Berita Terkini

Puncak Ekshibisi Lomba Orasi Green Policing Polda Riau Tahun 2026

Pekanbaru - Polda Riau telah menyelesaikan Ekshibisi Lomba Orasi Green Policing 2026, agenda puncak diselenggarakan di Atrium Mal SKA Pekanb...

Postingan Populer

Jumat, 13 Februari 2026

Serah Terima Jabatan Kuwu Desa Balongan Kecamatan Balongan Indramayu







Indramayu, Sergaptarget Serah terima jabatan Kuwu lama Radibin Tjasmad ke Kuwu definitif Abdul Kholik SE Kuwu Desa Balongan Kecamatan Balongan Kabupaten Indramayu Jawa Barat, Jum'at 13/02/2026).

Acara berlangsung penuh kekeluargaan, sertijab diadakan dan berlangsung di aula kantor Balai Desa setempat .

Kegiatan Sertijab dihadiri Camat Ade Sukma Wibowo beserta jajarannya, Danramil yang diwakili Babinsa Balongan Eka, Kapolsek Balongan AKP Dedi Wahyudi, dan jajaran, Babinkantibmas, BPD, LPMD, Karang taruna, PKK, Posyandu, RT/RW, serta para undangan dan sebagian warga Desa Balongan.

Selain serah terima jabatan, Kuwu habis masa baktinya Radi menyerahkan Dokumen dan barang milik desa seperti, buku memori, stempel Kuwu, dan inventaris desa.

Dalam sambutanya Radi, menyampaikan banyak terimakasih yang sebesar-besarnya kepada pihak muspika Kecamatan baik Pihak TNI /POLRI dan seluruh Lembaga Desa terkhusus bagi warga Desa Balongan, karena selama dirinya menjabat sebagai Kuwu.

"Semua pihak turut serta membantu dengan sepenuh hati, sehingga Pembangunan desa berbagai sektor dapat berjalan dengan lancar", katanya.

Ditempat yang sama Abdul Kholik yang akrab disapa Badak selaku Kuwu Definitif, mengucapkan banyak terima kasih kepada semua warga, karena telah mempercainya sebagi Kuwu. Kholik berjanji akan melanjutkan Program lanjutan yang dianggap positif dikerjakan oleh Kuwu sebelumnya.

Lebih lanjut Abdul Kholik juga akan melakukan evaluasi terkait Progres kerja lanjutan untuk tahun anggaran 2025-2027. Dan mengajak kepada semua lapisan masyarakat untuk saling bahu membahu membangun desa Balongan semakin maju dalam segala bidang, kita harus bersatu padu membuat perubahan positif, agar desa balongan menjadi desa maju, makmur dan mampu berdaya saing dengan desa lainya

"Hari ini adalah kemenangan bersama dan saya berharap semua kembali menjadi masyarakat Balongan tanpa harus ada kata 1,2 dan 3 mari mewujudkan Balongan menjadi Balongan yang bersama bangkit maju", Tambahnya.

Pelantikan dan pengambilan sumpah kuwu terpilih masyarakat memiliki harapan dan pesan yang untuk disampaikan kepada kuwu terpilih nanti setelah dilantik dan diambil sumpah.

Camat Balongan Ade Sukma Wibowo berpesan baik kepada Kuwu yang sekarang menjabat maupun kepada Kuwu terpilih hendaknya paham tugas dan wewenangnya sesuai dengan Undang Undang Nomor 6 tahun 2014 tentang desa dan pasal pasal yang ada didalamnya seperti pasal 23 dan pasal 25 Undang Undang nomor 6 tahun 2014 serta pasal 26 ayat 1 Undang Undang Desa tentang tugas-tugas yang harus dilakukan Kuwu.

"banyak hal yang perlu diperhatikan oleh kuwu termasuk kuwu terpilih seperti melakukan inovasi program program desa, peningkatan perkembangan pembangunan, kemajuan desa serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan masih banyak lagi", Tukasnya.

 

(Nana.  S)

Pendidikan Kesetaraan bagi Warga Binaan, Lapas Pasir Pangarayan Bersama PKBM Pelita Riau Gelar Pembekalan Calon Tutor


Pasir Pengaraian - Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Pasir Pangarayan bekerja sama dengan Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) Pelita Riau melaksanakan pembekalan bagi calon tutor pendidikan kesetaraan paket A, B, dan C bagi warga binaan pada Jumat (13/2/2026). Kegiatan ini berlangsung setelah sebelumnya kedua pihak menandatangani nota kesepahaman (MoU) yang menjadi landasan program pembelajaran di lapas.

Sebelum pembekalan dimulai, pihak PKBM dan Lapas meninjau langsung ruangan belajar yang akan digunakan, termasuk melakukan simbolik pemotongan pita sebagai tanda dibukanya ruang belajar bagi warga binaan.

Pembekalan dilaksanakan di Lapas Kelas IIB Pasir Pangarayan dan dipandu langsung oleh penyelenggara dari PKBM Pelita Riau bersama jajaran seksi Binadik dan Giatja, serta jajaran Registrasi dan Bimkemas. Kegiatan ini menekankan persiapan calon tutor dalam menyusun strategi pengajaran, termasuk pengenalan Pendidikan Kesetaraan Paket itu sendiri kepada peserta magang nasional. Dengan adanya peserta magang nasional yang saat ini berada di lapas, para calon tutor nantinya akan berasal dari mereka, namun terlebih dahulu dilakukan penentuan peran dan materi pengajaran, misalnya siapa yang akan mengajar materi tertentu untuk paket A, B, maupun C.

Kepala Lapas Kelas IIB Pasir Pangarayan, Efendi Parlindungan Purba, melalui Kasi Binadik dan Giatja, Sunu Istiqomah Danu, menyampaikan bahwa kegiatan ini sejalan dengan 15 Program Aksi Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan, khususnya pada poin 11, yakni Pendidikan Kesetaraan bagi Narapidana dan Anak Binaan.

"Pendidikan kesetaraan paket ini sejalan dengan 15 Program Aksi Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan, khususnya pada poin 11 tentang Pendidikan Kesetaraan bagi Narapidana dan Anak Binaan," ujar Sunu.

PKBM Pelita Riau menyampaikan bahwa pembekalan ini bertujuan memberikan persiapan awal bagi calon tutor, termasuk peserta magang nasional, agar lebih memahami materi dan peran yang akan dijalankan dalam program pendidikan kesetaraan bagi warga binaan.

Melalui kegiatan ini, diharapkan warga binaan dapat lebih siap dan mandiri dalam menghadapi kehidupan setelah masa pidana. Pembekalan calon tutor ini menjadi wujud nyata implementasi Program Aksi Kemenimipas, sekaligus memperkuat komitmen Lapas Kelas IIB Pasir Pangarayan dalam meningkatkan kualitas pelayanan hingga pembinaan warga binaan.

Di duga konsumsi MBG Anak TK di rawat intensif di puskesmas selomerto



WONOSOBO, Raut wajah kesedihan tampak dari seorang ibu muda di salahsatu ruangan yang ada di Puskesmas 1 Selomerto, anak kecil siswa TK Candi yang bernama RK masih terlihat lemas dan wajah pucat karena dari hari jumat makan jatah MBG dari salahsatu SPPG ( sampai sekarang kondisinya belum pulih 100%. (13/2/26)

Dari beberapa keluarga dan tetangga yang menjenguk kepada awak media mereka menyampaikan merasa kecewa dengan program Makan Bergizi Gratis yang tujuannya baik namun hingga sampai pelaksana dibawah tidak bisa maksimal bahkan menyebabkan anak-anak mereka sakit perut, diare hingga dirawat di Puskesmas.

MR ibu dari RK saat bertemu awak media menuturkan anaknya mengalami sakit perut dan diare beberapa jam setelah makan jatah MBG seperti anak-anak yang lain.

"Anak saya makan makanan MBG pada hari jumat dan setelah beberapa jam anak saya pusing dan diare sampai beberapa kali. Saya berusaha membeli obat apotek tapi hingga selasa tidak ada perkembangan baik, lalu karena saya kuatir kemudian saya bawa ke Puskesmas 2 Selomerto yang kemudian diberi obat dan disuruh menunggu hingga 2 hari untuk melihat kondisinya.
 
Karena hingga selasa RK terlihat pucat dan lemas maka kemudian saya bawa ke Puskesmas 1 Selomerto ini," ungkap MR kepada awak media.

"Anak saya bisa pulang kalau sel darah putihnya maksimal 11.000 dan untuk sel darah putih anak saya sekarang baru 20.000, keterangan dari petugas.
 Puskesmas akan dilakukan pengecekan sel darah putih lagi pada hari senin, semoga hari senin anak saya sudah bisa pulang ke rumah," tambahnya.

Saat ditanya apakah pihak SPPG Sudah menjenguk Menjawab sudah pada hari rabu sehari setelah RK masuk Puskesmas.
Salahsatu tetangga yang menjenguk juga merasa kasian dan kuatir dengan kondisi RK ini.

Harapannya sebagai masyarakat kecil kepada pemerintah agar benar-benar memantau SPPG yang dipercaya memasak makanan untuk anak-anak dan ibu-ibu hamil, karena kalau tidak diawasi dengan baik dikuatirkan akan terjadi lagi hal yang serupa. Dan menambahkan untuk SPPG yang bersangkutan agar diberikan sangsi yang sesuai.

Saat awak media berpamitan dan mendoakan semoga RK lekas sembuh dan bisa lekas kembali ke rumahnya, terlihat ibu dan keluarga sangat berterimakasih dan mangaminkan. 


(Team Investigasi Karya Jurnalis Nusantara)

Profil Tokoh Muda Penuh inspiratif Sergaptarget 14 Pebruari 2026







Batang, SERGAP TARGET -Yatin Yuli Pratomo Spd.Msi. Pria Kelahiran Batang 22 Agustus 1985 dengan Latar Belakang Sebagai Pengusaha Muda ini Rela Meluangkan Waktu Sibuknya Untuk Konsen Pada Kepentingan Masyarakat Yang Membutuhkan Bantuan,  "Keuntungan dari Penghasilan Berdagang Yang Kami Peroleh Ada Hak untuk Orang - Orang Yang dalam Kekurangan "Demikian ungkapnya Ketika Jurnalis Sergaptarget Datang Mewawancarai,

 Dalam Sebulan Terakhir ini dimana Daerah Pantura Kelurahan Karangasem Utara Kecamatan Batang Banyak Dilanda Banjir dan Warga Tidak bisa Melakukan Aktifitasnya ( Tidak Bekerja  ) Yatin Yuli Pratama Yang juga Adalah Ketua Astrada Kabupaten Batang ini  Membuka Dapur Umum untuk Dibagikan Kepada Warga Yang Membutuhkan,

 Semangat Berbagi ini Dilandasi dari Pemahaman  Relegius " Salah Satu Perintah Dalam Ajaran Agama Yaitu  " Sebaik baik Diantara Kalian Adalah Yang Bermanfaat untuk Orang Lain"  pemahaman Agama Yang Di Elaborasi Dengan Jiwa Sosial Yang Tinggi inilah Yang Menjadikan Beliau  Selalu Konsen Pada Masalah- Masalah Sosial, Tidak Cuma Dalam Hal Kegiatan Sosial Pada Bantuan Kemanusiaan Saja  Tapi Beliau Adalah juga Inisiator Pengembangan UMKM Yang Mengutamakan Produk Lokal Atau Yang Populer dengan Sebutan Astrada ( Yaitu Produk Asli Daerah )  Aksi Sosialnya Dan ide - idenya Yang Kuat Untuk Memperjuangkan Kepentingan Masyarakat Lokal Asli Batang inilah Yang Akhirnya Juga Berbuah Penghargaan dari Media Group Nasional Jawa Post Yaitu Penghargaan untuk Tokoh Muda inspiratif dan Kreatif , 

Sebagai Tokoh Muda dan Ketua Astrada Beliau Selalu Menjalin  Komunikasi dan interaksi Tidak Hanya Dengan Tokoh- Tokoh Aktifis Senior Saja tapi juga Dengan Unsur Pejabat dari Mulai Bupati dan Para Kepala Dinas , Tujuannya Adalah untuk Memudahkan Dan Menyuarakan Apa Yang Menjadi Kepentingan Masyarakat Agar tidak Terkendala Pada Hal- Hal Yang Bersifat Birokratis ,Demikian Ungkapnya diakhir Wawancara .( M.Subhan.S.H. )

Profil Tokoh Muda Penuh inspirasitif , Sergaptarget 14 Pebruari 2026




Batang, - SERGAP TARGET Yatin Yuli Pratomo Spd.Msi. Pria Kelahiran Batang 22 Agustus 1985 dengan Latar Belakang Sebagai Pengusaha Muda ini Rela Meluangkan Waktu Sibuknya Untuk Konsen Pada Kepentingan Masyarakat Yang Membutuhkan Bantuan,  "Keuntungan dari Penghasilan Berdagang Yang Kami Peroleh Ada Hak untuk Orang - Orang Yang dalam Kekurangan "Demikian ungkapnya Ketika Jurnalis Sergaptarget Datang Mewawancarai,

 Dalam Sebulan Terakhir ini dimana Daerah Pantura Kelurahan Karangasem Utara Kecamatan Batang Banyak Dilanda Banjir dan Warga Tidak bisa Melakukan Aktifitasnya ( Tidak Bekerja  ) Yatin Yuli Pratama Yang juga Adalah Ketua Astrada Kabupaten Batang ini  Membuka Dapur Umum untuk Dibagikan Kepada Warga Yang Membutuhkan,

 Semangat Berbagi ini Dilandasi dari Pemahaman  Relegius " Salah Satu Perintah Dalam Ajaran Agama Yaitu  " Sebaik baik Diantara Kalian Adalah Yang Bermanfaat untuk Orang Lain"  pemahaman Agama Yang Di Elaborasi Dengan Jiwa Sosial Yang Tinggi inilah Yang Menjadikan Beliau  Selalu Konsen Pada Masalah- Masalah Sosial, Tidak Cuma Dalam Hal Kegiatan Sosial Pada Bantuan Kemanusiaan Saja  Tapi Beliau Adalah juga Inisiator Pengembangan UMKM Yang Mengutamakan Produk Lokal Atau Yang Populer dengan Sebutan Astrada ( Yaitu Produk Asli Daerah )  Aksi Sosialnya Dan ide - idenya Yang Kuat Untuk Memperjuangkan Kepentingan Masyarakat Lokal Asli Batang inilah Yang Akhirnya Juga Berbuah Penghargaan dari Media Group Nasional Jawa Post Yaitu Penghargaan untuk Tokoh Muda inspiratif dan Kreatif , 

Sebagai Tokoh Muda dan Ketua Astrada Beliau Selalu Menjalin  Komunikasi dan interaksi Tidak Hanya Dengan Tokoh- Tokoh Aktifis Senior Saja tapi juga Dengan Unsur Pejabat dari Mulai Bupati dan Para Kepala Dinas , Tujuannya Adalah untuk Memudahkan Dan Menyuarakan Apa Yang Menjadi Kepentingan Masyarakat Agar tidak Terkendala Pada Hal- Hal Yang Bersifat Birokratis ,Demikian Ungkapnya diakhir Wawancara .( M.Subhan.S.H. )

Polda Riau Gelar Pelatihan Peningkatan Kemampuan Kehumasan Tahun 2026


Pekanbaru -  Polda Riau melaksanakan pelatihan peningkatan kemampuan Kehumasan Tahun Anggaran 2026, yang diikuti oleh Para Kasi Humas Polres Jajaran Polda Riau serta Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PPID) Satker Polda Riau. Bertempat di Aula Tribrata Lantai 5 Polda Riau. Kamis (12/2/2026)



Kegiatan pelatihan yang dibuka oleh Wakapolda Riau Brigjen Pol Hengki Haryadi, yang mewakili Kapolda Riau Irjen Pol Herry Heryawan, turut hadir juga Kabid Humas Polda Riau Kombes Pol Zahwani Pandra Arsyad, serta Para Pejabat Utama Polda Riau.

Pelatihan ini menghadirkan dua narasumber, yakni Assoc. Prof. Eka Putra, S.T., M.S.C., Ph.D., Dosen Ilmu Komunikasi Universitas Muhammadiyah Riau, serta Aris Nugroho, S.H., Content Creator Riau Creative Hub.

Dalam arahannya, Wakapolda Riau menekankan pentingnya manajemen media sebagai salah satu kunci keberhasilan organisasi Polri. Ia membagikan pengalaman selama 15 tahun berdinas di Polda Metro Jaya yang menjadi barometer keamanan nasional, di mana pengelolaan media menjadi prioritas strategis.

"Manajemen media adalah kunci utama keberhasilan organisasi kita. Baik atau buruknya citra Polri sangat bergantung pada bagaimana kita mengelola media," ujarnya.

Wakapolda juga menyoroti tantangan era digital native, di mana jumlah ponsel di Indonesia melebihi jumlah penduduk dan mayoritas masyarakat aktif di media sosial. Kondisi tersebut, menurutnya, menuntut Polri untuk adaptif dan responsif terhadap perubahan yang terjadi secara cepat dan masif.

Ia mengingatkan tentang fenomena post-truth di ruang digital, di mana opini dan emosi kerap mengalahkan fakta. Berbagai narasi negatif di media sosial dapat memengaruhi persepsi publik apabila tidak diimbangi dengan kontra narasi yang tepat dan berbasis data.

"Jangan biarkan narasi negatif mendominasi tanpa ada respons yang cepat dan kuat dari kita. Setiap personel Humas harus mampu mengemas kata-kata dan menyajikan data agar tidak terjadi salah persepsi di masyarakat," tegas Brigjen Hengki.

Lebih lanjut, Wakapolda Riau menyebut Humas sebagai Pasukan Khusus Polri dalam membangun citra institusi. Menurutnya, keberhasilan operasional di lapangan perlu dikemas secara visual dan naratif agar masyarakat dapat melihat peran Polri sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat.

Selain itu, sebagai bagian dari peningkatan kapasitas personil, Kabid Humas Polda Riau Kombes Pol Zahwani Pandra juga memberikan materi kepada Para Kasi Humas Polres terkait pelatihan dan praktik langsung public speaking dalam menghadapi wartawan. 

Materi ini difokuskan pada teknik penyampaian pernyataan pers, penguasaan materi, pengendalian bahasa tubuh, hingga strategi menjawab pertanyaan kritis media secara lugas, tenang, dan profesional.

"Latihan tersebut bertujuan agar setiap Kasi Humas mampu tampil percaya diri saat memberikan keterangan resmi, menghindari kesalahan persepsi, serta memastikan pesan institusi tersampaikan secara jelas dan tidak menimbulkan multitafsir" jelas Kombes Pandra.

Diharapkan pelatihan ini mampu melahirkan personel Humas yang profesional, memiliki keahlian khusus dalam mengelola informasi secara profesional, cerdas, dan humanis guna menjaga stabilitas keamanan serta kehormatan institusi di dunia maya, sejalan dengan semangat transformasi Polri Presisi.

Polresta Cirebon Ungkap 12 Kasus Narkoba Selama Januari - Februari 2026, 16 Tersangka Diamankan





Satuan Reserse Narkoba Polresta Cirebon berhasil mengungkap 12 kasus peredaran narkotika dan obat-obatan terlarang selama periode Januari - Februari 2026. Sebanyak 16 tersangka telah diamankan dari hasil pengungkapan tersebut.

Kapolresta Cirebon, Kombes Pol Imara Utama, S.H, S.I.K, M.H, menyampaikan bahwa dari 12 kasus yang terungkap terdiri dari 3 kasus peredaran sabu-sabu, 1 kasus peredaran ganja kering, dan 8 kasus peredaran sediaan farmasi tanpa izin. Pihaknya turut mengamankan 16 tersangka dari seluruh kasus tersebut.

"Kasus-kasus tersebut diungkap di sejumlah kecamatan di wilayah Kabupaten Cirebon. Modus transaksi yang digunakan para pelaku beragam, mulai dari transaksi langsung, sistem bayar di tempat (COD), hingga lainnya," ujar Kombes Pol Imara Utama, S.H, S.I.K, M.H, dalam konferensi pers, Kamis (11/12/2025).

Ia mengatakan, dari hasil pengungkapan 12 kasus tersebut, petugas Polresta Cirebon berhasil menyita sejumlah barang bukti. Diantaranya Sabu-sabu 5,9 gram, 1,1 gram ganja kering, 10.501 butir obat keras terbatas, uang tunai Rp 4,04 juta, handphone, lakban, timbangan, dan lainnya.

Tersangka peredaran narkotika jenis sabu-sabu dan ganja kering dijerat Pasal 114 Ayat 1 dan 2 junto Pasal 112 Ayat 1 dan 2 Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika, dengan ancaman hukuman penjara 6 hingga 20 tahun serta denda Rp1 miliar hingga Rp 13 miliar.

Sementara itu, tersangka peredaran obat keras tanpa izin dijerat Pasal 435 junto Pasal 138 Ayat 2 dan 3 Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2023 tentang Sediaan Farmasi, dengan ancaman pidana penjara 12 tahun dan denda maksimal Rp5 miliar.

"Kami memastikan akan terus memberantas peredaran narkotika dan obat-obatan terlarang di wilayah hukum Polresta Cirebon guna menciptakan lingkungan yang lebih aman dan bebas dari narkoba," pungkasnya.((Babil))

Kodim 0707/Wonosobo dan Pemda Wonosobo Gelar Gerakan Indonesia ASRI, Bersihkan Alun-alun Wonosobo



Wonosobo - Kodim 0707/Wonosobo bersama Pemerintah Daerah Kabupaten Wonosobo melalui Dinas Lingkungan Hidup melaksanakan Gerakan Nasional Indonesia ASRI (Aman, Sehat, Resik, Indah) dengan kegiatan pembersihan massal di Alun-alun Wonosobo.Acara bersih-bersih ini dipimpin langsung oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Wonosobo One Andang Wardoyo. (13/2/2026)

Dalam sambutannya, Andang menekankan bahwa menjaga kebersihan lingkungan merupakan tanggung jawab bersama seluruh elemen masyarakat."Menjaga kebersihan adalah tanggung jawab kita semua. Gerakan ini merupakan tindak lanjut instruksi pimpinan daerah untuk memulai dari titik terdekat dan paling kasat mata," ujar Andang Wardoyo.

Ia menjelaskan pendekatan bertahap dalam program ini. "Diawali dari area dekat dulu, yang di depan mata sudah kelihatan bersih, baru kita ke yang lain, pasar kemudian ke sungai dan sebagainya," jelasnya. Sekda juga menyebut bahwa sebelumnya, personel TNI dari Kodim 0707/Wonosobo telah lebih dulu melakukan pembersihan di jalur sungai wilayah Kauman hingga depan Makodim. Kegiatan bersama ini diharapkan menjadi pemantik kepedulian publik terhadap kebersihan lingkungan.

"ASN turun, TNI turun, masyarakat turun. Harapannya masyarakat ikut peduli, paling tidak punya rasa malu untuk membuang sampah sembarangan," tegas Andang. Meski secara umum kebersihan wilayah kota Wonosobo dinilai cukup terjaga, Pemkab mengakui persoalan sampah di aliran sungai masih menjadi pekerjaan rumah yang perlu penanganan serius.

Di tempat terpisah, Dandim 0707/Wonosobo Letkol Inf Yoyok Suyitno, S.Sos., menyatakan dukungan penuh terhadap program pemerintah daerah. "Apa yang diprogramkan oleh Pemerintah pasti akan didukung. Apalagi ini kegiatan yang menyangkut fasilitas umum," katanya.

Letkol Inf Yoyok Suyitno menambahkan bahwa Kodim telah bergerak secara masif dengan memerintahkan seluruh Koramil untuk turut serta dalam aksi pembersihan bersama instansi lain. "Dengan harapan hasil bisa lebih maksimal, sekaligus mengingatkan masyarakat untuk selalu menjaga kebersihan di mana pun berada," pungkas Dandim.

Gerakan Indonesia ASRI ini merupakan program nasional yang digagas Presiden RI Prabowo Subianto untuk menciptakan lingkungan yang aman, sehat, resik, dan indah melalui sinergi lintas sektor, termasuk penanganan sampah terpadu dan penataan ruang publik. Di Wonosobo, kolaborasi TNI, Pemda, dan masyarakat diharapkan menjadi contoh nyata implementasi gerakan tersebut di tingkat lokal.

(Yudhi)
Pendim0707

Kamis, 12 Februari 2026

Lapas Pasir Pangarayan Raih Nilai ‘Sangat Baik’ dalam Penilaian Maladministrasi Pelayanan Publik 2025 dari Ombudsman RI Perwakilan Riau


Pekanbaru - Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Pasir Pangarayan meraih nilai "Sangat Baik" dalam Penilaian Maladministrasi Penyelenggaraan Pelayanan Publik Tahun 2025 yang dilaksanakan oleh Ombudsman Republik Indonesia Perwakilan Provinsi Riau pada Jumat (13/2/2026).



Kegiatan penyampaian hasil penilaian dilaksanakan di Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Riau dan diikuti oleh lima Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pemasyarakatan di wilayah Riau yang menjadi objek penilaian tahun 2025. Kepala Lapas Kelas IIB Pasir Pangarayan, Efendi Parlindungan Purba, mengikuti kegiatan secara langsung di Kantor Wilayah, sementara jajaran pegawai mengikuti secara virtual melalui Zoom Meeting di Aula Lapas Pasir Pangarayan.

Penilaian tersebut merupakan bagian dari upaya pengawasan terhadap penyelenggaraan pelayanan publik guna mendorong peningkatan kualitas layanan serta pencegahan maladministrasi di lingkungan Pemasyarakatan.

Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Riau, Maizar, dalam sambutannya menyampaikan harapan agar seluruh jajaran terus meningkatkan kualitas pelayanan publik.

"Kami berharap seluruh jajaran mampu memberikan pelayanan publik yang terbaik. UPT yang ditunjuk harus bisa menjadi role model dalam tata kelola pelayanan publik yang profesional, transparan, dan bebas dari maladministrasi," tegasnya.

Sementara itu, Kepala Perwakilan Ombudsman Republik Indonesia Provinsi Riau, Bambang Pratama, menyampaikan bahwa selain melakukan penilaian dan pengawasan, Ombudsman juga membuka ruang konsultasi dan koordinasi bagi satuan kerja dalam rangka mendorong peningkatan kualitas pelayanan publik.

Menanggapi capaian tersebut, Kepala Lapas Kelas IIB Pasir Pangarayan, Efendi Parlindungan Purba, menyampaikan bahwa capaian ini menjadi motivasi bagi seluruh jajaran untuk terus meningkatkan kualitas layanan.

"Nilai 'Sangat Baik' ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus memberikan pelayanan yang profesional, transparan, dan akuntabel," ungkapnya.

Melalui capaian ini, Lapas Pasir Pangarayan berkomitmen untuk terus mengimplementasikan nilai Profesional, Responsif, Integritas, Modern, dan Akuntabel (PRIMA) dalam pelaksanaan tugas guna mendukung pelayanan publik yang berkualitas.

Jelang Ramadan 1447 H, Kapolresta Cirebon dan Forkopimda Sidak Dua Pasar, Pastikan Harga Sembako Stabil dan Stok Aman






CIREBON – Menjelang datangnya Bulan Suci Ramadan 1447 Hijriah, Kapolresta Cirebon Imara Utama, S.H., S.I.K., M.H., bersama unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Cirebon melaksanakan inspeksi mendadak (sidak) harga dan ketersediaan bahan pokok di dua pasar tradisional, yakni Pasar Sumber dan Pasar Pasalaran, Kabupaten Cirebon. Jumat (13/2/2026).

Kegiatan dihadiri Bupati Cirebon Imron, Sekretaris Daerah Kabupaten Cirebon, Wakil Ketua DPRD Kabupaten Cirebon, unsur TNI, Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian, Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan, jajaran pejabat utama Polresta Cirebon, para Kapolsek, kepala pasar, serta awak media.

Rombongan pertama menyambangi Pasar Sumber di Jalan R. Dewi Sartika, Kecamatan Sumber. Kapolresta Cirebon bersama Forkopimda menyusuri lorong-lorong pasar, menyapa pedagang sekaligus menanyakan harga dan ketersediaan barang secara langsung.

Di lapak beras, Kapolresta tampak mengambil sampel beras dari dalam karung untuk memastikan kualitasnya. Ia juga berdiskusi mengenai perbedaan harga beras premium dan medium, serta kestabilan distribusinya menjelang Ramadan.

Berdasarkan hasil pengecekan di Pasar Sumber, harga beras premium berada di kisaran Rp15.000–Rp15.500 per kilogram dan beras medium Rp13.000–Rp13.500 per kilogram, keduanya terpantau stabil. Harga gula pasir berada di kisaran Rp17.500–Rp18.000 per kilogram, minyak goreng curah Rp19.000–Rp19.500 per liter, serta daging sapi Rp130.000–Rp140.000 per kilogram.

Namun demikian, terdapat sejumlah komoditas yang mengalami kenaikan harga. Cabai rawit merah menjadi yang tertinggi dengan harga Rp98.000–Rp100.000 per kilogram. Telur ayam negeri naik menjadi Rp30.500–Rp31.000 per kilogram. Bawang putih dan bawang kating juga tercatat mengalami kenaikan, begitu pula kentang yang mencapai Rp16.000 per kilogram.

Sementara itu, daging ayam ras justru mengalami penurunan harga menjadi Rp38.000–Rp39.000 per kilogram.

Kapolresta Cirebon menyampaikan bahwa kenaikan harga menjelang Ramadan merupakan pola tahunan yang kerap terjadi akibat meningkatnya permintaan masyarakat. Meski demikian, pihaknya memastikan bahwa lonjakan tersebut masih dalam batas wajar.

"Kami turun langsung untuk memastikan stok tersedia dan harga masih terkendali. Kami juga memonitor dari hulu ke hilir, mulai dari supplier, petani, peternak hingga pedagang. Tujuannya agar masyarakat tidak terbebani kenaikan yang terlalu tinggi," ujar Kombes Pol. Imara Utama, S.H., S.I.K., M.H.,.

Ia menegaskan, Polresta Cirebon bersama Forkopimda akan terus melakukan pemantauan secara berkala selama Ramadan hingga menjelang Idulfitri.

Setelah dari Pasar Sumber, rombongan melanjutkan pengecekan ke Pasar Pasalaran di Kecamatan Weru. Di lokasi ini, harga bahan pokok secara umum juga terpantau relatif stabil.

Beras premium dijual seharga Rp14.900 per kilogram, beras medium Rp13.000 per kilogram, cabai rawit merah Rp90.000 per kilogram, daging sapi Rp140.000 per kilogram, serta telur ayam negeri Rp31.000 per kilogram. Beberapa komoditas seperti kol mengalami kenaikan sekitar Rp1.000, sedangkan mayoritas bahan pokok lainnya masih dalam kondisi tetap.

Kapolresta Cirebon juga berdialog dengan pedagang sayur mayur dan komoditas lainnya untuk memastikan tidak ada kendala distribusi yang berpotensi mengganggu stabilitas harga.

Selain memantau harga di tingkat pasar, Polresta Cirebon melalui Satreskrim turut melakukan pengawasan terhadap jalur distribusi guna mengantisipasi praktik penimbunan dan permainan harga oleh oknum tertentu.

"Kami sudah menyiapkan langkah antisipasi. Jika ditemukan adanya penimbunan atau permainan harga yang merugikan masyarakat, tentu akan kami tindak sesuai ketentuan hukum yang berlaku," tegasnya.

Ia juga mengimbau para pedagang agar tidak menaikkan harga secara berlebihan di luar kewajaran.

"Kami harapkan para pedagang tetap menjaga stabilitas harga dan menyesuaikan dengan harga dari supplier. Jangan sampai ada kenaikan yang tidak rasional," tambahnya.

Dalam kesempatan tersebut, Kapolresta Cirebon juga mengingatkan masyarakat untuk tidak melakukan panic buying dan tetap berbelanja sesuai kebutuhan. Masyarakat juga diminta segera melapor apabila menemukan dugaan penimbunan atau gangguan kamtibmas melalui Layanan Hotline 110.

Kegiatan sidak berjalan dengan tertib, aman dan kondusif. Monitoring serupa akan terus dilakukan di sejumlah pasar lainnya di wilayah hukum Polresta Cirebon guna memastikan ketersediaan bahan pokok tetap aman serta harga terkendali sepanjang Ramadan 1447 H hingga Idulfitri.