Rokan Hulu, Bonai Darussalam-- Sementara desa lain masih rapat dan wacana, Desa Sontang Kecamatan Bonai Darussalam, Kabupaten Rokan Hulu (Rohul), sudah membuktikan aksi nyata. Di bawah komando Kepala Desa Sontang Zulfahrianto, SE, Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Desa Sontang resmi beroperasi dan langsung melayani 1.000 siswa lewat program Makan Bergizi Gratis (MBG) dalam 4 hari pertama.
Fasilitas bernama “Pelita Pangan Nusantara” ini langsung jadi sorotan nasional. Bukan sekadar peresmian seremonial, program ini bergerak cepat dan nyata. Hanya dalam 4 hari sejak diresmikan, SPPG Desa Sontang sudah menjangkau lebih dari 1.000 siswa SD dan SMP di wilayahnya.
“Kecepatan eksekusi ini adalah bukti bahwa dengan dedikasi, perubahan besar bisa terjadi dalam hitungan hari, bukan tahunan,” ujar Zulfahrianto, Kamis (14/5/2026).
Kades Sontang Zulfahrianto, SE menegaskan bahwa kemandirian desa harus dimulai dari hal paling mendasar, yakni gizi anak-anak sekolah.
“Kami tidak ingin Desa Sontang hanya sekadar nama di peta. Kami ingin Desa Sontang jadi standar kualitas hidup. Investasi paling berharga untuk masa depan bangsa dimulai dari meja makan anak-anak sekolah,” tegasnya.
Dukungan penuh dari Badan Gizi Nasional memastikan setiap menu yang diterima siswa memenuhi standar nutrisi tertinggi. Model ini menggabungkan empati sosial dengan tata kelola birokrasi yang profesional, menjadi contoh desa modern yang layak ditiru.
Peresmian SPPG Desa Sontang bukan hanya pencapaian internal. Ini adalah ajakan terbuka bagi desa-desa lain di Indonesia. Desa Sontang sudah menyalakan “Pelita Pangan Nusantara”. Kini saatnya cahaya itu menyebar, agar setiap desa mampu berdikari dalam memenuhi gizi warganya.
***Hobbi Pargaulan***
Sumber:kabarbaru.co


