Berita Terkini

Bupati Majalengka Hadiri Pelantikan Pengurus Majelis Daerah Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam

MAJALENGKA - Pemerintah Kabupaten Majalengka menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat sinergi dengan seluruh elemen kemasya...

Postingan Populer

Jumat, 31 Juli 2026

Bupati Majalengka Hadiri Pelantikan Pengurus Majelis Daerah Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam


MAJALENGKA - Pemerintah Kabupaten Majalengka menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat sinergi dengan seluruh elemen kemasyarakatan demi memajukan daerah. Hal tersebut disampaikan Bupati Majalengka, Eman Suherman saat menghadiri Pelantikan Pengurus Majelis Daerah Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (MD KAHMI) Kabupaten Majalengka Masa Khidmat 2026–2031 yang berlangsung di Gedung Yudha Karya Pemkab Majalengka, Rabu (29/7/2026).

​Dalam sambutannya, Bupati Eman Suherman menyampaikan ucapan selamat dan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh jajaran pengurus MD KAHMI Majalengka yang baru dilantik. Momen pelantikan ini dinilai sebagai langkah awal yang sangat strategis bagi KAHMI untuk terus memberikan kontribusi nyata di tengah masyarakat.

​"Atas nama pribadi dan Pemerintah Kabupaten Majalengka, saya mengucapkan selamat dan sukses atas pelantikan pengurus MD KAHMI Kabupaten Majalengka masa khidmat 2026–2031. Selama ini KAHMI hadir memberikan warna tersendiri. Sebagai wadah berkumpulnya akademisi, kaum terpelajar, dan profesional, gagasan serta pemikiran cerdas dari KAHMI selalu kami nantikan untuk membangun Majalengka bersama-sama," ujar Bupati.

​Menghadapi tantangan pembangunan daerah yang kian kompleks, Bupati menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor yang melibatkan pemerintah daerah, penyelenggara pemilu seperti KPU dan Bawaslu, tokoh agama, serta organisasi kemasyarakatan. Kerja sama ini krusial agar setiap program pembangunan dapat dirasakan langsung manfaatnya oleh warga.

​Bupati juga berpesan agar kepengurusan KAHMI periode ini tidak sekadar menjalankan rutinitas formalitas, melainkan mampu tampil di garda terdepan membawa inovasi dan perubahan nyata.

​"Visi kita bersama adalah mewujudkan Majalengka Langkung SAE. Visi ini bukan sekadar slogan, melainkan cita-cita besar yang membutuhkan kerja keras dan kebersamaan. Saya menitipkan pesan kepada keluarga besar KAHMI untuk menjadi penyejuk di tengah masyarakat, menjaga persatuan, serta menghindari perpecahan yang dapat merugikan kemajuan daerah," tegasnya.

​Pemerintah Kabupaten Majalengka menegaskan pintu diskusic dan ruang kolaborasi terbuka lebar bagi KAHMI untuk bersama-sama merumuskan solusi atas berbagai permasalahan daerah, khususnya dalam pengembangan pendidikan, penguatan ekonomi warga, dan penyediaan lapangan kerja.

​KAHMI Siap Perkuat Solidaritas dan Sinergi Lintas Ormas.

​Sementara itu, Ketua Kordinator Presidium MD KAHMI Kabupaten Majalengka periode 2026–2031, Dr. Muaz Suryawirawan, menegaskan kesiapan jajarannya untuk merapatkan barisan dan memperkuat soliditas internal KAHMI di Kabupaten Majalengka.

​Ia mengungkapkan bahwa kekuatan utama KAHMI terletak pada keberagaman latar belakang para kadernya yang tersebar di berbagai organisasi keagamaan maupun profesi.

​"Di KAHMI, meski terdiri dari berbagai latar belakang dan warna kader—baik dari NU, Persis, Muhammadiyah, hingga PUI—kami tetap satu dan bersatu. Keberagaman ini menjadi modal sosial yang sangat kuat," kata Dr. Muaz.

​Dr. Muaz menambahkan, fokus utama kepengurusan baru ini adalah membangun sinergitas dan kolaborasi yang erat dengan Pemerintah Kabupaten Majalengka serta seluruh komponen masyarakat demi melahirkan program kerja yang solutif dan berdampak langsung bagi kemajuan Majalengka.

Manfaatkan Waktu Kunjungan, Lapas Pasir Pangarayan Hadirkan Pemeriksaan Kesehatan Gratis bagi Masyarakat



Pasir Pengaraian – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Pasir Pangarayan kembali memberikan layanan pemeriksaan kesehatan gratis kepada masyarakat, khususnya pengguna layanan kunjungan, Jumat (31/07/2026). Kegiatan ini merupakan salah satu bentuk kepedulian terhadap kesehatan masyarakat sekaligus implementasi dari salah satu 15 Program Aksi Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan Tahun 2026, yaitu Layanan Pemeriksaan Kesehatan Gratis dan Bakti Sosial bagi Masyarakat di Sekitar Unit Pelaksana Teknis Imigrasi dan Pemasyarakatan.



Pemeriksaan kesehatan dilaksanakan oleh petugas Klinik Pratama Lapas Kelas IIB Pasir Pangarayan dengan memberikan layanan pemeriksaan tekanan darah (tensi), kadar kolesterol, gula darah, dan asam urat kepada para pengguna layanan kunjungan. Layanan tersebut tersedia bagi para pengguna layanan kunjungan, sehingga masyarakat dapat memeriksakan kondisi kesehatannya tanpa dipungut biaya. Selain melakukan pemeriksaan, petugas juga memberikan edukasi kesehatan serta obat sesuai dengan hasil pemeriksaan dan kebutuhan masing-masing. Kegiatan ini bertujuan memberikan kemudahan bagi masyarakat untuk mengetahui kondisi kesehatannya melalui layanan pemeriksaan kesehatan dasar yang tersedia secara gratis.

Kepala Lapas Kelas IIB Pasir Pangarayan, Efendi Parlindungan Purba, melalui Kepala Subseksi Perawatan, Jaya Harsa, menyampaikan bahwa kegiatan tersebut merupakan salah satu bentuk komitmen Lapas Pasir Pangarayan dalam menghadirkan pelayanan yang tidak hanya berorientasi kepada warga binaan, tetapi juga memberikan manfaat bagi masyarakat yang datang berkunjung ke Lapas.

"Melalui layanan pemeriksaan kesehatan gratis ini, kami berharap masyarakat yang datang berkunjung dapat memanfaatkan kesempatan untuk memeriksa kondisi kesehatannya. Kegiatan ini merupakan bagian dari implementasi Program Aksi Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan Tahun 2026 sekaligus wujud kepedulian kami dalam menghadirkan pelayanan yang bermanfaat bagi masyarakat," ujar Jaya mewakili Kalapas.

Lapas Kelas IIB Pasir Pangarayan berkomitmen untuk terus mendukung pelaksanaan program pemerintah di bidang pelayanan publik melalui penyelenggaraan berbagai layanan dan kegiatan yang memberikan manfaat bagi masyarakat, sekaligus menghadirkan layanan Pemasyarakatan yang profesional, humanis, dan berorientasi pada pelayanan.

***Hobbi Pargaulan*""

Sinergitas Babinsa Dan Bhabinkamtibmas Kepatihan Wetan Sukseskan Lomba Proklim Tahun 2026

Surakarta - Babinsa Kepatihan Wetan Koramil 04/Jebres Kodim 0735/Surakarta Sertu Budiono bersama dengan Bhabinkamtibmas mendampingi Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Surakarta dalam pelaksanakan Lomba Proklim (Program Kampung Iklim) Tahun 2026 dan penilaian di wilayah Kampung Bakalan dan Kampung Cokronegaran Rw 02, Kelurahan Kepatihan Wetan Kec Jebres Kota Surakarta. Kamis (30/07/2026)

Kegiatan ini dilaksanakan di wilayah Kepatihan Wetan di mana Kampung Bakalan dan Kampung Cokronegaran Kelurahan Kepatihan Wetan khususnya Rw. 02 sebagai wakil dari wilayah Kepatihan Wetan, Sertu Budiono Babinsa, serta Bripka Joko Supriyanto Bhabinkamtibmas Polsek Jebres Mendukung dalam Lomba tersebut.

Sertu Budiono mengatakan bahwa perubahan lingkungan semakin hari semakin memprihatinkan, mulai dari tingkat rumah tangga saja misalnya, pengelolaan sampahnya hanya sekedar memindahkan sampah saja belum ada upaya untuk mengelola, Serta pemanfaatan lahan untuk kelompok tani harapan.

“Kualitas udara pun juga semakin memprihatinkan, banyaknya polusi yang ada di udara kita ini. Ini adalah Momentum yang Bagus guna berbenah di wilayah kita saat ini,” tutur Sertu Budiono

Sementara itu, Enny Susilowati, SH,MH selaku Lurah Kelurahan Kepatihan Wetan, mengucapkan terima kasih kepada seluruh tokoh masyarakat dan warga Kampung Bakalan dan Kampung Cokronegaran yang telah mendukung penuh atas pelaksanaan lomba Proklim ini, sehingga terlaksana dengan baik dan lancer.

“Kami tidak bisa membalas kebaikan bapak ibu sekalian semoga dibalas oleh Tuhan Yang Maha Esa dan menjadi kan Rw. 02 Kampung Bakalan dan kampung Cokronegaran asri dan bagus,” ucap Enny.

Penulis : Arda 72
Uploaded Image

Tanamkan Disiplin & Kekompakan, Babinsa Keprabon Latihkan PBB Anggota Linmas

Surakarta – Guna meningkatkan kesiapsiagaan di wilayah, Babinsa Kelurahan Keprabon Koramil 02/Banjarsari Kodim 0735/Surakarta memberikan pelatihan Peraturan Baris Berbaris (PBB) kepada Anggota Linmas. 

Kegiatan dilaksanakan di Pendopo Kelurahan Keprabon, Jl. Diponegoro No. 50, Kelurahan Keprabon, Kecamatan Banjarsari, Kota Surakarta, Kamis (30/07/2026)

Pelatihan dipimpin langsung oleh Babinsa Kelurahan Keprabon Serma Daniel Kaputing dan Sertu Sugiyanto.

Serma Daniel menegaskan 
Materi yang diberikan meliputi gerakan dasar PBB, pembinaan fisik, serta mental korsa. 

"Tujuannya agar anggota Linmas memiliki sikap disiplin, kekompakan, dan tanggung jawab dalam menjalankan tugas di masyarakat."ujarnya.

“Pelatihan PBB ini bertujuan untuk membentuk karakter Linmas yang disiplin, kompak, dan siap siaga. Dengan dasar baris-berbaris yang baik, diharapkan dapat menunjang pelaksanaan tugas pengamanan dan kegiatan sosial di wilayah,”tegasnya.

"Kegiatan ini merupakan salah satu bentuk pembinaan teritorial Babinsa kepada komponen masyarakat. Dengan Linmas yang terlatih dan disiplin, diharapkan dapat menjadi garda terdepan dalam membantu menjaga keamanan dan ketertiban di Kelurahan Keprabon."pungkas Serma Daniel.

Penulis : Arda 72
Uploaded Image

Kamis, 30 Juli 2026

Sabet Peringkat 9 Nasional! Rokan Hulu Ukir Prestasi Gemilang dalam Pelayanan Investasi dan Kemudahan Berusaha 2026



​Rohul – Kabupaten Rokan Hulu (Rohul) berhasil menorehkan prestasi membanggakan di tingkat nasional. Berdasarkan Keputusan Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Republik Indonesia tentang Penetapan Hasil Penilaian Kinerja Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP) dan Kinerja Percepatan Pelaksanaan Berusaha (PPB) Pemerintah Daerah Tahun 2026, Kabupaten Rokan Hulu sukses menembus Peringkat 9 Terbaik tingkat Kabupaten/Kota se-Indonesia.

​Pencapaian luar biasa ini menegaskan komitmen tinggi Pemerintah Kabupaten Rokan Hulu dalam menciptakan iklim investasi yang kondusif, transparan, cepat, dan akuntabel bagi para pelaku usaha.
​Penilaian kinerja PTSP dan PPB yang diselenggarakan oleh Kementerian Investasi dan Hilirisasi/BKPM RI merupakan tolok ukur utama efektivitas pemerintah daerah dalam merespons arah kebijakan nasional terkait kemudahan berinvestasi.

​Masuknya Rokan Hulu dalam jajaran Top 10 Nasional membuktikan bahwa inovasi tata kelola perizinan serta efisiensi birokrasi di daerah ini mampu bersaing secara unggul dengan ratusan kabupaten/kota lainnya di seluruh Nusantara.

​"Keberhasilan meraih posisi ke-9 nasional ini adalah bukti nyata dari kerja keras, kolaborasi, dan komitmen seluruh jajaran Pemkab Rokan Hulu dalam menghadirkan pelayanan publik yang prima. Kami terus berbenah agar para investor merasa aman, nyaman, dan mudah dalam menanamkan modalnya di Negeri Seribu Suluk."

​Capaian ini diharapkan tidak hanya menjadi dorongan moral bagi jajaran aparat pemerintah daerah, tetapi juga menjadi daya tarik utama bagi para investor lokal maupun asing untuk menanamkan modalnya di Kabupaten Rokan Hulu. 

Dengan iklim investasi yang makin ramah dan tepercaya, sektor perekonomian daerah diproyeksikan akan terus tumbuh pesat serta membuka lebih banyak lapangan kerja bagi masyarakat setempat.

​Pemerintah Kabupaten Rokan Hulu berkomitmen untuk menjadikan capaian peringkat 9 nasional ini sebagai pijakan awal menuju kualitas pelayanan yang semakin sempurna di masa depan.

***Hobbi Pargaulan**"

Polsek Bonai Darussalam Evakuasi Dua Korban Mobil yang Terjebak Banjir di Sontang


ROKAN HULU – Respons cepat personel
 Polsek Bonai Darussalam bersama warga berhasil menyelamatkan dua korban yang terjebak di dalam sebuah mobil Toyota Avanza yang tersangkut di genangan air di Jalan Raya Simpang Kumu–Duri KM 261/262 Betung, Desa Sontang, Kecamatan Bonai Darussalam, Kabupaten Rokan Hulu, Kamis (30/7/2026).



Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 10.00 WIB ketika mobil Toyota Avanza warna silver bernomor polisi B 2051 BRA yang dikemudikan Ikbal (29) melintasi ruas jalan yang tergenang banjir dengan ketinggian air mencapai sekitar 70 sentimeter. Kendaraan itu membawa dua penumpang, yakni Toni dan Nopal (9), dalam perjalanan dari Muara Rumbai, Kecamatan Rambah Hilir menuju Kabupaten Bengkalis.

Berdasarkan informasi di lapangan, saat kendaraan memasuki genangan air kedua dari tiga titik banjir yang berada di lokasi, mobil mendadak mengambang dan kehilangan tenaga sehingga tidak dapat bergerak. Melihat kondisi tersebut, warga sekitar bersama pengguna jalan yang melintas segera memberikan pertolongan dan berupaya mengevakuasi kendaraan beserta para korban yang masih berada di dalam mobil.

Setelah kendaraan berhasil dikeluarkan dari genangan air, mesin mobil secara tiba-tiba mengeluarkan putaran gas yang sangat tinggi. Salah seorang pengguna jalan, Joni Muliadi, dengan sigap mematikan mesin kendaraan untuk menghindari risiko yang lebih besar. Saat dilakukan pemeriksaan, pengemudi dan seorang penumpang, Nopal, diketahui dalam kondisi tidak sadarkan diri.

Personel Polsek Bonai Darussalam yang tiba di lokasi bersama masyarakat segera melakukan evakuasi terhadap kedua korban dan membawa mereka ke Puskesmas Bonai Darussalam guna mendapatkan penanganan medis.

Sekitar pukul 10.35 WIB, kedua korban tiba di puskesmas dan langsung mendapatkan perawatan intensif dari tenaga kesehatan. Setelah menjalani tindakan medis, kondisi pengemudi, Ikbal, mulai menunjukkan perkembangan yang membaik. Sementara itu, Nopal masih belum sadarkan diri sehingga sekitar pukul 11.10 WIB dirujuk ke RSUD Kabupaten Rokan Hulu untuk mendapatkan penanganan medis lanjutan.

Hingga pukul 13.00 WIB, kondisi korban masih terus dipantau oleh tim medis, sementara pihak kepolisian terus melakukan koordinasi dengan keluarga korban dan fasilitas kesehatan terkait perkembangan penanganan.

Selain membantu proses penyelamatan korban, personel Polsek Bonai Darussalam juga mengamankan kendaraan yang terlibat ke Mapolsek Bonai Darussalam, melakukan pendataan terhadap saksi-saksi, serta berkoordinasi dengan tenaga kesehatan guna memastikan seluruh proses penanganan berjalan dengan baik.

Peristiwa ini menjadi pengingat bagi masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan saat melintasi ruas jalan yang tergenang banjir, terutama pada titik-titik yang mengalami kerusakan. Kepolisian juga mengimbau para pengguna jalan untuk tidak memaksakan diri melintasi genangan air yang berpotensi membahayakan keselamatan jiwa maupun kendaraan.

***Hobbi Pargaulan ***
 *(Humas Polres Rohul)*

Alreza Ahyu, SE.,M.Si.Ak Plt. Kepala Dinas , Staf dan Segenap Pegawai Pendidikan Pemuda dan Olahraga Kabupaten Rokan Hulu Mengucapkan Dirgahayu RI ke 81 Tahun



Alreza Ahyu, SE.,M.Si.Ak 
Plt. Kepala Dinas , Staf dan  Segenap Pegawai  Pendidikan Pemuda dan Olahraga Kabupaten Rokan Hulu
Mengucapkan 

🇮🇩 Dirgahayu Republik Indonesia ke-81 🇮🇩 Ke 81 Tahun.

"Bersatu, Berkarya, Indonesia Jaya."
Mari jadikan semangat kemerdekaan sebagai motivasi untuk terus berkarya, mempererat persatuan, dan memberikan yang terbaik bagi bangsa dan negara.
Merdeka! Merdeka! Merdeka! 🇮🇩

Siswa SIP Angkatan 56 Tebar Kepedulian Melalui Bakti Sosial untuk Anak Yatim dan Dhuafa di Sukabumi



SUKABUMI – Semangat berbagi dan kepedulian sosial ditunjukkan oleh Siswa Sekolah Inspektur Polisi (SIP) Angkatan 56 Tahun Ajaran 2026 perwakilan Polres Cirebon Kota Polda Jawa Barat. Melalui kegiatan bakti sosial yang dilaksanakan secara kelompok, para siswa menyalurkan bantuan kepada anak yatim dan dhuafa sebagai bentuk rasa syukur sekaligus wujud nyata kepedulian terhadap masyarakat yang membutuhkan.

Kegiatan bakti sosial tersebut dilaksanakan di Yayasan Yatim dan Dhuafa Cahaya Gardenia Mubarokah, Yayasan Pondok Pesantren Al Istiqomah, yang berlokasi di Jalan Subang Wetan, Desa Sukaraja, Kecamatan Sukaraja, Kabupaten Sukabumi, pada Rabu, 29 Juli 2026.

Sebanyak 30 anak yatim menerima bantuan dan santunan yang disalurkan oleh para siswa SIP Angkatan 56. Selain memberikan bantuan, kegiatan ini juga diisi dengan silaturahmi, kebersamaan, serta pemberian motivasi kepada anak-anak agar tetap semangat dalam menuntut ilmu dan meraih cita-cita.

Perwakilan Siswa SIP Angkatan 56 dari Polres Cirebon Kota, Polda Jawa Barat, Basuki, mengatakan bahwa kegiatan tersebut merupakan bagian dari pembentukan karakter calon perwira Polri yang tidak hanya dituntut memiliki kemampuan akademik dan profesionalisme, tetapi juga memiliki jiwa sosial yang tinggi.

“Kegiatan bakti sosial ini merupakan bentuk rasa syukur kami sekaligus bukti nyata kepedulian Siswa SIP Angkatan 56 kepada masyarakat, khususnya anak yatim dan dhuafa. Kami berharap apa yang kami berikan dapat memberikan manfaat serta menghadirkan kebahagiaan bagi mereka,” ujar Basuki.

Menurutnya, kepedulian terhadap sesama merupakan nilai penting yang harus terus ditanamkan dalam kehidupan sehari-hari. Melalui kegiatan seperti ini, para siswa diajak untuk lebih memahami kondisi masyarakat dan menumbuhkan rasa empati terhadap mereka yang membutuhkan perhatian serta bantuan.

Suasana penuh kehangatan dan kebersamaan terlihat selama kegiatan berlangsung. Anak-anak yatim yang hadir tampak antusias mengikuti rangkaian kegiatan dan menyambut kedatangan para siswa SIP dengan penuh kegembiraan.

Pihak yayasan menyampaikan apresiasi atas kepedulian yang ditunjukkan oleh Siswa SIP Angkatan 56. Bantuan yang diberikan dinilai sangat bermanfaat dan menjadi penyemangat bagi anak-anak yatim serta dhuafa yang berada di bawah naungan yayasan.

Basuki menambahkan bahwa kegiatan sosial semacam ini diharapkan dapat mempererat hubungan antara Polri dan masyarakat. Menurutnya, kehadiran anggota Polri di tengah masyarakat tidak hanya dalam konteks menjaga keamanan dan ketertiban, tetapi juga melalui aksi kemanusiaan yang memberikan dampak positif secara langsung.

“Kami berharap kegiatan ini dapat menjadi inspirasi untuk terus menebarkan kebaikan dan memperkuat nilai-nilai kemanusiaan. Kebahagiaan yang dirasakan anak-anak hari ini menjadi kebahagiaan bagi kami semua,” tambahnya.

Melalui kegiatan bakti sosial tersebut, Siswa SIP Angkatan 56 menunjukkan bahwa semangat pengabdian kepada masyarakat dapat diwujudkan melalui aksi nyata. Dengan berbagi kepada sesama, khususnya anak yatim dan dhuafa, diharapkan dapat menumbuhkan optimisme serta menghadirkan kebahagiaan bagi mereka yang membutuhkan perhatian dan kasih sayang dari lingkungan sekitar.

AKBP Ricky Pripurna Atmaja Resmi Gantikan AKBP M. Kasim Akbar Bantilan Sebagai Kapolres Wonosobo



SEMARANG – Jabatan Kapolres Wonosobo resmi berganti. AKBP Ricky Pripurna Atmaja menggantikan AKBP Mohammad Kasim Akbar Bantilan dalam upacara serah terima jabatan yang dipimpin Kapolda Jawa Tengah Irjen Pol Ribut Hari Wibowo di Gedung Borobudur Mapolda Jawa Tengah, Rabu, 29 Juli 2026.

Pergantian tersebut merupakan bagian dari mutasi di lingkungan Polda Jawa Tengah yang mencakup 22 jabatan, terdiri atas enam Pejabat Utama Polda Jateng dan 16 Kapolres/Kapolresta jajaran. Pelaksanaan sertijab mengacu pada Surat Perintah Kapolda Jawa Tengah tertanggal 27 Juli 2026.

Prosesi diawali dengan pembacaan surat perintah, dilanjutkan pengambilan sumpah jabatan, penandatanganan berita acara serah terima jabatan, berita acara pengambilan sumpah, serta pakta integritas. Upacara dihadiri Wakapolda Jawa Tengah Brigjen Pol Latif Usman, para Pejabat Utama Polda Jateng, Kapolres jajaran, serta pengurus Bhayangkari Daerah Jawa Tengah.

Pergantian pimpinan Polres Wonosobo menjadi bagian dari penyegaran organisasi yang dilakukan Polda Jawa Tengah untuk mendukung pembinaan karier sekaligus meningkatkan efektivitas pelaksanaan tugas kepolisian di wilayah.

Kabidhumas Polda Jawa Tengah Kombes Pol Yuliyanto mengatakan mutasi merupakan mekanisme rutin dalam organisasi Polri.

"Serah terima jabatan merupakan bagian dari dinamika organisasi Polri dalam rangka pembinaan karier dan regenerasi kepemimpinan. Diharapkan para pejabat yang memperoleh amanah baru dapat segera beradaptasi, memperkuat sinergi, serta terus menghadirkan pelayanan kepolisian yang profesional, humanis, dan Presisi kepada masyarakat," kata Yuliyanto.

Dengan pergantian tersebut, tongkat estafet kepemimpinan Polres Wonosobo kini berada di tangan AKBP Ricky Pripurna Atmaja. Ia diharapkan melanjutkan upaya pemeliharaan keamanan dan ketertiban masyarakat, memperkuat sinergi dengan pemerintah daerah dan seluruh pemangku kepentingan, serta meningkatkan kualitas pelayanan kepolisian kepada masyarakat Kabupaten Wonosobo.

Arifin

Kapolresta Cirebon Serahkan Bantuan Alsintan Kementan kepada Kelompok Tani, Perkuat Swasembada Pangan Nasional

Kabupaten Cirebon – Komitmen mendukung program swasembada dan ketahanan pangan nasional terus diwujudkan Polresta Cirebon melalui sinergi dengan pemerintah daerah dan Kementerian Pertanian. Salah satunya dengan menyerahkan bantuan alat dan mesin pertanian (alsintan) kepada kelompok tani binaan di wilayah hukum Polresta Cirebon.

Kegiatan penyerahan bantuan tersebut dilaksanakan di Gudang PU, Jalan Kenanga, Kelurahan Kenanga, Kecamatan Sumber, Kabupaten Cirebon, Kamis (30/7/2026). Penyerahan dipimpin langsung Kapolresta Cirebon Kombes Pol. Imara Utama, S.H., S.I.K., M.H., didampingi Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Cirebon Dr. H. Deni Nurcahya, S.T., M.Si., serta dihadiri para Pejabat Utama Polresta Cirebon, para Kapolsek jajaran, dan perwakilan kelompok tani binaan.

Dalam kesempatan tersebut, bantuan yang diserahkan terdiri dari delapan unit alsintan, yakni tiga unit traktor roda empat dan lima unit traktor roda dua yang berasal dari Kementerian Pertanian untuk mendukung peningkatan produktivitas sektor pertanian, khususnya komoditas jagung.

Kapolresta Cirebon Kombes Pol. Imara Utama mengatakan, bantuan alsintan tersebut merupakan bentuk perhatian pemerintah melalui Kementerian Pertanian kepada para petani agar mampu meningkatkan hasil produksi sekaligus memperkuat ketahanan pangan nasional.

"Alhamdulillah hari ini kita dapat menyerahkan bantuan alsintan kepada kelompok tani yang telah terpilih. Bantuan ini merupakan wujud perhatian Bapak Presiden melalui Kementerian Pertanian kepada masyarakat, khususnya para petani, dan diberikan secara cuma-cuma untuk mendukung peningkatan produktivitas pertanian," ujar Kombes Pol. Imara Utama.

Ia berpesan agar seluruh alsintan yang diterima dapat dimanfaatkan secara optimal, dirawat dengan baik, serta diamankan setelah digunakan agar memiliki usia pakai yang panjang dan memberikan manfaat bagi banyak petani.

"Rawat alat ini dengan baik, lakukan servis secara berkala, jangan dibiarkan rusak. Setelah digunakan jangan ditinggalkan di lahan, tetapi simpan di tempat yang aman. Gunakan sesuai peruntukannya untuk mengolah lahan jagung, dan apabila sudah selesai dipakai, silakan dipinjamkan kepada kelompok tani lain yang membutuhkan agar manfaatnya semakin luas," katanya.

Kapolresta juga menegaskan pihaknya akan terus berupaya mengusulkan tambahan bantuan alsintan kepada pemerintah pusat agar semakin banyak petani di Kabupaten Cirebon yang memperoleh dukungan sarana pertanian.

Sementara itu, Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Cirebon Dr. H. Deni Nurcahya menyampaikan apresiasi kepada Polresta Cirebon yang telah menjembatani aspirasi para petani hingga bantuan alsintan dari Kementerian Pertanian dapat direalisasikan.

"Kami mengucapkan terima kasih kepada Polresta Cirebon, khususnya Bapak Kapolresta, yang telah memfasilitasi usulan bantuan alsintan bagi petani Kabupaten Cirebon. Bantuan ini sangat penting untuk mendukung komoditas jagung sebagai salah satu program swasembada pangan nasional," ungkapnya.

Menurutnya, sinergi antara Polri, pemerintah daerah, dan Kementerian Pertanian menjadi langkah strategis dalam mempercepat modernisasi pertanian sekaligus meningkatkan kesejahteraan petani. Ia pun berharap usulan bantuan alsintan ke depan dapat terus bertambah sehingga semakin banyak kelompok tani yang merasakan manfaatnya.

Melalui penyerahan bantuan tersebut, Polresta Cirebon berharap mekanisasi pertanian di wilayah Kabupaten Cirebon semakin meningkat sehingga mampu mendukung percepatan tanam, meningkatkan produktivitas hasil panen, serta mewujudkan ketahanan pangan dan swasembada pangan nasional secara berkelanjutan.

Sinergikan Tata Kelola Aset dan Pinjaman Daerah, Pemkab dan DPRD Rohul Berkonsultasi ke BPKP Riau



​PEKANBARU — Pemerintah Kabupaten Rokan Hulu (Rohul) bersama Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Rohul menggelar rapat koordinasi dan konsultasi bersama Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Perwakilan Provinsi Riau, Selasa (28/7/2026).



​Pertemuan yang berlangsung di Gedung BPKP Perwakilan Riau, Pekanbaru, ini berfokus pada dua agenda strategis daerah: kejelasan status penyertaan modal aset tanah dan bangunan Pasar Modern kepada BUMD Perumda Rokan Hulu Jaya (RHJ), serta mekanisme teknis Pinjaman Daerah kepada PT Sarana Multi Infrastruktur (Persero) (SMI).





​Hadir langsung memimpin delegasi daerah, Bupati Rokan Hulu Anton, S.T., M.M., bersama Ketua DPRD Rohul Hj. Sumiartini. Turut mendampingi sejumlah pimpinan dan anggota DPRD Rohul seperti Tamrin Nasution, Budi Darman, dan Purwadi, serta jajaran pejabat eselon Pemkab Rohul, di antaranya Kepala Dinas Kesehatan dr. Bambang Triono, Kepala Dinas Perkim Desmadiana, Sekwan El Bizri, Direktur Perumda RHJ Imran Tambusai, Direktur RSUD dr. Zuldi Afki, Kabag Adwil M. Franovandi, Kabag Ekonomi & SDA Quspedra Aflah, Kabag Hukum Erinaldi, beserta jajaran manajemen Perumda RHJ.



​Dalam sesi konsultasi, Bupati Anton, S.T., M.M., memaparkan secara terbuka dua poin utama yang menjadi perhatian Pemkab Rohul demi percepatan pembangunan daerah.



​Pertama, terkait skema Kerja Sama Pemanfaatan (KSP) Pasar Modern yang saat ini masih berstatus aset Pemda namun pengelolaannya dijalankan oleh Perumda RHJ. Bupati menjelaskan bahwa calon investor membutuhkan kepastian hukum mengenai dengan pihak mana MoU dapat ditandatangani, guna menggesa pembangunan wahana permainan di lokasi tersebut.

​Kedua, mengenai pinjaman daerah melalui PT SMI, Bupati berharap memperoleh kepastian petunjuk teknis agar seluruh tahapan kerja sama berjalan transparan, akuntabel, serta terjalin kesepahaman yang solid antara Eksekutif dan Legislatif.

​"Kami ingin memastikan seluruh proses berjalan sesuai dengan regulasi yang berlaku, tanpa ada keraguan atau kecurigaan, sehingga program pembangunan daerah ini dapat terus bergerak dan memberikan manfaat langsung bagi masyarakat," tegas Bupati Anton.

​Senada dengan hal tersebut, Ketua DPRD Rohul Hj. Sumiartini menegaskan komitmen penuh lembaga legislatif dalam mendukung percepatan program pemerintah daerah selama sesuai dengan kaidah hukum. Terkait Perumda RHJ, DPRD menyarankan agar diterbitkan Peraturan Daerah (Perda) baru ketimbang revisi Perda lama.

​"Jika melalui skema Perda baru, saya menjamin prosesnya dapat dirampungkan dalam waktu satu bulan. Langkah ini jauh lebih efektif dibandingkan revisi yang membutuhkan mekanisme konsultasi ulang maupun studi banding," ujar Hj. Sumiartini.

​Sementara terkait pinjaman PT SMI, Ketua DPRD menyatakan bahwa pada prinsipnya DPRD menyetujui penyertaan modal tersebut. Namun, pihak legislatif memerlukan rincian detail mengenai tenor, besaran pengembalian, hingga spesifikasi alokasi penggunaan anggaran yang belum tertuang secara terperinci dalam APBD.

​Kepala BPKP Perwakilan Provinsi Riau, Dr. Evenri Sihombing, S.E., M.Si., menyambut baik inisiatif proaktif Pemkab dan DPRD Rohul dalam mengedepankan prinsip kehati-hatian (prudent) dan tata kelola keuangan yang akuntabel.

​Terkait optimalisasi Pasar Modern, Dr. Evenri menjelaskan bahwa penyusunan Perda dapat dilakukan secara simultan. Namun secara teknis, proses lelang tidak dilakukan oleh Perumda RHJ, melainkan oleh Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Perkim).

​"Proses lelang atau kontes lelang dikelola oleh Dinas Perkim dengan membentuk Tim Penilai resmi. Vendor dengan penawaran tertinggi dan paling menguntungkan daerah yang nantinya dipilih. Setelah itu, baru dilakukan skema kerja sama lanjutan. Jangan lupa untuk memeriksa secara teliti pasal-pasal perjanjian, khususnya yang menyangkut hak-hak Pemda," papar Kepala BPKP.

​Mengenai pinjaman PT SMI, BPKP Riau menyarankan agar Pemkab menyusun dan mencantumkan rincian alokasi secara transparan. Langkah ini penting agar DPRD memiliki gambaran utuh mengenai arah penggunaan dana, masa tenor pengembalian, serta beban finansial daerah secara jelas.

​Melalui konsultasi intensif ini, Pemkab dan DPRD Rohul optimistis dapat menyelaraskan persepsi dan mempercepat penyelesaian regulasi, sehingga potensi aset daerah maupun sumber pembiayaan yang ada dapat terserap secara maksimal bagi kesejahteraan masyarakat Rokan Hulu. 

***Hobbi Pargaulan**"

Kantor Imigrasi Wonosobo Sosialisasikan Pencegahan TPPO dan TPPM serta Pengenalan Poltekimipas Kepada Siswa SMA 


WONOSOBO  –  Kantor  Imigrasi  Kelas  II  Non  TPI  Wonosobo  menyelenggarakan Sosialisasi  pencegahan  Tindak  Pidana  Perdagangan  Orang  (TPPO),  Tindak Pidana Penyelundupan Manusia (TPPM), serta pengenalan Politeknik Imigrasi dan  Pemasyarakatan  (Poltekimipas)  kepada  siswa  SMA  sebagai  bagian  dari upaya  meningkatkan  literasi  keimigrasian  dan  membangun  kesadaran  generasi muda terhadap bahaya kejahatan transnasional yang semakin berkembang. 

Kegiatan dilaksanakan pada dua kesempatan yang berbeda. Pelaksanaan pertama pada  Kamis,  16  Juli  2026  bertempat  di  SMAN  2  Wonosobo  dan  pelaksanaan kedua  pada  Selasa,  21  Juli  2026  bertempat  di  SMAN  1  Wonosobo.  Sasaran utama kegiatan ini adalah siswa SMA kelas XII. Pemilihan peserta didasarkan pada pertimbangan bahwa mereka berada pada usia produktif dan akan melanjuitkan ke jenjang  selanjutnya  yaitu  melanjutkan  pendidikan  ke  perguruan  tinggi  atau memasuki dunia kerja, sehingga perlu dibekali pemahaman tentang bekerja di luar negeri  secara  legal,  aman  dan  bertanggung  jawab  apabila  para  siswa  ingin memasuki dunia kerja dan pemahaman mengenai sekolah kedinasan yang dimiliki oleh  Kementerian  Imigrasi  dan  Pemasyarakatan  yaitu  Poltekimipas  (Politeknik Imigrasi  dan  Pemasyarakatan)  apabila  ingin  melanjutkan  Pendidikan  ke  jenjang selanjutnya. 

Dalam kegiatan tersebut, materi mengenai TPPO, TPPM, dan layanan keimigrasian disampaikan  oleh  Rahardian,  Analis  Keimigrasian  Ahli  Pertama  pada  Kantor Imigrasi  Kelas  II  Non  TPI  Wonosobo.  Materi  yang  diberikan  meliputi  pengertian TPPO dan TPPM, modus operandi yang sering terjadi, langkah pencegahan, serta edukasi  mengenai  jenis  paspor,  persyaratan  permohonan  paspor,  dan  dokumen yang  diperlukan  bagi  masyarakat  yang  akan  bekerja  ke  luar  negeri  secara prosedural. 

Selain itu, taruna dan taruni Poltekimipas yang sedang melaksanakan Latihan Kerja Bhumi  Pura  (Latjapura)  di  Kantor  Imigrasi  Wonosobo  turut  memperkenalkan PoltekImipas  kepada  para  siswa.  Mereka  menjelaskan  profil  kampus,  program pendidikan, kehidupan taruna, hingga prospek karier setelah lulus sebagai aparatur sipil  negara  di  lingkungan  Kementerian  Imigrasi  dan  Pemasyarakatan.  Melalui kegiatan  ini  diharapkan  para  siswa  memperoleh  wawasan  mengenai  peluang melanjutkan pendidikan melalui jalur sekolah kedinasan. 

Kepala Kantor Imigrasi TPI Wonosobo, Taufan, menyampaikan bahwa edukasi kepada generasi muda merupakan langkah preventif yang sangat penting dalam mencegah terjadinya TPPO dan TPPM. Menurutnya, berbagai modus perekrutan dengan iming-iming pekerjaan bergaji tinggi maupun pendidikan di luar negeri tanpa prosedur yang jelas masih kerap ditemukan dan menyasar kalangan usia muda. 

"Pencegahan  TPPO  dan  TPPM  tidak  dapat  dilakukan  hanya  melalui  penegakan hukum,  tetapi  juga  harus  diawali  dengan  peningkatan  kesadaran  masyarakat. Melalui sosialisasi ini kami berharap para siswa mampu mengenali berbagai modus kejahatan  tersebut,  memahami  pentingnya  mengikuti  prosedur  keimigrasian  yang benar,  serta  menjadi  agen  informasi  di  lingkungan  sekitarnya.  Kami  juga memperkenalkan Poltekimipas sebagai salah satu pilihan pendidikan kedinasan bagi generasi muda yang ingin mengabdikan diri kepada bangsa dan negara di bidang keimigrasian dan pemasyarakatan," ujar Taufan

(Yudhi)
Uploaded Image

Lapas Pasir Pangarayan Ikuti Sosialisasi Proses Penjatuhan Hukuman Disiplin Secara Daring




Pasir Pengaraian - Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Pasir Pangarayan mengikuti kegiatan Sosialisasi terkait Proses Penjatuhan Hukuman Disiplin yang diselenggarakan secara daring melalui Zoom Meeting pada Kamis (30/7). Kegiatan tersebut diikuti sebagai bentuk partisipasi dalam pelaksanaan agenda yang diselenggarakan oleh Inspektorat Jenderal Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan.



Pelaksanaan sosialisasi diikuti oleh jajaran Lapas Kelas IIB Pasir Pangarayan dari ruang rapat secara virtual. Kegiatan tersebut merupakan bagian dari agenda yang diperuntukkan bagi Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan beserta seluruh satuan kerja di lingkungannya.

Berdasarkan surat undangan, sosialisasi dilaksanakan dalam rangka memberikan pemahaman mengenai tata cara penegakan disiplin pegawai berdasarkan Peraturan Pemerintah Nomor 94 Tahun 2021 tentang Disiplin Pegawai Negeri Sipil.

Keikutsertaan Lapas Kelas IIB Pasir Pangarayan dalam kegiatan ini merupakan bagian dari partisipasi satuan kerja dalam mengikuti agenda sosialisasi yang diselenggarakan oleh Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan.

Diharapkan informasi yang diperoleh melalui kegiatan sosialisasi tersebut dapat menjadi referensi dalam mendukung pelaksanaan tugas dan fungsi sesuai dengan ketentuan yang berlaku di lingkungan Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan.

***Hobbi Pargaulan ***

Lapas Pasir Pangarayan Terima Kunjungan Hakim Pengawas dan Pengamat PN Pasir Pengaraian




Pasir Pengaraian - Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Pasir Pangarayan menerima kunjungan Tim Hakim Pengawas dan Pengamat (KIMWASMAT) dari Pengadilan Negeri (PN) Pasir Pengaraian, Kamis (30/07). Kunjungan tersebut merupakan bagian dari pelaksanaan tugas Hakim Pengawas dan Pengamat dalam melakukan pengawasan dan pengamatan terhadap pelaksanaan putusan pengadilan di Lapas.



Kegiatan ini dilaksanakan berdasarkan penugasan Ketua Pengadilan Negeri Pasir Pengaraian sesuai ketentuan mengenai pelaksanaan tugas Hakim Pengawas dan Pengamat di Lapas Kelas IIB Pasir Pangarayan.

Dalam pelaksanaannya, Tim Hakim Pengawas dan Pengamat melakukan koordinasi dengan jajaran Lapas, menelaah dokumen yang berkaitan dengan pelaksanaan putusan pengadilan, serta berdialog secara langsung dengan sejumlah warga binaan sebagai bagian dari pelaksanaan tugas pengawasan dan pengamatan.

Kepala Lapas Kelas IIB Pasir Pangarayan, Efendi Parlindungan Purba, menyampaikan apresiasi atas kunjungan Tim Hakim Pengawas dan Pengamat dari Pengadilan Negeri Pasir Pengaraian. Menurutnya, kegiatan tersebut merupakan wujud sinergi yang baik antar aparat penegak hukum dalam mendukung penyelenggaraan sistem pemasyarakatan yang akuntabel.

"Kami menyambut baik kunjungan Tim Hakim Pengawas dan Pengamat dari Pengadilan Negeri Pasir Pengaraian sebagai bagian dari sinergi antar aparat penegak hukum. Lapas Kelas IIB Pasir Pangarayan berkomitmen memberikan dukungan terhadap pelaksanaan tugas pengawasan dan pengamatan sesuai ketentuan yang berlaku, sebagai upaya mewujudkan penyelenggaraan pemasyarakatan yang akuntabel, transparan, dan sesuai dengan peraturan yang berlaku," ujar Efendi.

Melalui kegiatan KIMWASMAT ini, diharapkan koordinasi dan sinergi antara Pengadilan Negeri Pasir Pengaraian dengan Lapas Kelas IIB Pasir Pangarayan dapat terus terjalin dengan baik dalam mendukung pelaksanaan sistem peradilan pidana, khususnya pada tahap pelaksanaan putusan pengadilan. Selain menjadi sarana pengawasan, kegiatan ini juga menjadi wadah komunikasi antara Tim Hakim Pengawas dan Pengamat dengan warga binaan dalam rangka memperoleh gambaran mengenai pelaksanaan putusan pengadilan di Lapas.

***Hobbi Pargaulan***

Lapas Pasir Pangarayan Laksanakan Pemeliharaan Gembok sebagai Upaya Penguatan Keamanan



Pasir Pengaraian - Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Pasir Pangarayan melaksanakan kegiatan pemeliharaan gembok sebagai bagian dari upaya menjaga sarana pengamanan agar tetap berfungsi dengan baik. Kegiatan tersebut dipimpin oleh Kepala Seksi Administrasi Keamanan dan Ketertiban (Kasi Adm. Kamtib), Moch. Subhan Zakaria, bersama Kepala Kesatuan Pengamanan Lembaga Pemasyarakatan (Ka. KPLP), Veazanol Kosuma, serta diikuti oleh jajaran petugas pada Kamis (30/7/2026).



Pemeliharaan dilakukan terhadap gembok-gembok yang digunakan pada sejumlah area pengamanan di lingkungan Lapas. Kegiatan ini bertujuan untuk memastikan seluruh gembok berada dalam kondisi baik, berfungsi secara optimal, serta mendukung kelancaran pelaksanaan tugas pengamanan sehari-hari.

Dalam pelaksanaannya, petugas melakukan pemeriksaan kondisi fisik gembok, pembersihan, pelumasan, serta memastikan mekanisme penguncian dapat bekerja dengan baik. Langkah tersebut merupakan bagian dari pemeliharaan rutin terhadap sarana dan prasarana pengamanan di lingkungan Lapas.

Kasi Adm. Kamtib, Moch. Subhan Zakaria, menyampaikan bahwa pemeliharaan sarana pengamanan perlu dilakukan secara berkala sebagai bentuk antisipasi terhadap potensi gangguan keamanan dan ketertiban. Menurutnya, kesiapan sarana pengamanan menjadi salah satu faktor pendukung dalam pelaksanaan tugas pemasyarakatan.

Sementara itu, Ka. KPLP Veazanol Kosuma menegaskan bahwa seluruh jajaran pengamanan diharapkan terus meningkatkan kepedulian terhadap kondisi fasilitas yang digunakan dalam pelaksanaan tugas. Pemeliharaan yang dilakukan secara rutin diharapkan dapat mendukung terciptanya lingkungan Lapas yang aman, tertib, dan kondusif.

Melalui kegiatan ini, Lapas Kelas IIB Pasir Pangarayan terus berkomitmen untuk menjaga kesiapan sarana pengamanan sebagai bagian dari upaya mewujudkan penyelenggaraan pemasyarakatan yang berjalan secara optimal sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

***Hobbi Pargaulan***

Rabu, 29 Juli 2026

Dari Modal Rp70 Ribu Hingga Jadi Referensi Akademik Dunia, Buku Muhammad Ja'far Hasibuan Diresmikan di UI



JAKARTA - Sebuah tonggak penting dalam pengembangan literasi akademik dan inovasi berbasis pengalaman empiris tercatat di Aula G Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Indonesia (FKM UI), yang dilaksanakan pada Sabtu kemaren. 



Muhammad Ja'far Hasibuan saat dimintai keterangan oleh awak media pada Kamis (30-07-2026) mengatakan Seminar dan Talkshow Peluncuran serta Bedah Buku Skala Internasional bertajuk "Penemu Biofar SS: Anak Desa dari 70 Ribu Mendunia" menjadi ruang diskusi ilmiah yang mempertemukan akademisi, peneliti, pembuat kebijakan, dan praktisi dari berbagai disiplin ilmu.



Kegiatan yang diselenggarakan Mega Press Nusantara tersebut diikuti sekitar 500 peserta secara luring dan 1.500 peserta secara daring. Acara mendapat dukungan resmi dari Perpustakaan Nasional RI, Ikatan Penerbit Indonesia (IKAPI), Kementerian Pemuda dan Olahraga RI, serta FKM UI.

Buku karya Muhammad Ja'far Hasibuan, mahasiswa Semester I Program Studi Magister Gizi Kesehatan Masyarakat Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Sumatera Utara (FKM USU) dengan NIM 257032012, diresmikan atas nama Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo melalui perwakilan pimpinan Polri. 

"Peluncuran ini menjadi bukti bahwa keterbatasan sosial dan ekonomi tidak menjadi penghalang untuk menghasilkan karya ilmiah yang memenuhi standar akademik dan berkontribusi bagi pengembangan ilmu pengetahuan," ungkap Muhammad Ja'far Hasibuan

Dalam buku tersebut, Ja'far mengangkat perjalanan hidupnya sebagai anak yatim yang berasal dari desa terpencil di Kabupaten Padang Lawas Utara, Sumatera Utara. Ia merantau hanya dengan bekal Rp70.000 dan membiayai pendidikan melalui usaha berjualan roti sambil menempuh kuliah.

Berbagai keterbatasan akses informasi, sumber daya, dan tantangan sosial-ekonomi justru menjadi pijakan dalam melakukan riset lapangan, pengujian laboratorium, uji coba di masyarakat, hingga melahirkan inovasi Biofar SS, yang formulanya tetap dirahasiakan.

Menurut Ja'far, kepercayaan negara melalui Program Beasiswa Kapolri menjadi amanah yang mendorongnya untuk mengembangkan penelitian yang dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

"Seluruh kompetensi dan wawasan yang saya peroleh selama pendidikan saya arahkan menjadi karya terapan dan inovasi yang teruji secara ilmiah agar dapat diakses oleh masyarakat, khususnya kelompok yang memiliki keterbatasan pelayanan kesehatan. Dukungan pimpinan institusi dan para dosen menjadi landasan metodologis dan etis dalam setiap proses penelitian," ujarnya.

Keunggulan utama buku setebal lebih dari 400 halaman ini terletak pada kemampuannya mengintegrasikan pengalaman hidup penulis dengan berbagai teori ilmiah yang diakui secara internasional. Penyusunannya didukung lebih dari 200 referensi ilmiah lintas disiplin sehingga tidak hanya menjadi buku motivasi, tetapi juga referensi akademik.

"Kerangka teorinya mencakup teori tingkat tinggi (grand range theories) seperti Teori Modal Sosial dan Kapabilitas Manusia, Teori Aksi Terencana, hingga Teori Keadilan Kesehatan dan Determinan Sosial Kesehatan," tambahnya.

Pada tingkat teori menengah (mid-range theories), buku ini mengulas Psikologi Perkembangan, Teori Sistem Ekologi, Post-Traumatic Growth, Resiliensi (Ordinary Magic), Growth Mindset, hingga Consolidated Framework for Implementation Research (CFIR).

Sementara pada aspek manajemen diterapkan Prinsip Pareto 80/20, Matriks Eisenhower, serta metode RACI dan Work Breakdown Structure (WBS) untuk menjelaskan proses pengembangan inovasi secara sistematis.

Melalui pendekatan tersebut, perjalanan hidup penulis dianalisis secara ilmiah sebagai contoh bagaimana keterbatasan dapat diubah menjadi modal pembangunan karakter, inovasi, dan kontribusi sosial.

Acara dibuka Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo, yang diwakili Kepala Lembaga Pendidikan dan Pelatihan Polri, Komjen Pol Drs. R.Z. Panca Putra Simanjuntak, M.Si. Sambutan Kapolri dibacakan oleh Irjen Pol Dr. Andry Wibowo, S.I.K., M.H., M.Si.

Dalam sambutannya disampaikan bahwa karya Muhammad Ja'far Hasibuan membuktikan potensi anak bangsa tidak ditentukan oleh latar belakang ekonomi, melainkan oleh kejujuran, disiplin, ketekunan, serta kepedulian sosial.

Guru Besar FKM UI, Prof. dr. Adang Bachtiar, M.P.H., D.Sc., menilai buku tersebut memiliki nilai akademik tinggi karena berhasil menghubungkan pengalaman hidup autentik dengan teori-teori mutakhir yang relevan dalam bidang kesehatan masyarakat, inovasi, dan kepemimpinan.

Ia bahkan menyebut karya tersebut telah menjadi bahan diskusi di kalangan profesor serta membuka peluang bagi Muhammad Ja'far Hasibuan untuk melanjutkan studi doktoral (S3) di Harvard University.

Sementara itu, Wakil Dekan II Fakultas Psikologi UIN Sunan Gunung Djati Bandung, Dr. Rosleny Marliani, M.Si., CPP, menjelaskan bahwa kisah hidup Ja'far dapat dipahami melalui perspektif psikologi perkembangan, resiliensi, dan aktualisasi diri. Menurutnya, kemiskinan, kehilangan ayah, hingga pengalaman berjualan roti bukan sekadar kesulitan hidup, tetapi menjadi proses pembentukan karakter dan ketangguhan.

Guru Besar FKM USU, Prof. Dr. Ir. Zulhaida Lubis, M.Kes., menyebut karya tersebut sebagai kebanggaan keluarga, almamater, sekaligus bangsa karena menunjukkan bahwa kerja keras, integritas, dan doa mampu melahirkan kontribusi nyata bagi ilmu pengetahuan.

Apresiasi juga datang dari Kementerian Pemuda dan Olahraga RI melalui perwakilan resminya, Dr. Ir. Hendro Wicaksono, M.Sc.Eng., yang menetapkan Muhammad Ja'far Hasibuan sebagai Ikon Pemuda Terdaftar Resmi Kemenpora RI.

Selain itu, Perpustakaan Nasional RI menetapkan buku tersebut sebagai salah satu koleksi referensi nasional. Rangkaian kegiatan ditutup dengan diskusi ilmiah, penyerahan buku, dan penandatanganan dokumen referensi.

Melalui pendekatan multidisiplin yang memadukan pengalaman empiris dengan teori ilmiah, buku "Penemu Biofar SS: Anak Desa dari 70 Ribu Mendunia" diharapkan menjadi rujukan bagi akademisi, peneliti, praktisi, dan pembuat kebijakan, sekaligus menunjukkan bahwa keterbatasan bukanlah penghalang untuk melahirkan inovasi yang memberi manfaat bagi masyarakat dan perkembangan ilmu pengetahuan. (Megy)


​Penuh Haru dan Kekeluargaan, Polresta Cirebon Gelar Upacara Penyerahan Jabatan dan Pelepasan AKBP Eko Munarianto


​Polresta Cirebon menggelar Upacara Penyerahan Jabatan dan Pelepasan Wakapolresta Cirebon AKBP Eko Munarianto, S.I.K., M.H. Acara resmi yang diselimuti suasana hangat, penuh kekeluargaan, dan kebersamaan tersebut dipusatkan di halaman lapangan apel Mapolresta Cirebon, Jalan Raden Dewi Sartika Nomor 1, Sumber, Kabupaten Cirebon, pada Rabu pagi, 29 Juli 2026, mulai pukul 08.00 WIB.

​Upacara penyerahan jabatan tersebut dipimpin langsung oleh Kapolresta Cirebon Kombes Pol. Imara Utama, S.H., S.I.K., M.H., yang bertindak sebagai Inspektur Upacara. Jalannya upacara dikomandoi oleh Kapolsek Gebang AKP Wawan Hermawan, S.H., sebagai Komandan Upacara serta Kabag SDM Polresta Cirebon Kompol Nani Kusmayati, S.H., M.H., sebagai Perwira Upacara.

Barisan peserta upacara terdiri dari peleton Pejabat Utama (PJU), Kapolsek jajaran, gabungan staf, Polwan, Satpolair, Dalmas, Satlantas, Satreskrim, Satintelkam, Satresnarkoba, ASN, hingga Pengurus Cabang Bhayangkari Kota Cirebon.
​Prosesi ini dilaksanakan berdasarkan Surat Telegram Kapolri Nomor: ST/1341/VI/KEP/2026 tanggal 25 Juni 2026 tentang Pemberhentian dari dan Pengangkatan dalam Jabatan di Lingkungan Polri. 

Rangkaian acara diawali dengan penyerahan jabatan secara formal dan dilanjutkan dengan acara tradisi pelepasan. Momen pelepasan ini menjadi wujud penghormatan serta ungkapan apresiasi setinggi-tingginya dari keluarga besar Polresta Cirebon atas dedikasi, loyalitas, dan pengabdian luar biasa yang telah ditunjukkan AKBP Eko Munarianto selama mengemban amanah sebagai Wakapolresta Cirebon.

​Kapolresta Cirebon Kombes Pol. Imara Utama S.H., S.I.K., M.H., menegaskan bahwa pergeseran dan rotasi jabatan merupakan hal yang lumrah dalam rangka penyegaran organisasi dan pembinaan karir di tubuh Polri. Ia juga menyampaikan rasa terima kasih mendalam atas sinergi dan pendampingan yang telah diberikan oleh AKBP Eko Munarianto dalam mengawal kondusivitas wilayah Kabupaten Cirebon. 

"Penyerahan jabatan dan pelepasan ini adalah bentuk apresiasi dan rasa hormat kami atas kinerja serta dedikasi luar biasa yang telah didharmabaktikan oleh AKBP Eko Munarianto selama bertugas di Polresta Cirebon. Kebersamaan yang terjalin menjadi cerminan soliditas internal kita, dan kami mendoakan agar beliau senantiasa diberikan kelancaran, kesuksesan, serta keberkahan di tempat penugasan yang baru," ujarnya.

​Segenap Personel Polresta Cirebon dan Pengurus Cabang Bhayangkari Kota Cirebon turut melepaskan AKBP Eko Munarianto dengan doa dan harapan terbaik agar senantiasa diberikan kesehatan, kekuatan, dan kesuksesan dalam mengemban amanah baru demi memberikan pengabdian terbaik kepada masyarakat, bangsa, dan negara. Seluruh rangkaian upacara penyerahan jabatan dan acara pelepasan tersebut berlangsung dengan sangat lancar, khidmat, aman, dan tertib.

Rapat Anggota Primkopasindo Lapas Pasir Pangarayan Bahas Agenda Kemajuan Koperasi




Pasir Pengaraian - Primer Koperasi Pemasyarakatan Indonesia (Primkopasindo) Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIB Pasir Pangarayan menggelar rapat anggota yang membahas agenda terkait perkembangan dan kemajuan koperasi pada Rabu (29/07/2026).



Kegiatan dilaksanakan di lingkungan Lapas Pasir Pangarayan dan dihadiri oleh seluruh anggota koperasi.
Rapat dipimpin oleh Ketua Primkopasindo Lapas Pasir Pangarayan, Assaufi Mubarokh, yang memandu jalannya pembahasan agenda rapat. Dalam kesempatan tersebut, para anggota berdiskusi mengenai berbagai hal yang berkaitan dengan pelaksanaan dan pengembangan koperasi ke depan.

Kepala Lapas Kelas IIB Pasir Pangarayan, Efendi Parlindungan Purba, turut memberikan sambutan. Dalam arahannya, Kalapas menyampaikan harapan agar koperasi dapat terus dikelola secara baik sesuai dengan ketentuan yang berlaku serta memberikan manfaat bagi seluruh anggotanya.

Selain membahas perkembangan koperasi, rapat juga menjadi wadah untuk menyatukan visi dan misi seluruh anggota dalam mendukung pengelolaan Primkopasindo. Melalui diskusi yang berlangsung, setiap anggota diberikan kesempatan untuk menyampaikan masukan dan pandangan terkait agenda yang dibahas.

Kegiatan berlangsung dengan tertib dan penuh kebersamaan. Seluruh anggota mengikuti jalannya rapat hingga selesai sebagai bentuk partisipasi dalam mendukung pelaksanaan program kerja koperasi.

Melalui rapat anggota ini, diharapkan koordinasi dan komunikasi antaranggota Primkopasindo Lapas Pasir Pangarayan dapat terus terjalin dengan baik sehingga setiap agenda koperasi dapat dilaksanakan secara terarah sesuai tujuan organisasi.

***Hobbi Pargaulan***

Selasa, 28 Juli 2026

Buka Musorkablub KONI Majalengka 2026, Kadispora Dorong Sinergi Prestasi dan Jadi Momentum Bangkit Menatap Porprov 2026.


​MAJALENGKA ,
Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Kadispora) Kabupaten Majalengka secara resmi membuka Musyawarah Olahraga Kabupaten Luar Biasa (Musorkablub) KONI Kabupaten Majalengka Periode 2026–2030 yang berlangsung di Gedung Nyi Rambut Kasih, Senin (27/7/2026).
​Mengusung tema "Kompak Bersinergis Meraih Prestasi Demi Majalengka Langkung Sae", kegiatan ini digelar untuk menentukan kepemimpinan baru KONI Majalengka sekaligus menyusun langkah strategis pembinaan olahraga daerah.

​Dalam sambutannya, Kadispora Uju Gustawan menyampaikan permohonan maaf atas ketidakhadiran Bupati Majalengka yang di saat bersamaan harus menjalankan tugas kementerian di Jakarta bersama Bappeda, DK2UKM dan Inspektorat. Meski demikian, pemerintah daerah menegaskan komitmen penuh terhadap kemajuan dunia olahraga di Majalengka.

​Kadispora memberikan apresiasi tinggi kepada Tim Caretaker KONI Jawa Barat atas respons cepat dalam memfasilitasi gelaran Musorkablub ini, serta memberikan dukungan kepada calon Ketua KONI Majalengka yang akan maju dan siap memimpin dan membangun olahraga daerah.

​Menghadapi Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) mendatang yang akan digelar di Tiga Kabupaten (Bogor, Bekasi, dan Depok), Kadispora mengingatkan pentingnya kesiapan kontingen. Majalengka sendiri. Kadispora juga menyoroti peluang peningkatkan raihan medali dengan semangat kebersamaan dan ketua yang baru.


​Terkait efisiensi anggaran, Kadispora menjelaskan adanya penyesuaian dana untuk olahraga sebesar Rp2,55 miliar. Walau mengalami penurunan, alokasi anggaran diharapkan tetap optimal.

"Dengan Musorkablub KONI Majalengka 2026 diharapan ketua terpilih dapat membawa olahraga Majalengka semakin tangguh, berprestasi, dan Langkung Sae,' ungkap Kadispora.

Dengan waktu persiapan Porprov 2026 yang tersisa kurang lebih 120 hari, Kadispora meminta kepengurusan KONI Majalengka terpilih untuk langsung bergerak cepat tanpa menunda waktu.


Sementara Ketua Caretaker dari KONI Jawa Barat, Dwi Putro Aris Wibowo, menegaskan bahwa pelaksanaan Musorkablub ini merupakan wujud kebersamaan dan tekad bulat seluruh insan olahraga di Majalengka untuk menyelamatkan serta membenahi tata kelola organisasi.

​Dalam sambutannya, Dwi Putro menekankan bahwa langkah yang diambil oleh KONI Jawa Barat dalam memfasilitasi Musorkablub ini senantiasa berpatokan pada Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) organisasi.

​"Musorkablub ini bukan sekadar rutinitas organisasi, melainkan langkah konkret untuk membenahi KONI Majalengka di tengah dinamika yang ada. Fokus utama kita adalah menyongsong Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Barat 2026 yang akan digelar pada bulan November mendatang," ujar Dwi Putro.

Selama sepekan KONI Jabar membantu KONI Majalengka dengan difasilitasi Dispora Majalengka untuk mengadakan Musyawarah Olahraga Kabupaten Luar Biasa (Musorkablub) KONI Kabupaten Majalengka Periode 2026–2030.


Dalam Musorkablub KONI Majalengka 2026 hanya ada satu calon yang mengikuti pemilihan KONI periode 2026 - 2030. Dari 43 Cabang Olahraga (Cabor) yang hadir saat pemilihan 40 Cabor.

Muara Karangsong Mengalami pendangkalan Nelayan Dan Pemilik Kapal Desak Pemda Segera Normalisasi



Indramayu, Sergaptarget, com 
Ratusan nelayan Karangsong bersama pemilik kapal yang tergabung dalam Gerakan Nelayan Pantura (GNP) dan KPL Mina Sumitra menggelar aksi solidaritas di Muara Karangsong, Kabupaten Indramayu, Senin (27/7/2026).

 Nelayan dan pemilik Kapal mendesak pemerintah daerah segera melakukan normalisasi muara serta membangun kembali breakwater yang rusak agar tidak terjadi pendangkalan lagi dan aktivitas nelayan kembali lancar.

Seperti yang dikatakan Kajidin selaku ketua GNP  pendangkalan di alur Muara Karangsong semakin parah, terutama saat musim angin timur. menyebabkan kapal-kapal berukuran besar kesulitan keluar masuk pelabuhan, bahkan pernah  ada yang harus tertahan selama beberapa hari. Salah satunya KM Gajah Samudera yang  terjebak di luar muara selama tiga hari.

"Apabila tuntutan kami tidak mendapat respons dari pemerintah daerah kami akan  menggelar aksi lanjutan  melakukan konvoi ke Jakarta untuk menyampaikan aspirasi langsung kepada pemerintah pusat," ujar Kajidin, Senin (27/7/2026).

Sementara , Ketua KPL Mina Sumitra, Suwarto, mengatakan pihaknya  telah berupaya mengatasi pendangkalan melalui pengerukan secara mandiri. Namun, sedimentasi terus meningkat sejak breakwater rusak sehingga pasir  mudah masuk ke alur pelayaran.

KPL Mina Sumitra juga sudah mengajukan bantuan kepada Dinas Kelautan dan Perikanan (Diskanla) Kabupaten Indramayu. Dan satu unit kapal keruk telah didatangkan, namun upaya tersebut belum mampu mengatasi  pendangkalan yang terus berulang.

Suwarto menilai solusi jangka panjang tidak cukup hanya dengan pengerukan,tapi pemerintah pusat harus membangun kembali breakwater yang rusak, dan meninggikan konstruksinya, serta memperpanjangnya hingga sekitar satu kilometer agar sedimentasi dapat ditekan dan alur pelayaran tetap aman.

Sementara biaya pengerukan yang selama ini ditanggung melalui iuran para nelayan dengan cara menjual hasil tangkapan di TPI Karangsong," kata Suwarto.

Namun, seiring meningkatnya biaya operasional di tengah menurunnya pendapatan membuat upaya tersebut semakin berat dilakukan.

 pendangkalan Muara Karangsong telah berlangsung cukup lama. Meski pemerintah sebelumnya pernah melakukan normalisasi secara bertahap, GNP dan KPL Mina Sumitra menilai penanganan tersebut belum mampu menghentikan sedimentasi yang terus terjadi, sehingga dibutuhkan solusi yang serius.

(Nana. S)