Berita Terkini

Babinsa Manahan Laksanakan Pembinaan Karakter Kepada Siswa-siswi SKO Solo, Ini Tujuannya

Surakarta - Bertempat di  kawasan Stadion Manahan Jl. Adi Sucipto, Kelurahan Manahan, Kecamatan Banjarsari, Babinsa Kelurahan Manahan Korami...

Postingan Populer

Minggu, 01 Maret 2026

Dokter Masludi Bekerja sama PMI Kabupaten Indramayu Rutin Gelar Donor Darah 







Indramayu, Sergaptarget Dokter Masludi bekerja sama dengan Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Indramayu menggelar kegiatan donor darah di Gang Bebas, Desa Tugu Kidul, Kecamatan Sliyeg, Kabupaten Indramayu, Sabtu (28/2/2026) malam

Kegiatan berlangsung di halaman tempat praktik Dokter Masludi dan diikuti puluhan warga dari berbagai kalangan.

Para pendonor yang berpartisipasi mendapatkan paket bingkisan berupa minyak goreng 1 liter, gula pasir, susu, biskuit, dan wadah makanan sebagai bentuk apresiasi.

Salah satu pendonor rutin, Ahmad Muhajir, mengaku senang dapat kembali berpartisipasi. Hingga kini, ia tercatat telah 27 kali mendonorkan darahnya.

"Alhamdulillah bahagia dan senang karena bisa membantu yang membutuhkan. Untuk masyarakat, ayo kita donorkan darah kita, karena sangat dibutuhkan bagi mereka yang membutuhkan," ujar Ahmad.

Perwakilan PMI Kabupaten Indramayu, Nenden, menyampaikan apresiasi kepada masyarakat Desa Tugu Kidul, Tugu dan sekitarnya yang tetap antusias mengikuti donor darah di bulan Ramadan.

Menurut dia, kegiatan donor darah di lokasi tersebut sudah berjalan sekitar tiga tahun dan telah digelar kurang lebih 12 kali secara rutin.

Bahkan, pada pelaksanaan sebelumnya, jumlah pendaftar hampir mencapai 100 orang.

"Untuk hari ini ada 80 orang yang mendaftar. Ini sangat membantu stok darah di bulan Ramadan," kata Nenden.

Ia berharap kegiatan donor darah dapat menjadi bagian dari gaya hidup masyarakat Indramayu.

Selain bermanfaat bagi pasien yang membutuhkan transfusi darah di rumah sakit, donor darah juga baik untuk kesehatan pendonor.

"Donor darah di samping menyehatkan bagi pendonor, juga sangat membantu pasien di rumah sakit. Terima kasih kepada Dokter Masludi yang sudah memfasilitasi kegiatan ini untuk masyarakat Tugu," ujarnya.

Sementara itu, Dokter Masludi mengatakan kegiatan tersebut merupakan agenda rutin yang dilaksanakan bersama Unit Donor Darah PMI Kabupaten Indramayu. Ia juga merupakan bagian dari PMI.

"Kegiatan ini sudah berjalan 12 kali di tempat praktik saya. Selama Ramadan ini, dari PMI juga menyediakan bingkisan sembako untuk para pendonor," kata Masludi.

Ia menargetkan 100 pendonor dalam kegiatan kali ini. Para peserta terdiri dari tokoh agama, tokoh pemuda, tokoh masyarakat, hingga warga umum.

Ada yang baru pertama kali donor, ada pula yang telah mendonorkan darah lebih dari 30 kali, bahkan mendekati 50 kali.

Menurut dr Masludi, banyak pendonor yang awalnya tergerak karena pengalaman keluarga atau kerabat yang membutuhkan darah. Dari situ muncul kesadaran untuk rutin mendonorkan darah demi membantu sesama.

"Dalam dunia medis, donor darah sangat penting. Selain membantu pasien, donor darah juga dapat merangsang regenerasi sel darah merah yang umurnya sekitar 120 hari, sehingga tubuh memproduksi sel yang lebih baru," ujarnya.

Ia menambahkan, pendonor tertua dalam kegiatan tersebut berusia antara 55 hingga 58 tahun, sedangkan pendonor pemula termuda berusia 17 tahun.

Masludi berharap masyarakat yang belum pernah mendonorkan darah tidak ragu untuk mulai berpartisipasi, mengingat persyaratan donor relatif mudah dan manfaatnya besar bagi kemanusiaan. 

(Nana.  S)