Berita Terkini

Kepedulian Bersama, Lapas Pasir Pangarayan Salurkan Bansos untuk Korban Kebakaran di Rohul

Pasir Pengaraian - Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIB Pasir Pangarayan menyalurkan bantuan sosial kepada masyarakat terdampak musibah kebakara...

Postingan Populer

Minggu, 22 Februari 2026

Wujudkan Kondusif di Wilayah Binaan, Piket Koramil 04/Jebres Melaksanakan Patroli Malam Bersama Linmas

Surakarta - Guna menciptakan Kondusifitas wilayah dan rasa nyaman bagi warga masyarakat, Piket Koramil 04/Jebres Sertu Budiono melaksanakan Patroli malam di seputaran wilayah Kecamatan Jebres Kota Surakarta. Minggu ( 22/02/2026 ) tadi malam.

Serti Budiono menegaslan Patroli malam dilakukan secara rutin dengan sasaran objek vital pemerintahan dan tempat-tempat yang dianggap rawan dari tindak kejahatan dan kriminal di wilayah kecamatan Jebres.

"Dalam patroli tersebut, kami selalu mengajak masyarakat untuk senantiasa menjaga keamanan  lingkungan dari tindak kejahatan yang dapat merugikan warga masyarakat dan juga harus tanggap terhadap perkembangan situasi lingkungan di sekitar wilayah."tegasnya.

"Diharapkan dengan adanya kegiatan patroli keamanan secara rutin ini dapat memelihara dan menjaga situasi keamanan di wilayah binaan, dan warga dapat beristirahat dengan tenang dan aman."pungkas Sertu Budiono.

Penulis : Arda 72

Mantapkan Bintahwil di Wilayah Binaan, Babinsa Mangkubumen Latih Fisik Dan PBB Kepada Anggota Linmas 

Surakarta - Bertempat di Area Halaman Gedung Sasono  krido. Jl Rm Said  no 236 Kelurahan Mangkubumen Kecamatan Banjarsari, Babinsa Kelurahan Mangkubumen Koramil 02/Banjarsari Kodim 0735/Surakarta Pelda Sujianto  Bersama dengan Bhabinkamtibmas Aiptu Sahar Cahyono melaksanakan pembinaan pertahanan wilayah dengan cara melatih Fisik dan latihan PBB dasar kepada Anggota Linmas Kelurahan Mangkubumen, Senin (23/02/2026).

Ditegaskan Pelda Sujianto kegiatan pelatihan Fisik dan PBB dasar ini bertujuan untuk membina kesehatan dan membentuk  mental serta   kedisplinan para Anggota linmas Kelurahan Mangkubumen.
 
"Dengan mempunyai kedisiplinan yg bagus serta kesehatan yang prima  diharapkan linmas akan dapat melaksanakan tugasnya dengan baik dan maksimal."ujarnya.

"Apabila linmas bisa bekerja dengan maksimal maka akan dapat membantu Babinsa untuk melaksanakan pembinaan di wilayahnya sehingga akan dapat tercipta ketahanan wilayah yang kuat dan tangguh."pungkas Pelda Sujianto.

Penulis : Arda 72

Indahnya Berbagi di Bulan Ramadhan, Babinsa & Bhabinkamtibmas Jagalan Bagikan Al- Quran Dan Sajadah Di Masjid Wilayah Binaan

Surakarta - Babinsa jagalan Koramil 04 Jebres kodim 0735/Surakarta Serka E Lau We dan Bhabinkamtibmas Aiptu Tarmuji ,Dalam upaya mempererat hubungan dengan tokoh agama dan masyarakat. Sinergi antara Babinsa (Bintara Pembina Desa) dan Bhabinkamtibmas (Bintara Pembina Keamanan dan Ketertiban Masyarakat), terasa begitu kuat dalam meningkatkan silaturahmi di wilayah binaan, pada momentum bulan suci Ramadan.kali ini di masjid Al-baru di RT 01 RW 03 Kel.Jagalah Kec Jagalah Surakarta, Minggu, 22 Februari 2026 Pkl 09.30 Wib

Tak luput dari kegiatan itu, Babinsa Serka E lau we  bersama Babinkamtibmas Aiptu Tarmuji, melaksanakan pemberian Al Quran dan sajadah ke Masjid Al- baru Dalam suasana yang penuh kebersamaan, Serka E lau we selaku Babinsa dan Babinkamtibmas Jagalan  berinisiatif memberikan Al Quran dan sajadah kepada para pengurus masjid di wilayahnya. 

"Kegiatan ini merupakan wujud sinergitas kami, selaku Babinsa dan Babinkamtibmas Jagalan , untuk memberikan sumbangsih sarana kontak  berupa Al Quran dan sajadah sebagai implementasi menjalin Komunikasi sosial, dengan bersilaturahmi kepada Tamir Masjid di wilayah di momentum bulan Ramadan," kata Serka E lau we.

Sementara itu, Bhabinkamtibmas Aiptu Tarmuji menyampaikan, pemberian Al Quran ke beberapa masjid tersebut menjadi momentum untuk memperkuat jalinan silaturahmi antara aparat keamanan, tokoh agama, dan masyarakat. Kegiatan semacam itu akan terus dilakukan sebagai bentuk dukungan dan kontribusi positif dari aparat keamanan dalam memperkokoh kehidupan beragama dan keberagaman di tengah-tengah masyarakat.

"kegiatan ini tidak hanya menunjukkan kepedulian terhadap perayaan Ramadan, tetapi juga mendemonstrasikan keterlibatan aktif aparat keamanan dalam mendukung kegiatan keagamaan di masyarakat. Dan kami berharap dengan adanya bantuan Al Quran dan sajadah ini, dapat menjadi sarana ibadah dan pedoman spiritual bagi umat Islam di wilayah kami, serta membawa berkah dalam di bulan suci Ramadan ini," pungkasnya.

Penulis : Arda 72

PT JIC Jafa Indo Corpora Wonosobo Target 120 Penempatan per Bulan Usai Lebaran



WONOSOBO – PT JIC Jafa Indo Corpora Cabang Wonosobo menargetkan peningkatan jumlah penempatan tenaga kerja ke luar negeri hingga 120 orang per bulan setelah momentum Lebaran tahun ini (22/02/2026)

Kepala Cabang Wonosobo, Ahmad Subarkah, mengungkapkan bahwa target tersebut merupakan bagian dari strategi peningkatan layanan dan respon terhadap tingginya minat masyarakat yang ingin bekerja di luar negeri.



"Pasca-Lebaran biasanya terjadi lonjakan pendaftar. Kami optimistis target 120 penempatan per bulan bisa tercapai dengan tetap mengedepankan prosedur resmi dan perlindungan tenaga kerja," ujarnya saat ditemui di kantor cabang Wonosobo.

Ia menjelaskan, mayoritas penempatan masih didominasi sektor informal seperti asisten rumah tangga (ART), perawat lansia, dan pengasuh anak. Adapun negara tujuan utama meliputi Taiwan, Hongkong, Singapura, dan Malaysia yang hingga kini dinilai masih memiliki permintaan tenaga kerja cukup tinggi.



Menurut Ahmad, pihaknya terus melakukan sosialisasi kepada masyarakat terkait prosedur keberangkatan yang legal dan aman. Selain itu, pembekalan dan pelatihan juga menjadi prioritas sebelum calon pekerja diberangkatkan.

"Kami ingin memastikan setiap calon pekerja benar-benar siap, baik dari sisi keterampilan maupun mental. Legalitas dan keamanan menjadi prioritas utama," tegasnya.

Dengan target peningkatan tersebut, PT JIC Jafa Indo Corpora Wonosobo berharap dapat memberikan kontribusi nyata dalam mengurangi angka pengangguran di daerah serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui peluang kerja di luar negeri.

(Yudhi)

Sabtu, 21 Februari 2026

Polresta Cirebon Sita 78 Botol Miras Hasil Razia Pekat





Jajaran Polresta Cirebon menggelar razia minuman keras (miras) di wilayah Kabupaten Cirebon pada Sabtu (21/2/2026). Dalam razia pekat tersebut petugas berhasil mengamankan 78 botol miras berbagai merk dan miras tradisional ciu.

Kapolresta Cirebon, Kombes Pol Imara Utama, S.H, S.I.K, M.H, mengatakan, miras yang berhasil disita jumlahnya mencapai 78 botol miras berbagai merk dan miras tradisional ciu. Miras tersebut disita dari berbagai wilayah di Kabupaten Cirebon.

"Dalam razia ini, kami berhasil mengamankan 78 botol miras pabrikan berbagai merk dan miras tradisional ciu dari berbagai wilayah Kabupaten Cirebon. Kemudian para penjual miras tersebut juga langsung diproses tipiring," ujarnya.

Ia mengatakan, razia tersebut dilaksanakan intensif Polresta Cirebon hingga Polsek jajaran. Pihaknya pun meminta peran aktif masyarakat untuk segera melaporkan berbagai tindak kejahatan di wilayah hukum Polresta Cirebon.

Dipastikan setiap laporan atau aduan yang diterima bakal langsung ditindaklanjuti dan petugas berada di lokasi dalam waktu singkat. Pasalnya, laporan maupun aduan masyarakat akan sangat membantu kepolisian dalam menjaga kondusivitas kamtibmas.

"Peran seluruh elemen masyarakat sangat besar untuk mencegah terjadinya aksi kriminalitas. Selain itu, partisipasi masyarakat juga dibutuhkan untuk menjaga keamanan lingkungan dan sangat berarti bagi kepolisian," katanya.((Babil))

Sambil Patroli, Babinsa Pucangsawit Lakukan Sambang Warga Diwilayah Binaan, Selipkan Pesan Jaga Kamtibmas

Surakarta - Kegiatan Patroli wilayah rutin dilakukan Babinsa Pucangsawit Koramil 04/Jebres Kodim 0735/Surakarta Serda Tarto, guna mengetahui perkembangan dan permasalahan yang terjadi di wilayah binaanya. 

Seperti halnya yang dilakukan, saat Patroli dirinya melaksanakan Sambang warga binaan di Rw 09, dalam kesempatan tersebut Babinsa memberikan himbauan agar warga dapat menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat dibulan puasa Ramadhan ini, Minggu ( 22/02/2026 ).

Dikatakan Serda Tarto kegiatan patroli dan sambang warga yang dilaksanakan juga bertujuan untuk menjalin silahturahmi sehingga terjalin hubungan yang harmonis sekalian mencari Informasi sehingga nantinya akan tercipta situasi yang aman dan kondusif di wilayah binaan.

Sementara itu Suwito salah satu warga mengatakan dengan keberadaan Babinsa yang lagi patroli di desa Binaan kami merasa senang dan begitu dekat dengan pak Babinsa dan selalu ada di tengah-tengah masyarakat.

Penulis : Arda 72

Kompak..!! Babinsa Purwosari Bersama Warga Melaksanakan Kerja Bakti Pemangkasan Ranting Pohon Dan Pembersihan Lingkungan

Surakarta - Bertempat Kp.Mangkuyudan Jl. Ukel Rinonce Kel. Purwosari Kecamatan Laweyan Babinsa Kelurahan Purwosari Koramil 01 Laweyan Kodim Surakarta Serka Murdianto bersama warga masyarakat melaksanakan kerja bakti Pemangkasan ranting pohon dan pembersihan lingkungan, Minggu (22/02/2026).

Ditegaskan Serka Murdianto kegiatan yang bertajuk kerja bakti pembersihan lingkungan dilaksanakan sebagai salah satu bentuk kepedulian Babinsa bersama masyarakat dalam menjaga lingkungan sekitar.

"Walaupun kegiatan ini dibulan puasa tidak menjadi hambatan bagi masyarakat untuk ikut membantu membersihkan lingkungan."ujarnya.

"Apa yang kita lakukan ini merupakan salah satu upaya dalam rangka membina kerjasama bersama warga dan upaya kita bersama dalam menjaga kebersihan lingkungan,"imbuhnya .

"kita berharap kedepannya kegiatan seperti ini akan terus berlanjut sehingga masyarakat sekitar akan tetap peduli dalam menjaga kebersihan lingkungan."pungkasnya.

Penulis : Arda 72

Pengangkatan Perangkat Desa Tempel Kulon Menuai Sorotan Diduga Belum Tempuh Mekanisme Sesuai Permendagr







Indramayu, Sergaptarget
Pengangkatan sejumlah perangkat desa baru di Desa Tempel Kulon, Kecamatan Lelea, Kabupaten Indramayu, menuai sorotan dari sejumlah tokoh masyarakat. Proses tersebut diduga belum sepenuhnya menempuh mekanisme sebagaimana diatur dalam Peraturan Menteri Dalam Negeri (Permendagri) tentang pengangkatan dan pemberhentian perangkat desa.

Sorotan mencuat setelah beredarnya struktur organisasi perangkat desa yang telah memuat foto, nama, dan jabatan perangkat baru. Kondisi ini dinilai berpotensi menimbulkan polemik apabila tahapan administratif, termasuk konsultasi dan rekomendasi tertulis dari camat, belum sepenuhnya diselesaikan.

Salah seorang tokoh masyarakat yang enggan disebutkan namanya menegaskan bahwa pengisian perangkat desa harus dilakukan secara transparan, berjenjang, dan sesuai ketentuan hukum yang berlaku.

"Pengangkatan perangkat desa seharusnya dilakukan saat memang terdapat kekosongan jabatan. Jika hendak memberhentikan perangkat lama, ada mekanisme yang wajib ditempuh. Jangan sampai perangkat baru diangkat sebelum yang lama resmi diberhentikan," ujarnya.

Ia juga mengingatkan bahwa perangkat desa memiliki masa tugas hingga usia 60 tahun sesuai peraturan perundang-undangan. Menurutnya, pembenahan pemerintahan desa merupakan hal yang wajar, namun tetap harus mengedepankan aturan agar pelayanan kepada masyarakat tidak terganggu.

Ketua BPD Desa Tempel Kulon, Sunarto, S.Pd.SD, berharap seluruh pihak dapat menahan diri dan mengutamakan musyawarah demi menjaga kondusivitas desa. Ia menyebut dinamika pasca-pergantian kepala desa merupakan hal yang kerap terjadi.

"Harapan kami, semua pihak tetap berpegang pada aturan dan mengedepankan musyawarah untuk mencari solusi terbaik," katanya.

Sementara itu, Sekretaris Kecamatan (Sekmat) Lelea, Baman, saat ditemui di Balai Desa Tempel Kulon pada Rabu (18/2/2026), menyampaikan bahwa setiap proses pengangkatan perangkat desa harus melalui mekanisme sesuai ketentuan yang berlaku.

Di sisi lain, dalam proses peliputan wartawan mengaku sempat diminta keluar ruangan dan dilarang mengambil gambar oleh Kuwu Desa Tempel Kulon, Cahyono.

Menanggapi hal tersebut, Syeh Abdul Halim menyatakan bahwa tindakan menghalangi atau menghambat tugas jurnalistik dapat dikenai sanksi sebagaimana diatur dalam Pasal 18 ayat (1) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers, dengan ancaman pidana penjara maksimal dua tahun atau denda hingga Rp500 juta.

Adapun nama-nama perangkat desa baru yang tercantum dalam struktur Desa Tempel Kulon antara lain: Sekretaris Desa Yulia; Tata Usaha Kalilah; Bendahara Ruan dan Apriyanti Shinta; Kepala Urusan/Lurah Ibnu Rohajar; Raksa Bumi Darsono; Lebe Mutadi Amin; Bekel Blok Sana Maryadi; Bekel Blok Waru Ahmad Zaenudin; serta Bekel Blok Asem Budi Haryanto.
 
Sesuai ketentuan Permendagri Nomor 67 Tahun 2017 tentang Perubahan atas Permendagri Nomor 83 Tahun 2015, pengangkatan perangkat desa wajib melalui mekanisme penjaringan dan penyaringan, serta konsultasi dan rekomendasi tertulis dari camat. Perangkat desa hanya dapat diberhentikan karena meninggal dunia, mengundurkan diri, atau diberhentikan sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.

Dengan demikian, pelantikan kepala desa tidak serta-merta dapat langsung diikuti pengangkatan perangkat desa baru secara instan. Terdapat tahapan dan prosedur hukum yang harus dipenuhi sebelum perangkat baru resmi bertugas.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari Pemerintah Desa Tempel Kulon terkait status administrasi dan rekomendasi pengangkatan perangkat desa.

(Nana.  S)

Kuwu  Sukareja, Yanto Gelar Tasyakuran  Dan siap bangun Desa dengan semangat kebersamaan 







Indramayu, Sergaptarget Momentum bulan suci Ramadan dimanfaatkan Kuwu Desa Sukareja, Yanto, untuk mempererat kebersamaan warga melalui kegiatan tasyakuran dan pengajian.

Acara yang berlangsung di kediamannya di Desa Sukareja, Kecamatan Balongan, Kabupaten Indramayu, Sabtu malam (21
/2/2026), menjadi simbol awal komitmen membangun desa dengan semangat persatuan.

Kegiatan tersebut digelar sebagai ungkapan rasa syukur setelah Yanto resmi dilantik sebagai Kuwu terpilih pada 12 Februari 2026, disampaikan oleh KH Saeful Bahri yang akrab disapa KH Baridin.

Suasana religius dan penuh kekhidmatan terasa saat ratusan warga memadati lokasi acara untuk mendengarjan tausiah

Pengajian dan doa bersama berlangsung khidmat, terlebih karena digelar bertepatan dengan bulan Ramadan yang penuh berkah.

Antusiasme masyarakat terlihat dari hampir seluruh warga Desa Sukareja yang hadir untuk mempererat silaturahmi pasca pemilihan.

Kuwu Sukareja, Yanto yang akrab disapa Jepang, mengatakan kegiatan ini merupakan bentuk rasa syukur kepada Allah SWT sekaligus upaya menyatukan kembali masyarakat setelah pelaksanaan pemilihan Kuwu.

"Alhamdulillah, puji syukur saya panjatkan kepada Allah SWT dan seluruh warga yang telah memberikan dukungan. Saya berharap masyarakat kembali bersatu tanpa sekat, tidak ada lagi perbedaan kubu. Kita semua adalah keluarga besar Desa Sukareja," ujarnya.

Ia menambahkan, melalui pengajian tersebut diharapkan masyarakat dapat mengambil nilai-nilai kebaikan untuk bersama-sama membangun desa yang lebih maju dan sejahtera.

"Semoga tasyakuran ini membawa keberkahan dan kelancaran dalam upaya membangun Desa Sukareja ke arah yang lebih baik," tambahnya.

 Camat Balongan, Ade Sukma Wibowo, mengapresiasi langkah Kuwu Sukareja yang mengedepankan persatuan warga pasca pemilihan.

Ia berharap masyarakat dapat mendukung program pembangunan desa dengan menjaga kebersihan lingkungan serta menciptakan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) yang kondusif ujar Camat Balongan dalam sambutannya. 

"Saya mengapresiasi sikap rendah hati Kuwu Yanto yang mampu merangkul seluruh warga. Mari bersama-sama kita dukung pembangunan desa agar semakin maju, dengan lingkungan yang bersih dan masyarakat yang hidup rukun dan damai pungkasnya.

Turut hadir dalam kegiatan itu unsur Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam), di antaranya Camat Ade Sukma Wibowo, Kapolsek Balongan Dedi Wahyudi, perwakilan Danramil h1601 melalui Babinsa, Ketua MUI, tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh pemuda, serta perangkat desa setempat dan masyarakat Sukareja. 

(Nana. S)

Industri Kapal Batang Potensi Ekonomi Yang Tidak Mendapat Perhatian Dari Pemerintah




(Inzet) foto Bapak Ahmad Tarwandi Alias Pendi Pengusaha Galangan Kapal


Batang 22 Pebruari 2026, Sergaptarget.com.

Kabupaten Batang Propinsi Jawa Tengah Yang Menjadi  Salah Satu Kabupaten Penghasil Produksi Kapal ,Khususnya Kapal Tangkap ikan Keberadaanya Perlu Mendapat Perhatian Yang Serius Dari Pemerintah ,Puluhan Kapal Bahkan Ratusan Produk Kapal Asli Kabupaten Batang ini Layak Menjadi Icon Kabupaten Batang Sebagai Daerah Penghasil Produk Kapal dengan Kualitas Sangat Bagus ,Tapi Sangat Disayangkan Karena Lahan Yang Tersedia Sangat Terbatas  dan Sarana Yang Ada Masih Sangat Tradisional.

Untuk itu Pemerintah Daerah Diharapkan Bisa  Berkontribusi Secara Signifikan Terkait Dengan Permasalahan ini. Pembuatan Produksi Kapal Yang Selama ini Berjalan Yang Letaknya  Diselatan  Alur Sungai Sambong Atau Persisnya Diselatan Jembatan Seturi ini Sangat Menyulitkan  Kapal Kapal Yang Sudah Jadi Yang Akan Dikirim ke Pemesan Kapal Hal ini Dikarenakan Untuk Bisa Keluar dari Tempat Produksi Kapal Harus Melewati Jembatan, Yang Mana Jika Alur Sungai Dalam Posisi Pasang/Naik Maka Tingginya Badan Kapal Akan Tersangkut Pada Jembatan Yang Akan Dilalui.

Ahmad Tarwandi Atau Yang Lebih Dikenal Dengan Nama  Pendi Salah Satu Warga Lokal Klidang Lor Pengusaha Galangan Kapal Berharap Ada Perhatian serius dari Pemerintah  ."Kami Dan Para Pengusaha Galangan Kapal Lainya Sangat Berharap Kontribusi dari Pemda Setempat Baik Yang Terkait Dengan Lahan Maupun Sarana Penunjang Lainya Yang Bisa Memudahkan Aktifitas Produksi Galangan Kapal ini"

 Tidak Ada Atensi Yang Signifikan dari Pemerintah Daerah Terkait Dengan Keberadaan Produksi Galangan Kapal ini Padahal produksi Galangan Kapal Dari Kabupaten Batang ini Menjadi Yang Terbaik Kualitasnya Dibandingkan Dengan Kapal Buatan Dari Daerah Lain  " Demikian Ungkapnya Ketika Awak Media  Berkunjung ke Rumahnya.

Banyaknya Pesanan Kapal dari Luar Daerah Seringkali Terkendala Adanya Keterbatasan Ketersediaan Lahan Yang Ada .untuk itu Perlu Dipikirkan Agar Kedepan Galangan Kapal Yang Terkendala  Keterbatasan Lahan dan Sarana ini Bisa Benar Benar Mendapat Atensi/ Perhatian Yang Serius Dari Pemerintah baik Pemerintah Daerah Kabupaten Batang,Propinsi Maupun Pusat dan Berharap Harapan ini Menjadi Program Prioritas Pemerintah.

"Pemerintah Daerah kabupaten Batang Sebenarnya Punya Lahan Yang Khusus bisa Dijadikan Sebagai Pusat Industri Galangan Kapal Yaitu di Sepanjang Garis Pantai Secepit Yang Masuk Wilayah Admistrasi Kelurahan Kasepuhan,Dengan Tempat Yang Sangat Luas Tentu akan Sangat Memadai Dan Memungkin Industri Galangan Kapal di Batang Berkembang Dengan Sangat Pesat dan bisa Menjadi icon Kabupaten Batang Sebagai Daerah Penghasil Produk Kapal dengan Kualitas Yang Sangat Bagus  Demikian Pungkasnya Dalam Sessi Wawancara dg Sergaptarget.com.( Jurnalis M.Subhan.S.H )