Berita Terkini

Sinergi Lapas Pasir Pengaraian dan DPD SIJI Rohul Diperkuat Lewat Pertemuan Silaturahmi

  Rokan Hulu – Kunjungan pengurus Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Suara Independen Jurnalis Indonesia (SIJI) Kabupaten Rokan Hulu ke Lembaga Pem...

Postingan Populer

Sabtu, 05 Juli 2025

Polresta Cirebon Sita 101 Botol Miras Hasil Razia Pekat






Jajaran Polresta Cirebon menggelar razia minuman keras (miras) di wilayah Kabupaten Cirebon, Sabtu (5/7/2025). Dalam razia pekat tersebut petugas berhasil mengamankan 101 botol miras miras pabrikan berbagai merek.

Kapolresta Cirebon, Kombes Pol Sumarni, S.I.K, S.H, M.H, mengatakan, miras yang berhasil disita jumlahnya mencapai 101 botol miras pabrikan berbagai merek. Razia tersebut digelar di wilayah Kecamatan Arjawinangun dan Susukan, Kabupaten Cirebon.

"Dalam razia ini, kami berhasil mengamankan 101 botol miras pabrikan berbagai merek dari dua okasi berbeda. Kemudian para penjual miras tersebut juga diproses tipiring," ujar Kombes Pol Sumarni, S.I.K, S.H, M.H.

Ia mengatakan, razia tersebut dilaksanakan intensif Polresta Cirebon hingga Polsek jajaran. Pihaknya pun meminta peran aktif masyarakat untuk segera melaporkan berbagai tindak kejahatan di wilayah hukum Polresta Cirebon.

Dipastikan setiap laporan atau aduan yang diterima bakal langsung ditindaklanjuti dan petugas berada di lokasi dalam waktu singkat. Pasalnya, laporan maupun aduan masyarakat akan sangat membantu kepolisian dalam menjaga kondusivitas kamtibmas.

"Peran seluruh elemen masyarakat sangat besar untuk mencegah terjadinya aksi kriminalitas. Selain itu, partisipasi masyarakat juga dibutuhkan untuk menjaga keamanan lingkungan dan sangat berarti bagi kepolisian," kata Kombes Pol Sumarni, S.I.K, S.H, M.H. ((Babil))

Re: Kuwu Apendi dari Desa Selangit, Kecamatan Klangenan, Cirebon, Menjadi Contoh Kuwu Di Wilayah Jawa Barat yang Aktif Dengan Kegiatan Kerja Bakti



Pada Sab, 5 Jul 2025 16.13, Edi Babil <edibabil39@gmail.com> menulis:



Cirebon, SERGAP TARGET - Kuwu Apendi dari Desa Selangit, Kecamatan Klangenan, Cirebon, menjadi contoh Kuwu yang aktif dengan kegiatan kerja bakti, menunjukkan komitmen beliau dalam membangun dan memajukan desa. Semoga kegiatan kerja bakti ini dapat meningkatkan kesadaran masyarakat dan memperkuat solidaritas antar warga.



Kerja bakti memang menjadi salah satu cara efektif untuk membangun desa dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat, 05/07/2025.



Kerja bakti menguras lumpur hitam dari selokan atau pembuangan air bekas mandi warga, menunjukkan upaya nyata Kuwu Apendi dan masyarakat Desa Selangit dalam menjaga kebersihan dan kesehatan lingkungan. Dengan kegiatan ini, diharapkan lingkungan desa menjadi lebih bersih, sehat, dan nyaman bagi warga. 

Semoga kegiatan seperti ini dapat terus berlanjut dan menjadi contoh bagi desa-desa lainnya ujarnya pada SERGAP TARGET.


Dengan menguras lumpur hitam dari selokan, saluran air dapat lancar dan tidak mampet, sehingga mengurangi risiko banjir dan genangan air yang dapat menyebabkan berbagai masalah kesehatan dan lingkungan. Semoga kegiatan kerja bakti ini dapat memberikan manfaat besar bagi masyarakat Desa Selangit.

Saluran air yang lancar juga dapat meningkatkan kualitas hidup warga dan menjaga lingkungan tetap bersih.


Kerja bakti ini banyak warga yang ikut juga, menunjukkan kesadaran dan partisipasi aktif masyarakat dalam menjaga kebersihan dan kesehatan lingkungan. Dengan gotong-royong dan kerja sama, kegiatan ini dapat berjalan lebih efektif dan efisien.

Semoga semangat kerja bakti ini dapat terus dipertahankan dan menjadi contoh bagi komunitas lainnya,  Kegiatan seperti ini juga dapat memperkuat hubungan sosial antar warga dan membangun rasa komunitas yang kuat. (((H. Babil)))

Kuwu Apendi dari Desa Selangit, Kecamatan Klangenan, Cirebon, Menjadi Contoh Kuwu Di Wilayah Jawa Barat yang Aktif Dengan Kegiatan Kerja Bakti




Cirebon, SERGAP TARGET - Kuwu Apendi dari Desa Selangit, Kecamatan Klangenan, Cirebon, menjadi contoh Kuwu yang aktif dengan kegiatan kerja bakti, menunjukkan komitmen beliau dalam membangun dan memajukan desa. Semoga kegiatan kerja bakti ini dapat meningkatkan kesadaran masyarakat dan memperkuat solidaritas antar warga.



Kerja bakti memang menjadi salah satu cara efektif untuk membangun desa dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat, 05/07/2025.



Kerja bakti menguras lumpur hitam dari selokan atau pembuangan air bekas mandi warga, menunjukkan upaya nyata Kuwu Apendi dan masyarakat Desa Selangit dalam menjaga kebersihan dan kesehatan lingkungan. Dengan kegiatan ini, diharapkan lingkungan desa menjadi lebih bersih, sehat, dan nyaman bagi warga. 

Semoga kegiatan seperti ini dapat terus berlanjut dan menjadi contoh bagi desa-desa lainnya ujarnya pada SERGAP TARGET.


Dengan menguras lumpur hitam dari selokan, saluran air dapat lancar dan tidak mampet, sehingga mengurangi risiko banjir dan genangan air yang dapat menyebabkan berbagai masalah kesehatan dan lingkungan. Semoga kegiatan kerja bakti ini dapat memberikan manfaat besar bagi masyarakat Desa Selangit.

Saluran air yang lancar juga dapat meningkatkan kualitas hidup warga dan menjaga lingkungan tetap bersih.


Kerja bakti ini banyak warga yang ikut juga, menunjukkan kesadaran dan partisipasi aktif masyarakat dalam menjaga kebersihan dan kesehatan lingkungan. Dengan gotong-royong dan kerja sama, kegiatan ini dapat berjalan lebih efektif dan efisien.

Semoga semangat kerja bakti ini dapat terus dipertahankan dan menjadi contoh bagi komunitas lainnya,  Kegiatan seperti ini juga dapat memperkuat hubungan sosial antar warga dan membangun rasa komunitas yang kuat. (((H. Babil)))

Jumat, 04 Juli 2025

Tingkatkan Kedisiplinan, Babinsa Kampung Baru Latihkan PBB Kepada Anggota Linmas

Surakarta - Babinsa Kampung Baru, Koramil 05/Pkw, Kodim, kodim 0735 Surakarta Sertu Sugeng Haryadi bersama Bhabinkamtibmas Bripka Agus Margono melaksanakan kegiatan latihan PBB anggota linmas kelurahan Kampung Baru bertempat di halaman kelurahan Kampg Baru, kecamatan Pasar Kliwon kota Jumat (04/07/2025).

Sertu Sugeng menyampaikan,
"Bahwasanya kedisiplinan adalah modal pokok keberhasilan dalam melaksanakan tugas, tanpa kedisiplinan pekerjaan yang dilakukan hasilnya tidak akan maksimal. oleh karena itu Linmas merupakan garda terdepan kelurahan dan bagian dari masyarakat yang harus bisa menjadi contoh bagi masyarakat lainnya guna memupuk rasa kebersamaan, persaudaraan, dan keamanan dalam penanaman disiplin dan itulah salah satu tujuan dilaksanakannya pelatihan PBB".

Dalam kegiatan tersebut Babinsa mengajarkan praktek langsung berupa gerakan dasar PBB di tempat untuk anggota Linmas, Gerakan dasar peraturan baris berbaris (PBB) yang dilatihkan terdiri dari lencang kanan, hadap kanan, hadap kiri, balik kanan, penghormatan dan sikap istirahat, serta juga diberikan materi didalam pendopo.

"Dalam kegiatan terlihat anggota linmas dengan penuh semangat mendapat pelatihan, antusias dalam melaksanakan latihan walaupun rata-rata sudah berumur tidak muda lagi akan tetapi mereka begitu semangat dalam melaksanakan pelatihan PBB. Dengan adanya latihan yang diajarkan oleh Babinsa, supaya kedepannya Linmas semakin kompak, disiplin, solid serta siap dalam menjalankan tugas kemasyarakatan, "pungkasnya.

Penulis : Arda 72

Kodim 0735/Surakarta Gelar Nobar Film “BELIEVE” di Studio XXI Mall Solo Paragon

Surakarta - Kodim 0735/Surakarta menggelar kegiatan nonton bareng (Nobar) film "Believe" bersama dengan Jajaran Forkopinda Kota Surakarta dan warga masyarakat, bertempat di Studio XXI Mall Solo Paragon Jln. Yosodipuro, Nmr. 133, Kelurahan Mangkubumen, Kecamatan Banjarsari, Jum'at (04/07/2025).

Hadir dalam pelaksanaan kegiatan nonton bareng tersebut Dandim 0735/Surakarta Letkol Inf Fictor J Situmorang S.I.P., M.I.P. Kapolresta Surakarta Kombes Pol Catur Cahyono Wibowo, S.I.K., M.H. Walikota Surakarta Respati Ardi serta segenap warga masyarakat lainnya.

Kepada awak media Dandim 0735/Surakarta Letkol Inf Fictor J Situmorang S.I.P., M.I.P. menegaskan bahwa film believe ini memiliki kandungan nilai nasionalisme dan patriotisme yang tinggi. film ini juga mampu menghantarkan pesan untuk menguatkan rasa cinta tanah air bagi generasi-generasi berikutnya.

"Kami melihat adanya nilai kejuangan, patriotism, semangat cinta tanah air dan tentunya pantang menyerah yang mana bisa menjadi bekal bagi generasi muda di masa yang akan dating."tuturnya.

"Kami dari kodim 0735 Surakarta mengucapkan terima kasih banyak kepada segenap Jajaran Forkopimda Kota Surakarta serta masyarakat yang berkesempatan melihat tayang perdana film believe ini, semoga dengan tayang perdana ini bisa membawa semangat bagi seluruh masyarakat Indonesia khususnya di wilayah kota Surakarta."imbuhnya. 

Sementara itu Walikota Surakarta Respati Ardi menuturkan film dengan latar belakang cerita perjuangan prajurit TNI saat pelaksanaan operasi Seroja ini memiliki angle cerita cukup baik, menurutnya film "Believe" mengandung banyak nilai patriotisme yang bagus bagi masyarakat 

"Angle-nya bagus sekali dikemas dengan luar biasa Dan kita harus menghormati jasa-jasa para pahlawan yang telah memperjuangkan kemerdekaan dan ini mengingatkan kita atas jasa para pahlawan,dan melalui film ini diharapkan masyarakat akan lebih bisa menghargai sejarah serta menguatkan rasa patriotisme untuk generasi muda."pungkasnya.

Penulis : Arda 72

Desa Kebondanas Genjot Pembangunan, Warga Senang Jalan Gang Gudang Kini Mulus

SUBANG, sergaptarget.com – Pemerintah Desa Kebondanas, Kecamatan Pusakajaya, Kabupaten Subang, kembali menunjukkan komitmennya dalam membangun infrastruktur desa yang berkualitas. Melalui program Dana Desa (DD) tahun anggaran 2025, desa ini melaksanakan pengecoran jalan di Gang Gudang, Dusun Kebondanas RT 04 RW 01, Rabu (2/6/2025).

Pekerjaan tersebut dilakukan menggunakan material readymix untuk hasil yang lebih kuat dan tahan lama. Volume pengecoran mencapai panjang 147 meter, lebar 1,7 meter, dan ketebalan 10 cm. Proyek ini dikelola oleh Tim Pelaksana Kegiatan (TPK) Desa Kebondanas dengan anggaran sebesar Rp 37.315.000, termasuk pajak.

Kepala Desa Kebondanas, Candra, menyampaikan bahwa pembangunan ini merupakan bagian dari prioritas desa dalam meningkatkan kualitas infrastruktur dasar dan aksesibilitas warga.

"Kami ingin memastikan bahwa dana desa benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Jalan gang yang dulunya rusak dan bergelombang, kini sudah rata dan nyaman dilalui, ujar Candra.

Kegembiraan terlihat jelas dari warga sekitar. Mereka menyambut antusias hasil pembangunan yang sudah lama dinantikan.

"Dulu jalan di gang kami banyak lubang dan susah dilewati, apalagi saat musim hujan. Sekarang alhamdulillah sudah bagus, terima kasih buat Pak Kades dan pemerintah, ungkap seorang warga dengan wajah sumringah.

Pembangunan infrastruktur ini diharapkan menjadi pemicu semangat warga dalam menjaga fasilitas umum dan mendorong kegiatan ekonomi di lingkungan sekitar. ( Asep Yana.S )

Ustadz Kondang Khaerul Fahmi dari Lung Benda, Kecamatan Palimanan, Cirebon, Kembali Memimpin Acara Rutinan Membaca Kitab Al-Atos




Cirebon, Sergap Target - Rutinan membaca Kitab Al-Atos di rumah Bang Jaud (Udi Jaudi) Blok Simaja, Desa Kebarepan, Kecamatan Plumbon, setelah shalat Isya, menjadi kegiatan yang penuh keberkahan dan spiritualitas. Semoga acara ini dapat memperkuat iman dan taqwa, serta mempererat tali silaturahmi antar jama'ah. 04/07/2025.



Ustadz Khaerul Fahmi yang kondang dari Lung Benda, Kecamatan Palimanan, Cirebon, kembali memimpin acara rutinan membaca Kitab Al-Atos. Dengan kemampuan dan pengalaman beliau, semoga acara ini dapat berjalan dengan khidmat dan membawa keberkahan bagi semua yang hadir. Aamiin. Ujar bang Jaud.


Beliau memang dikenal sebagai ustadz yang mampu memberikan pencerahan dan bimbingan spiritual yang mendalam ujarnya lagi pada awak media.



Ustadz Khaerul Fahmi yang terkenal di pulau Jawa memang ustadz kondang yang sangat dihormati dan memiliki pengaruh luas dalam masyarakat. Dengan kemampuan dan pengetahuan beliau, semoga dapat terus memberikan pencerahan dan bimbingan spiritual kepada umat. Aamiin ujarnya.

Dakwah beliau yang luas dan diterima dengan baik oleh masyarakat, menunjukkan besarnya dampak positif yang beliau berikan.

Acara ini dihadiri oleh H. Babil, Hartono, dan jama'ah lainnya dari berbagai daerah, menunjukkan besarnya animo dan dukungan terhadap kegiatan rutinan membaca Kitab Al-Atos yang dipimpin oleh Ustadz Khaerul Fahmi yang sangat kondang, Semoga kehadiran mereka dapat memperkuat ukhuwah dan semangat dalam menjalankan kegiatan keagamaan. Aamiin. ((( Bang Bil )))

Polresta Cirebon Gencarkan Penertiban Parkir Liar, Anak Jalanan, Punk, dan Gepeng di Kawasan Weru dan Wisata Trusmi






Cirebon — Guna meningkatkan ketertiban dan kenyamanan di ruang publik serta menjawab keluhan masyarakat, Kepolisian Resor Kota (Polresta) Cirebon menggelar operasi penertiban terhadap parkir liar, anak jalanan, komunitas punk, dan gelandangan-pengemis (gepeng). Kegiatan ini berlangsung pada Jumat (4/7/2025) pagi, di dua titik keramaian yang dinilai rawan gangguan ketertiban, yakni kawasan lampu merah Weru dan kawasan wisata Trusmi, Kabupaten Cirebon.

Operasi ini merupakan bagian dari program berkelanjutan Polresta Cirebon dalam menjaga ketertiban umum di wilayah hukumnya, khususnya di kawasan-kawasan vital yang menjadi jalur lalu lintas utama dan destinasi wisata.

Kegiatan dimulai pada pukul 10.20 WIB sampai dengan selesai dan dipimpin langsung oleh Kapolresta Cirebon, KOMBES POL Sumarni, S.I.K., S.H., M.H., dengan didampingi sejumlah pejabat utama, seperti Kabag Ops KOMPOL Sutarja, S.H., M.H., Kapolsek Weru KOMPOL Sudarman, S.Sos., dan Kapolsek Plered AKP Kentar Budi Sediyono, S.H.

Sebanyak 23 personel gabungan dikerahkan dari jajaran Polsek Weru, Polsek Plered, serta unsur Sat Samapta, Lantas, Reskrim, Intelkam, dan Pam Obvit. Operasi berjalan lancar dan kondusif dengan dukungan dari perangkat desa serta masyarakat sekitar.

Dalam kegiatan tersebut, aparat mengamankan delapan orang yang diduga melakukan praktik parkir liar tanpa izin resmi dari pemerintah daerah. Aktivitas parkir semacam ini telah menimbulkan keresahan, karena para juru parkir acapkali memungut biaya tak sesuai aturan dan menyebabkan kemacetan, khususnya di kawasan wisata Trusmi, yang dikenal sebagai sentra industri dan belanja batik terbesar di Cirebon.

Delapan orang yang diamankan antara lain:

M (70), warga Desa Tangkil, Kec. Susukan

D (33), warga Desa Bakungkidul, Kec. Jamblang

W (55), warga Desa Suranenggala Kulon, Kec. Suranenggala

S (47), warga Desa Bakungkidul, Kec. Jamblang

S (39), warga Desa Surakidul, Kec. Suranenggala

T (23), warga Desa Suranenggala, Kec. Suranenggala

D (34), warga Desa Suranenggala Kidul, Kec. Suranenggala

T (24), warga Desa Wotgalih, Kec. Plered

Mereka kemudian dibawa ke Polsek terdekat untuk dilakukan pendataan dan pembinaan, serta diberikan peringatan tegas agar tidak mengulangi perbuatannya.

Selain penertiban parkir liar, aparat juga melakukan penanganan terhadap kelompok anak jalanan, komunitas punk, dan gepeng yang berada di sekitar lokasi operasi. Dalam hal ini, Polresta Cirebon mengedepankan pendekatan persuasif dan humanis, tidak hanya sekadar menertibkan tetapi juga menghubungkan mereka ke jalur pembinaan sosial.

Kapolresta Cirebon menyampaikan bahwa penertiban ini dilakukan karena banyaknya keluhan masyarakat terkait anak-anak punk dan gepeng yang mengganggu kenyamanan serta menimbulkan keresahan.

"Kami ingin kawasan wisata Trusmi, sebagai gerbang masuknya wisatawan ke Cirebon, berada dalam kondisi tertib, bersih, dan nyaman. Tidak ada gangguan kamtibmas seperti anak-anak punk yang meminta-minta, tidur di trotoar, atau mengganggu pengguna jalan," ujar KOMBES POL Sumarni di sela kegiatan.

Ia menambahkan, pihaknya akan berkoordinasi dengan instansi terkait untuk menindaklanjuti hasil penertiban ini.

"Masalah ini tidak bisa diselesaikan oleh kepolisian saja. Diperlukan sinergi dengan Dinas Sosial, Satpol PP, dan Dinas Tenaga Kerja untuk pembinaan lanjutan, termasuk pelatihan keterampilan, penempatan kerja, atau rehabilitasi sosial," tegasnya.

Kapolresta menegaskan bahwa operasi semacam ini akan dilaksanakan secara rutin dan berkesinambungan, sebagai bagian dari strategi Polresta Cirebon dalam menciptakan suasana kabupaten cirebon yang kondusif, terutama di titik-titik strategis yang menjadi wajah daerah.

"Kami juga mengimbau masyarakat agar aktif melapor jika melihat praktik-praktik liar yang meresahkan. Tertib kota bukan hanya tugas polisi, tapi tanggung jawab bersama. Kami terbuka terhadap aduan dan akan segera menindaklanjuti setiap laporan warga," imbuhnya.


Dengan dilaksanakannya kegiatan penertiban ini, diharapkan Wisatawan yang datang ke Cirebon merasa nyaman dan dihargai serta Para pelaku parkir liar dan anak jalanan dapat beralih ke pekerjaan yang lebih layak melalui jalur pembinaan.

Penertiban ini sekaligus menjadi bentuk kepedulian terhadap masyarakat bawah yang kerap tersingkir, dengan pendekatan pembinaan yang tidak semata-mata bersifat represif, melainkan memberi jalan keluar yang konstruktif.

Terangi Langkah dengan Ayat Suci: Warga Binaan Perempuan Lapas Pasir Pangarayan Belajar Mengaji Bareng Ustadzah



Pasir Pengaraian - Suasana tenang dan penuh semangat terlihat di salah satu ruangan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Pasir Pangarayan pagi ini, saat para Warga Binaan Perempuan mengikuti kegiatan pembinaan rohani berupa belajar mengaji dan menulis tulisan Arab di Masjid At-Taubah Lapas Pasir Pangarayan pada Jum'at (04/07/2025).

Kegiatan yang rutin dilaksanakan ini menjadi salah satu bentuk pembinaan kepribadian yang diberikan Lapas Pasir Pangarayan kepada Warga Binaan. Dalam pelaksanaannya, para Warga Binaan Perempuan dibimbing langsung oleh Ustadzah dari luar yang hadir untuk memberikan ilmu serta semangat hijrah kepada para peserta.

Kepala Lapas Kelas IIB Pasir Pangarayan, Efendi Parlindungan Purba melalui Kasi Binadik & Giatja Lapas Pasir Pangarayan, Sunu Istiqomah Danu dalam kesempatan ini, turut hadir memberikan motivasi dan semangat kepada para Warga Binaan. Beliau menyampaikan bahwa kegiatan ini bukan hanya untuk meningkatkan kemampuan membaca Al-Qur'an, tetapi juga sebagai bekal spiritual dan moral yang sangat berharga saat kembali ke tengah masyarakat nanti.

"Menjadi pribadi yang lebih baik itu pilihan. Di tempat ini, kalian punya kesempatan untuk memperbaiki diri dan mendekatkan diri kepada Allah. Jangan sia-siakan," pesan Sunu

Lapas Pasir Pangarayan terus berkomitmen memberikan pembinaan rohani dan intelektual kepada Warga Binaan sebagai bagian dari "Pemasyarakatan Pasti Bermanfaat Untuk Masyarakat".

Tak Hadiri Persidangan dan Kabur  Audiensi Paito Tuding  Tim Formatur Pengecut



Gugatan Perdata yang diajukan anggota KUD Dayo Mukti di Pengadilan Negeri Pasir Pengaraian selasa, 24 Juni 2025 kemarin kembali digelar. Pada sidang yg diagendakan pemeriksaan kelengkapan administrasi para Tergugat.



Pada sidang kedua ini kembali Tergugat II Tim Formatur tidak menghadiri Persidangan. Tergugat II hanya mengutus kuasa hukumnya.

Sidang lanjutan dengan Nomor Perkara : 33/Pdt.G/2025/PN Prp akan digelar kembali tanggal 1 Juli 2025 dengan agenda mediasi antara Penggugat dan Para Tergugat.

Melihat gelagat dari Tergugat II yakti Tim Formatur  yang diketuai Azhar yang sudah dua kali mangkir dari persidangan membuat kuasa Penggugat gusar.

Kuasa hukum Penggugat  Indra Ramos, SHI  dari Lembaga Bantuan Hukum  Rokan Darussalam menyesali ketidakhadiran Tergugat II tim Formatur KUD Dayo Mukti kedalam ruang persidangannya semetara anggota tim bernama Yudistiro nampak di loby PN Pasir pengaraian.

"Tim Formatur selaku Tergugat II pengecut, masa tidak mau hadir dalam persidangan, kalau memang mereka dibentuk bedasarkan aturan semestinya berani hadir jangan hanya mengutus pengacara," ujar Indra Ramos

Sebagaimana diketahui konflik kepengurusan KUD Dayo Mukti bermula dari Rapat anggota Khusus tanggal 10 dan 13 Februari 2025 yang digelar tanpa sepengetahuan pengurus dan melanggar Anggaran Dasar KUD Dayo Mukti. Rapat anggota ini memilih Tim Formatur dan memberhentikan pengurus KUD Dayo Mukti.

Dan Pada saat ini Jumat, 4 juli 2025, Tim formatur kembali ingkar dari undangan yang di sampaikan 2 hari Yang Lalu   .

Indra Ramos melayangkan surat audensi dan silaturahmi kepada Tim formatur sekaligus klaripikasi tentang pemecatan 2 karyawan atau anggota formatur yang dilayangkan 2 hari yang lalu yang di tujukan hari ini Jumat 4 juli 2025 Juga tidak di hadiri Tim formatur tidak ada seorang pun pengurus yang ada di kantor.

Hal ini membuat paito Anggara dan paruhum nasotion kecewa atas ke tidak hadiran formatur sehingga tidak menghasilkan keputusan,padahal mereka mengharapkan klaripikasi dari formatur tentang pemecatan mereka, dan mereka sudah lebih 5 tahun jadi karyawan namun tampa pemberitahuan dan info lain tiba -tiba langsung di pecat sebagai karyawan dan keanggotaan dayo mukti   mereka tidak paham apa sebab nya mereka di pecat dan melanggar aturan yang mana mereka langgar.

Paito mengatakan Kalau gak ada perubahan dan menemukan titik terang maka saya akan menempuh jalur hukum saya akan gugat semua yang menanda tangani pemberhentian kerja kami ,"ujar paito menjelas kan.

Indra Ramos mengatakan tanggal 2 saya kirimkan surat audensi dan klaripikasi tentang 2 pemecatan  karyawan namun hari ini formatur tidak menghargai undangannya dan tidak ada yang hadir meghadapi nya bahkan lawernya nya GK ada bahkan pesangon nya pun GK ada berani memecat harus berani bertanggung jawab ujar nya.

Menurut Indra Ramos Pemecatan karyawan sepihak dapat melanggar Undang-Undang Ketenagakerjaan di Indonesia jika tidak mengikuti prosedur yang ditetapkan. Berikut beberapa peraturan yang terkait:

1. *Undang-Undang No. 13 Tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan*: Pasal 151 mengatur tentang prosedur pemutusan hubungan kerja (PHK) yang harus diikuti oleh pengusaha, termasuk memberikan surat peringatan dan melakukan musyawarah dengan karyawan atau serikat pekerja.

2. *Pasal 156*: Mengatur tentang kewajiban pengusaha untuk membayar uang pesangon dan uang penghargaan masa kerja kepada karyawan yang di-PHK secara tidak sah atau tidak sesuai prosedur.

Jika pemecatan dilakukan tanpa prosedur yang benar, karyawan dapat mengajukan gugatan ke Pengadilan Hubungan Industrial (PHI) untuk menuntut hak-haknya. Pengadilan akan menilai apakah pemecatan tersebut sah atau tidak berdasarkan peraturan yang berlaku.

Tadi saya sudah sampaikan surat audensi silaturahmi ke kades dan Hari Senin ini 7 juli 2025 kita akan audensi dan kita akan pertanyakan tentang formatur ini yang sudah melakukan melanggar hukum.

Ditempat yang sama ketua Gapoktan bapak Sugianto,menyatakan pemecatan atau di keluar kan nya karyawan karena kedua orang itu paito Anggara dan Paruhum nasotion ada poin yang mereka  tidak melakukan sebagai karyawan atau anggota formatur yaitu 
-Mereka tidak mengakui formatur mereka menganggap formatur tidak sah 
-Mungkin mereka melawan kepada pengurus /atasan.

Namun pak Sugianto tidak dapat mengatakan karena ini ketua formatur lah yang bisa jawab ujar nya.
***Red***