Berita Terkini

Bulan Ramadhan, Babinsa Kepatihan Wetan Bantu Pendistribusian Menu MBG Yang Bisa Dinikmati Saat Berbuka Puasa

Surakarta - Babinsa Kelurahan Kepatihan Wetan Koramil 04/Jebres Kodim 0735/Surakarta Sertu Budiono membantu dalam proses pendistribusian pro...

Postingan Populer

Rabu, 04 Maret 2026

Camat Kedokan bunder Arogan iya Kepada Wartawan, Saat Rapat Sampah Dengan PT PAS





 


Indramayu, Sergaptarget  Sangat di sayangkan camat Kedokan bunder yang di duga Arogansi terhadap wartawan saat  meliput di acara rakor dan diduga langgar UU Pers ,karena camat sebagai pimpinan wilayah  kecamatan dan bertanggung jawab kepada Bupati /wali kota ,  bertanggung jawab pula mengoordinasikan penyelenggara pemerintahan, Pembangunan serta pemberdayaan masyarakat di wilayah yang dipimpinya.

Namun, hal ini tampaknya belum tercermin dalam kepemimpinan Roshadian Purnama. SH, yang baru Menjabat selama beberapa bulan sebagai Camat Kedokan Bunder, Kabupaten Indramayu, Provinsi Jabar. Sejumlah kalangan wartawan menilai sikap Roshadian terkesan arogan, khususnya terhadap media.
Rabu
Hal ini terjadi saat rapat koordinasi antara pihak PT.Pangan Agrindo Sejahtera (PAS) Dengan Muspika Kecamatan Kedokan Bunder yang bertempat di Aula kecamatan selasa 4/3/2026.

Di tengah-tengah acara tersebut, tiba- tiba camat Roshadian membentak beberapa awak media yang sedang berkumpul didepan pintu aula
"Lahh.. Ning kene lagi rapat, ning kono rapat maning, ora sopann…!!?
( lahh, disini sedang rapat, di situ lagi rapat lagi, tidak sopan..!!?) bahasa tersebut terlontar dari mulut camat Roshadian Purnama, dalam forum tersebut.
Padahal kami dari lima media yang ada, dengan jarak kurang lebih 10 meter, tidak mengundang kebisingan dalam acara tersebut,

"Kami berlima bicara juga cuma bisik bisik, kami tidak bicara yang menimbulkan kegaduhan atau pun sampe mengganggu rapat tersebut, " Ucap salah satu wartawan medialiputan6. com (amin).

 Rakor soal sampah dihadiri dari
Dinas lingkungan hidup kabupaten Indramayu,
Kapolsek Kedokan Bunder, IPDA. Eryana, Danramil Karangampel, yang di wakili Babinsa, kuwu Kedokan Bunder, M. Waskim, Kasi Tantribbun ( MP) Badrudin, sekdes kaplongan, sekdes Kedokan agung dan Manajer dari PT. PAS.

Ucapan camat yang tidak mempunyai etika dan moral kepada wartawan yang sedang mengikuti liputan dalam kegiatan tersebut membuat awak media, tersinggung, dan terasa seolah-olah camat Roshadian menunjukkan sikap yang kurang bersahabat, dan ketika acara selesai pun awak media mencoba konfirmasi hasil rapat, Roshadian menjawab sambil berlalu dan meninggalkan awak media.

(Nana.  S)