PEKANBARU | mediacenterrohul.com– Suasana haru dan bangga menyelimuti Aula Balai Pauh Janggi, Pekanbaru, Senin (26/1/2026). Bupati Rokan Hulu, Anton, ST, MM, menyaksikan langsung momen bersejarah saat salah satu desa di wilayahnya, Desa Pasir Luhur, dinobatkan sebagai Desa Percontohan Anti Korupsi Provinsi Riau Tahun 2025.
Keberhasilan ini terasa kian istimewa karena Kepala Desa Pasir Luhur, Sulaiman, tidak hanya membawa pulang piagam penghargaan, tetapi juga mendapatkan hadiah Ibadah Umroh gratis yang diberikan langsung oleh Plt Gubernur Riau sebagai bentuk apresiasi atas tata kelola desa yang bersih dan transparan.
Hadir dengan formasi lengkap bersama Sekda Rohul Muhammad Zaki dan Kapala Dinas DPMPD Prasetyo, Irban 1 selaku Plt Inspektur Daerah Abe Efendi Aziem, Kabag Protokol Rio Pratama, Kabid IKP Dr. Rudy Fadrial, S. Sos, M.Si, C.Med, serta Kepala Desa Pasir Luhur yang mendapatkan Penghargaan Soleman. Bupati Anton tidak dapat menyembunyikan rasa bangganya. Menurutnya, pencapaian Desa Pasir Luhur dengan Nilai Istimewa adalah bukti bahwa transparansi bukan sekadar slogan di Rokan Hulu, melainkan aksi nyata.
"Ini prestasi yang luar biasa. Saya sangat mengapresiasi kinerja Desa Pasir Luhur. Hadiah Umroh dari Pemprov Riau ini adalah buah manis dari komitmen menjaga kejujuran dan integritas dalam melayani masyarakat," ujar Bupati Anton di sela acara.
Penghargaan ini menjadi catatan penting mengingat Plt. Gubernur Riau, Ir. S.F. Hariyanto, M.T, sempat menyinggung adanya penurunan nilai Survei Penilaian Integritas (SPI) di tingkat Provinsi. Namun, kehadiran 7 desa percontohan termasuk Pasir Luhur dari Rokan Hulu menjadi bukti bahwa masih ada "titik terang" tata kelola yang akuntabel di tingkat akar rumput.
"Desa-desa ini adalah pondasi. Dengan tata kelola yang baik dan melibatkan masyarakat dalam pengawasan, kita membangun kembali kepercayaan publik," tegas Plt Gubri dalam arahannya.
Momentum paling emosional terjadi saat Plt Gubernur mengumumkan hadiah kejutan berupa Umroh bagi para Kepala Desa yang berhasil meraih predikat anti korupsi. Hadiah ini diberikan sebagai stimulus agar semangat antikorupsi menular ke desa-desa lain di seluruh Riau.
Ketua tim perluasan desa anti korupsi Riau, H. Syahrial Abdi, menyampaikan bahwa Desa Pasir Luhur terpilih karena memenuhi kriteria ketat penilaian mandiri hingga verifikasi lapangan yang menunjukkan konsistensi dalam pencegahan korupsi.
Adapun desa-desa yang mendapatkan penghargaan berdasarkan Kriteria dengan penilaian nilai istimewa dan ditetapkan sebagai tahun 2025 yaitu 1 Desa pangkalan Jambi kabupaten Bengkalis 2 Desa Pasir Luhur Kabupaten Rokan Hulu 3 Desa salo Kabupaten Kampar 4 desa ingsit Kabupaten Kepulauan Meranti Lima Desa kelawat Kabupaten Indragiri Hulu 6 Desa beringin Makmur Kabupaten Pelalawan dan terakhir Desa Sungai Intan Kabupaten Indragiri Hilir.
Dengan penghargaan ini, Bupati Anton berharap Desa Pasir Luhur dapat menjadi laboratorium pembelajaran bagi desa-desa lain di Rokan Hulu agar tercipta pemerintahan yang bersih, berintegritas, dan berkelanjutan di seluruh Negeri Seribu Suluk. (Kominfo/JK).

