Berita Terkini

Patroli ke Area Tanaman Jagung, Menjadi Agenda Rutin Polsek Wadaslintang beserta Media

Wonosobo, Kami selaku media melaksanakan giat bersama untuk patroli sesuai instruksi kapolsek wadaslintang AKP tajuden S,H,,M,H kepada be...

Postingan Populer

Kamis, 01 Mei 2025

Kapolresta Cirebon Pimpin Pengamanan Keberangkatan Ribuan Buruh Menuju Jakarta Peringati May Day 2025





CIREBON – Peringatan Hari Buruh Internasional atau May Day tahun 2025 diwarnai dengan keberangkatan ribuan buruh dari Kabupaten Cirebon menuju Jakarta untuk mengikuti aksi unjuk rasa nasional. Kepolisian Resor Kota (Polresta) Cirebon mengerahkan ratusan personel guna mengamankan dan mengawal rombongan buruh dari berbagai serikat pekerja. Kegiatan yang berlangsung sejak Kamis (1/5) dini hari tersebut dipimpin langsung oleh Kapolresta Cirebon, Kombes Pol Sumarni, S.I.K., S.H., M.H.

Sedikitnya 200 personel dikerahkan dalam operasi pengamanan tersebut. Mereka terdiri dari pejabat utama (PJU) Polresta, para Kapolsek, perwira pengendali (Padal), personel fungsi operasional, hingga personel Polwan. Kekuatan pengamanan dibagi ke dalam satuan tugas pengawalan demi mendukung kelancaran perjalanan, personel pengamanan disebar di setiap kendaraan dan sepanjang jalur yang dilewati. Personel lainnya disiagakan di Mapolresta Cirebon untuk mengantisipasi potensi gangguan keamanan.

"Kami menjamin keamanan dan keselamatan rekan-rekan buruh dalam perjalanan mereka menuju Jakarta. Pengawalan ini bukan hanya bentuk pelayanan, tetapi juga sebagai wujud penghormatan atas hak menyampaikan aspirasi secara damai dan tertib," ujar Kombes Pol Sumarni kepada awak media.

Berdasarkan data Polresta Cirebon, terdapat tujuh serikat pekerja dari berbagai sektor yang diberangkatkan dalam rombongan terpisah dengan pengawalan ketat. Total jumlah peserta aksi dari wilayah Cirebon mencapai lebih dari 1.500 orang.

Berikut rincian pengamanan dan pengawalan dari masing-masing serikat:

1. SBDI KASBI Cirebon
Sebanyak 82 buruh diberangkatkan pukul 02.10 WIB dari PT Longrich Indonesia menggunakan satu bus dan satu elf. Pengamanan dipimpin AKP Mulyadi (Kapolsek Pabedilan) bersama 13 personel.

2. DPC FSB GARTEKS Cirebon Raya
Mengawali keberangkatan pukul 00.05 WIB, 189 orang dari serikat ini diberangkatkan dengan tiga bus. Padal: AKP I Putu Ika Prabawa Kartima (Kasat Reskrim), bersama 16 personel.

3. DPC SPN Kabupaten Cirebon
Dengan kekuatan massa sebanyak 229 orang, rombongan ini berangkat pukul 02.30 WIB dari Masjid Aljabar Plumbon dengan empat bus. Padal: Kompol Acep Anda (Kabag Ren), 19 personel.

4. SP BISS PT Longrich Indonesia
Rombongan terbesar dengan estimasi 350 peserta diberangkatkan pukul 04.30 WIB menggunakan tujuh bus. Padal: Kompol Sutarja (Kabag Ops), 20 personel.

5. SP TSK SPSI
Keberangkatan dilakukan bertahap mulai 30 April pukul 24.00 WIB hingga 1 Mei pukul 04.45 WIB. Total peserta 300 orang dengan enam bus. Padal: Kompol Endang Sujana (Kasat Samapta), 18 personel.

6. FSPMI Cirebon Raya
Berangkat pukul 05.30 WIB dari Sekretariat KC FSPMI di Desa Kejuden, rombongan ini terdiri dari 150 orang dengan dua bus. Padal: Kompol Akmadi (Kasat Polair), 11 personel.

7. LEM SPSI Cirebon Raya
Sebanyak 240 orang diberangkatkan pukul 05.30 WIB dari GT Plumbon menggunakan empat bus dan dua unit Hiace. Padal: Kompol Edi Baryana (Kasat Binmas), 19 personel.

Polresta Cirebon juga menyiapkan dukungan logistik berupa makanan dan minuman yang dibagikan kepada peserta aksi di dalam kendaraan. Selain itu, petugas juga mengawasi rute yang dilalui guna memastikan tidak ada hambatan lalu lintas maupun gangguan keamanan.

Kapolresta Sumarni menegaskan bahwa pengamanan bukan semata menjaga ketertiban, tetapi juga sebagai upaya membangun hubungan kemitraan yang konstruktif antara aparat dan kelompok buruh.

"Alhamdulillah, hingga keberangkatan terakhir seluruh rangkaian kegiatan berjalan aman dan kondusif," pungkasnya. ((BABIL))

Polresta Cirebon Gelar Apel Siaga Jelang May Day 2025, Tegaskan Kesiapan dan Komitmen Humanis





Cirebon – Dalam rangka memperingati Hari Buruh Internasional (May Day) yang jatuh pada 1 Mei, Polresta Cirebon menggelar Apel Siaga di halaman Markas Komando Polresta Cirebon. Kegiatan tersebut dipimpin oleh Wakapolresta Cirebon, AKBP Imara Utama, S.H., S.I.K., M.H., dan dihadiri oleh seluruh pejabat utama (PJU), para Kapolsek jajaran, perwira staf, personel kepolisian, serta ASN Polresta Cirebon.

Apel siaga ini merupakan bagian dari instruksi nasional Kepolisian Negara Republik Indonesia dalam rangka menjamin keamanan dan ketertiban pada peringatan May Day 2025, meskipun pusat kegiatan buruh tahun ini dipusatkan di Jakarta dengan dua titik utama yakni di kawasan Gedung DPR RI dan Monas.

Dalam arahannya, AKBP Imara Utama menekankan pentingnya kesiapsiagaan seluruh jajaran dalam mengantisipasi dinamika situasi di wilayah hukum Polresta Cirebon. Ia menyampaikan bahwa siaga bukan sekadar formalitas, melainkan bentuk tanggung jawab kolektif dalam menjaga stabilitas keamanan.

"Namanya siaga, rekan-rekan harus standby. Apabila dibutuhkan, bisa segera berkumpul di tempat ini. Ini perintah langsung pimpinan dan bagian dari tugas pokok kita sebagai aparat keamanan," ujarnya tegas.

Personel yang telah mendapatkan penempatan khusus, seperti di pintu-pintu tol dan jalur arteri, diarahkan untuk segera bergeser ke titik pengamanan masing-masing. Wakapolresta juga mengingatkan agar seluruh anggota melaksanakan tugas dengan penuh semangat, dedikasi, dan keikhlasan, serta menghindari tindakan yang dapat memperkeruh suasana.

 "Jangan menimbulkan hal-hal yang tidak perlu, tunjukkan bahwa kita profesional, disiplin, dan humanis," tambahnya.

Apel ini tidak hanya menjadi sarana pengecekan kekuatan personel, tetapi juga sebagai momentum konsolidasi  serta integritas dalam pelaksanaan tugas. Dalam pengamanan Hari Buruh, pendekatan humanis dan persuasif menjadi kunci utama agar masyarakat tetap merasa aman dan nyaman.

Kapolresta Cirebon, Kombes Pol Sumarni, S.I.K., S.H., M.H., melalui arahannya yang disampaikan terpisah, menegaskan komitmen Polresta Cirebon untuk menjaga situasi kondusif di wilayahnya, seraya mengapresiasi kesiapan seluruh jajaran dalam menjalankan pengamanan May Day.

"Kita ingin memastikan bahwa masyarakat Cirebon merasa aman di tengah momen nasional ini. Tetap kedepankan pendekatan yang humanis dan hindari arogansi dalam bertugas," ujarnya.

Dengan pengamanan yang terkoordinasi dan penuh tanggung jawab, Polresta Cirebon berharap peringatan Hari Buruh 2025 dapat berlangsung aman, tertib, dan damai di seluruh wilayah. ((BABIL))

Kapolresta Cirebon Pimpin Pengamanan Aksi R2 R3 Kabupaten Cirebon





Kapolresta Cirebon, Kombes Pol Sumarni, S.I.K, S.H, M.H, memimpin langsung pengamanan aksi unjuk rasa R2 R3 Kabupaten Cirebon di DPRD Kabupaten Cirebon dan Kantor Bupati Cirebon Kec. Sumber,Kabupaten Cirebon, Rabu (30/4/2025).

Kapolresta Cirebon, Kombes Pol Sumarni, S.I.K, S.H, M.H, mengatakan, sebanyak 246 Personel gabungan Polresta Cirebon, Polsek jajaran, Kodim 0620/Kabupaten Cirebon, dan Satpol PP Kab. Cirebon, dikerahkan untuk mengamankan aksi unjuk rasa tersebut. Pihaknya menegaskan komitmen aparat kepolisian untuk menjaga keamanan dan ketertiban selama aksi unjuk rasa.

"Kami bersama-sama dengan unsur TNI dan Sat Pol PP siap mengamankan aksi unjuk rasa tersebut dengan tetap mengedepankan pendekatan dialogis untuk mencegah terjadinya gesekan yang tidak diinginkan," ujarnya.

Ia menambahkan koordinasi ratusan personel gabungan yang dikerahkan berhasil memastikan jalannya aksi unjuk rasa berlangsung secara damai. Petugas juga memantau perkembangan situasi untuk memastikan keamanan dan ketertiban tetap terjaga selama aksi berlangsung.

"Kami berterima kasih kepada seluruh peserta aksi unjuk rasa yang telah menyampaikan aspirasinya dengan tertib dan damai, berjalan dengan tertib dan aman serta TIDAK TERJADI TINDAKAN KEKERASAN YANG DILAKUKAN OLEH SEMUA PIHAK," tambahnya. ((BABIL))

Polresta Cirebon Ungkap Kasus  Pencurian dengan Kekerasan di Kecamatan Sedong





Polresta Cirebon berhasil mengungkap kasus pencurian dengan kekerasan yang terjadi di Kecamatan Sedong, Kabupaten Cirebon. Petugas mengamankan pelaku berinisial AN (27) warga Kecamatan Lemahabang, Kabupaten Cirebon.

Kapolresta Cirebon, Kombes Pol Sumarni, S.I.K, S.H, M.H, mengatakan, peristiwa tersebut terjadi pada Selasa (29/4/2025) sekira pukul 20.30 WIB. Dalam peristiwa tersebut pelakunya berjumlah dua orang, dan seorang pelaku lainnya masih dalam pengejaran petugas.

"Peristiwa bermula saat pelaku mengendarai sepada motor matic berhenti di depan warung yang selanjutnya salah satu pelaku turun dari motor, dan langsung menghampiri korban yang sedang memegang HP," ujarnya, Rabu (30/4/2025).

Ia mengatakan, saat itu korban tengah berkumpul beserta temanya, dan pelaku berpura- pura menanyakan arah menuju Sindang laut. Namun, pelaku langsung  merebut HP yang sedang dipegang korban dengan cara menariknya dengan paksa.

Menurutnya, selanjutnya pelaku yang merebut HP korban didorong oleh saksi sehingga terjatuh, sedangkan palaku lainya melarikan diri. Selanjutnya salah satu pelaku yang terjatuh diamankan oleh warga kemudian dibawa ke Kantor Desa Kertawangun Kec. Sedong Kab. Cirebon.

"Di dalam kantong celana pelaku  dtemukan Kunci pas 16, kunci pas 10, Kunci pas 8, dan obeng yang di modifikasi menyerupai kunci motor yang juga diamankan sebagai barang bukti. Kemudian patroli polsek sedong datang sehingga palaku dan barang bukti  dibawa untuk pemeriksaan lebih lanjut," katanya.  

Atas perbuatannya, pelaku dijerat Pasal 365 KUHP, dan diancam hukuman maksimal sembilan tahun penjara. ((BABIL))

Penutupan Jembatan Ujungbatu,Bupati Minta Penguatan Jembatan Gantung Lubuk Dan Buatkan Rakit Penyebrangan



Rokan Hulu- Pasca dikeluarkannya Himbauan dan pemberitahuan terkait penutupan Jembatan Ujung Batu, Bupati Kabupaten Rokan Hulu (Rohul) Anton ST, MM membenarkan hal tesebut.

Bupati Menyebutkan bahwa sebelumnya Dinas Perhubungan dan PUPR Provinsi Riau telah melakukan sosialisasi kepada Dinas Perhubungan dan PUPR Rohul di Kecamatan Ujung Batu, terkait akan adanya perbaikan dan penutupan jembatan tersebut.

Atas hal ini, Anton Bupati Rohul juga telah melakukan koordinasi kepada Dinas PUPR Provinsi Riau yang mana hari ini atau besok pihak Provinsi akan mendatangkan atau memobilisasi seluruh peratan ke lapangan.

Kemudian, berdasarkan surat yang telah dilayangkan sebelumnya terkait jalan alternatif yang ada di Lubuk tidak dapat dilewati Roda 4 melainkan hanya roda 2, Anton juga telah melakukan pemanggilan langsung terhadap Kadis PUPR Rohul untuk menanyakan alasan tidak dapat dilaluinya jembatan gantung tersebut dengan kendaraan roda 4. Kerana salah satu jalan alternatif terdekat hanya jembatan gantung tersebut.

Dari hasil informasi yang disampaikan Kadis PUPR Rohul ternyata alasan jembatan gantung tidak dapat dilalui roda 4 dikarenakan jembatan tersebut kurang penguatan, oleh karena itu Bupati meminta kepada Kadis PUPR Rohul untuk segera melakukan penguatan tersebut supaya Jembatan gantung ini bisa dilalui kendaraan roda 4.
Selain dari pada itu, Bupati juga meminta Kadis PUPR Rohul untuk segera membuat Rakit Penyebrangan yang digunakan untuk jalan alternatif bagi Roda Dua terkhusus untuk mobilisasi Anak sekolah.

Bupati Rohul Anton, ST, MM juga berharap kepada seluruh masyarakat agar dapat bersabar dengan adanya penutupan jembatan tersebut, serta dirinya meminta kepada seluruh masyarakat untuk dapat mematuhi aturan yang telah ditetapkan 
***Hobbi Pargaulan***

Rabu, 30 April 2025

Sosialisasi Pembentukan Koperasi Merah Putih, Bupati Anton Minta Seluruh Desa Bentuk Koperasi Merah Putih



Rokan Hulu - Menindak lanjuti arahan Persiden RI Prabowo Subianto terkait Pembentukan Koperasi Merah Putih tingkat Desa dan Kelurahan, maka Pemerintah Rokan Hulu (Rohul) lakukan sosialisasi Pembentukan Koperasi Desa dan Kelurahan Merah Putih, di Aula Hall Islamic Center Pasir pengaraian, Rabu (30/04/2025).

Sosialisasi ini dipimpin langsung Bupati Rohul Anton, ST,MM, Sekda Rohul M.Zaki,S.STP,M.Si, Asisten 2 H.Ibnu Ulya, serta Kadis Kopnakertran Zulhendri dan Kadis DPMPD Prasetyo.

Hadir Asisten 3 Edi Suherman, Kepala BPKAD El Bizri, Camat dan Kades se Kab.Rokan Hulu.

Kadiskopnakertrans Rohul Zulhendri pada kesempatan ini memberikan pemaparan kepada seluruh yang hadir terkait langkah dalam pembantukan koperasi merah putih.

Dalam paparannya Zulhendri menyamapaikan dimana dalam pembentukan Koperasi Merah Putih ini banyak ketetapan yang harus di perhatikan salah satunya untuk pengurus Koperasi tidak boleh ada berkaitan dengan Perangkat Desa dalam artian baik hubungan darah, kerabat dan sebagainya.

Kemudian, lanjutnya untuk pembentukan nama Koperasi diminta harus sesuai dengan ketentuan seperti di awali dengan nama "Koperasi ditambah Desa atau kelurahan Merahputih dan Nama Desa"

Selanjutnya, Bupati Rohul Anton, ST, MM, menyebutkan bahwa Saat ini koperasi di Rokan Hulu berjumlah 374 koperasi yang aktif hanya 212.

"Saya menyambut baik penambahan koperasi di Rokan Hulu, Apalagi, koperasi yang dibentuk bukan koperasi biasa, melainkan koperasi yang berpijak pada nilai-nilai kebangsaan, gotong royong, dan semangat persatuan dan merupakan salah satu program nasional sesuai dengan Instruksi Presiden Republik Indonesia Nomor : 9 tahun 2025" uajrnya.

Bupati juga mendorong seluruh desa dan kelurahan agar segera menggelar Musyawarah Khusus sebagai wujud demokrasi partisipatif dalam pembentukan koperasi ini. 

"Libatkan semua elemen: RT/RW, tokoh adat, pemuda, perempuan, pelaku UMKM, dan masyarakat luas. Kita ingin koperasi ini menjadi milik bersama, dikelola bersama, dan manfaatnya dirasakan oleh semua" ucapnya.

"Saya juga menginstruksikan kepada OPD terkait, terutama Dinas Koperasi dan UKM, untuk memberikan pendampingan secara maksimal: mulai dari penyusunan AD/ART, legalitas, hingga pelatihan manajemen koperasi dan kewirausahaan" tutup Bupati Anton sambil melayangkan dua buah pantun.
Sebelum kegiatan sosialisasi ditutup, Bupati juga menyampaikan bahwa untuk biaya pembentukan koperasi ini semuanya di tanggung oleh Pemerintah Daerah. Agar proses pembentukan Koperasi Merah Putih ini bisa segera terlaksana sesuai dengan jadwal yang telah di tetapkan 
***Hobbi Pargaulan***

Pertemuan Pemerintah Desa, Pengelola Coffe dan Tokoh Masyarakat Desa Jolontoro Sepakati Keberlanjutan Usaha



Wonosobo – Pemerintah Desa Jolontoro, Kecamatan Sapuran, Wonosobo menggelar pertemuan bersama pengelola tempat hiburan Coffe tokoh masyarakat, serta aparat TNI dan Polri, untuk membahas dinamika yang berkembang terkait keberadaan tempat usaha di wilayah tersebut, Rabu (30/4/2025).

Pertemuan yang dimoderatori langsung oleh Kepala Desa Jolontoro, Mat Ngilmun SE, ini membahas isu-isu yang mencuat di masyarakat, termasuk sejumlah informasi hoaks yang tersebar di media sosial.

Kepala Desa Mat Ngilmun menegaskan bahwa tempat usaha tersebut telah mengantongi izin resmi serta memberikan kontribusi berupa retribusi kepada pemerintah desa dan sebagian masyarakat sekitar. Coffe ini legal dan sudah memberikan kontribusi nyata ke desa," ujarnya.

Mantan Kepala Desa, Khozen S.Ag., turut hadir dan memberikan pandangannya. Ia mengimbau agar tidak ada pihak yang dirugikan, baik dari sisi investor maupun pemerintahan desa. "Silakan usaha ini dilanjutkan, yang penting tetap dalam koridor aturan," tegasnya.

Pengelola Coffe, Eko Adi, menyampaikan bahwa pihaknya telah membuka lapangan kerja bagi warga Desa Jolontoro dan sekitarnya. Ia juga menambahkan bahwa pihaknya telah memasang papan larangan yang jelas di area usaha, seperti larangan membawa senjata tajam, narkoba, dan minuman keras.

Terkait isu penembakan yang beredar di media sosial, dijelaskan bahwa berita tersebut merupakan hoaks. Kejadian sebenarnya adalah aksi Bejo, seorang warga yang dalam kondisi mabuk dan membuat keributan di area Coffe.

Hadir dalam pertemuan ini antara lain perwakilan dari TNI, Polri, dan Sekretaris Kecamatan Sapuran. Dari hasil diskusi bersama, disepakati bahwa usaha Coffe tetap dapat dilanjutkan dengan catatan tetap menjaga keamanan dan ketertiban serta mengikuti aturan yang berlaku.


(M Arifin)

Bupati Anton Pimpin Rakor Pembebasan dan Perlindungan Lahan Pertanian di Rokan Hulu


Rokan Hulu-Rapat koordinasi pembebasan dan perlindungan lahan pertanian dan kondisi sistem irigasi di Kabupaten Rokan Hulu Dipimpin oleh Bupati Rokan Hulu Anton ST, MM yang dilaksanakan di ruang rapat Rumah Dinas Bupati, Rabu (30/04/2025).

Rapat ini diikuti oleh Kepala Dinas Tanaman pangan dan holtikultura Fisman Hendri, S.Hut, Kaban Bappeda Drs. H. Yusmar, M.Si, Kadis Peternakan dan perkebunan CH. Agung Nugroho, Kadis DPKAD Elbizri, Plt. Kadis PUPR H. Zulfikri ST, Plt. Kadis DPMPTSP Munandar, SE, Kabag Hukum Erinaldi, SH, Perwakilan Balai Wilayah Sungai Sumatera (BWSS) III Dirjen Kementerian PUPR, Camat Rambah Samo H. Amri, S.Sos, dan Penyuluh perkebunan, perwakilan Desa desa yang memiliki kawasan sawah yang meliputi air irigasi osaka.




Bupati Rokan Hulu Anton mengatakan salah satu fokus Asta Cita pemerintahan Prabowo-Gibran adalah mendorong kemandirian bangsa melalui swasembada pangan nasional, untuk mendukung program tersebut, dirinya menyebutkan bahwa pemerintah daerah akan berupaya agar produksi pangan tetap terjaga dan meningkat.

Anton menyebutkan Saat ini banyak lahan pertanian yang sudah di alih fungsikan menjadi perkebunan kelapa sawit oleh karena itu untuk Menekan alih fungsi sawah di kab. Rokan Hulu Anton menegaskan kepada Dinas DPMPTSP, Camat maupun Pihak Desa agar tidak lagi mengeluarkan surat Izin perubahan fungsi lahan, dan IPPT dari lahan sawah ke fungsi yang lain.

"Kita akan melakukan Pendataan luasan sawah per orang perdesa, jadi kami berharap dari pihak desa bisa mendata berapa luas lahan salah di wilayah nya masing masing dan menyampaikan ke dinas pertanian melalui Camat" ungkapnya. 

Selesai pendataan nantinya, Anton mengatakan jumlah penyuluh pertanian akan disesuaikan dengan jumlah luas sawah yang ada, dan Bupati Anton berharap penyuluh pertanian dapat proaktif melakukan pembinaan terhadap petani. 

" Jika nanti kita membuat irigasi di atas, maka harus ada pengaturan penggunaan air aliran irigasi untuk sawah, bisa memakai buka tutup aliran irigasi atau mengatur masa tanam, nah, ini yang mengatur atau melakukan pembinaan adalah penyuluh pertanian" ujar nya. 

Kemudian terkait Irigasi, Anton akan menugaskan Dinas PUPR dapat mengusahakan Pengelolaan dan perawatan Jaringan irigasi Osaka oleh BWSS III di kecamatan Rambah Samo kabupaten Rokan Hulu yang saat ini dibawah kewenangan Provinsi Riau bisa dialihkan ke daerah, agar pengaliran air ke sawah petani tidak terkendala. 

"Tidak bisa kita pungkiri, untuk membuat sawah faktor utama yang sangat penting itu adalah air, oleh karena itu, nanti dinas PUPR bisa berkoordinasi dengan provinsi dan pusat terkait pengelolaan irigasi agar bisa di kelola oleh pemerintah daerah" pungkasnya.

Anton berharap dengan dukungan semua pihak dan support dari OPD terkait serta sosialisasi aktif kepada petani, Para petani padi di Rokan Hulu bisa memiliki penghasilan setara seperti petani sawit.

"Tentunya kita semua harus berusaha semaksimal mungkin agar swasembada Pangan di Rokan Hulu bisa terwujud terutama dalam mendukung program Asta cita pemerintah Pusat, kita buat terobosan atau konsep nya dulu, agar sawah memiliki penghasilan sama dengan petani sawit" tutupnya 
***Hobbi Pargaulan***

Selasa, 29 April 2025

Sebagai Pemimpin, Kuwu Agung Memiliki Jiwa Pemimpin Yang Diharapkan Warga Desa Waru Kawung




Cirebon, SERGAP TARGET - Kuwu Agung dari Desa Waru Kawung, Kecamatan Depok, Cirebon, dikenal sebagai pemimpin yang peduli dan dekat dengan warganya. Dengan tindakan seperti mengantar warganya yang sakit ke rumah sakit, Kuwu Agung menunjukkan komitmennya untuk membantu dan melayani masyarakat.

Sebagai pemimpin, Kuwu Agung  memiliki beberapa karakteristik, seperti
Peduli Memiliki kepedulian yang tinggi terhadap kebutuhan dan kesejahteraan warganya.

Responsif Cepat tanggap dan responsif terhadap kebutuhan dan masalah warganya.
Dekat dengan masyarakat 


Memiliki hubungan yang baik dan dekat dengan warganya, sehingga dapat memahami kebutuhan dan aspirasi mereka.

Dengan kepemimpinan seperti ini, Kuwu Agung dapat membantu meningkatkan kualitas hidup dan kesejahteraan masyarakat Desa Waru Kawung.


Kemajuan dalam pembangunan di Desa Waru Kawung, Kecamatan Depok, Cirebon, dapat terlihat dari berbagai aspek, seperti
Infrastruktur Pembangunan infrastruktur yang baik, seperti jalan, jembatan, dan fasilitas umum lainnya.

Ekonomi Peningkatan ekonomi masyarakat melalui program-program pembangunan yang tepat sasaran.

Sosial Peningkatan kualitas hidup masyarakat melalui program-program sosial, seperti pendidikan, kesehatan, dan lain-lain.

Dengan kepemimpinan Kuwu Agung, Desa Waru Kawung mungkin telah mengalami perubahan yang signifikan dan positif dalam berbagai aspek pembangunan. Ini dapat membantu meningkatkan kualitas hidup masyarakat dan membuat desa menjadi lebih maju dan sejahtera. ((H. BABIL)) 

Hadiri Apel Karhutla Nasional 2025, Bupati Rohul Himbau Hindari Buka Lahan Dengan Membakar


Pekan Baru -Pemerintah pusat melalui Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) sebagai bentuk keseriusan menggelar Apel kesiapsiagaan penanggulangan bencana kebakaran hutan dan lahan (karhutla) Nasional tahun 2025 di Lanud Roesmin Nurjadin Pekanbaru, Selasa (29/04/2025). 

Apel Karhutla ini dipimpin langsung Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Menkopolkam) Budi Gunawan didampingi Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni dan Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Suharyanto.

Turut hadir Gubernur Riau H. Abdul Wahid, Bupati Rokan Hulu Anton, ST, MM bersama Bupati dan Walikota se Provinsi Riau.
Dan dari Rokan Hulu sendiri tampak mendampingi Bupati, Hadir Sekda Rohul Muhammad Zaki, S.STP, M.Si, Kasatpol PP Rohul Gorneng, S.Sos, M.Si, Serta Kalaksa BPBD Rohul H. Ridarmanto.

Selanjutnya, Dalam arahan Menkopolkam menyampaikan pesan Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto terkait dengan karhutla, dimana Presiden tidak ingin kebakaran lahan ini kembali menjadi isu nasional. 

"Presiden memberikan perhatian sangat besar terhadap isu kebakaran hutan. Karena dampaknya bukan hanya pada lingkungan dan kesehatan, tapi juga pada aspek politik kawasan, bahkan bisa memicu komplain atau gugatan dari negara-negara tetangga," ujar Budi Gunawan.

Budi Gunawan mengatakan sebagai bentuk keseriusan, Presiden Prabowo telah membentuk Satuan Tugas (satgas) Penanganan Karhutla sejak 13 Maret 2025, yang dikoordinasikan oleh Kepala BNPB bersama Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan, Panglima TNI, serta Kapolri. 

Satgas ini bertujuan mempercepat, menguatkan, dan mengkoordinasikan upaya pencegahan serta penanganan karhutla secara nasional.

"Semua kekuatan, baik pemerintah pusat, daerah, TNI-Polri, kementerian-lembaga, dunia usaha, dan masyarakat harus bersatu dalam satu komando untuk menekan kebakaran hutan hingga titik minimal, bahkan zero fire," ujarnya.

Budi Gunawan juga meminta para gubernur, Bupati, dan Wali Kota yang wilayahnya rawan karhutla untuk segera menyiapkan seluruh sumber daya, memperkuat koordinasi dengan BNPB dan kementerian terkait, serta mewajibkan perusahaan di sektor kehutanan, perkebunan, dan pertambangan untuk aktif dalam upaya pencegahan.



"Pemerintah tidak akan ragu untuk menegakkan hukum kepada siapa pun yang lalai atau sengaja menyebabkan kebakaran," ucapnya. 

Menkopolkam juga memberi apresiasi kepada masyarakat, relawan, mahasiswa, Pramuka, kelompok tani, dan seluruh elemen yang telah ikut membantu pemerintah dalam pencegahan dan penanganan karhutla. 

"Kita semua punya peran. Mitigasi dan pencegahan harus dilakukan sedini mungkin," kata Budi Gunawan.

Usai pelaksanaan apel, Menkopolkam didampingi Menteri Kehutanan dan Kepala BNPB meninjau langsung Pasukan dan seluruh peralatan yang telah dipersiapkan sebagai upaya langkah cepat jika terjadinya Kebakaran Hutan dan Lahan khususnya di Wilayah Provinsi Riau.

Ditempat yang sama, Bupati Rohul Anton, ST, MM usai pelaksanaan apel kepada Media Center Rohul menyebutkan bahwa di Rohul sendiri juga akan digelar apel Karhutla dan Apel Gabungan Kesiapsiagaan Karhutla bersama Kapolda Riau di Kecamatan Bonai Darussalam.



"Kita juga akan segera menggelar apel karhutla dimana untuk mencek secara langsung dan menyeluruh terhadap peralatan yang dimiliki daerah kita guna untuk kesiapsiagaan kita dalam menghadapi jika terjadinya Kebakaran di Rohul" ujarnya.

Anton juga berpesan kepada seluruh masyarakat agar tidak melakukan pembakan jika membuka lahan, serta mengajak untuk senatiasa saling menjaga hutan dan lahan yang ada agar tidak terjadinya kebaakaran yang efeknya dapat merugikan terutama kesehatan diri
***Hobbi Pargaulan***