Berita Terkini

Keluarga Besar DPC Rumpun Masyarakat Riau Bersatu Rokan Hulu Mengucapkan : "Selamat Hari Raya Idul Fitri 1Syawal 1447 H / 2026 Mohon Maaf Lahir Dan Batin " "Mari Bersama Kita Tingkatkan Iman dan Taqwa Kepada Allah SWT Serta Memperkuat Ukhuwah Islamiah"

Keluarga Besar DPC Rumpun Masyarakat Riau Bersatu Rokan Hulu Mengucapkan : "Selamat Hari Raya Idul Fitri 1Syawal 1447 H / 2026 Mohon Ma...

Postingan Populer

Rabu, 18 Maret 2026

Jaga Keamanan Wilayah Jelang Hari Lebaran Babinsa Bersama Bhabinkamtibmas Patroli Sambangi Wilayah Binaan

Surakarta - Dalam rangka menjaga Kondusifitas Wilayah, Babinsa Sewu Koramil 04/Jebres Kodim 0735/Surakarta Koptu Sanda Arieswanto melaksanakan kegiatan Patroli dan sambang warga, Guna mengintensifkan kegiatan Komsos Babinsa sambangi warga di lokasi Apem Sewu yang sedang menikmati pemandangan di pinggir sungai Bengawan Solo Kelurahan Sewu Kecamatan Jebres, Kota Surakarta, Kamis,(19/03/2026) Pukul 08.30 Wib
 
Koptu Sanda menyampaikan bahwa dalam rangka menciptakan dan memberikan suasana yang nyaman dan aman merupakan bagian dari pekerjaan kita berkolaborasi dengan Bhabinkamtibmas  untuk melayani dan memberikan pelayanan terhadap masyarakat binaan di wilayah Kelurahan Sewu.

"Kegiatan ini selain melaksanakan patroli sambang warga juga sebagai sarana Komsos untuk menjalin silaturahmi, salah satunya terhadap Warga di wilayah binaan.Kegiatan tersebut juga tak lupa pentingnya memberikan himbauan dan pemahaman kepada warga masyarakat untuk selalu memperhatikan faktor keamanan dan keselamatan pada saat bekerja membetulkan Tulisan di tepi sungai Bengawan Solo, agar berhati - hati supaya tidak terjadi hal-hal yang tidak kita inginkan."pungkasnya.

Penulis : Arda 72

Lalu Lintas Landai, Pos Pam Exit Tol Mojosongo Terpantau Aman dan Lancar

Boyolali – Pelaksanaan Kegiatan Pos Pengamanan (Pos Pam) dalam rangka Operasi Ketupat Candi di Pos Exit Tol Mojosongo pada Kamis, 19 Maret 2026 berlangsung dalam kondisi aman dan terkendali.
Kegiatan yang dimulai pukul 08.00 WIB hingga 20.00 WIB tersebut menunjukkan situasi lalu lintas yang relatif landai, aman, dan lancar tanpa adanya gangguan berarti.
Cuaca selama pelaksanaan kegiatan terpantau cerah, sehingga turut mendukung kelancaran arus kendaraan di sekitar lokasi.
Dalam laporan petugas, tidak ditemukan adanya kejadian menonjol selama periode pengamanan berlangsung.
Adapun personel yang terlibat dalam kegiatan Pos Pam terdiri dari berbagai unsur, yaitu:
TNI sebanyak 2 personel dari Kodim 0724 Boyolali
Polri sebanyak 7 personel dari Polres Boyolali
RAPI sebanyak 3 personel
Satpol PP sebanyak 1 personel
Siswa SMA sebanyak 3 orang
Sinergitas antarinstansi ini menjadi kunci dalam menjaga keamanan dan kenyamanan masyarakat, khususnya para pengguna jalan yang melintas di wilayah Exit Tol Mojosongo.
Petugas di lapangan terus melakukan pemantauan dan pengaturan arus lalu lintas guna memastikan situasi tetap kondusif selama berlangsungnya Operasi Ketupat Candi.

Penulis : Arda 72

Peduli Petugas Kebersihan, Bupati Indramayu Bagikan SARKONAH  



 



‎Indramayu,  Sergaptarget Bupati Indramayu Lucky Hakim menyerahkan bingkisan berupa sarung, baju koko, dan mukenah (Sarkonah), kepada petugas kebersihan, anak yatim/piatu, petugas Masjid Agung Indramayu dan Islamic Center Indramayu, serta staf BAZNAS Kabupaten Indramayu. Penyerahan ini berlangsung di Pendopo Kabupaten Indramayu Selasa (17/3/26), dihadiri Ketua DPRD, unsur Forkopimda, Sekretaris Daerah, para Kepala Perangkat Daerah, Ketua BAZNAS, serta unsur terkait.
‎Dalam sambutannya, Bupati Lucky Hakim mengatakan, kegiatan ini tidak hanya sebagai bentuk penyaluran bantuan, tetapi juga menjadi momentum untuk mempererat silaturahmi dan meningkatkan kepedulian sosial di bulan Ramadan.
‎Bupati memberikan apresiasi kepada para petugas kebersihan dan pengelola tempat ibadah yang telah menjaga kebersihan dan kenyamanan fasilitas umum, khususnya masjid. Menurutnya, peran mereka sangat penting dan membutuhkan kesabaran tinggi.
‎"Di balik rapi dan bersihnya tempat-tempat umum, ada peran besar bapak dan ibu sekalian yang setiap hari menjaga kebersihan," ujarnya.
‎Lucky Hakim menambahkan, meskipun honor yang diterima relatif kecil, namun nilai ibadah dan pahala yang diperoleh, terutama di bulan Ramadan, sangat besar.
Dalam kesempatan itu, Bupati mengajak seluruh masyarakat untuk turut berperan aktif dalam menjaga kebersihan dan ketertiban lingkungan. Menurutnya, upaya tersebut bukan hanya dilakukan oleh pemerintah saja, melainkan membutuhkan partisipasi semua pihak. Terlebih dengan makin berkembangnya Kabupaten Indramayu ke depan.
‎"Indramayu akan makin ramai, sehingga tantangan menjaga kebersihan juga makin besar. Untuk itu dibutuhkan kerja sama dari semua pihak," tambahnya.
‎Melalui kegiatan ini diharapkan dapat memperkuat kepedulian sosial, mempererat silaturahmi, serta menumbuhkan semangat gotong royong dalam mewujudkan Indramayu REANG yang religius dan sejahtera.

Sementara itu, perwakilan penerima bantuan Sarkonah, Kusnaeni (45), tidak dapat menyembunyikan kegembiraannya. Dia merasa diperhatikan oleh Bupati Lucky Hakim.

"Saya mengucapkan terima kasih kepada Pak Bupati, sudah memperhatikan dan peduli terhadap orang-orang seperti saya," kata Kusnaeni mewakili teman-temannya.
‎(Nana.  S)

Optimalkan Pelayanan Mudik, Personel Kodim 0735/Surakarta Jaga Keamanan di Jalur Utama

Surakarta - Memasuki periode mudik Lebaran 2026, Kodim 0735/Surakarta mengintensifkan pengamanan dengan menempatkan personel di sejumlah titik strategis. Langkah ini dilakukan guna menjamin keamanan, kelancaran, dan kenyamanan masyarakat yang melintasi wilayah Kota Surakarta , Rabu (18/03/2026).

​Fokus pengamanan tersebar di beberapa lokasi vital, mulai dari pusat keramaian di Terminal Tirtonadi, Pos Pengamanan Taman Jurug, Pos Pengamanan Palang Joglo, dan Pos Pengamanan Stasiun Kereta Api, serta Pos Pengamanan dititik strategis lainnya.

Kehadiran personel TNI di lapangan merupakan bentuk sinergitas konkret bersama Polri dan instansi terkait dalam mengawal mobilitas masyarakat.

​Pasi Ops Kodim 0735/Surakarta Kapten Tri Sakti Kristiyoso menegaskan bahwa peran personel tidak hanya terbatas pada pengawasan keamanan, tetapi juga aspek pelayanan publik.

​"Kami hadir untuk memastikan pemudik merasa aman. Selain pengamanan wilayah, personel juga siap membantu memberikan informasi medis darurat maupun bantuan teknis lainnya bagi pemudik yang membutuhkan,"tuturnya.

"​Manfaat keberadaan Pos PAM ini dirasakan langsung oleh masyarakat. Mustafa (34), salah satu pemudik di jalur Palang Joglo menyatakan bahwa kehadiran petugas memberikan rasa tenang saat menempuh perjalanan jauh. "Sangat membantu, petugas bahkan aktif mengarahkan kami ke tempat istirahat saat melihat kondisi fisik kami yang mulai lelah," ujarnya.

​Melalui kesiapsiagaan yang terintegrasi ini, Kodim 0735/Surakarta berkomitmen menjaga situasi tetap kondusif hingga arus balik usai, demi mewujudkan mudik yang aman, lancar, dan selamat sampai tujuan.

Penulis : Arda 72

Dewa Doakan Wakil Bupati Syaefudin Jadi Bupati, Pada Acara Bukber PCNU Indramayu 






 
Indramayu, Sergaptarget Suasana buka puasa bersama yang digelar Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Indramayu pada Selasa (17/3/2026) sore mendadak riuh.

ini disebabkan oleh pernyataan mengejutkan dari Anggota DPR RI  Fraksi PKB, H. Dedi Wahidi (Dewa) salah satu politisi  senior di Indramayu, secara terbuka mendoakan Wakil Bupati Indramayu, H. Syaefudin, untuk menjadi Bupati Indramayu.

Di hadapan tokoh agama dan tamu undangan di gedung serba guna PCNU Indramayu, politisi senior yang akrab disapa Dewa ini secara eksplisit menyapa Syaefudin dengan sebutan "Bupati".

"Yang saya hormati Bupati Indramayu, H. Syaefudin. Saya doakan semoga jadi Bupati Indramayu," ucap Dedi Wahidi dalam sambutannya sambil tersenyum yang langsung diamini oleh para hadirin.

Pernyataan itu  langsung menjadi perhatian, mengingat posisi Dedi Wahidi tokoh cukup berpengaruh dalam dinamika politik lokal.

GDoa tersebut dinilai  sebagai sinyal awal arah dukungan politik menjelang kontestasi kepemimpinan daerah di masa mendatang.

Menanggapi doa dan dukungan terbuka tersebut, Wakil Bupati Indramayu, H. Syaefudin, tampak tenang namun memberikan jawaban yang diplomatis sekaligus tegas  peningkatan jenjang karier dari wakil menjadi bupati adalah hal yang lumrah dalam dunia politik, asalkan melalui prosedur yang tepat dan benar ujar Saefudin. 

"Ya kalau Wakil Bupati jadi Bupati kan wajar-wajar saja, tapi kan ada waktunya, ada prosesnya, ada mekanismenya," ujar Syaefudin kepada awak media usai acara.

Meski demikian menekankan pentingnya mengikuti mekanisme partai dan aturan yang berlaku, Syaefudin tidak menampik kesiapannya jika memang dipercaya oleh masyarakat maupun tokoh-tokoh politik untuk memimpin Indramayu ke depan.

"Itu kan doa, dukungan. Kalau memang saya dianggap sekiranya mampu bisa memimpin Indramayu, kenapa tidak?" tambahnya.

Namun ia juga menegaskan bahwa saat ini fokus utamanya adalah menjalankan tugas sebagai wakil bupati dengan sebaik-baiknya untuk masyarakat Indramayu.

Pernyataan Dedi Wahidi di  itu dinilai banyak pihak bukan sekadar basa-basi  Mengingat pengaruh besar PKB dan basis massa NU di Indramayu. Statemen ini dianggap sebagai pemantik awal suhu politik menjelang kontestasi Pilkada mendatang.

Pengamat menilai, meskipun disampaikan dalam konteks doa, pernyataan Dedi Wahidi tetap memiliki dimensi politik yang kuat. Hal ini tidak terlepas dari posisi strategis kedua tokoh tersebut dalam peta politik daerah.

Dengan demikian dinamika yang mulai terlihat, publik kini menanti bagaimana perkembangan selanjutnya.

Acara buka puasa bersama PCNU Indramayu sendiri berlangsung dalam suasana hangat dan penuh kebersamaan.

Selain menjadi ajang silaturahmi, kegiatan tersebut juga dimanfaatkan untuk mempererat hubungan antara ulama, umara, dan masyarakat. 

(Nana.  S)

Jelang Idulfitri, Personel Kodim Wonosobo Intensifkan Pengamanan Wilayah


Wonosobo – Personel Kodim 0707/Wonosobo bersama instansi terkait dan relawan melaksanakan siaga di sejumlah pos pengamanan guna menciptakan kondisi wilayah yang aman dan kondusif menjelang Hari Raya Idulfitri. Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya terpadu dalam memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat selama momentum mudik dan perayaan Lebaran. (18/3/2026) 

Dandim 0707/Wonosobo, Yoyok Suyitno, S. Sos menegaskan kepada seluruh anggotanya untuk menjalankan tugas pengamanan dengan penuh tanggung jawab dan kesungguhan.

"Laksanakan pengamanan dengan sungguh-sungguh, utamakan koordinasi dalam setiap pergerakan dengan rekan di lapangan," tegasnya.

Selain itu, Dandim juga mengingatkan pentingnya pelayanan humanis kepada masyarakat. Menurutnya, aparat negara harus hadir sebagai pelindung dan pengayom yang mampu memberikan rasa bangga kepada masyarakat.

"Layani masyarakat dengan penuh keikhlasan. Sebagai aparat negara, kita harus bisa melayani, mengayomi, dan membuat rakyat merasa bangga," tambahnya.

Dengan sinergi antara TNI, Polri, instansi terkait, dan relawan, diharapkan situasi wilayah Wonosobo tetap aman, tertib, dan kondusif sehingga masyarakat dapat merayakan Lebaran dengan tenang dan penuh kebahagiaan.

(Pendim0707/Yudhi)

Dishub Indramayu Jadikan Jembatan Timbang Losarang Jadi Posko Terpadu Pemudik  






Indramayu,  Sergaptarget Menyambut Idul Fitri 1447 H., Posko terpadu unit pelaksana penimbangan kendaraan bermotor (UPPKB) Losarang, Kabupaten Indramayu, Jawa Barat atau yang dikeal dengan nama "Jembatan Timbang Losarang", menyediakan beragam fasilitas bagi para pemudik yang akan melintas di jalan Pantura Indramayu. Posko ini pun selama arus mudik akan dijadikan pusat pelayanan berbagai instansi seperti Kepolisian, Jasa Raharja, BPBD, sekaligus sebagai posko penghitungan kendaraan pemudik--yang biasa dilakukan oleh Dinas Perhubungan Kabupaten Indramayu--yang hendak menuju Provinsi Jawa Tengah.

Hal itu disampaikan pengelola UPPKB Losarang, Mardian, ketika dimintai penjelasannya tentang kesiapan pendirian posko terpadu pada momen arus mudik lebaran Idul Fitri 1447 H.

Dikatakan Mardian, Rabu (11/03/2026), pada posko induk atau posko terpadu tersebut, nantinya berbagai instansi akan berkumpul, mulai dari Kepolisian, Jasa Raharja, BPBD, Dinas Perhubungan dan instansi lainnya. Di posko tersebut juga akan disiapkan beberapa fasilitas untuk para pemudik. "Ada fasilitas yang disediakan cek kesehatan gratis, pemeriksaan kendaraan, serta servis kendaraan gratis. Selain ada rest area untuk beristirahat, termasuk fasilitas pijat, kopi, dan makanan gratis bagi pemudik, termasuk untuk posko penghitungan kendaraan ada di Posko UPPKB", ujarnya.

Di posko terpadu arus mudik lebaran itupun, lanjut Mardian, disediakan pula Wifi gratis bagi para pemudik yang akan mengakses internet dan yang hendak berkirim kabar kepada sanak saudara di kampung halaman melalui komunikasi WhatsApps, sehingga tidak terkendala oleh kuota handphone yang habis.   

Sementara itu, Dinas Perhubungan Kabupaten Indramayu melalui Kepala Bidang Pengembangan dan Keselamatan pada Dinas Perhubungan mengatakan, secara umum untuk persiapan menyambut arus mudik sudah matang, termasuk memastikan kondisi jalan Pantura dan kondisi penerangan jalan umum (PJU) di jalan tersebut.

"Setelah dilakukan pengecekan jalur bersama Polres, Jasa Raharja, dan instansi terkait lainnya, kesiapan jalur mudik termasuk PJU untuk jalur nasional, perbaikannya sudah ditangani Kementerian Perhubungan, perbaikan PJU yang mati termasuk di jalan provinsi dan jalan kabupaten juga sudah dilakukan. Pada intinya kita sudah siap menyambut kelancaran arus mudik lebaran tahun 2026", ujar Andri.

Sedangkan untuk persiapan petugas dalam menyambut para pemudik, sudah dipersiapkan mulai H-7 tepatnya pada hari Jum'at, 13 Maret 2026, pada hari itu posko sudah mulai disiapkan untuk mengatisipasi arus mudik.

Andri juga menjelaskan terkait penutupan putaran balik (U-turn), Dishub masih menunggu koordinasi dengan pihak Kepolisian, namun jika dilihat dari tahun sebelumnya, penutupan biasanya dilakukan pada H-4 menjelang Idul Fitri. Meski demikian tergantung situasi kondisi di lapangan dan peningkatan volume kendaraan di jalur arteri Pantura Indramayu. 

(Nana. S)

Selasa, 17 Maret 2026

Babinsa Purwodiningratan Patroli Keamanan & Sambang Obyek Vital Stasiun Menjelang Lebaran

Surakarta - Menjelang Lebaran 2026, Babinsa Kelurahan Purwodiningratan Koramil 04/Jebres kodim 0735/Surakarta Serka Suparno aktif melakukan patroli dan sambang di obyek vital, khususnya stasiun kereta api, untuk menjamin keamanan dan kenyamanan pemudik guna mengantisipasi gangguan keamanan, ketertiban masyarakat (kamtibmas), serta memantau lonjakan penumpang bertempat di stasiun Jebres jl Ledoksari no 1 kelurahan Purwodiningratan Jebres, Rabu (18/03/2026).

Ditegaskan Serka Suparno Patroli dan sambang stasiun jelang Lebaran dirinya memantau area stasiun mulai dari kedatangan penumpang, situasi peron, hingga fasilitas umum guna memastikan kondisi tetap aman dan kondusif.

 "Patroli dilakukan bersama petugas keamanan stasiun (Security PT KAI) untuk meningkatkan kewaspadaan dan  Pengawasan intensif dilakukan menjelang arus mudik Lebaran 2026 untuk mengantisipasi tindak kejahatan seperti pencurian dan memberikan rasa aman bagi pengguna jasa kereta api."ujarnya.

Sambang dialogis Babinsa berdialog dengan penumpang, petugas stasiun,untuk menjalin silaturahmi dan menyampaikan imbauan keamanan untuk menciptakan situasi yang aman dan nyaman selama libur lebaran.

Penulis : Arda 72

Dirjen Bimas Bersama Direktur dan Kabid Urais Kunjungi Posko Mudik Vihara Budi Asih Jatibarang






Indramayu,  Sergaptarget Semangat kebersamaan dan kerukunan antarumat beragama di Kabupaten Indramayu kembali terlihat dalam layanan mudik Lebaran 1447 H/2026 M di jalur Pantura. Tidak hanya masjid, sebuah vihara di wilayah tersebut turut membuka layanan bagi para pemudik yang membutuhkan tempat singgah selama perjalanan menuju kampung halaman.

Direktur Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam Kementerian Agama, Abu Rokhmad, meninjau langsung kesiapan layanan tersebut dalam rangkaian kunjungan di jalur Pantura, Minggu (15/3/2026). Peninjauan dilakukan di sejumlah masjid, termasuk di Vihara Budhi Asih Jatibarang.

Menurut Abu Rokhmad, keterlibatan vihara dalam memberikan layanan bagi para pemudik menunjukkan bahwa semangat kebersamaan dapat diwujudkan melalui aksi nyata yang bermanfaat bagi masyarakat.

"Sekarang kita punya kegembiraan baru menjelang Idulfitri, bukan hanya bersiap untuk mudik, tetapi juga menyambut para pemudik melalui program rumah ibadah ramah pemudik," ujarnya saat meninjau layanan di Vihara Budhi Asih Jatibarang.

Kemenag Indramayu Sediakan Tempat Ibadah Sementara bagi Jemaat HKBP
Ia menambahkan, rumah ibadah memiliki potensi besar sebagai ruang singgah yang aman dan nyaman bagi para musafir. Selain menyediakan fasilitas istirahat, tempat ibadah juga memberi kesempatan bagi pemudik untuk tetap menjalankan ibadah di tengah perjalanan panjang.

"Kehadiran berbagai rumah ibadah yang siap melayani pemudik menunjukkan bahwa kita bergerak secara inklusif, terbuka, dan berkolaborasi dengan semua pihak," kata Abu.

Sementara itu, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Indramayu, Aghuts Muhaimin, menilai Indramayu layak disebut sebagai kota toleransi. Hal tersebut didukung oleh regulasi daerah yang tidak diskriminatif serta kebijakan pemerintah yang menjamin kebebasan beragama dan melindungi kelompok minoritas.

Ia menjelaskan, pemerintah daerah bersama Kementerian Agama aktif memfasilitasi dialog antaragama dan antarbudaya serta memberikan perlindungan yang setara bagi seluruh umat beragama. Dari sisi sosial, masyarakat Indramayu juga terbiasa hidup berdampingan dan saling membantu tanpa memandang perbedaan keyakinan.

"Kantor Kemenag Indramayu bahkan pernah memfasilitasi umat minoritas untuk beribadah sebelum mereka memiliki gereja sendiri. Ini menjadi bukti bahwa kita berusaha melayani semua umat secara adil," ujar Aghuts.

Menurutnya, keberadaan forum lintas agama seperti Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) serta program kampung moderasi beragama turut memperkuat infrastruktur sosial dalam menjaga harmoni di tengah masyarakat.

Aghuts menegaskan komitmen Kementerian Agama Kabupaten Indramayu sebagai rumah bersama bagi seluruh umat beragama.

"Kementerian Agama Kabupaten Indramayu menjadi rumah bersama umat beragama. Kami berkomitmen memberikan pelayanan terbaik agar tercipta kerukunan umat beragama. Mari kita buktikan Indramayu sebagai daerah yang rukun, damai, dan kondusif," katanya.

Dalam rangka mendukung arus mudik di jalur Pantura, pihaknya juga telah menyiapkan berbagai rumah ibadah sebagai tempat singgah bagi para pemudik. Wilayah Indramayu sendiri merupakan salah satu titik penting arus mudik yang menghubungkan Jawa Barat dan Jawa Tengah.

"Kami telah menyiapkan 23 masjid, 5 madrasah, dan 1 vihara untuk memberikan layanan bagi para pemudik yang melintas di wilayah Indramayu," jelasnya.

Rumah ibadah tersebut menyediakan fasilitas sederhana namun bermanfaat bagi para pemudik, seperti tempat beristirahat, air minum, hingga tempat ibadah agar para pemudik bisa menjalankan ibadah selama dalam perjalanan.

Hal ini sebagai bukti bahwa kerukunan umat beragama di Indramayu benar benar nyata dan semoga bisa ditiru oleh daerah daerah lain sepanjang jalur yang dilewati para pemudik tutupnya. 

Nana. S)

Polresta Cirebon Ungkap Kasus Peredaran Uang Palsu Jelang Lebaran, Barang Bukti Ditaksir Rp12 Miliar





Polresta Cirebon berhasil mengungkap kasus tindak pidana peredaran uang palsu menjelang Lebaran dengan nilai barang bukti yang diperkirakan mencapai Rp12 miliar. Selasa (17/3/2026). Dalam Pengungkapan Kasus Tindak Pidana Pemalsuan Mata Uang dan Uang Kertas tersebut, petugas mengamankan tersangka berinisial S (52) warga Kecamatan Gegesik Kabupaten Cirebon.

Kapolresta Cirebon KOMBES POL.IMARA UTAMA, S.H.,S.I.K.,M.H, mengatakan, modus operandi tersangka adalah Memproduksi Mata Uang Palsu Sendiri Yang Dilakukan Di Rumahnya Dengan Cara Mendesain Ulang Uang Pecahan 100 ribuan. Selanjutnya Dicetak Dan Dipotong Hingga Menyerupai Mata Uang Asli dan rencananya Diedarkan Di Wilayah Jawa Barat Dan Wilayah Bali, Ntb Dan Yogyakarta Sebelum Perayaan Hari Raya Nyepi Dan Hari Idul Fitri Tahun 2026.

"Pengungkapan kasus ini Berawal Informasi Dari Masyarakat Tentang Adanya Orang Yang Diduga Memproduksi Mata Uang Rupiah Palsu, Selanjutnya Sat Reskrim Polresta Cirebon Melakukan Penyelidikan kemudian berhasil menangkap tangan tersangka uang Sedang Memproduksi Mata Uang Rupiah Palsu," katanya.

Ia mengatakan, dalam penangkapan tersebut petugas juga menemukan Sejumlah Barang Bukti Berupa Uang Palsu Hasil Produksi Siap Edar Dan Yang Dipersiapkan Untuk Produksi Uang Palsu. Selain Itu Ditemukan Juga Berbagai Peralatan Yang Digunakan Untuk Memproduksi Uang Palsu, sehingga Tersangka Berikut Barang Bukti Diamankan Dan Dibawa Ke Polresta cirebon Guna Proses Hukum Lebih Lanjut.

Adapun barang bukti yang diamankan diantaranya 607 Lembar Uang Palsu Pecahan 100 ribuan, 100 Lembar Hasil Cetakan Uang Palsu Yang Belum Dipotong, 52 Rim Kertas Dusla Yang Sudah Mempunyai Watermark, 1 Dus Berisikan Uang Palsu Pecahan 100 ribuan Yang Baru Tercetak Sebelah, laptop, monitor, flashdisk, empat unit printer, Sembilan Gulung Pita Berwarna Emas, Mesin Hologram, Dua Unit Mesin Penghitung Uang, 67 Lembar Pengikat Uang Pecahan 100 ribuan yang terdapat Logo Bank, Alat Sensor Infrared, handphone, dan lainnya

Akibat perbuatannya, tersangka dijerat Pasal 37 Jo Pasal 27 Undang- undang Nomor 7 Tahun 2011 Tentang Mata Uang Jo Undang-undang Nomor 1 Tahun 2026 Tentang Penyesuaian Pidana dan atau pasal 374 dan Atau Pasal 375 Ayat (1) Undang-undang Nomor 1 TAHUN 2023 Tentang KUHP Jo Undang-undang Nomor 1 Tahun 2026 Tentang Penyesuaian Pidana.

"Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, tersangka S diancam hukuman maksimal Penjara Seumur Hidup Atau Pidana Penjara Paling Lama 20 tahun Dan/atau Pidana Denda Paling Banyak Kategori VIII Rp 50 Miliar," pungkasnya.

Kapolresta Cirebon mengimbau masyarakat agar lebih waspada terhadap peredaran uang palsu, terutama menjelang Hari Raya Idul Fitri yang identik dengan meningkatnya transaksi tunai.

"Masyarakat kami imbau untuk lebih teliti saat menerima uang, terutama dalam transaksi jual beli. Kenali ciri-ciri keaslian uang rupiah dengan metode dilihat, diraba, dan diterawang. Apabila menemukan uang yang diduga palsu, segera laporkan kepada pihak kepolisian terdekat," tegasnya.

Sementara itu, Deputi Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPw BI) Cirebon, Himawan menjelaskan, bahwa secara sekilas uang palsu tersebut memang terlihat menyerupai uang asli.

"Kalau kita lihat secara sekilas atau kasat mata, ini menyerupai uang asli. Namun jika kita teliti lebih lanjut dari sisi bahan, ini menggunakan kertas yang berbeda dengan uang asli," kata Himawan.

Ia menjelaskan, uang asli dicetak menggunakan bahan khusus berbasis serat kapas, sedangkan uang palsu yang disita tersebut menggunakan kertas biasa yang diproses agar menyerupai ketebalan uang asli.

"Uang asli menggunakan bahan serat kapas, sedangkan ini menggunakan kertas umum seperti kertas doorslag yang kemudian diproses sedemikian rupa sehingga memiliki ketebalan hampir mirip," ujarnya.

Menurut Himawan, pelaku juga berupaya meniru berbagai unsur pengaman pada uang asli, seperti benang pengaman hingga efek hologram.

"Tersangka mencoba meniru unsur pengaman, termasuk membuat efek hologram menggunakan mesin cetak offset. Namun jika dilihat dari sudut pandang tertentu, warnanya tidak berubah seperti pada uang asli yang memiliki fitur optically variable ink," ucap Himawan.

Selain itu, perbedaan juga terlihat saat uang diperiksa menggunakan alat bantu seperti sinar ultraviolet.

"Pada uang asli akan muncul pendaran cahaya pada nomor seri dan beberapa ornamen. Sedangkan pada uang palsu ini, meskipun ada upaya meniru, hasilnya tetap terlihat kasar dan tidak presisi," jelas dia.

Pihak Bank Indonesia pun mengimbau masyarakat untuk selalu berhati-hati, terutama menjelang Idulfitri ketika transaksi uang tunai meningkat.

"Kami mengimbau masyarakat untuk tetap waspada dan selalu menerapkan metode 3D, yaitu Dilihat, Diraba, dan Diterawang. Jika menemukan uang yang mencurigakan, segera laporkan ke pihak kepolisian atau bank terdekat," katanya.

Ia juga mengapresiasi langkah cepat Polresta Cirebon yang berhasil menggagalkan peredaran uang palsu dalam jumlah besar tersebut sebelum sempat beredar di masyarakat.

"Kami sangat mengapresiasi kerja cepat Polresta Cirebon karena berhasil mencegah peredaran uang palsu dalam jumlah yang sangat besar ini sebelum masuk ke tangan masyarakat," ujarnya.