Pada saat peristiwa terjadi, para pekerja diketahui telah selesai melaksanakan aktivitas kerja dan telah pulang, sehingga korban berada di lokasi dalam keadaan seorang diri, ujarnya.

Pasca terjadinya ledakan, jenazah korban dievakuasi oleh Babinsa Koramil 1604/Jatibarang, Kapolsek Jatibarang, Kompol Darli, SH., beserta anggota, Sat-Reskrim Polres Indramayu.

Pihak kepolisian masih melakukan pendalaman terkait penyebab pasti ledakan tersebut, termasuk aktivitas pembuatan petasan yang diduga menjadi sumber kejadian.

 

(Nana. S)

Sabtu, 31 Januari 2026

Pastikan Wilayah Aman , Babinsa Sumber Bersama Satlinmas Laksanakan Patroli Keamanan Lingkungan

Surakarta - Babinsa Kelurahan Sumber Koramil 02/Banjarsari Kodim 0735/Surakarta Serka Yusuf dan Sertu Dadan bersama Satlinmas Kelurahan Sumber melaksanakan kegiatan Patroli Siang hari di wilayah  Kelurahan Sumber Kecamatan Banjarsari, Minggu (01/02/2026).

Ditegaskan Serka Yusuf patroli wilayah kali ini dilaksanakan untuk monitoring aktifitas warga masyarakat pada siang hari serta untuk meminimalisir dan mencegah tindak kejahatan ataupun gangguan keamanan di lingkungan masyarakat 

"Selain itu kegiatan ini juga bertujuan untuk mengecek fasilitas umum yang sudah rusak. seperti pagar pagar di pinggir sungai dan jembatan jembatan yang rawan keselamatan pengguna nya."tegasnya.

"Di sela - sela kegiatan Patroli, kami bersama Satlinmas menghimbau kepada warga masyarakat agar ikut serta dalam menjaga keamanan dan ketertiban di wilayah Kelurahan Kestalan Kecamatan Banjarsari Kota Surakarta."pungkasnya.

Penulis : Arda 72