Berita Terkini

Proyek Jalan Sindang-Pecuk: Standar Mutu dan Kualitas Jadi Priorita Indramayu, Sergaptarget.com Pengecoran jalan Sindang-Pecuk akhirnya dimulai. Proyek yang bernilai Rp 2,9 miliar dari APBD Indramayu tahun 2026 ini akan berlangsung hingga waktu yang ditentukan, pada Sabtu (25/07/2026).Dalam hal ini, CV Lintang Kahuripan dipercaya oleh Pemkab Indramayu melalui Dinas Pekerjaan Umum Penataan Ruang (PUPR) untuk bertindak sebagai pelaksana proyek.Di lokasi, pelaksana proyek dari CV Lintang Kahuripan menyampaikan bahwa pihaknya akan menjaga betul-betul amanat penting tersebut.Dari segi pengerjaan, CV Lintang Kahuripan berkomitmen memprioritaskan standar mutu dan kualitas. Hal itu agar pembangunan jalan yang selama ini dinantikan bisa dirasakan manfaatnya lebih lama oleh masyarakat.Komitmen tersebut juga sebagai wujud dukungan terhadap visi misi Indramayu Reang, dimana Pemkab Indramayu memperhatikan keamanan dan kenyamanan masyarakat termasuk pembangunan infrastruktur.“Kami kedepankan standar mutu dan kualitas, diharapkan hasilnya bisa dirasakan manfaatnya lebih lama oleh masyarakat dan merasa aman nyaman saat berkendara,”Tutur pelaksana dari CV Lintang Kahuripan.Dengan adanya pembangunan jalan ini diharapkan dapat meningkatkan produktivitas masyarakat. Dalam hal ini, jalan sebagai salah satu sarana pengangkutan memegang peran penting dalam membangun ekonomi.(Nana. S)

Proyek Jalan Sindang-Pecuk: Standar Mutu dan Kualitas Jadi Priorita  Indramayu, Sergaptarget.com  Pengecoran jalan Sindang-Pecuk...

Postingan Populer

Senin, 08 Juni 2026

Antisipasi Musim Kemarau, Polsek Kabun Bersama Forkopimcam Gelar Apel Siaga Karhutla 2026




ROKAN HULU – Pemerintah Kecamatan Kabun menggelar Apel Kesiapsiagaan Penanggulangan Bencana Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) Tahun 2026 di Lapangan Kantor Camat Kabun, Kabupaten Rokan Hulu, Senin (8/6/2026).

Kegiatan yang berlangsung sejak pukul 08.40 WIB tersebut dihadiri unsur Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam), TNI-Polri, instansi pemerintah, Manggala Agni, kepala desa, pihak perusahaan, relawan, hingga masyarakat peduli api (MPA).


Turut hadir Camat Kabun Anang Perdana Putra, Kapolsek Kabun AKP Efendi Lupino, perwakilan Koramil 08/TDN, unsur Puskesmas, Kementerian Agama, serta berbagai elemen yang tergabung dalam satuan tugas penanggulangan Karhutla.

Dalam amanatnya, pimpinan apel menekankan pentingnya kesiapsiagaan menghadapi musim kemarau yang berpotensi meningkatkan risiko kebakaran hutan dan lahan.

"Kesiapsiagaan dan kebersamaan harus terus dijaga melalui kolaborasi seluruh pihak dalam menghadapi potensi bencana Karhutla di wilayah Kecamatan Kabun," demikian disampaikan dalam amanat apel.

Pada kesempatan tersebut juga disampaikan bahwa Satgas Brigade Brastha Bancan Kabun (B3KBN) telah dibentuk dan dibagi ke dalam dua rayon guna mempermudah koordinasi penanganan di lapangan.

Selain itu, seluruh stakeholder dan jajaran satgas diminta untuk meningkatkan patroli rutin, melakukan verifikasi terhadap titik panas (hotspot), menyosialisasikan larangan pembukaan lahan dengan cara membakar, serta memastikan kesiapan personel, peralatan, dan logistik.

Pimpinan apel juga mengungkapkan bahwa beberapa hari sebelumnya sempat ditemukan titik api di wilayah RT 04 Desa Batulangkah Besar. Tim gabungan dari Kecamatan Kabun, Polsek Kabun, Koramil, pemerintah desa dan MPA langsung melakukan upaya penanggulangan hingga proses pendinginan.

Selain personel, apel juga menampilkan kesiapan sarana pendukung penanggulangan Karhutla, mulai dari kendaraan operasional roda dua, roda empat, kendaraan tangki pemadam, hingga berbagai perlengkapan pemadaman seperti mesin pompa, selang, alat pemadam api ringan (APAR), tangki air, dan peralatan manual lainnya.

Kegiatan apel berakhir sekitar pukul 10.15 WIB dan berlangsung dalam situasi aman, tertib, serta kondusif. 

***Hobbi Pargaulan***
*(Sumber Humas Polres Rohul)*