JAKARTA — Suasana Car Free Day (CFD) di Jalan Sudirman, Jakarta Selatan, Minggu pagi (27/9/2026) terasa lebih berwarna dengan kehadiran Divisi Humas Polri yang menggelar sosialisasi Hari Hak untuk Tahu. Berlokasi di kawasan sekitar FX Sudirman, kehadiran booth Humas Polri langsung menarik perhatian warga yang sedang menikmati suasana bebas kendaraan bermotor, menggabungkan edukasi penting dengan keseruan permainan interaktif.
Bukan sekadar menyampaikan informasi, Humas Polri menghadirkan daya tarik utama berupa permainan roda putar atau spin wheel yang disambut antusiasme luar biasa oleh warga. Siapa pun yang berpartisipasi berkesempatan membawa pulang beragam suvenir menarik, mulai dari payung, cangkir (mug), gantungan kunci, alas cangkir, kipas, hingga stiker eksklusif. Hadiah-hadiah tersebut menjadi simbol apresiasi Polri kepada masyarakat yang peduli terhadap hak mereka dalam memperoleh informasi publik.
Belasan personel Humas Polri yang bertugas tampil kompak mengenakan pakaian berwarna hitam bertuliskan "Right to Know Day 2026". Di balik keseruan permainan, para personel juga menyampaikan penjelasan mendalam mengenai pentingnya keterbukaan informasi publik secara langsung, santai, dan interaktif. Pendekatan ini membuat warga tidak hanya pulang dengan hadiah, tetapi juga membawa pulang pemahaman berharga tentang hak-hak mereka sebagai warga negara.
Kabag Yaninfodok Biro PID Divisi Humas Polri, Kombes Pol Komang Suartana, menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan langkah strategis untuk memperluas pemahaman masyarakat bahwa setiap warga negara memiliki hak untuk memperoleh, mencari, dan menyimpan informasi publik. Masyarakat berhak mengajukan permohonan informasi kepada setiap badan hukum publik, termasuk kepolisian.
"Kehadiran kami di sini adalah wujud nyata upaya sosialisasi kepada masyarakat, untuk memperluas informasi bahwa Polri sebagai badan hukum publik turut menjalankan amanah Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik," ujar Kombes Pol Komang Suartana di lokasi kegiatan.
Lebih jauh ia menegaskan, seluruh anggota Polri memiliki tanggung jawab untuk menjadi agen kehumasan yang memahami sepenuhnya prinsip-prinsip keterbukaan informasi publik. Kegiatan ini sekaligus menjadi bukti kuat komitmen Polri dalam menyediakan layanan informasi yang modern, transparan, dan mudah dijangkau oleh seluruh lapisan masyarakat. Melalui cara yang menyenangkan ini, diharapkan kesadaran masyarakat akan hak mereka untuk mengetahui informasi publik semakin meningkat dan terjalin hubungan yang lebih erat antara Polri dengan masyarakat.