Berita Terkini

Jelang Persit Bisa 2 Balai Kartini Jakarta, Ny Citra Putri Karisma Sari Matangkan Persiapan Produk Batik Buana Sekar Kedaton

Surakarta - Hiruk pikuk persiapan terlihat di rumah produksi Batik Batik Buana Sekar Kedaton,dari Kota Solo, Ny Citra Putri Karisma Sar...

Postingan Populer

Selasa, 26 Agustus 2025

Ciptakan Lingkungan Yang Bersih Dan Nyaman, Babinsa Manahan Bersama DLH Laksanakan Pemangkasan Pohon

Surakarta - Dalam rangka menciptakan lingkungan yang bersih dan nyaman, Babinsa Kelurahan Manahan Serma Saring Bersama dengan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Surakarta melaksanakan kerja bakti pemangkasan pohon yang rimbun dan berada di pinggiran Jalan umum dan hunian warga yakni di Jln. Samratulangi Kelurahan Manahan, Kecamatan Banjarsari, Selasa (26/08/2025).

Ditegaskan Serma Saring, selain demi keselamatan bagi pengguna Jalan  dan keselamatan warga sekitar, pemangkasan pohon dilakukan agar tumbuhnya tunas-tunas baru yang akan membuat pemandangan kota terlihat bersih dan rapi tanda masih terawatnya pohon-pohon di wilayah Kota Surakarta. 

"Pemangkasan Pohon sangat selektif dan berhati-hati, karena keberadaan pohon sangat penting bagi makhluk hidup. Selain berguna menyimpan air bersih, juga berfungsi mengkonversi zat Carbon (CO2) ke dalam Oksigen (O2) yang sangat di butuhkan oleh mahluk hidup, terutama manusia."ujarnya.

"Pemangkasan Pohon di pinggiran Jalan Umun maupun di dekat hunian warga juga merupakan upaya yang seimbang antara menjaga keselamatan pengguna Jalan dan warga masyarakat akibat pohon tumbang, dengan upaya memperindah kawasan kota sebagai fungsi pelestarian lingkungan hidup."pungkas Serma Saring.

Penulis : Arda 72

Babinsa Sudiroprajan Dampingi Pendistribusian Makanan Bergizi di Wilayah Binaannya

Surakarta - Babinsa Kelurahan Sudiroprajan Koramil 04/Jebres Kodim 0735/Surakarta Sertu Watono dan Koptu Devid S melaksanakan pendampingan pendistribusian program Makan Bergizi di SD Warga dan TK Warga Jl Ir Juanda 72 Sudiroprajan Jebres, Selasa (26/08/2025).

"Ini sebagai bentuk dukungan terhadap program pemerintah dalam meningkatkan kesehatan dan kesejahteraan masyarakat, khususnya siswa-siswi di sekolah," tegas Sertu Watono.

Dikatakannya, program Makanan Bergizi ini bertujuan untuk meningkatkan kesehatan dan kesejahteraan siswa-siswi, serta mendukung pembangunan generasi muda yang lebih sehat dan cerdas. 

"Dengan dukungan Babinsa, program ini diharapkan dapat berjalan dengan sukses dan memberikan manfaat yang signifikan bagi masyarakat."imbuhnya.

Sertu Watono juga menjelaskan bahwa pendampingan ini bertujuan memastikan kelancaran pembagian makanan sekaligus memberikan edukasi kepada para siswa mengenai pentingnya pola makan sehat.

"Program ini sangat penting untuk mendukung tumbuh kembang anak-anak dan meningkatkan prestasi belajar mereka. Saya mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah mendukung kegiatan ini sehingga berjalan lancar dan memberikan manfaat nyata bagi siswa,"tukasnya.

Penulis: Arda 72

Polres Cirebon Kota Bongkar Jaringan Sabu di Sunyaragi


Cirebon Kota – Satresnarkoba Polres Cirebon Kota berhasil mengungkap tindak pidana penyalahgunaan narkotika jenis sabu pada Senin, (25/8/2025) sekitar pukul 16.00 WIB. Penangkapan dilakukan di sebuah rumah di Kelurahan Sunyaragi, Kecamatan Kesambi, Kota Cirebon.

Dua tersangka berinisial H.S. dan N.H. diamankan bersama barang bukti narkoba berupa 29 paket sabu dengan berat total 20,9 gram. Selain itu polisi juga menyita berbagai alat hisap, timbangan digital, lakban, plastik klip, gunting, serta alat pendukung lain.

Barang bukti lain yang disita antara lain sepeda motor jenis Honda Beat warna putih biru bernopol E 5119 XX, empat unit ponsel berbagai merk, dan uang tunai sebesar Rp250.000.

Penangkapan bermula dari laporan informasi masyarakat yang menyebutkan adanya aktivitas penyalahgunaan sabu di wilayah Sunyaragi Kecamatan Kesambi. Tim Unit 2 Satresnarkoba melakukan penyelidikan dan memantau lokasi hingga akhirnya melakukan penangkapan.

Kedua tersangka berikut barang bukti langsung dibawa ke Satresnarkoba Polres Cirebon Kota untuk proses penyelidikan dan penyidikan lebih lanjut.

Kasat Reserse Narkoba AKP Otong Jubaedi, S.H., M.A.P. menyebutkan, hasil gelar perkara memenuhi unsur pasal dan tersangka langsung dinaikkan ke tahap penyidikan serta dilakukan proses hukum sesuai ketentuan.

“Tersangka dikenakan pasal 114 ayat (2) jo pasal 112 ayat (2) jo pasal 132 UU RI No. 35 Tahun 2009 tentang Narkotika,” ujar Kasat Reserse Narkoba.

Seluruh proses dilakukan secara profesional dan transparan dengan melengkapi administrasi dan pemeriksaan saksi serta alat bukti lainnya.
Kasat Reserse Narkoba mengimbau masyarakat agar tidak terjerumus dalam penyalahgunaan narkoba dan segera melapor jika mengetahui adanya praktik serupa di lingkungan masing-masing.

((Red.)) 

Dua Pembobol Toko Emas di Indramayu Dibekuk, Sempat Bawa Kabur Uang Rp130 Juta dan Emas 500 Gram



INDRAMAYU, Sergaptarget.com – Aksi pencurian yang menyasar Toko Mas Dua Putra Jaya di Desa Karangasem, Kecamatan Terisi, akhirnya berhasil diungkap jajaran Polres Indramayu. Dua pelaku yang terlibat dalam aksi nekat ini, berinisial A (38) asal Gantar dan R (45) warga Kabupaten Subang, kini telah diamankan dan resmi ditahan.

Aksi Rapi Tapi Tertangkap Juga
Peristiwa pencurian terjadi pada Selasa pagi, 29 Juli 2025, sekitar pukul 08.00 WIB. Modusnya cukup rapi — para pelaku memanjat tembok, lalu mencongkel jendela menggunakan obeng. Begitu berhasil masuk, mereka langsung menuju brankas dan menyikat perhiasan emas yang tersimpan, menggunakan kain sebagai alat pembungkus.

Tak hanya itu, demi menghilangkan jejak, pelaku juga membawa kabur perangkat DVR CCTV, yang merekam seluruh aktivitas di toko.

Namun upaya licik itu tak bertahan lama.

“Dalam waktu singkat, tim kami berhasil mengidentifikasi dan menangkap kedua pelaku,” ujar Kapolres Indramayu, AKBP Mochamad Fajar Gemilang, saat konferensi pers, Selasa (26/8/2025).

Harta Curian Dipakai Foya-Foya
Dari hasil penggerebekan, polisi menyita sejumlah barang bukti, antara lain:

* Uang tunai Rp130 juta
* Emas seberat 500 gram
* unit televisi 42 inci
* Monitor dan DVR CCTV

Tak berhenti di situ, polisi juga mengamankan berbagai barang hasil pembelian dari uang curian, seperti:

* 1 mobil
* 3 sepeda motor
* 4 handphone
* 1 tablet
* 5 kunci motor
* 2 BPKB
* KTP dan dompet tersangka
* Pakaian yang digunakan saat beraksi

Sudah Berulang Kali Beraksi
Kapolres mengungkap bahwa kedua pelaku ternyata bukan pemain baru. Mereka sudah kerap melakukan pencurian dengan target acak—mulai dari toko, konter HP, bengkel, hingga peternakan.

“Pelaku ini sering hunting mencari lokasi sepi untuk melakukan aksinya. Mereka sudah sangat meresahkan,” tegasnya.

Polisi Ajak Warga Aktif Melapor
Sebagai upaya pencegahan ke depan, Kapolres Indramayu mengajak masyarakat untuk aktif menjaga keamanan lingkungan. Ia mengimbau agar setiap aktivitas mencurigakan segera dilaporkan.

“Masyarakat jangan ragu menghubungi layanan kami di Lapor Pak Polisi – SIAP MAS INDRAMAYU melalui WhatsApp 081999700110 atau Call Center 110,” pungkasnya.

(Asep Yana Supriadi)

Eks Polisi Jadi Tersangka Pembunuhan di Kos Singajaya, Terancam 15 Tahun Penjara




INDRAMAYU, Sergaptarget.com – Seorang mantan anggota Polri berinisial AMS resmi ditetapkan sebagai tersangka atas kasus pembunuhan tragis yang terjadi di sebuah kamar kos wilayah Singajaya, Indramayu. Korban, perempuan berinisial PA, ditemukan tewas dengan kondisi mengenaskan. Kini, pelaku terancam hukuman maksimal 15 tahun penjara.

Pelarian Berakhir di NTB
Setelah kejadian, AMS sempat kabur dan berpindah-pindah lokasi menggunakan transportasi umum. Namun, pelariannya tak berlangsung lama. Tim gabungan dari Polda Jawa Barat, Polres Indramayu, dan Polres Dompu berhasil menangkap AMS di Kecamatan Hu’u, Kabupaten Dompu, Nusa Tenggara Barat.

Barang Bukti dan Jejak Kejahatan
Dalam proses penyelidikan, polisi mengamankan sejumlah barang bukti penting:

* Kasur dan selimut korban yang ditemukan dalam kondisi terbakar
* Barang-barang pribadi milik korban
* Rekaman CCTV di sekitar lokasi kejadian
* Handphone, kendaraan, dan dokumen identitas milik korban serta tersangka

Bukti-bukti tersebut menguatkan dugaan kuat bahwa AMS adalah pelaku utama dalam kasus ini.

Jeratan Hukum
AMS dijerat dengan Pasal 338 KUHP tentang pembunuhan dan/atau Pasal 351 ayat (3) KUHP tentang penganiayaan yang mengakibatkan kematian. Jika terbukti bersalah, ia dapat dipenjara hingga 15 tahun.

Polres Indramayu Tegaskan Komitmen Penegakan Hukum

Kapolres Indramayu menegaskan bahwa pihaknya tidak akan memberikan toleransi terhadap tindak kriminal, bahkan jika pelakunya adalah mantan aparat penegak hukum. "Kami berkomitmen menegakkan hukum seadil-adilnya dan menindak tegas siapa pun pelakunya," ujar seorang perwira Polres Indramayu.

(Asep Yana Supriadi)

Dukung Ketahanan Pangan, Lapas Pasir Pangarayan Bekali Warga Binaan Dengan Pelatihan Budidaya Ayam Petelur


Pasir Pengaraian - Lapas Kelas IIB Pasir Pangarayan terus berkomitmen dalam meningkatkan keterampilan dan pemberdayaan warga binaan. Hal ini diwujudkan melalui pelatihan budidaya ayam petelur yang dilaksanakan bekerja sama dengan Dinas Peternakan dan Perkebunan Kabupaten Rokan Hulu, yang ditandai dengan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) langsung di Lapas Pasir Pangarayan, Selasa (26/08/2025)

Kegiatan dibuka secara resmi oleh Kalapas Pasir Pangarayan, Efendi Parlindungan Purba, yang dalam sambutannya menegaskan bahwa program ini merupakan langkah nyata pemasyarakatan dalam mendukung program pemerintah di bidang ketahanan pangan. "Pelatihan ini bukan hanya sekadar keterampilan, tetapi juga menjadi bekal berharga bagi warga binaan ketika kembali ke masyarakat. Harapannya, mereka mampu mandiri dan berkontribusi positif bagi lingkungannya," ujar Kalapas.

Pelatihan ini menghadirkan narasumber dari Dinas Peternakan dan Perkebunan Rohul, yakni Bapak Doni, S.Pt., M.Pt., yang memberikan materi seputar teknik budidaya ayam petelur, manajemen kandang, pakan, hingga strategi pemasaran hasil produksi.

Kegiatan ini sejalan dengan Asta Cita Presiden RI, 13 Program Akselerasi Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan, serta merupakan tindak lanjut dari Perintah Dirjenpas dan bimbingan Kakanwil Ditjenpas Riau dalam upaya mewujudkan ketahanan pangan di lingkungan pemasyarakatan.

Dengan adanya pelatihan ini, diharapkan warga binaan tidak hanya mendapatkan pengetahuan praktis, tetapi juga mampu menumbuhkan jiwa wirausaha di bidang peternakan. Hal ini menjadi bukti nyata bahwa Pemasyarakatan Pasti Bermanfaat Untuk Masyarakat, tidak hanya untuk warga binaan tetapi juga untuk masyarakat luas.
***Friska & Hobbi***

Senin, 25 Agustus 2025

Danramil Girimarto Pimpin Karya Bakti Rehab Rumah Milik Kasiyem

Wonogiri - Kondisi rumah milik Ibu Kasiyem, warga yang berdomisili di Dusun Simpar Wetan Rt 01 Rw 08. Kelurahan Gemawang , Kecamatan Girimarto. Kab. Wonogiri,tersebut kondisi rumahnya banyak bagian rusak termakan usia, sehingga sangat memprihatinkan dan mengundang kepedulian masyarakat sekitarnya untuk memantu renovasi secara swadaya.

Renovasi langsung dilakukan pada Selasa (26/08/2025), dengan kerja bakti dipimpin Danramil 18/Girimarto Kapten Inf Prahwoto beserta anggotanya, Kepala Kelurahan Gemawang Djumad bersama warga.

Kegiatan dilakukan pembongkaran sekaligus renovasi, dengan mengganti bagian atap rumah, dan kerangka dilakukan penggantian, dalam mempercepat penyelesaian proses renovasi rumah tersebut, sehingga dapat segera ditempati kembali.

Danramil menyatakan, membenarkan adanya kegiatan tersebut, saya memerintahkan anggota untuk membantu kegiatan tersebut, kita mengirimkan seluruh Babinsa dalam membantu percepatan pengerjaan.

Hal ini sebagai wujud kepedulian kita TNI terhadap kondisi sosial warga masyarakat yang kurang mampu, sekaligus memotivasi kegotong royongan warga masyarakat desa. Jelas Danramil.

Dandim 0728/Wonogiri Letkol Inf Edi Ristriyono sangat mendukung kegiatan Koramil jajarannya tersebut dalam mebantu warga kurang mampu, agar menghuni rumah yang lebih layak, dalam mengimpelemntasikan TNI PRIMA, yaitu Profesional, responsive, integrative, Modern dan adaptif. Ujarnya. 

Penulis : Arda 72

Melalui PMI, Puluhan TNI Sumbangkan Darah Di Hari Jadi RS Fitri Candra

Wonogiri – Puluhan pasukan TNI AD dari Kodim 0728/Wonogiri menyumbangkan darahnya untuk memenuhi kebutuhan darah masyarakat melalui Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Wonogiri, bertempat di RS Fitri Candra Wonogiri. Selasa, (26/8/2025).

Kegiatan ini merupakan kerja sama antara RS Fitri Candra Wonogiri dengan Kodim 0728/Wonogiri di hari jadi ke-20, dan sebagai upaya TNI dalam rangka membantu masyarakat di luar dari koridor pengamanan wilayah.

"Di sela-sela jadwal kegiatan para anggota Babinsa di wilayah yang padat, kami tetap ingin berbagi kepada sesama. Donor darah adalah bentuk kepedulian kami sekaligus wujud kerjasama yang baik dengan intansi apapun salah satunya RS Fitri Candra," kata Dandim 0728/Wonogiri Letkol Inf Edi Ristriyono melalui Pasi Ops Lettu Inf Sumarno.

Pasi Ops menjelaskan proses donor darah dilakukan sesuai prosedur kesehatan yang berlaku didampingi langsung oleh tim Palang Merah Indonesia (PMI).

Lettu Sumarno pun berharap darah yang disumbangkan para Babinsa dapat digunakan sebaik-baiknya untuk kebutuhan masyarakat.

"Kami berharap darah yang didonorkan dapat menjadi harapan bagi mereka yang membutuhkan. Ini adalah bentuk nyata kepedulian prajurit TNI AD terhadap masyarakat," kata Lettu Sumarno.

Penulis : Arda 72

Gema Semangat Muda di Nok Nang Dermayu 2025: Dari Panggung Budaya untuk Masa Depan Indramayu



INDRAMAYU, Sinarpagijaya.com– Suasana malam Jumat (22/8/2025) di Aula Nyi Endang Dharma Ayu Universitas Wiralodra berubah menjadi panggung inspiratif yang memancarkan semangat anak muda Indramayu. Pasanggiri Nok Nang Dermayu ke-38 kembali digelar dengan penuh kemeriahan, mengusung tema penuh makna: "Nginspirasi Nom-noman, Majuaken Dermayu Bebarengan."

Bukan sekadar kontes kecantikan atau ketampanan, ajang ini menjadi ruang tampil bagi generasi muda untuk menunjukan kecerdasan, kepribadian, dan kepedulian mereka terhadap budaya lokal. Wakil Bupati Indramayu, Syaefudin, turut hadir dan memberi pesan mendalam tentang pentingnya menjaga jati diri di tengah arus globalisasi.

Para Juara: Bintang Baru Dermayu
Sorotan utama malam itu tentu saja jatuh pada para juara yang berhasil mencuri perhatian dewan juri dan penonton:

Juara 1:
Nok Dewi Aprilia Yuningsih (Kecamatan Indramayu)
Nang Fajridhan Rahmasanda (Kecamatan Sindang)

Wakil I:
Nok Bunga Firdaus dan Nang Mukhamad Ali Topan (Kecamatan Balongan)

Wakil II:
Nok Aura Nurhasanah (Kecamatan Haurgeulis)
 Nang Irgi Maulana (Kecamatan Kertasemaya)

Lebih dari Sekadar Juara: Penghargaan Spesial

Ajang ini juga memberikan apresiasi untuk mereka yang menunjukkan kualitas lain yang tak kalah penting:

Harapan I:
Nok Aina (Lelea) & Nang Syahrul Rizki (Kedokan Bunder)

Harapan II:
  Nok Dewi Meilani (Jatibarang) & Nang Aldo Faizun (SMAN 1 Indramayu)

Nok Nang Meduluran (Persahabatan):
Nok Lindy Chistia Prabha & Nang Wildan Nassar (Indramayu)

Nok Nang Kebisaan (Bakat):
  Nok Andini Sulistiani (Bongas) & Nang Saparudin Yahya (Terisi)

Lebih dari Kompetisi: Ini Tentang Masa Depan
Wakil Bupati Syaefudin menegaskan bahwa Pasanggiri ini adalah investasi masa depan. "Ini bukan sekadar ajang tampil cantik atau tampan, tapi bagaimana anak-anak muda kita bisa menjadi agen perubahan—menjaga budaya, berpikir kritis, dan tetap membumi dalam modernitas," ujarnya.

Indramayu Punya Harapan, Pasanggiri Nok Nang Dermayu 2025 membuktikan bahwa Indramayu punya generasi muda yang siap bersinar—tak hanya di atas panggung, tapi juga di tengah masyarakat. Mereka adalah wajah masa depan Dermayu yang cerdas, berbudaya, dan berjiwa kolaboratif.

Selamat untuk para pemenang dan seluruh finalis—teruslah menginspirasi dan jadi kebanggaan tanah kelahiran!

(Asep Yana Supriadi)

Generasi Muda Indramayu Bersinar di Festival Budaya: Warna Baru untuk Warisan Lama



INDRAMAYU, Sergaptarget.com– Suasana Halaman Gedung Landraad, Alun-alun Indramayu, Jumat malam (22/8/2025), berubah menjadi panggung gemerlap bagi ekspresi seni dan budaya lokal. Festival Budaya dan Penutupan Program Right Here Right Now 2 (RHRN2) sukses digelar dengan tema penuh makna: "Sora Kaum Muda, Warna Budaya: Suara Orang Muda Mewarnai Kebudayaan Indramayu."

Tapi ini bukan festival biasa. Ini adalah panggung pembuktian bahwa kaum muda Indramayu bukan hanya penikmat budaya—mereka adalah penjaga, penggerak, dan penyemaraknya.

Kolaborasi Hebat, Hasil Hebat
Festival ini lahir dari kerja sama apik antara Pemerintah Kabupaten Indramayu dan berbagai lembaga seperti Yayasan Gemilang Sehat Indonesia, Yayasan SAPA, Yayasan Selendang Puang Darma Ayu, serta Palang Merah Indonesia (PMI). Kolaborasi ini menyatukan semangat pelestarian budaya dengan semangat pemberdayaan anak muda.

Beragam pertunjukan seni menghiasi malam itu: alunan tarling yang syahdu, sandiwara rakyat yang menghibur, tari topeng yang penuh makna, batik Paoman yang memesona, hingga bahasa Dermayon yang semakin jarang terdengar namun kembali menggema.

Tepuk Tangan untuk Kaum Muda
Wakil Bupati Indramayu, Syaefudin, tak bisa menyembunyikan kebanggaannya. Dalam sambutannya, ia memuji semangat dan kreativitas generasi muda yang tampil dengan penuh percaya diri.

Kita harus bangga pada anak-anak muda kita. Mereka mampu menghidupkan budaya leluhur dengan cara yang kekinian," ujar Wabup Syaefudin.

Ia juga menekankan pentingnya menjaga identitas budaya agar tak hilang tergilas zaman.

Budaya adalah akar. Jika kita mencabutnya, maka pohon identitas kita akan tumbang. Mari terus jaga dan rawat budaya kita bersama."

Ajakan untuk Menjadi Agen Perubahan
Tak hanya menonton dan menikmati, kaum muda diajak untuk terus beraksi. Wabup Syaefudin menegaskan bahwa masa depan Indramayu sangat bergantung pada keberanian generasi muda dalam bergerak, menjaga, dan menciptakan ruang-ruang baru bagi budaya lokal.

 "Jadilah agen perubahan. Bangun Indramayu dari akar budayanya, dan bawalah ke dunia dengan warna yang kalian punya."

Warna Budaya di Tengah Arus Globalisasi
Festival ini menjadi bukti nyata bahwa budaya tak harus kuno untuk bisa hidup. Dengan sentuhan kreativitas anak muda, warisan lama justru tampil lebih segar dan memikat. Di tengah arus globalisasi yang kencang, mereka memilih berdiri teguh, membawa warna-warni baru tanpa melupakan akar.

Indramayu malam itu bukan hanya bercahaya karena lampu panggung, tetapi juga karena semangat generasi mudanya yang menyala terang.

(Asep Yana Supriadi)