Berita Terkini

Cirebon, Sergaptarget.com GEMPAR (GMBI Bersama AMPAR CIREBON) kembali mengadakan silaturahmi sekaligus Audiensi dengan pemerintahan desa, Kamis 23 April 2026. Kali ini kegiatan Audiensi diadakan di desa Gebangmekar, Kecamatan Gebang, kabupaten Cirebon, terkait temuan adanya sungai alam yang diduga milik BBWS yang ditimbun dengan urugan dan lahannya dijual oleh oknum kepada perusahaan yang rencananya akan dipergunakan untuk membangun pabrik. Kedatangan GEMPAR ini disambut oleh Nurdiyanto selaku Kuwu Gebangmekar saat ini berikut perangkatnya, Ketua BPD desa Gebangmekar, Babinsa, Bhabinkamtibmas serta hadir juga dari jajaran Muspika Kecamatan Gebang. Dalam Audiensi tersebut, Kuwu Gebangmekar Nurdiyanto mengatakan bahwa ia tidak mengetahui adanya terkait hal tersebut. "Saya tidak mengetahui bahwa diwilayah desa Gebangmekar ada saluran sungai yang di timbun dengan urugan dan lahannya akan dipergunakan untuk pembangunan pabrik. Saya justru mengetahuinya itu setelah adanya surat permohonan informasi publik dari teman-teman GEMPAR dengan nomor : 014/GEMPAR/II-LSM/CRB/IV/2026 tertanggal 08 April 2026. Karena kejadian tersebut terjadi bukan pada saat kepemimpinan saya, namun hal itu terjadi pada pemerintahan sebelum saya." Ucapnya saat memberikan keterangan pada awak media."Saya sama sekali tidak tahu karena tidak ada laporan yang masuk dan tidak ada juga berkas atau arsip terkait kegiatan tersebut dan selama ini saya memimpin desa Gebangmekar belum ada pihak dari perusahaan yang silahturahmi ataupun mengurus hal-hal sesuatu atau lainnya (domisili perusahaan misalnya) ke kantor balai desa." Lanjutnya saat memberikan keterangan.Sementara itu Bayu Hidayat selaku sekretaris distrik DPD LSM GMBI Cirebon Raya mengatakan, "Bahwa Kami mengetahui hal ini sebenarnya secara tidak sengaja. Pada saat kami ada kegiatan di Cirebon Timur, kami beristirahat di sebuah warung dipinggir jalan pantura dimana di sebelah warung tersebut terdapat saluran sungai namun saat pandangan kami menelusuri sungai tersebut, nampak di ujung pandangan mata adalah lahan urugan yang datarannya lebih tinggi dari persawahan yang sampai saat ini masih nampak air mengalir dan sedang ditanami padi yang menurut informasi dari masyarakat lahan urugan tersebut disediakan untuk PT Victory Chingluh Indonesia yang berada di Blok Padek atau Rengas Desa Gebangmekar Kecamatan Gebang Kabupaten Cirebon. Lahan yang sudah diurug ini kemungkinan juga dulunya lahan sawah yang produktif. Karena Kami penasaran, akhirnya kami telusuri sungai tersebut dan terdapat aliran sungai yang mati tersumbat karena timbunan urugan tersebut. Oleh karena itulah, kami terus gali informasi terkait hal ini sampai di titik Audiensi ini. Hal ini kami lakukan dalam rangka pengumpulan data dan Kami akan memastikan temuan ini ke ATR/BPN serta ke BBWS atau PSDA serta kepihak terkait lainnya agar semuanya jelas".Sementara itu Hartono selaku Ketua Korwil LSM AMPAR Cirebon menambahkan, "Kami akan terus menindaklanjuti temuan kami ini, karena diduga ada oknum yang mendapatkan keuntungan pribadi dengan menimbun sungai dan menjualnya kepada pihak perusahaan. Jika hal ini benar, maka jelas terjadi kerugian negara dan masyarakat. Untuk kerugian negara sangat jelas yaitu hilangnya aset negara dan untuk kerugian masyarakat tentunya saat musim hujan akan terjadi banjir dan saat musim kemarau persawahan sekitar tidak mendapatkan saluran air dari sungai karena sungainya yang terputus. Dan tentunya hal ini akan menghambat perkembangan perusahaan kedepannya dan akan menjadi kendala pada saat mengurus perijinan untuk pembangunan pabrik tersebut. Hal ini tentunya akan menjadi catatan hitam dalam investasi di Kabupaten Cirebon akibat ulah oknum-oknum yang hanya mengejar keuntungan pribadi tanpa memikirkan dampak yang ditimbulkannya". Tutupnya saat diwawancara awak media.Ketua Satgassus LSM Ampar Cirebon H. Babil juga sangat menyayangkan terkait temuan ini dan menyatakan akan terus mendorong temuan yang merugikan banyak pihak ini agar terang benderang dan oknum yang terlibat harus bertanggungjawab atas perbuatannya. "Oknum yang terlibat harus bertanggungjawab. Haaai para oknum begundal, kami akan mengejar Anda.", ucapnya dengan tegas.

Cirebon, Sergaptarget.com  GEMPAR (GMBI Bersama AMPAR CIREBON) kembali mengadakan silaturahmi sekaligus Audiensi dengan pemerint...

Postingan Populer

Kamis, 23 Januari 2025

Sat Lantas Dan Dishub Kabupaten Rokan Hulu Bersinergi Perbaiki Jalan Rusak, Wujudkan Kenyamanan Dan Keselamatan Lalu Lintas



ROKAN HULU - Kepolisian Resor (Polres) Rokan Hulu melalui Satuan Lalu Lintas (Satlantas) bekerja sama dengan Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Rokan Hulu melaksanakan kegiatan perbaikan jalan rusak di wilayah hukum Polres Rokan Hulu, Kamis (23/01/2025). Kegiatan yang bertujuan meningkatkan keselamatan dan kenyamanan berlalu lintas ini berlangsung di Jalan Lintas Pasir Pangaraian - Rambah Samo mulai pukul 10.30 WIB hingga selesai.

Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Kasat Lantas Polres Rokan Hulu, AKP Lily Sulfiani, SIK, bersama Kadishub Kabupaten Rokan Hulu, Minarli Ismael, SP, serta didukung oleh sejumlah personel, termasuk Kanit Patroli Sat Lantas IPDA Andi Mohammad Raihansyah Ferhat, S.Tr.K., Kabid LLAJ Dishub Arie Gunadi, S.STP., M.A.P., dan belasan personel dari Satlantas Polres Rokan Hulu serta Dishub.

Kegiatan tersebut salah satu langkah nyata untuk keselamatan lalu lintas, khususnya Jalan Lintas Pasir Pangaraian - Rambah Samo diketahui mengalami kerusakan yang membahayakan pengendara. Oleh karena itu, perbaikan ini dilakukan sebagai bentuk kepedulian Polri dan Dishub terhadap masyarakat, sekaligus memastikan kelancaran arus lalu lintas serta mencegah terjadinya kecelakaan lalu lintas (laka lantas).

Kapolres Rokan Hulu, AKBP Budi Setiyono, SIK.,MH melalui Kasat Lantas, AKP Lily Sulfiani, kegiatan ini merupakan bagian dari upaya menciptakan situasi lalu lintas yang aman, selamat, tertib, dan lancar (Kamseltibcar Lantas). "Kami ingin masyarakat merasakan kehadiran Polri yang benar-benar peduli terhadap keselamatan mereka. Ini bukan sekadar tugas, tetapi panggilan untuk melindungi dan melayani," ungkap Kasat Lantas.

Kegiatan ini mendapat sambutan hangat dari masyarakat setempat. Dengan adanya perbaikan ini, beberapa manfaat langsung dirasakan, antara lain, meningkatkan rasa aman dan nyaman bagi pengguna jalan. Memperlancar arus lalu lintas di wilayah tersebut. Menciptakan kondisi jalan yang lebih layak untuk digunakan, sehingga potensi kecelakaan dapat diminimalkan. Meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap Polri sebagai pelindung dan pelayan masyarakat.

Selain itu, melalui kegiatan ini, Polri khususnya Polres Rokan Hulu, juga menghimbau pihak Dinas Pekerjaan Umum (PU) Provinsi Riau dan Kabupaten Rokan Hulu agar segera mengambil langkah perbaikan dan perawatan jalan secara menyeluruh di wilayah ini.

Kasat Lantas Polres Rokan Hulu menegaskan bahwa kegiatan ini adalah bentuk nyata sinergi antara Polri dan pemerintah daerah dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. "Ke depan, kami berharap sinergi ini terus terjalin untuk menciptakan lingkungan yang lebih aman, nyaman, dan bebas dari kecelakaan," tegas AKP Lily Sulfiani akhiri.



Upaya Polres Rokan Hulu ini menjadi bukti nyata bahwa keberadaan Polri di tengah masyarakat bukan hanya sebagai penegak hukum, tetapi juga sebagai pelayan masyarakat yang selalu hadir untuk memenuhi kebutuhan dan harapan publik.

Selama kegiatan berlangsung, situasi berjalan aman dan terkendali tanpa kendala yang berarti.
***Hobbi Pargaulan***