Berita Terkini

Pemkab Indramayu Siapkan Program Desa Cantik Untuk Sukseskan Sensus Ekonomi 2026

Indranayu,  Sergaptarget.com Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Indramayu menyiapkan program Desa Cinta Statistik (Cantik) untuk meny...

Postingan Populer

Sabtu, 31 Mei 2025

"Waspadai Curanmor", Ini Selipan Pesan Babinsa Pucang Sawit Saat Komsos Dengan Security Hotel Kusuma Kartika Sari

Surakarta - Babinsa Kelurahan Pucangsawit, Koramil 04/Jebres Kodim 0735/Surakarta Serda Tarto melaksanakan Komunikasi Sosial (Komsos) bersama dengan Security Hotel Kusuma Kartika Sari di Jl. Ir. Sutami No.63, Pucangsawit, Kecamatan Jebres, Sabtu (31/05/2025).

Ditegaskan Serda Tarto tujuan pelaksanaan komsos ini dirinya mengajak Security agar selalu meningkatkan keamanan dan ketertiban serta waspada dengan kendaraan yang keluar masuk Hotel jangan sampai terjadi Pencurian Kendaraan bermotor ( Curanmor ).

"Selain itu kami juga menghimbau kepada Pengunjung Hotel untuk dapat membuang sampah pada tempat nya demi tercipta nya Lingkungan Hotel bebas dari Sampah."imbuhnya .

"Dan Apabila ada permasalahan di lingkungan Hotel supaya segera menghubungi dan berkoordinasi dengan Babinsa."tutupnya.

Sementara itu Bapak Rohmad selaku chip Scurity mengucapkan terimakasih atas kehadiran pak Babinsa yang rutin menyambangi kami,semoga kami dapat melaksanakan apa yang telah disampaikan oleh pak Babinsa,agar lingkungan tetap aman.

Penulis : Arda 72

Wujud Rasa Empati, Babinsa Kepatihan Wetan Anjangsana Jenguk Warganya Yang Sakit

Surakarta - Babinsa Kelurahan Kepatihan Wetan Koramil 04/Jebres Kodim 0735/Surakarta Sertu Budiono menunjukkan kepeduliannya dengan menjenguk warga binaannya yakni Bapak Ilham yang saat ini sedang sakit struck di rumahnya di RT. 02/1 Kel. Kepatihan Wetan Kecamatan Jebres, Sabtu (31/05/2025).

"Saya sengaja menjenguk Bapak Ilham untuk memberikan semangat dan dukungan moril kepadanya, agar senantiasa tabah dan semangat untuk kesembuhannya," terang Sertu Budiono.

"Karena tentunya sebagai Babinsa, kami harus senantiasa peduli dan perhatian terhadap warga binaan," jelasnya.

Dalam kesempatan tersebut, Sertu Budiono juga menyampaikan do'a agar yang bersangkutan lekas diberikan kesembuhan dan kesehatan, serta berpesan kepada keluarganya untuk sabar dalam merawat Bp. Ilham dengan sebaik-baiknya.

Sementara itu pihak keluarga yaitu Ibu Sutarmi selaku istri dari Bp. Ilham menyampaikan ucapan terima kasih kepada Babinsa Sertu Budiono atas perhatian dan kepeduliannya untuk menjenguk bapak yang sedang sakit.

Penulis : Arda 72

Polda Jabar Kerahkan Tim K9 Bantu Pencarian Korban Longsor di Gunung Kuda, Cirebon








Cirebon, 31 Mei 2025 — Tim K9 dari Kepolisian Daerah Jawa Barat dikerahkan untuk membantu proses pencarian korban dalam peristiwa longsor yang terjadi di kawasan Gunung Kuda, Kabupaten Cirebon. Longsor tersebut menyebabkan sejumlah warga diduga tertimbun material tanah, dan hingga kini proses evakuasi masih terus dilakukan oleh tim gabungan.

Kapolresta Cirebon, Kombes Pol. Sumarni, S.I.K., S.H., M.H., mengatakan bahwa anjing pelacak dikerahkan untuk menyisir area-area yang diduga menjadi titik lokasi korban tertimbun. Menurutnya, kondisi medan yang tertutup dan sulit dijangkau membuat peran Unit K9 menjadi sangat krusial.

"Sejak pagi, Unit K9 mulai melakukan penyisiran di area-area yang telah dipetakan sebagai zona rawan," ujar Kombes Pol. Sumarni di lokasi, Sabtu (31/5).

Sebanyak tiga ekor anjing pelacak bersama tiga pemandu dan dua instruktur diturunkan langsung ke lokasi untuk membantu tim SAR yang terdiri dari personel Basarnas, TNI, Polri, dan relawan. Proses evakuasi juga dibantu dengan satu unit alat berat excavator.

Kombes Pol. Sumarni menegaskan bahwa pengerahan Unit K9 ini merupakan bentuk atensi langsung dari Kapolda Jawa Barat, yang sejak malam sebelumnya telah berada di lokasi bencana.

"Dengan kondisi reruntuhan yang tidak menentu, keberadaan K9 sangat penting. Anjing pelacak ini mampu mengidentifikasi keberadaan jenazah dengan radius penciuman hingga 10 meter. Ini sangat membantu dalam mempercepat proses pencarian," jelasnya.

Ia juga menambahkan bahwa seluruh elemen yang terlibat dalam operasi kemanusiaan ini bekerja tanpa kenal lelah demi menemukan para korban yang masih tertimbun. Diharapkan, kehadiran K9 dapat mempercepat proses pencarian dan memberikan kejelasan bagi keluarga korban.

Pencarian dan evakuasi akan terus dilakukan hingga seluruh area longsor dipastikan aman dan bebas dari korban tertimbun.((Babil))

Polsek Bonai Darussalam Cek TKP Pungli, Rubuhkan 2 Pondok dan Bongkar 1 Portal



Rokan Hulu - Viral di sosial media terkait video pungli yang terjadi di Jln KM 267 / 268 Dusun Betung Desa Sontang Kec. Bonai Darussalam, Polres Rohul telusuri fakta dan cek TKP.

Dilansir dari Akun Instagram @inforohul sempat meviralkan sebuah vidio pungli pada Jum'at tanggal 30 Mei 2025 dengan Link https://www.instagram.com/reel/DKRqrZruGwC/?igsh=ZWMzdDY4b2R2aDJh.

Kapolres Rokan Hulu AKBP Emil Eka Putra,S.I.K, M.Si memerintahkan Kapolsek Bonai Darussalam IPTU Romi Yendri,S.H,M.H untuk pengecekan fakta dan cek TKP.

Dalam hal ini, Kapolsek Bonai Darussalam IPTU Romi Yendri, S.H., M.H didampingi ⁠Kanit Provos Polsek Bonai Darussalam AIPDA Azzamri Darni, KA SPK III Polsek Bonai Darussalam BRIPKA RANO SINURAT, Bhabibkamtibmas Desa Kasang Mungkal BRIPTU EIKIN SEMBIRING, dan BA Unit Reskrim Polsek Bonai Darussalam BRIPDA FERRY ANGERY.⁠

Setelah dilakukan cek TKP, Kapolsek dan tim tidak menemukan seorangpun di lokasi yang di Duga melakukan Pungli di Vidio Viral tersebut. Namun, Kapolsek IPTU Romi menemukan 1 (Satu) buah Portal yang terbuat dari kayu dan di beri pemberat dari Pasir serta 2 (Dua) Buah Pondok dari Kayu beratapkan Terpal Warna Biru.

Kapolsek dan tim membongkar 1 (Satu) Buah Portal yang berada di TKP, serta Merubuhkan 2 (Dua) Buah Pondok yang berada di TKP.

"Kita akan terus melakukan penyelidikan lebih lanjut. Dan kalau benar-benar nanti ditemukan adanya pelaku pungli tersebut, kita akan tindak tegas, tangkap dan proses secara hukum" Kata Kapolsek Bonai Darussalam IPTU Romi Yendri, S.H,M.H 

Sementara itu Kapolres Rokan Hulu AKBP Emil Eka Putra, S.I.K, M.Si menegaskan bahwa "Saya sudah memerintahkan Kasat reskrim dan tim untuk melakukan penyelidikan terkait rumor divideo viral tersebut, kami mohon doa dan dukungan masyarakat agar kami bisa mengungkap dugaan pungli yang terjadi di Sontang, Bonai Darussalam" Tegas Kapolres Rokan Hulu, AKBP Emil Eka Putra.

***Hobbi Pargaulan***

Jumat, 30 Mei 2025

Bupati Rohul Anton,ST,MM Ucapakan Selamat Kepada Bupati Lahat Nakhodai Apkasi 2025-2030


Manado – Musyawarah Nasional (Munas) ke-VI Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia (Apkasi) resmi digelar pada Jumat (30/5/2025) di Lantai 6 Hotel Sentra, Minahasa Utara, Manado. 

Acara ini dibuka langsung oleh Kepala Staf Kepresidenan, Letjen TNI (Purn) AM Putranto, yang secara simbolis memukul Tetengkoren atau Pentongan, disambut serentak oleh seluruh kepala daerah kabupaten se-Indonesia yang hadir.

Bupati Rokan Hulu (Rohul), Anton, ST, MM turut hadir dalam forum nasional tersebut. Ia didampingi oleh Sekretaris Daerah Rohul Muhammad Zaki, S.STP, M.Si, Kabag Tata Pemerintahan Adi Irawan, S.STP, serta Kabag Administrasi Wilayah Muhammad Pranovandi, S.STP.

Dalam Munas VI Apkasi ini, forum secara aklamasi memilih Bupati Lahat, Bursah Zarnubi sebagai Ketua Umum Apkasi periode 2025–2030. Sementara itu, Bupati Minahasa Utara didapuk sebagai Sekretaris Apkasi untuk periode yang sama.

Bupati Anton menyampaikan ucapan selamat atas terpilihnya Bupati Lahat sebagai Ketua Apkasi yang baru. Ia berharap kepemimpinan yang baru ini mampu memperkuat peran Apkasi sebagai wadah yang mengayomi serta menjembatani kebutuhan dan aspirasi seluruh pemerintah kabupaten di Indonesia.

"Selamat kepada Bupati Lahat atas amanah yang diberikan. Semoga Apkasi di bawah kepemimpinan beliau mampu menjadi jembatan aspirasi dan kerja sama antar daerah, khususnya dalam memperjuangkan kepentingan kabupaten di tingkat nasional," ujar Bupati Anton.

Munas Apkasi ke-VI ini menjadi momentum penting bagi seluruh kepala daerah kabupaten untuk memperkuat kolaborasi dan menyusun langkah strategis dalam menghadapi tantangan pembangunan daerah di masa mendatang. 
***Hobbi Pargaulan***

Lapas Pasir Pangaraian Deklarasikan Komitmen Berantas Narkoba dan Penyalahgunaan Handphone


Pasir Pangaraian - Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Pasir Pangarayan menegaskan komitmennya dalam memberantas peredaran narkoba dan penyalahgunaan handphone di dalam lingkungan Lapas. Hal ini sejalan dengan arahan Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan Bapak Agus Andrianto, Direktur Jenderal Pemasyarakatan Bapak Mashudi, serta Kepala Kantor Wilayah Ditjenpas Riau Bapak Maizar.

Kalapas Pasir Pangarayan, Efendi Parlindungan Purba, menyatakan bahwa pihaknya terus melakukan berbagai pembenahan dan langkah konkret untuk menjaga keamanan dan ketertiban di lingkungan Lapas. Salah satunya dengan melaksanakan razia secara rutin di blok hunian guna mencegah masuknya barang-barang terlarang, terutama narkoba dan handphone yang sering disalahgunakan untuk tindak penipuan online.

Dan selain razia rutin, Lapas Pasir Pangarayan juga lakukan tes urine secara acak kepada Warga Binaan dan juga petugas Lapas. Dan hasil selama pelaksanaan tes urine secara acak adalah Negatif dari penyalahgunaan narkoba.

"Kami berkomitmen penuh menjalankan arahan pimpinan dalam rangka pemberantasan narkoba dan penyalahgunaan handphone. Ini adalah bentuk tanggung jawab kami dalam menciptakan lingkungan pemasyarakatan yang bersih dan aman," ujar Efendi Jum'at (30/5/2025).

Lebih lanjut, Kalapas Efendi juga mengajak masyarakat untuk turut serta mendukung program ini dengan cara menggunakan media sosial secara bijak, menghindari akun-akun yang terindikasi melakukan penipuan, serta segera melaporkan apabila ditemukan pelanggaran.

"Kami mengajak masyarakat untuk bijak bermedia sosial, tidak menerima ajakan berteman orang yg tidak di kenal, tergiur bujuk rayu di media sosial, memberikan informasi pribadi di media sosial, dan tidak memenuhi permintaan uang dan tawaran yg menggiurkan melalui media sosial, agar tidak menjadi korban penipuan online.Mari sama-sama kita dukung pemberantasan Narkoba dan Penipuan online ini" tambahnya.

Dengan langkah-langkah yang konsisten dan sinergi bersama masyarakat, Lapas Pasir Pangarayan optimis dapat menciptakan lingkungan yang bebas dari narkoba dan praktik penipuan berbasis teknologi.

Perlu diketahui, Lapas Pasir Pangarayan sendiri telah melakukan Deklarasi Komitmen dalam rangka pemberantasan Narkoba dan Penyalahgunaan Handphone.

"Sekali lagi kami sampaikan, akan menindak tegas segala bentuk penyalahgunaan Halinar".Tutup Kalapas

***Hobbi Pargaulan***

Polresta Cirebon Kawal Penyerahan Jenazah Korban Longsor Gunung Kuda ke Rumah Duka









Cirebon — Suasana duka menyelimuti Kabupaten Cirebon, Jawa Barat, pasca tragedi longsor yang terjadi di kawasan Gunung Kuda, Kecamatan Dukupuntang. Dalam rangka memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat dan sebagai bentuk empati terhadap korban, Polresta Cirebon turut berperan aktif dalam penanganan bencana tersebut, khususnya dalam proses penyerahan dan pengawalan jenazah ke rumah duka masing-masing.

Kegiatan ini dilaksanakan pada Jumat (30/05/2025), dengan pelepasan jenazah dari RSUD Arjawinangun dan Rumah Sakit Sumber Hurip. Prosesi ini disaksikan dan dihadiri langsung oleh Kabid Dokkes Polda Jabar Kombes Pol. dr. Nariyana, M.Kes., QHIA beserta tim DVI, Kapolresta Cirebon Kombes Pol. Sumarni,,  S.I.K., S.H., M.H., Dirut RSUD, Kasat Lantas Kompol Mangku Anom Sutresno, S.H., S.I.K., M.H., Kasat Intelkam, Kapolsek jajaran dan Pers Koramilĺ, serta sejumlah pejabat dan petugas lainnya, termasuk keluarga korban yang turut mendampingi.

Dengan penuh kehormatan, jenazah yang telah melalui proses identifikasi, pemeriksaan post mortem dan ante mortem, serta pembersihan dan pengkafanan, secara resmi diserahkan kepada keluarga. Penyerahan disertai dokumen resmi berupa surat kematian. Selanjutnya, jenazah dikawal oleh personel Polantas, Samapta, dan jajaran Kapolsek menuju rumah duka masing-masing.

Pengawalan dilakukan menggunakan kendaraan patroli guna memastikan perjalanan berlangsung aman, lancar, serta bebas dari gangguan. Proses ini menunjukkan kesungguhan Polresta Cirebon dalam memberikan kenyamanan bagi keluarga yang tengah berduka.

Tangis haru dan kesedihan tak terelakkan mewarnai prosesi ini. Keluarga korban terlihat begitu terpukul atas kepergian orang-orang tercinta. Di tengah suasana duka, kehadiran aparat kepolisian menjadi sumber dukungan moral, sekaligus wujud kehadiran negara dalam memberikan perlindungan dan pelayanan kepada masyarakat.

Di sela prosesi penyerahan jenazah, Kapolresta Cirebon Kombes Pol. Sumarni, S.I.K., S.H., M.H. menyampaikan belasungkawa yang mendalam kepada keluarga korban. Dalam pernyataannya, beliau menegaskan bahwa Polresta Cirebon akan terus hadir dan siap membantu masyarakat, terutama dalam situasi darurat dan musibah seperti ini.

"Kami turut berduka cita sedalam-dalamnya atas musibah yang terjadi. Kehadiran kami hari ini adalah bentuk empati dan komitmen Polri untuk selalu ada di tengah masyarakat, terutama dalam situasi sulit. Kami ingin memastikan jenazah para korban kembali ke keluarganya dengan aman, tertib, dan penuh penghormatan," ujar Kombes Pol. Sumarni.

Kapolresta Cirebon juga mengapresiasi kerja keras seluruh tim gabungan, mulai dari tim DVI, tenaga medis, hingga personel kepolisian yang telah bersinergi dalam proses evakuasi, identifikasi, hingga pengantaran jenazah ke rumah duka.

"Kami berharap keluarga yang ditinggalkan diberi ketabahan dan kekuatan. Semoga ini menjadi momentum bagi kita semua untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi bencana di sekitar kita," tambahnya.

Polresta Cirebon tidak hanya menjalankan tugas formal, tetapi juga menunjukkan kepedulian yang tulus terhadap korban bencana dan keluarganya. Bantuan yang diberikan mulai dari pengurusan administrasi hingga pengawalan terakhir, menjadi bukti nyata bahwa polisi hadir bukan sekadar penegak hukum, tetapi juga pelindung dan pengayom masyarakat.

Kegiatan ini menjadi cerminan nilai kemanusiaan yang tinggi dan patut diapresiasi. Semoga para korban mendapat tempat terbaik di sisi Tuhan Yang Maha Esa, dan keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan serta ketabahan dalam menghadapi cobaan ini.

Tragedi ini sekaligus menjadi pengingat pentingnya kewaspadaan dan kesiapsiagaan kita semua dalam menghadapi bencana alam yang bisa datang kapan saja. Polresta Cirebon telah menunjukkan bahwa dalam setiap musibah, kepedulian dan kehadiran nyata dari aparat negara sangat berarti bagi masyarakat yang terdampak.((Babil))

Edarkan OKT, Polresta Cirebon Amankan IRT di Rumahnya










Petugas Polresta Cirebon mengamankan seorang ibu rumah tangga (IRT) berinisial SS (33) yang terbukti mengedarkan obat keras terbatas (OKT) tanpa izin resmi. Pelaku diamankan di rumahnya yang berada di Kecamatan Suranenggala, Kabupaten Cirebon, pada Kamis (29/3/2025) kira-kira pukul 19.30 WIB.

Kapolresta Cirebon, Kombes Pol Sumarni, S.I.K, S.H, M.H, mengatakan, sejumlah barang bukti juga turut diamankan dari tangan SS. Diantaranya, 1.700 butit Trihex, 1.085 butir Tramadol, uang tunai Rp 40 ribu yang diduga hasil penjualan OKT, handphone, dan toples plastik.

"Saat ini, kami masih melakukan pemeriksaan lebih lanjut terhadap pelaku. Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, SS dijerat Pasal 435 Juncto Pasal 138 UU RI Nomor 17 tahun 2023 tentang Kesehatan dan diancam hukuman maksimal 12 tahun penjara," katanya, Jumat (30/5/2025).

Pihaknya memastikan, jajaran Polresta Cirebon tidak akan berhenti memberantas kasus peredaran gelap dan penyalahgunaan narkoba maupun obat-obatan terlarang lainnya termasuk OKT di wilayah Kabupaten Cirebon.

"Kami juga meminta peran aktif masyarakat Kabupaten Cirebon untuk segera melaporkan tindak kejahatan yang mengganggu situasi kamtibmas. Dipastikan setiap laporan yang diterima akan ditindaklanjuti secepatnya," pungkasnya. ((Babil))

Polresta Cirebon Identifikasi korban longsor Gunung Kuda












Polresta Cirebon lakukan identifikasi sejumlah korban setelah bantu evakuasi Korban Longsor di Gunung Kuda

Cirebon,  – Jajaran Kepolisian Resor Kota (Polresta) Cirebon bergerak cepat dalam menangani identifikasi korban longsor tambang galian C di Ginung Kuda, Desa Cipanas, Kecamatan Dukupuntang, Kabupaten Cirebon, Jawa Barat. Jumat (30/05/ 2025).

Dipimpin langsung oleh Kapolresta Cirebon, Kombes Pol. Sumarni, S.I.K., S.H., M.H., dengan didampingi Kabid Dokkes Polda Jabar, Tim DVI Polda Jabar serta tim Nakes RSUD Arjawinangun, para PJU Polresta Cirebon melakukan proses identifikasi, post mortem dan ante mortem dilakukan terhadap 14 korban meninggal dunia

Sedangkan evakuasi korban melibatkan personel gabungan Polresta Cirebon, Brimob,  unsur TNI, BPBD, Pemerintah Daerah, Dinas ESDM, Basarnas, PMI, Tagana, Puskesmas, dan relawan masyarakat setempat.

Hingga saat ini, berdasarkan laporan sementara, tercatat 14 orang meninggal dunia dan 8 orang lainnya mengalami luka-luka. Para korban luka telah dibawa ke rumah sakit terdekat untuk mendapat penanganan medis.

Tim gabungan terus bekerja keras mengevakuasi korban dari area terdampak sekaligus mengamankan lokasi agar tetap kondusif dan mencegah potensi bencana susulan. Proses evakuasi dihentikan sementara pada pukul 18.00 WIB dan akan dilanjutkan esok pagi.

Polresta Cirebon juga mengimbau masyarakat agar tetap waspada dan mematuhi arahan petugas demi keselamatan bersama.

"Kami turut berduka cita sedalam-dalamnya atas musibah ini. Semoga keluarga korban diberi ketabahan. Kami pastikan seluruh upaya evakuasi dan penyelamatan dilakukan secara optimal," ucap Kapolresta.

Selain itu, Kapolresta menegaskan pentingnya evaluasi terhadap standar keselamatan kerja di kawasan pertambangan. Ia berharap kejadian serupa tidak terulang di masa mendatang.

"Musibah ini menjadi pengingat bagi kita semua bahwa keselamatan harus menjadi prioritas utama, terutama dalam aktivitas berisiko tinggi seperti pertambangan," pungkasnya.((Babil))

Desa Lobener Lor Jadi Tuan Rumah Sosialisasi Pembangunan Pipa Transmisi Air Baku PDAM

INDRAMAYU, Sergaptarget.com - Pemerintah Desa Lobener Lor, Kecamatan Jatibarang, menjadi tuan rumah dalam kegiatan sosialisasi pembangunan sarana dan prasarana jaringan pipa transmisi air baku untuk PDAM, Rabu (28/5/2025). Acara yang digelar di halaman Kantor Desa ini dihadiri oleh unsur Muspika se-Kecamatan Jatibarang dan berbagai elemen masyarakat.

Kegiatan ini bertujuan memberikan pemahaman kepada masyarakat mengenai proyek pembangunan pipa transmisi, serta melibatkan warga dalam proses perencanaan dan pelaksanaannya. Dengan pendekatan partisipatif, diharapkan proyek ini berjalan lancar dan sesuai dengan kebutuhan masyarakat lokal.


Kepala Desa Lobener Lor, Mahpudin, SH, dalam keterangannya menyebut bahwa pembangunan jaringan pipa ini sangat penting untuk menunjang distribusi air bersih dari sumber air baku yang berada di wilayah desa mereka.

"Air bersih adalah kebutuhan mendesak bagi warga. Kami menyambut baik pembangunan ini karena manfaatnya akan langsung dirasakan masyarakat. Namun, kami juga menekankan pentingnya tanggung jawab terhadap dampak proyek, seperti kerusakan jalan akibat alat berat dan bangunan semi permanen yang terkena dampak," ujar Mahpudin.

Ia menambahkan bahwa warga sebelumnya telah menyampaikan aspirasi agar jalan-jalan yang terdampak pembangunan diperbaiki, serta agar ada bentuk kompensasi untuk pembongkaran bangunan di bantaran sungai. Usulan ini, menurut Mahpudin, telah ditanggapi oleh pihak BBWS (Balai Besar Wilayah Sungai).

"Sudah disepakati juga bahwa pipa yang dipasang akan berukuran besar agar aliran air bersih dari sungai tetap lancar," tambahnya.


Sementara itu, Camat Jatibarang, Rury Firmansyah, menegaskan pentingnya sosialisasi seperti ini untuk mencegah miskomunikasi antara masyarakat dan pelaksana proyek.

"Air baku untuk PDAM ini akan melewati wilayah-wilayah padat penduduk. Maka perlu sosialisasi agar semua pihak tahu hak dan kewajibannya. Secara teknis, pemasangan pipa akan berada di bawah jalan tanggul yang sebagian lahannya merupakan milik BBWS dan saat ini sudah digunakan masyarakat untuk membangun," jelas Rury.


Pemerintah Desa Lobener Lor menyampaikan apresiasi atas proyek pembangunan ini, namun juga berharap ada perhatian khusus terhadap dampak sosial dan lingkungan yang mungkin timbul.

"Kami ingin pembangunan ini membawa manfaat sebesar-besarnya untuk masyarakat, tanpa mengorbankan hak-hak warga. Maka sinergi antara pemerintah, pelaksana proyek, dan masyarakat harus terus terjaga," pungkas mahpudi. 

Menurut Camat Jatibarang Rury Firmansyah, juga dimintai keterangan oleh awak media SPJ Menyatakan"air baku PDAM, tentunya ini harus tersosialisasikan kepada masyarakat. supaya tidak ada miskomunikasi antara masyarakat dengan pelaksanaan kegiatan. Wah kurang tahu secara teknis tanya-tanya nanti. Disepakati bahwa nanti Pipa itu ada di bawah jalan, di bawah jalan dari tanggul.Karena memang tanggul juga memang yang ada bangunan-bangunan milik masyarakat yang berdiri di tanah BBM. '' Tegas Rury.( Asep Yana.S)