Berita Terkini

Desa Sukareja Kec. Balongan Gelar Acara Adat Mapag Sri Lestarikan Adat

Indramayu, Sergaptarget.com Forkopimcam Balongan menghadiri kegiatan tradisi Mapag Sri yang digelar di desa Sukareja, sebagai be...

Postingan Populer

Senin, 11 Mei 2026

Desa Sukareja Kec. Balongan Gelar Acara Adat Mapag Sri Lestarikan Adat





Indramayu, Sergaptarget.com Forkopimcam Balongan menghadiri kegiatan tradisi Mapag Sri yang digelar di desa Sukareja, sebagai bentuk rasa syukur masyarakat menyambut musim panen padi.

Acara diawali dengan doa bersama dan ditutup dengan pergelaran wayang kulit karya budaya dari desa cipaat kecamatan Bongas, Indramayu. Acara ini di laksanakan gunabmelestrikan adat dan .budaya dipusatkan di halaman kantor balai desa Sukareja, Kecamatan Balongan, Kabupaten Indramayu Jawa Barat

Kegiatan yang berlangsung meriah tersebut dihadiri Camat Balongan yang diwakili Sekmat Balongan, Kapolsek Balongan, Danramil 1601 Indramayu, Babinsa Sukareja, Bhabinkamtibmas Sukareja, UPTD Pertanian Indramayu, BPP Balongan, perangkat desa Sukareja, tokoh masyarakat, tokoh agama, kelompok tani hingga warga setempat yang antusias mengikuti jrangkaian acara adat dan doa bersama.

Dalam sambutannya, Camat Balongan Ade Sukma Wibowo yang diwakili Sekmat  Dasuki menyampaikan bahwa tradisi Mapag Sri merupakan warisan budaya yang harus terus dijaga karena mengandung nilai kebersamaan, gotong royong, serta ungkapan syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa atas hasil pertanian yang diperoleh masyarakat.

“Sambut panen dengan bersyukur. Tradisi seperti ini menjadi bentuk rasa syukur masyarakat sekaligus mempererat silaturahmi antarwarga,” ujarnya

Selain sebagai tradisi budaya, kegiatan Mapag Sri juga diharapkan mampu menjadi motivasi bagi para petani agar terus meningkatkan hasil pertanian serta menjaga persatuan dan kesatuan dalam membangun desa.

Pemerintah kecamatan Balongan memberikan apresiasi setingi tinginya kepada masyarakat dan pemerintah desa yang masih melestarikan budaya lokal di tengah perkembangan zaman. Acara ditutup dengan doa bersama dan hiburan rakyat yang menambah semarak suasana menjelang musim panen.

Terpisah, Yanto selaku kuwu deda Sukareja pria yang akrab disapa Jepang  menambahkan, Alhamdulillah ini bentuk wujud syukur kami para petani saat melakukan pemanenan padi dimusim pertama (rendeng), meski kami hanya mempunyai lahan yang sedikit namun tidak menyurutkan para petani untuk terus berkonsentrasi terhadap pertanian di kabupaten Indramayu.

“Alhamdulillah, kami bersyukur kepada Allah SWT atas datangnya musim panen pertama tahun ini. Tradisi Mapag Sri yang diselenggarakan menjadi bentuk rasa syukur masyarakat atas hasil pertanian yang diberikan, sekaligus doa bersama agar para petani diberikan hasil panen yang melimpah, dijauhkan dari hama, serta diberikan keberkahan dan keselamatan,” ujar Yanto. 

Yanto juga berharap melalui kegiatan Mapag Sri, kebersamaan dan budaya gotong royong masyarakat desa Sukareja tetap terjaga, serta menjadi motivasi bagi para petani untuk terus meningkatkan hasil pertanian demi kesejahteraan bersama.

(Nana. S)