Kapolresta Cirebon Turun Langsung Pantau Gatur Lalu Lintas, 979 Personel Siaga di 166 Titik

Berita Terkini

Video Remaja Bawa Sajam Viral di Pantura Indramayu, Polisi Amankan 9 OrangIndramayu, Sergaptarget.com Polres Indramayu Polda Jawa Barat, mengamankan sembilan remaja terkait video viral yang memperlihatkan dugaan aksi geng motor membawa senjata tajam di jalur Pantura, Kabupaten Indramayu.Kesembilan remaja yang berusia 15 hingga 17 tahun itu diamankan setelah Tim Resmob Satreskrim Polres Indramayu bersama Unit Reskrim Polsek Widasari dan Polsek Jatibarang melakukan penyelidikan terhadap rekaman yang beredar di media sosial.Video tersebut sebelumnya menjadi perhatian masyarakat karena memperlihatkan sekelompok remaja yang diduga hendak melakukan tawuran di Jalan Pantura Baru, Desa Ujungpendok, Kecamatan Widasari, Kabupaten Indramayu.Kapolres Indramayu AKBP Prianggo P. M. melalui Kasi Humas Polres Indramayu AKP Tarno menjelaskan, penyelidikan dilakukan setelah kepolisian memperoleh informasi mengenai video tersebut pada Sabtu (24/10/2026).Dari hasil penelusuran, polisi mengidentifikasi sejumlah remaja yang diduga memiliki keterkaitan dengan peristiwa dalam rekaman tersebut.Tim gabungan kemudian mendatangi lokasi keberadaan sejumlah remaja dan mengamankan sembilan orang untuk dimintai keterangan lebih lanjut.Dalam pengungkapan tersebut, petugas turut mengamankan sejumlah barang bukti berupa satu senjata tajam jenis golok, satu celurit, enam telepon genggam, serta satu unit sepeda motor Honda Beat Deluxe warna hitam beserta kuncinya.AKP Tarno menjelaskan, berdasarkan keterangan awal yang diperoleh penyidik, peristiwa tersebut diduga bermula dari komunikasi antara dua kelompok remaja melalui media sosial Instagram.Komunikasi itu kemudian berkembang menjadi rencana pertemuan di Jalan Pantura Baru, Desa Ujungpendok, Kecamatan Widasari, pada Kamis (22/10/2026) sekitar pukul 19.30 WIB.Sejumlah remaja diduga datang ke lokasi dengan membawa senjata tajam.Namun, berdasarkan keterangan awal yang diperoleh polisi, kedua kelompok belum sempat terlibat bentrokan fisik.Salah satu kelompok disebut memilih berbalik arah dan meninggalkan lokasi setelah melihat jumlah anggota kelompok lain yang lebih banyak.Kepolisian masih mendalami kronologi kejadian, kepemilikan senjata tajam, serta peran masing-masing remaja yang telah dimintai keterangan.Setelah diamankan, kesembilan remaja dibawa ke Mapolres Indramayu untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.Penanganan selanjutnya diserahkan kepada Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim Polres Indramayu mengingat seluruh remaja yang diamankan masih berusia di bawah 18 tahun.AKP Tarno menjelaskan, penyelidikan masih berlangsung untuk memastikan keterlibatan masing-masing anak berdasarkan fakta dan alat bukti yang ditemukan.Langkah tersebut juga dilakukan untuk mengantisipasi terulangnya aksi serupa yang dapat membahayakan keselamatan remaja maupun masyarakat pengguna jalan.Selain melakukan penyelidikan, kepolisian mengingatkan pentingnya peran keluarga, sekolah, dan masyarakat dalam mencegah keterlibatan anak-anak dalam kekerasan jalanan.Orang tua diharapkan meningkatkan komunikasi dan pengawasan terhadap aktivitas anak, termasuk pergaulan serta penggunaan media sosial, kata AKP Tarno, Minggu (25/10/2026)Perselisihan yang bermula dari komunikasi di dunia maya tidak seharusnya berkembang menjadi tindakan yang membahayakan keselamatan.Pihaknya juga mengajak masyarakat segera melaporkan apabila mengetahui adanya kelompok remaja yang berpotensi melakukan tawuran atau membawa senjata tajam.Laporan dapat disampaikan melalui Call Center Polri 110 maupun layanan kepolisian "Lapor Pak Polisi Siap Mas Indramayu melalui WhatsApp 081999700110.Melalui langkah penyelidikan dan pencegahan, kepolisian berupaya menjaga keamanan wilayah sekaligus melindungi masa depan generasi muda agar tidak terjerumus dalam tindakan kekerasan.Perkara tersebut masih dalam proses pemeriksaan lebih lanjut oleh penyidik. Jelas AKP Tarno. (BABIL)

Kapolresta Cirebon Turun Langsung Pantau Gatur Lalu Lintas, 979 Personel Siaga di 166 Titik ((BABIL))

Postingan Populer

Senin, 26 Oktober 2026

Kapolresta Cirebon Turun Langsung Pantau Gatur Lalu Lintas, 979 Personel Siaga di 166 Titik


CIREBON – Kapolresta Cirebon Kombes Pol. Imara Utama, S.H., S.I.K., M.H., turun langsung ke lapangan untuk memantau pelaksanaan penjagaan dan pengaturan (Gatur) lalu lintas pagi dan sore secara serentak di wilayah hukum Polresta Cirebon, Senin (26/10/2026).

Kehadiran Kapolresta Cirebon di lapangan menjadi bentuk pengawasan langsung sekaligus penegasan komitmen Polri dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Tidak hanya memastikan personel hadir di titik-titik pengaturan, Kapolresta juga mendorong agar setiap anggota menjalankan tugas secara optimal, responsif, dan humanis dalam membantu kelancaran aktivitas pengguna jalan.

Dalam kegiatan tersebut, sebanyak 979 personel Polresta Cirebon diterjunkan untuk melaksanakan Gatur lalu lintas di 166 titik strategis, meliputi persimpangan, lampu lalu lintas, kawasan sekolah, perkantoran, pasar tradisional, pabrik, putaran balik kendaraan (U-turn), serta lokasi lain yang membutuhkan kehadiran petugas.

Pengaturan dilaksanakan pada pagi dan sore hari, terutama saat mobilitas masyarakat meningkat. Personel ditempatkan untuk membantu mengurai kepadatan kendaraan, memberikan rasa aman kepada pengguna jalan, serta mengantisipasi potensi kemacetan dan kecelakaan lalu lintas. Pelayanan tetap dilakukan dengan memperhatikan keselamatan petugas dan masyarakat.

Kapolresta Cirebon Kombes Pol. Imara Utama menegaskan bahwa kehadiran anggota di jalan raya merupakan wujud nyata pelayanan kepolisian yang harus dirasakan langsung oleh masyarakat.

“Pengaturan lalu lintas ini merupakan bentuk kehadiran Polri untuk membantu masyarakat agar dapat beraktivitas dengan aman, nyaman, dan lancar. Saya tekankan kepada seluruh personel agar melaksanakan tugas dengan penuh tanggung jawab, mengedepankan sikap humanis, serta selalu siap membantu masyarakat yang membutuhkan,” tegasnya.

Ia juga mengingatkan bahwa kelancaran lalu lintas bukan hanya menjadi tanggung jawab kepolisian, melainkan membutuhkan kesadaran dan kedisiplinan seluruh pengguna jalan. Karena itu, masyarakat diimbau untuk tidak hanya mengandalkan kehadiran petugas, tetapi juga membangun kebiasaan berkendara yang tertib dan mengutamakan keselamatan.

“Jangan terburu-buru di jalan dan jangan memaksakan diri saat berkendara. Patuhi rambu lalu lintas, gunakan helm berstandar bagi pengendara sepeda motor, kenakan sabuk keselamatan bagi pengemudi mobil, hindari penggunaan telepon seluler saat mengemudi, dan jangan melawan arus. Ingat, ada keluarga yang menunggu kita pulang dengan selamat,” pesannya.

Kapolresta juga mengajak masyarakat untuk saling menghormati sesama pengguna jalan, memberikan prioritas sesuai ketentuan, menjaga jarak aman, serta mengurangi kecepatan saat hujan karena kondisi jalan dapat menjadi licin dan jarak pandang berkurang.

Pengawasan pelaksanaan Gatur lalu lintas turut dilakukan oleh pejabat utama, para Kapolsek, dan perwira jajaran Polresta Cirebon guna memastikan seluruh personel menjalankan tugas sesuai penempatan dan kebutuhan di lapangan.

Melalui kegiatan yang dilaksanakan secara rutin setiap Senin hingga Jumat pada pagi dan sore hari ini, Polresta Cirebon berharap angka kemacetan dan risiko kecelakaan dapat ditekan, sekaligus meningkatkan kedisiplinan masyarakat dalam berlalu lintas.

Polresta Cirebon mengajak seluruh masyarakat menjadikan keselamatan sebagai prioritas utama dalam setiap perjalanan. Tertib berlalu lintas bukan sekadar menghindari pelanggaran, melainkan bentuk kepedulian terhadap nyawa diri sendiri dan orang lain. Mari bersama-sama mewujudkan jalan raya yang aman, tertib, dan nyaman bagi semua.((Babil))