All Posts | Sergap Target

Berita Terkini

Polsek Rambah Cek Pertumbuhan Jagung Pipil, Dukung Program Ketahanan Pangan di Lahan 6 Hektare

ROKAN HULU – Kepolisian Sektor (Polsek) Rambah, Polres Rokan Hulu, melakukan pengecekan pertumbuhan tanaman jagung pipil di lahan ketahanan ...

Postingan Populer

Kamis, 13 Agustus 2026

Wujudkan Wilayah Tetap Aman Dan Kodisif Piket Koramil 04/Jebres Melaksanakan Patroli Malam Dan Himbaukan Kamtibmas


Uploaded Image

Surakarta - Guna menciptakan Kondusifitas wilayah dan rasa nyaman bagi warga masyarakat, Piket Koramil 04/Jebres Kodim 0735/Surakarta Sertu Teguh K melaksanakan Patroli malam dan himbauan Kamtibmas di seputaran wilayah Kecamatan Jebres Kota Surakarta. Kamis  ( 13/08/2026).

Ditegaskan Sertu Teguh Patroli malam dilakukan secara rutin oleh piket Koramil dengan sasaran tempat-tempat berkumpulnya warga di wilayah kecamatan Jebres.

"Dalam patroli tersebut,kami selaku Piket Koramil selalu mengajak masyarakat untuk senantiasa menjaga keamanan  lingkungan dari tindak kejahatan yang dapat merugikan warga masyarakat dan juga harus tanggap terhadap perkembangan situasi lingkungan di sekitar wilayah."tegasnya.

Penulis : Arda 72

PT Pertamina Patra Niaga Kilang Balongan Raih Penghargaan ISRA Awards 2026




 Indramayu, Sergaptarget.com  Komitmen PT Pertamina Patra Niaga  RU VI Kilang Balongan  tetap memegang teguh prinsip berwawasan lingkungan serta peduli terhadap masyarakat melalui program-program Community Development & Involvement (CID) yang dijalankan  mengantarkan Kilang Balongan meraih penghargaan bergengsi.

Penghargaan yang diraih kali ini adalah Indonesia Social Responsibility Awards 2026, Peringkat Silver atas Program WIRALODRA (Wilayah Masyarakat Pengelola Daur Ulang Sampah) Kategori Economic Empowerent di Swiss-Bel hotel Solo kemarin. Penghargaan diterima langsung oleh Officer I CSR & SMEPP, Andromedo Cahyo Purnomo.

Mengenal Program CID WIRALODRA

WIRALODRA sendiri adalah  inisiatif Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) perusahaan yang dirancang untuk mengatasi persoalan sampah sekaligus memperkuat ketahanan sosial dan ekonomi masyarakat di wilayah Ring 1. Tujuan  program ini adalah mengurangi penumpukan sampah, meningkatkan kapasitas warga, menciptakan nilai ekonomi melalui penerapan ekonomi sirkular, serta menghilangkan kebiasaan pembakaran sampah di Wilayah Balongan yang berisiko terhadap beberapa fasilitas mudah terbakar milik Pertamina grup yang tentunya juga akan berdampak kepada masyarakat.

Program ini telah dijalankan di Desa/Kec. Balingan  yang merupakan wilayah Ring 1 sejak tahun 2021 sampai sekarang.

 Dengan kapasitas pengolahan sampah organik mencapai 80 kg per hari dan sampah anorganik hingga 100 kg per bulan, program telah mengalihkan sekitar 30,4 ton sampah per tahun dari praktik pembuangan dan pembakaran menuju proses pemanfaatan produktif,
Program ini pun menjadi learning centre mengenai pengelolaan sampah oleh berbagai pihak seperti Kementerian Kelautan, Dinas Lingkungan Hidup Indramayu, Universitas/kampus di Indramayu, SLBN Mutiara Hati, dan SMKN 1 Balongan, serta stakeholder lainya.

Sejak tahun 2021, program ini berhasil mengolah sampah plastik sebanyak 100-200 kg/bulan menjadi plakat, gantungan kunci, furnitur, kotak tisu, jam, dan tempat sampah, dan barang bernilai guna lainnya. Selain itu, pengolahan sampah organik melalui budidaya maggot telah mampu mengolah sekitar 80-100 kg/minggu dan dimanfaatkan sebagai pakan tambahan atau vitamin bagi 120 ekor ayam petelur yang menghasilkan 7 kg telur/hari atau Rp. 210.000/hari jika dirupiahkan.

 Aktivitas ekonomi sirkular tersebut terus berkembang hingga pada tahun 2025 mampu menghasilkan nilai ekonomi sebesar Rp274.149.746 dari berbagai produk dan unit usaha kelompok.

Dampak dari program tersebut bukan hanya terciptanya sumber pendapatan baru bagi anggota, tetapi juga meningkatnya keterampilan teknis, kapasitas kewirausahaan, diversifikasi usaha, serta terbentuknya Kelompok WIRALODRA sebagai penggerak ekonomi sirkular berbasis masyarakat yang mampu mengubah persoalan sampah menjadi peluang ekonomi.

Executive General Manager RU Balongan, Yulianto Triwibowo, menyampaikan rasa syukurnya atas penghargaan yang didapat
“penghargaan ini merupakan wujud pengakuan dan apresiasi untuk hasil kerja keras bersama dan peran serta Kilang Balongan yang berkolaborasi dengan berbagai pihak, penghargaan ini menjadi penyemangat bagi kami untuk terus hadir di tengah masyarakat dan memberikan manfaat yang nyata,” ungkap Yulianto dalam keterangannya, Kamis (13/8/2026).

Dari penghargaan yang berhasil diraih ini menambah rekam jejak positif keberlanjutan Kilang Pertamina Balongan dan mengukuhkan posisinya sebagai Perusahaan Pengolah Minyak dan Gas yang berwawasan lingkungan di Indonesia.

(Nana. S)

Kuwu Desa Mulyasari Kecamatan Bangodua Ayub Alergi Terhadap Wartawan




Indramayu, Sergaprarget.com 
Kuwu desa Mulyasari Kecamatan Bangodua Kabupaten Indramayu alergi terhadap wartawan ia  enghindar dan bersembunyi.

Peristiwa tersebut berawal ketika seorang wartawan dari media Sergaptarget.com datang berkunjung pada hari kamis sekitar kurang lebih pukul 11 wib  kuwu Ayub lari bersembunyi masuk keruangan padahal saat itu sedang duduk di ruang tengah kantor kuwu bersama perangkat desa tapi ketika mengetahui ada media datang langsung bangun dan sembunyi masuk ke salah satu ruangan waktu wartawan ini tanya ke perangkat desa dijawab pak kuwunya tidak ada.

Padahal sudah jelas jelas ada sedang duduk ngobrol sama perangkat desanya dan terbukti juga kunci mobilnya masih tergeletak dimeja tidak sempat dibawa karena terburu buru dan mobilnyapun ada di halaman balai desa.

Dengan adanya kejadian seperti ini bukan membuat wartawan mundur atau kapok tapi justru semakin tertantang dan menimbulkan tanda tanya besar ada apa dengan kuwu Mulyasari.

Padahal wartawan tersebut datang baik baik dan berniat silaturahmi tapi begitulah sikap kuwu Mulyasari malah lari, kalau memang tidak ada masalah kenapa musti lari sembunyi.

Saya harap kepada camat Bangodua selaku kepanjangan tangan dari Bupati 75yang membawahi kuwu untuk menegur kuwu Mulyasari agar tidak ter ulang lagi apa bila ada tamu rekan media karena itu juga etika seorang kuwu.



(Nana. S)

Kapolres Indramayu AKBP Prianggo PM.Sik.Msi Resmikan Jembatan Merah Putih Didesa Kongsijaya Widasari



Indramayu, Sergaptarget.com 
Kapolres Indramayu AKBP Prianggo PM.Sik.Msi meresmikan secara langsung jembatan merah putih di blok Carik desa Kongsijaya Kecamatan Widasari Indramayu kamis 13/ 8/2026.

Hadir dalam acara itu Forkopimda,Forkopimcam,Kuwu desa Kongsijaya beserta perangkat,Kapolsek Widasari beserta anggota,Ketua Gapoktan kecamatan Widasari,Ketua kelompok tani yang ada di desa Kongsijaya,Babinsa,Babinkamtibmas serta sejumlah undangan.

Pada kesempatan itu ketua Gapoktan kecamatan Widasari Tomo mengsulkan kepada Kspolres agar jembatan merah putih ini di perbesar agar bisa dilewati oleh alinstan.

Sementara Kapolres Indramayu AKBP Prianggo dalam sambutanya mengatakan saya akan berusaha sesuai kapasitas saya sebagai kspolres akan menyampaikan usulan dari Gapoktan ujarnya.

Sebenarnya inih bukan ranah saya dan jembatan ini juga  dibangun jauh sebelum saya bertugas disini  tapi saya akan coba bantu karena sekarang saya menjabat Kapolres di Indramayu dan saya yang meresmikan tegasnya.

Jembatan ini menjadi kebutuhan yang sangat penting karena menghubungkan dari sawah blok Carik ke sawah blok Cibogor sehingga bisa mempercepat waktu karena bisa langsung sedangkan sebelumnya petani harus memutar jalan dan memakan wakti 15 samoai 25 menit jelas ketua Gapoktan.

Acara berjalan lancar dari awal sampai ahir tanpa hambatan dan diahir acara Kapolres menyerahkan bantuan kepada beberapa petani dan diahiri dengan sesen foto bersama.

(Nana. S)

Dugaan Penyalahgunaan Bantuan PKH, Kader PPP Wonosobo Minta Usut Tuntas dan Perketat Pengawasan



WONOSOBO – Adanya laporan dan indikasi dugaan penyalahgunaan Program Keluarga Harapan (PKH) di Kabupaten Wonosobo mendapat perhatian dari Anggota DPRD Kabupaten Wonosobo sekaligus kader Partai Persatuan Pembangunan (PPP), Ma’arif, M.Kom.

Ma’arif menyampaikan keprihatinannya atas munculnya dugaan pemotongan maupun penyalahgunaan bantuan sosial yang diperuntukkan bagi Keluarga Penerima Manfaat (KPM). Menurutnya, PKH merupakan program pemerintah yang memiliki tujuan penting dalam membantu masyarakat kurang mampu, terutama dalam mendukung akses pendidikan, kesehatan, dan peningkatan kesejahteraan keluarga.

Karena itu, setiap dugaan penyimpangan dalam penyaluran bantuan harus ditangani secara serius dan transparan. Ma’arif meminta aparat penegak hukum, termasuk Kejaksaan Negeri Wonosobo, bersama instansi terkait untuk melakukan pengusutan secara menyeluruh berdasarkan fakta dan bukti yang ada.

“Program PKH adalah hak masyarakat miskin yang sangat membutuhkan. Jika memang ditemukan adanya oknum yang sengaja memanfaatkan atau memotong dana bantuan untuk kepentingan pribadi, tentu harus ditindak sesuai ketentuan hukum. Saya meminta agar persoalan ini diusut secara tuntas, transparan, dan tidak pandang bulu,” ujar Ma’arif, M.Kom.

Menurutnya, pengawasan terhadap penyaluran bansos tidak cukup hanya dilakukan ketika muncul persoalan. Sistem pengawasan harus diperkuat secara berkelanjutan, mulai dari pendataan penerima, proses penyaluran, hingga memastikan bantuan benar-benar diterima sesuai hak masing-masing KPM.

Ma’arif mendorong sedikitnya tiga langkah penting dalam menangani persoalan tersebut.

Pertama, memperkuat penyidikan dan penegakan hukum. Dinas Sosial, pendamping PKH, serta aparat penegak hukum perlu meningkatkan koordinasi dalam menindaklanjuti setiap laporan maupun temuan dugaan penyalahgunaan. Apabila ditemukan bukti pelanggaran, pihak yang terbukti terlibat harus diproses sesuai hukum yang berlaku.

Kedua, memperketat sistem pengawasan dan memperkuat digitalisasi. Menurut Ma’arif, pemanfaatan teknologi informasi dalam validasi data penerima dan monitoring penyaluran bansos perlu terus dikembangkan. Sistem yang transparan diharapkan mampu mempersempit celah terjadinya penyimpangan di lapangan.

Ketiga, memperkuat mekanisme pengaduan dan perlindungan KPM. Masyarakat penerima manfaat harus memiliki akses pengaduan yang mudah dan aman. KPM yang menemukan dugaan pemotongan bantuan, intimidasi, pungutan, atau bentuk penyimpangan lainnya diharapkan berani menyampaikan laporan melalui saluran resmi. Perlindungan terhadap identitas pelapor juga perlu menjadi perhatian.

Ma’arif juga mengingatkan agar persoalan dugaan penyalahgunaan bantuan sosial tidak dijadikan ruang untuk melakukan tuduhan tanpa dasar. Setiap laporan harus diverifikasi dan ditindaklanjuti melalui proses pemeriksaan yang objektif agar penanganannya dapat dipertanggungjawabkan.

Sebagai anggota DPRD sekaligus kader PPP, Ma’arif menegaskan komitmennya untuk terus menjalankan fungsi pengawasan dan menyuarakan kepentingan masyarakat, khususnya kelompok masyarakat yang menjadi penerima bantuan sosial.

“Kami ingin memastikan seluruh program bantuan sosial di Wonosobo berjalan tepat sasaran, tepat jumlah, dan tepat guna. Jangan sampai hak masyarakat yang membutuhkan justru berkurang karena adanya penyimpangan. Karena itu, pengawasan harus diperketat dan setiap dugaan pelanggaran harus diusut berdasarkan fakta dan ketentuan hukum,” tegasnya.

(Red/Tim KJN)
Uploaded Image

Polsek Kunto Darussalam Jangkau Warga Pinggiran Sungai Rokan Lewat Program JALUR, Salurkan Bansos dan Layanan Kesehatan




ROKAN HULU – Kepolisian Resor Rokan Hulu melalui Polsek Kunto Darussalam terus memperkuat kehadiran Polri di tengah masyarakat melalui Program JALUR (Jelajah Riau Untuk Rakyat), salah satu program unggulan Kapolda Riau. Kegiatan tersebut menyasar warga di wilayah yang berada di pinggiran Sungai Rokan, Desa Sangkir Indah, Kecamatan Pagaran Tapah Darussalam, Rokan Hulu, Rabu (12/8/2026).



Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 09.00 WIB itu dipusatkan di RT 002/RW 001 Dusun Suka Mulya, Desa Sangkir Indah. Personel Polsek Kunto Darussalam hadir tidak hanya untuk menjalin komunikasi dengan masyarakat, tetapi juga memberikan bantuan sosial dan pelayanan kesehatan sebagai bentuk kepedulian Polri terhadap warga yang membutuhkan.

Dalam kegiatan tersebut, personel menyerahkan bantuan sosial kepada dua warga kurang mampu, yakni Saldi yang sehari-hari bekerja sebagai petani dan Painah yang merupakan ibu rumah tangga. Bantuan yang diberikan berupa beras 5 kilogram, satu dus mi instan, minyak goreng 2 liter, enam kaleng susu, serta satu papan telur.

Selain penyaluran bantuan sosial, personel juga melaksanakan bakti kesehatan bagi masyarakat. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya menghadirkan pelayanan Polri secara langsung, khususnya bagi masyarakat yang tinggal di wilayah dengan akses pelayanan yang relatif terbatas.

Desa Sangkir Indah merupakan salah satu wilayah yang berada di sekitar Daerah Aliran Sungai (DAS) Rokan. Sebagian masyarakat setempat masih menggantungkan kehidupan dari aktivitas mencari ikan di Sungai Rokan dengan menggunakan sampan atau perahu, yang juga dimanfaatkan sebagai sarana transportasi dan mengangkut hasil sungai.

Kondisi geografis tersebut membuat masyarakat setempat turut menghadapi kerawanan banjir ketika musim penghujan tiba akibat luapan Sungai Rokan. Di sisi lain, masih terdapat masyarakat dengan tingkat pendidikan yang relatif rendah sehingga membutuhkan perhatian dan pendekatan pelayanan yang berkelanjutan.

Kapolsek Kunto Darussalam melalui personelnya menegaskan bahwa kegiatan JALUR merupakan bentuk nyata kehadiran Polri yang tidak hanya berorientasi pada aspek keamanan, tetapi juga menyentuh kebutuhan sosial masyarakat.

Program JALUR yang digagas Kapolda Riau tersebut diimplementasikan secara terpadu dengan melibatkan jajaran Polda Riau dan Polres, sebagai upaya mendekatkan pelayanan kepolisian kepada masyarakat, termasuk mereka yang berada di wilayah terpencil dan memiliki keterbatasan akses.

Melalui kegiatan tersebut, Polsek Kunto Darussalam berharap hubungan antara kepolisian dan masyarakat semakin erat. Kehadiran personel di tengah warga juga diharapkan dapat meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap Polri sekaligus membuka ruang komunikasi untuk mengetahui secara langsung berbagai persoalan yang dihadapi masyarakat.

Kegiatan yang melibatkan Kanit Intelkam IPDA Frengki Syamjasri, Kanit Binmas AIPTU Roma Desliko, S.E., Kanit BKO Lantas AIPTU Rinto Simanjuntak, S.H., serta para Bhabinkamtibmas dan personel Polsek Kunto Darussalam tersebut berakhir sekitar pukul 11.15 WIB.

Selama kegiatan berlangsung, situasi berjalan aman dan kondusif.

***Hobbi Pargaulan***
 *(Humas Polres Rohul)*

Lapas Kelas IIB Pasir Pangarayan Gelar Pemeriksaan Kesehatan Gratis bagi Pegawai dan Warga Binaan




Pasir Pengaraian - Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Pasir Pangarayan melaksanakan pemeriksaan kesehatan gratis bagi pegawai dan warga binaan dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, Kamis (13/8/2026).



Kegiatan yang dilaksanakan di lingkungan Lapas Kelas IIB Pasir Pangarayan tersebut turut melibatkan tenaga kesehatan dari Puskesmas Rambah serta petugas Klinik Lapas Kelas IIB Pasir Pangarayan. Dalam pelaksanaannya, tenaga kesehatan dan dokter dari Puskesmas Rambah bersama petugas Klinik Lapas memberikan pelayanan pemeriksaan kesehatan kepada pegawai dan warga binaan.

Kegiatan ini merupakan salah satu bentuk perhatian terhadap kesehatan di lingkungan pemasyarakatan sekaligus menjadi bagian dari rangkaian kegiatan dalam menyemarakkan peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.

Kepala Lapas Kelas IIB Pasir Pangarayan, Efendi Parlindungan Purba, menyampaikan apresiasi atas dukungan Puskesmas Rambah dan keterlibatan petugas Klinik Lapas dalam pelaksanaan kegiatan tersebut.

“Kami mengapresiasi dukungan Puskesmas Rambah serta keterlibatan petugas Klinik Lapas dalam pelaksanaan pemeriksaan kesehatan ini. Kolaborasi ini menjadi bentuk sinergi dalam memberikan perhatian terhadap kesehatan pegawai dan warga binaan,” ujar Efendi.

Menurutnya, pemeriksaan kesehatan menjadi salah satu langkah untuk meningkatkan kepedulian terhadap kondisi kesehatan sekaligus mendorong kesadaran bersama akan pentingnya menjaga kesehatan.

“Kami berharap kegiatan ini dapat memberikan manfaat bagi pegawai maupun warga binaan serta meningkatkan kesadaran bersama untuk menjaga kesehatan. Kami juga berharap sinergi dengan Puskesmas Rambah dapat terus terjalin dalam mendukung pelayanan kesehatan di lingkungan Lapas,” tambahnya.

Pelaksanaan pemeriksaan kesehatan berlangsung dengan melibatkan jajaran Lapas Kelas IIB Pasir Pangarayan bersama tenaga kesehatan dari Puskesmas Rambah dan petugas Klinik Lapas. Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya Lapas Kelas IIB Pasir Pangarayan dalam memberikan perhatian terhadap aspek kesehatan di lingkungan pemasyarakatan.

Melalui kegiatan ini, Lapas Kelas IIB Pasir Pangarayan terus mendorong terciptanya lingkungan pemasyarakatan yang peduli terhadap kesehatan, baik bagi pegawai maupun warga binaan, serta memperkuat sinergi dengan instansi pelayanan kesehatan dalam mendukung pelaksanaan tugas dan pelayanan pemasyarakatan.

***Hobbi Pargaulan***

Satu Bulan Bersinergi, TMMD Sengkuyung di Watumalang Hasilkan Jalan Mulus hingga Rumah Layak Huni

 

Wonosobo – Kodim 0707/Wonosobo resmi menutup rangkaian kegiatan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Sengkuyung Tahap III Tahun 2026 melalui upacara penutupan yang digelar di Desa Kerinjing, Kecamatan Watumalang, Kabupaten Wonosobo. Upacara tersebut menjadi bukti penyelesaian seluruh program yang telah dilaksanakan selama satu bulan. (13/8/2026)

Komandan Kodim (Dandim) 0707/Wonosobo Letkol Inf Yoyok Suyitno, S.Sos bertindak sebagai Inspektur Upacara (Irup). Dalam kesempatan itu, ia membacakan amanat Panglima Kodam IV/Diponegoro Mayjen TNI Achiruddin, S.E., M.Han. Upacara dihadiri unsur Forkopimda, pejabat terkait, serta masyarakat setempat.

Dalam amanat yang dibacakan, Pangdam IV/Dip menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Bupati dan Wali Kota, personel TNI-Polri, serta seluruh masyarakat atas sinergi, kerja keras, dan kebersamaan yang terjalin erat selama pelaksanaan TMMD. “Seluruh rangkaian kegiatan TMMD ini dapat diselesaikan dengan sukses,” ujarnya.

Program TMMD tahun ini mengusung tema “TMMD Satukan Langkah Membangun Negeri dari Desa”. Tema tersebut menegaskan pentingnya desa sebagai fondasi utama pembangunan nasional. Pangdam menyatakan optimisme bahwa desa memiliki potensi besar untuk menggerakkan ekonomi, merawat kehidupan sosial, dan menjaga budaya masyarakat, sehingga pembangunan yang merata di desa akan memperkokoh kedaulatan NKRI.

TMMD merupakan program kerja sama terpadu dan berkelanjutan antara TNI, Polri, kementerian/lembaga pemerintah nonkementerian, serta pemerintah daerah. Program ini memadukan langkah berbagai instansi untuk mempercepat pembangunan daerah, meningkatkan kesejahteraan masyarakat, sekaligus mendukung aspek pertahanan. Sasaran utamanya difokuskan pada kawasan pedesaan yang tergolong tertinggal atau miskin, terisolasi atau terpencil, wilayah perbatasan, daerah kumuh perkotaan, dan lokasi terdampak bencana.

Pada pelaksanaan kali ini, seluruh infrastruktur fisik berhasil diselesaikan 100 persen. Sarana dan prasarana yang diwujudkan antara lain pembangunan serta peningkatan kualitas jalan dan jembatan, pembangunan Pos Kamling, rehabilitasi rumah tidak layak huni (RTLH), serta penyediaan fasilitas air bersih melalui sumur bor dan sanitasi. Langkah-langkah tersebut diharapkan mampu mendongkrak taraf hidup dan kesehatan warga desa.

Selain pembangunan fisik, program nonfisik juga mencatat capaian yang baik. Kegiatan meliputi penyuluhan bela negara dan wawasan kebangsaan, pencegahan stunting, pasar murah dengan pembagian sembako, serta pelayanan kesehatan gratis. Rangkaian penyuluhan dan bakti sosial ini dirancang untuk membentuk masyarakat desa yang cerdas, tangguh, mandiri, dan memiliki nasionalisme tinggi.

Pangdam berharap seluruh hasil yang telah dicapai dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Ia menitipkan pesan agar infrastruktur dan program yang telah dibangun bersama dipelihara serta dirawat agar memiliki masa pakai yang panjang.

Upacara penutupan ini menandai berakhirnya TMMD Sengkuyung Tahap III Tahun 2026 di wilayah Kodim 0707/Wonosobo dan menjadi bukti sinergi TNI dengan pemerintah daerah serta masyarakat dalam membangun desa.

(Yudhi)
Pendim 0707
Uploaded Image

Rabu, 12 Agustus 2026

Pelanggan PDAM Tirta Dharma Ayu Keluhkan Tagihan : Pihak Direksi Diduga Tutup Mata



Indramayu, Sergaptarget.com 
Pelanggan  Perumdam Tirta Dharma Ayu, (PDAM) Kabupaten Indramayu,  Wasta warga Desa Sukasari blok Dongkal RT/08, RW/02 Kecamatan Arahan, Wasta sebagai pemilik/pengguna saluran nomor 4101008444 atas nama Daswin di RT/07,RW/02 keluhkan tagihan air ledeng yang tidak masuk akal.Pasalnya tagihan bulan Juli sebesar Rp 1.638.847,- yang biasanya satu bulan tagihan sebesar Rp 200rb paling besar Rp 250rb.

Tagihan bulan Mei sebesar Rp 209,640 untuk bulan Juni sebesar Rp 209,640, jadi untuk tagihan 2 bulan saja kalau dijumlahkan cuman sebesar Rp 419,28, masa untuk satu bulan Juli sebesar Rp 1.638.847,- itukan aneh.Rabu (12/08/2026).

Wasta menganggap menejemen PDAM diduga asal-asalan mencatat tagihan yang tidak masuk akal.

Sebelumnya tiga minggu yang lalu, tagihan bulan Mei dan Juni pernah dipermasalahkan, hasil printout pemakaian air yang dikeluarkan oleh unit Arahan tagihan dari bulan Mei dan Juni sebesar Rp 1.747.099,-  (Satu Juta Tujuh Ratus Empat Puluh Tujuh Ribu Sembilan Puluh Sembilan Rupiah).

Pihak unit PDAM Arahan mengatakan itu sistem dari pusat, tidak bisa dirubah,ucap Wasta menirukan kepala unit Arahan.

Berbeda dengan tagihan melalui aplikasi website PDAM dua bulan yang sudah dibayar dari Mei dan Juni sebesar Rp 419.28, kalau memang sistim kenapa bisa berbeda hasilnya, ada apa dengan PDAM.

Pada Selasa 11 Agustus 2026, Wasta melihat tagihan diwebsite PDAM untuk bulan Juli sebesar Rp 1.638.847,-. Apakah ada permainan dari menejemen Perumdam Tirta Dharma Ayu, ucapnya

Lanjutnya "Saya sebagai pelanggan ingin tahu berapa kubik penggunaan air dibulan Juli", ucap Wasta.

Dirinya sudah berusaha menghubungi pihak PDAM, baik menghubungi Direktur utama Nurpan dan humas PDAM Budi, tetapi tidak ada tanggapan.

Kini Wasta merasa kecewa terhadap menejemen PDAM Tirta Dharma Ayu, seakan tidak menerima pengaduanya, yang katanya pihak PDAM terbuka menerima pengaduan dari para pelanggan, itu cuman omong besar,  faktanya nol besar, mereka menutup diri.

"Saya merasa kecewa dengan menejemen Perumdam Tirta Dharma Ayu, seakan tutup mata. Saya harus mengadu kesiapa lagi", keluh Wasta

Betul apa yang disampaikan oleh Direktur Pusat Kajian Strategis Pembangunan Daerah (PKSPD) O'ushj Dialambaqa, yang akrab disapa Oo, mengatakan menejemen Perumdam Tirta Dharma Ayu, menejemen sampah saat podcast dengan dirinya. 

Wasta berharap ada kejelasan dari pihak Perumdam Tirta Dharma Ayu, untuk memberikan keterangan berapa kubik air yang dipakai dibulan Juli.

Sementara pihak PDAM Tirta Dharma Ayu, belum bisa memberikan keterangan secara resmi.

(Nana. S)

Kapolresta Cirebon Takziah ke Rumah Duka Sesepuh Pondok Buntet Pesantren Almarhum KH. Hasanuddin Kriyani

CIREBON – Kapolresta Cirebon Kombes Pol. Imara Utama, S.H., S.I.K., M.H., bersama jajaran PJU dan personel Polresta Cirebon, menyampaikan belasungkawa dengan bertakziah ke rumah duka sesepuh Pondok Buntet Pesantren, almarhum KH. Hasanuddin Kriyani, di Desa Mertapada Kulon, Kecamatan Astanajapura, Kabupaten Cirebon, Rabu (12/8/2026) malam.

Kegiatan takziah tersebut dilaksanakan sekitar pukul 18.00 WIB hingga selesai. Kapolresta Cirebon hadir didampingi para pejabat utama (PJU), Kapolsek jajaran, serta sejumlah perwira dan personel Polresta Cirebon.

Kehadiran Kapolresta Cirebon beserta jajaran merupakan bentuk empati dan kepedulian terhadap keluarga besar almarhum yang tengah berduka. Selain itu, takziah tersebut menjadi wujud penghormatan Polresta Cirebon atas jasa, dedikasi, keteladanan, serta kontribusi almarhum dalam kehidupan keagamaan dan kemasyarakatan, khususnya di lingkungan Pondok Buntet Pesantren dan masyarakat Cirebon.

Dalam kesempatan tersebut, Kapolresta Cirebon menyampaikan belasungkawa yang sedalam-dalamnya kepada keluarga besar almarhum. Ia juga mendoakan agar Almarhum KH. Hasanuddin Kriyani mendapat tempat terbaik di sisi Allah SWT.

“Semoga almarhum mendapatkan tempat terbaik di sisi Allah SWT, seluruh amal ibadah, kebaikan, dan pengabdian beliau diterima oleh Allah SWT serta menjadi amal jariyah. Semoga keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan, kesabaran, dan keikhlasan,” ujar Kapolresta Cirebon.

Kapolresta Cirebon menambahkan, sosok almarhum merupakan salah satu tokoh yang memiliki keteladanan dalam kehidupan keagamaan dan sosial kemasyarakatan. Oleh karena itu, kepergian beliau menjadi duka bagi keluarga besar, para santri, serta masyarakat yang selama ini mengenal dan menghormati almarhum.

Almarhum KH. Hasanuddin Kriyani rencananya akan dimakamkan pada Kamis, 13 Agustus 2026, sekitar pukul 10.00 WIB.

Kapolresta Cirebon berharap seluruh rangkaian prosesi pemakaman dapat berjalan dengan aman, tertib, dan lancar. Polresta Cirebon juga siap memberikan pelayanan serta pengamanan guna memastikan seluruh rangkaian kegiatan berjalan kondusif.