Berita Terkini

Akhir Penantian Panjang, Jembatan Garuda di Desa Bolo Mulai Dibangun, Harapan Baru Warga Terwujud

Boyolali – Penantian panjang warga Desa Bolo, Kecamatan Wonosegoro, akhirnya terjawab. Pembangunan Jembatan Perintis Garuda resmi dimulai me...

Postingan Populer

Selasa, 31 Maret 2026

Menyusuri Tepian Sungai Rokan, Polsek Ujungbatu Hadirkan Harapan Lewat Program JALUR untuk Warga Terpencil


ROKAN HULU — Di tengah keterbatasan akses dan tantangan geografis di wilayah tepian Sungai Rokan, jajaran Polsek Ujungbatu menunjukkan kepedulian nyata kepada masyarakat melalui kegiatan imbangan Program JALUR (Jelajah Riau Untuk Rakyat), Selasa (31/3/2026).



Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 09.30 WIB ini dipimpin langsung oleh Kapolsek Ujungbatu, KOMPOL Yusup Purba, S.H., M.H., bersama sejumlah personel. Mereka menyambangi warga di RT 01 RW 08 Dusun IV Pulau Mas, Desa Ngaso, Kecamatan Ujungbatu, Kabupaten Rokan Hulu—sebuah kawasan yang berada di pinggiran Sungai Rokan dan masih menghadapi berbagai keterbatasan.

Dalam kegiatan tersebut, polisi tidak hanya hadir sebagai penegak hukum, tetapi juga sebagai pengayom masyarakat. Bantuan sosial disalurkan langsung kepada warga yang membutuhkan, sekaligus dilakukan bakti kesehatan sebagai bentuk pelayanan terpadu kepada masyarakat.

Salah satu warga penerima manfaat, Adi Candra, menerima paket bantuan berisi kebutuhan pokok seperti beras 5 kilogram, telur ayam, gula pasir, dan minyak goreng. Bantuan ini diharapkan dapat meringankan beban ekonomi warga, terutama bagi mereka yang menggantungkan hidup dari hasil sungai seperti mencari ikan dan mengambil pasir.

Program JALUR sendiri merupakan inisiatif unggulan Kapolda Riau yang melibatkan berbagai satuan kerja, mulai dari Ditpolairud, Ditbinmas, hingga Biddokkes dan Bidhumas, guna menghadirkan pelayanan terpadu di daerah terpencil. Pendekatan yang digunakan mengedepankan prinsip Presisi serta kolaborasi lintas sektor.

Melalui kegiatan imbangan ini, Polres Rokan Hulu bersama Polsek Ujungbatu berupaya memperkuat kehadiran negara di tengah masyarakat, khususnya di wilayah-wilayah yang selama ini sulit dijangkau.

Selain itu, kondisi sosial masyarakat setempat juga menjadi perhatian. Sebagian besar warga merupakan masyarakat tempatan dengan tingkat pendidikan yang relatif rendah, serta tinggal di wilayah yang rawan banjir saat musim penghujan. Hal ini menjadi tantangan tersendiri dalam upaya peningkatan kesejahteraan.

Kehadiran Polri melalui program ini diharapkan tidak hanya memberikan bantuan sesaat, tetapi juga menumbuhkan rasa aman, kepercayaan, serta kedekatan emosional antara masyarakat dan aparat kepolisian.

Kegiatan berakhir sekitar pukul 10.45 WIB dalam keadaan aman dan kondusif, meninggalkan kesan hangat bagi warga yang merasakan langsung sentuhan kepedulian dari aparat kepolisian. *(Humas Polres Rohul)*