Berita Terkini

Sigap PAC AMPAR LEMAHABANG Tolong Ibu Korban Jatuh dari Motor di Karangtengah

Cirebon, Sergaptarget.com Lemahabang - Kepedulian terhadap sesama kembali ditunjukkan PAC AMPAR LEMAHABANG Cirebon. Saat dalam p...

Postingan Populer

Selasa, 30 September 2025

Upacara Hari Kesaktian Pancasila di Polda Sultra, Momentum Refleksi Menjaga Kesatuan Bangsa



Kendari, 1 Oktober 2025 – Kapolda Sulawesi Tenggara, Irjen Pol. Didik Agung Widjanarko, S.I.K., M.H, memimpin upacara peringatan Hari Kesaktian Pancasila yang berlangsung di Lapangan Apel Presisi Polda Sultra, Rabu (1/10/2025). Upacara tersebut diikuti oleh Irwasda Polda Sultra Kombes Pol. Hartoyo, S.I.K serta para pejabat utama Polda Sultra dan personel gabungan yang turut serta dalam rangka menghormati nilai-nilai Pancasila.


Tema upacara peringatan Hari Kesaktian Pancasila Tahun 2025 adalah "Pancasila Perekat Bangsa Menuju Indonesia Raya". Upacara dilaksanakan untuk mengingatkan pentingnya Pancasila sebagai dasar negara dan panduan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. 


Nilai-nilai yang terkandung dalam Pancasila harus senantiasa dijadikan pegangan dalam menjaga persatuan dan kesatuan bangsa, serta mencegah munculnya perpecahan di tengah masyarakat.


Peringatan Hari Kesaktian Pancasila merupakan momen penting untuk mengingat peristiwa sejarah pada 1 Oktober 1965, di mana terjadi upaya kudeta yang dikenal dengan Gerakan 30 September (G30S). Dalam peristiwa tersebut, memicu perubahan dalam struktur pemerintahan Indonesia. Oleh karena itu, peringatan ini menjadi wujud penghormatan atas pengorbanan para pahlawan dan komitmen untuk terus memperjuangkan nilai-nilai Pancasila.



Dalam upacara tersebut, seluruh peserta mengheningkan cipta sebagai penghormatan kepada para pahlawan yang telah berjuang demi menjaga keutuhan NKRI. Kapolda juga mengajak seluruh jajaran untuk mengenang sejarah dan memahami makna perjuangan yang telah dilalui oleh bangsa Indonesia.

Pancasila bukan hanya sekadar simbol, tetapi juga merupakan pedoman hidup yang harus diterapkan dalam setiap aspek kehidupan, termasuk dalam pelaksanaan tugas kepolisian. Kepada seluruh anggota personel Polda Sultra dapat menjadikan nilai-nilai Pancasila sebagai landasan dalam melaksanakan tugas dan pelayanan kepada masyarakat.

Penulis. ANDI IFITRA

Upacara Hari Kesaktian Pancasila di Polda Sultra, Momentum Refleksi Menjaga Kesatuan Bangsa



Kendari, 1 Oktober 2025 – Kapolda Sulawesi Tenggara, Irjen Pol. Didik Agung Widjanarko, S.I.K., M.H, memimpin upacara peringatan Hari Kesaktian Pancasila yang berlangsung di Lapangan Apel Presisi Polda Sultra, Rabu (1/10/2025). Upacara tersebut diikuti oleh Irwasda Polda Sultra Kombes Pol. Hartoyo, S.I.K serta para pejabat utama Polda Sultra dan personel gabungan yang turut serta dalam rangka menghormati nilai-nilai Pancasila.

Tema upacara peringatan Hari Kesaktian Pancasila Tahun 2025 adalah "Pancasila Perekat Bangsa Menuju Indonesia Raya". Upacara dilaksanakan untuk mengingatkan pentingnya Pancasila sebagai dasar negara dan panduan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. 

Nilai-nilai yang terkandung dalam Pancasila harus senantiasa dijadikan pegangan dalam menjaga persatuan dan kesatuan bangsa, serta mencegah munculnya perpecahan di tengah masyarakat.

Peringatan Hari Kesaktian Pancasila merupakan momen penting untuk mengingat peristiwa sejarah pada 1 Oktober 1965, di mana terjadi upaya kudeta yang dikenal dengan Gerakan 30 September (G30S). Dalam peristiwa tersebut, memicu perubahan dalam struktur pemerintahan Indonesia. Oleh karena itu, peringatan ini menjadi wujud penghormatan atas pengorbanan para pahlawan dan komitmen untuk terus memperjuangkan nilai-nilai Pancasila.



Dalam upacara tersebut, seluruh peserta mengheningkan cipta sebagai penghormatan kepada para pahlawan yang telah berjuang demi menjaga keutuhan NKRI. Kapolda juga mengajak seluruh jajaran untuk mengenang sejarah dan memahami makna perjuangan yang telah dilalui oleh bangsa Indonesia.

Pancasila bukan hanya sekadar simbol, tetapi juga merupakan pedoman hidup yang harus diterapkan dalam setiap aspek kehidupan, termasuk dalam pelaksanaan tugas kepolisian. Kepada seluruh anggota personel Polda Sultra dapat menjadikan nilai-nilai Pancasila sebagai landasan dalam melaksanakan tugas dan pelayanan kepada masyarakat.
Penulis. ANDI IFITRA

Upacara Hari Kesaktian Pancasila di Polda Sultra, Momentum Refleksi Menjaga Kesatuan Bangsa



Kendari, 1 Oktober 2025 – Kapolda Sulawesi Tenggara, Irjen Pol. Didik Agung Widjanarko, S.I.K., M.H, memimpin upacara peringatan Hari Kesaktian Pancasila yang berlangsung di Lapangan Apel Presisi Polda Sultra, Rabu (1/10/2025). Upacara tersebut diikuti oleh Irwasda Polda Sultra Kombes Pol. Hartoyo, S.I.K serta para pejabat utama Polda Sultra dan personel gabungan yang turut serta dalam rangka menghormati nilai-nilai Pancasila.

Tema upacara peringatan Hari Kesaktian Pancasila Tahun 2025 adalah "Pancasila Perekat Bangsa Menuju Indonesia Raya". Upacara dilaksanakan untuk mengingatkan pentingnya Pancasila sebagai dasar negara dan panduan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. 



Nilai-nilai yang terkandung dalam Pancasila harus senantiasa dijadikan pegangan dalam menjaga persatuan dan kesatuan bangsa, serta mencegah munculnya perpecahan di tengah masyarakat.

Peringatan Hari Kesaktian Pancasila merupakan momen penting untuk mengingat peristiwa sejarah pada 1 Oktober 1965, di mana terjadi upaya kudeta yang dikenal dengan Gerakan 30 September (G30S). Dalam peristiwa tersebut, memicu perubahan dalam struktur pemerintahan Indonesia. Oleh karena itu, peringatan ini menjadi wujud penghormatan atas pengorbanan para pahlawan dan komitmen untuk terus memperjuangkan nilai-nilai Pancasila.

Dalam upacara tersebut, seluruh peserta mengheningkan cipta sebagai penghormatan kepada para pahlawan yang telah berjuang demi menjaga keutuhan NKRI. Kapolda juga mengajak seluruh jajaran untuk mengenang sejarah dan memahami makna perjuangan yang telah dilalui oleh bangsa Indonesia.

Pancasila bukan hanya sekadar simbol, tetapi juga merupakan pedoman hidup yang harus diterapkan dalam setiap aspek kehidupan, termasuk dalam pelaksanaan tugas kepolisian. Kepada seluruh anggota personel Polda Sultra dapat menjadikan nilai-nilai Pancasila sebagai landasan dalam melaksanakan tugas dan pelayanan kepada masyarakat.
Penulis. ANDI IFITRA

Sat Resnarkoba Cirebon Kota Bekuk Mahasiswa Pengedar Obat Terlarang

Cirebon Kota – Satuan Reserse Narkoba Polres Cirebon Kota kembali menggagalkan peredaran obat sediaan farmasi tanpa izin edar di wilayah hukum Polres Cirebon Kota. Seorang mahasiswa berinisial FOH, 25 tahun, diamankan petugas bersama barang bukti di Jalan Saputra, Desa Sutawinangun, Kecamatan Kedawung, Kabupaten Cirebon, Minggu malam (28/9/2025).

Penangkapan berawal dari laporan masyarakat yang mencurigai adanya aktivitas peredaran obat terlarang di lokasi tersebut. Menindaklanjuti informasi itu, tim Sat Resnarkoba segera melakukan penyelidikan hingga berhasil mengamankan seorang pelaku yang tengah beraktivitas.

Saat dilakukan pemeriksaan, petugas menemukan sejumlah obat sediaan farmasi yang tidak dilengkapi izin edar. Selain obat, diamankan pula handphone yang digunakan untuk transaksi serta sebuah tas ransel berisi barang bukti lainnya.

Petugas juga menyita sepeda motor yang dipakai pelaku untuk operasional peredaran dan uang tunai hasil penjualan. Semua barang bukti tersebut dibawa ke Mapolres Cirebon Kota bersama dengan tersangka.

FOH diketahui beralamat di Kecamatan Gunungjati, Kabupaten Cirebon. Kepada penyidik, pelaku mengaku berstatus mahasiswa namun terlibat dalam praktik jual beli obat terlarang di wilayah Cirebon.

Unit II Sat Resnarkoba Polres Cirebon Kota menangani kasus ini dan langsung melakukan gelar perkara. Berdasarkan bukti yang terkumpul, FOH ditetapkan sebagai tersangka dan proses penyidikan dilanjutkan sesuai prosedur hukum.

Selain memeriksa tersangka, penyidik juga akan memanggil sejumlah saksi serta mengembangkan kasus ini untuk mengungkap jaringan peredaran obat tersebut. Pengungkapan ini menjadi langkah nyata Polres Cirebon Kota dalam menekan peredaran obat berbahaya di kalangan masyarakat.

Tersangka dijerat dengan Pasal 435 jo Pasal 436 ayat (2) Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2023 tentang Kesehatan. Ancaman hukuman bagi pelaku adalah pidana penjara sesuai ketentuan undang-undang yang berlaku.

Kasat Reserse Narkoba Polres Cirebon Kota AKP Otong Jubaedi, S.H., M.A.P. menegaskan pihaknya tidak akan memberi ruang bagi peredaran obat terlarang. “Kami mendorong masyarakat aktif melaporkan bila menemukan aktivitas mencurigakan melalui Call Center 110, WhatsApp Lapor Kapolres Bae, atau WhatsApp Tim Maung Presisi 851,” ujarnya.

(Kaji Babil) 

Sat Resnarkoba Polres Cirebon Kota Tangkap Pengedar Obat Tanpa Izin di Kapetakan

Cirebon Kota – Satuan Reserse Narkoba Polres Cirebon Kota berhasil mengungkap kasus peredaran obat sediaan farmasi tanpa izin edar. Seorang pria berinisial TAJ alias K, 33 tahun, diamankan petugas di Kecamatan Kapetakan, Kabupaten Cirebon pada Minggu malam (28/9/2025).

Pengungkapan ini berawal dari informasi masyarakat mengenai aktivitas mencurigakan terkait peredaran obat berbahaya di wilayah tersebut. Menindaklanjuti laporan itu, Unit II Sat Resnarkoba melakukan penyelidikan hingga akhirnya menangkap tersangka berikut barang bukti.

Barang bukti yang ditemukan antara lain obat sediaan farmasi tanpa izin edar, sebuah handphone, uang tunai hasil penjualan, serta satu unit kendaraan bermotor yang digunakan tersangka. Seluruh barang bukti dibawa ke Mapolres Cirebon Kota guna proses hukum lebih lanjut.

Tersangka TAJ diketahui sebagai warga Kecamatan Kapetakan, Kabupaten Cirebon, dengan pekerjaan sehari-hari sebagai wiraswasta. Ia mengakui perbuatannya dan menyimpan obat tersebut untuk diedarkan kepada warga.

Setelah dilakukan gelar perkara, penyidik menilai alat bukti yang ada sudah cukup kuat sehingga status TAJ dinaikkan menjadi tersangka. Selanjutnya, pemeriksaan saksi-saksi dan pendalaman jaringan peredaran akan terus dilakukan.

Polisi juga tengah mengembangkan kasus ini untuk mengungkap pemasok utama serta peredaran di wilayah lain. Langkah ini dilakukan agar jalur distribusi obat berbahaya dapat diputus secara menyeluruh.

Atas perbuatannya, tersangka akan dijerat Pasal 435 Jo Pasal 436 ayat (2) Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2023 tentang Kesehatan dengan ancaman pidana sesuai aturan yang berlaku.

Kasat Reserse Narkoba Polres Cirebon Kota, AKP Otong Jubaedi, S.H., M.A.P., menegaskan bahwa pihaknya tidak akan memberi ruang bagi peredaran obat ilegal. “Kami berkomitmen menjaga generasi muda dari ancaman obat berbahaya. Masyarakat kami imbau untuk segera melapor jika mengetahui adanya peredaran obat terlarang melalui Call Center 110, WhatsApp Lapor Kapolres Bae, atau WhatsApp Tim Maung Presisi 851,” ucapnya.

(Babil) 

Kepala Sekolah SMPN 2 Gegesik H. Basuyni Merasa Sangat Bangga dan Senang Karena Sekolahnya Mendapatkan Bantuan Untuk Rehabilitasi Ruangan Sekolah.




Cirebon, ST- Dengan usaha keras akhirnya SMPN 2 Gegesik mendapatkan bantuan dari sumber dana APBN tahun anggaran 2025. Bantuan ini  digunakan untuk pembangunan satuan pendidikan dengan pelaksanaan proyek selama 98 hari kalender. Panitia pembangunan satuan pendidikan akan melaksanakan proyek ini sesuai dengan rencana dan timeline yang telah ditetapkan.


Kepala Sekolah SMPN 2 Gegesik H. Basuyni  menerima informasi mengetahui  tentang pencairan dana BOS (Bantuan Operasional Sekolah) atau BOP (Bantuan Operasional Pendidikan) dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. Dana ini dapat digunakan untuk mendukung kegiatan operasional sekolah, seperti pembangunan infrastruktur, pengadaan peralatan, dan peningkatan kualitas pendidikan.

Namun, perlu diingat bahwa informasi tentang pencairan dana dan pelaksanaan proyek dapat berbeda-beda tergantung pada kebijakan dan prosedur yang berlaku di sekolah dan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.



Kepala Sekolah SMPN 2 Gegesik H. Basuyni merasa sangat bangga dan senang karena sekolahnya mendapatkan bantuan untuk rehabilitasi ruangan sekolah. Bantuan ini tentunya akan meningkatkan kualitas fasilitas belajar dan mengajar di sekolah, sehingga dapat memberikan lingkungan yang lebih nyaman dan kondusif bagi siswa dan guru.

Dengan adanya rehabilitasi ruangan sekolah, SMPN 2 Gegesik dapat meningkatkan kualitas pendidikan dan memberikan pengalaman belajar yang lebih baik bagi siswa.

Kepala Sekolah SMPN 2 Gegesik H. Basuyni
tentunya berharap bahwa bantuan ini dapat dimanfaatkan secara optimal untuk meningkatkan kualitas sekolah dan mencapai tujuan pendidikan yang lebih baik.


Kepala Sekolah SMPN 2 Gegesik H. Basuyni  mengucapkan banyak terima kasih dan rasa syukur kepada semua pihak yang terlibat dalam pelaksanaan kegiatan rehabilitasi ruangan sekolah. Beliau menyampaikan apresiasi yang tinggi kepada tim pelaksana proyek yang telah bekerja keras untuk menyelesaikan proyek rehabilitasi ruangan sekolah dengan baik.

Dengan adanya rehabilitasi ruangan sekolah, SMPN 2 Gegesik dapat meningkatkan kualitas fasilitas belajar dan mengajar, sehingga dapat memberikan lingkungan yang lebih nyaman dan kondusif bagi siswa dan guru. Kepsek H. Basuyni berharap bahwa bantuan ini dapat bermanfaat bagi kemajuan sekolah dan meningkatkan kualitas pendidikan di SMPN 2 Gegesik. (( Babil))

Kepala Sekolah SMPN 2 Gegesik H. Basuyni Merasa Sangat Bangga dan Senang Karena Kekolahnya Mendapatkan Bantuan Untuk Rehabilitasi Ruangan Sekolah.




Cirebon, ST- Dengan usaha keras akhirnya SMPN 2 Gegesik mendapatkan bantuan dari sumber dana APBN tahun anggaran 2025. Bantuan ini  digunakan untuk pembangunan satuan pendidikan dengan pelaksanaan proyek selama 98 hari kalender. Panitia pembangunan satuan pendidikan akan melaksanakan proyek ini sesuai dengan rencana dan timeline yang telah ditetapkan.


Kepala Sekolah SMPN 2 Gegesik H. Basuyni  menerima informasi mengetahui  tentang pencairan dana BOS (Bantuan Operasional Sekolah) atau BOP (Bantuan Operasional Pendidikan) dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. Dana ini dapat digunakan untuk mendukung kegiatan operasional sekolah, seperti pembangunan infrastruktur, pengadaan peralatan, dan peningkatan kualitas pendidikan.

Namun, perlu diingat bahwa informasi tentang pencairan dana dan pelaksanaan proyek dapat berbeda-beda tergantung pada kebijakan dan prosedur yang berlaku di sekolah dan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.



Kepala Sekolah SMPN 2 Gegesik H. Basuyni merasa sangat bangga dan senang karena sekolahnya mendapatkan bantuan untuk rehabilitasi ruangan sekolah. Bantuan ini tentunya akan meningkatkan kualitas fasilitas belajar dan mengajar di sekolah, sehingga dapat memberikan lingkungan yang lebih nyaman dan kondusif bagi siswa dan guru.

Dengan adanya rehabilitasi ruangan sekolah, SMPN 2 Gegesik dapat meningkatkan kualitas pendidikan dan memberikan pengalaman belajar yang lebih baik bagi siswa.

Kepala Sekolah SMPN 2 Gegesik H. Basuyni
tentunya berharap bahwa bantuan ini dapat dimanfaatkan secara optimal untuk meningkatkan kualitas sekolah dan mencapai tujuan pendidikan yang lebih baik.


Kepala Sekolah SMPN 2 Gegesik H. Basuyni  mengucapkan banyak terima kasih dan rasa syukur kepada semua pihak yang terlibat dalam pelaksanaan kegiatan rehabilitasi ruangan sekolah. Beliau menyampaikan apresiasi yang tinggi kepada tim pelaksana proyek yang telah bekerja keras untuk menyelesaikan proyek rehabilitasi ruangan sekolah dengan baik.

Dengan adanya rehabilitasi ruangan sekolah, SMPN 2 Gegesik dapat meningkatkan kualitas fasilitas belajar dan mengajar, sehingga dapat memberikan lingkungan yang lebih nyaman dan kondusif bagi siswa dan guru. Kepsek H. Basuyni berharap bahwa bantuan ini dapat bermanfaat bagi kemajuan sekolah dan meningkatkan kualitas pendidikan di SMPN 2 Gegesik. (( Babil))

Revitalisasi Sekolah di Indramayu: Mendikdasmen dan Bupati Lucky Dorong Lompatan Mutu Pendidikan

Indramayu. Sergaptarget .com– Dunia pendidikan di Kabupaten Indramayu kembali mendapat perhatian khusus. Sabtu (27/9/2025), Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) RI, Abdul Mu'ti, hadir langsung meninjau proses revitalisasi SDN 1 Parean Girang dan pembangunan gedung baru SMK Muhammadiyah Kandanghaur.

Kunjungan kerja ini menjadi momentum penting, bukan hanya seremonial, melainkan dorongan nyata untuk menghadirkan layanan pendidikan yang lebih bermutu.

Bupati Lucky: Pendidikan adalah Fondasi Bangsa
Dalam kesempatan itu, Bupati Indramayu Lucky Hakim menegaskan bahwa revitalisasi sekolah bukan sekadar pembangunan fisik, melainkan investasi besar untuk masa depan generasi muda.

"Revitalisasi ini bernilai strategis. Keberadaannya harus mampu menjawab kebutuhan pendidikan, baik dari sisi kualitas maupun kuantitas. Gedung yang bagus harus menghasilkan anak-anak cerdas dan berdaya saing,"* tegas Lucky.

Ia juga menekankan visi pendidikan Indramayu: meningkatkan kualitas sejak usia dini, memperluas akses pendidikan dasar hingga menengah, serta memperkuat kapasitas tenaga pendidik. Semuanya terangkum dalam semangat "Indramayu Reang" yang religius, aman, nyaman, dan berorientasi pada kemajuan bersama.

Perhatian Presiden terhadap Pendidikan
Menteri Abdul Mu'ti menambahkan, revitalisasi sekolah merupakan bagian dari perhatian serius Presiden RI Prabowo Subianto. Pemerintah pusat, kata Mu'ti, sedang mendorong strategi besar seperti digitalisasi pendidikan, peningkatan kesejahteraan guru, hingga penguatan kompetensi pendidik.

"Pak Prabowo menaruh perhatian tinggi pada dunia pendidikan. Dengan revitalisasi, kualitas sekolah di Indonesia diyakini akan meningkat signifikan,"* ujarnya.

Workshop untuk Kepala Sekolah
Tak berhenti pada kunjungan lapangan, Mendikdasmen juga menggelar Workshop Desain Pembelajaran Mendalam yang diikuti para kepala SDN dan SMPN di Indramayu. Program ini diharapkan mampu meningkatkan hasil tes kemampuan akademik sekaligus membekali sekolah dalam menerapkan metode belajar yang relevan dengan tantangan zaman.

Harapan untuk Indramayu
Dengan revitalisasi sekolah dan dukungan pemerintah pusat, Indramayu diharapkan tidak hanya memperbaiki infrastruktur pendidikan, tetapi juga melahirkan generasi yang tangguh, cerdas, dan siap bersaing di tingkat nasional maupun global.

"Pendidikan adalah kunci. Gedung yang kita bangun hari ini adalah pondasi masa depan Indramayu esok," tutup Bupati Lucky dengan optimis.

(Asep Yana Supriadi)

Bupati Lucky Hakim Dorong Petani Indramayu Beralih ke Pupuk Organik: Panen Hemat, Hasil Meningkat


Indramayu, sergaptarget.com– Sabtu pagi di Desa Wanasari, Kecamatan Bangodua, suasana berbeda terasa di hamparan lahan lima hektare milik PT. Bumi Wiralodra Indramayu (Perseroda). Lahan ini menjadi "kelas terbuka" bagi para petani, ketika Bupati Indramayu Lucky Hakim turun langsung meninjau demplot pertanian percontohan.

Demplot ini tidak sekadar percobaan. Ia menjadi laboratorium lapangan tempat petani, khususnya generasi muda, belajar bagaimana mengelola lahan secara efektif, efisien, dan ramah lingkungan.

"Pemda melatih petani-petani muda untuk mengetahui tata cara menanam dengan efektif. Silakan praktikkan ilmu yang sudah diberikan, jangan berhenti di teori," pesan Lucky Hakim di hadapan para petani, Sabtu (27/9/2025).

Program ini lahir sebagai strategi untuk menekan biaya produksi pertanian. Dengan memanfaatkan teknologi sederhana hingga modern, termasuk efisiensi pemakaian pupuk, produktivitas lahan diharapkan naik 10–20 persen.

Kurangi Pupuk Kimia, Maksimalkan Pupuk Organik
Salah satu fokus utama Bupati Lucky adalah mengurangi ketergantungan pada pupuk kimia hingga 35 persen, digantikan dengan pupuk organik yang lebih ramah lingkungan. Langkah ini tak hanya menjaga kesuburan tanah jangka panjang, tetapi juga membuka peluang pertanian berkelanjutan di Indramayu.

Dukungan dari Koperasi Tani
Gagasan tersebut mendapat dukungan dari Ketua Koperasi Sri Unggul Sejahtera, Taryono. Ia melihat peluang besar bagi petani untuk memanfaatkan teknologi baru.

"Dengan dukungan Pemda, kelompok tani bisa segera mengadopsi teknologi, termasuk penggunaan drone untuk penyemprotan hama secara serentak,"* ujarnya penuh optimisme.

Pertanian Jadi Masa Depan Anak Muda
Kehadiran Bupati di tengah sawah bukan hanya simbolis. Itu adalah dorongan nyata bahwa pertanian bisa menjadi masa depan anak muda Indramayu. Lebih dari sekadar hasil panen, program ini menegaskan bahwa pertanian Indramayu harus berjalan dengan tiga prinsip: efisien, modern, dan berkelanjutan

Jika program ini berhasil, Indramayu tidak hanya akan dikenal sebagai lumbung padi, tetapi juga sebagai daerah pelopor pertanian modern yang bersahabat dengan lingkungan.

(Asep Yana Supriadi)

Wajah Baru Sindang: Drainase Modern di Jl. MT. Haryono Jadi Solusi Kota Bebas Genangan

Indramayu, Sergaptarget.com – Kecamatan Sindang bersiap meninggalkan masalah klasik genangan air. Pemerintah Kabupaten Indramayu tengah menggarap proyek drainase modern di Jl. MT. Haryono, salah satu jalur vital yang dikelilingi kantor-kantor strategis pemerintahan.

Proyek senilai Rp193 juta lebih yang dikerjakan oleh CV. Adriana ini ditargetkan rampung pada 22 Oktober 2025.Tak heran, banyak pihak menaruh harapan besar terhadap pembangunan tersebut.

Jl. MT. Haryono dipandang krusial karena menjadi pusat kegiatan publik, mulai dari Kantor Kecamatan Sindang, Inspektorat Daerah, hingga Dinas Pendidikan, Kesehatan, dan Perhubungan. Selama ini, kawasan tersebut kerap menjadi langganan banjir saat hujan deras.

Ketua Karang Taruna Kecamatan Sindang, Tomas, menyebut proyek ini sebagai angin segar bagi masyarakat.

"Sudah lama warga mengeluhkan genangan air yang mengganggu aktivitas sehari-hari. Kini pembangunan drainase dikerjakan dengan serius, dan kami sangat mengapresiasi langkah Pemkab Indramayu," ujarnya.

Manfaat Strategis Drainase Modern
Kota Lebih Tahan Banjir – Genangan di musim hujan diharapkan bisa ditekan secara signifikan.

Lingkungan Lebih Bersih & Estetik – Aliran air lancar, kawasan terlihat lebih rapi.

Aktivitas Masyarakat Lancar – Jalan utama bebas hambatan, mendukung mobilitas warga.

Dengan pembangunan ini, wajah Kecamatan Sindang diprediksi akan jauh lebih tertata. Jika rampung tepat waktu, Jl. MT. Haryono bisa menjadi contoh nyata bahwa infrastruktur yang dirancang dengan visi jangka panjang mampu menghadirkan kenyamanan bagi seluruh masyarakat.

(Asep Yana Supriadi)