Berita Terkini

Sidang Pembacaan Tuntutan Kasus Pembunuhan Sekeluarga Di Paoman Ditunda Hingga Pekan Depan

Indramayu, Sergaptarget.com Sidang pembacaan tuntutan terhadap Priyo Bagus Setiawan, terdakwa kasus pembunuhan di Kelurahan Paoman,  Indrama...

Postingan Populer

Senin, 16 Juni 2025

Sambut HUT Bhayangkara ke-79, Kodim 0735/Surakarta Ikuti Kegiatan Donor Darah

Surakarta - Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun Bhayangkara ke-79, Kodim 0735/Surakarta menunjukkan dukungan nyata terhadap kepedulian sosial dengan berpartisipasi aktif dalam kegiatan donor.

Pelaksanaan kegiatan donor darah merupakan rangkaian kegiatan Bakti Kesehatan yang digelar Oleh Rumah Sakit Bhayangkara Surakarta dalam rangka memperingati Hari Bhayangkara ke-79 Tahun 2025, bertempat di Halaman Rumah Sakit Bhayangkara tingkat II Kota Surakarta Jl. Adi Sucipto no 2, Kelurahan Manahan, Kecamatan Banjarsari, Senin (16/06/2025).

Puluhan personel dari jajaran Kodim 0735/Surakarta secara sukarela mengikuti kegiatan kemanusiaan ini sebagai bentuk sinergi antara TNI dan Polri serta wujud kepedulian terhadap masyarakat yang membutuhkan bantuan darah.

Dandim 0735/Surakarta Letkol inf Fictor J. Situmorang S.I.P., M.I.P. melalui Pasipers Lettu Inf Yance menyampaikan apresiasinya terhadap Polresta Surakarta dan menegaskan pentingnya semangat gotong-royong dalam melayani masyarakat.

"Donor darah ini bukan hanya tentang memberikan setetes darah, tetapi juga menyampaikan pesan kemanusiaan dan solidaritas."tuturnya.

"Kami dari Kodim 0735/Surakarta mendukung penuh kegiatan ini sebagai bentuk sinergitas dan rasa tanggung jawab terhadap sesama, "ujarnya.

"Donor darah ini diharapkan dapat membantu ketersediaan stok darah di wilayah Kota Surakarta serta menjadi bentuk nyata kepedulian TNI dan Polri terhadap masyarakat yang membutuhkan."pungkasnya.

Penulis : Arda 72

Pesta Laut Nadran di Desa Eretan Wetan: Ritual Tradisional yang Penuh Makna bagi Nelayan Tahun 2025

Indramayu, Sergaptarget.com – Ribuan warga Desa Eretan Wetan, Kecamatan Kandanghaur, Kabupaten Indramayu, merayakan tradisi tahunan "Larung" atau Maron, pada Minggu, 15 Juni 2025. Acara yang dipenuhi nuansa budaya lokal ini, melibatkan para nelayan yang melepaskan kepala kerbau beserta miniature kapal ke tengah laut sebagai simbol penghormatan kepada laut dan permohonan berkah.

Menurut Rasdianto, Ketua Koperasi Pelabuhan Laut (KPL) Misaya Mina Eretan Wetan, acara ini adalah bagian dari tradisi Nadran, sebuah pesta laut yang diadakan setiap dua tahun sekali. "Kenapa kepala kerbau? Kerbau dianggap sebagai simbol kekuatan, seperti halnya nelayan yang harus tahan terhadap hujan, badai, dan segala tantangan di tengah laut," ujar Rasdianto saat diwawancarai media.



Ritual Nadran ini, menurutnya, merupakan warisan budaya yang terus dilestarikan oleh generasi nelayan setempat. Selain sebagai bentuk ungkapan syukur kepada Tuhan atas limpahan rezeki, acara ini juga menjadi momen untuk mempererat tali persaudaraan di antara para nelayan. Kegiatan tersebut diisi dengan seni budaya lokal, doa, dan acara keagamaan yang turut mewarnai semangat kebersamaan.

Setelah kepala kerbau tersebut dilarung ke laut, proses ini dilakukan dengan cara menenggelamkan kepala kerbau di kedalaman laut sekitar 30 hingga 60 meter. "Ini adalah simbol bahwa meskipun kita tidak menanam ikan di laut, namun hasil laut tetap berlimpah untuk mendukung perekonomian kita," jelas Rasdianto.

Kepala Desa Eretan Wetan, H. Edi, menambahkan bahwa pesta laut Nadran ini juga menjadi bentuk rasa syukur atas segala berkah yang diberikan oleh Allah SWT kepada para nelayan. "Kegiatan ini bukan hanya untuk merayakan hasil tangkapan laut, tetapi juga sebagai ungkapan syukur kita atas segala nikmat yang diberikan," ujar Edi.

Di penghujung acara, sebagai wujud spiritualitas, para nelayan akan berkumpul untuk mengikuti kegiatan "Nelayan Bersholawat," sebuah acara keagamaan yang akan diadakan di KPL Misaya Mina Eretan Kulon.



Selain itu, Kepala Desa Eretan Wetan berharap agar para nelayan yang berdagang ikan di Tempat Pelelangan Ikan (TPI) dapat lebih solid dan bekerja sama. "Mari kita saling mendukung untuk kemajuan daerah, agar pasar di TPI Misaya Mina Eretan Wetan tetap berkembang dan memberikan manfaat bagi semua," harapnya.

Pesta Laut Nadran ini tak hanya menjadi sebuah tradisi, tetapi juga menjadi bukti kuatnya ikatan komunitas nelayan dengan alam, budaya, dan agama. Semoga acara ini terus berlangsung sebagai warisan yang penuh makna bagi generasi mendatang. ( Asep Yana.S )

Polres Wonosobo Salurkan 500 Paket Sembako dalam Rangka HUT Bhayangkara ke-79



WONOSOBO – Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun Bhayangkara ke-79, Polres Wonosobo melaksanakan kegiatan sosial berupa pembagian bantuan sembako kepada masyarakat kurang mampu, Senin, 16 Juni 2025. Sebanyak 500 paket sembako disalurkan secara serentak sebagai wujud kepedulian dan kedekatan Polri dengan masyarakat.



Sebanyak 100 paket dibagikan langsung oleh jajaran Polres Wonosobo di Pasar Induk Wonosobo, menyasar para kuli panggul dan buruh gendong. Pembagian ini dipimpin oleh Kapolres Wonosobo, AKBP M. Kasim Akbar Bantilan, S.I.K., M.M., bersama personel Polres dan sejumlah elemen masyarakat, termasuk perguruan bela diri Kera Sakti, Pagar Nusa, PSHT 16, dan PSHT 17.



"Kami ingin kegiatan ini menjadi cerminan semangat gotong royong dan sinergi antara Polri dan masyarakat," ujar Kapolres.

Sementara itu, 400 paket sembako lainnya disalurkan melalui 14 Polsek dan Pos Polisi jajaran di wilayah hukum Polres Wonosobo. Penyaluran dilakukan dengan metode door to door maupun melalui titik kumpul yang telah ditentukan, dengan sasaran utama warga kurang mampu.

Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian HUT Bhayangkara ke-79 yang mengusung tema "Polri Untuk Masyarakat", sekaligus menjadi momentum mempererat hubungan emosional antara kepolisian dan warga.

Melalui kegiatan ini, Polres Wonosobo berharap kehadiran Polri semakin dirasakan manfaatnya oleh masyarakat, tidak hanya dalam aspek keamanan, tetapi juga dalam kegiatan sosial yang menyentuh langsung kebutuhan dasar warga.

(Yudhi)

Tanamkan Kedisiplinan, Danramil Banjarsari Latihkan PBB Kepada Siswa-siswi SMP N 23 Srakarta

Surakarta - Danramil 02/ Banjarsari Kodim 0735/Surakarta Kapten Inf Mulyono bersama dengan Batiwanwil dan Babinsa Kelurahan Banyuanyar melaksanakan kegiatan pembekalan disiplin kepada siswa-siswi SMP N 23 Surakarta Jl.Adi Sumarmo Banyuanyar, Kecamatan Banjarsari, Senin (16/06/2025).

Dalam kegiatan tersebut, Danramil menanamkan pentingnya disiplin bagi siswa agar lebih fokus dalam belajar serta menghindari kenakalan remaja, termasuk penyalahgunaan narkoba.

"Hal ini dilakukan agar para pelajar lebih disiplin, memiliki karakter yang baik, dan terhindar dari hal-hal negatif seperti kenakalan remaja serta penyalahgunaan narkoba."ujar Danramil.

Selain memberikan motivasi, Danramil bersama anggota juga langsung melatih para siswa dalam materi Peraturan Baris-Berbaris (PBB). 

"Latihan ini bertujuan untuk menanamkan rasa tanggung jawab, ketertiban, dan kedisiplinan sejak dini."tegas Danramil.

Sementara itu Kepala SMP Negeri 23 Surakarta,Ibu Sri Rahayu,S.Pd., M.Pd mengucapkan terima kasih atas pembekalan disiplin yang diberikan. Ini sangat bermanfaat bagi anak didiknya.

"Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan para siswa semakin termotivasi untuk belajar dengan disiplin dan siap menghadapi tantangan di masa depan."tutupnya.

Penulis : Arda 72

Minggu, 15 Juni 2025

Dari Pelanggaran Menuju Perubahan: Pesantren Kilat ABH Polresta Cirebon Angkatan Ke-4 Resmi Dimulai






CIREBON – Kepolisian Resor Kota (Polresta) Cirebon kembali menunjukkan komitmennya dalam membina dan menyelamatkan generasi muda dari pengaruh negatif lingkungan dan kenakalan remaja. Bertempat di Mapolresta Cirebon, Jalan Raden Dewi Sartika No. 1, Kelurahan Tukmudal, Kecamatan Sumber, Kabupaten Cirebon, telah dilaksanakan kegiatan Pembukaan Pesantren Kilat Anak Berhadapan dengan Hukum (ABH) Angkatan Ke-4, pada Senin, 16 Juni 2025 pukul 08.00 WIB.

Kegiatan ini secara resmi dibuka oleh Kapolresta Cirebon, KOMBES POL. SUMARNI, S.I.K., S.H., M.H., dan dihadiri oleh berbagai unsur Forkopimda dan stakeholder terkait, antara lain Wakapolresta Cirebon AKBP Imara Utama, S.H., S.I.K., M.H., Dandim 0620/Kab. Cirebon Letkol Inf. Muhamad Yusron, S.AP., Kasi Barang Bukti Kejaksaan Negeri Santoso, S.H., M.H., perwakilan Wakil Ketua DPRD, Ketua MUI KH. Zamzami Amien, Kadispora Kabupaten Cirebon, Ketua KPAID Hj. Fifih Sopiah, Ketua KNPI Aan Anwarudin, Dai Kamtibmas KH. Arif Suhartono, para Kabag, Kasat, Kapolsek, perwira Polresta Cirebon, anggota Bhabinkamtibmas, serta para orang tua dan wali anak ABH.

Sebanyak 30 peserta ABH akan mengikuti program pesantren kilat selama 10 hari, mulai 16 hingga 26 Juni 2025. Dalam kegiatan ini, mereka akan mendapatkan berbagai materi yang mencakup penguatan spiritual, kesadaran hukum, pendidikan karakter, dan pelatihan ekonomi kreatif. Tujuan dari program ini adalah memberikan pembinaan intensif agar para peserta dapat kembali ke masyarakat sebagai pribadi yang lebih baik dan tidak kembali terjerat permasalahan hukum.

Dalam keterangannya, Kapolresta Cirebon KOMBES POL. SUMARNI menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan wujud nyata perhatian dan kasih sayang negara terhadap anak-anak yang pernah melakukan pelanggaran hukum.

"Pesantren kilat ini adalah tempat kalian berubah. Fokuslah, seriuslah, manfaatkan kesempatan ini untuk memperbaiki diri. Kami tidak hanya mengajarkan hukum, tapi juga membentuk mental spiritual dan memberikan bekal ekonomi agar kalian bisa hidup mandiri," ujarnya.

Ia juga menekankan pentingnya pembinaan yang menyentuh hati, karena perubahan yang sejati berasal dari kesadaran diri.

"Kami ingin adik-adik keluar dari pesantren ini menjadi pribadi yang membanggakan, menjadi generasi emas yang akan melanjutkan tongkat estafet bangsa."

Dalam kesempatan yang sama, Dandim 0620/Kab. Cirebon Letkol Inf. Muhamad Yusron menyatakan bahwa pembinaan terhadap generasi muda tidak bisa lepas dari peran keluarga dan lingkungan.

"Kami dari TNI siap mendukung. Kami akan memberikan materi wawasan kebangsaan dan bela negara, agar anak-anak ini memiliki rasa cinta tanah air dan semangat juang yang positif," katanya.

Kejaksaan Negeri Kabupaten Cirebon, melalui Kasi Barang Bukti Santoso, S.H., M.H.,, turut menyampaikan bahwa anak-anak ABH perlu menyadari bahwa tindakan mereka sebelumnya memiliki konsekuensi hukum.

"Kalian beruntung tidak menjalani proses hukum hingga rutan. Tapi ini jadi pelajaran penting. Kalau mengulangi lagi, tentu akan diproses sesuai hukum. Maka manfaatkan kegiatan ini dengan sebaik-baiknya." ujar Santoso, S.H., M.H.

Kadispora Kabupaten Cirebon mengungkapkan rasa hormat dan apresiasi kepada Kapolresta Cirebon yang telah menginisiasi kegiatan ini sejak lama. Ia menyoroti pentingnya pola pengasuhan dan perhatian dari lingkungan sekitar.

Sementara itu, Ketua KPAID Hj. Fifih Sopiah menyampaikan bahwa orang tua memiliki peran utama dalam mengawasi anak, baik dalam aktivitas sosial maupun penggunaan gawai.

"Pola asuh anak sekarang harus menyesuaikan zaman. Jangan biarkan anak pulang malam tanpa arah, dan awasi betul saat anak bermain gadget." ujarnya.

Ketua KNPI Kabupaten Cirebon Aan Anwarudin menyampaikan bahwa peran pemuda sangat penting dalam mencegah maraknya geng motor dan kenakalan remaja. Bahkan kini beberapa komunitas motor sudah bertransformasi menjadi organisasi kepemudaan yang aktif mendukung kegiatan sosial.

Ketua MUI KH. Zamzami Amien mengingatkan bahwa Cirebon adalah kota wali, kota yang sarat nilai keislaman dan budaya luhur. Ia mengajak anak-anak untuk mengambil pelajaran dari sejarah dan menjadikan masa lalu sebagai motivasi untuk memperbaiki diri.

Dai Kamtibmas KH. Arif Suhartono dalam pesannya mengingatkan bahwa semua manusia pasti pernah melakukan kesalahan, namun yang terbaik adalah yang mau mengakui dan memperbaikinya.

"Jadilah manusia yang lebih baik dari hari kemarin. Jangan ulangi kesalahan, dan jauhi perbuatan yang merugikan diri sendiri maupun orang lain." ucapnya.

Salah satu orang tua peserta, Iin, tak kuasa menahan haru ketika menyampaikan harapannya. Ia adalah ibu dari salah satu anak ABH yang mengikuti program pesantren kilat ini. Dengan mata berkaca-kaca, ia menyampaikan rasa terima kasih dan harapan besarnya kepada Polresta Cirebon.

"Ya harapannya saya sebagai orang tua dari anak saya yang ikut pesantren kilat dari Polresta Cirebon, pasti anak saya bisa lebih baik," ujarnya.

Ia menambahkan bahwa program ini menjadi solusi nyata bagi para orang tua yang selama ini merasa kewalahan dalam mendidik anak-anak mereka yang sempat terjerumus ke dalam pergaulan salah.

"Ini adalah jalan keluar, membantu kita sebagai orang tua yang anaknya bermasalah. Terima kasih untuk Kapolresta dan semua yang terlibat." pungkasnya.

Program Pesantren Kilat ABH ini merupakan bagian dari upaya restoratif justice yang dikembangkan oleh Polresta Cirebon, yang tidak hanya menekankan aspek hukum, tetapi juga pendekatan kemanusiaan dan edukatif. Dengan melibatkan berbagai unsur pemerintah, TNI/Polri, tokoh agama, dan masyarakat, diharapkan para peserta dapat tumbuh menjadi pribadi yang mandiri, bertanggung jawab, dan berkontribusi positif bagi bangsa dan daerah.

Kegiatan ini bukan sekadar program seremonial, melainkan sebuah investasi jangka panjang untuk membangun generasi masa depan yang kuat secara moral, spiritual, dan sosial.

Sat Res Narkoba Polresta Cirebon Ungkap Kasus Peredaran Sabu di Pinggir Jalan Raya Ujung Gebang






Cirebon – Satuan Reserse Narkoba Polresta Cirebon kembali menunjukkan komitmennya dalam memberantas peredaran narkotika di wilayah hukumnya. Pada Jumat, 13 Juni 2025, sekitar pukul 15.30 WIB, petugas berhasil mengungkap kasus tindak pidana penyalahgunaan narkotika jenis sabu dan mengamankan seorang tersangka di pinggir Jalan Raya Desa Ujung Gebang, Kecamatan Susukan, Kabupaten Cirebon.

Tersangka yang diamankan adalah seorang pria berinisial AS alias U (45), warga Desa Cibeber, Kecamatan Sukagumiwang, Kabupaten Indramayu. Ia diketahui berprofesi sebagai wiraswasta.

Dalam penangkapan tersebut, petugas menemukan sejumlah barang bukti, di antaranya 1 (satu) paket sabu dalam plastik klip bening dengan berat netto 0,26 gram, 1 (satu) unit handphone merk Vivo warna cream, Uang tunai sebesar Rp20.000,-, 1 (satu) unit sepeda motor Yamaha Vino warna merah putih tanpa plat nomor, 1 (satu) unit timbangan digital warna hitam, 1 (satu) pack plastik klip bening, dan 1 (satu) buah lakban bening.

Kapolresta Cirebon KOMBES POL. SUMARNI, S.I.K., S.H., M.H., menjelaskan bahwa penangkapan berawal dari informasi masyarakat terkait aktivitas mencurigakan di lokasi kejadian. Setelah dilakukan pengintaian, petugas berhasil mengamankan tersangka beserta barang bukti.

Dari hasil pemeriksaan, tersangka mengakui bahwa sabu tersebut merupakan miliknya dan merupakan sisa yang belum terjual dari pembelian sebelumnya sebanyak 1,5 gram dari seseorang berinisial W alias P yang saat ini berstatus DPO (Daftar Pencarian Orang). Barang tersebut rencananya akan diedarkan, namun belum sempat seluruhnya dijual.

Kini tersangka telah diamankan di Mapolresta Cirebon guna menjalani proses hukum lebih lanjut. Ia dijerat dengan Pasal 114 ayat (1) juncto Pasal 112 ayat (1) Undang-undang Republik Indonesia Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika, dengan ancaman hukuman maksimal 20 tahun penjara.

Kapolresta Cirebon juga mengimbau kepada seluruh masyarakat untuk tidak terlibat dalam penyalahgunaan narkotika dan turut aktif memberikan informasi kepada pihak kepolisian demi menciptakan lingkungan yang bersih dari narkoba.

"Kami meminta peran aktif dari masyarakat Kabupaten Cirebon untuk segera melaporkan apabila melihat atau mengetahui tindak kejahatan melalui layanan Call Center 110 Polresta Cirebon atau hubungi Pelayanan Informasi dan pengaduan Polresta Cirebon di nomor WA 08112497497.

Polresta Cirebon Gelar Patroli Kamtibmas Sekaligus Sambang UMKM





Polresta Cirebon menggelar Patroli Kamtibmas yang dilanjutkan Sambang UMKM, Minggu (15/6/2025). Kegiatan tersebut dipimpin langsung Kapolresta Cirebon KOMBES POL SUMARNI, S.I.K, S.H, M.H, dan diikuti para PJU hingga Kapolsek jajaran Polresta Cirebon.

Adapun rute patroli dimulai dari Aspol Kaliwadas - Jl. R. Dewi Sartika  - Jl. Fatahillah - Weru - Jl. Raya Cirebon Bandung - Gate Tol Plumbon - Gate Tol Kanci - Pangenan - Gebang - Pantai Baro - Gebang - Pangenan - Gate Tol Kanci - Gate Tol Ciperna - Sampiran - Mountoya - Kemantren - Aspol Kaliwadas.

"Dalam kegiatan ini, kami melaksanakan patroli sekaligus memberikan himbauan kamtibmas kepada masyarakat hingga mengingatkan Para Pengendara sepeda motor untuk memakai helm dan sabuk pengaman bagi pengemudi mobil," ujar Kombes Pol Sumarni.

Selanjutnya para petugas menyambangi para pelaku UMKM dan pemilik perahu wisata di Pantai Baro Kec. Gebang Kab. Cirebon sebagai bentuk dukungan dan pemberdayaan UMKM serta Penguatan Keamanan Ketertiban.

"Dalam kegiatan ini, kami juga turut menyampaikan imbauan kamtibmas kepada para pengunjung pelaku UMKM dan pemilik perahu wisata di Pantai Baro Kec. Gebang Kab. Cirebon," pungkasnya.

Pihaknya juga mengajak kepada seluruh elemen masyarakat di Kabupaten Cirebon, untuk bersama-sama untuk mencegah terjadinya aksi kriminalitas dan gangguan kamtibmas lainnya di Wilayah Hukum Polresta Cirebon.

"Kami meminta peran aktif dari masyarakat Kabupaten Cirebon untuk segera melaporkan apabila melihat atau mengetahui tindak kejahatan melalui layanan Call Center 110 Polresta Cirebon atau hubungi Pelayanan Informasi dan pengaduan Polresta Cirebon di nomor WA 08112497497.

Karnaval Buyut Datuk Meriahkan Desa Pabean Ilir, Lestarikan Tradisi dan Budaya Lokal

INDRAMAYU, Sergaptarget.com – Desa Pabean Ilir, yang dipimpin oleh Kuwu Hj. Sondarih, sukses menggelar Karnaval Buyut Datuk yang diadakan pada Minggu, 15 Juni 2025, di KiBuyut Seh Datuk, RT.04 RW 01. Acara yang penuh warna ini dimeriahkan oleh pagelaran Wayang Kulit dengan Kidalang Rusmanto asal Desa Lohbener Celeng dan sinden **Awi Sunenti yang membawakan cerita klasik bertajuk "Rahwana Gugur.

Karnaval yang juga menampilkan arak-arakan dan gamelan sandiwara ini dihadiri oleh berbagai pejabat, di antaranya Camat Pasekan, Kuwu se-Kecamatan Pasekan, serta tamu undangan lainnya. Kehadiran mereka semakin menambah semarak acara yang bertujuan untuk melestarikan tradisi dan budaya lokal, serta mempererat hubungan antar warga desa.

Sebelum arak-arakan dimulai, Kuwu Hj. Sondarih menyampaikan pesan positif kepada masyarakat dalam konfirmasi kepada awak media Sergaptarget.com. "Penting bagi kita untuk menjaga dan melestarikan tradisi serta budaya sebagai warisan leluhur. Hal ini menjadi cara untuk memahami nilai-nilai kehidupan yang terkandung dalam tradisi yang sudah ada sejak zaman dahulu," ujar Sondarih dengan penuh semangat.

Pagelaran Wayang Kulit menjadi salah satu highlight dari acara ini. Wayang kulit purwa, yang kaya akan filosofi dan kearifan lokal, dimainkan oleh Kidalang Rusmanto dengan sangat mahir. Cerita "Rahwana Gugur" yang dibawakan berhasil menarik perhatian penonton dan membawa mereka kembali mengenal budaya leluhur yang sarat akan makna mendalam.

Usai acara, ketua panitia H. Mujahidin memberikan wawancara di halaman Buyut Seh Kibuyut Datuk. "Acara ini sebagai bentuk penghormatan kepada mereka yang telah mendahului kita, khususnya warga yang terlibat dalam kegiatan RT, RW, serta aparat desa dan pihak keamanan. Arak-arakan kali ini juga menampilkan gamelan purwa, wayang kulit, dan penutupan dengan pengajian. Kami melaksanakan rangkaian acara ini selama dua hari," ungkap Mujahidin.

Kegiatan ini dibiayai sebagian besar melalui swadaya masyarakat, termasuk kontribusi dari desa-desa tetangga seperti Totoran, Karanganyar, Brondong, Pabean Udik, dan Desa Pasekan.

Sebagai harapan untuk tahun mendatang, Mujahidin menyatakan, "Kami berharap acara ini dapat lebih sukses di tahun depan dan terus berkembang. Semoga kegiatan ini dapat mewujudkan generasi penerus yang menjaga dan melestarikan budaya kita."

Karnaval Buyut Datuk, selain menjadi ajang perayaan budaya, juga membawa semangat kebersamaan dan cinta tanah air, yang patut diapresiasi oleh seluruh lapisan masyarakat. Semoga acara seperti ini terus berkembang dan menjadi contoh bagi desa-desa lain dalam menjaga tradisi leluhur. ( Asep Yana.S )

Hari Bhayangkara ke-79, Lapas Pasir Pangarayan Ikuti Fun Run dan Senam Bersama



Pasir Pengaraian – Dalam rangka menyambut Hari Bhayangkara ke-79 Tahun 2025, Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Pasir Pangarayan turut hadir dan berpartisipasi dalam kegiatan Fun Run 7,9 Kilometer serta Senam Bersama yang digelar oleh Polres Rokan Hulu di Komplek Bina Praja Pemda Kab. Rokan Hulu pada Minggu (15/06/2025).

Kegiatan yang berlangsung meriah ini juga dihadiri oleh Bupati Rokan Hulu, H. Anton, S.T., M.M bersama Kapolres Rokan Hulu AKBP. Emil Eka Putra dan Forkopimda, serta ratusan peserta dari berbagai instansi, komunitas, dan masyarakat umum. Lapas Pasir Pangarayan hadir memenuhi undangan dengan semangat kebersamaan dan sinergi antar lembaga.

Kepala Lapas Pasir Pengaraian, Efendi Parlindungan Purba, melalui Ka. KPLP, Veazanol Kosuma yang turut berpartisipasi menyampaikan bahwa keikutsertaan Lapas Pasir Pangarayan dalam kegiatan ini merupakan bentuk dukungan terhadap semangat kolaborasi dan semarak peringatan Hari Bhayangkara ke-79 ini.

"Kami sangat mengapresiasi undangan dari Polres Rokan Hulu. Melalui kegiatan seperti ini, sinergi antar instansi semakin kuat, apalagi dikemas dengan suasana yang sehat dan menyenangkan," ujar Veazanol.

Start Fun Run dimulai dari Lapangan Pemda Ka. Rokan Hulu, dengan rute mengelilingi sejumlah titik ikonik di pusat kota. Setelah itu, seluruh peserta mengikuti senam bersama yang dipandu oleh instruktur profesional dengan iringan musik penuh semangat.

Kegiatan ini juga diramaikan dengan pembagian doorprize, stand UMKM lokal yang turut memeriahkan suasana.

Hari Bhayangkara ke-79 tahun ini mengusung semangat "Polri Presisi Mendukung Percepatan Transformasi Ekonomi yang Inklusif dan Berkelanjutan Menuju Indonesia Emas," yang turut diperkuat melalui kegiatan-kegiatan positif bersama masyarakat dan stakeholder lainnya.
***Hobbi Pargaulan***

Hidup Sehat Adalah Pilihan Kita Semua Di Istana Kelangenan Adalah Tempatnya




Cirebon, SERGAP TARGET - Kata-kata yang bijak dari Mama Yai! Kuwu Rochmat Hidayat benar, bahwa midang/  nongkrong santai, jalan pagi, jogging, dan senam bersama di Alun-alun Istana Klangenan dapat meningkatkan kesehatan dan kebahagiaan. Kegiatan-kegiatan seperti ini tidak hanya bermanfaat untuk fisik, tetapi juga untuk mental dan sosial.



Semoga semakin banyak warga yang bergabung dan menikmati kegiatan-kegiatan positif di Alun-alun Istana Klangenan  ujar mama yai 15/6/2025.

Ibu Nci dari Desa Danawinangun benar! Senam di Istana Kelangenan memang asyik dan bikin sehat, baik secara fisik maupun mental. Kegiatan seperti ini juga dapat memperkuat ikatan sosial dan komunitas, membuat warga lebih dekat dan harmonis. Semoga kegiatan senam bersama ini terus berlanjut dan membawa manfaat bagi semua warga ujarnya pada sergap target.


Mama Yai Kuwu Rochmat Hidayat benar! midang (Nongkrong ) saja sudah bisa bikin sehat, apalagi jika kita berolahraga secara teratur. Olahraga dapat meningkatkan kesehatan fisik dan mental, serta membantu menjaga keseimbangan tubuh. Semoga kita semua dapat menjaga pola hidup sehat dengan berolahraga dan mengonsumsi makanan yang bergizi.((Babil))